Beranda blog Halaman 440

Sosialisasi Pajak Daerah di Subang: Upaya Membangun Bersama untuk Kemajuan Daerah

suarasubang.com – Bupati Subang H. Ruhimat menghadiri Sosialisasi Rancangan Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang diselenggarakan oleh Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Subang, bertempat di Pendopo Abdul Wahyan, Rumah Dinas Bupati. Senin 23 Oktober 2023.

Dalam laporannya, Kepala Bapenda Subang Drs. Dadang Darmawan menghaturkan terima kasih kepada pemilik usaha restoran dan hiburan atas partisipasi dalam kegiatan yang kini diselenggarakan. Dadang menuturkan, pajak yang disetorkan dari para pelaku usaha dipergunakan untuk membangun daerah.

Dadang menambahkan, setiap tahun ada peningkatan pendapatan daerah yang berasal dari pajak dan retribusi daerah, setiap tahun potensi dan realisasinya cukup signifkan.

“Ini akan sangat bermanfaat sekali untuk pembangunan subang, sesuai misi Jimat – Akur, ingin membuat pondasi yang kuat untuk kemajuan suatu daerah, pada saat pemerintahan beliau-beliau inilah pembangunan jalan sangat terasa manfaatnya untuk Rakyat Subang”

Dadang pun menuturkan, pembukaan jalan dan pembangunan strategis lainnya di Kabupaten Subang berasal dari pendapatan daerah. Dadang menjelaskan kegiatan sosialisasi tersebut bertujuan untuk silaturahmi, juga menyamakan persepsi mengenai pajak daerah.

Selanjutnya Bupati Subang yang akrab disapa Kang Jimat menyatakan terimakasihnya kepada para pelaku usaha yang telah menyukseskan pembangunan daerah, khususnya di Kabupaten Subang.

Kang Jimat mengibaratkan para pelaku usaha adalah ‘pengepul’ pajak yang dibayarkan para konsumen.
“Kami di daerah membutuhkan ‘urun rembuk’ dengan bapak ibu semuanya” Tutur Kang Jimat.

Kang Jimat menjelaskan, pelaku usaha di sisi lain memerlukan tunjangan fasilitas dari pemerintah daerah, berupa infrastruktur dan pengelolaan sampah. Kang Jimat pun menyampaikan dirinya tengah menyiapkan pembangunan infrastruktur Kabupaten Subang yang akan berdampak bagi kemajuan ekonomi dan perputaran bisnis.

“Saya sebagai penanggung jawab di Kabupaten Subang, mari kita jaga sportivitas, kami membangun daerah, tidak lepas dari bantuan bapak-ibu pengusaha sekalian” Tutur Kang Jimat.

Acara dilanjutkan dengan pemaparan sosialisasi pajak daerah serta penagihan, pengawasan dan pemeriksaan Pajak Daerah.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Daerah 2 Bidang Perekonomian dan Pembangunan, Kepala BJB Cabang Subang, dan para pemilik usaha.

Polres Tasikmalaya Bongkar Makam Anak Berkebutuhan Khusus, Ada yang Janggal?

Bongkar-Makam.jpg

harapanrakyat.com,- Polres Tasikmalaya bongkar makam seorang anak berkebutuhan khusus (ABK) di Desa Sukaasih, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya. Pembongkaran tersebut karena pihak menganggap kematian A (10) janggal, Senin (23/10/23). 

Berdasarkan informasi, A meninggal beberapa pekan lalu, tepatnya pada 12 Oktober 2023. 

Sementarara itu, pembongkaran makam untuk keperluan otopsi tersebut lantaran sebelumnya terdapat luka pada bagian tangan dan lebam di kepala.

Selain melakukan otopsi, polisi juga meminta keterangan dari 7 anggota keluarga terdekat korban. Bahkan, saat proses tersebut kerabat serta aparat desa setempat hadir menyaksikan otopsi  tim dokter Forensik Polda Jabar.

Kematian Janggal, Polisi Bongkar Makam Korban

Ayah angkat korban Samsul Munajat mengatakan, pihaknya curiga anaknya itu menjadi lebih kurus saat diurus oleh orang tua kandungnya sejak 8 bulan lalu. 

Selain itu, ia juga menyebut melihat adanya luka lebam di kepala dan luka di tangan sebelum A meninggal. 

Baca juga: Jihandak Brimob Ledakan Granat Nanas Buatan Amerika yang Ditemukan di Tasikmalaya

“Saya semakin curiga badan A jadi semakin kecil. Padahal, selama bersama saya mah gemuk. Namun, 3 bulan ke belakang malah ada bekas luka di anggota tubuhnya,” kata Samsul. 

Saat ia menanyakan bekas luka tersebut ke orang tuanya, lanjut Samsul, orang tuanya mengklaim A terkena gigitan nyamuk dan menggaruknya hingga lecet.

Selain itu, Samsul mengaku sudah merawat A selama 10 tahun. Sementara orang tua kandungnya selama 5 bulan sebelum meninggal. 

“Selama bersama saya mah aman-aman saja. A memang ABK yang mana tangan kanannya kaku, sedangkan yang kiri kecil. Nah dia nggak bisa jalan, kecuali kita pegangin,” imbuhnya. 

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya Iptu Ridwan Budiarto mengungkapkan membongkar makam anak berkebutuhan khusus tersebut untuk otopsi dan menjawab dugaan-dugaan dari masyarakat. 

“Ini untuk melengkapi petunjuk setelah sebelumnya kita melakukan penyelidikan dari awal. Nantinya hasil otopsi ini kita gabungkan, dan hasilnya nanti akan seperti apa,” paparnya. 

Ridwan pun membenarkan A selama ini bersama orang tua angkatnya selama 10 tahun. Namun sebelum meninggal bersama orang tua kandungnya selama 5 bulan. 

Sedangkan A meninggal di rumah orang tua kandungnya 12 Oktober 2023 lalu, dan kemudian menginformasikan ke Samsul sebagai orang tua angkatnya. 

“Intinya kita berusaha menjawab kecurigaan dari masyarakat terkait kejanggalan ini,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Jadi Cawapres Prabowo, Gibran Cuti atau Mundur dari Walikota Solo?

Jadi-Cawapres-Prabowo-Gibran-Cuti-atau-Mundur-dari-Walikota-Solo.jpg

harapanrakyat.com,- Posisi Gibran Rakabuming Raka sebagai Wali Kota Solo menjadi sorotan, seiring dengan pengumuman resminya sebagai Cawapres Prabowo Subianto.

Sejauh ini, banyak pertanyaan yang muncul mengenai bagaimana Gibran akan mengatur jadwalnya dalam mengikuti dua posisi tersebut.

Gibran sendiri telah memberikan penjelasan terkait rencananya di Balai Kota Solo pada Senin (23/10/2023). Ia menyatakan, akan mengikuti mekanisme yang ada.

Namun, masih menjadi tanda tanya apakah Gibran akan mengambil cuti atau mengundurkan diri dari jabatan Wali Kota Solo, saat resmi mendaftar sebagai Cawapres.

Meski mendapatkan dukungan untuk menjadi Cawapres Prabowo, Gibran menegaskan bahwa pembangunan di Kota Solo akan tetap berlanjut. Terkait deklarasi resmi, Gibran enggan memberikan jawaban pasti, hanya tersenyum dan menyatakan santai saja.

Sebagai informasi, secara resmi, Gibran Rakabuming Raka didukung oleh Koalisi Indonesia Maju (KIM) untuk menjadi Bacawapres Prabowo Subianto. Pengumuman tersebut disampaikan oleh Prabowo Subianto, didampingi oleh ketua umum partai koalisi, pada Minggu (23/10/2023) malam.

Deklarasi tersebut sendiri diumumkan tanpa kehadiran Gibran, yang Prabowo beralasan absen karena tengah terlibat dalam rapat pembahasan APBD. Ini menciptakan pertanyaan tentang nasib Gibran yang notabene adalah kader PDIP.

Baca juga: Pengamat Sebut, Gibran Kemungkinan Tak Akan Pamitan ke PDIP Jika Jadi Cawapres Prabowo

Status Gibran di PDIP Usai Resmi Jadi Cawapres Prabowo

Ketika ditanya mengenai status keanggotaannya di PDIP, Gibran mengungkapkan bahwa ia telah berkomunikasi dengan Ketua DPP PDIP, Puan Maharani, sebelum pengumuman resminya sebagai Cawapres Prabowo Subianto. Namun, Ia enggan memberikan rincian lebih lanjut mengenai statusnya di PDIP.

Selain berbicara dengan Puan, Gibran juga menyatakan sudah bertemu dengan Arsjad Rasjid, yang saat ini merupakan Ketua Tim Pemenangan Nasional Ganjar Presiden (TPN GP). “Saya ketemu Mbak Puan dan Pak Arsjad,” katanya.

Terkait pertanyaan apakah Ia masih menjadi kader PDIP, Gibran sekali lagi tidak memberikan jawaban yang gamblang.

Dalam konteks ini, Rudy, Ketua DPC PDIP Kota Solo, sebelumnya menyatakan bahwa jika seorang kader PDIP maju atau dicalonkan oleh partai lain, maka secara otomatis kader tersebut akan keluar dari PDIP. Meskipun hal ini sudah sering terjadi, PDIP tidak mempermasalahkannya.

Rudy mengkonfirmasi, jika Gibran memutuskan menerima tawaran menjadi cawapres Prabowo dari partai lain, Ia tidak harus mengundurkan diri, karena secara otomatis Ia sudah keluar dari PDIP.

Namun, Rudy enggan memberikan komentar lebih lanjut mengenai situasi Gibran yang telah resmi menjadi Cawapres dan berpasangan dengan Prabowo. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Peringatan Hari Santri Nasional 2023: Kang Jimat Pimpin Upacara dengan Tema ‘Jihad Santri Jayakan Negeri’

suarasubang.com – Bupati Subang H. Ruhimat didampingi Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi hadir dalam Upacara Peringatan Hari Santri Nasional Tahun 2023, bertempat di Halaman Kantor Bupati, Minggu (22/10/2023).

Dalam upacara yang berlangsung khidmat tersebut, Kang Jimat yang merupakan Panglima Santri Kabupaten Subang didapuk menjadi pembina upacara. Upacara peringatan Hari Santri Nasional tahun 2023 mengangkat tema “Jihad Santri Jayakan Negeri”.

Dalam upacara tersebut dibacakan Naskah Resolusi Jihad 22 Oktober 1945 yang menjadi dasar peringatan Hari Santri Nasional.

Mengawali amanatnya Kang Jimat menyatakan peringatan Hari Santri Nasional merupakan pengingat bagi kita semua tentang perjuangan para santri terdahulu sekaligus pengingat bahwa cinta kepada tanah air merupakan sebagian dari iman.

“Hari ini kita kembali meratakan momentum nersejarah bagi masyarakat Indonesia mengenang jasa para santri dalam mempertahankan lemerdekaan RI sekaligus pengamalan ajaran Rasulullah bahwa cinta tanah air adalah sebagian dari iman.”

Kang Jimat menambahkan Islam adalah agama yang mengharuskan umatnya untuk mendapatkan kebahagiaan di akhirat tanpa melupakan kebahagiaan di dunia yang hanya bisa dicapai melalui gotong royong dalam kebaikan.
Islam adalah agama yang mengajarkan umatnya agar sejahtera di dunia dan bahagia di akhirat.

“Keseimbangan dalam hidup tidak dapat dicapai tanpa pengorbanan dan kerja keras yang dilandasi demangat kekeluargaan dan gotong royong serta tolong menolong dalam ketaqwaan.”

Terkait tema Hari Santri Nasional 2023 Kang Jimat berpesan jihad yang dimaksud bukan seperti jihad pahlawan terdahulu, tetapi jihad yang dimaksud adalah santri sebagai agen perubahan berjuang memperbaiki moral dan intelektual bangsa demi perbaikan taraf hidup masyarakat.

“Jihad yang dimaksud adalah memperjuangkan moral dan intelektual. Kemiskinan, kebodohan, degradasi moral, dan kesenjangan ekonomi adalah contoh berbagai masalah yang menanti untuk dipecahkan karena santri bukanlah orang-orang yamg mundur dari tantangan, tetapi mereka yang siap menghadapi gejolak jaman sekaligus mampu berkontribusi demi kemajuan kehodupan masyarakat.”

Terakhir Kang Jimat menegaskan dukungan Pemerintah Daerah Kabupaten Subang di bawah kepemimpinannya terhadap penyelenggaraan Pesantren di Kabupaten Subang terbukti dengan telah disusunnya Peraturan Daerah Fasilitasi Pesantren demi lancarnya proses pembelajaran Pondok Pesantren sehingga diharapkan Pondok Pesantren mampu mencetak generasi penerus bangsa yang unggul dan bermoral.

“Di Kabupaten Subang sudah tersusun Perda tentang fasilitasi penelengtaraan pesantren menuju tahapan pengesahan dan merupakan kado bagi para santri dalam Hari Santri Nasional 2023. Kami sangat mendukung kemajuan pesantren yanga da di Kabupaten Subang. Seluruh peoses pembelajaran bisa lancar hingga mampu mecetak generasi unggul yang penuh letaqwaan dan akhlak mulia.”

“Selamat Hari Santri Nasional Tahun 2023. Semoga semangat jihad para santri tetap terjaga dan mampu menjadi inspirasi bagi kita semua.” Pekik Kang Jimat penuh semangat.

Usai menyampaikan amanatnya Kang Jimat memberikan Penghargaan kepada beberapa santri berprestasi, yaitu:

  1. Putri Ayuni dari Pondok Pesantren Raudatul Hasanah sebagai Juara 1 Nasional Silat Tunggal Putri Pospenas 2022 di Kota Solo;
  2. Rijfani Dwi Wahyuni dari Pondok Pesantren Arraudoh Kasomalang sebagai Juara 2 Kahlak Putri MOJ 2023 Tingkat Provinsi Jawa Barat;
  3. Ponpes Al Istiqomah sebagai Juara 1 Putri Perkemahan Nusantara Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Acara ditutup dengan penampilan drama kolosal Resolusi Jihad oleh santri dari Pondok Pesantren Al Muktariyah dan siswa-siswa MTs/MA Terpadu Al Ikhlas Desa Caracas Kecamatan Kalijati. Dalam drama kolosal tersebut Panglima Santri Kabupaten Subang Kang Jimat, mengambil bagian dengan menjadi salah satu tokoh besar yaitu Kyai Abas Buntet Cirebon.

Turut mengikuti Upacara Hari Santri 2023 Forkopimda Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Staf Ahli Bupati, para Asisten Daerah, Kepala OPD, para Camat, Ketua MUI Kabupaten Subang, Ketua Baznas Kabupaten Subang, Ketua Organisasi Islam Kabupaten Subang, dan peserta upacara yaitu santri dari berbagai Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Subang.

Kolaborasi BitHealth dan InterSystem, Perluas Digital Layanan Kesehatan di Indonesia

IMG-20231023-WA0016_copy_800x600.jpg

review1st.com – BitHealth dan InterSystem telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan tujuan untuk menciptakan solusi digital inovatif bagi sektor kesehatan di Indonesia dalam meningkatan integrasi manajemen data berujung pada kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat yang lebih baik lagi.

Saat ini menurut BitHealth, layanan kesehatan terutama mayoritas rumah sakit masih mengalami kendala integrasi data dan informasi yang dilakukan secara manual sehingga kemungkinan besar bisa mengalami human error.

“Efek dari tidak terintegrasinya data (atau manual) adalah laporan dan informasi sulit digunakan untuk mendukung pengambilan keputusan manajemen eksekutif rumah sakit atau dokter karena akan memakan waktu yang terlalu lama,” ujar Peter James Rampengan, Chief Sales and Marketing BitHealth.

Untuk saat ini, sudah ada beberapa rumah sakit yang sudah memiliki sistem aplikasi untuk menjalankan berbagai sisi operasi bisnis rumah sakit meski masih independen.

Dengan cara tersebut menurut BitHealth yang menyebabkan berbagai standar bahasa dan data tersebar dimana-mana walau masih satu lingkungan rumah sakit.

Hal ini juga berarti tanpa data yang tepat, benar dan standar, akan sulit untuk memberikan pelayanan kesehatan yang berkualitas, efektif dan efisien.

Dengan kerjasama antar BitHealth dan InterSystems akan mengoptitmalkan pemanfaatan kekuatan, sumber daya, dan jaringan masing-masing agar dapat melayani lebih banyak penyedia layanan kesehatan.

Strategic partnership ini ditujukan untuk menggabungkan keahlian solusi digital layanan kesehatan dengan kemampuan pengembangan perangkat lunak milik InterSystems sehingga menciptakan solusi pengelolaan data.

“Semua guna memberdayakan penyedia layanan kesehatan berujung pada meningkatnya kualitas perawatan pasien,” ungkap Peter.

Sejak berdirinya tahun 2019, BitHealth memiliki misi memberdayakan perusahaan layanan kesehatan untuk mengoptimalkan bisnis dan operasi dengan memasukkan solusi teknologi ke dalam layanan.

Adapun InterSystems adalah penyedia teknologi data yang kreatif, berkomitmen untuk membantu pelanggan menyelesaikan masalah-masalah terkait skalabilitas, interoperabilitas, dan kecepatan yang paling krusial.

Dansubdenpom III/2-4 Kota Banjar Apresiasi Anggotanya Bekuk Pelaku Curanmor

Komandan.jpg

harapanrakyat.com,- Dansubdenpom III/2-4 Kota Banjar, Jawa Barat, memberikan apresiasi terhadap anggotanya yang berhasil menangkap pelaku pencurian sepeda motor atau curanmor.

Anggota tersebut adalah Sersen Kepala Dadang Siswanto. Ia berhasil membekuk seorang pria pelaku pencurian sepeda motor di wilayah Kecamatan Cisaga, Kabupaten Ciamis.

Dansubdenpom III/2-4 Kota Banjar Lettu CPM Buhar mengatakan, sebagai pimpinan ia sangat mengapresiasi anggotanya yang berhasil menangkap pelaku tindak pidana.

“Pertama, saya mengucapkan terima kasih kepada anggota saya Serka Dadang Siswanto, yang telah berhasil menangkap dan memutus mata rantai kejahatan dengan modus berkenalan di media sosial,” kata Buhar, Senin (23/10/2023).

Baca Juga: Heroik, TNI Berpakaian Preman Bekuk Pelaku Curanmor di Ciamis

Kemudian, untuk proses hukum terduga pelaku karena murni dilakukan oleh masyarakat sipil, selanjutnya akan diserahkan kepada pihak kepolisian.

“Karena ini murni masyarakat sipil, jadi penanganan kasusnya kami serahkan sepenuhnya kepada pihak kepolisian,” terangnya.

Dansubdenpom III/2-4 Kota Banjar tersebut juga berpesan agar senantiasa membantu tugas aparat yang lain dalam mencegah tindak kejahatan, yang bisa menimbulkan kerugian masyarakat.

“Tetap semangat dan bantu tugas aparatur yang lain untuk mencegah tindak kejahatan yang bisa merugikan masyarakat. Kemudian, untuk masyarakat juga kami imbau tidak mudah percaya dengan seseorang yang baru kenal di media sosial,” pungkasnya. Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Jihandak Brimob Ledakan Granat Nanas Buatan Amerika yang Ditemukan di Tasikmalaya

Granat.jpg

harapanrakyat.com,- Granat nanas buatan Amerika yang ditemukan dalam lemari di rumah almarhum seorang veteran warga Kecamatan Salawu, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, akhirnya diledakan Tim Jihandak Brimob Polda Jabar.

Sebelumnya, sebuah granat dan peluru yang masih aktif itu terbungkus karung dalam lemari di rumah tersebut pada Minggu (22/10/2023).

Granat yang berumur 70 tahun dan masih aktif dan kini sudah diledakan oleh Tim Jihandak Brimob Polda Jabar. Lokasi tempat peledakan jaraknya beberapa kilo dari pemukiman warga.

Kabag Ops Polres Tasikmalaya AKP Glatiko Nagiewanto mengatakan, granat yang ditemukan jenis granat nanas buatan Amerika. Pasukan TNI sering menggunakan granat jenis tersebut.

Baca Juga: Granat Nanas dan Amunisi Aktif Ditemukan Dalam Laci Lemari di Tasikmalaya

“Gramat dan pelurunya masih aktif, meskipun sudah berumur 70 tahun. Jadi itu penemuan granat dan beberapa peluru yang mungkin sisa-sisa veteran jaman dulu. Informasinya sudah belasan tahun lemari yang jadi tempat penyimpanan granat tidak pernah ada yang buka,” ungkap Glatiko Nagiewanto, Senin (23/10/2023).

Lanjutnya mengatakan, penemuan beberapa peluru dan granat nanas buatan Amerika itu saat anak almarhum veteran sedang membersihkan rumah tersebut.

“Iya yang ditemukan granat nanas dari militer dan peluru juga peluru organik militer. Untuk prosedur peledakan kita sudah tempuh. Peledakannya oleh Satbrimob Polda Jabar,” terangnya.

Glatiko Nagiewanto pun mengimbau kepada masyarakat, jika ada yang menemukan benda-benda mencurigakan segera melapor ke polisi. Terutama terkait dengan bahan peledak.

“Jadi jangan menangani sendiri. Kita dari Polsek dan Polres pun mengamankan saja supaya tidak ada yang mengganggu, sambil menunggu tim dari Brimob Polda Jabar untuk melakukan evakuasi,” tandasnya. (Apip/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Mobil Avanza Masuk Jurang Sedalam 30 Meter di Garut, Pengemudi Seorang Wanita

Mobil-Masuk-Jurang.jpg

harapanrakyat.com,- Mobil Avanza masuk jurang sedalam 30 meter di Jalan Raya Talegong, Garut, Jawa Barat, Senin (23/10/2023). Meski tak ada korban jiwa, namun pengemudi dan penumpang mobil Avanza itu mengalami luka-luka.

Diketahui mini bus Toyota Avanza dengan nomor polisi D 1379 MI dikemudikan oleh seorang wanita asal Bandung bernama Euis Jualiah.

Kecelakaan tunggal itu tepatnya terjadi di Kampung Awi Suti, Desa Sukamulya, Kecamatan Talegong, Kabupaten Garut. Jalur ini merupakan jalur cukup ekstrim karena berkelok dan banyak turunan curam.

Ipda Adi Susilo, Kasi Humas Polres Garut mengatakan, kronologi kejadian kecelakaan ini berawal saat mobil yang dikendarai Euis Juliah datang dari arah Bandung hendak menuju Pantai Santolo, Kecamatan Pameungpeuk, Garut.

Baca Juga: Sempat Bersenggolan, Pemotor di Garut Tewas Usai Terlindas Minibus

“Saat melintasi Jalan Raya Talegong dengan kondisi jalan yang menurun curam, diduga mengalami rem blong. Sehingga mobil Avanza masuk jurang dengan kedalaman kurang lebih 30 meter,” terangnya.

Akibat kejadian tersebut, petugas Polsek Talegong mengevakuasi korban ke Puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan medis. Sedangkan, mobil korban masih dalam proses evakuasi dari jurang.

Adi Susilo menambahkan, pengemudi mengalami luka pada bagian pelipis mata sebelah kiri dan mendapat 5 jahitan di dalam, dan 10 jahitan di luar. Untuk penumpangnya hanya mengalami luka ringan pada bagian tangan kanan akibat serpihan kaca mobil.

“Sementara untuk kerugian materil masih dalam penyelidikan kepolisian,” pungkasnya. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Diduga Kurang Hati-Hati, Dua Pemotor Tabrakan di Kota Banjar

Pemotor-Tabrakan-di-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Dua pengendara sepeda motor (pemotor) di Kota Banjar, Jawa Barat, terlibat tabrakan di Jalan Gotong Royong, Lingkungan Sukarame, Kelurahan Mekarsari, Kota Banjar, Jawa Barat, Senin (23/10/2023).

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 20.40 WIB. Akibatnya seorang pengendara motor mengalami luka dan harus dilarikan ke rumah sakit.

Berdasarkan informasi pengendara sepeda motor Honda Beat datang dari arah Timur menuju Barat. Sedangkan, dari arah berlawanan datang sepeda motor Honda Supra Fit.

Diduga kurang berhati-hati saat berkendara, kedua pengendara sepeda motor tersebut akhirnya terlibat kecelakaan.

Salah seorang warga, Ajo mengatakan, saat itu dirinya sedang berada di dalam rumah, namun tiba-tiba terdengar suara benturan yang cukup keras.

Baca Juga: Niat Membeli Kado untuk Guru, Seorang Siswi di Kota Banjar Tewas Tertabrak Kereta Api

Kemudian, dirinya bergegas keluar dan melihat ada dua unit kendaraan sepeda motor berikut pengendaranya sudah tergeletak di tengah jalan.

“Kejadian pastinya nggak tahu karena lagi di dalam rumah tiba-tiba ada suara benturan keras, langsung saya cek keluar sudah ada yang tergeletak,” kata Ajo, Senin (23/10/2023).

Setelah itu, warga langsung berhamburan keluar rumah untuk menolong korban dan memindahkan ke pinggir jalan.

“Warga berhamburan keluar rumah langsung nolongin,” terangnya.

Sementara itu, pemotor Honda Supra Fit yang terlibat tabrakan di Kota Banjar mengalami luka cukup serius. Korban pun langsung dibawa ke rumah sakit menggunakan ambulans.

“Yang satu dibawa ke rumah sakit, yang satu lagi dibawa ke kantor koperasi katanya itu karyawannya,” pungkasnya.

Saat ini, peristiwa tabrakan tersebut sudah ditangani oleh petugas kepolisian dari Unit Gakkum Satlantas Polres Kota Banjar. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Viral Situ Sarkanjut Garut Kering, Ini Sejarah Namanya yang Nyeleneh

Situ-Sarkanjut-Garut.jpg

Situ Sarkanjut, danau yang terletak di Desa Dungusiku, Kecamatan Leuwigoong, Kabupaten Garut, Jawa Barat viral. Kali ini bukan karena namanya, tetapi karena kemarau panjang membuat danau ini kering. Dalam video yang tersebar terlihat anak-anak bermain bola di atas situ yang kering dan retak-retak.

Bagi masyarakat Sunda, nama danau ini memang terkesan nyeleneh. Selain itu Situ Sarkanjut juga sering dikaitkan dengan beberapa mitos.

Sebelum kemarau melanda dan menyebabkan airnya surut, Situ Sarkanjut menjadi destinasi wisata mancing dengan kekayaan ikan yang melimpah. Pemandangan alam yang menentramkan hati juga menambah daya tarik wisatawan baik dari lokal maupun mancanegara.

Mitos Situ Sarkanjut Garut

Tahukah Anda bahwa danau ini menyimpan sejumlah mitos yang melegenda? Berikut adalah beberapa cerita mitos yang beredar di sekitar masyarakat dalam beberapa versi.

Baca Juga: Gunung Eweranda Garut, Kok Namanya Jorang? Ini Asal-Usulnya

Mitos Bisikan Gaib

Menurut versi pertama, pembentukan Situ Sarkanjut Garut berasal dari sesepuh kampung yang mendapat bisikan gaib untuk memegang kelaminnya sendiri sebanyak 3 kali agar selamat dari kejaran Belanda. Meski terdengar nyeleneh, mitos ini memiliki kaitan erat dengan penamaan danau tersebut.

Dalam bahasa Sunda, sarkanjut atau “kanjut” sendiri memiliki makna yang sama dengan simbol kejantanan pria. Akan tetapi, mitos ini hanya sebatas penuturan dari warga setempat dan belum terbukti kebenarannya.

Baca Juga: Villa Bumi Kayu Garut, Wisata Kuliner Asri Ala Ubud Bali

Tempat Penyimpanan Pusaka

Selain mitos tentang kejantanan, versi kedua justru memberikan makna Situ Sarkanjut Garut sebagai ‘tempat penyimpanan’. Dalam sejarahnya, danau ini menjadi tempat untuk menyimpan artefak dan barang-barang pusaka bagi seorang pemuka agama, Mbah Sura Adipraja.

Terlepas dari nama yang nyeleneh, mitos kejantanan, dan cerita sejarah, nyatanya danau seluas 5 hektar ini menjadi destinasi mancing yang populer berkat ikan-ikan yang sangat banyak. Selain itu, pemandangan alam yang luar biasa membuat wisatawan tertarik untuk berkunjung dan menghabiskan waktu di danau ini.

Jika musim penghujan sudah tiba, tidak menutup kemungkinan bahwa Situ Sarkanjut Garut akan kembali seperti dulu. Sama seperti danau lainnya di Garut, yakni Situ Bagendit dan Situ Cangkuang, keindahan tempat ini perlu kita lestarikan agar bertahan hingga lintas generasi. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts