suarasubang.com – Ketua DPRD Subang, Victor Wirabuana Abdurachman, menegaskan kesiapan legislatif dalam agenda DPRD Subang dukung regulasi begal. Ia berkomitmen memberikan dukungan politik dan anggaran penuh guna memutus rantai kejahatan jalanan di wilayahnya.
Langkah tersebut menyusul pengungkapan kasus pembegalan maut di Purwadadi yang dipicu oleh konsumsi obat terlarang. Selain mengapresiasi kecepatan Polres Subang, Victor juga menyoroti maraknya penyalahgunaan narkotika di kalangan pemuda sebagai pemicu utama kriminalitas.
Pihak dewan kini bersiap mengawal penguatan anggaran untuk program perlindungan remaja dan razia warung obat ilegal. Oleh karena itu, sinergi antara regulasi dan pengawasan lapangan harus berjalan maksimal agar pencegahan kejahatan lebih efektif.
Sinergi Lintas Sektor Cegah Kriminalitas
Selanjutnya, DPRD Subang mendukung penuh instruksi Gubernur Jawa Barat terkait pengawasan aktif hingga tingkat desa. Keberadaan Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta aparatur desa menjadi kunci utama dalam memastikan lingkungan bersih dari peredaran obat keras.
Sejalan dengan upaya tersebut, Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi berencana menggulirkan program tes urine massal bagi pelajar SMP dan SMA. Pemerintah daerah meyakini bahwa kolaborasi lintas lembaga akan menjadi benteng kokoh dalam menyelamatkan masa depan generasi muda.
Melalui kebijakan DPRD Subang dukung regulasi begal, seluruh elemen pemerintah berharap rasa aman warga dapat kembali pulih. Kerja sama yang solid antara legislatif, eksekutif, dan kepolisian menjadi faktor penentu keberhasilan pembangunan yang berkelanjutan di Kabupaten Subang.








