Beranda blog Halaman 352

Buruh di Tasikmalaya Demo Siang Malam Demi Upah Naik, Pj Walikota Tidak Peduli?

Buruh-di-Tasikmalaya-demo-demi-naik-upah-sampai-malam.jpg

harapanrakyat.com,- Buruh demo di kantor Pemkot Tasikmalaya dari siang hingga malam, Senin (27/11/2023). Sekitar pukul 22.00 WIB, sejumlah buruh masih bertahan di halaman Kantor Pemkot Tasikmalaya.

Buruh bertahan lantaran ingin menemui Pj Walikota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah. Namun, ia tak kunjung menemui ratusan buruh yang demo tersebut.

Selain memasang tenda di halaman Kantor Pemkot Tasikmalaya, massa aksi dari buruh ini juga terus berorasi silih bergantian menuntut kenaikan upah Kota Tasikmalaya 15 persen.

Buruh menuntut Pemkot Tasikmalaya mencabut rekomendasi kenaikan upah sebesar 3 persen yang sudah dilayangkan kepada Pemprov Jabar. Buruh meminta Pemkot merekomendasikan kenaikan sebesar 15 persen. 

“Pj Walikota itu merekomendasikan 3 persen ke Pemprov Jabar, sedangkan kita mengajukan 15 persen kenaikan UMR di Kota Tasikmalaya. Makanya kita bertahan sampai malam ini, supaya Pj Walikota Tasikmalaya menarik dan merevisi 3 persen itu,” kata Dani Koordinator Aksi Buruh, Senin (27/11/2023) malam.

Baca Juga: Puluhan Mahasiswa Sweeping-Duduki Ruang Kerja PJ Walikota Tasikmalaya

Dani menilai kenaikan upah 3 persen di Tasikmalaya merugikan buruh. Karena itu pihaknya bertahan di Kantor Pemkot tasikmalaya.

“Pokoknya harapan kita 15 persen, kita aksi akan terus berlanjut hingga menginap di sini (Kantor Pemkot Tasikmalaya) sampai direvisi 3 persen itu, karena sangat merugikan kaum buruh,” tegasnya.

Menurut Dani, Pj Walikota Tasikmalaya dari siang hingga malam belum muncul juga, bahkan PJ tidak mendelegasikan kepada Sekda untuk menemui massa buruh. 

“Harus berani bertanggung jawab, jangan seenaknya. Dia Pj Walikota Tasikmalaya bukan kaum upah yang termarjinalkan sepertinya,” kata Dani.

Dani mengaku kecewa terhadap Pj Walikota Tasikmalaya yang berasal dari pemerintah pusat. Menurutnya, Pj Walikota seharusnya lebih paham kondisi buruh.

“Kalau tetap 3 persen kita akan kembali bersama aliansi buruh. Kami kecewa terhadap PJ Walikota Tasikmalaya, gantikan juga oleh Pemerintah Pusat. Padahal PJ itu orang pusat, harusnya lebih paham dengan kondisi ini,” pungkasnya.

Sementara itu PJ Walikota Tasikmalaya Cheka Virgowansyah saat dikonfirmasi terkait demo buruh tersebut tidak merespon. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

DPRD DKI Jakarta Usulkan RSUD Khusus Pecandu Judi Online, Ini Alasannya

DPRD.jpeg

harapanrakyat.com,- Anggota DPRD DKI Jakarta, Setyoko, dari Fraksi Partai Gerindra, mengusulkan kepada Pemprov DKI Jakarta agar menyediakan rumah sakit khusus bagi para pecandu judi online.

Seperti diketahui sekarang ini terjadi fenomena banyak masyarakat Indonesia yang tengah mengalami kecanduan judi online.

Setyoko juga mengaku menemukan permasalahan tersebut saat melakukan reses atau kunjungan kerja.

Ia pun menyampaikan hasil reses pimpinan dan anggota DPRD DKI Jakarta, dan mengusulkan adanya rumah sakit khusus bagi para pecandu judi online. Setyoko pun membacakan hasil reses dalam rapat paripurna.

Kegiatan reses jajaran DPRD DKI Jakarta telah berlangsung sejak 25 September hingga 27 Oktober 2023 lalu. Mereka mengunjungi daerah pemilihan agar bisa menyerap aspirasi masyarakat setempat.

Hasil lainnya, Setyoko juga mendapati banyak masyarakat Jakarta mengalami kecanduan judi online. Maka dari itu, DPRD berharap Pj Gubernur DKI Jakarta Heru Budi Hartono, dapat menindaklanjuti dan mengabulkan usulannya tersebut.

Tanggapi Usulan DPRD DKI Jakarta, Dinkes: Tidak Perlu RS Khusus

Sementara itu, menurut Dinas Kesehatan DKI Jakarta, tidak perlu membangun rumah sakit khusus bagi para pecandu judi online.

Kadinkes DKI Jakarta Ani Ruspitawati menjelaskan, judi konvensional maupun online memang mengakibatkan adiksi.

Adiksi adalah salah satu bentuk gangguan kejiwaan. Meskipun demikian, itu tidak memerlukan rumah sakit khusus, lantaran rumah sakit gangguan kejiwaan sudah tersedia di Jakarta.

“Jakarta menyediakan rumah sakit khusus bagi pasien yang punya gangguan kejiwaan, yaitu Rumah Sakit Khusus Daerah (RSKD) Duren Sawit,” terang Ani, Senin (27/11/2023).

Dalam rumah sakit ini terdapat fasilitas klinik rawat jalan serta inap untuk mengatasi permasalahan adiksi yang berkaitan dengan judi konvensional maupun online.

“Jadi, RSKD Duren Sawit juga bisa menangani semua permasalahan mengenai gangguan kejiwaan,” tandas Ani. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Heboh Tokoh Masyarakat Pangandaran Tolak Pinjaman Daerah Rp 350 Miliar 

Tolak-Pinjaman-Daerah-Pangandaran-Rp-350-miliar.jpg

harapanrakyat.com,- Sejumlah tokoh masyarakat di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat menolak pinjaman daerah sebesar Rp 350 miliar pada tahun anggaran 2024. Sebelumnya Pemkab Pangandaran memutuskan meminjam Rp 350 kepada bank untuk menutupi defisit anggaran APBD.

Namun, langkah Pemkab Pangandaran tersebut mendapat penolakan dari sejumlah unsur masyarakat. 

Beberapa unsur masyarakat berkumpul di kediaman Dede Supratman selaku tokoh presidium pemekaran Kabupaten Pangandaran di Cikembulan, Minggu (26/11/2023).

Dede Supratman kemudian membacakan sikap presidium dan masyarakat terkait pinjaman utang Pemda. Berikut sikap presidium dan masyarakat yang dibacakan Dede Supratman:

1. Meminta nasehat sebagai tokoh Presidium Kabupaten Pangandaran.

2. Menolak pinjaman hutang daerah sebesar 350 Miliar TA 2024, karena tidak sesuai dengan rekomendasi BPK RI, hutang maksimal 65 Miliar.

3. Penolakan tersebut jangan sampai ada yang melintir.

4. Meminta kepada Pemerintah Daerah untuk pengetatan anggaran.

5. Memanggil seluruh anggota Presidium untuk bangkit mengawal kebijakan-kebijakan Pemerintah Daerah khususnya di bidang fiskal daerah.

6. Masyarakat tidak mau terbebani dan menanggung hutang atas kebijakan pinjaman daerah.

Tanggapan Bupati Pangandaran Terkait Penolakan Pinjaman Daerah Rp 350 Miliar

Menyikapi hal tersebut, Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan Pemda memperhatikan setiap aspirasi dari masyarakat Pangandaran. Khususnya tokoh pemekaran Kabupaten Pangandaran.

Jeje mengaku senang karena kepedulian masyarakat sangat besar terhadap Pangandaran. Ia pun berjanji akan mengundang sejumlah tokoh masyarakat untuk silaturahmi.

“Kita juga ingin tahu terkait pemahaman mereka dan informasi apa yang mereka dapatkan. Nanti kita akan sampaikan informasinya sehingga utuh. Jadi ada dialog kan?” kata Jeje Wiradinata, Senin (21/7/2023).

Jeje juga mengatakan, ia akan menyampaikan kebijakan yang ia ambil dengan data melalui dialog dengan tokoh masyarakat tersebut.

“Kita akan undang tokoh-tokoh Presidium tersebut. Sebenarnya saya besok ada penghargaan dari PB PGRI, dan Kementrian Kesehatan karena ada KPK deputi pencegahan beso. Mungkin Senin kita undang dan hari Selasa kita dialog biar informasinya lengkap,” jelas Jeje.

Baca Juga: Kurangi Sampah Plastik, Siswa SMPN 1 Kalipucang Pangandaran Wajib Bawa Alat Makan Sendiri

Jeje Undang Tokoh Presidium Pemekaran Pangandaran, Akan Jelaskan Pinjaman Daerah Rp 350 Miliar

Jeje menegaskan, ia menghormati tokoh presidium pemekaran. Karena itu, pihaknya akan memberikan informasi yang lengkap terkait pinjaman daerah sebesar Rp 350 miliar.

“Saya sangat hormat sekali pada presidium pemekaran, akan kita paparkan ke para tokoh presidium mungkin informasinya tidak lengkap. (Pinjaman) diizinkan di dewan belum tentu juga di pusat setuju, maka kita cari cara untuk menyelesaikan masalah itu kan ada 1, 2 3,” ujarnya.

Terkait ada anggota DPRD yang tidak setuju dengan pinjaman daerah tersebut, Jeje menyebut hal itu sebagai hal biasa. 

“Silahkan berbeda pendapat hal biasa sepanjang disalurkan sesuai mekanismenya, karena paripurna itu tempat menyampaikan ide dan gagasan sesuai ketentuan perundang undangan,” kata Jeje.

“Pendapatnya harus kita hargai, tahapannya sudah diujung saya juga tidak tahu. Garis besarnya ada masalah defisit, bagaimana menyelesaikannya, tentu ada berbagai cara seperti portofolio ada sesuai ketentuan BPK yakni DCR kemampuan keuangan kita misalnya 50 milyar,” lanjutnya.

Jeje menjelaskan, untuk mendapatkan pinjaman daerah perlu persetujuan DPRD dan tiga menteri.

“Portofolio itu tidak gampang, di samping persetujuan dewan juga ada 3 menteri yakni Menteri Keuangan, Menteri Dalam Negeri dan Bappenas. Satu saja tidak setuju berarti gagal,” jelasnya.

Menurut Jeje, pihaknya juga sudah menghitung kemampuan keuangan daerah untuk mengembalikan pinjaman tersebut. 

“Kita juga menghitung berapa kemampuan keuangan kita. Sebenarnya ada persoalan, satu (angsuran pinjaman) melebihi masa bakti saya maka harus izin Kemendagri. Kemudian defisit melebihi ketentuan maka harus izin Menteri Keuangan. Jadi tidak gampang, lolos di sini, bisa saja di sana tidak lolos,” katanya.

“Apalagi yang dipersoalkan, berdebat berbeda itu biasa alam demokrasi tapi saya sebagai Bupati mengaktualisasikan untuk menyelesaikan masalah bukan mencari masalah,” tegasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Jika Menang Pemilu 2024, PKS Sebut Ibu Kota Negara Tetap di Jakarta

Shohibul-Iman.jpg

harapanrakyat.com,- PKS sebut ibu kota negara tetap di Jakarta apabila partai tersebut menang Pemilu 2024. Hal itu ditegaskan Shohibul Iman selaku Wakil Ketua Majelis Syuro, Minggu (26/11/2023).

Shohibul Iman mengatakan, PKS berjanji bakal memperjuangkan status Jakarta sebagai ibu kota negara. Janji ini dilakukannya apabila partainya menang dalam Pemilu 2024.

Dalam Rapimnas Kick Off Kampanye Nasional PKS yang diselenggarakan di Hotel Bumi Wiyata, Depok pada Minggu (26/11/2023), Shohibul mengatakan adalah salah satu ide gagasan dalam kampanye kinerja PKS ialah ibu kota negara tetap Jakarta apabila PKS menang Pemilu 2024.

Ia juga menambahkan janji tersebut memang membutuhkan penjelasan yang sangat panjang. Apalagi saat ini pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimatan masih terus berjalan. 

Baca Juga: Terkait Batas Usia Capres Cawapres, Politisi PKS Ingatkan MK Jangan Ciptakan Aturan Baru

Meskipun begitu, ia menyebutkan bahwa janji PKS itu simpel dan sederhana sehingga tidak perlu ada penjelasan tafsir yang rumit. 

Gagasan Jakarta Tetap Menjadi Ibu Kota Sudah menjadi Gagasan Unggulan Sejak PKS Menolak RUU IKN

Shohibul juga menjelaskan bahwa kalimat tersebut artinya ibu kota negara tidak akan pindah ke Nusantara melainkan hanya di Jakarta saja. Gagasan tersebut memang sudah menjadi gagasan unggulan PKS sejak partai tersebut menolak RUU IKN. 

Senada dengan Shohibul, Presiden PKS Ahmad Syaikhu juga berjanji untuk memperjuangkan status Jakarta sebagai ibu kota negara bila partai berlambang bulan sabit dan padi itu menang di Pileg 2024. 

Selain itu, Syaikhu juga mengaku akan membawa aspirasi tersebut untuk dirundingkan bersama partai lainnya di Koalisi Perubahan.

Ia berharap calon presiden (capres) Anies Baswedan bisa mengakomodir dan meyakinkan partai-partai lainnya untuk memahami gagasan unggulan PKS ini.

Namun, partai lainnya yang berada di Koalisi Perubahan yakni PKB dan NasDem masih mempertimbangkannya. Apalagi gagasan ini berada di pihak internal PKS saja. Bila gagasan ini masuk ke dalam visi, misi, dan program paslon Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar, maka itu semua sudah menjadi kesepakatan semua partai koalisi. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Toilet SPBU di Sukabumi bak Hotel Bintang 5 Viral di TikTok, Begini Penampakannya

SPBU.jpeg

harapanrakyat.com,- Toilet SPBU di Sukabumi, Jawa Barat, memiliki fasilitas bak hotel bintang 5. Penampakanan toilet SPBU tersebut viral melalui video TikTok yang diunggah akun @tamiiikedua belum lama ini.

Apa yang membedakan dengan toilet umum lainnya? Ya, SPBU di Kabupaten Sukabumi yang viral itu memiliki kamar kecil dengan berbagai fasilitas, serta dekorasi seperti di hotel bintang 5. Tidak hanya itu, ada juga spot foto untuk para pengunjungnya.

Penampakan mewah toilet SPBU yang viral melalui video TikTok itu tepatnya berada di SPBU 34-43303 Kampung Bangkongreang, Desa Benda, Kecamatan Cicurug, Kabupaten Sukabumi.

Fasilitas dan Dekorasi Mewah Toilet SPBU di Sukabumi

Saat memasuki toilet, pengunjung SPBU 34-43303 Sukabumi langsung disambut spot foto dengan dekorasi kursi beserta pajangan estetik yang terbuat dari rotan.

Kemudian, bagian toilet sangat bersih tanpa adanya genangan air maupun jejak bekas kaki para pengunjung.

Selain itu, dalam toilet tersebut juga tersedia fasilitas tempat duduk hingga lampu hias yang menambah nilai estetik dan kemewahan.

Lalu, dinding keramik yang berwarna emas itu membuat tampilan depan toilet menjadi terlihat mewah. Ini memperlihatkan keindahan lobi toilet SPBU di Sukabumi. Ada pula meja rias lengkap dengan cermin, sehingga pengunjung bisa berfoto selfie.

Ide Toilet Mewah Berasal dari Sang Pemilik

Muhammad Irpan selaku pengawas SPBU Bangkongreang mengungkapkan, sang pemilik lah yang memiliki ide membuat toilet mewah ini.

“Pemilik melihat toilet SPBU Tangerang, kemudian ia menyadari bahwa toilet SPBU ini kurang rapi. Maka pemilik pun langsung merenovasinya. Renovasi toilet pun berjalan sekitar dua bulan,” ungkapnya.

Ia menyebutkan, semua fasilitas dan dekorasi di toilet dibuat mewah lantaran sang pemilik menyukai penampilan estetik. Wastafelnya saja menggunakan batu marmer.

Untuk kebersihan toilet, pihak SPBU menyiapkan satu orang office boy. Para pengunjung harus membuka alas kaki saat masuk ke dalam toilet SPBU di Sukabumi yang mewah seperti toilet hotel bintang 5 ini.

Kemudian, pihak SPBU juga tidak mewajibkan para pengunjung untuk membayar saat menggunakan toilet ini. Baik itu untuk buang air kecil maupun buang air besar. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

RSUD Banjar Siapkan Ruang Khusus Pasien Jiwa dan Caleg Depresi

pasien-jiwa.jpeg

harapan rakyat.com,- Masa kampanye pemilu 2024 tinggal menyisakan satu hari lagi. Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Banjar, Jawa Barat, menyiapkan ruangan khusus untuk pasien gangguan jiwa.

Ruangan khusus untuk pasien gangguan jiwa tersebut termasuk untuk antisipasi bakal calon (Caleg) yang stres karena gagal melenggang dalam kontestasi pemilu.

Wakil Direktur Pelayanan RSUD Banjar Purqon mengatakan, jumlah ruangan untuk pasien gangguan jiwa yang sudah tersedia yaitu 2 ruangan dengan jumlah 22 tempat tidur.

Rinciannya 10 bed untuk pasien laki-laki dan 8 bed untuk pasien perempuan. Sedangkan 4 lagi untuk isolasi pasien dengan gangguan jiwa berat. Dokter spesialis jiwa juga sudah disiapkan sebanyak 2 orang.

“Sudah kami siapkan semuanya ada 22 tempat tidur. Untuk dokternya juga sudah kami siapkan ada 2 orang,” kata Purqon, Senin (27/11/2023).

Ruangan untuk pasien gangguan jiwa tersebut sudah mulai beroperasi sejak tahun 2014 lalu. Kemudian terdapat penambahan tempat tidur pada tahun 2020.

“Sejak tahun 2014 sudah kita siapakah lalu ada penambahan ruangan itu tahun 2020 karena sebelumnya hanya 6 tempat tidur sekarang menjadi 22 bed,” katanya.

Persiapan Masa Kampanye

Ketua KPU Kota Banjar Dani Danial Mukhlis mengatakan, masa kampanye pemilu mulai tanggal 28 November 2023 sampai 10 Februari 2024.

Pihaknya telah melakukan pembahasan dengan partai politik peserta pemilu terkait tata cara kampanye dan penentuan titik zonasi untuk pemasangan alat peraga kampanye (APK).

Baca Juga: Saat di Kota Banjar, Iwan Bule Optimis Prabowo-Gibran Raih 65 Persen Suara di Jabar

Pihaknya mengimbau kepada partai politik peserta pemilu untuk mengikuti ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku berkaitan dengan kampanye.

“Kami menyeru seluruh peserta pemilu untuk taat terhadap regulasi yang telah kami tetapkan terkait dengan kampanye. Tadi sudah dibahas termasuk lokasi titik pemasangan APK,” katanya .

“Tinggal sekarang menunggu keputusan Walikota terkait titik lokasi APK dimaksud setelah itu baru kita menerbitkan putusan,” tambahnya. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Big Data Mempercepat Perkembangan Kabupaten Subang

Big Data Mempercepat Perkembangan Kabupaten Subang. adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Barat yang memiliki potensi besar untuk berkembang. Potensi tersebut meliputi potensi sumber daya alam, potensi pariwisata, dan potensi sumber daya manusia.

Potensi sumber daya alam Kabupaten Subang meliputi pertanian, perkebunan, perikanan, dan pertambangan. Pertanian merupakan sektor yang paling dominan, dengan luas lahan sawah mencapai 84.570 hektar (BPS). Sektor perkebunan juga cukup berkembang, dengan komoditas utama berupa cengkeh, kelapa sawit, dan kopi. Sektor perikanan juga memiliki potensi yang besar, dengan luas perairan mencapai 333.57 km2. Sektor pertambangan juga mulai berkembang, dengan komoditas utama berupa batubara dan pasir.

Potensi pariwisata Kabupaten Subang juga cukup besar. Kabupaten Subang memiliki banyak objek wisata alam, seperti Pemandian Air Panas Ciater, Gunung Tangkuban Perahu, dan Pantai Pondok Bali. Selain itu, Kabupaten Subang juga memiliki beberapa objek wisata budaya, seperti Lanud Suryadarma dan Museum Subang.

Potensi sumber daya manusia Kabupaten Subang juga cukup baik. Kabupaten Subang memiliki jumlah penduduk yang besar, yaitu sekitar 1,59 juta jiwa. Jumlah penduduk yang besar tersebut merupakan modal yang besar untuk mengembangkan Kabupaten Subang.

BIG DATA adalah Kunci

Big data dapat menjadi salah satu kunci untuk mempercepat perkembangan Kabupaten Subang. Big data adalah kumpulan data yang sangat besar dan kompleks yang dapat dianalisis untuk mendapatkan informasi yang berharga.

Potensi big data dalam pengembangan Kabupaten Subang dapat dikelompokkan menjadi beberapa bidang, yaitu:

1.Pertanian

Big data dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas pertanian, seperti dengan menganalisis data cuaca, data tanah, dan data hasil panen.Dengan menganalisis data cuaca, petani dapat mengetahui perkiraan cuaca di masa mendatang. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menentukan waktu tanam dan panen yang tepat.

Dengan menganalisis data tanah, petani dapat mengetahui kondisi tanah di lahan pertaniannya. Informasi tersebut dapat digunakan untuk menentukan jenis tanaman yang sesuai dengan kondisi tanah.Dengan menganalisis data hasil panen, petani dapat mengetahui produktivitas lahan pertaniannya. Informasi tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas lahan pertanian.

2. Pariwisata

Big data dapat digunakan untuk meningkatkan daya tarik wisata, seperti dengan menganalisis data wisatawan, data minat wisata, dan data potensi wisata. Dengan menganalisis data wisatawan, pemerintah dapat mengetahui asal wisatawan, tujuan wisata, dan lama waktu kunjungan. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan promosi wisata yang tepat sasaran.

Dengan menganalisis data minat wisata, pemerintah dapat mengetahui minat wisatawan terhadap berbagai jenis wisata. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan berbagai jenis wisata yang sesuai dengan minat wisatawan. Dengan menganalisis data potensi wisata, pemerintah dapat mengetahui potensi wisata yang ada di Kabupaten Subang. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan wisata yang lebih menarik dan berkualitas.

3. Industri

Big data dapat digunakan untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas industri, seperti dengan menganalisis data produksi, data penjualan, dan data pelanggan. Dengan menganalisis data produksi, industri dapat mengetahui proses produksi yang paling efisien. Informasi tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan produktivitas industri.

Dengan menganalisis data penjualan, industri dapat mengetahui produk yang paling laris. Informasi tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan penjualan industri. Dengan menganalisis data pelanggan, industri dapat mengetahui kebutuhan pelanggan. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan produk dan layanan yang lebih sesuai dengan kebutuhan pelanggan.

4. Pemerintahan

Big data dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas layanan publik, seperti dengan menganalisis data anggaran, data penduduk, dan data pelayanan publik. Dengan menganalisis data anggaran, pemerintah dapat mengetahui anggaran yang tersedia untuk berbagai program pembangunan. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengalokasikan anggaran secara lebih efisien.

Dengan menganalisis data penduduk, pemerintah dapat mengetahui jumlah penduduk dan kondisi penduduk. Informasi tersebut dapat digunakan untuk mengembangkan program pembangunan yang tepat sasaran.Dengan menganalisis data pelayanan publik, pemerintah dapat mengetahui kualitas pelayanan publik yang diberikan. Informasi tersebut dapat digunakan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Tantangan yang perlu dihadapi dalam penerapan big data di Kabupaten Subang

Berikut adalah beberapa tantangan yang perlu dihadapi dalam penerapan big data di Kabupaten Subang:

Ketersediaan data

Ketersediaan data yang berkualitas dan akurat merupakan syarat utama untuk keberhasilan penerapan big data. Namun, ketersediaan data di Kabupaten Subang masih belum memadai. Banyak data yang masih tersebar di berbagai instansi pemerintah dan swasta. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk mengintegrasikan data-data tersebut agar dapat dimanfaatkan secara maksimal.

Sumber daya manusia

Penerapan big data membutuhkan sumber daya manusia yang kompeten, baik dari sisi teknis maupun non-teknis. Namun, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten di bidang big data di Kabupaten Subang masih belum memadai. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang big data.

Infrastruktur

Penerapan big data membutuhkan infrastruktur yang memadai, seperti pusat data dan jaringan internet yang cepat. Namun, ketersediaan infrastruktur tersebut di Kabupaten Subang masih belum memadai. Oleh karena itu, perlu dilakukan upaya untuk membangun infrastruktur pendukung big data.

Kesimpulan

Big data memiliki potensi yang besar untuk mempercepat perkembangan Kabupaten Subang. Namun, untuk dapat memanfaatkan potensi tersebut, diperlukan perencanaan dan implementasi yang tepat. Pemerintah Kabupaten Subang perlu menyusun rencana pengembangan big data yang komprehensif. Rencana tersebut perlu mencakup tujuan pengembangan big data, sasaran pengembangan big data, dan strategi pengembangan big data.

Pemerintah Kabupaten Subang juga perlu membangun infrastruktur pendukung big data, seperti pusat data dan sumber daya manusia yang kompeten. Dengan perencanaan dan implementasi yang tepat, big data dapat menjadi salah satu kunci untuk mewujudkan Kabupaten Subang yang maju dan sejahtera.

Redaksi

Yayan Mulyana

Data Analyst and Digital Marketing Konsultan

Profile : https://www.linkedin.com/in/yayanmulyana/

Indosat Ooredoo Hutchison, Asianet, dan MNC Play Lakukan Akuisisi Strategis

IMG-20231127-WA0013_copy_800x602.jpg

review1st.com – Indosat Ooredoo Hutchison (Indosat atau IOH) mengumumkan kesuksesan kolaborasi dengan Asianet (Lightstorm group company) dan PT MNC Kabel Mediacom (MNC Play) dalam menghadirkan pengalaman digital kelas dunia kepada para pelanggan.

Langkah strategis ini dilakukan lewat akuisisi pelanggan MNC Play yang merupakan penyedia jasa layanan jaringan berbasis fiber terkemuka di Indonesia.

Indosat Ooredoo Hutchison, Asianet, dan MNC Play Lakukan Akuisisi Strategis

Hal ini menegaskan komitmen Indosat dalam menyediakan layanan internet rumah tangga unggulan kepada masyarakat luas sembari menambahkan layanan video entertainment yang disediakan oleh MNC Play dalam satu layanan.

Akuisisi ini menjadi sebuah tonggak penting dalam perjalanan industri telekomunikasi di dalam negeri, termasuk hadirnya Asianet sebagai manajemen jaringan fiber optic.

Lewat aksi korporasi ini, Indosat mempercepat langkahnya dalam meningkatkan kapasitasnya pada bisnis Fiber-to-the-home (FTTH) yang beroperasi di bawah brand Indosat HiFi. Melalui kolaborasi ini, Indosat juga menyambut 300 ribu pelanggan fixedhome internet yang bergabung dengan seratus ribu pelanggan Indosat lainnya.

Vikram Sinha, President Director and CEO of Indosat Ooredoo Hutchison, mengatakan, “Akuisisi ini sejalan dengan tujuan kami menghubungkan dan memberdayakan masyarakat Indonesia.

Kami juga antusias menyambut pelanggan MNC Play ke dalam keluarga besar pelanggan Indosat. Kami memastikan para pelanggan akan senantiasa menikmati pengalaman luar biasa dan juga layanan yang lebih baik.

Dengan ini, Indosat tidak hanya berfokus pada angka, tapi juga meningkatkan kualitas pengalaman pelanggan. Tambahan layanan IPTV yang disediakan oleh MNC Play menjadikan Indosat HiFi tidak hanya menawarkan layanan broadband tapi juga tambahan entertainment seperti TV Kabel.

Ade Tjendra, President Director of MNC Play mengatakan, “Kami bersemangat untuk mendukung pertumbuhan jangka panjang Indosat dan Asianet melalui penjualan pelanggan dan home passes milik kami.

Selama proses integrasi, kami memastikan transisi yang mulus dan tetap memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh pelanggan. Tim, mitra bisnis, dan juga klien kami berjalan beriringan bersama visi MNC Play dan berkonsentrasi pada amplifikasi dan menawarkan layanan konten video terbaik, baik lokal maupun internasional kepada pelanggan IPTV di Indonesia yang terus bertumbuh.”

Tak hanya itu, lewat akuisisi ini, pelanggan dapat menikmati dan memilih antara FTTH atau Internet Protocol Television Services (IPTV) maupun kedua layanan dalam satu paket yang sama.

Layanan tersebut berpotensi untuk mendorong lebih banyak akuisisi pelanggan dan meningkatkan pendapatan dari bisnis FTTH, menjadikan kolaborasi ini bernilai tambah bagi pelanggan dan juga perseroan.

Sebagai bagian dari transisi, manajemen jaringan fiber optik akan secara langsung ditangani oleh Asianet. Amajit Gupta, Lighstorm Group CEO & MD mengatakan, “Lewat akuisisi ini, divisi FTTH Lighstorm, Asianet akan memiliki jaringan fiber lebih dari 15 ribu kilometer dan lebih dari 1,5 juta home pass di sepuluh kota di Indonesia.

Hal ini menjadikan kami sebagai salah satu carrier-neutral FTTH operators di Indonesia. Transaksi ini juga membuktikan model bisnis inovatif Lightstorm dan menjadikan Asianet sebagai mitra infrastruktur yang dipilih oleh para operator dan penyedia layanan di Indonesia.

Lebih lanjut, Asianet memiliki kesamaan visi dengan Indosat dan juga pemerintah Indonesia dalam menghadirkan layanan digital kelas dunia, menghubungkan, serta memberdayakan masyarakat Indonesia.”

Akuisisi ini menjadi sebuah standar baru bagi industri dalam hal menghadirkan internet rumah tangga dan layanan entertainment berkualitas di Indonesia. Dengan komitmen terhadap inovasi dan kepuasan pelanggan, Indosat optimis akan masa depan digitalisasi di Indonesia.

Polemik Layanan Telepon dan Internet Satelit, Siapa Untung Siapa Buntung?

IMG-20231127-WA0010_copy_800x600-1.jpg

review1st.com – SELULAR Media Network kembali menggelar Selular Business Forum (SBF) terkait isu terkini teknologi informasi khususnya di bidang telekomunikasi. SBF yang berlangsung di Jakarta, Senin, 27 November 2023 ini, mengangkat tema “Polemik Layanan Telepon dan Internet Satelit, Siapa Untung Siapa Buntung?”.

Operator seluler dan pengusaha penyedia layanan internet di Indonesia menghadapi tantangan yang tidak ringan saat ini. Di tengah melambatnya pertumbuhan industri selular maupun jasa internet, mereka justru mendapatkan beban regulatory charge yang besar.

“Di sisi lain, mereka juga memiliki beban investasi yang mahal. Ketika investasi mahal, justru pelaku industri dipaksa menyediakan tarif internet yang murah, ujar CEO Selular Media Network, Uday Rayana terkait penyelenggaraan Selular Business Forum tanggal 27 November 2023 ini.

Masalah tidak sampai di situ, pasalnya operator seluler dan para pengusaha jasa internet bakal dihadapkan pada kemungkinan masuknya operator berbasis satelit, Starlink. Perusahaan milik milik taipan Elon Musk itu, menargetkan peluncuran layanan telepon satelit komersial pada 2024.

Starlink bakal masuk dimulai dengan SMS sebelum menambahkan layanan suara dan data, serta konektivitas IoT pada 2025. Kehadiran Starlink yang dinilai sarat dengan privilege, tentu membuat industri selular semakin tidak sehat.

Meski demikian, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) membantah memberikan privilege atau karpet merah kepada Starlink untuk masuk di Indonesia. Kominfo menyebut banyak daerah di Indonesia yang masih blank spot dan dengan hadirnya Starlink dapat menjadi jawaban bagi mereka.

Hal tersebut yang membuat Selular Media Network menyelenggarakan Selular Business Forum (SBF) tanggal 27 November 2023 dengan tema “Polemik Layanan Telepon dan Internet Satelit, Siapa Untung Siapa Buntung?”

Sejumlah narasumber yang hadir pada diskusi kali ini adalah sebagai berikut:

1. Aju Widya Sari, Direktur Telekomunikasi Dirjen PPI Kementrian Kominfo

2. Marwan O. Baasir, Sekjen ATSI (Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia)

3. Muhamad Arif, Ketua APJII (Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia)

4. Agung Harsoyo, Pengamat Telekomunikasi/Pengajar ITB/Mantan Komisioner BRTI

“Dengan adanya diskusi ini, kami harapkan ada kejelasan terkait regulasi yang jelas dengan masuknya Starlink dan juga pemerintah diharapkan dapat semakin memperhatikan nasib pelaku industri di tanah air,” tandas Uday.

Pro Kontra Starlink

Sekjen ATSI (Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia), Marwan O. Baasir menjelaskan dengan hadirnya Starlink tentu akan menimbulkan pro dan kontra.

Untuk yang pro, Starlink coverage-nya sudah menjangkau seluruh wilayah Indonesia dan memiliki kapasitas data rate yang besar sehingga bisa dimanfaatkan untuk mendukung percepatan layanan internet broadband di wilayah yang belum terjangkau layanan broadband teresterial termasuk bisa dimanfaatkan oleh penyelenggara seluler sebagai backhaul.

“Untuk yang kontra, jika tidak diatur secara tepat, bisnis Starlink berpotensi bisa mengancam bisnis penyelenggara telko nasional seperti Seluler, Jartup dan penyelenggara satelit GSO,” ujar Marwan di acara Selular Business Forum (SBF) 2023, Senin (27/11/2023).

“Selain itu, harga berlangganan dan UE CPE masih mahal, Starlink belum memiliki izin penyelenggara Jasa ISP di Indonesia, dan Starlink masih memakai IP Global sehingga berpotensi ada isu PDP dan kedaulatan negara,” sambungnya.

Hal tersebut yang membuat ATSI juga mengajukan usulan kepada pemerintah untuk menerapkan kebijakan yang semakin memberatkan operator seluler jika Starlink masuk.

“Usulannya lebih baik layanan Starlink masuk ke B2B, lalu harus kerjasama dengan penyelenggara satelit Indonesia, hingga harus memiliki Izin landing Right (Hak Labuh) dan Izin Jartup untuk layanan backhaul,” jelasnya.

“Starlink juga harus menggunakan Alokasi Penomoran IP Indonesia, harus membangun Server dan DRC di Indonesia dan comply terhadap Regulasi Lawfull Interception di Indonesia, dan sebagai penyelenggara jasa, Starlink harus dikenakan kewajiban untuk membayar BHP Tel dan USO,” imbuh Marwan.

Sementara itu, Ketua Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) mengatakan pihak ISP (Internet Service Provider atau penyedia layanan internet ini harus siap jika Starlink masuk ke Indonesia.

“Jika ditanya siap atau tidak siap, maka mau tidak mau anggota APJII yang jumlahnya 1013 ini harus siap jika Starlink masuk,” ungkapnya.

Menanggapi hal tersebut, Direktur Telekomunikasi Ditjen PPI Kementrian Kominfo, Aju Widya Sari mengatakan satelit internet sangat dibutuhkan di Indonesia lantaran masih banyak desa yang blankspot internet. “Baru 70 persen desa di Indonesia yang tercover internet dan sisanya masih blankspot,” kata Aju.

Aju menjelaskan biaya infrastruktur untuk membangun jaringan internet di Indonesia sangat tinggi dan dikeluhkan para operator. Hal tersebut yang membuat pemerintah dalam hal ini Kominfo beralih ke satelit internet. “Saat ini terdata 1020 desa dan masih banyak lagi yang mengajukan permohonan dari pemda-pemda untuk penanganan desa blankspot,” sambungnya.

Pengamat Telekomunikasi/Pengajar ITB/Mantan Komisioner BRTI, Agung Harsoyo ada catatan yang perlu dipertimbangkan untuk kebijakan satelit internet.

“Tidak melakukan keputusan berupa pemberian izin baru, sebelum dilakukan kajian yang menyeluruh dan cermat oleh seluruh stakeholders terkait kepentingan nasional,” ujarnya.

“Bekerjasama dalam memberikan layanan telekomunikasi untuk wilayah unserved dan underserved sebagai prioritas utama. Memulai penerapan collaborative regulation : telekomunikasi, transaksi keuangan, pertahanan-keamanan, layanan Kesehatan, Pendidikan,” sambungnya.

XL Axiata Raih Bendera Emas dari Kemenaker RI, Siap Tangani Proyek Beresiko Tinggi

IMG-20231127-WA0011_copy_800x600.jpg

review1st.com – PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) berhasil meraih Bendera Emas SMK3 (Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja) dari Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) Republik Indonesia.

Director & Chief Technology Officer XL Axiata sekaligus Chairman atau Ketua Panitia Pembina Keselamatan dan Kesehatan Kerja (P2K3) XL Axiata, I Gede Darmayusa menerima penghargaan tersebut di Jakarta, pada Rabu (22/11).

Bendera Emas adalah sebuah penghargaan, selain sertifikat kepada perusahaan yang telah melakukan penerapan SMK3. Hal ini diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 50 Tahun 2012 untuk menentukan lulus atau tidaknya suatu perusahaan dalam audit SMK3.

Bendera emas SMK3 diberikan kepada perusahaan dengan nilai antara 85-100% dari kategori perusahaan yang dipilih (awal/transisi/lanjutan).

I Gede Darmayausa mengatakan, “Penghargaan Bendera Emas SMK3 ini sangat berarti bagi kami dan untuk meraihnya juga tidak mudah. Prosesnya cukup panjang, termasuk kami harus benar-benar menerapkan semua aspek SMK3 dalam proses bisnis di XL Axiata sesuai dengan aturan Kemenaker RI.

Selain itu, kami juga memastikan semua karyawan juga memahami pentingnya K3 dan menerapkannya di pekerjaan sehari-hari. Dengan Bendera Emas ini, kami berharap bisa menjalin kerja sama bisnis yang lebih luas dengan para partner yang sangat mengedepankan aspek keselamatan dan kesehatan kerja.”

Diterapkannya SMK3 bagi XL Axiata memberikan manfaat terjaganya keselamatan dan kesehatan kerja, karena pekerja dan lingkungan sekitar merupakan aset yang penting bagi perusahaan.

Selain itu, XL Axiata juga dapat terus melakukan perbaikan secara terus-menerus untuk mencapai sasaran mutu, layanan, dan aspek terkait K3 yang sudah ditetapkan.

Adapun manfaat yang diberikan bagi karyawan ketika XL Axiata menerapkan SMK3 antara lain adalah peningkatan kompetensi K3 dari mulai level staf sampai dengan manajemen, medical checkup rutin K3 untuk mengevaluasi kesehatan karyawan, juga disediakannya klinik dan PK3 beserta ahli P3K yang tersertifikasi.

Gede menambahkan, Bendera Emas SMK3 juga menjadi keunggulan kompetitif bagi XL Axiata untuk masuk dan menyediakan layanan di industri yang tergolong memiliki tingkat potensi bahaya yang tinggi.

Dengan sertifikasi SMK3 Bendera Emas ini, XL Axiata siap mengerjakan proyek yang jauh lebih kompleks dan proyek yang bernilai jauh lebih besar serta proyek yang memiliki tingkat Health and Safety Environment (HSE) kategori risiko tinggi terutama untuk sektor energi, government, dan perbankan.

Bendera Emas ini melengkapi ISO 45001:2018 terkait SMK3 yang telah diraih oleh XL Axiata sebelumnya. Selain itu, XL Axiata juga telah berhasil memiliki beberapa sertifikasi lainnya yang terkait, yaitu:

  • ISO 9001:2015 terkait Sistem Manajemen Mutu
  • ISO/IEC 20000-1:2018 terkait Sistem Manajemen Pelayanan IT,
  • ISO 22301:2019 terkait Sistem Manajemen Keberlangsungan Usaha
  • ISO 14001:2015 terkait Sistem Manajemen Lingkungan
  • ISO 45001: 2018 terkait Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan kerja

Recent Posts