Beranda blog Halaman 650

Mengenal Eyang Kaliwon, Sang Penjaga Batas Galuh Ciamis

Mengenal-Eyang-Kaliwon-Sang-Penjaga-Batas-Galuh-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Belum banyak yang tahu bahwa di Kelurahan Maleber, Kecamatan Ciamis, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat terdapat situs Makam Embah atau Eyang Kaliwilon. Padahal, Embah Kaliwon ini terkenal sebagai sang penjaga batas kota Galuh Ciamis.

Seperti diketahui, bahwa Ciamis terdapat banyak situs budaya dari berbagai masa dan peradaban sejarah.

Baca Juga: Situs Cidehem di Sandingtaman Ciamis Ramai Dikunjungi Peziarah

Bahkan, julukan terbaru saat ini untuk Tatar Galuh Ciamis adalah Kota Seribu Situs.

Tidak hanya di daerah, di pusat Kota Ciamis juga terdapat beberapa situs. Nah, salah satunya adalah Situs Makam Embah Kaliwon ini.

Sejarah Eyang Kaliwon, Sang Penjaga Batas Kota Galuh Ciamis

Sosok yang legendaris ini berasal dari Cirebon keturunan Galuh. Bentuk makam Embah ini unik, berupa punden berundak yang terdapat di bukitan.

Menurut beberapa orang, bahwa masyarakat dari beberapa daerah sering mengunjungi makam tersebut. Tujuannya hanya ingin melakukan doa dan berziarah di makam tersebut.

Dosen Kegaluhan Unigal Ciamis, Ilham Purwa mengatakan, Eyang Kaliwon merupakan salah satu pasukan atau bala tentaranya Galuh.

Saat itu, ia mendapat tugas sebagai penjaga batas di pusat Galuh wilayah kota Utara, yang berbatasan dengan Sungai Cileueur atau Sungai Cimamut.

“Embah Kaliwon berdomisili atau ditugaskan di posnya, yang sekarang itu menjadi Kelurahan Maleber dan dusunnya juga saat ini menjadi Dusun Kaliwon atau kampung Kaliwon. Situsnya juga sekarang menyatu dengan pemakaman umum,” katanya, Kamis (27/7/2023).

Baca Juga: Kisah Pasukan Kerajaan Mataram Menghilang di Situs Dalem Kanduruan Kota Banjar

Kenapa dinamakan Kaliwon? Ilham menjelaskan, karena dulunya kampung-kampung itu menamakan bloknya seperti Dusun Kaliwon, Wage, Pon dan yang lainnya. Bahkan, di tempat lain juga saat ini masih ada.

“Teman atau partner Eyang Kaliwon itu yakni Eyang Jagapati, juga sama sebagai penjaga batas atau wilayah teritorial Kabupaten Galuh,” jelasnya.

Namun, sambungnya, posisi Eyang Jagapati dulu tugasnya di Bubulak (Kelurahan Maleber). “Karena pos pemantauan Kabupaten Galuh berada di situ untuk wilayah Utara,” ucapnya.

Ilham mengungkapkan, seiring berjalannya waktu, masih tetap wilayah tersebut (Bubulak) dijadikan pos pengamanan teritorial. Di antaranya di sana ada rumah Belanda.

“Saat zaman Belanda itu juga jadi pos pengamanan,” ungkapnya.

Letak Makam Embang Kaliwon

Lanjutnya menambahkan, di situs tersebut tidak hanya ada makam Eyang Kaliwon. Namun juga terdapat dua makam lainnya, yakni dua istrinya.

Kemudian untuk posisi makamnya itu berada di bukitan, dalam arti posisi makamnya paling atas.

“Jadi posisi makamnya itu di terletak di posisi punggungan paling atas, atau dalam bahasa sundanya Ngalingga Manik. Menandakan bahwa tokoh tersebut adalah tokoh penting. Di sekitar makam sang penjaga batas Galuh Ciamis, juga ada makam Patih Kuningan dan keluarga dari Cirebon Girang,” terangnya.

Menurut Ilham, yang menjadi ciri khas makam dari Galuh, susunan jirat makam dan nisannya terbuat dari batu alami, yakni andesit beku. Sehingga berbeda dengan yang lain.

Baca Juga: Situs Gedeng Mataram Kota Banjar, Belanda Pernah Dibuat Bingung karena Ini!

Karena rata-rata peninggalan-peninggalan Galuh, susunan makamnya dengan batu, baik di timur, utara, selatan maupun barat.

Sebab saat itu dalam masa transisi corak pra Islam tapi masih dipakai di masa Islam.

“Menandakan bahwa agama dan budaya adalah dua hal yang berbeda, tetapi tidak pernah bisa dipisahkan,” tuturnya.

Makam Eyang Kaliwon Ramai Peziarah

Ilham menjelaskan, jasa-jasa Eyang Kaliwon ini merupakan salah satu pendiri atau yang membuka Kampung Maleber. Selain itu juga sebagai sang penjaga batas atau teritorial Kabupaten Galuh wilayah Kota Utara.

“Intinya, menjaga keamanan baik dari marabahaya maupun mobilitas penduduk. Makanya beliau berpartner dengan Eyang Jagapati,” jelasnya.

Eyang Kaliwon sendiri saat itu menjabat di masa era Bupati Galuh Raden Tumenggung Wiradikusumah, sekitar pada tahun 1800.

Ilham menuturkan, makam Embah Kaliwon ini memang sering sejumlah warga dari luar daerah di Kabupaten Ciamis datang atau berziarah.

Secara nilai sains sangat bersejarah, karena makam tersebut merupakan salah satu situs cagar budaya yang sudah terdaftar di Disbudpora Ciamis.

“Makam seperti ini secara budaya masyarakat masih banyak yang menziarahi. Kalau secara agama, ziarah itu orang-orang untuk mendapat karomah. Tapi ada juga yang kita hindari atau antisipasi terhadap orang-orang yang melakukan penyimpangan,” tuturnya.

Menurutnya, biasanya masyarakat melakukan ziarah ke Situs Makam Eyang Kaliwon ketika bulan Maulid dan Muharam atau malam Jumat Kliwon.

“Sebetulnya pengunjung itu gimana niatnya. Namun yang harus peziaran hindari adalah niat yang menyimpang,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Profil Susi Pudjiastuti, Mantan Menteri KKP yang Direstui PKS dan NasDem Jadi Cawapres Anies

Susi-Pugjiastuti.jpg

harapanrakyat.com,- Profil Susi Pudjiastuti dari mulai agama hingga prestasinya kini banyak dicari orang melalui mesin pencarian google. Pasalnya, nama Susi Pudjiastuti, pengusaha sekaligus mantan Menteri KKP RI itu kini mencuat dalam bursa bakal cawapres Anies Baswedan.

Hal itu setelah Anies Baswedan berkunjung ke kediaman Susi Pudjiastuti di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, belum lama ini.

Diketahui Anies Baswedan ke Pangandaran dalam rangka menghadiri acara temu relawan. Selama berada di Pangandaran itu Anies menginap di rumah mantan Menteri KPP tersebut.

Kebersamaan keduanya diisi dengan berdiskusi banyak hal, baik soal politik, sosial, hingga soal nasib nelayan dan transportasi udara.

Menurut kabar terkini, nama Susi Pudjiastuti pun masuk dalam daftar bursa bakal calon wakil presiden (cawapres) Anies Baswedan untuk Pilpres 2024 nanti.

Bahkan, parpol pengusung Anies yang tergabung dalam KPP (Koalisi Perubahan untuk Persatuan), yakni PKS dan NasDem sudah merestui nama Susi Pudjiastuti.

Lantas, seperti apa sosok Susi Pudjiastuti itu? Berikut ini ulasannya sebagaimana harapanrakyat.com rangkum dari berbagai sumber.

Baca Juga: Setelah Prabowo dan Zulhas, Giliran Anies Baswedan Bertemu Susi Pudjiastuti di Pangandaran

Profil Susi Pudjiastuti, Lulusan SMP yang Sempat Jadi Menteri

Susi Pudjiastuti lahir tanggal 15 Januari 1965 di Pangandaran, Jawa Barat, agama Islam. Ia adalah anak dari pasangan H Ahmad Karlan dan Hj. Suwuh Lasminah asal Jawa Tengah.

Meski kedua orang tuanya berasal dari Provinsi Jawa Tengah, tetapi keluarganya ini sudah lima generasi tinggal atau hidup di Pangandaran.

Kakek buyutnya yang bernama H Ireng merupakan seorang tuan tanah yang sudah terkenal di daerahnya.

Sedangkan, usaha keluarga Susi Pudjiastuti sendiri adalah jual beli ternak. Keluarganya itu mendatangkan ternak dari daerah Jawa Tengah untuk diperdagangkan di Pangandaran, Jawa Barat.

Kemudian, dalam menjalani bahtera rumah tangganya, Susi Pudjiastuti pernah dua kali bercerai.

Dari pernikahannya itu ia dikaruniai 3 orang anak, yakni Panji Hilmansyah anak pertamanya, anak kedua Nadine Kaiser, dan yang ketiga Alvy Xavier.

Baca Juga: Siapa yang Cocok Jadi Cawapres Anies, Srikandi NU Yenny Wahid atau Khofifah?

Riwayat Pendidikan Susi Pudjiastuti

Jika melihat profil dari Susi Pudjiastuti, mantan Menteri KKP ini sebelumnya hanya mengenyam pendidikan sampai tingkat SMP.

Susi sempat melanjutkan pendidikannya ke tingkat sekolah menengah atas, yakni SMAN 1 Yogyakarta, tetapi cuma sampai kelas 2.

Hal itu karena pihak sekolah mengeluarkannya gegara ia aktif dalam gerakan Golput. Namun selain itu, Susi sendiri juga mengaku kalau dirinya tidak cocok dengan sistem pendidikan di sekolah.

Meski begitu, Susi Pudjiastuti bisa mengantongi ijazah setingkat SMA setelah ia mendaftar ke PKBM Bina Pandu Mandiri di Kabupaten Ciamis pada tahun 2015, untuk mengikuti pendidikan Paket C.

Ia mendaftar Paket C setelah menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) RI di era Presiden Jokowi periode 2014-2019.

Kemudian lulus pada tahun 2018 melalui ujian susulan, karena Susi kala itu melewatkan ujian yang seharusnya ia ikuti di tahun 2017.

Baca Juga: Profil Capres Prabowo Subianto, Perwira Tinggi TNI, Pengusaha dan Politisi

Bisnis

Melihat dari profil Susi Pudjiastuti, ia adalah seorang pengusaha. Bisnisnya bergerak dalam bidang perikanan laut dan transportasi penerbangan.

Ia mengawali bisnisnya pada tahun 1983. Dengan modal Rp 750 ribu dari hasil menjual perhiasannya, Susi menjadi pengepul ikan hasil tangkapan nelayan di Pangandaran.

Karena kepiawaiannya dalam berbisnis, pada tahun 1996 ia pun berhasil mendirikan pabrik pengolahan ikan laut. Pabrik tersebut bernama PT ASI Pudjiastuti Marine Product.

Tak hanya itu, di tahun 2004 Susi Pudjiastuti kemudian memperlebar lagi bisnisnya setelah mendapatkan suntikan modal dari Bank Mandiri sebesar Rp 47 miliar.

Ia mendirikan perusahaan yang bergerak di bidang transportasi penerbangan. Perusahaannya tersebut bernama PT ASI Pudjiastuti Aviation.

Bisnisnya dalam bidang transportasi penerbangan pun semakin berkembang. Bahkan ia memiliki maskapai penerbangan sendiri bernama Susi Air. Saat ini Susi memiliki pesawat terbang hingga puluhan unit.

Baca Juga: Ratusan Pemuda di Ciamis Deklarasi Dukung Ganjar Pranowo Capres 2024

Melihat bisnis jasa transportasi udaranya sukses, kemudian tahun 2008 Susi Pudjiastuti mendirikan sekolah pilot.

Melalui PT ASI Pudjiastuti Flying School, sekolah pilot miliknya itu ia beri nama Susi Flying School.

Politik

Jika melihat dari profil Susi Pudjiastuti, pengusaha yang pernah menjabat sebagai Menteri KKP itu memang tidak tercatat dalam partai politik manapun. Dalam biodatanya tertulis “Non Partai”.

Meski begitu, ia sempat menduduki jabatan politik sebagai Menteri KKP (Kelautan dan Perikanan) Republik Indonesia dalam Kabinet Kerja Jokowi-Jusuf Kalla periode 2014-2019.

Memasuki tahun politik saat ini, nama Susi Pudjiastuti pun mencuat. Ia digadang-gadang masuk dalam daftar bakal cawapres Anies Baswedan untuk Pemilu 2024 mendatang.

Bahkan, partai politik pengusung capres Anies Baswedan, yakni PKS dan Partai NasDem kabarnya telah merestui masuknya nama Susi Pudjiastuti.

Itulah ulasan singkat seputar profil Susi Pudjiastuti, pengusaha sukses asal Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. (Eva/R3/HR-Online)

Ribuan Masyarakat Kecamatan Sukasari Hadir Dalam Roadshow Refleksi Lima Tahun Jimat-Akur

Ribuan Masyarakat Kecamatan Sukasari Hadir Dalam Roadshow Refleksi Lima Tahun Jimat-Akur

Ribuan masyarakat Kecamatan Sukasari menghadiri Roadshow Refleksi 5 Tahun Jimat-Akur yang mengusung tema Menguatkan Komitmen Keberlanjutan Pembangunan. Bertempat di halaman Kantor Kecamatan Sukasari, Kamis (27/7). 

Dalam kegiatan tersebut terdapat pula stand UMKM, pelayanan 'Sehati' atau 'Sertifikat Halal Gratis' yang diberikan oleh Kementerian Agama bagi para pelaku UMKM, pelayanan Data Penduduk oleh Disdukcapil Kabupaten Subang serta pelayanan Donor Darah.

Camat Sukasari Drs. Aet Rudiatna mengucapkan selamat datang kepada Bupati Subang beserta jajaran di Kecamatan Sukasari. Ia mengatakan kegiatan tersebut menghadirkan 2000 lebih. Adapun tujuan dari diadakannya kegiatan tersebut untuk mengevaluasi sejauh mana pembangunan yang telah dilakukan selama lima tahun terakhir. 

Ia juga berharap dengan adanya kegiatan tersebut mampu meningkatkan komitmen para stakeholder hingga tingkat desa. 

Selanjutnya, Asisten Daerah II Setda Kabupaten Subang H. Hidayat menyampaikan terkait perjalanan lima tahun Jimat-Akur dalam memimpin Kabupaten Subang mulai dari reformasi birokrasi dengan adanya program zero rupiah, pengangkatan 2000 lebih PPPK Guru dan 120 lebih PPPK Tenaga Kesehatan hingga peraihan penghargaan kab/kota inovatif se-Indonesia serta pemekaran Subang Utara yang merupakan cita-cita masyarakat Subang Utara. 

"Pengangkatan PPPK Guru dan Tenaga Kesehatan merupakan bentuk perhatian Bupati Subang dibidang pendidikan dan bidang kesehatan untuk Subang di masa depan," ujarnya. 

Selain itu, Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Ambu Nina Nurhayati dalam sambutannya menyampaikan rasa bangganya dengan berbagai pencapaian yang diraih untuk Kabupaten Subang dan berharap disisa waktu kepemimpinan mampu menuntaskan berbagai pembangunan yang belum terselesaikan. 

Sementara itu, Bupati Subang H. Ruhimat menyampaikan terkait berbagai program kerja yang telah dilakukan salah satunya pengangkatan PPPK Guru untuk meningkatkan kesejahteraan guru dan kualitas sumber daya manusia menuju era industri sehingga tidak hanya menjadi penonton di rumah sendiri.

Selain itu, adapula pengangkatan PPPK Tenaga Kesehatan, pembukaan jalan baru hingga pemekaran Subang Utara yang menjadi cita-cita masyarakat Subang Utara.

Terkait kepemimpinannya, ia menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kekurangan selama menjabat serta mengajak masyarakat untuk bergotong royong membangun Kabupaten Subang menjadi lebih baik lagi.

Pada kesempatan tersebut, terdapat penyerahan apresiasi kepada Linmas dengan masa bakti terlama yaitu Tinggal dari Desa Sukamaju, Kader POS KB masa bakti terlama yaitu Rohati dari Desa Curugreja dan Ketua RT masa bakti terlama yaitu Dulhalim dari Desa Sukasari. Selain itu, diberikan pula penghargaan Kolektor PBB dengan Presentase terbesar yang diberikan kepada Cardi dari Desa Sukareja dan Kader Kreatif yaitu Siti Halimah dari Desa Sukasari oleh Bupati Subang. 

Acara ditutup dengan Tausiyah dari mubaligh Hj. Aah Nurul.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Asda I, para perangkat daerah, Pimpinan BJB Cabang Subang, BUMN/BUMD Subang, perwakilan perusahaan swasta, perwakilan BPJS Subang, unsur muspika setempat, para Kepala Desa se-Kecamatan Sukasari dan undangan lainnya.

Sambut Tahun Baru Islam, MUI Kecamatan Subang Gelar Istighosah dan Tabligh Akbar

Sambut Tahun Baru Islam, MUI Kecamatan Subang Gelar Istighosah dan Tabligh Akbar

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Subang menyelenggarakan kegiatan Istighosah dan Tabligh Akbar dalam rangka menyambut tahun baru Islam 1445 Hijriah di halaman Kantor Kecamatan Subang pada Minggu, (23/7).

Hadir secara langsung Camat Subang, Drs. Moch. Solih Moefraeni, M.Si. Dalam sambutannya ia menyampaikan apresiasi kepada panitia khususnya MUI Kecamatan Subang yang telah mengadakan kegiatan tersebut. 

"Tidak hanya tingkat kecamatan, berbagai rangkaian menyambut tahun baru Islam juga telah dilaksanakan di masing-masing kelurahan," ujarnya.

Ia berharap kegiatan syiar agama Islam dapat terus berkembang dan meningkat lebih baik.

"Sesuai dengan tema kegiatan pada malam hari ini yaitu Menggapai Hari Esok yang Lebih Baik," tegasnya. 

Kegiatan Istighosah dan Tabligh Akbar tingkat Kecamatan Subang ini juga dimeriahkan dengan Lomba Tumpeng Antar Kelurahan se-Kecamatan Subang.

Hadir pula dalam kesempatan tersebut Ketua MUI Kecamatan Subang, Drs. KH. Arif Rustandi Akbar, Ketua TP-PKK Kecamatan Subang, Plt. Kepala KUA Kecamatan Subang, perwakilan Ketua Muslimat NU Kecamatan Subang, Penyuluh Agama Islam Kecamatan Subang, para Lurah, para Ketua MUI Kelurahan, dan ibu-ibu majelis ta'lim se-Kecamatan Subang.***(HSM/Radio Benpas Subang)

Aksi Balapan Liar di Garut Dibubarkan Polisi

Balapan-Liar.jpg

harapanrakyat.com,- Aksi balapan liar di Garut, Jawa Barat, dibubarkan polisi. Balapan liar sekelompok pemotor itu berlangsung di Jalan Ibrahim Adji, Kecamatan Tarogong Kaler, Kabupaten Garut.

Puluhan kendaraan yang telah dimodifikasi kelas balap pun berhasil diamankan jajaran kepolisian Polres Garut.

Jalan Ibrahim Adji yang lurus dan lebar itu memang kondisinya sangat mulus. Namun, mulusnya kondisi jalan justru malah digunakan sekelompok pemotor untuk unjuk gigi menunggangi kuda besinya.

Kali ini para pembalap liar berhasil terjaring petugas kepolisian dari Polres Garut. Petugas mencegat dari kedua arah agar para pembalap liar tak bisa kabur.

Baca Juga: Geng Motor di Garut Kembali Bikin Ulah, Tebas Mahasiswa Gunakan Golok hingga Terkapar

“Sangat rawan bagi anak-anak muda yang melakukan aksi balapan liar di Garut ini, tepatnya di jalan lingkar Cipanas. Yang terjaring juga banyak yang menggunakan knalpot bising, kita bekerja sama dengan rekan dari Satuan Lalu Lintas,” kata Iptu. Masrokan, Kasat Sabhara Polres Garut, Kamis (27/7/2023) malam.

Ia pun mengimbau agar anak muda, khususnya pemotor yang memodifikasi kendaraannya ke setelan balap, untuk tidak melakukan balap liar di jalan umum. Karena bisa membahayakan pengendara lain.

“Mengimbau agar anak-anak muda tak menggelar balap liar lagi. Ini merupakan jalan umum, jalan yang sering dilalui oleh masyarakat juga,” tandasnya.

Dalam kesempatan itu, polisi juga memeriksa seluruh kelengkapan surat kendaraan para pemilik motor yang terjaring. Jika melanggar, maka proses tilang diberlakukan oleh petugas dari Satlantas Polres Garut. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Pelantikan Pengurus DPD KNPI, Walikota Banjar Harapkan Jadi Agen Perubahan

Pelantikan-pengurus-DPD-KNPI-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Pengurus DPD Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Banjar, Jawa Barat, periode 2023-2026 resmi dilantik.

Walikota Banjar Ade Uu Sukaesih berharap KNPI bisa jadi agen perubahan. Hal itu disampaikan Ade Uu saat memberikan sambutan pada acara pelantikan di Pendopo Kota Banjar.

Ade Uu mengatakan, Komite Nasional Pemuda Indonesia bisa menjadi pelopor bagi para pemuda khususnya di Kota Banjar.

“KNPI sebagai pelopor pemuda di Kota Banjar. Saya harapkan menjadi agen perubahan pembangunan, karena di pemuda ada pelopor lingkungannya, pebisnis, kreatif, dan semuanya ada,” kata Ade Uu Sukaesih, Kamis (27/7/2023).

Ia menyebutkan, bagi para pengurus yang sudah dilantik juga harus menjaga 4 pilar kebangsaan.

“Dan yang barusan dilantik juga sudah berjanji akan menjaga 4 pilar kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhineka Tunggal Ika,” terangnya.

Kemudian, KNPI juga memiliki tanggung jawab dalam menjaga pembangunan khususnya di Kota Banjar, untuk menyejahterakan masyarakat.

“Juga punya tanggung jawab akan menjaga pembangunan untuk mensejahterakan masyarakat. Saya sebagai Kepala Daerah sangat menunggu masukan dari KNPI. Kenapa? Karena KNPI besar, ada banyak OKP di sana,” paparnya.

Baca Juga: Sempat Tertunda, Walikota Banjar Lantik Jabatan Kepala Satpol PP

Pengurus DPD KNPI Kota Banjar Diharapkan Persatukan Pemuda

Lebih lanjut, Ade Uu berharap, para pengurus DPD KNPI Kota Banjar yang sudah dilantik juga dapat mempersatukan pemuda pemudi.

“Mudah-mudahan bisa mempersatukan pemuda pemudi yang ada di Kota Banjar, untuk bagaimana Banjar makin berseri,” harapnya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI Kota Banjar Agus Harianto mengatakan, agenda ke depan dirinya akan memaksimalkan kepengurusan yang baru dilantik.

“Program prioritas kami di momen pelantikan kali ini adalah tentunya kita akan memaksimalkan kepengurusan yang sudah terbentuk pada kesempatan hari ini,” kata Anto sapaan akrabnya.

Ia menjelaskan, kepengurusan itu terbentuk dari perwakilan dari seluruh organisasi kepemudaan (OKP) yang ada di Kota Banjar.

“Kepengurusan DPD KNPI Kota Banjar ini perwakilan dari seluruh OKP yang berjumlah 50,” jelasnya.

Ia berharap, ke depan pemuda dapat bekerjasama dengan Pemerintah Daerah dalam melaksanakan pembangunan di Kota Banjar.

“Caranya dengan memberikan ruang ekspresi kepada pemuda dalam menjalankan organisasi kepemudaan bisa lebih sinergis dan dinamis,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

InJourney Turut Sukseskan Gelaran ARRC Mandilka 2023

rockomotif-arrc-mandalika-2023-01.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Gelaran ARRC Mandalika 2023 yang akan digelar pada 11-13 Agustus, turut mendapat dukungan penuh dari InJourney atau PT Aviasi Pariwisata Indonesia (Persero).

Hal ini diungkapkan secara langsung oleh Maya Watono Direktur Pemasaran dan Program Pariwisata InJourney dalam konferensi persnya pada Kamis (27/7/2023) di Jakarta.

Dalam mendukung ajang balap Asia Road Racing Championship (ARRC) tersebut, ia menjelaskan bahwa nantinya akan ada dampak multiplier effect yang akan didapat oleh Indonesia selaku tuan rumah penyelenggaraan.

“Tentunya exposure yang dihasilkan dari event ini akan meningkatkan awareness wisatawan baik mancanegara dan domestik sehingga akan terjadi peningkatan trafik kunjungan wisatawan yang berkunjung ke Nusa Tenggara Barat. Tentunya hal ini harus kita jaga untuk mewujudkan pariwisata KEK Mandalika yang berkelanjutan,” ungkap Maya Watono, dalam keterangannya.

Senada dengan hal tersebut, demi menyukseskan ARRC Mandalika 2023, Direktur Operasi ITDC, Troy Reza Warokka menyampaikan bahwa pihaknya sangat bersemangat untuk mendukung Indonesia menjadi tuan rumah dalam putaran keempat ajang balap road race paling bergengsi di Asia ini.

ARRC Mandalika 2023 dapat dukungan penuh dari InJourney
Kerja sama ITDC dengan MGPA untuk menyukseskan ajang balap road race bergengsi di Asia

“Acara ini menjadi salah satu bentuk komitmen kami dalam memajukan sektor pariwisata melalui event-event berkelas internasional. Kejuaraan tersebut akan memberikan pengalaman luar biasa bagi para penonton dan juga dapat mengenalkan kawasan The Mandalika sebagai destinasi wisata olahraga yang menarik,” tambah Troy Reza.

Lebih lanjut, terkait penyelenggaraan ARRC Mandalika 2023, Direktur Utama PT Mandalika Grand Prix Association (MGPA) Nusantara Jaya, Priandhi Satria mengungkapkan dalam event ini pihak IMI juga akan berkolaborasi dengan promotor event tersebut yakni Two Wheels Motor Racing (TWMR).

“Kami menyambut baik gelaran ini dengan mempersiapkan race ini dengan sebaik-baiknya bersama dengan IMI serta promotor TWMR. Di samping itu, kita juga turut bekerja sama dengan Dyandra and Co sebagai Co-Promotor agar event ini dapat berlangsung dengan baik,” jelas Priandhi Satria.

Untuk menyaksikan kejuaraan ARRC Mandalika 2023 secara langsung, pembelian tiket dapat dilakukan melalui situs resmi themandalikagp.com. Tiket ini dibagi menjadi kategori Premium Grandstand A dan B dengan harga Rp100.000, Deluxe Class Rp2.000.000, dan Premiere Class Rp2.500.000.

Ini Upaya Dinas Pertanian Ciamis Dukung Program Petani Milenial

Ini-Upaya-Dinas-Pertanian-Ciamis-Dukung-Program-Petani-Milenial.jpeg

harapanrakyat.com,- Pemkab Ciamis, Jawa Barat, melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan melaksanakan kegiatan kegiatan Training of Trainer (ToT) untuk petani milenial Kamis (20/7/2023) lalu, di aula Distan. Kegiatan tersebut diikuti penyuluh pertanian pendamping petani milenial.

Kepala Bidang Penyuluhan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Ciamis Novi Nuryanti mengatakan, dukungan untuk program petani milenial dari Kabupaten Ciamis telah dilakukan.

Salah satunya adalah menyediakan wadah komunikasi secara daring berupa grup pada sebuah aplikasi pesan online antara petani milenial dan OPD.

“Upaya ini kita lakukan, agar komunikasi dapat terjalin secara intensif, yang menjadi bukti keseriusan Pemerintah Daerah Kabupaten Ciamis dalam mengawal program petani milenial,” ungkap Novi.

Kemudian, saat kegiatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke 51 tingkat Kabupaten, ditampilkan berbagai produk pertanian hasil (segar dan olahan) dari petani milenial.

“Berbagai inovasi petani milenial di Ciamis dipamerkan. Salah satunya dari petani milenial Kecamatan Cijeungjing, yang mampu membuat Bebegig (orang-orangan sawah) yang dioperasikan dengan menggunakan gadget,” katanya.

Baca juga: Dinas Pertanian Ciamis Dukung Pertanian Organik untuk Hasilkan Pangan Sehat

Terkait dengan kegiatan Training of Trainer (ToT ) petani milenial, pihaknya menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat, khususnya Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura yang terus mendukung perkembangan pertanian di Kabupaten Ciamis.

“Kita ucapkan terima kasih, karena pemerintah telah mengalokasikan berbagai kegiatan di Kabupaten Ciamis. Ciamis selalu didorong agar pertaniannya semakin maju oleh Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Provinsi,” ujar Novi.

Minta Penyuluh Pertanian di Ciamis Beri Contoh ke Petani Milenial

Sementara itu, pada kegiatan ToT petani milenial, Odik Setia Sukmana selaku Penyuluh Pertanian Ahli Madya Provinsi Jawa Barat, mengingatkan para penyuluh agar dapat menjadi contoh yang baik bagi para petani.

“Berkreasi dan munculkan ide-ide kreatif, praktekan sendiri apa yang kita minta pada para petani, agar para petani antusias mengikuti penyuluhan tanpa perlu diminta karena telah kita beri contoh,” ucap Odik.

Odik pun meminta koordinasi dan kolaborasi sesama penyuluh di Kabupaten Ciamis harus dijaga dan ditingkatkan, agar berbagai program pembangunan pertanian dapat terlaksana dengan baik.

“Seperti Petmil yang merupakan program kita bersama, harus kita sukseskan bersama, saya apresiasi pada Bu Novi selaku Kabid Penyuluhan yang telah melakukan terobosan dengan kerjasama dengan Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Galuh Pratama dalam bentuk pemasaran untuk mensukseskan program Petani Milenial di Ciamis,” ucap Odik.

Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya, Bupati: Mohon Maaf Masih Banyak Jalan Rusak

Hari-Jadi-Kabupaten-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Bupati Tasikmalaya, Jawa Barat, Ade Sugianto, mengaku bahwa Kabupaten Tasikmalaya ada perubahan dari tahun ke tahun. Hal tersebut ia ucapkan saat upacara Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya ke-391, Kamis (27/7/2023), di Sekretariat Bupati.

Meski begitu, Ade menyebut sampai hari ini banyak hal yang masih belum bisa dilaksanakan. Karena, menurutnya, keinginan selalu lebih banyak ketimbang kemampuan.

“Oleh karena itu, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada masyarakat, jika keinginan dan harapannya belum dapat kita laksanakan bersama-sama,” ucapnya.

Baca Juga: Rencana Bupati Tasikmalaya Maksimalkan Potensi Aset Daerah

Terlebih, sambungnya, terkait dengan pembangunan infrastruktur, pihaknya secara khusus mohon maaf.

Ia mengungkapkan, bahwa infrastruktur di Kabupaten Tasikmalaya ada 36 persen lebih yang masih harus dilakukan perbaikan. Angka tersebut menurutnya bukanlah kecil.

“Seperti kita ketahui, kita baru saja mengalami Covid-19. Sehingga, setelah habis Covid-19 ini kita kembali menata ulang,” ungkapnya.

“Selain itu, adanya pengarahan belanja dari pemerintah pusat untuk dana alokasi umum,” imbuhnya di sela Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya.

Ade mencontohkan, Pemkab Tasikmalaya pada tahun 2023 ini untuk infrastruktur menganggarkan Rp 200 miliar dari dana alokasi pusat sebesar Rp 400 miliar.

Namun dengan adanya Peraturan Menteri Keuangan, maka untuk sarana jalan hanya sebesar Rp 46 miliar dari jumlah keseluruhan Rp 200 miliar.

Sebab, sambung Ade, bahwa pemerintah sekarang tengah menghadapi pemilihan umum dan lainnya, yang tentunya memerlukan biaya yang tidak sedikit.

“Tapi itu semua untuk kebaikan kita semua. Mudah-mudahan kita semua bisa bersabar,” pungkasnya di sela-sela Hari Jadi Kabupaten Tasikmalaya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Rafael Tolak Bayar Restitusi, Pengacara David Ozora Buka Suara!

Rafael-Tolak-Bayar-Restitusi.jpg

Rafael tolak bayar restitusi atas kasus penganiayaan yang menimpa David Ozora. Ayah dari terdakwa Mario Dandy ini enggan membayar restitusi senilai Rp 120 miliar kepada keluarga David.

Kemudian pengacara David Ozora, Mellisa Anggraini, berbicara mengenai tanggapan keluarga David terkait penolakan Rafael Alun untuk membayar restitusi tersebut.

Mengutip dari berbagai sumber pada Kamis (27/7/23), Mellisa mengungkapkan bahwa pada persidangan sebelumnya, Kuasa Hukum Mario Dandy selalu menyatakan pihaknya ingin memberikan bantuan pengobatan untuk David Ozora. 

Namun, keluarga David Ozora menolak tawaran bantuan tersebut. Akhirnya, hakim meminta agar orang tua Mario Dandy hadir dalam persidangan untuk membahas lebih lanjut tentang tawaran bantuan tersebut. 

Meskipun demikian, pada persidangan selanjutnya orang tua Mario Dandy tidak hadir. Mereka justru menuliskan surat yang menyatakan penolakan untuk membayar restitusi David Ozora. 

Ayah Mario Dandy, Rafael Alun Trisambodo menyebut bahwa Mario Dandy yang harus bertanggung jawab untuk membayar restitusi karena sudah dewasa.

Keluarga David Soroti Rafael Tolak Bayar Restitusi

Atas fenomena tersebut, keluarga David Ozora menilai bahwa keluarga Mario Dandy sejak awal tidak berniat membantu. Tawaran bantuan mereka hanya bertujuan mencari kesepakatan agar kasus ini tidak berlanjut ke proses hukum. 

Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) Hasto Atmojo Suroyo menegaskan, penolakan Rafael Alun untuk membayar restitusi adalah haknya. Namun, keputusan akhir tetap ada dalam wewenang hakim.

Hakim juga bisa saja memberikan hukuman tambahan lewat hukuman subsider jika restitusi tidak dipenuhi.

Alasan Rafael Menolak Bayar Restitusi

Selanjutnya, Rafael Alun menyatakan alasan penolakannya yaitu kondisi keuangan keluarganya yang tidak memungkinkan untuk memberikan bantuan finansial kepada keluarga David. 

Rafael juga menyebutkan alasan meolak bayar restitusi karena aset-asetnya telah diblokir oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan gratifikasi dan pencucian uang.

Mellisa Anggraini, kuasa hukum David Ozora, menanggapi bahwa sejak awal keluarga Mario Dandy tidak memiliki niat untuk membantu secara moral terkait kondisi korban. 

Mereka ingin mencapai kesepakatan damai dan menghindari proses hukum. Mellisa juga menilai bahwa Rafael Alun mencoba menghindari tanggung jawab dengan melempar masalah pada anaknya, Mario Dandy.

Mario Dandy sendiri telah menganiaya David Ozora dan mantan pacarnya AG telah mendapat vonis bersalah dalam kasus ini. 

Kasus Rafael tolak bayar restitusi ini juga berujung pada penangkapan dan penetapannya sebagai tersangka oleh KPK atas kasus dugaan gratifikasi dan pencucian uang. (Dinar/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Recent Posts