Beranda blog Halaman 607

Tempat Makan Ice Cream di Bogor yang Lezat dan Unik

Tempat-Makan-Ice-Cream-di-Bogor-yang-Lezat-dan-Unik.jpg

Tempat makan ice cream di Bogor cukup beragam. Berbagai tempat makan ice cream di daerah Bogor tersebut tentunya sangat menarik. Anda bisa mengunjunginya bersama teman atau anak-anak untuk menikmati ice cream lezat sambil nongkrong.

Ice cream merupakan salah satu dessert yang menjadi favorit banyak orang dari berbagai kalangan. Mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa pastinya menyukai makanan ini. Sebab, teksturnya lembut dengan rasa manis dan segar akan membuat ketagihan.

Baca Juga: Café dengan Suasana Romantis di Cirebon, Cocok untuk Dinner

Hal tersebutlah yang membuat ice cream ini cocok kita nikmati saat siang hari yang panas. Untuk menikmati ice cream lezat di Bogor, Anda pun tidak perlu repot mencarinya. Sebab, sudah tersedia banyak kedai ice cream yang bisa Anda kunjungi kapan saja di wilayah Bogor.

Tempat Makan Ice Cream di Bogor yang Lezat

Berikut adalah beberapa kedai ice cream di Bogor yang bisa Anda kunjungi:

Uncle Dee

Tempat Makan Ice Cream di Bogor
Foto: Instagram theuncledee_icecream

Kedai pertama yaitu Uncle Dee yang beralamat di Jalan Pahlawan, Karang Asem Timur Bogor. Anda juga bisa mengunjunginya di Jalan Sabilillah, Tarikolot, Citeureup, Kabupaten Bogor. Di kedai ini Anda bisa menikmati aneka ice cream berbagai rasa yang manis dan lembut.

Tempat ini juga sangat cocok untuk para bunda dan anak-anak yang menyukai makanan manis ini.

Baca Juga: Kedai Makanan Pinggir Jalan di Bogor yang Legendaris

Untuk menu yang tersedia cukup banyak seperti sun java, waffle talk, dizzy ice, dan lainnya. Ada pula pilihan toping tabur seperti choco crunch, oreo crumbs, hingga lovely strawberry.

Tempat Makan Ice Cream di Bogor Kuppic Gelato

Foto: Instagram dipabudiharjo

Untuk Anda penggemar gelato bisa mampir ke Kuppic Gelato yang cocok untuk nongkrong ini. Alamatnya berada di Jalan Surya Kencana No. 134, Babakan Pasar, Bogor Tengah, Bogor. Tempat ini sangat unik karena mengusung tema jadul dengan berbagai dekorasi jadul pula.

Mulai dari pajangan dinding, poster, lampu, bahkan meja dan kursinya juga terlihat jadul. Kedai ini menawarkan banyak pilihan rasa gelato yang pastinya lezat dan harganya murah. Terdapat rasa red velvet, matcha, blueberry, mango, vanilla, tiramisu, leci, dan masih banyak lagi.

Es Durian Monthong Mas Yanto

Tempat Makan Ice Cream di Bogor yang Lezat dan Unik
Tempat Makan Ice Cream di Bogor. Foto: Instagram kuylaheateat

Tempat makan ice cream ini cocok untuk Anda yang menyukai buah durian. Sesuai namanya, kedai ini menawarkan aneka menu menggunakan daging durian yang lezat. Anda bisa mencicipi ice cream rasa durian dengan topping durian asli di atasnya yang melimpah.

Baca Juga: Restoran Jepang di Bekasi dengan Menu Lezat dan Lengkap

Anda juga bisa mencoba menu lainnya seperti sop durian spesial, sop durian Oreo, dan sebagainya. Kedai ini beralamat di Jalan Sukasari 1 No.2, Sukasari, Kecamatan Bogor Timur, Bogor. Tempatnya tidak terlalu besar namun nyaman dan sangat mudah untuk dijangkau.

Itulah beberapa tempat makan ice cream di Bogor yang bisa Anda kunjungi. Berbagai tempat tersebut menawarkan aneka ice cream dengan ciri khas tersendiri yang menarik. (R10/HR-Online)

BPBD Ciamis Sebut Ada Desa yang Ajukan Permohonan Suplai Air Bersih

BPBD-Ciamis-Sebut-Ada-Desa-yang-Ajukan-Permohonan-Suplai-Air-Bersih.jpg

harapanrakyat.com,- Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menyebut bahwa saat ini sudah ada tiga desa dari tiga kecamatan di Ciamis, yang mengajukan permohonan suplai air bersih.

Kepala BPBD Ciamis, Dadang Darmawan mengatakan, 3 desa tersebut adalah kalau yang laporan itu ada tiga desa dari tiga kecamatan yakni Cidolog, Cihaurbeuti dan Kecamatan Cijeungjing.

“Alhamdulilah kita juga bisa menangani permohonan dari masyarakat tersebut. Mudah-mudahan air di Sungai Citanduy juga bisa untuk daerah yang kekeringan. Namun kita juga harus bisa mencari sumber mata air yang lainnya,” katanya, Rabu (30/8/2023).

Menurutnya, kalau mencari sumber mata air yang lain itu, harus diperiksa terlebih dahulu airnya. Nantinya, BPBD bekerja sama dengan Dinas Kesehatan untuk memeriksa air tersebut, apakah layak atau tidak.

“Jadi kalau air banyak tapi tidak layak ya jangan dikasihkan kepada masyarakat. Karena kalau tidak layak untuk konsumsi, dampaknya bukan hari ini, tapi kedepan akan menjadi sumber penyakit,” ujarnya.

Baca Juga: Antisipasi Kemarau Panjang, Bupati Ciamis Imbau Masyarakat Hemat Air

Dadang juga mengimbau kepada masyarakat agar berhemat air, dengan memprioritaskan untuk masak atau minum. Sedangkan untuk mandi bisa mencari alternatif lain, misalnya ke sungai dan lain-lain.

“Kebetulan di BPBD mitigasinya itu jauh hari, kami mencari sumber mata air lain selain sungai,” ucapnya.

Dadang mengungkapkan, BPBD Ciamis sendiri dalam suplai air bersih sudah sekitar 35 tangki ke beberapa wilayah. Pihaknya juga terbantu dengan adanya tangki air dari PMI Ciamis.

“Kalau armada tangki air itu BPBD ada 4 unit, PMI Ciamis 1 unit dan PDAM Tirta Galuh Ciamis ada 1 unit, jadi totalnya ada 6 unit kurang lebihnya. Mudah-mudahan ini bisa membantu masyarakat yang terdampak akan kekeringan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, jika ada daerah yang ingin mengajukan permohonan suplai air bersih ke BPBD Ciamis, bisa melalui pemerintah desa.

“Caranya dengan membuat surat kepada BPBD Ciamis melalui kecamatan,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Satpol PP Kota Banjar Tertibkan Spanduk Bacaleg

Satpol-PP-Kota-Banjar-Tertibkan-Spanduk-Bacaleg.jpg

harapanrakyat.com,- Tim Petugas Satuan Polisi Pamong (Satpol) Kota Banjar, Jawa Barat, tertibkan puluhan banner atau spanduk Bacaleg hingga Cawapres. Sebab, spanduk tersebut dinilai mengganggu keindahan lingkungan.

Kepala Bidang Trantibum Dinas Satpol PP Kota Banjar, Nasrudin mengatakan, penertiban banner sebagai tindak lanjut atas permohonan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

Pihaknya mencopot banner spanduk yang terpasang di kawasan taman dan pepohonan, yang menjadi aset pemeliharaan DLH Kota Banjar.

“Puluhan banner spanduk tersebut terpasang di tiga titik lokasi, yaitu Jalan Raya Banjar-Pangandaran, Jalan Letjen Suwarto dan Jalan Brigjend M. Isa,” Nasrudin kepada wartawan, Kamis (30/8/2023).

Alasan Satpol PP Kota Banjar Tertibkan Spanduk Bacaleg 

Lanjutnya menambahkan, bahwa penertiban itu juga karena berbarengan dengan agenda penilaian Adipura. Sehingga banner yang yang terpasang di tiga titik lokasi itu, pihaknya tertibkan agar tidak mengganggu keindahan lingkungan. 

“Banner-banner yang kami tertibkan itu yang terpasang atau menempel ke pohon dan taman aset DLH, karena berbarengan ada penilaian Adipura,” katanya.

Baca Juga: Terancam Dibongkar, Puluhan Reklame Tak Bayar Pajak di Kota Banjar

Adapun puluhan banner atau spanduk yang pihaknya tertibkan cukup beragam, termasuk sejumlah spanduk Bacaleg partai, yang terpasang di kawasan taman dan pohon yang menjadi aset milik DLH.

“Untuk lebih jelasnya bisa langsung konfirmasi ke instansi bersangkutan,” katanya.

Terpisah, Kepala DLH Kota Banjar, Sri Sobariah, membenarkan adanya permohonan penertiban spanduk tersebut, karena terpasang di pohon aset milik Lingkungan Hidup.

Ia menjelaskan, bahwa penertiban itu karena berdasarkan aturan (regulasi) tentang pengelolaan Ruang Terbuka Hijau (RTH). Dalam aturan tersebut, tidak boleh memasang banner di RTH, apalagi pohonnya sampai dipaku.

“Hal itu untuk menjaga kelestarian lingkungan dan keindahan kota atau estetika,” jelasnya.

Baca Juga: Stempel Reklame Tolak Angin Ilegal di Kota Banjar Dicopot Satpol PP

Selain itu, lanjutnya, permohonan itu juga karena saat ini tengah menghadapi penilaian Adipura. Sehingga pihaknya berkoordinasi dengan Satpol PP untuk penertiban spanduk bacaleg di kawasan tersebut.

“Kami mengimbau untuk bersama-sama menjaga keindahan tanaman dan taman kota,” pungkasnya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Masuki Tahun Politik, Wabup Ciamis Harap Wartawan Bisa Profesional dan Netral

Masuki-Tahun-Politik-Wabup-Ciamis-Harap-Wartawan-Bisa-Profesional-dan-Netral.jpg

harapanrakyat.com,- Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra berharap, masuki tahun politik, peran wartawan dalam menyajikan berita harus profesional dan netral.

Hal tersebut Yana sampaikan dalam kegiatan Roadshow Uji Kompetensi Wartawan (UKW) PWI Jawa Barat, yang berlangsung di aula hotel Tyara Plaza Ciamis, Rabu (30/8/2023).

“Saya ingin yang paling sejuk dalam segala bentuk pemberitaan terkait dengan helaran politik di tahun 2024 nanti, baik Pileg, Pilpres maupun Pilkada,” harap Yana. 

Menurutnya, melalui pemberitaan-pemberitaan, terbangun sebuah kondisi yang kondusif. Jadi nantinya tidak ada lagi pemberitaan-pemberitaan yang sifatnya hoaks atau mengadu domba antara komponen masyarakat yang ada.

“Jadi, peran wartawan dalam masuki tahun politik ini sungguh sangat strategis. Kami berharap dengan profesionalismenya, wartawan bisa tetap netral,” tuturnya.

Baca Juga: Roadshow UKW di Ciamis, Wabup Yana Harapkan Lahirnya Wartawan Profesional 

Karena, Yana mengetahui, bahwa para politisi itu pintar. Seperti membayar wartawan untuk memberitakannya.

“Kalau kita tidak punya profesionalisme dan tidak punya integritas, pemberitaan-pemberitaan akan berat sebelah atau gimana yang bayar. Itu nantinya yang jadi korban adalah masyarakat,” tambahnya.

Yana yakin, bahwa PWI mampu menyajikan berita-berita yang sejuk. Sehingga perhelatan politik di tahun 2024 bisa berjalan dengan lancar, aman dan tertib. 

Sementara itu, Sekretaris Umum PWI Jawa Barat, Tantan Sulthon Bukhawan berharap, masuki tahun politik, wartawan bisa mengawal proses demokrasi yang jujur dan adil. Kemudian bisa mengawal kepentingan publik. 

“Sehingga wartawan memiliki peran penting dalam proses demokrasi. Khususnya mengawal kepentingan-kepentingan masyarakat yang memang kita sadari,” katanya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Konsumen Gugat PDAM Garut Didampingi 46 Advokat di Sidang Sengketa BPSK

Konsumen-Gugat-PDAM-Garut-Didampingi-46-Advokat-di-Sidang-Sengketa-BPSK.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang konsumen PDAM Tirta Intan Garut, Jawa Barat, nekat gugat perusahaan plat merah milik Pemkab Garut, Jawa Barat.

Saat sidang majelis Badan Penyelesaian Sengketa Konsumen (BPSK), ada 46 kuasa hukum yang mendampingi konsumen tersebut.

Sengketa antara pelanggan versus penyedia jasa air itu muncul, setelah sang konsumen merasa kecewa atas pembatasan jam operasional air, serta hitungan kubikasi.

Pelanggan PDAM yang melakukan gugatan tersebut adalah Jajang Herawan, warga Perum Bumi Asri 1, Kelurahan Jayawaras, Kecamatan Tarogong Kidul, Garut.

Alasan Konsumen Gugat PDAM Garut?

Jajang sebelumnya menyebutkan, bahwa air yang mengalir dari saluran PDAM ke wilayah perumahan yang ia huni, beroperasi dari pukul 20.00-05.00 WIB.

Sehingga, pada siang hari air dari meteran PDAM tak kunjung ngocor. Selain itu, pelanggan PDAM puluhan tahun itu juga mempersoalkan administrasi dan kubikasi.

Persoalan ini kini menjadi besar, karena satu orang konsumen saja mengalami kerugian material mencapai Rp 700 juta lebih.

Dalam gugatan sengketa yang berlangsung di ruang sidang majelis BPSK, dua majelis BPSK menengahi dan menawarkan proses mediasi kedua belah pihak yang bersengketa.

Baca Juga: PDAM Garut Digugat Konsumen Ratusan Juta, Kenapa?

Namun langkah tersebut menemui jalan buntu. Sehingga, jadwal agenda sidang sengketa BPSK agenda konsumen versus PDAM akan kembali pekan depan.

“Jadi dalam agenda sidang sengketa di BPSK yang perdana, pengadu yaitu klien atas nama Jajang, telah menyampaikan seluruh persoalan kepada majelis sidang BPSK,” kata Sam Yosef, salah seorang kuasa hukum Jajang, Rabu (30/8/2023).

“Ada pun konsumen yang gugat PDAM Garut didampingi 46 kuasa hukum atau advokat,” imbuhnya.

Konsumen Lain juga Bersengketa dengan PDAM Garut

Lanjutnya menambahkan, BPSK mengaku bahwa yang sudah mengadu bukan hanya satu orang konsumen atau kliennya saja. Melainkan ada 11 konsumen lain, yang juga meregister untuk bersengketa dengan PDAM.

Sehingga, katanya, hak konsumen sesuai Undang-undang Perlindungan Konsumen, perlu seluruh advokat di Garut perjuangkan.

“Jadi satu per satu dulu. Kita selesaikan yang sengketa atas nama Pak Jajang. Sedangkan yang lain juga ada, sama mengadukan PDAM atas keluhan perlindungan konsumen,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang Majelis BPSK, Andri Rahmadani menjelaskan, bahwa dalam sidang konsumen gugat PDAM Garut ini, dikejar waktu 21 hari kerja harus sudah memutuskan.

“Selanjutnya baru maju lagi ke sengketa atas nama konsumen lain,” jelasnya.

Namun sampai saat ini, pihak PDAM Tirta Intan Garut masih enggan memberikan komentar kepada awak media. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Café dengan Suasana Romantis di Cirebon, Cocok untuk Dinner

Cafe-dengan-Suasana-Romantis-di-Cirebon-Cocock-untuk-Dinner.jpg

Café dengan suasana romantis di Cirebon menarik untuk Anda kunjungi bersama pasangan. Di Kota Cirebon, terdapat banyak pilihan café dengan suasana romantis. Selain menghidangkan aneka makanan khas Cirebon yang memanjakan lidah, Anda juga bisa hunting foto keren sepuasnya.

Café dengan Suasana Romantis di Cirebon yang Wajib Anda Kunjungi

Malam mingguan bersama pasangan harus dihabiskan dengan hal-hal yang menyenangkan. Salah satunya dengan mengunjungi tempat kuliner instagramable untuk menyantap hidangan lezat sembari mengobrol santai.

Baca Juga: Kedai Makanan Pinggir Jalan di Bogor yang Legendaris

Bagi yang bingung menentukan tempatnya, jangan khawatir. Berikut ini beberapa rekomendasinya.

1. My Story Café and Bistro

Café dengan Suasana Romantis di Cirebon
Foto: Instagram @mystorycafeandbistro

Café dengan suasana romantis di Cirebon pertama kali yang bisa Anda kunjungi, yakni My Story Café and Bistro. Tidak hanya cocok sebagai tempat kencan saja, melainkan juga kumpul keluarga, sahabat, hingga rekan bisnis.

Anda bisa mengadakan berbagai macam acara seru. Seperti merayakan ulang tahun, lamaran, reuni, dan acara lainnya.

Salah satu daya tarik tempat ini, memiliki interior yang simpel dan kece. Meja dan kursinya menggunakan material kayu.

Banyak lampu yang terpasang, sehingga menghasilkan cahaya romantis di setiap sudut ruangan. Untuk bagian temboknya, didominasi dengan dinding kaca.

Selain itu, My Story Café and Bistro menawarkan berbagai macam menu lezat. Sebut saja, pizza, mie, katsu, pasta, hingga steak.

Para pengunjung juga mendapatkan kesempatan untuk mencicipi aneka minuman yang nikmat. Mulai dari kopi, milkshake, dan lainnya.

Jika Anda ingin berkunjung, silahkan langsung saja datang ke alamat Jalan Pulasaren No.46, Pulasaren, Kecamatan Pekalipan, Kota Cirebon.

2. Bukit Gronggongan

Foto: Instagram @ventroesly

Salah satu café dengan suasana romantis yang cukup populer di Cirebon, yakni Bukit Gronggongan. Tempatnya yang berada di dataran tinggi, memberikan suasana yang sejuk dan sangat nyaman.

Apalagi, memiliki konsep yang unik dan berbeda dari tempat-tempat lainnya. Ketika berkunjung, Anda akan melihat pemandangan indah kota Cirebon dari ketinggian.

Baca Juga: Kafe Unik di Bandung yang Tempatnya Hits dan Instagramable

Ada banyak menu pilihan yang bisa menyembuhkan rasa lapar Anda. Untuk menikmati pemandangan alam yang romantis dan makan bersama yang berkesan, Anda harus membayar tiket masuk.

Harga tiket masukkan sekitar Rp 5.000 per orang. Para pengunjung bisa datang kapan saja karena buka setiap hari. Silahkan datang ke daerah Patapan, Kecamatan Beber, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat.

3. Olive Bistro

Foto: Instagram @olivecaferesto

Café dengan suasana romantis di Cirebon selanjutnya yang wajib Anda kunjungi, yakni Olive Bistro. Olive Bistro merupakan salah satu tempat nongkrong sekaligus dinner yang cukup terkenal.

Memiliki konsep café yang klasik dan elegan. Nuansa tempat ini didominasi dengan warna coklat dan hitam.

Untuk memaksimalkan kesan romantisnya, Olive Bistro menggunakan ornamen kayu sebagai hiasannya. Dekorasi ini terpasang rapi pada bagian atas ruangannya.

Tidak lengkap rasanya, jika Anda tak mencoba aneka hidangan lezat. Tempat kuliner ini menyediakan berbagai macam menu olahan yang sesuai dengan selera Anda.

Mulai dari menu nusantara, menu western, hingga chinese food. Selain itu, ada pula menu sop buntut, rawon, fish and chips, hingga hot plate.

Bagi yang ingin mencobanya, silahkan datang ke alamat Jalan Siliwangi No. 80, Kebonbaru, Kecamatan Kejaksan, Kota Cirebon.

4. Grasi Café

Café dengan Suasana Romantis di Cirebon
Foto: Instagram @garasicafecirebon

Grasi Café adalah tempat kencan dengan suasana yang romantis di Cirebon. Selain terkenal dengan suasananya yang menyenangkan, Anda bisa mencicipi hidangan berkualitas.

Beberapa menu yang bisa Anda pesan, seperti choco velvet crunch, choco cookies, ovaltine, dan menu lainnya. Ada pula french fries sausages hingga shrimp spring roll.

Baca Juga: Restoran Jepang di Bekasi dengan Menu Lezat dan Lengkap

Silahkan datang ke Jalan Tuparev No. 9 Sutawinangun, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat. Semua menu makanan yang tersaji bisa Anda nikmati sepuasnya dengan harga terjangkau.

Para pengunjung bisa datang kapan saja karena buka setiap hari dari pukul 14.00 hingga 24.00 WIB.

Untuk sampai ke tempat-tempat favorit tersebut, sangatlah mudah. Pasalnya, memiliki lokasi yang strategis dan mudah untuk dilalui berbagai macam kendaraan. Guna memudahkan Anda untuk menemukannya, bisa memanfaatkan Google Maps.

Itulah tadi deretan café dengan suasana romantis di Cirebon yang bisa Anda pertimbangkan. Selain berkunjung saat akhir pekan, Anda juga bisa menyambanginya di hari-hari biasa. (R10/HR-Online)

Tak Sengaja Menelan Jarum Pentul, Remaja di Kawali Ciamis Harus Dilarikan ke RS

Tak-Sengaja-Menelan-Jarum-Pentul.jpg

harapanrakyat.com,- Malang Nasib menimpa Eka (16), warga Dusun Kertanagara, Desa Sindangsari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, yang secara tak sengaja menelan jarum pentul. Sehingga, putri pasangan Deni dan Wati ini harus mendapatkan penanganan medis. Peristiwa tersebut terjadi pada Selasa (29/8/2023).

Maman, kerabat korban mengatakan, Eka terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Dadi Keluarga Ciamis.

“Karena jarum pentul yang sedang digigitnya tertelan ke dalam perut,” katanya Rabu (30/8/2023). 

Baca Juga: Dapat Laporan Warga, Damkar Ciamis Gercep Evakuasi Bangkai Kucing di Dalam Sumur

Maman menuturkan, peristiwa tersebut terjadi ketika Eka membuka kerudung dalam perjalanan pulang dari sekolah ke rumah. Jarum pentul yang ia cabut dari kerudungnya tersebut, kemudian Eka gigit.

Karena mendengar teriakan dari teman-temannya ada ular maka langsung berlari. Namun saat berlari, tanpa sadar dan tak sengaja Eka menelan jarum pentul tersebut.

“Menyadari hal tersebut, maka langsung pada saat itu juga dilarikan ke Rumah Sakit Dadi Keluarga Ciamis untuk penanganan medis,” tuturnya.

Baca Juga: Ular Sanca Berukuran Besar Diamankan Petugas WMK Kawali Ciamis dari Kandang Puyuh

Lanjut Maman menambahkan, berdasarkan hasil rontgen pihak medis, jarum pentul sudah berada di bagian usus. Sedangkan untuk mengeluarkan jarum pentul yang tak sengaja Eka telan, maka harus menjalani operasi. 

“Ya, harus dilakukan operasi. Semoga saja apa yang semestinya dilakukan bisa berjalan lancar. Sehingga Eka kembali sehat seperti sedia kala,” pungkasnya. (Dji/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Roadshow UKW di Ciamis, Wabup Yana Harapkan Lahirnya Wartawan Profesional 

Roadshow-UKW-di-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat, menggelar Roadshow Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan 69 dan 70 tahun 2023 di Ciamis. Kegiatan tersebut berlangsung di Aula Hotel Tyara Plaza Ciamis, Rabu (30/8/2023).

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, mantan Ketua PWI Ciamis, Banjar Pangandaran, Anjar Asmara, Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra. Kemudian, Kapolres Ciamis, AKBP. Tony Prasetyo Yudhangkoro.

Wakil Ketua Bidang Organisasi PWI Jabar, Ahmad Syukri mengatakan, kegiatan UKW ini merupakan program bantuan dari Gubernur Jawa Barat. PWI Jabar sendiri memberi 1.000 untuk bersertifikat wartawan yang ada di Jawa Barat.

“Hari ini adalah titik yang kedelapan dari sebelumnya tujuh titik yang kami gelar secara Roadshow,” katanya.

Baca Juga: HPN 2023, PWI Ciamis Tegaskan Peran Media sebagai Kontrol Sosial

Adapun wartawan yang mengikuti Roadshow UKW di Ciamis ini sebanyak 45 peserta. Terdiri dari anggota PWI atau non PWI Ciamis, Banjar, Pangandaran, bahkan ada dari Cianjur serta Cirebon.

Ciamis Hanya Jadi Tuan Rumah di Roadshow UKW, Kenapa?

Ketua PWI Ciamis, Subagja Hamara, mengucapkan terima kasih kepada PWI Jabar, yang telah memberikan kepercayaan kepada Ciamis, untuk menjadi tuan rumah UKW wilayah Priangan Timur.

Menurutnya, jika mencatat setelah UKW, di Priangan Timur hanya Kabupaten Ciamis saja yang menggelar UKW.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Ciamis, yang telah membantu kegiatan Roadshow UKW dan ini yang ketiga kalinya,” ucapnya.

Lanjutnya menuturkan, ketika menjadi tuan rumah, PWI Ciamis hanya bisa menjadi tuan rumah saja dan tidak bisa menyediakan peserta dari anggota PWI. Karena hampir sekitar 80 persen anggota PWI Ciamis sudah lolos UKW. 

Baca Juga: Lewat Seminar Jurnalistik, Ketua PWI Ciamis Motivasi Guru PAUD dan TK Kelola Konten di Medsos

Oleh karena itu, lanjutnya, untuk UKW hari ini, sesuai instruksi PWI Jabar tidak hanya untuk anggota PWI saja.

“Jadi dari luar PWI atau wartawan yang tidak berorganisasi pun kami ajak. Kami melakukan pengumuman secara terbuka kepada seluruh wartawan di Priangan Timur, untuk mengikuti program UKW dari PWI Jabar yang digelar di Ciamis hari ini,” tuturnya.

Tanggapan PWI Jabar dan Wabup Ciamis

Sekretaris Umum PWI Jabar, Tantan Sulthon Bukhawan mengatakan, rangkaian Roadshow UKW PWI Jabar di Ciamis ini, memang tidak mudah dan banyak tantangannya. Selain peserta yang animonya banyak, tapi persyaratannya sangat sulit.

Sehingga, katanya, di beberapa daerah peserta tidak bisa maksimal, karena memang aturannya hari ini lebih ketat. 

Karena memang regulasi di Dewan Pers sendiri persiapan data sebulan sebelumnya itu sudah harus lengkap.

“Jadi mohon maaf ketika teman-teman yang belum bisa berkesempatan ikut UKW, mudah-mudahan tahun depan bisa ikut. Dan tentunya, persyaratan yang lebih utama harus dipersiapkan sebelumnya,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, saat ini penguji UKW di Jawa Barat ada tambahan sebanyak 4 penguji, jadi totalnya keseluruhannya ada 10 penguji. Ini termasuk PWI di provinsi yang memang pengujinya paling banyak.

Sementara itu, Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra menambahkan, atas nama Pemkab Ciamis mengucapkan terima kasih kepada PWI Jabar. Karena hari ini telah menjadikan Ciamis sebagai tuan rumah dalam kegiatan UKW tingkat Provinsi Jabar.

“Roadshow UKW di Ciamis ini adalah titik kedelapan atau titik terakhir. Mudah-mudahan melalui kegiatan ini, nanti lahir wartawan-wartawan yang betul-betul profesional,” katanya.

Yana menuturkan, kegiatan UKW di Ciamis ini sudah untuk ketiga kalinya. Pemerintah Kabupaten Ciamis bekerja sama langsung dengan PWI.

“Ini kami lakukan karena kami melihat bahwa PWI adalah mitra strategis dari kami, selaku jajaran Pemkab Ciamis. Jadi kami senantiasa insya Alloh hadir di tengah-tengah para wartawan yang ada di Ciamis,” pungkasnya. (Ferry/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Duh! Kebakaran Lahan di Kota Banjar Kembali Terjadi, Diduga Faktor Manusia

Kebakaran-Lahan-di-Kota-Banjar-Kembali-Terjadi-1.jpg

harapanrakyat.com,- Kebakaran lahan kembali terjadi di Kota Banjar, Jawa Barat. Kali ini kebakaran terjadi di lahan milik Gerakan Pramuka Kwaran Kecamatan Banjar, Rabu (30/8/2023).

Peristiwa kebakaran itu terjadi di Dusun Cilengkong, RT 17 RW 09, Desa Neglasari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar. Lagi-lagi faktor penyebabnya diduga karena ulah manusia.

Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar, Kusnadi mengatakan, melihat kondisi di lapangan banyaknya ilalang dan daun kering.

Baca Juga : Dalam Satu Bulan 6 Kebakaran Lahan Terjadi di Kota Banjar, Ini Imbauan Damkar

“Sehingga sangat mudah terbakar, dan api menyebar ke titik yang lain,” kata Kusnadi, Rabu (30/8/2023).

Ia menjelaskan, lahan yang terbakar itu merupakan aset milik Gerakan Pramuka Kwaran Kecamatan Banjar, dengan luas lahan yang terbakar kurang lebih satu hektare.

Lebih lanjut, Kusnadi menambahkan, penyebab kebakaran lahan di Dusun Cilengkong itu, diduga akibat faktor manusia yang membuat puntung sembarangan.

“Sebelum kejadian, diduga ada yang membuang puntung atau membakar sampah sembarangan, artinya faktor manusia,” jelasnya.

Baca Juga: Beberapa Titik Api Kebakaran TPA Sarimukti Sudah Padam

Sementara untuk memadamkan api yang mulai merembet ke titik lain di lahan tersebut, BPBD Kota Banjar menerjunkan sebanyak dua unit mobil pemadam kebakaran.

Petugas damkar berhasil memadamkan api kurang lebih setelah 30 menit penanganan.

“Saya tak henti-hentinya mengimbau dan mengingatkan masyarakat, untuk tidak membuang puntung atau membakar sampah sembarangan,” pungkasnya. (Sandi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Puncak Gelar Seni dan Budaya, Pemerintah Desa Cikujang Kecamatan Serangpanjang Hadirkan 'Dadan Sunandar Sunarya'

Puncak Gelar Seni dan Budaya, Pemerintah Desa Cikujang Kecamatan Serangpanjang Hadirkan 'Dadan Sunandar Sunarya'

Pemerintah Desa Cikujang Kecamatan Serangpanjang Subang bekerja sama dengan masyarakat Desa Cikujang telah melaksanakan 'Gelar Seni dan Budaya' dalam rangka Hari Ulang Tahun Ke-78 sekaligus memperingati Hari Krida Pertanian Tahun 2023 pada Senin malam (28/8) di Lapang Desa Cikujang.

Gelar Seni dan Budaya, diawali dengan istigosah, Gembyung, menampilkan stand hasil pertanian dan ditutup oleh pagelaran wayang golek dari lingkung seni Putra Giri Harja 3 Jelekong Bandung pimpinan Ki Dalang Dadan Sunandar Sunarya dengan judul "Jaka Tawang Antasena".

Puncak Gelar seni dan budaya tersebut dihadiri Bupati Subang, H. Ruhimat didampingi Sekretaris Daerah, H.Asep Nuroni, Asisten Daerah Bidang Administrasi Umum, H. Dadang Kurnianudin.

Kepala Desa Cikujang, Rodiah,SP., mengucapkan selamat datang kepada Bupati Subang beserta rombongan atas kehadirannya di Desa Cikujang, kegiatan yang diselenggarakan tersebut merupakan bagian rasa syukur dalam memperingati Hari Ulang Tahun Ke-78 Republik Indonesia.

Ia pun, menegaskan meskipun terkena musibah Covid-19 Pembangunan di Desa Cikujang dapat terealisasi atas dukungan dari Bupati Ruhimat seperti Jalan Desa Cikujang.

Bupati Subang, H.Ruhimat menyampaikan bahwa kekompakan masyarakat Desa Cikujang Kecamatan Serangpanjang patut dijadikan contoh bagi daerah lain, kekompakan kebersamaan harus dapat terus dilestarikan dan dijaga.

Selanjutnya menurut Bupati Ruhimat, Kemerdekaan Republik Indonesia jangan sampai diisi oleh kemalasan, kebodohan dan kemiskinan.

Di akhir sambutannya, Bupati Ruhimat memohon doa agar dirinya mampu menjalankan sisa jabatannya dengan amanah dan berkeyakinan Subang Jawara akan terwujud dengan cara bergotong royong.

Puncak acara Wayang Golek dihadiri pula para kepala OPD, Camat Serangpanjang Agus Hermawan, unsur Muspika, tokoh agama, tokoh Masyarakat, Ketua KTNA Propinsi Jawa Barat Otong Wiranta, para Kepala Desa se-Kecamatan Serangpanjang, para Kadus, para Ketua RW/RT,  masyarakat Desa Cikujang serta undangan lainnya.***(YK/Radiobenpas)

Recent Posts