Beranda blog Halaman 437

Kunjungi Petani Buah Sawo di Ciamis, Rina Saadah Teringat Masa Kecil 

Petani-Buah-Sawo.jpg

harapanrakyat.com,- Di sela-sela kegiatan kunjungan menyapa warga Desa Kutawaringin, Kecamatan Purwadadi, Kabupaten Ciamis, Rina Saadah Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari PKB Dapil Jabar X berkunjung ke petani buah sawo. 

Di saat yang sama, Rina Saadah juga memborong buah lokal yang merupakan ciri khas dari Indonesia tersebut. 

Rina Saadah yang juga Ketua Umum Pemuda Tani HKTI itu menyebut buah sawo di kota-kota besar itu sudah jarang ditemui. Padahal, buah tersebut adalah buah khas Indonesia. 

“Saya itu paling suka sekali pada buah sawo, karena sawo itu mengingatkan masa kecil,” ujar Rina Saadah beberapa waktu lalu.

Menurut Rina, buah sawo rasanya enak dan manis. Karena itu, perlu adanya dukungan agar makin berkembang dan bisa maju. 

“Tadi juga kita berdiskusi terkait permodalannya dan pemasaran. Jadi, kata petani untuk modalnya itu adalah modal sendiri, untuk penjualnya di daerah-daerah Jawa Barat,” katanya.

Baca juga: Jurus Rina Saadah Cegah Stunting, Caleg DPR RI Ini Bagikan Susu kepada Anak-anak di Ciamis

Sementara itu, Sarmini salah seorang petani sawo mengaku tidak menyangka Rina Saadah yang merupakan calon pemimpin muda itu datang ke kediamannya. Bahkan, Rina mencoba serta memborong buah sawo miliknya. 

“Tiba-tiba saja datang. Alhamdulilah. katanya Teh Rina itu suka sekali pada buah sawo. Tadi juga borong untuk dibawa ke Jakarta,” katanya.

Sarmini menilai, Rina Saadah merupakan perempuan muda yang cerdas dan juga sangat peduli terhadap para pelaku usaha kecil, seperti halnya para petani sawo. 

“Mudah-mudahan saja, Rina Saadah nantinya bisa menjadi calon pemimpin yang terus peduli pada masyarakat kecil dan pelaku usaha UMKM,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Lestarikan Sumber Daya Tanaman Hutan, Poktan Girimukti Ciamis Perbanyak Bibit

benih-tanaman-hutan.jpeg

harapanrakyat.com,- Menjaga kelestarian hutan adalah tugas semua pihak termasuk masyarakat. Salah satunya dilakukan Kelompok Tani Girimukti, Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Mereka melakukan pembenihan bibit tanaman hutan penghasil kayu dan hasil hutan bukan kayu (HHBK).

Pembenihan tanaman itu dilakukan di blok Ciweudus, Dusun Cicanggong, Desa Bangbayang, Kecamatan Cipaku.

Endah Gozali, Ketua Kelompok Tani Giri Mukti mengatakan tujuan pembenihan bibit itu untuk menjamin kelestarian sumber daya daya genetik tanaman hutan dan juga pemanfaatannya. Menjamin tersedianya benih/bibit tanaman dengan mutu yang baik.

“Kami, Koptan mengembangkan pembenihan untuk rehabilitasi hutan,” ujar Endah, Selasa (25/10/2023).

Bibit yang dikembangkan diantaranya 30.000 pohon albasia, pohon petai 2.000, jengkol 1500 dan Picung 1500.

“Total mencapai 35.000 pohon yang nantinya akan disebar ke tiap dusun yang akan ditanam dilahan seluas 70 hektar. Sebagai bagian dari pemberdayaan masyarakat pada kegiatan rehabilitasi hutan dan lahan,” ungkap Endang.

Baca Juga: Pemkab Ciamis Kembali Raih Penghargaan Proklim dari KLHK RI

Endang menjelaskan pembenihan tanaman tersebut berkaitan dengan pengadaan, pengelolaan dan peredaran bibit tanaman. Kegiatan pengembangan pembenihan bibit tanaman itu guna mendukung kegiatan rehabilitasi hutan.

Pembibitan itu sendiri ditujukan untuk menghasilkan bibit berkualitas sehingga pertumbuhannya seragam.

“Harapan ke depan, ini menjadi tambahan penghasilan bagi petani yang menjalankannya,” kata Endah Gozali. (Dji/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Pansus Perda Pajak Retribusi Daerah Temukan RM di Ciamis Tidak Tarik 10 Persen

Perda-Pajak-Retribusi-Daerah.jpeg

harapanrakyat.com,- Ketua Pansus Perda Pajak Retribusi Daerah Ciamis Sarif Sutiarsa menemukan masih ada pengusaha rumah makan tidak melakukan penarikan pajak restoran dalam menjalankan usahanya. Mereka tidak mencantumkan pajak 10 persen. Hal itu diketahui setelah melakukan uji petik ke salah satu RM di Ciamis.

“Dengan tidak mencantumkan pajak restoran 10 persen dan masih melakukan pembayaran secara manual, artinya RM tersebut tidak melaksanakan perda terkait pajak retribusi. Itu harus segera ada tindakan,” ungkap Sarif Sutiarsa, Selasa (24/10/2023).

Sarif menegaskan setiap rumah makan di Kabupaten Ciamis harus menjalankan perda pajak retribusi. Hal itu sebagai bentuk membantu pihak pemerintah dalam mengumpulkan PAD dari Pajak Restoran 10 persen. Aturan itu tidak mengurangi pendapatan pengusaha karena dibayar oleh konsumen.

Perda pajak retribusi ini merupakan produk hukum. Apabila pengusaha tidak menjalankan, Pemda harus tegas memberikan saksi. Tapi, sebelum memberikan sanksi, rumah makan itu diberikan sosialisasi terkait penarikan pajak restoran 10 persen.

“Sanksi harus bisa diberikan bagi RM yang tidak menjalankan pajak retribusi, namun sebelumnya harus ada sosilaisasi terlebih dahulu kenapa RM belum menerapkan Pajak restoran 10 persen, mereka tidak mengetahui terkait penarikan,” jelasnya.

Syarif berharap Bapenda Ciamis melakukan sosialisasi terkait pajak restoran 10 persen kepada RM. Meski mereka bayar pajak, akan tetapi bisa dikatakan tidak sesuai. Sehingga sudah selayaknya Bapenda melakukan tindakan tegas kepada RM yang belum menerapkan pajak 10 persen.

RM Tidak Taati Perda Pajak Retribusi Daerah, Ini Tanggapan Bapenda Ciamis

Sementara, Aef Saefuloh, Kepala Bapenda Ciamis mengapresiasi Ketua Pansus DPRD Ciamis yang melakukan uji petik ke lapangan terkait pajak restoran/rumah makan yaitu 10 persen.

“Ucapan terimakasih kepada Pansus DPRD Pajak Retribusi Daerah. Membantu Bapenda dalam sosialisasi kepada para wajib pajak terutama rumah makan yang harus menerapkan pajak restoran 10 persen,” ujarnya.

Menyikapi temuan itu, Bapenda akan menjalin silaturahmi dan pendekatan kepada para WP pengusaha Restoran/Rumah Makan.

“Setelah sosialisasi, maka Bapenda dalam waktu dekat ini akan memanggil dan mengumpulkan para pengusaha RM terkait pajak restoran sebesar 10 persen yang harus diterapkan,” jelasnya.

Bapenda juga nantinya akan memperkenalkan alat mesin kasir yang saat ini sedang on proses dibuat. Mesin itu bisa ditempatkan di RM untuk membantu Pemkab Ciamis dalam mengumpulkan pajak daerah.

Baca Juga: Pemkab Ciamis Kembali Raih Penghargaan Proklim dari KLHK RI

Terkait penegakan saksi kepada RM yang tidak menjalankan perda pajak retribusi, Bapenda akan melakukan verifikasi, pengawasan dan pemeriksaan. Terkait penilaian wajar dan tidaknya laporan dan pembayaran pajak daerah RM tersebut.

“Selanjutnya RM yang ditemukan tidak wajar pelaporannya maka akan diterbitkan kurang bayar. Apabila masih belum memenuhi kewajibannya maka kita layangkan surat tagihan beserta dendanya. Kemudian surat teguran secara tertulis 2 x 7 hari. Jika masih tetap, maka berlanjut penempelan stiker yang isinya bahwa RM tersebut tidak bayar pajak,” pungkasnya. (Es/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Sawala Pertanian di Festival Layang Lakbok Ciamis, Dialog Antara Petani dan Pemerintah

Sawala-Pertanian-di-Festival-Layang-Lakbok-Ciamis-Dialog-Antara-Petani-dan-Pemerintah.jpeg

harapanrakyat.com,- Kegiatan Layang Lakbok di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi salah satu ruang untuk saling berdialog dan bertukar informasi seputar pertanian antara elemen masyarakat tani dengan pemangku kebijakan di Kabupaten Ciamis.

Layang Lakbok juga merupakan ungkapan syukur masyarakat tani atas hasil panen yang telah diperoleh. Dalam kegiatan ini dimunculkan kearifan lokal seperti kesenian tradisional, kuliner, kebiasaan dan potensi wisata desa.

Harapannya dapat meningkatkan perekonomian khususnya di rumah tangga petani serta memberikan semangat dan motivasi untuk bergerak melakukan perubahan dalam usahataninya.

Adapun tema Layang Labok Tahun 2023 adalah Lakbok : Nya Melak Nya Ngalebok “Memajukan Petani, Memajukan Bangsa”.

Sawala pertanian (rembug tani) merupakan salah satu kegiatan yang diselenggarakan dalam Layang Lakbok.

Kegiatan ini bertujuan untuk mendapatkan informasi pertanian serta adanya upaya pemecahan masalah yang dihadapi oleh para petani Lakbok. Kegiatan ini dilaksanakan pada hari Jum’at tanggal 20 Oktober 2023 bertempat di Area Persawahan Blok Kuntul Desa Baregbeg Kecamatan Lakbok.

Dihadiri oleh Sekretaris Daerah, Ketua DPRD, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Kepala Dinas Sosial, Kepala Dinas PUPRP, UPTD Pengairan Wilayah Lakbok Selatan, Ketua KTNA Kecamatan, Stakeholder Kecamatan Lakbok. Kemudian okoh tani Kecamatan Lakbok,  Perwakilan Gapoktan dan Poktan se-Kecamatan Lakbok.

“Topik yang dibahas dalam kegiatan rembug tani adalah budaya tani, jaminan sosial dan ketahanan pangan,” ungkap Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Ciamis, Slamet Budi Wibowo.

Baca juga: Dinas Pertanian Salurkan Bantuan Alat Mesin Pertanian Hand Sprayer

Menurutnya, budaya tani merupakan kebiasaan para petani dalam mengelola usaha taninya dilakukan secara tradisional yang seharusnya dapat diubah secara perlahan seiring dengan kemajuan teknologi pertanian untuk peningkatan hasil usahatani.

Kemudian kata Slamet, pihaknya juga mensosialisasikan soal jaminan sosial usahatani bagi para petani yang difasilitasi oleh pemerintah dalam bentuk AUTP (Asuransi Usaha Tanaman Padi).

“Program ini menjamin para petani dari kegagalan panen baik yang disebabkan oleh bencana alam (banjir, longsor dan kekeringan) serta serangan OPT,” katanya. 

Lebih lanjut Slamet Budi menyatakan, konsep ketahanan pangan menuntut masyarakat mau dan mampu mengoptimalkan semua lahan yang dimiliki. Baik itu lahan pekarangan ataupun lahan sawah untuk ditanami tanaman yang memiliki nilai ekonomi tinggi untuk mencukupi kebutuhan rumah tangga/keluarga.

“Dalam hal ketahanan pangan para petani dan pemangku kebijakan berkomitmen dan sinergis untuk menjamin keberlangsungan ketersediaan pangan, tersedianya sarana prasarana pertanian yang mendukung keberlanjutan pertanian di Lakbok sebagai lumbung pangan Kabupaten Ciamis,” jelasnya.

Kendala Sektor Pertanian di Lakbok Ciamis

Salah satu perwakilan gapoktan Kecamatan Lakbok, Amat Rukmana, menyampaikan kondisi terkini pertanian di Lakbok. Seperti infrastruktur (saluran tersier) dan ketersediaan sarana prasarana pertanian yang belum memadai. Serta ketidakserempakan pengolahan lahan pada awal musim tanam. Hal ini sangat penting sebagai faktor penunjang keberhasilan usahatani.

Hal tersebut ditanggapi oleh Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Ciamis, Slamet Budi Wibowo, SP. M.Si.

Ia menegaskan, dengan adanya pembatasan alokasi pupuk dan keterbatasan anggaran pemerintah untuk pupuk subsidi serta kondisi fisik tanah di Kecamatan Lakbok yang kesuburannya sudah menurun. Dimana hal ini dibuktikan dengan kondisi pH (keasaman tanah) di Lakbok rata-rata pada angka 5 – 5,5 sedangkan pH normal ada pada angka 6-7.

“Maka para petani dianjurkan secara perlahan dapat menggunakan pupuk organik dan melakukan pengapuran ke lahan pertanian yang dimiliki,” pungkas Slamet.

Sementara itu, Sekda Kabupaten Ciamis, Dr. H. Tatang, M.Pd, juga menanggapi terkait saluran tersier yang ada di wilayah Lakbok memang sangat memprihatinkan dan perlu secepatnya ditangani.

Lebih lanjut beliau akan mengupayakan perbaikan saluran secara bertahap baik yang bersumber dari APBD maupun APBN. Beliau juga berpesan kepada masyarakat tani untuk meningkatkan kebersamaan dan kekompakan dalam usahataninya. (Fahmi/R8/HR Online/Editor Jujang)

Teknologi Pertanian Berbasis AI Dorong Swasembada Pangan Indonesia

Teknologi-Pertanian-Berbasis-AI-Dorong-Swasembada-Pangan-Indonesia.jpg

harapanrakyat.com,- Teknologi pertanian berbasis Artificial Intelligence (AI) bakal menjadi pendorong utama dalam transformasi sektor pertanian Indonesia.

Menurut Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP), Moeldoko, Indonesia memiliki potensi besar untuk mencapai swasembada pangan dengan memanfaatkan teknologi ini.

Salah satu inovasi terkemuka dalam hal ini adalah Greens, sebuah platform pertanian berbasis AI yang telah mengubah cara kita memandang pertanian.

Greens adalah sebuah paradigma baru dalam dunia pertanian. Dengan teknologi ini, bertani tidak lagi memerlukan lahan berlumpur-lumpur atau harus bertahan dari panas terik. Sebaliknya, dengan pendekatan AI, pertanian bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja, membuatnya sangat menarik bagi generasi muda.

Moeldoko menjelaskan bahwa produktivitas sejumlah komoditas pertanian, seperti kentang dan ubi cilembu, dapat ditingkatkan secara signifikan melalui teknologi mirip hidroponik ini.

“Produk-produk ini sebelumnya hanya dapat ditanam di ketinggian tertentu. Tetapi dengan inovasi teknologi, kini dapat tumbuh di gedung perkantoran atau mall,” ujarnya dikutip Selasa (24/10/2023).

Teknologi ini tidak hanya memungkinkan pertanian yang lebih efisien, tetapi juga berkelanjutan. Ini tidak hanya membantu mencapai swasembada pangan tetapi juga berkontribusi pada pelestarian unsur hara tanah dan penggunaan air yang lebih efisien.

Baca juga: Penerapan Teknologi AI untuk Pemilu, Dana Kampanye Diklaim Jadi Lebih Hemat

Greens: Teknologi Pertanian Berbasis AI

Puput, perwakilan dari Greens Indonesia, menambahkan bahwa dengan teknologi Greens dan bibit padi unggul M70D milik Moeldoko, produksi beras nasional dapat meningkat secara signifikan. Semua aspek pertanian dapat dikendalikan dalam satu ruangan, membawa impian swasembada pangan Indonesia menjadi kenyataan.

Sofia Koswara, Pendiri Maju Tani mengungkapkan, melalui kolaborasi dengan berbagai pihak. Baik pemerintah Indonesia maupun luar negeri, mereka telah bersatu dalam menghadapi tantangan global seperti krisis pangan. Dengan inovasi teknologi pertanian dan kerja sama yang kuat, Indonesia mampu mempertahankan ketahanan pangan di masa depan.

Dengan teknologi pertanian berbasis AI seperti Greens, Indonesia telah memasuki era revolusi modernisasi pertanian. Menghadirkan peluang besar untuk mencapai swasembada pangan dan memainkan peran penting dalam menyediakan makanan untuk masyarakat. Ini adalah tonggak penting dalam sejarah pertanian Indonesia yang perlu didukung dan dikembangkan lebih lanjut. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Pemerintah Targetkan Akhir Tahun 500 Ribu Rice Cooker Gratis Terdistribusikan

Pemerintah-Targetkan-Akhir-Tahun-500-Ribu-Rice-Cooker-Gratis-Terdistribusikan.jpg

harapanrakyat.com,- Program 500 ribu unit Alat Makan berbasis Listrik (AML) atau rice cooker gratis didanai oleh Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2023. Proyek ini ditargetkan selesai pada akhir Desember 2023.

Dalam upaya memenuhi target tersebut, Sekretaris Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM Dadan Kusdiana, menjelaskan langkah-langkah yang sedang diambil.

Dadan mengungkapkan bahwa saat ini program pembagian rice cooker gratis memasuki tahap verifikasi data calon penerima. Data calon penerima AML akan diberikan oleh PT PLN dan PLN Batam kepada Kementerian ESDM. Tahap verifikasi sudah dimulai bersamaan dengan pengadaan, dan diharapkan selesai dalam waktu dekat.

Proses pengadaan juga telah dimulai dengan menggunakan sistem lelang cepat melalui e-katalog. Proses ini berdasarkan harga dan melibatkan koordinasi dengan Kementerian Perindustrian untuk memastikan kualitas peralatan.

Baca juga: Program Pembagian Rice Cooker, Upaya Pemerintah Tekan Impor LPG

Meskipun Dadan tidak mengungkap merk rice cooker yang akan dibagikan, dia menekankan bahwa semua rice cooker tersebut akan memenuhi standar tertentu, termasuk kapasitas 1,8-2,2 liter serta label hemat energi.

Pengadaan rice cooker ini akan mencakup pengiriman, dan pembayaran akan dilakukan setelah unit rice cooker diterima oleh penerima. Dadan menegaskan bahwa rencana pembagian rice cooker gratis sudah dimulai, tetapi implementasinya melibatkan beberapa tahapan, mulai dari perencanaan, penganggaran, pengadaan, hingga distribusi.

Sebelum distribusi dimulai, verifikasi penerima juga merupakan tahap penting dalam proses ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan bahwa rice cooker akan disalurkan kepada penerima yang memenuhi syarat, termasuk ketersediaan jaringan PLN di lokasi mereka.

Program Rice Cooker Gratis yang didanai oleh APBN 2023 diharapkan akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat Indonesia. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Rumah Makan Padang di Majalengka, Sajian Cita Rasa Khas

Rumah-Makan-Padang-di-Majalengka-Sajian-Cita-Rasa-Khas.jpg

Rumah makan Padang di Majalengka jadi pilihan terbaik apabila Anda sedang berada di wilayah tersebut. Di Majalengka Jawa Barat sudah tersebar banyak rumah makan Padang yang memiliki berbagai sajian menu istimewa. Tersedia beragam sajian yang memiliki cita rasa khas masakan Padang dengan rempah otentik di wilayah Majalengka. 

Baca Juga: Rumah Makan Padang di Kuningan, Nikmati Berbagai Menu Lezat

Berbagai bumbu lezat tentu akan membuat selera makan menjadi meningkat. Anda juga bisa memilih berbagai menu makanan khas Minang yang beragam.

Rumah Makan Padang di Majalengka dengan Berbagai Menu Istimewa

Nasi Padang adalah makanan favorit banyak orang di Indonesia. Makanan ini berasal dari daerah Padang, Sumatera Barat, dan telah menyebar ke seluruh penjuru Indonesia.

Nasi Padang terkenal dengan keanekaragaman hidangan dan rasa yang kaya. Biasanya, hidangan Nasi Padang disajikan dalam porsi kecil, dan pelanggan bisa memilih hidangan yang mereka suka.

Beberapa hidangan khas Nasi Padang termasuk rendang, gulai ayam, sambal lado mudo, rendang, rendang, rendang, dan banyak lagi. Makanan ini biasanya disajikan dengan nasi putih panas dan pelengkap seperti kerupuk, telur dadar, dan sayur.

Kelezatan Nasi Padang sering kali disebabkan oleh bumbu khasnya, seperti santan, rempah-rempah, dan cabai. Selain itu, cara penyajian yang melimpah dan penuh warna juga menambah pengalaman makan yang menarik.

Nasi Padang adalah pilihan makanan yang sangat populer di Indonesia dan bahkan di luar negeri. Ini karena kelezatannya yang khas dan citarasa yang kuat.

Saat ini rumah makan Padang sudah tersebar di seluruh daerah di Indonesia. Bahkan di wilayah Majalengka banyak tempat makan Padang yang cocok untuk Anda datangi.

Berikut ini merupakan beberapa pilihan tempat makan Padang yang ada di wilayah Majalengka dengan sajian menu istimewa:

1. Rumah Makan Suci Minang Masakan Padang

Rumah Makan Padang di Majalengka
Foto: Youtube @matkiding

Rumah makan Padang di Majalengka yang bisa menjadi pilihan yaitu RM Suci Minang. Tempat Makan Suci Minang menyajikan berbagai makanan khas Minang yang hadir dengan rasa istimewa.

Terdapat berbagai lauk pauk yang bisa Anda pilih di rumah makan Padang ini. Seperti ayam balado, ayam goreng Padang, ayam bakar Padang, sampai rendang. Rasa yang nikmat ini tentu membuat Anda ingin terus mencicipi masakannya. 

Tidak perlu khawatir, karena rasa masakan selalu enak dan autentik sehingga tidak mengecewakan. Harga masakan Padang di RM Suci Minang juga terjangkau.

Alamat rumah makan ini tepatnya di Jalan Pangeran Muhammad, Sukahaji, Sukahaji, Majalengka, Jawa Barat.

2. Rumah Makan Padang Elok Sakato

Foto: Youtube @EnjoyAja

Rumah makan Padang Elok Sakato juga bisa menjadi pilihan terbaik bagi Anda yang berada di wilayah Majalengka. Tempat makan Padang ini terletak di Jalan Kesehatan No. 499 Majalengka Wetan, Majalengka, Jawa Barat.

Baca Juga: Kuliner Malam Enak di Bogor, Manjakan Lidah dan Perut

Di tempat ini juga menyediakan berbagai makanan khas Minang dengan cita rasa istimewa. Banyak para pengunjung yang sudah merasakan nikmatnya masakan dari rumah makan ini. 

Salah satu menu favorit bagi para pengunjung yaitu rendangnya yang bikin nagih. Perpaduan empuknya daging dan bumbu yang legit tentu menghadirkan rasa yang tidak tertandingi.

Tidak perlu khawatir karena juga masih terdapat berbagai sajian lain yang bisa Anda pilih di rumah Makan Padang Elok Sakato.

3. Harapan Jaya Masakan Padang

Foto: Youtube Yayan Cahyadi@Arya Malik

Rumah makan Padang di Majalengka yang bisa menjadi pilihan selanjutnya yaitu Harapan Jaya Masakan Padang. Rumah makan Padang Harapan Jaya terletak di Majalengka Wetan, Majalengka, Jawa Barat.

Menurut ulasan para pengunjung masakan rumah makan ini sesuai selera masyarakat Indonesia. Makanannya enak dan memiliki bumbu yang khas. 

Anda juga bisa memilih berbagai makanan khas Minang dengan cita rasa lezat. Jangan cemas, sebab tempat makan Harapan Jaya selalu terjaga kebersihannya. Kebersihan tempat makan ini tentu akan mendukung kenikmatan saat mencicipi masakan yang istimewa tersebut.

4. RM Dara Minang

Rumah Makan Padang di Majalengka
Foto: Youtube @SAIRIANG JAYA

RM Dara Minang juga menjadi salah satu tempat yang menyajikan masakan khas Padang istimewa. Tempat makan Padang ini berlokasi di Jalan KH Abdul Halim RT 02, Munjul, Majalengka, Majalengka, Jawa Barat.

RM Dara Minang menyediakan berbagai hidangan yang siap memanjakan lidah. Para pengunjung bisa memilih lauk sesuai keinginan jika tidak ingin menikmati nasi Padang di tempat ini. 

Baca Juga: Tempat Sarapan di Sukabumi, Lezat dan Mengenyangkan

Tempat makan yang bersih dan tertata rapi tentu akan menambah selera makan untuk para pengunjung. Tidak perlu khawatir, pelayanan di rumah makan ini juga cepat. Sehingga, Anda yang sudah tidak sabar menikmati lezatnya nasi Padang tidak perlu menunggu lama.

Itulah tadi beberapa pilihan rumah makan Padang di Majalengka yang menyajikan menu istimewa. Pilihan makanan Minang di rumah makan tersebut memiliki cita rasa yang khas. Rasa makanan autentik dan tidak berubah seiring berjalannya waktu. Rumah makan tersebut juga nyaman untuk Anda kunjungi bersama keluarga atau sahabat. (R10/HR-Online)

Bawaslu Kota Banjar Sosialisasikan Pengawasan Pemilu Partisipatif kepada Komunitas yang Jarang Tersentuh

Bawaslu.jpg

harapanrakyat.com,- Mendekati tahun politik, Bawaslu Kota Banjar, Jawa Barat, sosialisasikan pengawasan Pemilu Partisipatif kepada komunitas yang selama ini jarang tersentuh. Seperti komunitas punk, komunitas binaan Komisi Penanggulangan AIDS (KPA), dan juru parkir.

Kegiatan sosialisasi pengawasan Pemilu tersebut berlangsung di Aula Banjar Organik Training Center, Lingkungan Sukarame, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar.

Koordinator Divisi Pencegahan dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Provinsi Jabar Nuryamah mengatakan, memasuki tahapan penetapan calon legislatif dan pendaftaran pasangan presiden, tensi politik sudah mulai memanas.

“Memang ini tensinya sudah mulai akan panas ya. Apalagi pada tanggal 28 November nanti akan masuk tahapan kampanye, yang mana ada tiga tahapan krusial,” kata Nuryamah, Selasa (24/10/2023).

Ia menjelaskan, setiap tahapan tersebut pastinya memiliki indeks kerawanan, baik masalah hoax, ujaran kebencian, dan money politik.

“Kalau kita menyebutnya indeks kerawanan terkait dengan money politik, hoax, ujaran kebencian, dan sara. Biasanya itu mulai masuk pada tahapan kampanye dan tahapan hari tenang juga suka ada,” ungkap Nuryamah.

Baca Juga: Deklarasi Pemilu Damai di Kota Banjar Parpol Diingatkan Jangan Sampai Ada Perpecahan

Menurutnya, dampak yang timbul dari hal tersebut dapat memecah belah Masyarakat. Sehingga perlu dilakukan pencegahan sebelum masuk pada tahapan itu.

“Pencegahannya dalam bentuk sosialisasi kepada masyarakat. Nah, konteks hari ini mengundang beberapa komunitas yang saya kira jarang tersentuh,” ujarnya.

Sementara itu, Koordinator Divisi Hukum Pencegahan Partisipasi Masyarakat dan Humas Bawaslu Kota Banjar Wahidan mengatakan, konsep pengawasan Pemilu partisipatif ini merupakan pengawasan yang melibatkan masyarakat.

“Jadi, masyarakat bisa melakukan pengawasan dan langsung melaporkan temuan yang terjadi di lapangan,” katanya.

Wahidan menyebutkan, adanya keterlibatan masyarakat menjadi pengawas partisipatif karena kurangnya jumlah pengawas Pemilu di satu wilayah.

“Karena tanggung jawab Pemilu secara substansial merupakan tanggung jawab seluruh komponen masyarakat. Sehingga harus dilibatkan,” pungkasnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Forest Walk Sumedang Jadi Wisata Ramah Lingkungan Baru

Forest-Walk-Sumedang-Jadi-Wisata-Ramah-Lingungan-Baru.jpg

Forest Walk Sumedang jadi wisata terbaru. Untuk Anda warga Sumedang, Forest Walk akan segera hadir. Wisata Jawa Barat ini patut untuk Anda nantikan.

Sumedang adalah salah satu daerah di Jawa Barat yang memiliki pertumbuhan cukup pesat. Ada banyak wisata menarik di Sumedang.

Baca Juga: Glamping Lenirra Bogor, Sensasi Menginap dalam Iglo di Tengah Persawahan

Untuk Anda warga Sumedang, sebentar lagi akan muncul wisata baru, yakni forest walk. Ini adalah wisata murah dan ramah lingkungan.

Forest Walk Sumedang, Wisata Baru

Penjabat Bupati Sumedang Herman Suryatman mengaku optimis bahwa wisatawan akan terus datang ke Sumedang.

Hal ini terkait dengan mudahnya akses menuju dan dari Sumedang ke pusat kota. Terlebih lagi, saat ini Sumedang memang sudah memiliki wahana baru.

Jadi, para wisatawan akan sangat tertarik dengan wisata tersebut. Wahana ini bernama Forest Walk.

Wisata ini baru akan hadir di area sekitar Taman Seribu Cahaya (TSC) Blok Pangupukan, Dusun Cisema, Pakualam, Kecamatan Darmaraja, Sumedang yang cukup strategis.

Menurut Herman, kawasan tersebut akan dikelola atas kerjasama pemanfaatan dari jasa lingkungan wisata alam di Forest Walk antara PT Kampung Makmur (Perseroda) dan Perusahaan Umum Kehutanan Negara.

Wisata Forest Walk terbaru ini cukup lengkap karena berada di kawasan Bendungan Jatigede di Kabupaten Sumedang.

Baca Juga: Menikmati Keindahan Pantai Karang Tawulan Tasikmalaya, Instagramable Banget

Alhasil, para pengunjung yang akan menuju ke Menara Kujang Sapasang, maka bisa menuju langsung Forest Walk di area Taman Seribu Cahaya.

Menunggu Izin dan Rekomendasi Pemerintah Pusat

Herman menjelaskan bahwa beberapa hari lalu masih menunggu rekomendasi dan izin dari pemerintah pusat. Namun, saat ini mereka sudah mendapatkan izin secara resmi dan rekomendasinya.

Menurut Herman, ini akan membuat wisata Forest walk Sumedang akan segera beroperasi dan menarik perhatikan masyarakat.

Merupakan Hal yang Berbeda

Forest Walk bisa dikatakan sebagai wisata murah dan ramah lingkungan. Sebenarnya sudah ada Forest Walk sebelumnya di daerah Kota Bandung.

Wisata ini sayangnya memang masih jarang di Indonesia, terutama daerah Jawa Barat. Para pengunjung bisa beraktivitas dengan bebas di Forest Walk baru ini.

Baca Juga: Pulau Peucang Ujung Kulon, Surga Terpencil di Ujung Barat Pulau Jawa

Forest Walk termasuk fasilitas untuk melepaskan penat di dalam tubuh. Dengan tanaman hijau di sekitar wisata, udara akan terasa asri dan memanjakan mata.

Tidak hanya itu, Anda juga bisa berfoto dengan latar belakang pemandangan di sekitar Forest Walk. Tidak heran jika Herman mengatakan bahwa Forest Walk ini adalah suatu hal baru.

Wisata seperti ini jarang bisa masyarakat temui di Sumedang. Ini menjadi paket lengkap karena lokasinya di kawasan wisata. Tentu saja ini akan menarik wisatawan dalam maupun luar kota.

Nah, itulah Forest Walk Sumedang terbaru. Anda bisa mengunjungi kawasan ini untuk berekreasi maupun olahraga. Anda bisa mengajak teman atau keluarga untuk berkunjung kesini bersama-sama. (R10/HR-Online)

Mobil Truk Bermuatan Semen Masuk Jurang di Garut, Pengemudi Tewas

Mobil-Truk.jpg

harapanrakyat.com,- Mobil truk bermuatan semen masuk jurang di Jalan Raya Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Selasa (24/10/2023). Kecelakaan tunggal itu mengakakibatkan pengemudi mobil truk tersebut tewas di tempat.

Mobil truk pengangkut semen cor itu terperosok kedalam jurang sedalam 15 meter. Petugas kepolisian mengevakuasi pengemudi truk yang tewas ke Rumah Sakit Pameungpeuk, Garut.

Mobil truk bermuatan semen bernomor polisi B 9272 FIJ yang dikemudikan oleh Ruhiat Adiwijaya, mengalami kecelakaan di Jalan Raya Cibalong. Tepatnya di Blok Gunung Saegung, Desa Sancang, Kecamatan Cibalong, Garut.

Baca Juga: Mobil Avanza Masuk Jurang Sedalam 30 Meter di Garut, Pengemudi Seorang Wanita

Kemungkinan sopir mengantuk saat melintasi jalan yang menikung. Sehingga kendaraannya oleng dan terperosok ke dalam jurang sedalam 15 meter.

“Dugaan kuat sopir truk mengantuk dan rem kendaraannya blong, sehingga menyebabkan truk masuk jurang. Berdasarkan identifikasi awal, korban jiwa dari insiden ini adalah sopir truk itu sendiri,” kata Aiptu. Asep Saepul, anggota piket Polsek Cibalong.

Pihaknya pun telah melaporkan kejadian laka lantas ini ke Unit Laka Lantas Polres Garut untuk menindaklanjutinya.

Ia menambahkan, petugas telah mengevakuasi korban ke RSU Pameungpeuk untuk proses identifikasi. Sementara, untuk mengevakuasi kendaraan memerlukan derek besar, karena kondisi truk cukup berat.

Kini, kasus kecelakaan tunggal tersebut ditangani oleh Unit Laka Lantas Polres Garut. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Recent Posts