Beranda blog Halaman 877

Cycling de Jabar Jadi Lokomotif Pariwisata dan Ekonomi

Wagub-Jabar-Uu-Ruzhanul-Ulum.jpeg

harapanrakyat.com – Pelaksana harian Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum mengharapkan, pelaksanaan event balap sepeda Cycling de Jabar 2023 mampu menjadi lokomotif promosi pariwisata dan ekonomi.

Sebagai informasi, Pemprov Jabar akan menggelar event balap sepeda ini pada 8-9 Juli 2023. Pada event ini, para peserta akan melintasi selatan Jawa Barat melalui dua etape. Titik mulai event balap sepeda ini di Geopark Ciletuh Sukabumi dan berakhir di Pangandaran.

Uu menegaskan, kegiatan tersebut sebagai upaya Pemprov Jabar mempromosikan potensi wisata dan ekonomi Jabar Selatan.

Baca Juga : Lintasi Jabar Selatan, Pemprov Gelar Event Balap Sepeda

“Kegiatan ini sangat bermanfaat, baik bagi pemerintah juga bagi masyarakat. Dalam bidang olahraga, jelas ini ada manfaatnya. Kemudian juga dalam rangka promosi potensi destinasi wisata dan juga ekonomi,” kata Uu dalam Jabar Punya Informasi (JAPRI) di Gedung Sate, Kota Bandung, Kamis (4/5/2023).

Menurut Uu, Jabar Selatan memiliki banyak destinasi wisata. Salah satunya, Pantai Pangandaran yang sudah naik kelas dan siap go internasional.

Uu mengharapkan, di setiap daerah yang menjadi rute event balap sepeda ini, ada stan-stan UMKM khas wilayah setempat. Dengan demikian ekonomi masyarakat sekitar pun dapat diberdayakan dengan adanya kegiatan ini.

Sukseskan Event Balap Sepeda Cycling de Jabar 2023

Dalam kesempatan itu pula, Uu mengajak pemerintah kota/kabupaten yang terlintasi rute balap sepeda ini, mampu berkontribusi aktif menyukseskan event balap sepeda tersebut.

“Ada beberapa kabupaten yang terlintasi dalam rute event ini, yaitu Kabupaten Sukabumi, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Garut. Kemudian Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Pangandaran,” ungkapnya.

Untuk itu, kata Uu, ia mengharapkan kepala daerah yang terlintasi dalam rute balap sepeda ini dapat hadir saat peserta event singgah di daerahnya.

Baca Juga : Kantor Imigrasi Belum Putuskan Tindakan Deportasi kepada Peludah Imam Masjid di Bandung

“Namun, jika kepala daerahnya berhalangan hadir, dapat menginstruksikan pejabat setempat untuk hadir di titik lokasi. Tujuannya, selain memeriahkan event balap sepeda tersebut, untuk memotivasi peserta,” ungkapnya.

Sebelumnya, dalam Cycling de Jabar 2023 ini, panitia telah membagi ke dalam dua etape. Pada etape pertama, peserta akan menempuh jarak sekitar 199,7 kilometer dengan titik mulai di Geopark Ciletuh Sukabumi dan berakhir di Rancabuaya, Garut. Ketentuan batas waktu dalam etape ini selama 11 jam.

Setelah itu, peserta Cycling de jabar 2023 akan menjalani etape kedua dengan jarak sekitar 168,8 kilometer. Peserta melanjutkan perjalanan dari Rancabuaya dan menyelesaikan perjalanan di Pangandaran Sunset Park dengan batas waktu 10 jam. (Ecep/R13/HR Online)

Korban Kebakaran di Kota Banjar Pingsan, Kerugian Ditaksir Capai Rp 65 Juta

Korban-Kebakaran-di-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Edi Feri (78) korban kebakaran di Kota Banjar, Jawa Barat sempat pingsan saat mengetahui rumahnya ludes terbakar.

Selain itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, Jawa Barat, menaksir kerugian kebakaran yang menimpa rumah milik Edi Feri (78) warga lingkungan Parungsari RT 3, RW 1, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Aam Amijaya mengatakan, pihaknya menaksir jumlah kerugian akibat kebakaran tersebut mencapai sekitar Rp 65 juta.

Berdasarkan hasil assesment sejumlah perabotan rumah tangga seperti meubeler, kulkas, handphone, termasuk bangunan rumah milik korban semuanya hangus terbakar.

“Semua bangunan rumah dan perabotan ikut hangus terbakar. Kerugian ditaksir sekitar 65 jutaan,” kata Aam kepada harapanrakyat.com, Kamis (4/5/2023).

Lanjutnya menjelaskan, proses pemadaman api kebakaran tersebut terkendala karena mesin pompa air dari unit mobil pemadam sempat tidak berfungsi. 

Baca Juga: Sebuah Rumah di Banjar Ludes Terbakar, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Mesin pompa air tersebut sempat macet karena akses menuju ke lokasi kebakaran cukup jauh dan jangkauannya cukup sulit sehingga mesin pompa air tidak bekerja secara maksimal.

Meski begitu, kata Aam, dengan dibantu warga masyarakat akhirnya api kebakaran berhasil dipadamkan hingga dilakukan pendinginan.

“Sempat terkendala mesin pompa air dari mobil pemadam macet karena akses cukup jauh sehingga mesin bekerja dengan ekstra. Alhamdulillah, api berhasil dipadamkan,” kata Aam.

Korban Kebakaran di Kota Banjar Pingsan dan Dilarikan ke Puskesmas

Lebih lanjut Aam mengatakan, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja pemilik rumah sempat mengalami pingsan (drop) dan dilarikan ke Puskesmas untuk perawatan.

Adapun pemilik rumah kemungkinan akan diungsikan untuk sementara waktu di rumah saudaranya karena rumah yang bersangkutan sudah tidak bisa lagi untuk ditempati.

“Pemilik rumah tadi sempat pingsan. Mungkin karena psikologis. Informasi terakhir untuk sementara korban akan tinggal di rumah saudaranya,” kata Aam.

Sementara itu, Kepala BPBD Kota Banjar, Kusnadi, mengatakan, pihaknya akan mengupayakan bantuan ke pemerintah kota untuk membantu perbaikan rumah yang mengalami kebakaran tersebut.

Sementara ini pihaknya hanya memberikan bantuan logistik berupa kebutuhan material ringan seperti tenda, kasur, dan bantuan paket sembako.

“Nanti akan kami upayakan bantuan perbaikan rumah tersebut. Sementara ini baru bantuan berupa material ringan,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Geger! Warga Garut Temukan Tengkorak Manusia di Pinggir Jalan Raya

IMG_20230504_210150_KhsJMwWY9c_bUmjmey717.jpeg

harapanrakyat.com,- Warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, digegerkan dengan penemuan tengkorak manusia dan karung yang diduga berisi potongan tubuh di pinggir Jalan Raya Bandung-Telegong, Kamis (4/5/2023).

Lokasi penemuan tengkorak tersebut di wilayah Awisuti, Kecamatan Telegong. Polisi yang mendapat laporan temuan tersebut langsung mengevakuasi tengkorak manusia dan karung putih bercorak garis biru itu ke RSUD dr Slamet Garut untuk proses identifikasi.

Tengkorak manusia dan karung yang diduga potongan tubuh itu awalnya ditemukan salah seorang warga yang sedang melintasi Jalan Raya Talegong. Saksi mata sebelumnya hanya melihat tengkorak yang tergeletak tidak terbungkus karung.

Setelah itu polisi datang ke lokasi penemuan. Polisi pun menduga karung tersebut berisi potongan tubuh yang sudah jadi kerangka dari tengkorak itu. Polisi kemudian memutuskan mengevakuasi tengkorak dan karung putih tersebut.

“Ia sekarang sedang di puskesmas, ini tengkorak manusia baru saja dibawa dengan potongannya di dalam karung. Lokasinya penemuan tengkorak manusia di pinggir jalan,” kata Ipda Andri, Kapolsek Talegong, Kamis (4/5/2023).

Baca Juga: Gembong Spesialis Pencurian Daging Kerbau di Garut Dihadiahi Timah Panas oleh Polisi

Kapolsek juga menjelaskan bahwa tengkorak dengan potongan tubuhnya ditemukan terpisah. Bagian kepala tak terbungkus karung, sementara organ lain berada dalam karung.

“Barusan memastikan tapi yang di dalam karung belum dibuka. Bagian kepalanya di luar karung, ini mau langsung dibawa ke rumah sakit, untuk identifikasi,” ungkapnya.

Polisi saat ini masih melakukan identifikasi, belum merinci bagian apa saja organ yang berada di dalam karung putih tersebut. Namun kuat dugaan penemuan tengkorak manusia itu merupakan korban tak wajar. (Pikpik/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Kantor Imigrasi Belum Putuskan Tindakan Deportasi kepada Peludah Imam Masjid di Bandung

Brenton-Craig-Resmi-Diserahkan-ke-Imigrasi.jpeg

harapanrakyat.com – Pihak Kantor Imigrasi Kelas I Bandung, Jawa Barat, belum memutuskan tindakan deportasi atau tidak kepada pelaku yang meludahi Imam Masjid Al Muhajir Kota Bandung.

Kepada wartawan, Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Bandung Arief Hazairin Satoto mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum memutuskan apakah akan mendeportasi Brenton atau tidak. Saat ini, pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada pelaku.

“Kami akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut kepada Brenton,” ungkap Arief seusai penyerahan resmi Brenton dari kepolisian ke pihak imigrasi di Polrestabes Bandung, Kamis (4/5/2023).

Baca Juga : Selundupkan Narkoba ke Rutan Kebonwaru Bandung, Dua Pengunjung Diamankan

Sementara itu, Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono mengatakan, pihaknya menyerahkan Brenton ke pihak imigrasi untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Tersangka kami limpahkan ke pihak imigrasi,” ungkap Budi.

Dari pantauan di lapangan, Brenton terlihat keluar dari Polrestabes Bandung mengenakan topi dan pakaian warna abu. Brenton kemudian masuk ke dalam Mobil Deteni Imigrasi Kelas I Bandung yang sudah terparkir di depan Polrestabes Bandung.

Akui Kesalahan Ludahi Imam Masjid, Korban Cabut Laporan

Kapolrestabes Bandung, Kombes Budi Sartono memastikan, Brenton Craig yang meludahi Imam Masjid Al Muhajir, M Basri Anwar telah mengakui perbuatannya. Pelaku juga sudah menyampaikan permintaan maaf kepada korban.

Lantaran sudah menerima permintaan maaf dari pelaku, lanjut Budi, korban sudah mencabut laporannya. Sehingga, pasal 335 ayat 1 yang menjerat pelaku pun dihentikan. Korban memutuskan untuk mencabut laporan lantaran menilai pelaku berstatus sesama muslim.

Sementara itu, Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Agah Sonjaya mengatakan, mengenai status tersangka terhadap Brenton, belum gugur meski pengenaan pasal 335 ayat 1 sudah dihentikan. Hal itu karena masih ada proses administrasi yang harus terselesaikan terlebih dahulu.

“Belum (gugur),” kata Agah.

Baca Juga : Sopir Bus TMP di Bandung Jadi Korban Pemukulan

Sebagai informasi sebelumnya, seorang warga negara asal Australia bernama Brenton Craig (43), meludahi Imam Masjid Al Muhajir, M Basri Anwar. Kejadian itu lantaran Craig merasa terganggu lantunan murottal Al Quran dari korban.

Tindakan pelaku yang meludahi imam masjid itu pun kemudian viral di media sosial dan menuai beragam komentar dari warganet. (Ecep/R13/HR Online)

4 Kuintal Ikan Nila Siap Panen Hanyut Terbawa Banjir di Baregbeg Ciamis

4-Kuintal-Ikan-Nila-Siap-Panen-Hanyut-Terbawa-Banjir-di-Baregbeg-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Kolam ikan nila milik warga Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang siap panen malah hanyut terbawa banjir. Musibah tersebut terjadi setelah curah hujan tinggi yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis, pada Kamis sore (04/05/2023).

Sehingga dengan tingginya intensitas hujan yang terjadi di wilayah Baregbeg, juga menyebabkan air Sungai Cimisdo naik. Bahkan, sampai merendam kolam ikan milik Hendra Sukarwan yang siap panen.

Baca Juga: Tertutup Lumpur Pasca Banjir, Damkar Banjarsari Ciamis Bersihkan Jalan

Hendra Sukarman membenarkan, ikan miliknya yang terletak di Desa Jelat, Kecamatan Baregbeg, Ciamis sudah siap panen dan hanyut terbawa banjir kurang lebih sebanyak 4 kuintal.

Ia pun harus merelakan ikan nila miliknya yang siap panen hanyut bersama air sungai. Hal tersebut akibat air di dalam kolam tidak bisa menampung debit air yang cukup besar.

“Saya hanya bisa pasrah karena memang curah hujan begitu tinggi. Ya kurang lebih 4 kuintal ikan Nila dan ikan Mas harus rela terbawa air sungai,” ucapnya Kamis (4/5/2023).

Baca Juga: BPBD Catat Ada 14 Titik Bencana Banjir dan Longsor di Ciamis

Sementara untuk kepastian berapa jumlah ikan yang hanyut terbawa banjir air sungai, Hendra baru akan mengetahui besok pagi. Sedangkan untuk kerugian, ia menaksir sampai jutaan rupiah.

Hendra menjelaskan, karena intensitas hujan masih tinggi, sehingga ia takut kalau mengecek sekarang maka ikan akan banyak yang hanyut.

“Karena posisi pembuangan air kolam ke selokan, maka ditakutkan ikan akan banyak hanyut. Ya saya taksir ikan yang hanyut terbawa banjir kurang lebih 4 kuintal ikan Nila dan Mas siap panen yang ikut terbawa air sungai Cimisdo,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Libur Lebaran, Okupansi Hotel di Kota Bandung di Atas 90 Persen

ilustrasi-hotel.jpg

harapanrakyat.com – Selama libur Lebaran, okupansi atau tingkat hunian hotel di Kota Bandung, Jawa Barat, di atas 90 persen bahkan mencapai angka 95 persen.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Bandung, Nuzrul Irwan mengatakan, okupansi hotel pada masa saat libur Idulfitri 1444 Hijriah, mengalami lonjakan cukup signifikan.

Pada 23 April 2023, kata Nuzrul, tingkat okupansi hotel di Kota Bandung bahkan mencapai 95,78 persen. Kemudian pada 24 April 2023, okupansi hotel mencapai 91,89 persen dan pada 25 April 2023 mencapai 86,45 persen.

Baca Juga : Selundupkan Narkoba ke Rutan Kebonwaru Bandung, Dua Pengunjung Diamankan

“Untuk okupansi memang tahun sekarang lebih tinggi dari tahun kemarin. Berdasarkan data PHRI (Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia), sekarang di Kota Bandung okupansinya tinggi,” ungkapnya di Kota Bandung, Kamis (4/5/2023).

Berdasarkan pemantauan pihaknya, wisatawan datang dari berbagai wilayah mulai dari Jakarta hingga para pemudik ke daerah Jawa. Namun, terdapat pula wisatawan mancanegara.

Lebih jauh, pihaknya juga mencatat kunjungan wisata sebanyak 44.915 wisatawan selama libur lebaran 2023.

“Peningkatan jumlah wisatawan telah terjadi sejak 23 April 2023 lalu atau H+1 Lebaran. Para wisatawan ini menyerbu berbagai kawasan kuliner dan taman-taman,” ujarnya.

Baca Juga : Sopir Bus TMP di Bandung Jadi Korban Pemukulan Orang tak Dikenal

Ia menjelaskan, peningkatan wisatawan di Kota Bandung, karena adanya pemulihan ekonomi pasca pandemi.

“Para wisatawan banyak mengunjungi sejumlah objek wisata di Kota Bandung, seperti Kiara Arta Park hingga Taman Lalu Lintas. Pada libur Lebaran tahun ini, baik tingkat okupansi hotel maupun jumlah wisatawan ke Bandung, cukup tinggi,” tuturnya. (Rio/R13/HR Online)

Tanggapan Netizen Soal Mobdin Pj Walikota Tasikmalaya Ugal-ugalan di Yogyakarta

Tanggapan-Netizen-Soal-Mobdin-Pj-Walikota-Tasikmaya-Ugal-ugalan-di-Yogyakarta.jpg

harapanrakyat.com,- Akun resmi Instagram bernama pj.walikota_tasikmalaya ramai dibanjiri komentar sindiran dari para netizen. Hal tersebut buntut dari viralnya video mobil dinas (mobdin) Pj Walikota Tasikmalaya, Jawa Barat, Cheka Virgowansyah, yang ugal-ugalan di jalanan Yogyakarta, pekan lalu.

“Kalo supir saya pecat, udah mencoreng muka komandannya, mendzolimi sebagian masyarakat Jogja pula, sedih Ya Allah,” Kata abidhyara dalam komentarnya, seperti dilihat harapanrakyat.com, Kamis (4/5/2023).

Netizen lain bernama pinguin_s mengatakan “Uda tau macet pak malah nyerobot di jogya, mana viral lagi duh,” tulisnya.

Baca Juga: Viral, Aksi Ugal-ugalan Mobil Dinas Pj Walikota Tasikmalaya Tuai Kecaman

Selain di Instagram, gegara mobdin, puluhan netizen juga menyerang Pj Walikota Tasikmalaya, Cheka Virgowasyah, di media sosial TikTok. Video tersebut yang diposting oleh Tasik Harapanrakyat.com

“Matak naon Mun kelainan nyage pejabat bisa we atuh,” tulis cadburry. 

Sementara netizen lainnya, meminta agar PJ Walikota Tasikmalaya mengklarifikasi langsung, jangan melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tasikmalaya.

“Klaripikasi na ku sekda teu ku PJ walikota langsung,” tulis Idad101077.

Netizen lainnya bernama Debe menyebut, “keberanian di lembur Batur wani kikituan…Komo lamun di Tasik meureun,” tulisnya.

Baca Juga: Viral Mobil Dinas Ugal-ugalan, Pj Wali Kota Tasikmalaya Ngaku Tidak Tahu

Sebelumnya diberitakan harapanrakyat.com, aksi ugal ugalan mobdin berpelat nomor polisi Z 1448 PN, yang diketahui sedang ditumpangi Pj Walikota Tasikmalaya, videonya viral di media sosial.

Akun Instagram Moodjakarta lah yang membagikan video sampai viral. Akun Moodjakarta dalam unggahannya menuliskan, bahwa ada mobil jenis Pajero hitam menyalakan strobo, dengan melawan arus sampai menyenggol kendaraan lainnya.

Kejadian tersebut pun dibenarkan oleh Sekda Tasikmalaya, Ivan Dicksan.

“Benar itu mobdin Pj Walikota Tasikmalaya, yang akan ke orang tuanya di wilayah Yogyakarta,” jelasnya, Selasa (2/5/2023).

Lanjutnya menerangkan, bahwa saat kejadian, Cheka Virgowansyah, tidak mengetahui jika sopinya tersebut membawa mobil secara ugal-ugalan.

“Sebab Pj Walikota Tasikmalaya mengaku sedang tidur,” terangnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Hendak Selundupkan Narkoba ke Rutan Kebonwaru Bandung, Dua Pengunjung Diamankan

Penyelundupan-Narkoba-ke-Rutan.jpeg

harapanrakyat.com – Petugas Rumah Tahanan (Rutan) Kebonwaru, Kota Bandung, Jawa Barat, berhasil mengamankan dua penyelundup narkoba yang berperan sebagai pengunjung.

Dalam aksinya, dua penyelundup narkoba itu memasukan narkoba ke dalam kemasan pasta gigi. Dari penggagalan penyelundupan narkoba itu, petugas menemukan sejumlah barang bukti berupa sabu, obat penenang, dan tembakau sintetis.

Kepala Rutan Kebonwaru, Suparman mengatakan, dua penyelundup itu mengaku keluarga salah satu tahanan. Meski demikian, Suparman tidak menjelaskan identitas dua penyelundup narkoba ke Rutan Kebonwaru itu.

Baca Juga : Kakak Beradik Pelaku Sodomi Bocah SD di Garut Ternyata Kembar

“Pengunjungnya ada dua orang. Identitas dua penyelundup narkoba ke rutan nanti kami sampaikan. Saat ini masih proses penyelidikan kepolisian,” kata Suparman di Rutan Kebonwaru Bandung, Jawa Barat, Kamis (4/5/2023).

Kecurigaan petugas rutan, lanjut Suparman, saat petugas pemeriksaan melakukan penggeledahan barang pengunjung di pintu masuk rutan. Dalam pemeriksaan kepada dua pengunjung itu, petugas menemukan kemasan pasta gigi yang mencurigakan.

Dari hasil temuan barang mencurigakan itu, petugas rutan langsung berkoordinasi dengan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Bandung untuk penyelidikan lebih lanjut.

“Dari hasil pemeriksaan, terdapat 10 paket kecil yang kami duga berisi sabu-sabu, 10 butir obat penenang, dan satu batang tembakau sintetis,” tuturnya.

Selain itu, petugas juga berhasil mengamankan sejumlah barang bukti barang haram selundupan, petugas pun menyita tiga unit telepon seluler milik dua pengunjung tersebut.

Baca Juga : Terjerat Korupsi, Mantan Kepala Desa Mekarwangi Bandung Barat Dituntut 5 Tahun

Suparman menegaskan, pihaknya akan memberi sanksi kepada tahanan yang akan dikunjungi dua penyelundup narkoba ke rutan itu karena dugaan keterlibatan penyelundupan tersebut.

“Untuk (tahanan yang dituju) itu pasti akan kami beri sanksi. Nanti masuk Register F. Untuk dua penyelundup narkoba ke dalam rutan, kami limpahkan ke kepolisian untuk pemeriksaan lebih lanjut,” kata Suparman. (Ecep/R13/HR Online)

Kantor Pos Kawalu Tasikmalaya Dibobol Maling, Uang Rp 16 Juta Raib

Kantor-Pos-Kawalu.jpg

harapanrakyat.com,- Kawanan pencuri berhasil bobol Kantor Pos Kawalu di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan, Kawalu Kota Tasikmalaya, Kamis (4/5/23). 

Para pelaku saat beraksi sekitar pukul 02.00 WIB tersebut selain bobol brankas Kantor Pos yang berisi uang tunai sebesar Rp 16 juta rupiah, juga mengambil boks CCTV.

Sementara itu, pelaku bisa masuk kantor pos setelah membongkar dua kunci gembok.

Baca juga: Tebing Longsor di Tasikmalaya Timpa Rumah Warga, 3 Terancam

Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Dede Hendi mengatakan, pihaknya menduga pelaku lebih dari 1 orang. 

Saat mendapatkan laporan adanya pencurian, pihaknya langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) bersama tim Inafis Polres Tasikmalaya Kota.

“Pelaku membongkar gembok agar bisa masuk ke dalam,” katanya. 

Saat ini, lanjutnya, pihaknya masih melakukan olah TKP dengan Tim Inafis Polres dan kasus ini dalam proses penyelidikan Satreskrim Polres Tasikmalaya Kota. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Tebing Longsor di Tasikmalaya Timpa Rumah Warga, 3 Terancam

Tebing-longsor.jpg

harapanrakyat.com,- Hujan deras yang mengguyur Tasikmalaya mengakibatkan sebuah Tebing Penahan Tanah (TPT) longsor menimpa rumah di Kampung Saribudi, Desa Banyurasa, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Kamis (4/5/2023).

Meski tidak ada korban jiwa dalam kejadian longsor tersebut, namun dua rumah rusak berat akibat terkena material longsoran dan 3 tiga rumah lainnya terancam.

“Hujan deras terus menerus dengan intensitas tinggi mengakibatkan longsor hingga menimpa rumah. Dua rumah rusak berat 3 rumah terancam,” kata Jembar Adisetya, Ketua FK Tagana Kab Tasikmalaya, Kamis (4/5/2023).

Baca juga: Dinding Rumah Warga Langkaplancar Pangandaran Jebol Terkena Longsoran Tebing

Upaya yang sudah pihaknya lakukan, antara lain melakukan Asesmen sekaligus berkoordinasi dengan aparat desa setempat.

“Kami bersama BPBD dan warga melakukan evakuasi bersihkan material longsoran yang menimpa dua rumah. Sedangkan penghuninya dua rumah tersebut mengungsi ke tempat saudaranya,” ujarnya.

Pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar tetap waspada, lantaran saat ini musim hujan. 

“Apalagi kalau rumahnya yang berada di area rawan longsor. Jika hujan deras turun, lebih baik mengungsi ke tempat yang lebih aman,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Recent Posts