Beranda blog Halaman 479

Ngontel Bareng Santri Meriahkan HSN di Kota Banjar

ngontel-Bareng-santri.jpeg

harapanrakyat.com,- Ngontel bareng santri dan pameran produk UMKM memeriahkan rangkaian gebyar Hari Santri Nasional (HSN) tahun 2023. Kegiatan digelar di Taman Kota Lapang Bhakti Kota Banjar, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2023).

Sejumlah warga masyarakat, anak muda hingga emak-emak pun ikut Ngontel bareng mengelilingi kota Banjar dalam gebyar hari santri. Start dan finis di Taman Kota Lapang Bhakti tersebut.

Ketua Hari Santri Nasional Kota Banjar Mamun Syarif mengatakan, Ngontel pagi bareng santri tersebut merupakan rangkaian acara peringatan hari santri nasional (HSN). Kegiatan berlangsung selama dua hari.

Selain Ngontel bareng, warga yang hadir juga bisa menikmati jajanan kuliner pameran produk UMKM. Warga juga bisa menilai musik religi yang disiapkan panitia untuk menghibur masyarakat yang hadir.

Stan pameran produk UMKM yang ikut memeriahkan peringatan hari santri yaitu sebanyak 40 stand.

“Hari ini Ngontel bareng sama pameran UMKM. Besok upacara sama syukuran festival 1001 tumpeng,” kata Makmum.

Peringatan Hari Santri Nasional tahun ini berlangsung meriah. Berbagai acara lain turut memeriahkan, seperti upacara bersama santri dan masyarakat.

Setelah itu dilanjutkan lagi dengan festival seribu satu tumpeng. Malamnya juga akan dimeriahkan dengan pagelaran salawat dan ngaji budaya, tarian nusantara, pemutaran film pendek Sang Kiyai dan musik.

Baca Juga: Program Student Exchange, Santri asal Thailand Mondok di Ponpes Bustanul Ulum Kota Banjar

“Acara akan berlangsung selama dua hari dua malam. puncak acara itu ada pergelaran budaya. Tadi pagi baru rangakaian pembukaan saja,” katanya.

Makmum mengajak kepada warga untuk meneladani semangat perjuangan para ulama dan kiyai dalam memperjuangkan kemerdekaan.

“Silahkan bisa dilihat nanti di malam puncak peringatan hari santri. Ada pementasan seni dan budaya serta acara hiburan lainnya,” katanya. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Rudy Heriyanto Nakhodai Pengprov Perbakin Jawa Barat 2023-2027

Musyawarah-Provinsi-Perbakin-Jawa-Barat.jpg

harapanrakyat.com – Persatuan Menembak dan Berburu Seluruh Indonesia (Perbakin) Jawa Barat, menggelar Musyawarah Provinsi (Musprov) tahun 2023. Dalam agenda utamanya, musyawarah provinsi tersebut akan memilih Ketua Umum Pengurus Provinsi Perbakin Jawa Barat periode 2023-2027.

Dalam musyawarah provinsi tersebut, Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Perbakin Jawa Barat periode 2023-2027.

Kepala Bidang Organisasi Perbakin Jawa Barat, Dedi Suprapto, menjelaskan Rudy kembali menakhodai organisasi menembak itu dengan dukungan 24 perwakilan pengurus kabupaten/kota.

Baca Juga : Pemprov Jawa Barat Komitmen Kembangkan Olahraga Berkuda

“Irjen Pol Rudy Heriyanto Adi Nugroho kembali terpilih (menjadi ketua) dengan mendapat dukungan 24 dari 26 pengurus cabang kota/kabupaten di Jawa Barat,” ungkap Dedi di Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (21/10/2023).

Rudy Heriyanto Adi Nugroho, kata Dedi, merupakan sosok yang telah lama terlibat dalam organisasi Perbakin Jawa Barat. Kontribusinya begitu besar, dan hal ini sangat dihargai oleh semua pihak.

Bahkan, kata Dedi, rudy Heriyanto juga secara pribadi telah mendukung kegiatan organisasi selama 4 tahun terakhir dengan dukungan finansial yang signifikan.

Selain itu, Rudy Heriyanto Adi Nugroho juga memberikan apresiasi kepada para atlet yang berhasil meraih medali dalam Pon Papua, Sea Games, dan Worlds Sub dalam cabang olahraga menembak. Dedikasinya terhadap pengembangan olahraga menembak di Jawa Barat sangat terlihat.

Selama musyawarah provinsi itu, Rudy Heriyanto Adi Nugroho juga memaparkan visi dan misinya. Salah satu prioritasnya adalah melakukan regenerasi dan pengembangan bakat para atlet. Beliau ingin memastikan bahwa Jawa Barat tetap menjadi juara umum dalam berbagai event olahraga.

Perbakin Jawa Barat Patuhi Perintah Kapolri

Terkait dengan perintah Kapolri tentang penggunaan senjata, Perbakin Jabar sepenuhnya mematuhi aturan tersebut. Hal ini menjadi lebih penting menjelang Pemilu 2024. Pembatasan penggunaan senjata ini akan mulai berlaku pada November 2023.

“Kapolri telah memberikan perintah mengenai pembatasan senjata, baik untuk olahraga maupun penggunaan umum. Untuk olahraga, izin khusus harus diperoleh. Namun, penggunaan senjata secara umum juga telah dibatasi sebagai langkah persiapan menuju Pemilu,” katanya.

Baca Juga : Indeks Kebebasan Pers Jawa Barat Naik 1,49 Poin

Pendataan mengenai penggunaan senjata saat ini sudah berjalan dengan baik. Hal ini menjadi langkah penting untuk menjaga keamanan dan keselamatan dalam kegiatan berburu dan olahraga menembak.

“Tentunya kami Perbakin Jawa Barat akan patuh terhadap perintah Kapolri mengenai penggunaan pembatasan senjata,” tuturnya. (Ecep/R13/HR Online)

Mobil Balapnya Sempat Bermasalah, Haridarma Sukses Raih Superpole

rockomotif-superpople-haridarma-01.jpg

ROCKOMOTIF, Bogor – Pembalap Toyota Gazoo Racing Indonesia racing division, Haridarma Manoppo, berhasil meraih superpole pada sesi kualifikasi Kejurnas ITCR 1600 Max yang dilangsungkan Sabtu (21/10/2023) di Sirkuit Sentul Internasional, Bogor, Jawa Barat.

Jalannya sesi kualifikasi tersebut sempat diwarnai dengan adanya kendala teknis. Hal ini dikarenakan Toyota Yaris GR Sport bernomor 39 ini sempat mengalami kebocoran pada oli girboks, sehingga membuat pembalap gaek ini sedikit menahan diri untuk ngepol saat sesi pengambilan waktu.

Beruntung, tim langsung bergerak cepat untuk mengatasi kendala tersebut dan Haridarma berhasil melanjutkan sesi pengambilan waktu.

“Tadi pas QTT sebenarnya ada kendala di mobilnya, karena karet pada bagian driveshaft pecah, jadi oli girboks keluar. Dan tadi sudah diperbaiki langsung oleh tim,” jelas Haridarma.

Haridarma Manoppo sukses raih superpole
Haridarma Manoppo sukses raih superpole di Kejurans ITCR 1600 Max (TGRI/Adrenal Rio)

Menanggapi hasil yang ia dapat pada seri kali ini, pembalap yang telah menyelesaikan rangkaian balap GT World Challenge Asia GT4 ini menjelaskan apa yang ia raih memang sudah sejalan dengan target yang telah ditetapkan oleh tim.

“Tanggapannya, dari hasil kualifikasi lalu superpole, tadi memang sudah seharusnya kita dapat itu. Karena dengan berhasil meraih superpole, saya dapat tambahan poin di klasemen,” tambahnya.

Sementara terkait prediksi jalannya balapan, ia tidak mau berbicara banyak. Namun, berdasarkan pemantauannya sejak beberapa seri sebelumnya, pembalap Delta Garage Racing Team, Avan Abdullah, kerap memberikan perlawanan yang begitu sengit. Hal ini membuat Haridarma harus memutar otak agar bisa mengovertake dan memimpin jalannya balapan.

“Berdasarkan race-race yang kemarin, belum bisa diprediksi. Jadi Avan ini biasanya memang pas QTT dan balapan dia beda, dan dia selalu kencang terus. Jadi ya untuk balapan nanti, saya mencoba untuk terus memaksimalkan performa baik dari mobil atau saya pribadi, dan satu hal yang penting adalah saya tidak melakukan kesalahan,” bebernya.

Saat sesi superpole, Haridarma Manoppo, berhasil mengemas catatan waktu terbaiknya 1 menit 49,689 detik. Terpaut 0,811 detik dari Avan Abdullah yang mendapatkan waktu 1 menit 50,500 detik serta dilengkapi oleh Abraham Franklin, pembalap Siantarman Racing Team yang mengemas waktu 1 menit 50,562 detik. (*)

TPA Rawa Kucing Tangerang Kebakaran

Kebakaran-TPA-Rawa-Kucing-Tangerang.jpg

harapanrakyat.com – Kebakaran tempat pembuangan akhir (TPA) sampah, kembali terjadi. Kali ini, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Rawa Kucing yang berada di Kelurahan Kedaung Wetan, Kecamatan Neglasari, Kota Tangerang, Provinsi Banten dilahap si jago merah pada Jumat (20/10/2023) sejak pukul 14.00 WIB.

Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi BNPB Abdul Muhari mengatakan, merujuk laporan Pusat Pengendali Operasi BNPB, luas area TPA yang terbakar sekitar 10 hektare. Pihaknya bersama unsur gabungan lain, terus berupaya memadamkan area kebakaran.

“Tim gabungan terus melakukan upaya pemadaman di area tempat pembuangan sampah yang terbakar,” ungkap Muhari, Sabtu (21/10/2023).

Baca Juga : Pemprov Jabar Ambil Langkah Upaya Pemulihan TPA Sarimukti

Mengenai penyebab kebakaran di TPA sampah itu, Muhari menegaskan, pihaknya masih menelusuri. Akan tetapi, kata Muhari, cuaca ekstrem dan panas yang sangat terik membuat tumpukan sampah plastik menjadi sangat mudah terbakar.

“BNPB akan mengirimkan satu unit helikopter water bombing. Itu untuk mempercepat proses pemadaman kebakaran tempat pembuangan sampah,” katanya.

Pada saat kejadian, BPBD Banten, BPBD Kota Tangerang bersama tim gabungan langsung menuju lokasi kebakaran untuk melakukan pemadaman darat.

“Dalam upaya pemadaman kebakaran TPA tersebut, sebanyak 36 unit pemadam kebakaran dan sekitar 450 orang terlibat dalam proses pemadaman,” ujarnya. (Ecep/R13/HR Online)

Pemprov Jawa Barat Komitmen Kembangkan Olahraga Berkuda

Pelantikan-Pordasi-Jabar.jpg

harapanrakyat.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat memiliki komitmen mengembangkan penyelenggaraan olahraga di Jawa Barat, termasuk olahraga berkuda.

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, olahraga berkuda berhasil menorehkan prestasi gemilang. Untuk itu, lanjut Bey, Pemprov Jabar berkomitmen terus memperkuat dukungan tersebut.

Bey mengungkapkan hal tersebut seusai pelantikan Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Berkuda Seluruh Indonesia (Pordasi) Jabar 2023-2027. Pelantikan berlangsung di Gedung Sate, Kota Bandung, Sabtu (21/10/2023).

Baca Juga : Pemprov Jawa Barat Apresiasi Raperda Penyelenggaraan Kepariwisataan

“Selain memiliki prestasi yang gemilang, olahraga berkuda ini memiliki potensi besar memajukan pariwisata dan ekonomi masyarakat. Kami percaya bahwa olahraga berkuda memiliki potensi besar untuk memajukan sektor pariwisata dan ekonomi,” ucap Bey.

Pemprov Jabar, lanjut Bey, berupaya selalu mendukung penyelenggaraan olahraga berkuda. Pihaknya akan terus mendukung pengembangan fasilitas berkuda, pelatihan, dan kompetisi di Jawa Barat.

Karena itulah, Bey berharap Pengurus Provinsi Pordasi Jabar 2023-2027 dapat mengembangkan potensi olahraga berkuda. Sehingga, kata Bey, olahraga ini dapat terus menorehkan prestasi baik di level nasional maupun internasional.

“Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada seluruh anggota Pordasi yang telah berkontribusi dalam upaya pengembangan olahraga berkuda,” katanya.

Ketua Umum PP Pordasi, Triwatty Marciano, turut memberikan pandangannya. Menurutnya, olahraga berkuda telah menjadi bagian dari budaya Jawa Barat, terutama dalam hal pacu kuda.

Baca Juga : Dicky Saromi Dilantik Sebagai Penjabat Wali Kota Cimahi

“Pacu kuda telah menjadi bagian dari kami sejak tahun 1966, dan Jawa Barat selalu unggul dan menjadi juara umum. Namun, kami tidak akan tinggal diam. Saat ini, provinsi-provinsi lain juga mulai berkembang dalam olahraga berkuda,” ujar Triwatty.

“Kami berterima kasih kepada Jawa Barat yang telah menjadi sekolah pendidikan untuk Pordasi. Meskipun kami telah menyebarkan olahraga berkuda ke seluruh provinsi, Jawa Barat tetap unggul,” tambahnya. (Ecep/R13/HR Online)

Pemprov Jawa Barat Apresiasi Raperda Penyelenggaraan Kepariwisataan

Pj-Gubernur-Jawa-Barat-Bey-Machmudin.jpg

harapanrakayat.com – Pemerintah Provinsi Jawa Barat mengapresiasi Raperda prakarsa DPRD Jabar tentang penyelenggaraan kepariwisataan. Pemprov Jawa Barat telah menetapkan raperda prakarsa DPRD ini melalui Perda Nomor 8 Tahun 2008.

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengatakan, regulasi penyelenggaraan kepariwisataan ini memerlukan penyesuaian dan harmonisasi dengan peraturan perundang-undangan. Selain itu, lanjut Bey, perlu pula pemutakhiran untuk menanggapi isu perkembangan dalam kepariwisataan.

Bey juga menyampaikan pandangan Pemprov Jawa Barat terkait raperda prakarsa tentang penyelenggaraan kepariwisataan ini.

Baca Juga : Raperda Penyelenggaraan Kepariwisataan Jadi Prakarsa Usulan DPRD Jawa Barat

“Raperda ini untuk mengembangkan pendayagunaan potensi daya tarik wisata dan destinasi pariwisata di Jawa Barat untuk kesejahteraan masyarakat. Dalam hal ini, Pemprov Jabar tetap memperhatikan dan menjaga nilai-nilai agama dan budaya yang hidup dalam masyarakat. Kelestarian dan mutu lingkungan hidup serta kepentingan daerah dan nasional juga menjadi prioritas,” ungkap Bey, Sabtu (21/10/2023).

Kemudian Bey juga menambahkan, kewenangan urusan pemerintahan bidang pariwisata telah dibagi antara pemerintah daerah provinsi dan pemerintah daerah kabupaten/kota. Hal ini tertuang dalam lampiran Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang pemerintahan daerah.

Regulasi lainnya, lanjut Bey, Undang-Undang No 10 Tahun 2009 tentang kepariwisataan yang telah diubah dengan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK).

Bey juga memandang, dalam meningkatkan daya tarik wisata ini, Pemprov Jawa Barat memandang perlu menggali dan mengembangkan daya tarik wisata secara lebih inovatif dan produktif.

Hal itu bertujuan memberikan manfaat bagi daerah dan masyarakat, termasuk manfaat bagi lingkungan. Sehingga penyelenggaraan kegiatan kepariwisataan ini akan berkesinambungan.

Dukungan Penyelenggaraan Kepariwisataan Pemprov Jawa Barat

Bey menambahkan, untuk meningkatkan kunjungan wisata ke Jawa Barat, memerlukan dukungan Pemprov Jawa Barat dalam penyediaan sarana dan prasarana pariwisata yang memadai.

Baca Juga : DPRD Jawa Barat Dorong Pusat Cabut Moratorium Daerah Otonomi Baru

“Selain itu, strategi pembinaan dan pengawasan yang sistematis, efektif, dan efisien pada aspek-aspek lainnya untuk mendukung kepariwisataan menjadi kunci keberhasilan. Hal ini akan berkontribusi signifikan bagi pengembangan industri pariwisata,” ucapnya.

Bey berharap, penjelasan secara garis besar mengenai Rancangan APBD Tahun Anggaran 2024 dapat menjadi bahan pembahasan lebih lanjut untuk persetujuan bersama paling lambat pada akhir November 2023.

“Ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku serta bermanfaat sebagai bahan penyempurnaan raperda untuk kepentingan penyelenggaraan pembangunan kepariwisataan Jawa Barat,” katanya. (Ecep/R13/HR Online)

Pertahankan Opini WTP, Ratusan Guru di Ciamis Ikuti Sosialisasi Akuntabilitas Pengelolaan Dana BOS

Pertahankan-Opini-WTP-Ratusan-Guru-di-Ciamis-Ikuti-Sosialisasi-Akuntabilitas-Pengelolaan-Dana-BOS.jpg

harapanrakyat.com,- Pemerintah Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, terus melakukan upaya untuk mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Salah satunya yaitu dengan memberikan sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

Sosialisasi yang berlangsung di Gedung Pesantren Darussalam Ciamis, Jumat (20/10/2023) tersebut, diikuti oleh ratusan kepala sekolah dan guru.

Hadir di sosialisasi tersebut, Ketua BPK RI Perwakilan Jawa Barat, Anggota Komisi XI DPR RI Agun Gunanjar Sudarsa, yang juga menjadi narasumber. Selain itu, hadir juga Bupati Ciamis Herdiat Sunarya beserta para OPD terkait.

Bupati Herdiat mengatakan, bahwa sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana BOS ini, agar kepala sekolah serta operator lebih matang dan mapan dalam mengelola BOS.

“Sehingga pengelolaan keuangan sekolah tidak menyalahi aturan,” kata Herdiat.

Menurutnya, bahwa beberapa tahun kebelakang masih ada kepala sekolah yang administrasi pertanggung jawabannya belum sesuai peruntukan.

Baca Juga: 10 Kali Beruntun Raih WTP dari BPK RI, Ini Kata Bupati Ciamis

Akan tetapi sekarang ini, sambungnya, lewat sosialisasi tersebut tata kelola dana BOS menjadi semakin lebih baik.

Lanjutnya menuturkan, bahwa dana BOS di Kabupaten Ciamis lumayan besar yang mencapai Rp125,8 miliar.

“Penyaluran dana BOS yang hampir setiap tahun bergulir ini sangat jelas. Meski besarannya tidak sama, karena tergantung jumlah siswa baik tingkat SD sampai SMA,” tuturnya.

Herdiat menjelaskan, bahwa sosialisasi akuntabilitas pengelolaan dana BOS ini bisa meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan sekolah.

Sebab, penggunaan dana BOS menjadi salah satu indikator pencapaian dan untuk pertahankan predikat Opini WTP.

“Dengan pengelolaan keuangan yang baik itulah, salah satunya Ciamis memperoleh Opini WTP dari BPK 10 kali berturut-turut. Prestasi ini karena kinerja semua pihak,” jelasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Makna Kegiatan Layang Lakbok Menurut Ketua DPRD Ciamis Nanang Permana

20231021_141655_vcZS6xTt1P_pmpPWIZS59_YUKjTAJ08P.jpeg

harapanrakyat.com,- Ketua DPRD Ciamis, Jawa Barat, H Nanang Permana MH membuka secara resmi kegiatan Layang Lakbok di area pesawahan Desa Baregbeg dan Sidaharja, Jumat (20/10/2023) malam.

Kegiatan itu dihadiri ratusan masyarakat di Kecamatan Lakbok.

Pada kesempatan itu, H Nanang Permana mengapresiasi semangat masyarakat Lakbok yang tetap bisa melaksanakan kegiatan Layang Lakbok di saat kondisi ekonomi sulit akibat kemarau.

“Artinya masyarakat Lakbok, paling tidak hati dan mentalnya tidak terbawa arus keterpurukan akibat kondisi ekonomi saat ini,” ungkap Nanang.

Pihaknya sebagai Ketua DPRD Ciamis sangat mensuport kegiatan Layang Lakbok ini. “Saya berharap kegiatan ini terus dilaksanakan setiap tahun,” ucapnya.

Hanya saja kata dia, kegiatan tahunan ini belum secara gamblang dijelaskan ke masyarakat umum khususnya di Kabupaten Ciamis.

Kata dia, masih banyak masyarakat yang salah paham dengan event layang Lakbok. Banyak yang mengira Layang Lakbok adalah kegiatan khusus layangan. Menurutnya, layang dan layangan itu berbeda.

“Layang itu artinya catatan yang berisi petuah kebenaran atau catatan yang berisi petunjuk hidup. Ini berbeda dengan layangan, meski memang salah satu event dalam kegiatan Layang Lakbok ini adalah festival dan adu layangan,” jelas Nanang.

Ia pun membeberkan makna dari Layang Lakbok, yang menurutnya merupakan sebuah catatan-catatan leluhur zaman dulu.

Nanang menyebut, ada 3 catatan yang terkandung dalam Layang Lakbok ini. Catatan pertama yakni soal mengolah lahan pertanian.

Leluhur zaman dulu lanjut Nanang, mengolah lahan bertani dengan cara yang tida merusak alam. Berbeda dengan saat ini, penggunaan pupuk kimia urea di sawah justru merusak tanah.

“Saat kemarau tanah di sawah akan terbelah-belah, sehingga tidak bisa ditanami palawija. Hal itu berbeda dengan cara orang tua kita dulu yang menanami sawah dengan cara alami. Ini yang mesti kita kembalikan, bagaimana caranya kita mengolah tanah dengan cara-cara seperti leluhur kita dulu,” katanya.

Catatan kedua dari makna Layang Lakbok kata Nanang, bahwa masyarakat Lakbok sejak dulu adalah masyarakat yang selalu mengingat dzat Sang Maha Kuasa.

“Saya yakin masyarakat Lakbok selalu berserah diri dan menerima setiap takdir yang sedang dijalani,” papar Nanang.

Sementara catatan yang ketiga adalah bahwa masyarakat Lakbok selalu hidup bersama-sama, bergotong royong dan tidak saling menyinggung.

“Catatan-catatan dalam makna Layang Lakbok inilah yang mesti kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari, guna mewujudkan masyarakat yang damai dan sejahtera,” pungkasnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Emak-emak di Banjaranyar dan Purwadadi Antusias Sambut Kedatangan Rina Saadah 

Rina-Saadah-disambut-emak-emak-di-Banjaranyar-Ciamis.jpg

Harapanrakyat.com,- Emak-emak di Kecamatan Banjaranyar dan Purwadadi, Kabupaten Ciamis antusias menyambut kedatangan Rina Saadah yang merupakan Caleg DPR RI dari Dapil Jabar X meliputi Kabupaten Ciamis, Kuningan, Pangandaran dan Kota Banjar, Jumat (21/10/2023).

Kedatangan Rina Saadah tersebut dalam rangka bersilaturahmi dan juga menyapa warga termasuk emak-emak di Kecamatan Banjaranyar dan Purwadadi, Kabupaten Ciamis. 

Dalam kunjungannya tersebut, mantan Komisaris Independen Bank Raya Indonesia itu juga berdialog sekaligus mendengarkan keluhan masyarakat. Terutama terkait dengan pelaku usaha UMKM bahkan dari sektor pertanian.

“Fokus saya saat ini itu dari sektor perdagangan dan UMKM serta juga pertanian, karena saya juga sebagai Ketua Umum Pemuda Tani HKTI. Maka dari itu saya berdiskusi dengan masyarakat serta mendengarkan curhatan warga,” kata Rina Saadah, Sabtu (21/10/2023).

Baca Juga: Rina Saadah Ikut Panen Sayuran di Kuningan dan Dengarkan Keluhan Petani

Rina mengatakan, ternyata di Kabupaten Ciamis khususnya di Kecamatan Banjaranyar dan Purwadadi ini banyak pelaku UMKM, meskipun usahanya masih rumahan seperti sale, aneka keripik dan lainnya. 

“Namun, masyarakat itu saat ini modalnya masih sendiri, kemudian tadi juga dalam segi pemasarannya juga sendiri. Nah ini, tadi saya sarankan untuk membuat kelompok usaha bersama, sehingga nanti bisa dibantu dari segi permodalannya,” katanya.

Selain pelaku usaha UMKM, kata Rina, di wilayah Kecamatan Banjaranyar dan Purwadadi juga banyak para petani. Karena saat ini musim kemarau, para petani kesulitan air sehingga aktifitas mereka terhambat dalam bertani.

“Kita sama-sama berdoa, semoga hujan bisa cepat turun dan aktifitas para petani bisa kembali normal seperti biasanya lagi,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Program Student Exchange, Santri asal Thailand Mondok di Ponpes Bustanul Ulum Kota Banjar

Santri-Thailand.jpg

harapanrakyat.com,- Program Student Exchange Pondok Pesantren Darul Hikmah, Narathiwat, Thailand, memberangkatkan 7 orang santrinya untuk mondok di Pesantren Bustanul Ulum, Desa Karyamukti, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat.

Kedatangan santri dari negeri tetangga tersebut merupakan bagian dari program program pertukaran pelajar yang bertujuan untuk mempererat hubungan dan kerjasama antar pesantren.

Pondok Pesantren (Ponpes) Bustanul Ulum pun menyambut kedatangan para santri istimewa dari Ponpes Darul Hikmah, Narathiwat, Thailand.

Pengasuh Ponpes Bustanul Ulum, Karyamukti, Kota Banjar Wildan Burhanudin mengatakan, kegiatan ini merupakan sebuah inisiatif pertukaran santri yang dinamakan “Student Exchange”. Kegiatannya berlangsung selama tiga hari, dari tanggal 18-20 Oktober 2023.

Program Student Exchange, Aktivitas Santri Thailand di Ponpes Kota Banjar

Ia menyebutnya demikian karena program student exchange ini melibatkan santri-santri dari kedua pesantren yang saling bertukar pengalaman dan pengetahuan.

Dalam kegiatan tersebut diisi dengan berbagai aktivitas para santri. Mulai dari mengaji hingga kunjungan wisata dan kunjungan ke greenhouse milik Pesantren Bustanul Ulum.

Baca Juga: Sambangi Ponpes Al Azhar Kota Banjar, Ganjar Pranowo Diminta Majukan Pesantren se-Indonesia

“Kegiatannya mulai dengan kegiatan mengaji dari pagi sampai malam. Kemudian, ada kegiatan kunjungan wisata dan kunjungan ke greenhouse milik kita juga,” terang Wildan kepada harapanrakyat.com, Sabtu (20/10/2023).

Salah satu alasan Ponpes Bustanul Ulum kedatangan santri dari Thailand, karena Wildan pernah mengabdi di negara tersebut selama satu bulan.

“Awalnya saya pribadi pernah mengabdi di sana selama satu bulan. dan saya mengenal mereka, dekat dengan mereka. Kemudian mereka memiliki program student exchange ini, dan mereka mencari tempat. Kebetulan saya ada di Indonesia, dan mereka memilih pondok pesantren ini,” jelas Wildan.

Pihaknya juga berharap, melalui program tersebut suatu saat Pesantren Bustanul Ulum juga dapat menyelenggarakan program serupa, yang memungkinkan santrinya berangkat ke Thailand untuk menimba ilmu di Pondok Pesantren Darul Hikmah.

Studi Banding Antar Dua Pesantren

Sementara itu, Bahamae SA-u atau Amin, pembimbing sekaligus guru bahasa Inggris di Ponpes Darul Hikmah Thailand mengatakan, kegiatan ini adalah sebuah ajang silaturahmi dan studi banding antar kedua pesantren.

Baca Juga: Sejarah Pesantren Miftahul Huda Manonjaya, Pondok Salafiyah Terbesar di Tasikmalaya

Amin pun mengaku kalau ia dan santri-santrinya merasa senang dan betah berada di Indonesia, yakni di Ponpes Bustanul Ulum, Desa Karyamukti, Kota Banjar.

“Tujuan kami datang kesini adalah untuk menjalin silaturahmi dan studi banding. Saya sendiri dan murid-murid saya merasa betah berada di Indonesia,” ungkap Amin.

Hal serupa diungkapkan Ilanah Hama dan Muhsinin Salaeh, dua santri asal Thailand yang ikut dalam program student exchange.

Mereka pun mengucapkan terima kasih atas sambutan dan jamuan yang mereka terima dari pihak Pesantren Bustanul Ulum.

“Saya dan teman-teman serta guru kami datang ke sini untuk studi banding di Indonesia. Kami bisa memahami tentang budaya, makanan, kehidupan, dan kami mendapatkan pengalaman di sini. Semoga ilmu yang kami dapatkan dapat kami terapkan di sekolah kami nanti,” tutur para santri asal Thailand.

Program student exchange ini tidak hanya mempererat hubungan antar pesantren, tapi juga memperluas wawasan, memperkaya pengalaman. Serta mempromosikan budaya dan nilai-nilai yang saling berbagi antara Indonesia dan Thailand. (Ala/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Recent Posts