Beranda blog Halaman 742

Rekomendasi Cafe Estetik di Tasikmalaya, Tongkrongan Instagramable Banget

Rekomendasi-Cafe-Estetik-di-Tasikmalaya.jpg

Bagi Anda yang sedang mencari rekomendasi cafe estetik di Tasikmalaya, tempat-tempat berikut bisa menjadi pilihan yang pas. Selain varian minumannya yang beragam, dekorasi dan tema ruangan di cafe ini sangat mendukung untuk update sosial media. 

Minat warga Tasikmalaya dengan minuman kopi memang terbilang sangat tinggi. Hampir setiap hari cafe-cafe ini menjual kopi kepada pelanggan baik yang datang ke tempat maupun pembelian lewat aplikasi. Apalagi di akhir pekan saat rehat dari bekerja, pengunjung yang datang akan semakin banyak. 

Namun, setiap cafe menawarkan rasa kopi dan konsep ruangan yang berbeda sehingga tidak semuanya cocok untuk berfoto. Berikut ini adalah rekomendasi cafe estetik di Tasikmalaya dengan tema minimalis dan ciamik. 

Berikut Rekomendasi Cafe Estetik di Tasikmalaya

Selain rasa kopinya yang enak dan harga terbilang standar, cafe-cafe ini memiliki suasana yang tenang dan luas sehingga pengunjung bebas berfoto bahkan membuat konten. 

48 Street Kitchen & Coffee Tasikmalaya

Setelah renovasi, 48 Street Kitchen & Coffee Tasikmalaya hadir dengan konsep baru yang lebih menarik. Bagian lantai dua cafe ini menggunakan interior ala-ala Jepang yang bikin betah untuk minum kopi atau mengerjakan tugas. Lokasinya berada Jalan Cikarang Girang nomor , sehingga aksesnya lebih mudah. 

Harga minuman kopi dan non kopi di tempat ini berkisar dari Rp 18.000 hingga Rp 25.000 per cup sehingga masih terbilang standar. 

JIka tidak suka kopi, cafe ini menyediakan teh, mocktail, atau alternatif minuman lain yang lebih menyehatkan. Selain itu, menu makanannya juga terbilang lengkap sehingga cocok menjadi rekomendasi cafe estetik di Tasikmalaya. 

Traka Coffee Tasikmalaya

Berikutnya ada Traka Coffee Tasikmalaya, cafe yang punya truk kopi yang sering muncul di lokasi syuting drama Korea. 

Cafe ini memiliki tempat yang sangat luas dengan konsep semi outdoor, sehingga akan terasa seperti milik sendiri. Di hari-hari biasa, suasana cafe cenderung lebih tenang ketimbang akhir pekan. 

Sama seperti rekomendasi cafe estetik di Tasikmalaya lainnya, Traka Coffee juga menawarkan banyak minuman kopi dan non kopi. 

Namun, tempat ini menyediakan dessert atau hidangan panekuk yang tampilannya juga estetik. Alamatnya di Jalan Tawang Sari nomor 33, Tawangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya.  

Move On Coffee Space Tasikmalaya

Buat yang masih galau dengan kenangan mantan, saatnya berkunjung ke Move On Coffee Space Tasikmalaya. Sesuai namanya, cafe ini menyediakan tempat indah yang cocok untuk membuat kenangan baru. 

Lokasinya berada di Jalan Mohammad Hatta Gg. SD Kalangsari 1 nomor 128, Sukamanah, Kecamatan Cipedes, Kota Tasikmalaya. 

Sebagai salah satu rekomendasi cafe estetik di Tasikmalaya, tempat ini menyediakan minuman yang beragam. 

Mulai dari kopi espresso, manual brew, teh, mocktail hingga berbagai makanan berat pun ada. Harga kopinya cukup terjangkau, berkisar dari Rp 10.000 hingga Rp 26.000 per item. 

Lume Coffee Tasikmalaya

Jika ingin mencoba minuman coklat yang lembut dan cemilan manis sebagai pendamping-nya, Lume Coffee Tasikmalaya jawabannya. Baru buka sejak 18 April lalu, sudah diserbu oleh para penggemar kopi. 

Lokasi cafe berada di Jalan Leuwidahu, Perum Selaras Alexa nomor C2-C3, Panyingkiran, Kecamatan Indihiang, Kota Tasikmalaya.

Baca Juga: Lume Coffee Tasikmalaya, Kedai Kopi dengan Sentuhan Coklat 

Mengingat lokasinya yang berada di area perumahan, pengunjung bisa menemukan suasana tenang jauh dari kebisingan. Harga minuman dan makanan juga lumayan terjangkau, yakni berkisar dari Rp 18.000 hingga Rp 22.000 per item. 

Meski belum tersedia makanan berat, namun tempat ini sudah bisa masuk ke dalam rekomendasi cafe estetik di Tasikmalaya. 

Baboba Kitchen

Masih ingat dengan merk minuman boba dan rice bowl yang sempat viral itu? Yup, Baboba Kitchen Tasikmalaya kini hadir dengan konsep baru yang lebih minimalis. 

Sekarang lokasi kedai kembali ke tempat yang lama, yaitu di Jalan Yudanegara nomor 27, Yudanegara, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya. 

Untuk minuman boba dan rice bowl masih tetap ada hingga sekarang, namun cafe ini juga menghadirkan aneka spaghetti untuk pecinta pasta. 

Menu terbarunya spaghetti ikan roa wajib coba dan ada es kopi susu kekinian yang siap menemani nongkrong akhir pekan. Oleh karena itu, Baboba Kitchen layak masuk ke dalam rekomendasi cafe estetik di Tasikmalaya. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Sekelumit Cerita Sumur Panyipuhan di Karangkamulyan Ciamis yang Banyak Dikunjungi Orang

Sumur-Panyipuhan-1.jpg

harapanrakyat.com,- Sumur Panyipuhan di Karangkamulyan, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kerap didatangi banyak orang. Konon air Sumur Panyipuhan yang berada di Dusun Kedungcaung, Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cijeungjing itu mempunyai banyak khasiat.

Sumur yang sudah ada sejak zaman Kerajaan Galuh itu memiliki ukuran kecil. Kedalamannya pun tidak sampai setengah meter. Meski begitu, air yang ada di dalam sumur tersebut tidak pernah surut.

Juru kunci (kuncen) Sumur Panyipuhan, Oyon (66) menuturkan, berdasarkan dari cerita orang tua dulu, sumur ini dibuat oleh tokoh Kerajaan Galuh.

“Jadi, pada saat itu salah satu tokoh Kerajaan Galuh ingin membuat tempat “sipuh badan” (pembersih badan). Bahkan katanya zaman dahulu itu kalau ada orang yang mau sakti disipuh (bersihkan) dulu badanya di Sumur Panyipuhan Karangkamulyan ini,” tuturnya, Selasa (27/06/2023).

Oyon menjelaskan, Sumur Panyipuhan mempunyai keistimewaan. Konon jika seseorang mandi di sini niatnya akan terkabul. Maka dari itu, orang-orang yang datang ke tempat ini percaya bahwa air dari Sumur Panyipuhan mempunyai karomah atau khasiat.

“Yang datang ke sini itu banyak, namun dari luar kota seperti Bekasi, Karawang, Cikampek dan kota-kota lainnya. Mereka yang datang itu biasanya karena ingin naik pangkat di pekerjaannya, atau untuk kesehatan dan sebagainya,” ungkap Oyon.

Baca Juga: Sejarah Kerajaan Sunda Galuh, Prasasti Kebon Kopi II 932 sebagai Petunjuk

Sumur Panyipuhan di Karangkamulyan Ciamis Harus Dilestarikan

Ia juga mengatakan, air Sumur Panyipuhan tidak pernah surut. Meski dipakai mandi oleh 100 orang, airnya tidak pernah habis walaupun ukuran sumur kecil.

“Iya betul, bahkan kalau ada yang mandi sampai 100 orang juga tidak surut-surut airnya,” terang Oyon.

Sementara itu, Kepala Desa Karangkamulyan, Uus Uswandi menambahkan, Sumur Panyipuhan sudah ada sejak dulu.

“Sedikit memaknai dari nama Sumur Panyipuhan ini, bahwa “Nyipuh” itu seperti halnya bisa disempurnakan. Misalkan yang tumpul bisa tajam kembali, atau yang tadinya redup bisa terang lagi,” katanya.

Uus juga membenarkan kalau pengunjung yang datang memang kebanyakan dari luar daerah Ciamis. Orang yang datang juga memiliki tujuan berbeda-beda, tergantung dari niatnya.

Uus selaku Kepala Desa Karangkamulyan menilai, Sumur Panyipuhan ini sebagai kearifan lokal yang harus tetap dilestarikan.

“Terpenting bisa memaknai peninggalan nenek moyang kita ini supaya bisa berjalan seiring dengan kepercayaan dan agama kita. Selain itu, Sumur Panyipuhan di Karangkamulyan ini bisa juga kita jadikan sebagai nilai kemanfaatan dan keberkahan bagi kita semua,” pungkas Uus. (Feri/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Prospek Bisnis Kuliner di Kabupaten Subang yang Menjanjikan

Prospek Bisnis Kuliner di Kabupaten Subang yang Menjanjikan. Kabupaten Subang, yang terletak di provinsi Jawa Barat, merupakan wilayah yang kaya akan potensi kuliner. Dengan keberagaman budaya dan makanan tradisional yang khas, Subang menawarkan peluang bisnis kuliner yang menarik. Namun, seperti halnya bisnis kuliner di tempat lain, kesuksesan dalam menjalankan bisnis kuliner di Kabupaten Subang membutuhkan strategi yang tepat. Tulisan ini akan memberikan tips bisnis kuliner yang menguntungkan di Kabupaten Subang bagi calon pengusaha makanan yang ingin meraih kesuksesan dalam industri ini.

Kenali Pasar dan Konsumen Anda

Sebelum memulai bisnis kuliner, penting untuk memahami pasar dan konsumen yang ada di Kabupaten Subang. Teliti tentang preferensi makanan lokal, gaya hidup, dan budaya masyarakat setempat. Misalnya, makanan tradisional seperti nasi tutug oncom, tahu gejrot, atau pecel lele sangat populer di daerah subang. Dengan memahami preferensi konsumen, Anda dapat menyesuaikan menu dan strategi pemasaran Anda untuk menarik minat pelanggan potensial.

Inovasi Dalam Menu

Meskipun makanan tradisional sangat populer, tidak ada salahnya untuk menghadirkan sentuhan inovatif dalam menu Anda. Kembangkan variasi atau modifikasi pada hidangan khas Subang agar tetap menarik bagi konsumen yang mencari pengalaman baru. Perhatikan tren makanan saat ini dan integrasikan elemen-elemen tersebut ke dalam menu Anda untuk memikat lidah pelanggan.

Sumber Bahan Baku Lokal

Manfaatkan keberagaman sumber daya alam yang dimiliki Kabupaten Subang untuk memperoleh bahan baku lokal berkualitas tinggi. Misalnya, gunakan sayuran segar dari petani setempat, daging ayam atau ikan dari peternakan lokal, atau bumbu-bumbu khas daerah. Selain mendukung ekonomi lokal, penggunaan bahan baku lokal juga dapat memberikan nilai tambah pada cita rasa makanan Anda.

Kualitas dan Konsistensi

Pastikan makanan yang disajikan memiliki kualitas yang konsisten. Pelanggan mengharapkan rasa yang lezat dan pengalaman yang memuaskan setiap kali mengunjungi tempat Anda. Jaga standar kualitas makanan, proses persiapan yang higienis, dan kebersihan tempat usaha. Pelanggan yang puas akan kembali dan merekomendasikan bisnis Anda kepada orang lain.

Berikan Pengalaman Makan yang Menarik

Selain rasa makanan, penting juga untuk memberikan pengalaman makan yang menarik bagi pelanggan. Perhatikan desain interior yang nyaman, pelayanan yang ramah dan profesional, serta dekorasi yang sesuai dengan konsep bisnis Anda. Buat suasana yang menyenangkan dan unik agar pelanggan merasa ingin kembali lagi.

Manfaatkan Media Sosial

Manfaatkan kekuatan media sosial untuk mempromosikan bisnis kuliner Anda di Kabupaten Subang. Buatlah akun bisnis di platform seperti Instagram, Facebook, dan Twitter untuk membagikan foto-foto menarik dari hidangan Anda, ulasan pelanggan yang puas, dan informasi terkait acara atau promosi spesial.

Gunakan tagar atau lokasi yang relevan dengan Subang agar lebih mudah ditemukan oleh calon pelanggan. Selain itu, tanggapi juga komentar atau pertanyaan dari pelanggan dengan cepat dan sopan, sehingga membangun interaksi yang positif dan meningkatkan citra bisnis Anda.

Atau bisa juga dengan menggunakan influencer, mengiklan di portal-portal media sosial di kabupaten subang, dan pastinya disesuaikan budget yang ada.

Jalin Kerjasama dengan Pihak Lokal

Bergabung atau menjalin kerjasama dengan komunitas atau kelompok pengusaha kuliner lokal dapat membantu memperluas jaringan dan meningkatkan visibilitas bisnis Anda di Kabupaten Subang. Ikuti pameran atau festival makanan lokal, ajukan kerjasama dengan produsen lokal, atau bahkan buat acara kolaborasi dengan bisnis kuliner lainnya. Dengan membangun hubungan yang baik dengan pemangku kepentingan lokal, Anda dapat memperoleh dukungan dan peluang lebih besar untuk mempromosikan bisnis Anda.

Berikan Layanan Pengiriman atau Takeaway

Perluas jangkauan bisnis Anda dengan menyediakan layanan pengiriman atau takeaway. Kebanyakan orang saat ini lebih memilih untuk makan di rumah atau memesan makanan melalui aplikasi pengiriman makanan. Dengan menyediakan opsi ini, Anda dapat menjangkau pelanggan yang lebih luas dan meningkatkan penjualan. Pastikan untuk mengemas makanan dengan baik agar tetap segar dan lezat saat sampai di tangan pelanggan.

Perhatikan Aspek Keuangan

Penting untuk memantau dan mengelola aspek keuangan bisnis Anda. Buatlah perencanaan anggaran yang realistis, hitung biaya produksi, promosi, sewa tempat, dan gaji karyawan jika diperlukan. Selalu evaluasi laba dan rugi bisnis secara berkala, dan sesuaikan strategi Anda jika diperlukan untuk mengoptimalkan keuntungan.

Selalu Berinovasi dan Mengikuti Perkembangan Industri Kuliner

Industri kuliner terus berkembang dan mengikuti tren yang terjadi. Selalu berinovasi dan terus mengikuti perkembangan terbaru dalam industri ini. Pantau tren makanan terkini, adopsi teknologi untuk memperbaiki efisiensi operasional, dan selalu cari cara baru untuk memuaskan dan menggoda pelanggan. Jangan takut untuk mencoba hal-hal baru dan beradaptasi dengan perubahan yang terjadi.

Demikian tips dalam mengolah bisnis kuliner di kota subang.

Dua Warga Bandung yang Tenggelam di Sungai Rahong Garut Ditemukan Tewas

warga-Bandung-tenggelam.jpeg

harapanrakyat.com,- Tim gabungan kembali menemukan pemotor warga Bandung yang tenggelam di sungai Rahong, Kecamatan Cisewu, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Minggu (25/6/2023). Korban ditemukan tewas tak jauh dari lokasi berenang.

Sebelumnya korban pertama juga ditemukan sudah tak bernyawa. Keduanya kini telah dibawa oleh keluarganya untuk dimakamkan.

Dua korban itu bernama Dedi Ruswendi, dan Toni Purnama, warga Soreang Bandung. Sebelumnya mereka dinyatakan hilang tenggelam saat berenang di sungai tersebut. Keduanya diketahui warga sekitar tengah beristirahat meninggalkan motor yang mereka tunggangi di pinggir jalan.

Polisi memastikan, para korban tewas tenggelam, dan jenazahnya telah dibawa pihak keluarga

“Sudah ketemu, sekitar pukul 20.00 WIB, kalau yang penemuan korban pertama sore harinya. Untuk korban ke dua pada pukul 20.00 WIB,” kata AKP Riyanto, Kapolsek Cisewu, Selasa (27/6/2023).

Awalnya kedua korban tak diketahui identitasnya. Namun warga dan aparat gabungan TNI-Polri menemukan pakaian dan identitas di pinggir sungai Rahong. Kedua korban tenggelam warga Bandung.

Baca Juga: Dua Orang Dilaporkan Tenggelam di Sungai Cisewu Garut, 1 Tewas 1 Belum Ditemukan

Saat melakukan pencarian, tim gabungan menemukan korban pertama atas nama Dedi Ruswendi, dekat curug bebatuan. Sementara korban kedua atas nama Toni Purnama ditemukan tak jauh dari lokasi penemuan korban pertama.

“Korban keduanya dibawa terlebih dahulu ke puskesmas. Kemudian keluarga almarhum datang dan memastikan bahwa jenazah yang ditemukan benar. Pihak kekuarga langsung membawa jenazah keduanya,” kata Kapolsek.

Polisi mengimbau agar masyarakat tak berenang di sungai Rahong, pasalnya, kasus seperti ini bukan kali pertamanya. (Pikpik/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Telkomsel Salurkan 720 Hewan Kurban untuk #NyalakanKebersamaan Iduladha 1444 H

Bantuan-Kurban-Telkomsel_1_800x533.jpg

review1st.com – Telkomsel melaksanakan CSR dengan menyalurkan hewan kurban untuk #NyalakanKebersamaan Iduladha 1444 H. Bantuan hewan kurban sebanyak 720 ekor disalurkan ke 46.000 penerima manfaat di 600 lokasi di seluruh Indonesia. Penyerahan dilakukan secara simbolis di Jakarta.

Direktur Human Capital Management Telkomsel, Muharam Perbawamukti, menyampaikan ucapan selamat Hari Raya Idul adha 1444 H. Telkomsel konsisten dalam berbagi manfaat melalui penyaluran hewan kurban kepada masyarakat yang membutuhkan. Dengan semangat #NyalakanKebersamaan, Perusahaan bekerja sama dengan mitra strategis untuk menyediakan dan mendistribusikan hewan kurban agar dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat. Kami berharap upaya ini mempererat tali silaturahmi dan kebersamaan pada perayaan Iduladha 1444 H.

Pengadaan hewan kurban tahun ini melibatkan aksi kolaboratif dengan mitra strategis, lembaga sosial, KitaBisa.com, Ternaknesia, dan UMKM peternak lokal. Tujuannya adalah membantu pertumbuhan ekonomi sektor UMKM Indonesia. Selain itu, Telkomsel juga mendistribusikan bantuan dari sumbangan karyawan melalui MTT.

Bantuan hewan kurban akan disalurkan ke 600 titik di masjid, rumah sakit, pesantren, panti asuhan, yayasan, lokasi bencana, dan pemukiman sekitar Telkomsel di Indonesia. Distribusi berupa daging potong dan daging masak yang siap saji (lunch box dan rendang). Program ini melibatkan pelaku UMKM lokal dengan konsep sharing economy.

Perusahaan menjalin kerjasama dengan Dompet Dhuafa dan melibatkan Karyawan Telkomsel di seluruh Indonesia melalui EVP. Mereka mendistribusikan bantuan hewan kurban secara langsung dan memastikan kesehatan hewan ternak yang akan didistribusikan.

Kami berharap bantuan hewan kurban memberikan keberkahan dan manfaat pada masyarakat Indonesia saat Iduladha. Telkomsel berkomitmen sebagai social impact enabler dengan program tanggung jawab sosial perusahaan yang inspiratif. Semangat berbagi manfaat kepada sesama terus ditingkatkan. Tutup Muharam.

Rahasia Petani Langkaplancar Pangandaran Bikin Durian Cepat Berbuah

Petani-Durian-Langkaplancar-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Deden Taruna, salah seorang petani durian asal Kecamatan Langkaplancar, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat membagikan tips merawat durian agar tumbuh subur dan cepat berbuah.

Menurut Deden, seorang petani yang ingin menanam durian harus mengetahui jenis durian yang cocok ditanam di dataran rendah, dataran menengah dan dataran tinggi.

“Jadi sebelum menanam, kita harus tahu jenis durian. Kita klasifikasikan dulu, dikavlingkan terlebih dahulu, setelah itu baru dilakukan penanaman,” katanya, Selasa (27/6/2023).

Deden menuturkan ada prosedur khusus yang harus dilakukan petani sebelum menanam durian.

“Pertama, bikin lobang untuk menanam durian minimal ukuran 40 x 40 Centimeter, lalu diberikan pupuk kandang, kapur tani, abu untuk menetralisir keasaman tanah,” tambahnya.

Baca Juga: Festival Durian Lokal Khas Bangunkarya Pangandaran Diharapkan Mampu Dongkrak Ekonomi Masyarakat

Ia pun menyarankan petani menggunakan pupuk organik murni agar durian tumbuh subur. Pemupukan ini sebaiknya dilakukan setiap 3 atau 4 hari sekali.

“Pemupukan yang baik dilakukan seminggu dua kali yaitu dengan menggunakan pupuk organik jenis JPT dan NPK Organik dengan cara disemprot,” katanya.

Jenis Durian yang Banyak Ditanam Petani Langkaplancar Pangandaran

Deden sendiri telah menanam berbagai jenis durian. Mulai dari durian Malaysia hingga Thailand, tapi durian lokal asli Nusantara juga ditanam di kebunnya.

“Jenis durian yang ada di kebun saya lumayan bervariatif, namun paling banyak durian dari Malaysia dan Thailand. Untuk durian lokal asli Nusantara saya punya beberapa varietas yang tidak terlalu sulit cara perawatannya. Namun, durian ini harga jualnya cukup tinggi,” jelasnya.

Bukan itu saja, lanjut Deden, ia juga menanam 15 jenis durian lokal asli Pangandaran.

“Bahkan saya sudah menanam durian lokal asli Pangandaran sebanyak 15 jenis. Itu sudah melalui pengecekan, jadi kualitasnya sudah terbukti bagus,” katanya.

Deden berharap setelah tiga tahun, durian lokal asli Pangandaran yang ditanamnya itu sudah bisa dipanen.

“Jika intensitas pemupukannya bagus dan benar maka biasanya usia tiga tahun sudah mulai belajar berbuah,” kata Deden.

Sementara Hendrik petani durian lainnya mengatakan, trik yang dilakukan Deden untuk merawat durian selalu diikutinya.

“Cara penanaman, pemupukan dan yang lainnya saya selalu dibimbing oleh pak Deden, dan alhamdulilah bisa dibilang bagus dan berhasil. Nah, akan lebih bagus jika pihak pemerintah bisa rutin memberikan penyuluhan langsung kepada para petani agar hasil panennya maksimal,” singkatnya. (Enceng/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Akhir Manis Guru Honorer Kota Banjar setelah 21 Tahun Mengabdi

Muhtadin-Guru-Honorer-di-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Sekitar seratus guru honorer di Kota Banjar, Jawa Barat, akhirnya lega setelah menerima SK pengangkatan PPPK (Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja).

Mereka pun mengungkapkan momen kegembiraan pengangkatan PPPK tersebut dengan berswafoto bersama rekan-rekan seprofesinya.

Salah satu yang merasakan momen kebahagiaan itu adalah Muhtadin (54) salah seorang guru honorer asal SDN 3 Kujangsari.

Ia mengatakan, sudah 21 tahun lebih menantikan momen tersebut tepatnya sejak mengabdi menjadi seorang guru honorer pada tahun 2002 lalu.

Namun, keinginannya menjadi abdi negara (ASN) baru terkabulkan pada tahun 2023 ini setelah pada tahun 2022 mendapatkan kesempatan mengikuti rekrutmen PPPK.

“Saya mulai mengajar jadi guru itu dari tahun 2002. Kalau sampai sekarang sudah hampir 22 tahun,” kata Muhtadin usai menerima SK pengangkatan di Gedung Banjar Convention Hall, Selasa (27/6/2023).

Baca Juga: 15 Tahun Mengabdi, Guru Honorer di Pangandaran Ini Pilih Berhenti Karena Ijazah D3

Muhtadin mengaku bersyukur pada akhirnya bisa menjadi seorang abdi negara meskipun momen tersebut datang di usianya yang sekarang sudah berusia 56 tahun. Tinggal 4 tahun menyisakan waktu pensiun.

Setidaknya dengan pengangkatan tersebut ke depan bisa menerima upah yang lebih sejahtera sebagai seorang pendidik jika dibandingkan upah yang ia terima ketika menjadi seorang honorer.

“Dari segi penghasilan otomatis udah beda sama honorer. Tentu saja saya gembira. Senang walaupun hanya sebentar karena nggak lama lagi pensiun,” ucapnya.

Ada 101 Guru Honorer Kota Banjar yang Diangkat Jadi PPPK

Sementara itu, Kepala BKPSDM Kota Banjar, Asep Tatang Iskandar, mengatakan, jumlah guru honorer yang diangkat menjadi PPPK yaitu sebanyak 101 orang. Paling banyak guru honorer Sekolah Dasar.

Menurutnya, masa pengabdian guru honorer yang diangkat menjadi ASN tersebut cukup bervariasi. Ada yang sudah mengabdi 6 tahun bahkan ada juga yang sudah 10 tahun lebih.

“Masa pengabdiannya bervariasi. Ada yang 6 tahun ada juga yang sudah 10 tahun lebih cuman barangkali nasibnya baru tahun ini bisa diangkat,” katanya.

Lebih lanjut ia mengatakan, terkait pengadaan ASN di lingkungan pemerintah Kota Banjar pihaknya telah mengajukan usulan pengadaan ASN untuk tahun 2024 sebanyak 285 formasi ke KemenpanRB.

Rinciannya 105 untuk formasi guru, 101 formasi tenaga teknis, selebihnya tenaga kesehatan. Namun itu baru sebatas usulan, sedangkan untuk kuota formasi yang akan diterima menjadi kebijakan KemenpanRB.

“Semuanya 285 formasi tapi itu baru usulan saja. Nanti turunnya berapa untuk Kota Banjar kita nggak tahu menunggu surat dari KemenpanRB,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Leher Sobek Siswi SMK di Ciamis Dapat 37 Jahitan, Kades Minta Keadilan 

Siswi-SMK-di-Ciamis-Korban-Penganiayaan.jpg

harapanrakyat.com,- Siswi SMK di Kecamatan Rancah, Kabupaten Ciamis NS (16) yang lehernya digorok oleh seorang perempuan muda, kini kondisinya sudah mulai membaik, bahkan korban sudah bisa pulang ke rumahnya.

Penanggung jawab Pelayanan Medis Klinik Pratama Purwasehat Rancah, Jumanis Novia Fitri Arianti mengatakan, korban kondisinya sekarang sudah membaik. Bahkan, pada hari Jumat (23/6/2023) lalu, korban sudah diizinkan pulang.

“Jadi untuk tanda vital itu semaunya bagus, dan normal. Bahkan untuk makan dan minum juga sudah bagus. Korban sudah pulang, setelah 5 hari dirawat di klinik,” katanya, Selasa (27/6/2023).

Fitri menjelaskan, korban mengalami luka sobekan pada bagian leher bahkan sampai 37 jahitan, yaitu 18 jahitan pada bagian luar dan 19 jahitan pada bagian dalam. Beruntungnya karena luka tersebut itu tidak sampai memutus bagian pembuluh darah besar.

“Jadi memang tidak sampai ke bagian vital. Hanya sampai pembuluh darah yang kecil, maka dari itu masih terpantau aman. Saat perawatan pada saat itu memang sempat transfusi 2 labu darah, namun sekarang HB sudah kembali normal lagi,” jelasnya.

Baca Juga: Polisi Ungkap Motif Pelaku Gorok Leher Pelajar di Ciamis, Kapolres: Karena Cemburu

Fitri menuturkan, korban sudah bisa beraktivitas meskipun korban sempat mengalami pusing. Bahkan, untuk berbicara juga bisa. Pada saat peristiwa itu terjadi, korban masih bisa ngobrol karena luka itu tidak terkena pita suara.

“Untuk lukanya itu sudah lumayan kering, bahkan nanti 3 hari ke depan lagi korban akan kontrol lagi,” tuturnya.

Siswi SMK di Ciamis Dianiaya, Kades Kaso Minta Keadilan

Sementara itu, Kepala Desa Kaso Kecamatan Tambaksari, Edi Kurnadi mengatakan, pihak keluarga korban itu sangat berharap agar kasus tersebut terus berlanjut dan sesuai hukum yang berlaku. 

“Jadi dari pihak keluarga itu tidak intervensi, namun yang jelas mereka menyerahkan sepenuhnya ke aparat penegak hukum (APH),” katanya.

Edi menambahkan, kejadian itu menjadikan sebagai pukulan keras bagi masyarakat dan juga pemerintah. Karena, hal tersebut sudah sangat keterlaluan dan tidak bermoral.

“Korban adalah warga saya, jadi saya minta agar kasus tersebut bisa diproses sesuai prosedur yang berlaku,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Suzuki Mulai Tes Jalan Mobil Listrik Pertamanya

rockomotif-mobil-konsep-listrik-suzuki.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Mobil konsep listrik Suzuki yang sempat ditampilkan pada pameran otomotif Auto Expo 2023 di India, kini tengah melakukan uji coba layak jalan di Eropa.

Saat itu, jemana asal Jepang tersebut menampilkan eVX, sebuah model baru yang mengusung full electric vehicle dengan keunggulan dapat menempuh jarak hingga 550 kilometer dalam sekali pengecasan.

Tidak hanya itu, keunggulan mobil konsep listrik Suzuki juga dikabarkan akan mengusung sistem penggerak 4×4, di mana melalui teknologi tersebut model eVX ini dapat melahap segala medan dan mendapat sentuhan full SUV.

Terlepas dari hal tersebut, yang terbarunya adalah model tersebut kini tertangkap tengah melakukan pengujian jalan. Bahkan, dalam informasi Autoindustriya, model tersebut tengah melakukan pengisian baterai di salah satu jalan di Eropa.

Adapun hal yang membuat orang berspekulasi bahwa model tersebut merupakan EV eVX ini adalah melihat tampilan bentuknya, meskipun banyak kamuflase di sekujur tubuhnya. Bahkan, mereka juga menyimpulkan bodi model tersebut mirip dengan S-Presso namun dengan dimensi yang lebih besar lagi.

Begitupun pada bagian belakangnya, mobil konsep listrik Suzuki yang tengah diujicoba tersebut menampilkan lampu full-wide, seperti model yang mereka pamerkan pada pameran otomotif di India.

Selain eksterior, bagian interiornya juga terlihat begitu gamblang. Adapun hal yang paling bisa dinikmati dari foto yang diunggah adalah bagian lingkar kemudi dengan desain atas dan bawahnya yang flat. Sisanya, semua bagian interiornya tertutup rapat dengan kamuflase berbalut plastik hitam.

Sejauh ini belum ada informasi resmi terkait powertrain yang bakal diadopsikan pada mobil konsep listrik Suzuki tersebut. Meski ada informasi lain yang menyebutkan model tersebut akan dibekali dengan baterai lithium-ion 60 kWh.

DPRD Kota Banjar Kembali Soroti Rendahnya Capaian Target PAD

DPRD-Kota-Banjar-Kembali-Soroti-Rendahnya-Capaian-Target-PAD.jpg

harapanrakyat.com,- Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Banjar, Jawa Barat, kembali menyoroti rendahnya capaian target Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Sorotan DPRD akan target PAD tersebut, saat rapat paripurna penyampaian laporan hasil pembahasan badan anggaran, terhadap Raperda tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Banjar Tahun Anggaran 2022.

Namun sebelum memulai, rapat paripurna tersebut ngaret hingga satu jam dari jadwalnya yakni pukul 19.30 WIB.

Sehingga, rapat baru bisa mulai pukul 21.00 WIB. Lantaran sejumlah anggota DPRD datang terlambat, hingga rapat harus menunggu sejumlah anggota DPRD lainnya agar memenuhi kuorum.

Wakil Ketua DPRD Kota Banjar, Tri Pamuji Rudianto mengatakan, pihaknya melakukan evaluasi untuk Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Kota Banjar Tahun Anggaran 2022.

Terutama terkait realisasi PAD di sejumlah OPD. Sebab menurutnya, pada tahun 2022 sudah berjalan, tapi realisasinya rendah.

Adapun rendahnya capaian target atau realisasi, seperti sektor retribusi parkir, retribusi pasar, dan retribusi sektor jasa sedot tinja. 

Kemudian, potensi PAD yang memang sama sekali belum tergarap karena beberapa kendala. Seperti kendala belum adanya izin pada sektor retribusi penyelenggaraan parkir khusus di rumah sakit swasta.

Berikutnya, retribusi parkir di supermarket. Menurutnya supermarket juga memiliki kewajiban untuk menyelenggarakan parkir khusus. Sehingga, Pemkot Banjar harus memaksimalkan potensi tersebut untuk menjadi pendapatan daerah.

“Sumber-sumber PAD yang memang sudah berjalan, sedangkan dari target kemarin belum memuaskan masih di bawah 90 persen. Itu yang memang kita evaluasi,” kata Tri kepada wartawan usai acara, Senin (26/6/23) malam.

Selain Rendahnya Capaian Target PAD, DPRD Kota Banjar juga Soroti Ini

Pihaknya juga menyoroti soal sisa lebih pembiayaan anggaran (Silpa) tahun 2022, yang dibawah proyeksi Silpa sebagaimana direncanakan oleh pemerintah kota yaitu sebesar Rp 30 miliar. Namun, hanya terdapat surplus anggaran sebesar Rp 15 miliar lebih.

Kondisi tersebut, menurutnya berakibat terjadinya defisit anggaran pada tahun 2023, dan berdampak pada cash flow keuangan daerah. Sehingga, terdapat selisih yang cukup besar sekitar Rp 15 miliar.

Hal itu tentu menjadi tantangan bagi pemkot, bahwa Rp 15 miliar yang sudah dialokasikan untuk belanja tahun 2023, harus ada penyesuaian-penyesuaian kedepannya.

“Kami juga menyarankan agar rendahnya capaian target PAD, maka Pemkot Banjar harus memaksimalkan PAD dan pendapatan yang bersumber dari transfer pusat,” katanya.

Sementara terkait molornya rapat paripurna, ia berdalih karena terdapat sejumlah anggota DPRD yang berhalangan secara pribadi. Alasannya karena sakit maupun sedang berada di luar kota.

“Kebetulan sampai pukul setengah 9 malam ada beberapa teman-teman yang berhalangan secara pribadi. Ada yg di luar kota dan sakit. Sehingga memaksa yang ada di Banjar untuk hadir karena ini memang harus kuorum,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts