Beranda Berita Subang Digelar Secara Sederhana Begini Rangkaian HUT Subang ke-74

Digelar Secara Sederhana Begini Rangkaian HUT Subang ke-74

hut-subang-ke-74.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Digelar ditengah pandemi dan bulan suci ramadan, peringatan hari jadi Kabupaten Subang ke-74 digelar secara sederhana. Bupati Subang H. Ruhimat didampingi Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi serta Sekretaris Daerah Kabupaten Subang Selasa pagi (05/04/22) mengawali rangkaian acara dengan prosesi ziarah, di komplek Taman Makam Pahlawan, Cidongkol-Subang.

Kemudian rangkaian acara dilanjutkan dengan upacara peringatan HUT Subang ke-74 di halaman kantor Bupati Subang.

BACA JUGA:  Temui Bupati Subang, Deputi Kewirausahaan Kemenkop RI Dorong Kalaborasi Koperasi dan UMKM

Dalam sambutannya kang Jimat juga menyampaikan tema dari peringatan hari jadi ke 74 Kabupaten Subang, yaitu “Subang Jawara, Bukti Nyata Karya Utama Satya Nagara” yang bermakna dilandasi dengan semangat gotong-royong kita bersama-sama menata kehidupan serta membangun Kabupaten Subang menjadi Subang yang Jaya istimewa dan sejahtera, selaras dengan visi dan misi Jimat Akur dalam membangun Kabupaten Subang.

BACA JUGA:  Dipercaya PSN, DAHANA Percepat Pembangunan Bendungan Leuwikeris

“Marilah bersama-sama di peringatan hari jadi ini, kita bertekad dalam hati untuk mengabdikan diri membangun Kabupaten Subang, walaupun ditengah keterpurukan pandemi yang menimpa, karena saya yakin dibalik kesulitan akan ada kemudahan, dan saya yakin dimana ada kemauan pasti akan ada jalan”.

Rangaian acara ditutup dengan paripurna istimewa di gedung DPRD Kabupaten Subang.

BACA JUGA:  Siswa dan Guru di 200 Sekolah di Bandung Akan di Tes Covid-19

Dalam sambutannya, Kang Jimat menyampaikan terima kasih kepada semua pihak karena menurutnya, pembangunan di Kabupaten Subang tidak akan berjalan jika Ia bekerja sendirian.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada ibu/bapak seluruh stakeholders pembangunan di Kabupaten Subang yang telah bekerja keras dan bersungguh-sungguh dalam melaksanakan tugas. Saya menyadari, saya bukanlah siapa-siapa ketika saya melangkah sendirian.”