Beranda blog Halaman 59

Perumda Tirta Rangga Subang Semarakkan HUT ke-80 RI dengan Lomba dan Penghargaan

Perumda Tirta Rangga Subang HUT RI

Subang – Perumda Air Minum Tirta Rangga Subang (Perumda TRS) merayakan Hari Ulang Tahun ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia dengan berbagai kegiatan yang berlangsung sepanjang Agustus 2025. Serangkaian acara ini tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga sarana mempererat silaturahmi dan meningkatkan semangat kerja pegawai.

Sejak awal bulan, berbagai perlombaan digelar, mulai dari futsal, badminton, catur, hingga karaoke. Kegiatan ini mendorong sportivitas, kekompakan, dan kemampuan berpikir strategis.

Puncak acara digelar pada Kamis, 21 Agustus 2025, dengan lomba unik dan kreatif seperti yel-yel, merangkai sambungan langganan (SL), fashion show, estafet balok kayu, dan estafet bola. Suasana semakin meriah dengan apel pagi serta senam bersama yang membuka kegiatan.

Sebagai bentuk apresiasi, Perumda Tirta Rangga memberikan penghargaan Kinerja Cabang Terbaik Semester I Tahun 2025. Berdasarkan evaluasi efisiensi, efektivitas, penurunan tingkat kebocoran air (NRW), pertumbuhan sambungan, dan rata-rata pemakaian pelanggan, Cabang Kalijati meraih posisi pertama. Posisi kedua diraih Cabang Subang–Pagaden, sedangkan Cabang Pabuaran menempati peringkat ketiga.

Direktur Utama Perumda TRS, Lukman Nurhakim, menegaskan bahwa perayaan ini memiliki makna lebih dari sekadar seremonial. “Semoga prestasi ini menjadi motivasi bagi cabang lain untuk terus berinovasi dan meningkatkan pelayanan,” ujarnya.

Dengan semangat kebersamaan dan profesionalisme, jajaran Perumda Tirta Rangga berkomitmen memberikan pelayanan terbaik demi kemajuan perusahaan serta kesejahteraan masyarakat Subang.

Polres Subang Cegah Pelajar dan Buruh Ikut Demo ke DPR RI

Polres Subang cegah demo pelajar

Subang – Polres Subang menggelar pengecekan dan penyekatan untuk mengantisipasi aksi demo buruh serta pelajar SMK yang berencana menuju Kantor DPR RI dan Kantor Gubernur Jawa Barat, Kamis (28/8/2025).

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menegaskan bahwa langkah ini dilakukan sebagai bentuk pencegahan dini. “Kami menggelar kegiatan ini guna mengantisipasi aksi demo buruh dan pelajar SMK. Setelah dilakukan pengecekan bersama jajaran, dipastikan tidak ada indikasi pergerakan dari kedua pihak tersebut,” ujarnya.

Lebih lanjut, AKBP Dony mengingatkan bahwa aksi unjuk rasa bukanlah ruang yang tepat bagi pelajar. “Aksi unjuk rasa sering berpotensi menimbulkan kericuhan. Jika adik-adik ikut, maka bukan ilmu yang didapat, tetapi justru risiko keselamatan yang terancam.”

Ia menekankan kembali peran utama pelajar. “Tugas utama pelajar adalah belajar. Adik-adik masih dalam masa menuntut ilmu. Fokuslah pada sekolah, menggapai cita-cita, dan membanggakan orang tua, guru, serta bangsa.”

Kapolres juga berpesan agar pelajar tidak mudah terprovokasi. “Hindari terprovokasi. Banyak pihak yang tidak bertanggung jawab bisa memanfaatkan masa muda kalian untuk kepentingan tertentu. Jangan sampai semangat kalian diarahkan pada hal-hal negatif,” tuturnya.

Sebagai alternatif, ia mendorong kontribusi positif melalui ruang-ruang kreatif. “Berkontribusi dengan cara positif. Kalau ingin menyuarakan aspirasi, bisa melalui kegiatan sekolah, organisasi OSIS, forum diskusi, lomba karya tulis, atau ruang kreatif lainnya yang lebih bermanfaat dan aman.”

Mengakhiri pesannya, AKBP Dony menegaskan pentingnya peran pelajar bagi bangsa. “Adik-adik sekalian adalah aset bangsa yang berharga. Jangan sampai masa depan terhambat hanya karena mengikuti kegiatan yang tidak sejalan dengan tujuan pendidikan. Mari kita isi masa muda dengan belajar, berprestasi, berkarya, dan mengharumkan nama baik keluarga serta bangsa,” pungkasnya.

Kodim 0605/Subang Gagalkan Penyelundupan 100 Ribu Bungkus Rokok Ilegal

Penyelundupan rokok ilegal Subang

Subang – Aparat Intelijen Kodim 0605/Subang menggagalkan upaya penyelundupan sekitar 500 bal rokok ilegal tanpa cukai, setara dengan 100 ribu bungkus. Barang haram tersebut diangkut menggunakan Bus PO YN Transport dengan rute Surabaya–Bandar Lampung. Penggerebekan dilakukan pada Kamis (28/8/2025) pukul 19.15 WIB di Exit Tol Cilameri, Kecamatan Pagaden, Kabupaten Subang.

Operasi dipimpin Letda Inf Saepudin, Danunit Intelijen Kodim 0605/Subang, bersama Serka Susanto Sifaturahman, Serka Arif Winardi, dan Sertu Hermawan. Dari hasil pemeriksaan, bus tersebut membawa delapan penumpang. Empat orang diketahui sebagai pengantar rokok ilegal, sementara empat lainnya merupakan penumpang umum tujuan Bandar Lampung.

Identitas pelaku yang diamankan antara lain MAF (kernet), RA (sopir), K (sopir truk ekspedisi), R (sopir), dan RA (sopir bus YN Transport). Para pelaku mengaku mendapat bayaran Rp1 juta per orang untuk mengawal barang selundupan tersebut.

“Para pelaku awalnya adalah sopir dan kernet bus PO Buana Group yang sedang tidak beroperasi karena kendaraan mereka rusak. Mereka kemudian menerima tawaran untuk mengantar sekaligus mengawal barang ilegal ini,” ungkap Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Asep Saepudin, S.E., saat pemeriksaan barang bukti.

Barang bukti berupa ribuan bungkus rokok ilegal merek Stigma dan GP Classic telah diamankan di Makodim 0605/Subang untuk proses hukum lebih lanjut.

Saat ini, para pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif oleh Unit Intelijen Kodim 0605/Subang. Pemeriksaan dilakukan untuk mengungkap jaringan penyelundupan rokok tanpa cukai tersebut.

Komandan Kodim 0605/Subang, Letkol Czi Asep Saepudin, S.E., menegaskan pihaknya akan terus bersinergi dengan aparat terkait dalam memberantas peredaran rokok ilegal di wilayah Subang.

“Langkah ini adalah bentuk komitmen TNI AD dalam menjaga stabilitas ekonomi negara serta mendukung program pemerintah dalam pemberantasan rokok ilegal,” tegasnya.

Polres Subang Bekuk Pengedar Sabu, Barang Bukti 10,11 Gram Disita

Polres Subang ungkap kasus sabu

Subang kembali digegerkan dengan kasus peredaran narkoba. Satuan Reserse Narkoba Polres Subang berhasil meringkus seorang pria berinisial EBP (32) di rumahnya, Jalan A. Yani Gang Sunda, Kelurahan Pasirkareumbi. Penangkapan berlangsung dini hari, Rabu (27/8/2025) sekitar pukul 01.00 WIB.

Kapolres Subang, AKBP Dony Eko Wicaksono, menyebut dari hasil penggeledahan polisi menemukan barang bukti cukup mencengangkan. Satu paket sabu seberat 10,11 gram, timbangan digital, delapan plastik klip kosong, hingga sebuah handphone yang dipakai untuk transaksi ikut diamankan.

“Pelaku mengaku memperoleh barang tersebut, atas perintah seseorang berinisial W, yang kini berstatus DPO,” ungkap AKBP Dony. Artinya, masih ada sosok misterius yang membayangi kasus ini.

Kapolres memastikan pihaknya tak berhenti di sini. “Pelaku dan barang bukti telah diamankan untuk proses hukum lebih lanjut. Kami akan terus kembangkan kasus ini, untuk mengungkap jaringan peredarannya,” tegasnya.

Atas perbuatannya, EBP dijerat Pasal 114 ayat (2) junto Pasal 112 ayat (2) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya tidak main-main: pidana seumur hidup atau paling singkat enam tahun penjara.

JudulSekda Subang Ingatkan Warga Tetap Tenang Hadapi Isu Sesar Baribis

Sesar Baribis Subang

Subang – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Subang, Asep Nuroni, mengingatkan masyarakat agar tetap tenang menyikapi isu terkait sesar Baribis di Kecamatan Cipunagara. Pemkab Subang melalui BPBD telah melakukan langkah pencegahan dengan mengintensifkan komunikasi, informasi, dan edukasi (KIE) kepada warga.

“Kami sampai sejauh ini, sudah melakukan KIE kepada masyarakat, terkait bahaya sesar Baribis,” ujar Asep Nuroni kepada wartawan di Subang, Rabu (27/8/2025).

Menurutnya, kegiatan KIE dilakukan untuk mencegah terjadinya miskomunikasi di masyarakat. Dengan begitu, warga tidak perlu panik, namun tetap tenang, waspada, dan siaga menghadapi potensi ancaman sesar tersebut.

“Dengan begitu, masyarakat tidak lagi panik, tetap waspada, dan tetap siaga, jika terjadi sesar Baribis,” tegasnya.

Asep berharap semua pihak dapat terlibat dalam sosialisasi terkait ancaman sesar Baribis. Ia mengajak Tagana, relawan bencana, hingga Desa Tangguh Bencana (Destana) ikut serta dalam memberikan edukasi langsung kepada masyarakat.

“Saya mohon, semua pihak bisa mengedukasi masyarakat, khususnya Destana, untuk melakukan edukasi langsung kepada masyarakat terdampak sesar Baribis,” tandasnya.

Drama Penyelamatan Sapi di Subang: Dua Hari Hilang, Ditemukan Hidup di Sumur 10 Meter

Evakuasi sapi terjebak sumur Subang

Subang – Subang lagi-lagi punya cerita unik yang bikin warga terbelalak. Seekor sapi betina seberat sekitar 3 kwintal milik warga di lingkungan Pesantren Atauhid, Kampung Nenggeng, Desa Gandasoli, Kecamatan Tanjungsiang, ditemukan dalam kondisi hidup setelah dua hari hilang. Hebatnya, sang sapi ternyata terjebak di dalam sumur pembuangan kotoran sedalam 10 meter!

Kisah ini bermula pada Selasa (26/8/2025) pagi, saat pemilik kandang sadar ada satu sapinya yang lenyap tanpa jejak. Setelah pencarian panjang, misteri itu akhirnya terungkap pada Rabu pukul 07.30 WIB. Ternyata, sapi malang itu berada di dasar sumur pembuangan, hanya berjarak 20 meter dari kandangnya.

Warga yang melihat kondisi sapi masih bernyawa langsung mencoba menolong. Namun, kedalaman sumur membuat usaha evakuasi mandiri gagal total. Akhirnya, laporan dikirim ke tim Rescue Damkar Subang pada pukul 08.07 WIB.

Tak butuh waktu lama, petugas Damkar pun meluncur ke lokasi. Evakuasi berjalan dramatis selama 1 jam 9 menit. Dengan peralatan khusus, tim akhirnya sukses mengangkat sapi dari sumur. “Petugas berhasil mengangkat sapi tersebut dalam keadaan hidup,” tulis akun Instagram resmi @damkar.sbg.

Beruntung, sang sapi tidak mengalami luka serius meski dua hari terjebak di ruang gelap. Aksi heroik ini disambut tepuk tangan warga yang terkesan dengan gerak cepat petugas Damkar Subang. Bisa dibilang, ini bukan sekadar penyelamatan hewan, tapi juga penyelamatan hati warga yang sempat cemas kehilangan ternak kesayangannya.

Polsek Pagaden Gelar Gerakan Pangan Murah, Beras 5 Kilo Cuma Rp60 Ribu

Gerakan Pangan Murah Polsek Pagaden

Subang – Subang kembali jadi sorotan, bukan karena macet jalur pantura, melainkan karena aksi polisi yang bikin dapur warga tersenyum lega. Polsek Pagaden Polres Subang menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM), demi menstabilkan pasokan dan harga pangan, terutama beras. Aksi ini digelar di Mako Polsek Pagaden pada Rabu (27/8/2025).

Uniknya, kegiatan ini tak hanya berhenti di meja penjualan. Kapolsek Pagaden, AKP Ikin Sodikin, S.H., memimpin langsung jalannya acara. Bahkan, Bhabinkamtibmas ikut terjun dengan gaya door to door. Warga cukup pesan beras SPHP Bulog 5 kilogram seharga Rp60 ribu secara cash on delivery (COD), dan beras pun diantar langsung ke rumah. Ibarat layanan ojek online, tapi yang ngantar adalah polisi berseragam.

“Polsek Pagaden Polres Subang menjual beras Bulog SPHP 5 kilogram dengan harga Rp60 ribu. Gerakan Pangan Murah ini bertujuan untuk stabilisasi harga beras, yang harganya masih belum stabil di pasaran,” kata AKP Ikin Sodikin.

Tak hanya bisa dibeli di Mako Polsek, warga juga bisa memesan lewat nomor Bhabinkamtibmas di desanya masing-masing. Setelah itu, beras akan diantar langsung ke pintu rumah. Praktis, aman, dan pastinya tanpa harus antri panjang. “Beras yang dipesan warga akan dikirim langsung oleh Bhabinkamtibmas ke rumah warga. Tujuan kami adalah memberikan kemudahan maksimal bagi masyarakat untuk mendapatkan beras SPHP,” tambah Kapolsek.

Gerakan ini diharapkan mampu jadi angin segar bagi masyarakat, terutama di tengah harga beras yang masih ‘labil’. Dengan langkah ini, dapur tetap mengepul, perut tetap kenyang, dan dompet tetap aman. Polisi hadir bukan hanya menjaga keamanan, tapi juga ikut menjaga kestabilan isi rice cooker warga.

Subang Belum Punya Jalur Evakuasi Meski Masuk Zona Megatrust Sesar Lembang

Subang zona megatrust sesar Lembang

Subang, sebuah kota yang biasanya ramai dengan cerita sate maranggi dan suasana sejuk, ternyata menyimpan kisah lain yang bikin alis terangkat. Meski masuk dalam zona megatrust sesar Lembang, Kabupaten Subang hingga kini belum memiliki jalur evakuasi ataupun simulasi bencana. Fakta ini diungkap langsung oleh Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Subang, Enda, dalam wawancara dengan RRI, Rabu (27/8/2025).

Enda dengan nada lugas mengatakan, “Kami belum melaksanakan simulasi dan juga membuat jalur evakuasi, meski Subang masuk ke zona megatrust sesar lembang.” Jelas, ini seperti punya payung tapi masih disimpan di lemari saat hujan deras tiba.

Padahal, di wilayah Bandung Raya, BPBD bersama BPBD Provinsi Jawa Barat, BMKG, dan sejumlah akademisi sudah lebih dulu gercep melakukan sosialisasi sekaligus simulasi. Jadi, Subang memang masih agak ‘ketinggalan kereta’ dalam urusan kesiapsiagaan.

Namun, bukan berarti BPBD Subang diam saja. Enda memastikan simulasi dan jalur evakuasi akan segera digelar, hanya tinggal menunggu momen yang pas. “Kami masih mencari waktu yang tepat, untuk melaksanakan simulasi dan juga membuat jalur evakuasi,” tambahnya. Seolah-olah sedang menunggu tanggal cantik di kalender.

Untuk sementara, jurus KIE alias Komunikasi, Informasi, dan Edukasi jadi andalan. BPBD Subang menggandeng media radio dan spanduk sebagai corong utama. “Lewat media radio dan spanduk yang kami lakukan sebagai upaya KIE kepada masyarakat, yang berada di wilayah sesar lembang, agar mereka tetap siaga, waspada dan tidak panik,” jelas Enda lagi. Dengan kata lain, pesan yang ingin disampaikan: waspada boleh, panik jangan.

Kodim Subang Gelar Lomba Baris Berbaris Sambut HUT Ke-80 TNI

Lomba Baris Berbaris Kodim Subang

Subang – Kodim 0605/Subang akan menggelar Lomba Baris Berbaris (LBB) Piala Dandim untuk pelajar SMP, SMA, SMK, dan MA sederajat se-Kabupaten Subang. Kegiatan ini digelar di Makodim 0605/Subang pada Senin dan Selasa, 29-30 September 2025.

Dandim 0605/Subang, Letkol (Czi) Asep Saepudin, menyatakan tujuan lomba adalah meningkatkan kedisiplinan dan menumbuhkan semangat bela negara di kalangan pelajar. Kegiatan ini juga melatih keterampilan, kekompakan, dan kerapihan dalam baris berbaris.

“Dalam rangka memeriahkan dan menyambut HUT Ke-80 TNI tahun 2025 ini, Kodim 0605/Subang memberikan kesempatan kepada para pelajar tingkat SMP, SMA, SMK dan MA sederajat, untuk mengikuti lomba baris berbaris, yang digelar Kodim 0605/Subang, In Syaa Alloh, akan kami laksanakan selama dua hari Senin dan Selasa 29 dan 30 September 2025,” ungkap Letkol Asep Saepudin kepada RRI di Subang, Selasa (26/8/2025).

Para peserta diwajibkan mengenakan seragam sesuai tingkat sekolah. Pelajar SMP memakai seragam biru-putih, sedangkan SMA, SMK, dan MA sederajat memakai seragam abu-putih. Ketentuan ini untuk menjaga keserasian dan kerapihan dalam lomba.

“Terkait seragam yang digunakan para peserta pada perlombaan baris berbaris nanti, kita sesuaikan dengan seragam para peserta dari masing-masing sekolah yang ikut dalam lomba baris berbaris ini. Selain memperlihatkan kekompakan masing-masing sekolah peserta lomba, juga sebagai kriteria penilaian,” jelasnya.

Karena kuota peserta terbatas, seluruh sekolah diharapkan segera mendaftar. Pendaftaran bisa dilakukan ke panitia LBB Piala Dandim 0605/Subang atau menghubungi Anggota Provost Kodim, Sertu Dadan M. Ramdani, yang akrab disapa Abah Badeng, di nomor 082129219978.

“Karena dalam perlombaan ini, panitia membatasi kuota peserta, maka saya harap, seluruh sekolah baik itu tingkat SMP, SMA, SMK dan MA sederajat se-Kabupaten Subang, untuk segera mendaftarkan diri sekolahnya masing-masing, ke meja Panitia, atau menghubungi Sertu Dadan M. Ramdani atau ke nomor kontak 082129219978,” pungkas Dandim.

Perempuan Subang Didorong Jadi Pilar Ekonomi Kreatif

Perempuan Subang ekonomi kreatif

Subang – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si menegaskan perempuan memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian, khususnya di sektor ekonomi kreatif yang terbukti tangguh saat pandemi Covid-19.

Hal itu ia sampaikan saat membuka Workshop Ekonomi Kreatif yang digelar Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Subang bekerja sama dengan Bank BJB, Selasa (26/08) di Aula Oman Syahroni, Kantor Bupati Subang.

Dengan tema “Perempuan Kreatif, Pilar Ekonomi Keluarga”, kegiatan ini menjadi ruang bagi anggota DWP Kabupaten Subang untuk meningkatkan keterampilan, berinovasi, sekaligus menumbuhkan semangat berwirausaha. Ketua DWP Kabupaten Subang, Hj. Siti Nuraeni Nuroni, S.IP menegaskan pentingnya peran perempuan dalam menopang ekonomi keluarga. “Harapan saya, kegiatan ini tidak hanya menambah ilmu, tetapi juga menjadi inspirasi bagi ibu-ibu semua untuk terus berkreasi, berinovasi, dan berani memulai usaha,” ujarnya.

Dalam sambutannya, Kang Asep Nuroni yang juga Penasehat DWP Kabupaten Subang mengapresiasi kolaborasi ini. Menurutnya, perempuan kreatif bukan hanya yang terampil, tetapi juga yang mampu melahirkan gagasan dan inovasi bagi dirinya maupun masyarakat. “Perempuan punya potensi besar untuk menggerakkan perekonomian. Terbukti, saat pandemi Covid-19, sektor ekonomi kreatif menjadi salah satu kunci ketahanan Subang dan Indonesia,” tegasnya.

Ia juga mengajak perempuan di Kabupaten Subang untuk aktif dalam pembangunan dengan semangat kemandirian dan daya saing. “Semangat perempuan adalah energi perubahan. Jika potensi ini terus diberdayakan, maka Subang akan semakin kuat dalam menghadapi tantangan zaman,” pungkasnya.

Acara dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat partisipasi Lomba Mewarnai bagi PAUD/TK binaan dalam rangka Hari Anak Nasional dan HUT ke-80 Kemerdekaan RI Tahun 2025. Workshop menghadirkan dua narasumber dengan materi pengembangan ekonomi kreatif dan beauty class sebagai bekal keterampilan anggota DWP Kabupaten Subang.

Turut hadir Kepala Bagian Perekonomian Setda Subang, jajaran Bank BJB, anggota DWP Kabupaten Subang, serta tamu undangan lainnya.

Recent Posts