Beranda blog Halaman 357

Minimalisir Dampak Bencana, DPRD Kabupaten Bandung Optimalisasi LCO

Lubang-Cerdas-Organik-2.jpg

harapanrakyat.com – Meminimalisir dampak bencana hidrometeorologi di Kabupaten Bandung, Jawa Barat, anggota DPRD Renie Rahayu Fauzi mengoptimalisasi 100 lubang cerdas organik (LCO).

Lokasi sasaran LCO yang ia gelar yakni di Desa Sukamaju, Kecamatan Majalaya, Kabupaten Bandung.

Bahkan, anggota Fraksi PKB Kabupaten Bandung itu memantau langsung pelaksanaan gebyar 100 LCO di salah satu Desa Siaga Bencana itu.

Baca Juga : Sugianto Kantongi SK Calon Bupati Bandung dari DPP Partai Golkar

Anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bandung ini menjelaskan, selain mengurangi dampak bencana banjir, LCO juga berfungsi sebagai resapan air. Selain itu, kata Renie, LCO juga dapat sampah organik sisa sampah rumah tangga.

“Ini bentuk kerja nyata, bahwa anggota DPRD tak hanya bekerja menyusun anggaran saja. Melainkan memastikan program penghijauan dan konservasi lingkungan betul terjadi di wilayah kami. Apalagi Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bandung merupakan mitra saya di Komisi C,” ujar Renie, Minggu (26/11/2023).

Petahana anggota DPRD Kabupaten Bandung ini mengungkapkan, ia akan melakukan hal serupa di beberapa lokasi Desa Siaga Bencana di Kabupaten Bandung. Terlebih, katanya, saat ini sudah memasuki musim hujan agar tidak terjadi banjir atau cileuncang.

“Ini bentuk pengawasan, edukasi dan turun langsung karena LCO itu penting. Terlebih saat ini memasuki musim hujan. Makanya saya terjun langsung memantau pelaksanaan gebray LCO di Desa Sukamaju ini. Alhamdulilah, Pemerintah Desa Sukamaju turun langsung bersama warga masyarakat untuk menentukan target LCO satu desa dengan target sekitar 100 lubang,” ujarnya.

Apresiasi Dukungan DPRD Kabupaten Bandung Gelar LCO

Sementara itu, menurut Ketua Kampung Siaga Bencana Desa Sukamaju, Ujang Saepudin, ia merasa bersyukur atas dorongan kegiatan LCO ini. Ketersebaran LCO di Desa Sukamaju, kata Ujang, tersebar di setiap RW dengan target 100 titik di kampung Desa Siaga Bencana ini.

“Alhamdulillah, kami bersama Bu Renie Rahayu dari Komisi C DPRD Kabupaten Bandung, bersama-sama bisa melakukan kegiatan ini. Kami mengapresiasi kepedulian Bu Renie,” katanya.

Baca Juga : Jadi Politisi, Atlet Bulu Tangkis Asal Pangalengan Siap Bersaing di Pemilu 2024

Ujang Saepudin mengaku, saat ini sangat jarang anggota DPRD peduli terhadap lingkungan apalagi antisipasi dalam wilayah bencana ke depan.

“Kami berharap semoga kegiatan LCO di Kabupaten Bandung ini dapat terlaksana di setiap desa agar menjaga lingkungan dan sebagai upaya mitigasi bencana,” tutur Ujang. (Ecep/R13/HR Online)

Gelar Joget Gemoy, Dedi Mulyadi Sosialisasi Politik Riang Gembira

Lomba-Joget-Gemoy-di-Subang-Jabar.jpeg

harapanrakyat.com – Menggelar lomba joget gemoy, menjadi salah satu cara Dedi Mulyadi mengajak masyarakat mencairkan ketegangan dalam kontestasi politik nasional.

Di tempat kelahirannya, di Kampung Pakuan Kabupaten Subang, Jawa Barat, mantan Bupati Purwakarta itu menggelar lomba joget gemoy.

Puluhan warga dari berbagai kalangan mulai dari remaja hingga orang dewasa, larut dalam acara yang berlangsung meriah dan heboh. Bahkan tak hanya dari Subang, peserta dari Garut, Tasikmalaya, dan Tegal turut meramaikan acar tersebut.

Baca Juga : Beredar Uang Stempel Prabowo Satrio Piningit, Inilah Sejarah di Balik Ramalan Satrio Piningit

“Saudara-saudara peserta joget, mari kita buang fitnah dan caci maki. Mari kita lempar iri hati dan mari kita kubur sikap saling menjatuhkan. Kita semua bersatu dalam gerakan yang sama, Joget Gemoy,” kata pemandu acara, Mpap Godo, Sabtu (25/11/2023) malam.

Lomba ini melibatkan tiga orang dewan juri dan memperebutkan hadiah Rp 10 juta. Adapun kriteria penilaian terdiri dari dua yaitu keunikan pakaian serta kemiripan gerakan joget gemoy ala Prabowo Subianto.

Kepada wartawan, Dedi Mulyadi menjelaskan, joget gemoy ini mengajak semua pendukung capres-cawapres lebih cair dan rileks.

“Harapan saya, pesta demokrasi lima tahunan pada 2024 itu benar-benar pesta yang membuat seluruh rakyat riang gembira. Bukan tegang, apalagi saling serang dan mengancam. Namanya juga pesta, semua orang harus tersenyum, bukan obral kekuatan otot yang hanya bikin pesta jadi petaka,” ucap Dedi.

Karena itulah, Dedi ingin memberi pesan lewat lomba joget gemoy ini bahwa Pilpres 2024 itu tidak dihadapi dengan otot saling serang dan saling menjatuhkan lewat caci maki bahkan fitnah. Upaya inilah yang capres Prabowo Subianto dan cawapres Gibran Rakabuming Raka lakukan saat ini.

“Jujur, lomba ini terinspirasi dari cara Pak Prabowo merespon aneka serangan dan fitnah kepadanya dengan joget gemoy. Saya melihat Pak Prabowo semakin hari semakin matang dalam berpolitik,” ungkapnya.

Dedi Mulyadi Maknai Joget Gemoy

Tentang arti joget gemoy itu sendiri, Dedi menjelaskan, secara sederhana menggambarkan sosok orang yang bertubuh besar, gemuk bulat dan lucu. Dalam makna luasnya, orang yang tulus menerima apapun bentuk cercaan, cacian, hinaan dan fitnah kepadanya dengan cara menelannya tanpa membalas.

Baca Juga : Hasil Survei Populi Center, Prabowo Subianto Tokoh Nasional Paling Populer

“Bagaimana cara membalasnya, yang dengan joget dan riang gembira. Sebab, kalau terpancing membalas dengan sikap serupa, bisa jadi badannya kurus dan tak lucu lagi. Kenapa? Karena energinya habis terkuras melayani itu,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang peserta lomba dari Bandung, Hesti mengungkapkan perasaan senangnya bisa ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Pokoknya senang banget. Harusnya diadakan juga di daerah lain (lomba joget gemoy).  Apalagi, bertujuan mencairkan suasana yang tegang jelang Pilpres. Sehingga, seluruh rakyat menghadapinya dengan gembira, bukan tegang.” kata Dedi. (Ecep/R13/HR Online)

Kedai Makanan Pinggir Jalan di Majalengka, Lezat dan Terjangkau

Kedai-Makanan-Pinggir-Jalan-di-Majalengka-Lezat-dan-Terjangkau.jpg

Kedai makanan pinggir jalan di Majalengka wajib Anda coba. Meski di pinggir jalan, makanan di kedai Majalengka ini tidak kalah lezat. Jika ingin mencoba kuliner Majalengka, tidak lengkap jika belum coba yang ada di pinggir jalan.

Kabupaten Majalengka ada di provinsi Jawa Barat dan termasuk salah satu yang cukup terkenal. Seperti kebanyakan daerah Jawa Barat, Majalengka juga terkenal dengan kulinernya.

Baca Juga: Rumah Makan Sunda di Karawang Suasana Nyaman dan Asri

Ada banyak pilihan kuliner di sini. Apa saja yang bisa Anda coba?

Kedai Makanan Pinggir Jalan di Majalengka yang Lezat

Ada banyak jenis tempat makan dengan berbagai macam konsep. Jika Anda berada di Majalengka, maka harus coba berkuliner.

Warung pinggir jalan di Indonesia sendiri sudah bukan hal yang asing lagi. Bahkan Majalengka juga terdapat cukup banyak kedai pinggir jalan.

Meski di pinggir jalan, justru warung-warung tersebut umumnya cukup ramai. Sebab, rasa yang ditawarkan juga tidak kalah lezat.

Menariknya lagi, kedai pinggir jalan cenderung menawarkan makanan dengan harga yang terjangkau. Jadi, kedai pinggir jalan ini cocok untuk semua orang.

Berikut ini beberapa rekomendasi warung pinggir jalan yang ada di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat!

Sate Maranggi Kedai Halaman

Kedai Makanan Pinggir Jalan di Majalengka
Foto: Istimewa

Anda suka dengan hidangan sate? Jika iya, maka wajib mencoba kedai makanan pinggir jalan di Majalengka, Sate Maranggi Kedai Halaman.

Sate yang kedai ini tawarkan cukup berbeda. Penyajian sate tidak perlu dilumuri saus kacang atau cocolan kecap seperti biasanya.

Bahkan sebelum melalui proses pembakaran, sate di sini sudah mereka ungkep sehingga rasanya merasuk hingga ke dalam daging.

Sate Maranggi Kedai Halaman manis yang berpadu dengan sambal tomat serta cabai merah sehingga rasanya semakin mantap.

Baca Juga: Restoran Chinese Food di Cianjur Paling Populer dan Lengkap

Sate Maranggi Kedai Halaman ada di Jalan Raya K H Abdul Halim, Nomor 448, Tonjong. Warungnya tepat di samping jalan raya dan harga per portsi satenya hanya sekitar Rp 40 ribuan.

Kedai T’Entin

Foto: Istimewa

Kedai makanan pinggir jalan di Majalengka ini tidak kalah terkenal. Kedai T’Entin merupakan rumah makan dengan kultur Sunda yang khas.

Karena makanannya yang lezat, Kedai T’Entin tampak tidak pernah sepi pengunjung. Sebagian besar tamu bahkan sampai masuk ke dalam antrian menunggu.

Sebagian besar makanan yang ada di Kedai T’Entin merupakan makanan khas Sunda. Meski di pinggir jalan, Kedai T’Entin memiliki makanan fresh yang masih hangat.

Ada beragam menu lezat, seperti ayam goreng, ikan bakar, ayam bakar, dan lainnya. Bahkan ada juga nasi tutug oncom yang menjadi salah satu menu terlaris di Kedai T’Entin.

Jika tidak ingin makan ayam, ada juga olahan ikan dan sate-satean. Untuk ukuran kedai pinggir jalan, rumah makan ini membandrol harga cukup terjangkau, yakni mulai dari Rp 10 hingga Rp 40 ribu.

Kedai T’Entin berada di Jalan Raya Timur Nomor 20, Dawuan, Kadipaten. Anda akan merasakan makan dengan wadah bambu berlapis dan daun pisang yang akan menambah cita rasa.

Warung Ceu Enok

Foto: Istimewa

Kalau kedai makanan pinggir jalan di Majalengka satu ini terkenal dengan menu lotek khas Majalengkanya.

Warung Ceu Enok terletak di Jalan Siti Armilah yang tidak jauh dari pusat kota sehingga kedai ini sangat terkenal.

Tempatnya tidak besar tetapi memiliki banyak pengunjung. Anda harus siap mengantri jika berkunjung ke sini karena sang penjual harus mengulek satu per satu pesanan.

Menunya bukan hanya lotek, tetapi juga ada rujak yang tidak kalah laris. Rujak di Warung Ceu Enok menggunakan asam asli sehingga rasanya lebih lezat.

Harga untuk tiap menu di Warung Ceu Enok tidak berbeda jauh, di antara Rp 15 ribu sampai Rp 20 ribuan untuk lotek.

Baca Juga: Tempat Sarapan di Cirebon yang Lezat dan Recommended

Sementara untuk rujak, harganya sedikit lebih mahal karena berasal dari berbagai jenis buah. Dijamin rujak ini akan menyegarkan Anda.

Kedai pinggir jalan tersebut menjadi pilihan tempat makan yang menarik jika Anda ingin menghemat kantong. Meski demikian, kualitas dan rasa makanan tidak perlu Anda ragukan lagi karena sudah terjamin.

Wajib rasanya menyambangi kedai makanan pinggir jalan di Majalengka ini. Anda pasti akan ketagihan dan ingin terus membelinya lagi. Kedai-kedai tersebut juga ada di Maps, jadi tidak perlu takut tersesat. (R10/HR-Online)

Sispamkota Polres Pangandaran, Simulasi Penanganan Huru-hara Amankan Pemilu 2024

Sismpamkota-Polres-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Polres Pangandaran Polda Jabar gelar simulasi sistem pengamanan kota (Sispamkota) dan peragaan penanganan konflik sosial situasi dan kondisi kontigensi dalam rangka Ops Mantap Brata Lodaya 2023-2024 di halaman Mapolres Pangandaran, Sabtu (25/11/2023). 

Simulasi tersebut menunjukkan TNI/Polri siap amankan Pemilu 2024 untuk memberikan jaminan keamanan masyarakat Kabupaten Pangandaran.

Kapolres Pangandaran AKBP Imara Utama mengatakan, kegiatan Sispamkota, Kontigensi Tahapan Pemilu 2023-2024 Polres Pangandaran beserta TNI merupakan bentuk sinergitas saling bahu membahu untuk menciptakan rasa aman saat Pemilu berlangsung.

“Kita berharap 3 Pilar yakni TNI/Polri dan Pemerintahan/Dinas/Instansi terkait dapat saling bahu membahu untuk meyakinkan dan menjamin situasi Harkamtibmas dapat terkendali. Sehingga penyelenggara Pemilu yaitu KPU dan Bawaslu dapat menyelenggarakan tugasnya dengan aman,” jelas AKBP Imara Utama usai menyaksikan simulasi di Mako Polres Pangandaran.

Baca Juga: Ibu Jadi TKW, Gadis di Pangandaran Diduga Dicabuli Paman Sendiri 

Anda beberapa tahapan atau eskalasi saat Simulasi Sistem Pengamanan Kota (Sispamkota). Mulai dari situasi hijau, kuning, hingga merah. Setiap situasi atau eskalasi memiliki prosedur tindakan yang berbeda. 

“Kita saksikan bersama simulasi mulai dari tahapan aman atau hijau, sampai situasi merah pengamanan dari huru hara. Kita pastikan masyarakat tetap terjaga keamanan dan ketertibannya,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Heboh Dedi Mulyadi Gelar Lomba Joget Gemoy di Subang, Hadiahnya Puluhan Juta

Lomba-Joget-Gemoy-di-Subang.jpeg

harapanrakyat.com,- Dedi Mulyadi gelar lomba Joget Gemoy di Kampung Pakuan, Subang, Jawa Barat, Sabtu (25/11/2023) malam.

Puluhan peserta riang gembira mengikuti lomba Joget Gemoy. Pesertanya datang dari berbagai kalangan. Mulai dari anak muda, bapak-bapak dan emak-emak. 

Bukan hanya dari Subang, peserta juga datang dari luar Subang. Terlihat peserta ada yang datang dari Bandung, Garut, Tasikmalaya, dan Tegal membuat suasana makin heboh.

Pemandu acara Mpap Godo mengajak peserta joget membuang fitnah dan caci maki. Serta membuang sifat iri hati dan saling menjatuhkan.

“Kita semua bersatu dalam gerakan yang sama, Joget Gemoy,” kata Mpap Godo disambut teriakan siap dari para peserta.

Baca Juga: Tokoh Politik Dedi Mulyadi dan Ridwan Kamil Punya Pengikut di Medsos, Siapa Terbanyak?

Tiga orang juri dilibatkan dalam Lomba Joget Gemoy di Subang ini. Panitia juga menyediakan hadiah Rp 10 juta. 

Lomba Joget Gemoy di Subang, Politik Riang Gembira Ala Dedi Mulyadi

Lomba Joget Gemoy di Subang Jabar
Hebohnya emak-emak di Subang ikuti Lomba Joget Gemoy. Foto: Istimewa

Dedi Mulyadi mengatakan, Joget Gemoy merupakan salah satu cara mengajak kontestan politik dan pendukung capres-cawapres pada Pilpres 2024 agar lebih rileks, cair, beradab, dan beretika.

Ia pun berharap pesta demokrasi lima tahunan tersebut menjadi pesta yang riang gembira bagi rakyat Indonesia.

“Bukan tegang, apalagi saling serang dan mengancam. Namanya juga pesta, semua orang harus tersenyum, bukan obral kekuatan otot yang hanya bikin pesta jadi petaka,” ungkap politsi Gerindra tersebut.

Menurut Dedi, lomba Joget Gemoy terinspirasi dari cara Prabowo merespon serangan dan fitnah.

“Saya melihat Pak Prabowo semakin hari semakin matang dalam berpolitik,” ungkapnya.

Dedi juga menilai Prabowo secara personal lebih humanis dan bijak. “Beliau lebih memilih diam dan berjoget Gemoy ketimbang melayani serangan yang beraroma fitnah,” ungkapnya.

Dedi menegaskan lomba Joget Gemot di Subang tersebut sekaligus sosialisasi politik riang gembira.

Menurut Dedi, meskipun Prabowo Subianto diserang berbagai macam isu, Prabowo rileks dengan membiarkan rakyat sendiri yang menilai.

Sementara itu, salah seorang peserta lomba dari Bandung, Hesti mengungkapkan perasaan senangnya bisa ikut hadir dalam kegiatan tersebut.

“Pokoknya senang banget. Harusnya diadakan juga di daerah lain.  Apalagi, bertujuan mencairkan suasana yang tegang jelang Pilpres. Sehingga, seluruh rakyat menghadapinya dengan gembira, bukan tegang.” katanya. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Polres Banjar Bangun Sumur Bor, Warga Priagung Tak Khawatir Lagi Kekurangan Air Bersih

Bantuan-sumur-bor-bagi-warga-Priagung-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Warga Dusun Priagung, Desa Binganun, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, kini tak lagi khawatir kekurangan air bersih ketika musim kemarau panjang melanda. 

Pasalnya krisis air bersih di lingkungan tersebut kini teratasi setelah Polres Banjar membuat sumur bor dan pompa air. Polres Banjar membangun sumur bor tersebut melalui program Polri Peduli Lingkungan.

Kapolres Banjar AKBP Bayu Catur Prabowo, mengatakan, pembangunan sumur bor membutuhkan waktu sekitar 14 hari.

Pengerjaan sumur bor tersebut berlangsung dari tanggal 6-20 November melalui program Polri Peduli. Program diselenggarakan oleh Alumni Akpol angkatan tahun 2023 Batalyon Tantya Sudhirajati.

“Pembuatan sumur bor ini sebagai wujud kepedulian Polri membantu masyarakat yang kesulitan mendapat air bersih,” kata AKBP Bayu usai meresmikan sumur bor tersebut, Sabtu (25/11/2023).

Bayu berharap bantuan sumur bor tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat. Ia pun meminta warga Priagung untuk bersama-sama merawat fasilitas tersebut.

“Ini menjadi langkah positif dalam mendukung kesejahteraan masyarakat di wilayah Dusun Priagung terutama dalam pemenuhan air bersih,” ucapnya.

Baca Juga: Kisah Dalem Raditia Sakti di Kota Banjar, Keturunan Kerajaan Galuh yang Kalah Berperang

Bantuan Sumur Bor Bantu Puluhan Warga di Dusun Priagung

Sementara itu Pj Desa Binangun, Dede Harisman, menyampaikan terima kasih atas bantuan pembangunan sumur bor.

Menurutnya, bantuan sumur bor dapat membantu memenuhi ketersediaan air bersih. Terutama bagi 80 kepala keluarga yang ada di lingkungan Dusun Priagung.

Sehingga masyarakat di lingkungan tersebut tidak khawatir lagi ketika musim kemarau melanda. Apalagi manfaat yang didapat dari sumur bor itu bisa dalam jangka panjang.

“Bantuan sangat bermanfaat bagi 80 keluarga di Dusun Priagung. Bantuan ini tidak hanya memberikan manfaat praktis penyediaan air bersih bagi masyarakat,” katanya.

“Semoga sumur bor ini menjadi aset berkelanjutan dalam menjaga ketersediaan air bersih bagi masyarakat,” ucapnya menambahkan.

Sementara itu, saat musim kemarau panjang beberapa bulan yang lalu Dusun Priagung merupakan salah satu wilayah yang terdampak krisis air bersih.

Kondisi wilayah tersebut masuk dalam ketinggian sehingga air sumur warga menyusut drastis ketika musim kemarau melanda.

“Warga mulai kesulitan air bersih sejak awal bulan September. Air sumur warga mulai menyusut, pasokan air bersih tidak mencukupi,” kata Kadus Priagung Heri Kiswanto pada 13 September 2023 lalu. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Tjuankie Stasion Tasikmalaya, Cuanki yang Viral Berkat Sambal Daun Jeruk

Tjuankie-Stasion-Tasikmalaya.jpg

Tjuankie Stasion Tasikmalaya adalah cabang bisnis cuanki yang sebelumnya sudah beroperasi di wilayah Bandung. Di tempat ini, pengunjung bisa merasakan perpaduan rasa pedas dan asam yang unik dari sambal daun jeruk andalan mereka.

Melalui unggahan video Tiktok @konchomadhang pada Agustus 2023 lalu, pembukaan cabang Tjuankie Stasion Tasikmalaya memancing antusiasme luar biasa dari warga sekitar. Video yang berdurasi 1 menit 29 detik itu pun memperlihatkan suasana kedai, penyajian, sekaligus ragam menu yang bisa kita coba.

“Cuanki favorit di Bandung kini buka di Tasik dan aku penasaran banget sama rasanya,” ucap sang kreator dalam video.

Intip Tjuankie Stasion Tasikmalaya

Berlokasi di Jalan Dewi Sartika No. 03, Tawangsari, Kecamatan Tawang, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat. Letaknya yang dekat dengan stasiun kereta api membuatnya menjadi destinasi kuliner sekaligus tempat nongkrong di Tasikmalaya yang strategis.

Minat warga Tasikmalaya terhadap jajanan cuanki memang cukup tinggi. Ditambah kehadiran beberapa influencer kuliner yang kerap mengulas spot-spot menarik, peluang sukses di bisnis ini kian menjanjikan.

Suasana, Interior, dan Rasa

Tjuankie Stasion Tasikmalaya
Suasana jadul di Tjuankie Stasion Tasikmalaya. Foto: Tiktok/koncomadhang

Saat pertama kali datang, suasana yang langsung terasa adalah nuansa jadul dari gerobak pajangan dan beberapa lukisan. Pengunjung juga bisa melihat penjual dan para staf menyajikan makanan langsung di pintu masuk, sehingga kita merasa disambut.

Tempat duduk hanya ada di area indoor, mirip seperti kedai-kedai bakso pada umumnya di Tasikmalaya hanya saja lebih minimalis. Oleh karena itu, tempat ini juga cocok sebagai destinasi ngumpul-ngumpul atau sekedar nongkrong santai dengan background yang kekinian.

Baca Juga: Mie Goreng Jaka Tasikmalaya, Kuliner Sunda Favorit Rafael Tan

Menurut kreator yang akrab disapa si Konco ini, Tjuankie Stasion Tasikmalaya identik dengan kuahnya yang unik dan cuanki lidah yang lebih terasa ikannya. 

“Kuahnya lekoh banget, dan cuanki lidahnya beda dengan cuanki-cuanki lain di Tasik karena ikannya lebih terasa,” jelasnya.

Varian Sambal, Harga, dan Jam Buka

Bagi masyarakat Sunda, tidak lengkap rasanya jika makan tanpa sambal. Itulah sebabnya mengapa Tjuankie Stasion Tasikmalaya menyediakan dua jenis sambal, yaitu sambal cengek domba dan sambal daun jeruk yang membuat hidangan semakin nikmat.

Terdapat informasi di caption yang mencantumkan rate harga mulai dari Rp 19.000 sampai Rp 28.000 per porsi. Jam operasional Tjuankie Stasion buka setiap hari mulai pukul 11.00 hingga 21.00 WIB, pastikan datang lebih awal jika tidak ingin mengantri terlalu lama. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kedai Makanan Pinggir Jalan di Kuningan, Miliki Citarasa Khas

Kedai-Makanan-Pinggir-Jalan-di-Kuningan-Miliki-Citarasa-Khas.jpg

Kedai makanan pinggir jalan di Kuningan bisa Anda coba nikmati. Pasalnya, tersedia beberapa pilihan kedai makanan pinggir jalan yang ada di Kuningan. Kedai tersebut menawarkan kuliner lezat dengan citarasa khas.

Memilih menjelajahi setiap kuliner tanah air menjadi ide menarik. Sehingga bisa memanjakan lidah maupun perut Anda dengan kuliner unik. Terlebih kawasan Kuningan menawarkan makanan lezat dengan harga terjangkau.

Baca Juga: Rumah Makan Sunda di Karawang Suasana Nyaman dan Asri

Kuningan sebagai bagian dari Jawa Barat ini tak hanya memiliki objek wisata menawan untuk Anda jelajahi. Namun, terdapat kuliner yang tak kalah menarik untuk Anda cicipi.

Kedai Makanan Pinggir Jalan di Kuningan, Berikut Rekomendasinya

Jika Anda ingin menikmati makan di kawasan Kuningan, pastikan untuk mencari tempat kuliner yang lezat. Saat ini ada pilihan kedai makanan pinggir jalan yang bisa Anda cicipi.

Pasalnya, kedai pinggir jalan juga bisa menjadi pilihan tepat untuk menikmati makanan. Bahkan tempat tersebut juga bisa terasa lebih mengasyikkan. Tak hanya menikmati masakan luar seperti masakan Korea, namun juga bisa mencari kedai pinggir jalan.

Tentunya tidak perlu jauh jauh dari kota, beberapa kedai pinggir jalan bisa menambah koleksi citarasa Anda. Mungkin Anda sudah merasa puas berwisata ke kota Kuningan dan menikmati keindahan tempat wisatanya. 

Untuk itu, saatnya Anda menikmati kuliner pinggir jalan di kawasan Kuningan. Adapun rekomendasi kedai makanan pinggir jalan di Kuningan yang lezat, sebagai berikut.

Warung Kasreng Luragung

Kedai Makanan Pinggir Jalan di Kuningan
Foto: Youtube @Lebakherang TV

Perjalanan ke wilayah Kuningan masih belum lengkap jika belum mencicipi kulinernya. Salah satunya Anda bisa berkunjung ke Warung Kasreng Luragung. Di tempat ini, bisa mencoba mencicipi kuliner khas Kuningan yang populer dengan nama Nasi Kasreng.

Sajian Nasi Kasreng ini bersama dengan nasi, gorengan, lalapan toge, serta tambahan taburan udang rebon. Menu sederhana tersebut akan terasa semakin nikmat jika Anda nikmati bersama sambal terasi yang khas.

Tak hanya bisa menikmati nasi Kasreng, namun ada pula pilihan menu lainnya untuk Anda coba. Mulai dengan pilihan menu sop buntut, pepes ati ampela dan juga tumis jamur.

Baca Juga: Cafe di Bandung Tempo Dulu Desain Klasik Suasana yang Damai

Tak perlu khawatir kedai makan yang dikelilingi sawah ini juga tak akan membuat kantong menjerit. Lokasinya berada pada Luragunglandeuh, Kuningan dan buka jam 07.00 hingga 19.00 WIB.

Kedai Hucap Ma Iroh

Foto: Youtube @Warawiri Receh

Mungkin sebelumnya Anda pernah mendengar hucap. Jika mendengar dari namanya, maka kuliner satu ini cukup unik.

Perlu Anda ketahui jika kuliner satu ini adalah makanan yang sederhana. Selain itu, makanan ini juga memiliki kepanjangan dari tahu kecap.

Wisata kuliner ke Kuningan tentu tidak lengkap jika belum mencicipi menu dari kedai ini. Salah satu tempat yang melegenda yakni Kedai Hucap Ma Iroh.

Untuk bisa menjumpai kedai makanan pinggir jalan di Kuningan ini bukanlah hal sulit. Bahkan dari semua kedai yang ada, tempat satu ini menjadi rekomendasi favorit.

Tak heran jika kedai ini selalu penuh serta diburu oleh para pecinta kuliner. Baik itu dari berbagai daerah yang mengunjungi wilayah Kuningan. Lokasinya berada Jl. Dewi Sartika, Kuningan dan buka jam 08.00 hingga 18.00.

Kedai Tahu Kopeci

Foto: Youtube @Donny Trio Basarah

Bukan hanya bisa mencoba makanan berat, saat ke Kuningan Anda juga bisa mencicipi kuliner khas yang lain. Salah satu kedai yang tidak boleh Anda lewatkan yakni mencicipi Tahu Kopeci.

Tahu Kopeci merupakan kepanjangan dari nama Koperasi Pemuda Cikentrungan. Jika melihat sekilas, tahu ini tampak mirip dengan tahu sumedang. Namun, tahu ini juga memiliki ciri khas tersendiri.

Perlu Anda ketahui jika kedai makanan pinggir jalan di Kuningan ini tidak pernah sepi. Bahkan banyak pula yang antri dan sampai mengular. Kebanyakan pengunjung yang datang memilih membawa pulang daripada makan di tempat tersebut.

Baca Juga: Restoran Chinese Food di Cianjur Paling Populer dan Lengkap

Hal yang membedakan tahu ini dengan tahu lainnya yakni memiliki bentuk tidak kosong atau tahu lebih berisi. Namun, jika Anda ingin mencicipi rasa tahu andalan ini, maka perlu antri terlebih dahulu.

Sebaiknya, Anda bisa berkunjung lebih awal jika tidak ingin antri lebih lama. Lokasinya Jl. Veteran, Kuningan, yang buka jam 07.00 hingga 17.00 WIB.

Beberapa kedai makanan pinggir jalan di Kuningan tersebut sudah terkenal enak. Kedai tersebut memberikan pengalaman kuliner yang berbeda dengan citarasa khas. Sehingga pilihan yang cocok Anda untuk coba bersama keluarga. (R10/HR-Online)

Kisah Dalem Raditia Sakti di Kota Banjar, Keturunan Kerajaan Galuh yang Kalah Berperang

Petilasan.jpg

harapanrakyat.com,- Kisah Dalem Raditia Sakti, merupakan salah satu cerita rakyat yang berasal dari Desa Cibeureum, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat.

Cerita rakyat tersebut bermula dari sosok Dalem Raditia Sakti yang konon merupakan sosok sakti masih keturunan dari Kerajaan Galuh, namun ia kalah dalam berperang.

Petilasan Dalem Raditia Sakti masih ada hingga kini, tepatnya berlokasi di area TPA, Dusun Babakan, Desa Cibeureum.

Sekretaris Desa Cibeureum, Asep Yedi (42) menuturkan, cerita rakyat tersebut bermula dari sosok Dalem Raditia Sakti.

Menurut penuturan orang tua terdahulu, konon Dalem Raditia Sakti merupakan sosok sakti mandraguna dan masih keturunan Kerajaan Galuh yang kalah berperang.

Kisah Dalem Raditia Sakti yang Kalah Berperang

Kala itu Dalem Raditia bertempur memperebutkan wilayah tersebut, tapi ia kalah berperang. Kakinya bahkan terpotong oleh senjata musuh hingga terpisah dari badannya.

Kemudian, kakinya dimakamkan di daerah tersebut. Sedangkan badannya dimakamkan dekat Sungai Citanduy, yang sekarang masuk wilayah Cibeka, Kabupaten Ciamis.

“Penuturan dari orang tua dulu, jadi itu teh salah satu keturunan dari Kerajaan Galuh sebagai orang yang diperintahkan. Namanya Dalem Satria Sakti, katanya dulu itu kan zaman perang,” tutur Asep Yedi kepada harapanrakyat.com, Sabtu (25/11/2022).

Kisah Dalem Raditia Sakti kemudian menjadi cerita yang turun temurun hingga sekarang. Bentuk petilasannya juga masih ada, namanya diabadikan oleh warga menjadi jalan kampung.

“Itu zaman dahulu entah abad berapa Masehi, karena saya juga hanya penuturan dari orang tua. Jadi belum tahu kebenarannya. Tapi untuk petilasan masih ada sampai sekarang, lokasinya area dekat TPA,” katanya.

Kondisi Petilasan Dalem Raditia Sakti Saat Ini

Lebih lanjut Asep Yedi mengatakan, petilasan tersebut awalnya pada zaman dulu masih terawat dengan baik, bahkan masih ada warga yang mengunjungi.

Tetapi, saat ini kondisi petilasan sudah tidak begitu terawat karena yang menjadi juru kunci makam atau petilasannya sudah meninggal dunia.

“Dulu ada yang suka berkunjung waktu ada yang ngurusnya. Kebetulan dulu yang ngurus kakek saya. Cuma sekarang nggak ada penerus juru kuncinya, sudah meninggal,” ungkap Asep Yedi.

Penampakan Harimau

Lanjutnya mengatakan, terkait cerita mistis petilasan dalam kisah Dalem Raditia Sakti itu, selama ini tidak ada kejadian aneh atau cerita mistis yang warga alami.

Namun, menurut penuturan orang tua zaman dulu, konon ketika melintas di lokasi tersebut terutama saat malam Jumat Kliwon, kadang terdapat penampakan sosok harimau loreng.

“Cerita dari orang tua dulu bilang konon kalau malam-malam lewat sana ada yang suka melihat penunggu berbentuk harimau loreng lagi diem,” tuturnya.

Dulu juga kalau bulan Safar ada acara doa dan sesaji atau nyuguh. Cuma sekarang sudah nggak. Nggak ada juru kuncinya sudah meninggal,” kata Asep Yedi menambahkan. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Ajang Balap Pertamina Enduro RSV Racing Digelar Awal Desember 2023

rockomotif-pertamina-enduro-rsv-racing-01.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Ajang balap dengan tajuk PERTAMINA ENDURO RSV Racing Championship 2023 yang akan diselenggarakan pada awal Desember 2023, tidak hanya sekedar ‘menjual’ sebuah kompetisi semata.

Namun, kehadiran ajang balap tersebut juga dimaksudkan untuk menjadi panggung luar biasa bagi para pembalap untuk menampilkan bakat unggul dan mewujudkan impian mereka.

Kolaborasi tersebut tidak hanya dihadirkan untuk menghidupkan industri balap motor di Indonesia yang memiliki potensi besar, namun, di lain sisi kehadiran Pertamina Enduro RSV Racing Championship juga akan mewujudkan visi bersama sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia balap nasional.

“Dalam dunia balap Indonesia, tantangan kesejahteraan pembalap menjadi kenyataan yang harus dihadapi. Sebagian besar event terbatas dalam sumber daya dan apresiasi. PERTAMINA ENDURO RSV Racing Championship 2023 hadir sebagai jawaban untuk mengatasi tantangan ini,” ungkap Richard Ryan selaku Executive Director RSV Helmet.

Kehadiran ajang balap motor nasional ini nantinya tidak hanya sebagai pemuas dahaga bagi para pembalap berprestasi, penyelenggara juga telah menyiapkan berbagai apresiasi lainnya sehingga ajang ini akan menghadirkan esensi berbeda dari gelaran balap lainnya.

Salah satunya adalah banyaknya kelas perlombaan yang dibuka, mulai dari matic, sport, sampai kelas bergengsi lainnya. Bahkan, untuk hadiah yang bisa diperebutkan, penyelenggara telah menyiapkan hadiah uang tuan fantastis di mana akan ada ratusan juta rupiah.

“PERTAMINA ENDURO RSV Racing Championship 2023 akan mempertandingkan total 16 kelas, termasuk 5 kelas utama dan 11 kelas pendukung. Dengan total hadiah hampir 600 juta rupiah, kami menegaskan komitmen kami untuk meningkatkan kesejahteraan pembalap,” tambah Richard.

Sebagai wadah yang dapat memberikan pengalaman serta keseruan baru untuk industri balap motor nasional, dengan hadirnya ajang balap ini dapat menjadi sebuah komitmen bersama untuk terus mendukung keberlangsungan kompetisi yang sportif, serta penuh dengan apresiasi kepada para pelakunya.

Ajang balap ini akan digelar di Sentul Karting Circuit, dari 8-10 Desember 2023 dan dipadati oleh ratusan peserta dengan berbagai macam kelas di dalamnya.

Recent Posts