Beranda blog Halaman 886

Warga Ciamis Ini Nilai Program Bapanas tidak Tepat Sasaran, Kenapa?

Program-Bapanas.jpg

harapanrakyat.com,- Warga mengeluhkan program Bapanas atau bantuan Badan Pangan Nasional di Kabupaten Ciamis tidak tepat sasaran. Pasalnya, selain tidak jelas pendataannya, juga banyak warga yang layak justru tidak mendapatkan. 

Mamay, salah satu warga Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan Ciamis mengungkapkan, meski saat ini banyak program bantuan pemerintah. Namun di wilayahnya banyak warga yang seharusnya dapat malah tidak menerima.

Bahkan, ia menyebut warga yang memiliki kendaraan dan rumah layak malah bisa menerima bantuan beras Bapanas yang penyalurannya melalui Bulog, Dinas Pertanian dan Dinsos. Sehingga ia menilai program tersebut tidak tepat sasaran. 

Baca juga: Komisi D DPRD Ciamis Pastikan Penyaluran Beras Bapanas Berjalan Lancar

“Itu entah salah siapa. Apakah dari pendataan atau memang program tidak melalui pendataan,” ungkapnya, Senin (1/5/23).

Sepengetahuannya, kata Mamay, dari sekian banyak program bantuan pemerintah, seperti saat pandemi, BPNT, bantuan minyak dan lainnya, biasanya pemerintah melakukan pendataan terlebih dahulu siapa saja yang bisa menerima, termasuk penambahannya.

Namun, untuk program Bapanas ini justru banyak warga yang hanya menyaksikan warga lain mengambil bantuan itu.

“Saya mendukung berbagai program pemerintah dalam menyalurkan bantuan beras. Tapi alangkah baiknya jika ada pendataan dulu, jangan sampai malah tidak tepat sasarannya,” imbuh Mamay.

Ia pun berharap ke depan bantuan kepada masyarakat bisa lebih tepat, seperti Bapanas untuk 3 bulan ini yang mana penerima mendapatkan 10 kilogram tiap bulannya. 

Sementara itu, Kabid Pemberdayaan Sosial Dinsos Ciamis Toto Kusrinto mengungkapkan, untuk pendataan program Bapanas di Kabupaten Ciamis ini langsung oleh Kementerian Sosial. 

Sementara itu, untuk leading sektornya dari Dinas Pertanian, sedangkan pihaknya hanya ikut monitoring penyalurannya.

“Kita hanya melakukan monitoring saat penyaluran bantuan,” katanya. (Es/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Soal Raperda Perlindungan Tenaga Kerja, DPRD Kota Banjar; Tinggal Paripurna

Soal-Raperda.jpg

harapanrakyat.com,- Pansus XXXVIII DPRD Kota Banjar, Jawa Barat, memastikan soal Raperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Tenaga Kerja sudah selesai pembahasannya.

Ketua Pansus Pansus XXXVIII DPRD Kota Banjar Annur mengatakan, saat ini raperda tersebut sudah selesai pembahasan dan sudah tahap finalisasi. 

Baca juga: Buruh di Kota Banjar Tagih Raperda Perlindungan Tenaga Kerja

Pihaknya juga telah melakukan pembahasan terakhir terkait raperda tersebut pada tanggal 28 Maret lalu.

Pansus Pastikan Soal Raperda Segera Penetapan

Saat ini, kata Annur, raperda tersebut tinggal menunggu untuk pengajuan ke Badan Musyawarah atau Bamus DPRD untuk selanjutnya masuk ke tahap paripurna.

“Soal Raperda Penyelenggaraan Perlindungan Tenaga Kerja sudah tahap finalisasi. Tinggal ke Bamus,” kata Annur, Senin (1/5/23).

Lanjutnya menjelaskan, terkait sejumlah aspirasi ataupun rekomendasi hak-hak buruh, pihaknya memastikan untuk sejumlah aspirasi tersebut sudah masuk dalam draft raperda.

Pihaknya menargetkan, untuk raperda ini pihaknya juga berharap segera ditetapkan dalam paripurna. 

“Kami usahakan bulan Mei ini sudah ada penetapan,” katanya.

Sebelumnya, momen peringatan Hari Buruh Internasional KSPSI Kota Banjar, mengajak kepada buruh untuk memahami dan menempatkan posisi antara pekerja dengan pengusaha sebagai mitra dalam hubungan industrial.

Selain itu, KSPSI juga menyinggung soal Raperda tentang Penyelenggaraan Perlindungan Tenaga Kerja yang sudah dibahas tingkat Pansus DPRD, namun belum juga ada penetapan. (Muhlisin/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Buruh di Kota Banjar Tagih Raperda Perlindungan Tenaga Kerja

Raperda-Perlindungan-Tenaga-Kerja.jpg

harapanrakyat.com,- Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Kota Banjar, Jawa Barat, singgung Raperda Tenaga Kerja yang sampai saat ini tidak terdengar lagi.

Selain itu, KSPI juga mengajak kepada buruh untuk memahami dan menempatkan posisi antara pekerja dengan pengusaha sebagai mitra dalam hubungan industrial.

Ketua KSPSI Kota Banjar Yogy Indrijadi mengatakan, dalam peringatan hari buruh ini pihaknya menyinggung soal rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang Penyelenggaraan Perlindungan Tenaga Kerja yang telah dibahas di tingkat Pansus DPRD.

Baca juga: Sejarah SOBSI, Organisasi Kiri yang Berjuang agar Buruh Dapat THR 

Bahkan, lanjutnya, pihaknya sudah mendorong optimalisasi perlindungan pekerja sejak raperda masih dalam tahap pembahasan.

Optimalisasi perlindungan pekerja yang pihaknya rekomendasikan tersebut di antaranya perlindungan hak pekerja bagi pekerja asisten rumah tangga. 

“Termasuk juga siswa atau mahasiswa yang melakukan magang atau praktek kerja lapangan. Meski mereka pelajar tetapi sifatnya bekerja sehingga harus mendapatkan perlindungan. Bahkan sampai ke asisten rumah tangga,” katanya, Senin (1/5/23). 

Ia menambahkan, keberadaan buruh dan pengusaha merupakan mitra dalam hubungan industri. Sehingga, buruh bukan beban bagi pengusaha, apalagi dalam kondisi seperti saat ini.

Tagih Raperda Perlindungan Tenaga Kerja

Terpisah, Ketua Federasi Serikat Buruh Militan (F-SBM) Kota Banjar Irwan Herwanto, mengatakan, Perda Perlindungan Tenaga Kerja merupakan kewajiban pemerintah daerah dalam memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja.

Dari informasi yang pihaknya terima Raperda tersebut hanya mengatur tentang kewajiban perusahaan dalam memberikan jaminan keselamatan dan kesehatan bagi pekerja melalui BPJS Kesehatan dan Ketenagakerjaan.

Semestinya, kata Irwanto, raperda tersebut tidak hanya mengatur soal perlindungan tenaga kerja. Tetapi juga mengatur penyelenggaraan ketenagakerjaan seperti penempatan dan perluasan tenaga kerja dan soal hubungan industrial lainnya.

“Pada dasarnya permasalahan ketenagakerjaan di Kota Banjar tidak hanya terbatas pada perlindungan sosial saja. Akan tetapi, permasalahan lainnya yang berkaitan dengan ketenagakerjaan pun perlu diatur lebih lanjut,” katanya.

Berdasarkan informasi, Pansus XXXVIII DPRD Kota Banjar mulai melakukan pembahasan terkait raperda penyelenggaraan perlindungan tenaga kerja sejak tanggal 20 September 2022. Namun, 7 bulan berlalu Raperda tersebut belum terdengar lagi. (Muhlisin/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Tim SAR Gabungan Terus Cari Korban Tenggelam Situ Datar Pangalengan Bandung

Pencarian-Korban-Tenggelam-Situ-Datar.jpeg

harapanrakyat.com – Tim SAR Bandung masih melakukan upaya pencarian satu korban tenggelam di Situ Datar, Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin (1/5/2023).

Korban yang saat ini masih dalam upaya pencarian itu bernama Karim Amarullah Malik Akbar (27), warga Komplek Bukit Cinunuk Indah Blok D Desa Cinunuk Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung.

Sebagai informasi, dalam kejadian nahas itu dua wisatawan di Situ Datar Pangalengan, tenggelam setelah perahu kano yang korban tumpangi terbalik. Kejadian itu terjadi pada Senin (1/5/2023) sekitar pukul 10.30 WIB.

Selain Karim, salah satu korban tenggelam lainnya bernama Pinsa Prahadian (33) berhasil selamat. Saat ini, Pinsa langsung mendapat perawatan intensif di Puskesmas Pangalengan.

Baca Juga : Dua Wisatawan Jadi Korban Tenggelam di Situ Datar Pangalengan Bandung

Kepala Kantor SAR Bandung Jumaril menjelaskan, hingga Senin petang tim gabungan masih melakukan pencarian korban Karim. Namun, jika kondisi pencarian hari pertama tidak memungkinkan dan korban belum ditemukan, maka pihaknya akan melanjutkan upaya pencarian pada hari kedua.

“Kedua korban bermain kano tanpa menggunakan life jacket. Padahal pihak pengelola sudah mengingatkan untuk menggunakan (life back). Saat kano terbalik, Pinsa berhasil terselamatkan. Namun korban atas nama Karim, hingga saat ini masih dalam pencarian. Adapun kedalaman Situ Datar itu mencapai 8 hingga 9 meter dengan jarak dari pinggir situ sekitar 5 hingga 6 meter,” ungkap Jumaril.

Untuk mendukung proses pencarian korban tenggelam di Situ Datar Pangalengan itu, lanjut Jumaril, pihaknya telah menerjunkan tim rescue. Sekitar pukul 15.20 WIB, kata Jumaril, tim sudah berada di lokasi kejadian dan langsung melakukan upaya pencarian korban tenggelam itu.

“Saat ini Tim SAR gabungan masih melaksanakan pencarian korban di sekitar lokasi kejadian. Tim melakukan upaya pencarian dengan cara penyelaman dan menggunakan aqua eye,” ucapnya.

Korban Tenggelam di Situ Datar Berusaha Kendalikan Kano Namun Gagal

Sebelumnya, Kapolsek Pangalengan AKP Edi Pramana melalui Panit 2 Opsnal Reskrim Polsek Pangalengan Rudi Kurniawan membenarkan adanya wisatawan yang tenggelam di Situ Datar itu.

Rudi menjelaskan, berdasarkan keterangan dari para saksi, saat itu kedua korban sedang bermain perahu jenis kano di Situ Datar tersebut. Nahas, kano yang mereka tumpangi terbalik dan korban pun tenggelam.

Baca Juga : Korban Kedua Wisatawan Tergulung Ombak Pantai Santolo Ditemukan Tewas Pagi Ini

“Kejadiannya sekitar pukul 10 pagi tadi. Kami memperoleh laporan dari masyarakat mengenai adanya orang tenggelam di Situ Datar. Mendapat informasi itu, petugas Polsek Pangalengan langsung menuju lokasi kejadian berkoordinasi dengan instansi lainnya,” ungkap Rudi.

Rudi menjelaskan, berdasarkan keterangan dari para saksi, kejadian tersebut berawal saat kedua korban bermain perahu jenis kano di wisata Situ Datar. Menurut saksi, lanjut Rudi, kedua korban pada saat itu hendak mencoba berbalik arah namun terperosok dari perahu kano dan tenggelam. (Ecep/R13/HR Online)

Dua Wisatawan Jadi Korban Tenggelam di Situ Datar Pangalengan Bandung

Pencarian-Korban-Tenggelam.jpeg

harapanrakyat.com – Dua orang wisatawan di objek wisata air Situ Datar, Desa Margaluyu Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, menjadi korban tenggelam saat bermain kano. Kedua korban itu yakni Pinsa Prahadian (33) dan Karim Amarullah Malik akbar (27).

Salah satu korban bernama Pinsa Prahadian, warga Kelurahan Margahayu Selatan Kecamatan Margahayu Kabupaten Bandung, berhasil selamat.

Namun, satu korban lainnya yaitu Karim Amarullah Malik Akbar (27) warga Komplek Bukit Cinunuk Indah Blok D Desa Cinunuk Kecamatan Cileunyi, Kabupaten Bandung, hingga saat ini masih dalam proses pencarian petugas gabungan.

Baca Juga : Korban Kedua Wisatawan Tergulung Ombak Pantai Santolo Ditemukan Tewas Pagi Ini

Kapolsek Pangalengan AKP Edi Pramana didampingi Panit 2 Opsnal Reskrim Polsek Pangalengan Rudi Kurniawan membenarkan adanya kejadian korban tenggelam itu. Rudi menjelaskan, berdasarkan keterangan dari para saksi, saat itu kedua korban sedang bermain perahu jenis kano di Situ Datar tersebut.

“Kejadiannya sekitar pukul 10 pagi tadi. Kami memperoleh laporan dari masyarakat mengenai adanya korban tenggelam di Situ Datar. Mendapat informasi itu, petugas Polsek Pangalengan langsung menuju lokasi kejadian berkoordinasi dengan instansi lainnya,” ungkap Rudi di lokasi kejadian, Senin (1/5/2023).

Rudi menjelaskan, berdasarkan keterangan dari para saksi, kejadian tersebut berawal saat kedua korban bermain perahu jenis kano di wisata Situ Datar. Menurut saksi, lanjut Rudi, kedua korban pada saat itu hendak mencoba berbalik arah namun terperosok dari perahu kano dan tenggelam.

Baca Juga : Sadis! Seorang Suami di Bandung Tusuk Istri Hingga Tewas

Melihat kejadian tersebut, lanjut Rudi, beberapa orang yang berada di lokasi kejadian saat itu berupaya melakukan pertolongan kepada korban. Namun, seorang korban berhasil terselamatkan sedangkan satu korban lainnya masih dalam pencarian.

“Untuk korban selamat atas nama Prinsa Prahadian, langsung kami bawa ke Puskesmas Pangalengan untuk mendapatkan perawatan medis secara intensif. Sedangkan untuk korban tenggelam lainnya yaitu Karim Amarullah, masih dalam pencarian tim gabungan,” ungkap Rudi. (Ecep/R13/HR Online)

Jalan di Cisayong Tasikmalaya Tertutup Longsor, Akses Kendaraan Lumpuh

Longsor-di-Cisayong-Tasikmalaya-Tutup-Jalan-Akses-Kendaraan-Lumpuh.jpg

harapanrakyat.com,- Longsor dari tebing menutup jalan di Kampung Singkursari, Desa Santana Mekar, Kecamatan Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Senin (1/5/2023).

“Hujan deras terus menerus dengan intensitas tinggi, mengakibatkan longsor tebing setinggi 3 meter. Bahkan material longsoran sampai menutup akses jalan,” kata Ketua FK Tagana Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya, Senin (1/5/2023).

Akibat longsoran itu, lanjut Jembar, warga pun terpaksa yang tadinya akan melintas ke jalan tersebut, memilih putar balik mencari jalan alternatif lain.

“Warga lebih memilih putar balik lewati alternatif jalan lain, ya meski lebih jauh,” ujarnya.

Baca Juga: Tebing Setinggi 10 Meter di Tasikmalaya Longsor Tutup Akses Penghubung 3 Desa

Pihaknya bersama petugas BPBD, TNI, Polri bersama warga langsung membersihkan material longsor yang menutup jalan di Desa Santana Mekar, Cisayong, Kabupaten Tasikmalaya.

Jembar menerangkan, bahwa dalam kejadian longsor tersebut tidak ada korban jiwa. Hanya saja akses jalan sempat tersendat.

Baca Juga: Rumah Warga Tasikmalaya Rusak Diterjang Longsor, Penghuni Tertindih Reruntuhan

“Akses jalan memang tersendat. Namun kami langsung evakuasi material longsoran yang menutup jalan tersebut, agar cepat dilalui kembali oleh warga,” terangnya.

Jembar mengimbau, agar tetap berhati-hati saat melewati jalan yang banyak bukit. “Terutama saat hujan dan bukit yang rawan longsor,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Anies Baswedan Safari di Garut, Bertemu Sesepuh Pesantren Suci

Anies-Baswedan-Safari-ke-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Bakal Capres yang diusung partai Nasdem, PKS dan Partai Demokrat Anies Baswedan safari di Garut, Jawa Barat, Senin (1/5/2023).

Agenda Anies di Garut, yaitu menghadiri undangan sesepuh Pondok Pesantren Suci, Kecamatan Karangpawitan untuk pemberian ijazah walqiroah bagi ratusan santri yang lulus membaca kitab Muwatho.

Tak hanya itu, dalam agena safari Anies Baswedan juga menggelar temu kader dan relawan di Gedung Intan Balarea Tarogong, Garut.

Di Pondok Pesantren Suci, Anies mengenakan pakaian santri, sesuai undangan dari pengasuh, yang berencana memberikan ijazah walqiroah bagi ratusan santri yang lulus membaca kitab Muwatho. 

Baca Juga: Misteri Banyaknya Kerbau Mati Tinggal Tulang di Garut Terungkap, Ternyata Ini Pelakunya

“Lebih baik mendadak datang, daripada batal, selalu kepastian benar-benar pasti,” kata Anies, di depan ratusan santri yang hadir, Senin (1/5/2023).

Selain itu, ia menyinggung bahwa perjalanan menuju tahun 2024 merupakan perjalanan yang cukup panjang, tapi bukan perjalanan berat.

“Tantangannya perjalanan bukan kecil, ini perjalanan panjang, Insyaallah bukan perjalanan berat. Besar dan berat itu beda, berat ringan soal ridho Allah, kalau ada ridho-Nya maka perjalanan jadi ringan,” tambahnya. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Rumah Dadang Buaya Garut Dibom Molotov, Polisi: Anak Istrinya Tak Berdosa

Dadang-Buaya.jpg

harapanrakyat.com,- Rumah Dadang Buaya, jawara sohor asal Garut, Jawa Barat, ternyata dilempar 3 bom molotov oleh 3 orang pelaku tak dikenal. Polisi memastikan istri dan anak Dadang Buaya tak diungsikan, karena istri Dadang Buaya merasa tak memiliki masalah atau dosa dengan siapa pun.

Rumah Dadang Buaya berada di Kampung Sukamahi Desa Karyamukti Kecamatan Cibalong, atau tepat di jalan raya Cibalong Garut.

Baca Juga: Duh, Rumah Dadang Buaya Garut Dilempari Bom Molotov

Polisi memastikan, istri dan anak Dadang Buaya yang nyaris jadi korban tak diungsikan karena mereka tak memiliki masalah dengan siapa pun.

“Istri dan anaknya ada di rumahnya, mereka tidak mau ngungsi, di sini katanya. Karena ia bilang tak punya masalah dengan siapa pun. Dia tegar,” kata AKP Aam Kunaefi, Kapolsek Cibalong, Senin (1/5/2023) saat dihubungi.

Kapolsek juga menambahkan, saat terjadinya pelemparan bom molotov tak ada saksi yang mengetahui. Hal itu karena insiden pelempaan bom molotov ke rumah Dadang Buaya terjadi tengah malam menjelang dini hari.

“Percobaan pembakaran, dilempar botol itu tidak ada yang mengetahui karena kan pukul 02. 00 WIB, tak ada ronda atau warga yang tahu,” tambahnya.

Polsek berencana melimpahkan kasus pelemparan bom terhadap keluarga Dadang Buaya, hal itu karena Polsek Cibalong hanya melayani, tidak melakukan penyidikan.

“Dilimpahkan saja ke Polres, kita sudah periksa saksi, meski di polsek tak ada penyidikan tapi kan pelayanan harus berjalan. Namanya ada yang laporan (laporan dari istri Dadang-red) harus diterima,” tegasnya. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Trafik Data XL Axiata Naik 37% Selama Masa Libur Lebaran 2023

IMG-20230430-WA0009_1_copy_800x534.jpg

review1st.com – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) mencatat peningkatan trafik penggunaan data di sepanjang masa libur Hari Raya Idul Fitri 1444 H, antara 19 April – 27 April 2023.

Data dari Customer Experience & Service Operation Center yang berada di XL Axiata Tower, Jakarta, menunjukkan terjadinya kenaikan trafik layanan data sebesar lebih dari 37% dibandingkan periode Lebaran tahun sebelumnya, dan sekitar 17% dibandingkan hari-hari biasa (normal) sebelum Ramadan.

Lonjakan trafik tersebut tidak terlepas dari antusiasme masyarakat untuk melakukan perjalanan mudik dan berlibur seperti tahun-tahun sebelumya sebelum pandemi.

Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata, I Gede Darmayusa mengatakan, “Kami di XL Axiata bersyukur bisa memberikan layanan maksimal kepada pelanggan selama masa libur lebaran yang penuh kegembiraan ini.  Persiapan khusus sudah kami lakukan sejak jauh-jauh hari untuk menyediakan layanan terbaik di libur Lebaran ini.

Pada masa liburan kali ini, terjadi kenaikan trafik data yang cukup signifikan, demikian juga dengan data perpindahan masyarakat dari satu area ke area lainnya yang begitu dinamis.

Akses ke layanan streaming video melalui media sosial juga cukup tinggi, yang menunjukkan antusiasme masyarakat untuk saling berbagi kegembiraan.”

Gede menambahkan, pola penggunaan berbagai jenis layanan data oleh pelanggan XL Axiata selama libur Lebaran ini bisa menggambarkan semakin maksimalnya masyarakat Indonesia dalam memanfaatkan sarana digital untuk berbagai keperluan sehari-hari.

Selama periode Libur Lebaran, trafik layanan didominasi oleh file access (Whatsapp, Facebook, Instagram File Access) mencapai 36%, Instan Messaging 33%, Games 11% dan Streaming yang mencapai 10%, serta layanan lainnya mencapai 9%. Untuk layanan streaming video juga mengalami kenaikan, seperti Netflix mencapai 36%, Disney Hotstar 22%, TikTok 12% dan YouTube naik 5%.

Untuk layanan Instant Messenger, trafik pemakaian layanan WhatsApp meningkat 43%. Sementara itu, pada layanan Social Network, trafik Instagram meningkat 55%, Twitter 15% dan Meta (Facebook) 4%.

Untuk layanan peta atau penunjuk rute jalan seperti Apple Map, Google Map dan Waze cukup banyak diakses masyarakat yang melakukan perjalanan, yaitu naik sekitar 9-75% dibanding hari normal.

Dilihat dari wilayah kenaikan trafik layanan selama libur Lebaran dibandingkan trafik hari biasa sebelumnya, berturut-turut terjadi di Jawa Tengah dengan kenaikan sebesar 27%, Jawa Barat 19%, dan Jawa Timur 17%.

Di luar Jawa, trafik pemakaian layanan di wilayah Sumatera Utara secara rata-rata naik sebesar 12%, Sumatera Selatan 15%, Kalimantan 10%, Sulawesi 6%, Bali-NTB-NTT 10%.

Sementara itu dilihat dari area kota/kabupaten, secara nasional, tiga kota/kabupaten dengan kenaikan trafik tertinggi adalah  Kabupaten Kebumen Jawa Tengah naik sebesar 62%, Kabupaten Pandeglang Jawa Barat 49%, dan Kabupaten Pemalang Jawa Tengah 48%.

“Untuk trafik layanan di Jabodetabek, trafik layanan selama libur lebaran terlihat turun sebesar 6% dibanding hari biasa. Data-data trafik di Jabodetabek tersebut juga sesuai dengan data perpindahan pelanggan selama periode libur Lebaran.

Data monitoring XL Axiata mencatat tingkat perpindahan pelanggan dari wilayah Jabodetabek ke propinsi lain, yaitu sekitar 35%,” ujar Gede

Secara keseluruhan, guna memastikan kesiapan jaringan dalam memenuhi kebutuhan pelanggan selama masa libur Lebaran tahun ini, XL Axiata sebelumnya telah meningkatkan kapasitas jaringan hingga 2x dibandingkan hari normal. 

Prosedur pengawalan jaringan tetap dilaksanakan semaksimal mungkin. XL Axiata mengerahkan 160 unit mobile BTS untuk memperkuat kualitas jaringan di lokasi-lokasi yang membutuhkan.

Hingga saat ini, jaringan 4G XL Axiata telah melayani lebih dari 57 juta pelanggan dengan jangkauan layanan di lebih dari 61 ribu desa/kelurahan, 5.700 kecamatan, dan 469 kabupaten di 34 provinsi Indonesia, dengan didukung lebih dari 145 ribu BTS termasuk lebih dari 90 ribu BTS 4G.

Serta jaringan tulang punggung fiber optik yang membentang sepanjang lebih dari 130 ribu km, menopang jaringan data yang tersebar di Kepulauan Indonesia yang sangat luas.

Cerita Supir Toyota Avanza Sebelum Menghantam Mobil Boks di Perbatasan Jabar-Jateng

Laka-Lantas.jpg

harapanrakyat.com,- Cerita supir Toyota Avanza yang terlibat kecelakaan lalu lintas dengan mobil boks di perbatasan Jabar-Jateng, tepatnya di Dusun Cibentang, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, Minggu (30/04/2023).

Sebelum terjadi kecelakaan lalu lintas, pengemudi minibus mengaku sudah memiliki firasat tidak enak saat memasuki wilayah Kota Banjar.

Pengemudi minibus Toyota Avanza Niko Susilo mengatakan, firasat tidak enak itu muncul saat berada di simpang tiga Jembatan Baru (Jembar).

“Waktu sampai di lampu merah itu (Jembar), perasaan saya sudah nggak enak,” kata Niko Susilo kepada harapanrakyat.com.

Menurutnya, saat mendekati lokasi kejadian, ia sempat menengok ke arah kanan dan melihat beberapa orang petugas yang sedang berjaga di Pos Angkutan Lebaran. Namun setelah itu ia langsung tidak sadar.

Baca Juga: Avanza Hantam Mobil Boks Hingga Terbalik di Perbatasan Jabar-Jateng

Supir Toyota Avanza yang terlibat kecelakaan itu juga mengaku mengemudikan kendaraannya dalam kecepatan yang tidak terlalu kencang. Yakni sekitar 40 kilometer per jam.

“Saya sedikit ngantuk sih, tapi tadi saya masih sadar dan sempat melihat pos yang ada petugas polisi itu,” ungkapnya.

Lanjut Niko, ia berangkat dari Bandung sekitar pukul 13.00 WIB dan hendak pulang ke Kecamatan Gandrumangu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah.

“Dari Bandung berangkat sekitar pukul 13.00 WIB habis nganterin saudara, mau pulang ke Gandrumangu,” ujarnya.

Akibat kecelakaan lalu lintas itu, Niko mengalami luka robek pada bagian wajah dan luka lecet beberapa bagian tubuhnya. Saat ini ia berada di Rumah Sakit Kota Banjar untuk mendapatkan perawatan medis.

Dalam pemberitaan sebelumnya, sebuah minibus Toyota Avanza oleng dan menghantam mobil boks bermuatan roti yang datang dari arah berlawanan di jalan perbatasan Jabar-Jateng.

Kecelakaan tersebut diduga akibat supir Toyota Avanza kurang konsentrasi saat berkendara. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Recent Posts