Beranda blog Halaman 858

Banggar DPRD Kulon Progo Kunjungi BPKD Ciamis, Bahas Mekanisme APBD

IMG_20230512_170001_rwvefYC76Q_XPiDxPtz1b.jpeg

harapanrakyat.com,- Sejumlah anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kulon Progo, DIY Yogyakarta, telah melakukan kunjungan kerja ke Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Ciamis, Jawa Barat, pada Jumat (5/5/2023) lalu.

Kunjungan tersebut diterima langsung oleh Sekretaris BPKD Ciamis Solihin. Pertemuan antara BPKD dan Banggar DPRD Kulon Progo berlangsung di ruang rapat BPKD Ciamis.

Sekretaris BPKD Ciamis Solihin menjelaskan pertemuan tersebut membahas mengenai mekanisme pembahasan pertanggungjawaban pelaksanaan APBD antara TAPD dengan Banggar DPRD.

“Agenda kunjungan itu membahas mengenai mekanisme pembahasan pertangungjawaban pelaksanaan APBD antara TAPD dengan Badan Anggaran,” ujar Solihin, Jumat (12/5/2023).

Solihin menjelaskan dalam kunjungan itu ada 16 orang. Terdiri dari 2 orang Pimpinan DPRD, 15 anggota Banggar dan 3 orang pendamping. Ketua DPRD Kabupaten Kulon Progo Akhid Nuryati bersama Sekretaris DPRD Kulon Progo memimpin langsung kunjungan tersebut.

Baca Juga: Bupati Ciamis Motivasi Siswa SMK Punya Semangat Juang Tinggi

Solihin menjelaskan fungsi dari Badan Anggaran antara lain melakukan pembahasan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), baik Penetapan maupun Perubahan APBD, serta LKPJ tahun Anggaran 2017.

“Adapun materi pembahasan pada kunjungan kerja tersebut antara lain, mekanisme pembahasan pertanggungjawaban APBD. Dan juga mekanisme penganggaran/pendanaan pembangunan yang berasal dari APBD,” pungkasnya. (Fahmi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Pelaku Pembunuhan di Bantarkalong Tasikmalaya Ditangkap, Motif Dendam Kena Santet

Pelaku-Pembunuhan-di-Bantarkalong-Tasikmalaya-Ditangkap-Motif-Dendam-Kena-Santet.jpg

harapanrakyat.com,- Terkuak sudah, pelaku pembunuhan Mian (86) yang tewas bersimbah darah dipenuhi luka bacokan di Desa Bantarkalong, Kecamatan Cipatujah, Kabupaten Tasikmalaya, Jabar.

Pelakunya tak lain adalah tetangganya sendiri, R (53). Adapun berdasarkan keterangan pihak kepolisian, motif pelaku didasari akibat dendam terhadap korban.

Pelaku R sebelumnya sakit demam dan menuduh korban telah mengguna-guna atau menyantetnya.

Hingga pada akhirnya, pelaku nekat menghabisi nyawa korban dengan cukup keji.

Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto mengatakan, tidak kurang dari 1×24 jam, pihaknya berhasil mengamankan dan menangkap pelaku.

“Kita langsung bergerak cepat menangkap pelaku, usai melakukan olah TKP dan memintai keterangan para saksi,” ungkap AKBP Suhardi, saat press rilis di Mako Polres Tasikmalaya.

Baca juga: Kakek di Tasikmalaya yang Tewas Dibacok Sempat Dituduh Dukun Santet

Menurutnya, korban mengalami beberapa luka senjata tajam hingga nyawanya tak tertolong. Adapun tersangka melakukan penganiayaan tersebut karena didasari oleh dendam atau sakit hati.

“Berdasarkan hasil keterangan dari pengakuan tersangka, bahwa yang bersangkutan merasa diguna – guna oleh korban,” katanya.

Tersangka R ini kesehariannya sebagai seorang petani. Jadi selalu membawa golok, korban juga sama bertani. Sebelum insiden pembunuhan itu terjadi, pelaku sempat mengancam korban.

“Jadi berdasarkan dua alat bukti yang cukup, kita bisa menetapkan tersangka,” jelas Kapolres.

Kapolres menandaskan, R pelaku pembunuhan di Bantarkalong, Tasikmalaya ini diancam dengan hukuman 15 tahun penjara.

“Pelaku terbukti melakukan tindak pidana penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia,” pungkasnya. (Apip/R8/HR Online/Editor Jujang)

Dinsos Ciamis Salurkan Bantuan untuk Korban Bencana Kebakaran dan Rumah Ambruk

Dinsos-Ciamis-Salurkan-Bantuan-untuk-Korban-Bencana-Kebakaran-dan-Rumah-Ambruk.jpg

harapanrakyat.com,- Dinas Sosial Kabupaten Ciamis, Jabar, menyalurkan bantuan logistik kedaruratan untuk warga korban bencana kebakaran, rumah ambruk dan rumah tersambar petir di Kecamatan Banjarsari, Jumat (12/5/2023).

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh FK Tagana Kabupaten Ciamis, bersama para relawan Ciamis Selatan (RCS), kepada tiga keluarga korban bencana.

Baca juga: Alhamdulillah, Ratusan Pengungsi Korban Banjir di Sidarahayu Ciamis Dapat Pengobatan Gratis

Anggota FK Tagana Ciamis, Ahman Riyana mengatakan, bantuan tersebut diberikan kepada keluarga Andrianto (36) di Dusun Cibeureum RT 33/08, Desa Cibadak. Andrianto merupakan korban bencana rumah terbakar yang terjadi pada Kamis (11/5/2023) lalu.

Bantuan kedua, diberikan kepada keluarga Tohirin di RT 06/07 Dusun Tuban Desa Ratawangi, yang rumahnya ambruk setelah diguyur hujan.

“Untuk bantuan terakhir, diserahkan kepada Anjar Herdiansyah (32) di Dusun Cangkring RT 12 RW 03 Desa Ratawangi. Rumah Anjar rusak akibat tersambar oleh petir,” ungkap Ahman.

“Mudah mudahan bantuan yang diberikan bisa sedikit meringankan beban para korban musibah ini,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Ratawangi, Ahmad Hidayat mengucapkan terimakasih kepada Dinas Sosial serta BAZNAS Kabupaten Ciamis, yang telah menyalurkan bantuan bagi warganya yang terkena bencana atau musibah.

“Terima kasih juga para relawan yang telah memberikan bantuan kepada warga kami, semoga apa yang diberikan bisa meringankan beban warga kami di sini,” ucapnya. (Suherman/R8/HR Online/Editor Jujang)

Sidak Jembatan Baru, Ini yang Dikatakan Komisi 3 DPRD Kota Banjar

Sidak-Jembatan-Baru-Ini-yang-Dikatakan-Komisi-3-DPRD-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Komisi 3 DPRD Kota Banjar, Jawa Barat, melakukan sidak usai Jembatan Baru (Jembar) Parunglesang dibuka untuk kendaraan roda empat dan yang lainnya.

Meski Jembar sudah bisa dilintasi, namun Komisi 3 meminta kepada instansi terkait, untuk tetap melakukan pengawasan. Hal tersebut guna mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.

“Untuk pengawasan tetap instansi terkait yang melakukannya. Mengingat ini baru uji coba open traffic selama tiga hari,” kata Ketua Komisi 3 DPRD Kota Banjar, Cecep Dani Sufyan, Kamis (11/5/2023).

Baca Juga: Jembatan Baru Kota Banjar Diuji Beban Pakai 6 Kendaraan Besar

Menurutnya, karena tonase kendaraan yang diperbolehkan melintas masih dibatasi, sehingga Dinas Perhubungan harus mengatur durasi lampu merah di simpang tiga.

“Durasi lampu merah harus diatur supaya tidak terjadi penumpukan kendaraan ke arah jembatan. Keselamatan pengguna jalan harus menjadi prioritas, untuk mengantisipasi kejadian yang tidak diinginkan,” terang Ketua Komisi 3 DPRD Kota Banjar.

Baca Juga: DPRD Kota Banjar Minta Pembangunan Mall Ria Busana Patuhi Prosedur

Lanjutnya menambahkan, Dishub Kota Banjar juga harus memasang rambu-rambu portable, yang boleh dan larangan melintas bagi kendaraan yang melebihi batas maksimal.

“Harus ada rambu-rambu larangan untuk menghindari kendaraan bertonase lebih dari 25 ton. Kemudian petugas juga harus berjaga,” ujarnya.

Diberitakan sebelumnya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Banjar Asep Sutarno mengatakan, uji coba pembukaan arus lalu lintas jembatan tersebut akan dilakukan selama tiga hari.

Kemudian, pihaknya bersama instansi terkait, akan melakukan evaluasi terkait uji coba pembukaan tersebut. (Sandi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Alhamdulillah, Ratusan Pengungsi Korban Banjir di Sidarahayu Ciamis Dapat Pengobatan Gratis

Ratusan-Pengungsi-Korban-Banjir-di-Sidarahayu-Ciamis-Dapat-Pengobatan-Gratis.jpg

harapanrakyat.com,- Ratusan pengungsi korban banjir di Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Ciamis, Jawa Barat, mendapatkan pengobatan gratis, Jumat (12/5/2023).

Bakti sosial tersebut diselenggarakan oleh MDMC LAZISMU Ciamis bersama dengan tim kesehatan dari STIKES Muhamadiyah Ciamis.

Ketua MDMC Ciamis Radithya Muhammad Ichsa, didampingi Ketua LAZISMU Ciamis Ridwan Rahman Saleh, mengatakan, ada sekitar 100 orang yang mendapatkan pengobatan gratis di lokasi banjir Desa Sidarahayu.

“Rata-rata pengungsi korban banjir ini mengalami demam, pusing, flu, batuk, gatal-gatal hingga hipertensi,” katanya kepada harapanrakyat.com, Jumat (12/5/2023).

Baca Juga: Imbas Sungai Citanduy Meluap, Puluhan Rumah di Sidarahayu Ciamis Mulai Terendam Banjir

Lanjutnya menambahkan, pengobatan gratis tersebut dilaksanakan di posko bencana, yang ada di Desa Sidarahayu, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis.

“Alhamdulillah kami bersama STIKES Muhammadiyah Ciamis dan juga rekan-rekan Relawan Ciamis Selatan (RCS), bisa memberikan bantuan kepada para korban banjir,” ucapnya.

Baca Juga: Ini Dia Biang Kerok Banjir di Banjarsari Ciamis

“Mudah-mudahan warga yang mengungsi ini semuanya sehat, dan bisa kembali beraktivitas,” harapnya.

Pantauan harapanrakyat.com, ratusan pengungsi korban banjir warga Desa Sidarahayu, terlihat antusias untuk mendapatkan pengobatan gratis tersebut.

Mereka pun berharap banjir segera surut, dan bisa kembali pulang ke rumah masing- masing. (Suherman/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Mahkota Binokasih Sumedang Larang Ternyata Karya Orang Kawali Ciamis

Kirab-Mahkota-Binokasih-Sumedang-Larang-di-Taman-Surawisesa-Kawali.jpg

harapankyat.com,- Mahkota Binokasih dari Kerajaan Sumedang Larang ternyata merupakan karya orang Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat.

Hal itu diungkapkan Kabid Pariwisata Dinas Pariwisata Ciamis Dian Kusdiana saat prosesi Ngarak Pataka sekaligus kirab Mahkota Binokasih di Taman Surawisesa, Kecamatan Kawali, Jumat (12/5/2023).

Dian mengatakan, kirab Mahkota Binokasih di lima eks kawedanan merupakan momen penting.

“Prosesi penyambutan Mahkota Binokasih ini merupakan momen penting untuk masyarakat, karena selain dapat melihat langsung mahkota Raja Sunda juga mahkota tersebut  merupakan karya orang Kawali 700 tahun lalu,” ungkap Dian, Jumat (12/5/2023).

Baca Juga: Kirab Mahkota Binokasih di Ciamis, Bukti Persaudaraan Galuh dengan Sumedang

Dian berharap kirab Mahkota Binokasih Sumedang Larang dalam rangkaian kegiatan Hari Jadi Ciamis ke-381 menjadi momen bagi masyarakat untuk lebih maju.

“Semoga saja dengan adanya kirab Mahkota Binokasih dalam rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun Kabupaten Ciamis ke-381 dapat menjadikan masyarakat Kabupaten Ciamis lebih baik dan menjadi kemajuan bagi semua.” kata Dian.

Sementara prosesi penyambutan kirab Mahkota Binokasih dari Kerajaan Sumedang Larang di Taman Surawisesa menyedot perhatian warga dari berbagai kalangan. Animo masyarakat menyaksikan prosesi Ngarak Pataka dan kirab Mahkota Binokasih sangat tinggi.

Kuswandi warga Kecamatan Cipaku Kabupaten Ciamis mengaku takjub karena baru pertama kali menyaksikan mahkota Raja Sunda tersebut.

“Mahkota Raja Sunda yang diserahkan ke kerajaan Sumedang Larang menunjukkan bahwa Galuh merupakan Cikal bakal kerajaan,” katanya.

Kuswandi mengaku pernah mendengar cerita dari orang tua dulu, bahwa kerajaan Sumedang Larang merupakan penerus kerajaan Sunda.

“Mahkotanya diserahkan oleh Prabu Siliwangi melalui hulubalang kepada Pangeran Geusan Ulun,” katanya.

Ia pun berharap Mahkota Binokasih dijaga dengan baik sebagai bagian dari sejarah. Begitu juga dengan kegiatan kirab Mahkota Binokasih.

“Karena berkaitan erat dengan kerajaan Galuh diharapkan kirab Mahkota Binokasih digelar rutin. Sebab sangat bernilai edukatif terutama untuk kalangan milenial. Dengan kirab mahkota dengan sendirinya dapat mengetahui lebih dekat mahkota Raja Sunda,” katanya. (Edji/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Saweran Bacaleg Nasdem, KPU Garut Berusaha Hentikan dan Protes tapi Tak Digubris

Saweran-Duit-Bacaleg-Nasdem.jpg

harapanrakyat.com,- Ketua KPU Garut protes dan berusaha menghentikan saweran (bagi-bagi uang) yang dilakukan Bacaleg dan Ketua DPD Nasdem Kabupaten Garut, Jawa Barat di Kantor KPU pasca pendaftaran Bacaleg.

Ketua KPU Garut Junaidin Basri mengaku sempat mengirimkan kode protes untuk menghentikan aksi saweran duit pada Kamis (11/5/2023) kemarin. 

“itu situasinya hujan, kegiatan itu terjadi setelah proses pendaftaran dan setelah konferensi pers. Secara etika tidak boleh, sudah dikasih kode untuk berhenti (bagi-bagi uang, red), tapi karena hujan jadi tak berhenti. Ya kurang bagus dilihatnya terjadi di lingkungan KPU meski hanya diberikan ke kader,” kata Ketua KPU Garut Junaidin Basri kepada harapanrakyat.com, Jumat (12/5/2023).

Komentar Pemerhati Kebijakan Publik terkait Aksi Saweran Bacaleg Nasdem

Sementara buntut insiden saweran di lingkungan lembaga independen itu, pemerhati kebijakan publik menilai bahwa attitude saweran atau bagi-bagi uang oleh sebagian bakal calon anggota DPRD Kabupaten Garut memperlihatkan etika orang yang berada di partai tersebut.

“Karena saweran itu datang karena ada niat, nah niat tersebut harus diungkap secara terang benderang oleh Bawaslu Garut. Dalam berpolitik sangat penting menerapkan etika untuk memunculkan praktek berdemokrasi yang baik. Sekaligus menjadi pembelajaran politik yang baik kepada masyarakat,” kata Asep Muhidin, Pemerhati Kebijakan Publik Garut.

Dalam proses politik, bakal calon dianggap harus memiliki edukasi politik sehingga bisa menciptakan figur tokoh politik yang beretika, memiliki adab serta menjunjung tinggi norma dan hukum.

“Kalau etika berpolitik sudah seperti ini, potensi pandangan publik akan menimbulkan trust negatif kepada bakal calon anggota legislatif yang ada di tubuh partai itu. Seharusnya para bakal calon (yang menyawer) itu memberikan contoh baik karena akan berlomba-lomba mengambil hati masyarakat,” tambahnya.

Ia juga menyinggung ketua DPD Partai Nasdem Garut, yang malah ikut melakukan saweran bersama Bacaleg. Padahal diketahui Diah Kurniasari merupakan istri dari Bupati Garut, Rudy Gunawan.

“Apalagi dalam partai tersebut ada istri Bupati Garut, jadi sangat kurang etis kalau dilihat dari sisi etika politiknya. Itu mencerminkan kepribadian bakal calonnya dan merusak bakal calon lain yang baik dari internal partai itu. Seharusnya etika dan politik harus seiring sejalan dan saling melengkapi,” jelasnya.

Bawaslu Garut memiliki waktu 7 hari untuk melakukan proses registrasi ke tahapan pleno Bawaslu. Publik masih menunggu sikap tegas bawaslu atas insiden saweran duit di halaman KPUD Garut, apakah hanya pelanggaran ringan atau fatal. (Pikpik/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Cuaca Ekstrem, Ratusan Hektar Sawah di Ciamis Terancam Gagal Tanam

Kepala-Dinas-Pertanian-dan-Ketahanan-Pangan-Kabupaten-Ciamis.jpeg

harapanrakyat.com,- Cuaca ekstrem yang menyebabkan hujan terus menerus di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat mengakibatkan ratusan hektar sawah terancam gagal tanam.

Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis Slamet Budi Wibowo mengatakan, sawah seluas 178 hektar di tiga kecamatan terancam gagal tanam karena tergenang air hujan.

“Untuk rincian datanya, sawah yang terancam gagal tanam diantaranya kecamatan Cipaku 33 hektar, kecamatan Purwadadi 130 hektar dan kecamatan Lakbok 15 hektar ,” terangnya kepada harapanrakyat.com, Jumat (12/05/2023).

Baca Juga: Pergeseran Tanah di Saguling Ciamis, Akhirnya Rumah Ojo Ambruk

Lanjut Slamet, setelah mendapat laporan, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melakukan validasi data ke lapangan.

“Dari hasil validasi diketahui 178 hektar sawah tergenang air hingga mengakibatkan gagal tanam. Data ini memang belum final karena cuaca ekstrem masih terus melanda Ciamis terutama daerah-daerah yang rawan tergenang banjir,” katanya.

Menurutnya, pemerintah akan mengganti kerugian petani akibat gagal tanam dengan memberikan benih padi sesuai luasan sawah yang terdampak bencana.

“untuk wilayah Cipaku sendiri sudah mendapatkan bantuan benih padi sebanyak 825 Kg. Sesuai luasan yang terdampak kemarin dan untuk dua kecamatan lainnya sedang  proses pengajuan ke Provinsi karena datanya terus berkembang,” ungkapnya.

Slamet mengimbau petani yang gagal tanam karena sawahnya tergenang melapor ke Balai Penyuluh Pertanian (BPP) di tingkat kecamatan. Laporan juga bisa ditujukan kepada Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) wilayah binaan di tingkat desa.

“Setelah ada laporan, kita dari Pemda melalui Dinas akan berupaya untuk melaporkan ke tingkat provinsi. Agar para petani mendapatkan bantuan benih padi sesuai luasan lahan yang terdampak,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

LKPJ Wali Kota Banjar Tahun 2022, DPRD Soroti Capaian Kinerja dan Keuangan Pemkot

DPRD-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar, Jawa Barat, menyoroti capaian kinerja dan keuangan Pemerintah Kota Banjar saat Rapat Paripurna LKPJ Wali Kota Banjar Tahun 2022, Kamis (11/05/2023).

Ketua DPRD Kota Banjar, Dadang Ramdan Kalyubi, mengatakan, dalam LKPJ (Laporan Keterangan Pertanggungjawaban) tersebut, DPRD menilai kinerja pemerintah kota sudah cukup bagus. Meskipun terdapat sejumlah catatan-catatan strategis yang harus dilakukan sebagai bahan evaluasi.

Misalnya, soal kenaikan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan PAD karena dampak Covid-19. Serta pelaksana proyek di Dinas PUTR yang tidak terealisasi karena gagal lelang, dan kurang maksimalnya perencanaan.

“Ada banyak catatan, ada sekitar 17 poin rekomendasi yang kami sampaikan,” kata Dadang kepada wartawan usai Rapat Paripurna LKPJ Wali Kota Banjar, di Gedung DPRD.

DPRD Evaluasi LKPJ Wali Kota Banjar Tahun 2022

Sementara itu, Ketua Pansus LKPJ DPRD Kota Banjar, Mujamil, menyebutkan, sejumlah evaluasi terkait LKPJ dalam pembangunan ekonomi makro daerah antara lain, reformasi birokrasi di Kota Banjar harus ditingkatkan. Karena melihat dari realisasi Indeks Reformasi Birokrasi Tahun 2020 nilainya masih C dari target B.

Baca Juga: DPRD Minta Pemkot Banjar Tindaklanjuti Hasil Laporan Pemeriksaan BPKP Jabar

Kemudian, laju pertumbuhan ekonomi Kota Banjar pada tahun 2020 mencapai 1,04 persen. Hal tersebut berdampak pada jumlah penduduk miskin dan pengangguran yang semakin meningkat.

Pemenuhan standar pelayanan minimal juga masih 85.47 persen dari target 100 persen. Selain itu, capaian Indeks Pembangunan Manusia Tahun 2020 belum sesuai harapan. Capaiannya masih sebesar 70,70 persen, sedangkan targetnya 72,50 persen.

Catatan selanjutnya yaitu mengenai tingkat kemantapan jalan masih perlu ditingkatkan. Jika melihat dari indikator persentase jalan dalam kondisi baru mencapai 87,41 persen.

“Lalu, kawasan agropolitan sebagai salah satu indikator mengembangkan daya tarik dan potensi daerah harus pemkot wujudkan,” kata Mujamil.

Capaian Kinerja Keuangan Belum Maksimal

Lebih lanjut Mujamil menyebutkan, DPRD juga menyoroti terkait capaian kinerja keuangan daerah yang belum maksimal.

Baca Juga: DPRD Kota Banjar Sebut Tak Hambat Investasi, Bambang: Bisa Gunakan RTRW Perda Lama

Total pendapatan daerah yang direncanakan pada tahun 2022 sejumlah Rp 795.535.859.099, dan terealisasi sebesar Rp 757.281.900.363 atau 95,194 persen.

DPRD juga mencermati Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari retribusi daerah berkurang sebesar 4,71 persen atau Rp 212.432.478 dari alokasi anggaran sebelumnya. Hal itu  imbas dari pembatasan aktivitas masyarakat saat pandemi Covid-19.

“Selain itu, PAD yang baru menyumbangkan sebesar 18,98 persen dari total pendapatan. Kondisi ini menjadi perhatian kita bersama, mengingat PAD jadi indikator kemandirian sebuah daerah dalam menggali apa yang menjadi potensi daerahnya,” terangnya.

Mujamil mengatakan, atas dasar itu menjadi perhatian lebih kinerja organisasi pengelola dalam perhitungan target PAD. Agar realisasinya melampaui target atau sesuai perencanaan.

Untuk mencapai target PAD tersebut, pemerintah kota harus lebih optimal dalam penggunaan aplikasi online, peningkatan kualitas sumber daya manusia. Serta melakukan pengawasan secara ketat terhadap wajib pajak dan melakukan berbagai inovasi.

“Semua masukan ini sebetulnya sudah berkali-kali kami sampaikan, dan seharusnya menjadi acuan dalam menghadapi permasalahan tersebut,” pungkasnya. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Haridarma Manoppo Manfaatkan Sesi Latihan untuk Beradaptasi

rockomotif-haridarma-manoppo-gt4-asia-01.jpg

ROCKOMOTIF, Thailand – Mendapat kesempatan untuk melakukan latihan bebas berbayar sebelum balap GT World Challenge Asia pada Sabtu dan Minggu (13-14/5/2023), Haridarma Manoppo, pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia tidak menyia-nyiakan momen tersebut.

Tentunya, lewat pengenalan trek dan mobil balap saat sesi latihan bebas, akan memberikan nilai lebih untuk mengenal karakter sirkuit serta Toyota GR Supra GT4 yang jadi pacuan balapnya.

“Pas sesi latihan tadi, saya gunakan untuk mengenal track dan memperdalam lagi tentang feeling mobil. Kalau dibilang hafal, memang sudah 100 persen hafal, tapi nafsu yang harus ditahan,” jelas Haridarma Manoppo.

Ia menjelaskan, saat pertama kali menggeber mobil balap tersebut, memang dirinya masih perlu beradaptasi terkait braking point, serta beberapa hal teknis lainnya. Namun, seiring banyaknya jumlah lap yang ia lahap, membuatnya banyak melakukan improvisasi untuk mendapatkan waktu terbaiknya 1 menit 45,2 detik.

Haridarma Manoppo maksimalkan sesi latihan untuk beradaptasi (TGRI)
Haridarma Manoppo maksimalkan sesi latihan untuk beradaptasi (TGRI)

“Jadi memang setelah sharing dengan team mate saya, Seita Nonaka, dan melihat perbandingan data yang ada, saya melihat titik pengereman berbeda. Kalau bicara racing line, saya yakin sudah 90 persen, kenapa enggak 100 persen? Ya karena nafsu tadi, jadi harus dicermati lagi,” tambah Haridarma.

Menurutnya, dengan melakukan perbandingan baik dari data dan video, ini menjadi cara yang paling ampuh. Karena, jika harus belajar seorang diri, hal tersebut akan menjadi lebih sulit lantaran tidak adanya sharing session.

“Sangat membantu, justru dia yang kasih tau. Dan kita komper melalui data dan video. Jadi daripada belajar sendiri, kita pakai data dia dan video dia untuk melakukan sharing,” tukasnya.

Selama dua sesi latihan berbayar yang digelar kemarin (11/5/2023), Haridarma Manoppo, berhasil melahap sebanyak 10 putaran lebih. Hari ini (12/5/2023), rencananya ia akan kembali melakoni sesi latihan resmi untuk kembali beradaptasi dengan karakter mobil serta lintasan sirkuit.

Recent Posts