Beranda blog Halaman 335

KPU Ciamis Buka Rekrutmen 27.601 KPPS, Ini Syarat dan Jadwal Pendaftaran

Rekrutmen-KPPS.jpeg

harapanrakyat.com,- Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, akan membuka rekrutmen 27.601 anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan 7.886 petugas Linmas.

Komisioner KPU Ciamis Muharam Kurnia Drajat menyampaikan hal itu saat Sosialisasi Persiapan Pembentukan Anggota KPPS Pemilu 2024, Senin (4/12/2023).

Pendaftaran rekrutmen anggota KPPS dibuka tanggal 11 Desember sampai 20 Desember 2023. Petugas KPPS dan Linmas tersebut akan bertugas di 3.943 Tempat Pemungutan Suara (TPS) se-Kabupaten Ciamis.

“Rekrutmen akan dilaksanakan tanggal 11 Desember sampai 20 Desember 2023,” ujar Muharam.

Bagi para calon pelamar, ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi saat mendaftar. Antara lain, ijazah minimal SMA/sederajat, usia maksimal 55 tahun. Pelamar juga nantinya harus melampirkan keterangan tidak tergabung dalam partai politik mau pun simpatisan partai politik.

Baca Juga: Antisipasi Pelanggaran, Panwaslu Cimaragas Ciamis Tingkatkan Koordinasi

“Rekrutmen akan dilaksanakan secara screening ketat, karena petugas KPPS harus bersifat netral. Jangan sampai terafiliasi dengan partai politik mana pun,” tegas Muharam.

Muharam menyebut untuk besaran gaji yang akan diterima oleh para anggota KPPS kali ini ada kenaikan besaran gaji 100 persen dari pemilu tahun sebelumnya. Gaji Ketua KPPS sebesar Rp 1,2 juta, anggota KPPS Rp 1,1 juta dan Linmas Rp 700 ribu.

“Besaran gaji ada kenaikan dari tahun sebelumnya, kenaikannya 100 persen,” pungkas Muharam.(Fahmi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

10 Tahun Terakhir Usaha Pertanian di Jawa Barat Turun 8,97 Persen, Didominasi Unit Ini!

Wakil-Ketua-Komisi-B-DPRD-Kabupaten-Bandung-Osin-Permana.jpg

harapanrakyat.com – Selama 10 tahun terakhir yakni periode 2013 hingga 2023, unit usaha pertanian di Jawa Barat terus anjlok. Dalam periode itu, persentase penurunan mencapai 8,97 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Jawa Barat Marsudijono mengatakan, jumlah unit usaha pertanian tahun 2023 ini mencapai 3.293.682 unit. Sedangkan pada 2013 lalu, kata ia, terdapat 3.618.248 unit usaha.

“Hasil sensus, terjadi penurunan unit usaha tani selama 10 tahun terakhir. Penurunannya kisaran 8,97 persen,” ucap Marsudijono di Kota Bandung, Senin (4/12/2023).

Baca Juga : Lahan Abadi Pertanian Kabupaten Bandung Terus Menyusut

Meski demikian, Marsudijono tidak menjelaskan secara terperinci alasan penurunan unit usaha tani tersebut.

Lebih lanjut Marsudijono menjelaskan, usaha pertanian itu terdapat 3 kategori. Yakni Usaha Pertanian Perorangan (UTP), Usaha Pertanian Berbadan Hukum (UPB), dan Usaha Pertanian Lainnya (UTL).

“Mayoritas jenis usaha pertanian itu UTP, hampir 99,95 persen,” katanya.

Marsudijono menambahkan, meski unit pertanian perorangan mengalami penurunan namun berbeda halnya dengan UPB dan UTL. “Kalau UPP mengalami penurunan, tapi UPB dan UTL malah naik meski tidak berdampak signifikan,” tuturnya.

BPS juga mencatat, menurut sub sektor usaha pertanian di Jawa Barat yang paling banyak adalah tanaman pangan sebesar 67,46 persen atau 2.221.755 unit. Kemudian hortikultura 39,12 persen atau 1.288.356 unit. Selain itu sektor peternakan dengan 32,35 persen atau 1.065.630 unit.

Baca Juga : DPRD Dorong Pemkab Bandung Terapkan Edu-ekowisata Pertanian

Usaha Pertanian Perorangan yang ada di Jawa Barat itu, kata Marsudijono, tersebar di 27 kota dan kabupaten.  Daerah dengan sebaran paling banyak yakni di Kabupaten Sukabumi Sebanyak 358.825 unit atau 10,90 persen.

“Sedangkan sebaran terendah ada di Kota Cirebon dengan hanya ada 1.932 unit atau 0,06 persen. Maklum kemungkinan karena daerah perkotaan,” tuturnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Dukung Komunitas Penyandang Disabilitas Garut Karyawan dan Manajemen XL Axiata Mengajar di SLB

Screenshot_2023-12-04-17-59-51-888_com.simplemobilephotoresizer_copy_800x498.jpg

review1st.com – Di usia ke-27 tahun melayani Indonesia, PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) melalui program XL Axiata Baik terus memperkuat dukungan kepada kalangan penyandang disabilitas.

Di sepanjang akhir pekan pertama Desember 2023 ini, Chief Human Capital Officer XL Axiata, Hira Kurnia memimpin belasan karyawan XL Axiata yang tergabung dalam Bikers of XL Axiata dan MTXL menggelar serangkaian kegiatan berupa penyerahan donasi fasilitas pendukung kegiatan belajar mengajar di SLB C Yayasan Karya Bakti, hingga kegiatan mengajar di SLB C Nusantara Kita, Garut.

Dukung Komunitas Penyandang Disabilitas Garut Karyawan dan Manajemen XL Axiata Mengajar di SLB

Selain itu, rombongan karyawan XL Axiata tersebut juga memberikan santunan bagi komunitas tunawisma dan kaum duafa di sekitar Masjid Raudhatul Faizin, Kecamatan Jonggol, Kabupaten Bogor.

M. Hira Kurnia, mengatakan, “Dalam melaksanakan program tanggung jawab sosial perusahaan, XL Axiata saat ini juga turut mendukung kalangan disabilitas.

Kami memandang kalangan disabilitas perlu mendapatkan perhatian karena kami melihat masih kurangnya kompetensi digital yang dimiliki teman-teman penyandang disabilitas. Sesuai arahan Presiden Joko Widodo bahwa Indonesia butuh 600 ribu talenta digital setiap tahunnya hingga tahun 2035. 

Dukungan XL Axiata untuk kalangan ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi digital sehingga tercipta para talenta digital dari penyandang disabilitas yang kompetitif.

Sejalan dengan fokus tersebut, XL Axiata Baik, program sosial karyawan di bawah naungan XL Axiata Peduli secara rutin menggelar aksi sosial yang ditujukan untuk mendukung pemberdayaan disabilitas di Indonesia.”

Untuk aksi sosial di Garut yang menyasar komunitas penyandang disabilitas ini, manajemen dan karyawan XL Axiata menyalurkan donasi yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing penerima manfaat.

Kami juga melengkapi rangkaian kegiatan pada hari ini dengan penyaluran donasi berupa seperangkat router GDK (Gerakan Donasi Kuota) dan paket data sebesar 20GB selama periode satu tahun kepada kedua SLB tersebut.

XL Axiata berharap, donasi router dan akses internet tersebut akan bisa dimanfaatkan untuk meningkatkan literasi digital para siswa dan guru-guru pengajar.

Sementara itu, dalam kegiatan mengajar di SLB C, para karyawan XL Axiata memberikan edukasi mengenai bagaimana memanfaatkan teknologi digital untuk melatih dan mempertajam kreatifitas seni, pengenalan tentang IoT (Internet of Things) dalam kehidupan sehari-hari dan sebagainya.

Materi tersebut diajarkan dengan tujuan untuk memicu antusiasme penyandang disabilitas untuk mempelajari literasi digital lebih tajam lagi.

Untuk kalangan disabilitas, XL Axiata menyalurkan kuota data dan router dari program GDK (Gerakan Donasi Kuota) kepada 27 pondok pesantren (ponpes) dan yayasan yang bergerak pada pembinaan penyandang disabilitas di Indonesia.

Selain Yayasan SLB C Nusantara Kita dan SLB C Yayasan Karya Bakti Garut, beberapa yayasan pembinaan disabilitas yang juga turut menerima manfaat antara lain, Yayasan Pembinaan Anak Cacat (YPAC) Padang, Pesantren Inklusi Griya Sunnah – Bogor, Pesantren Tunarungu Darul Ashom – Sleman, dan Ponpes ABK (Anak Berkebutuhan Khusus) KH. A Dahlan – Banyuwangi.

Donasi GDK juga salurkan kepada Ponpes Imam Ibnu Katsir – Pekanbaru, Ponpes Muflihatul Aliyah Kabupaten Lebak Banten, Ponpes An-Nidhom – Cirebon, Ponpes Annuqayah – Kabupaten Sumenep Madura, Ponpes Gratis Al Insaniyah – Surabaya, Ponpes Dar Ali Al Banjary – Banjarmasin, Ponpes MDIA Bontoala – Makassar, dan Ponpes Darul Istiqomah – Manado.

“Program-program pemberdayaan penyandang disabilitas dari karyawan XL Axiata ini tentunya sejalan dengan komitmen perusahaan untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat dalam mendukung percepatan pembangunan di Indonesia.

Dengan fokus pada bidang-bidang seperti UMKM dan inklusi disabilitas, XL Axiata berkomitmen untuk mengatasi berbagai masalah sosial yang penting dan berkontribusi pada kesejahteraan masyarakat Indonesia secara keseluruhan”, lanjut Hira lebih jauh.

Program donasi bagi disabilitas hingga ponpes ini akan dilaksanakan secara bertahap di berbagai provinsi, seperti Sumatera Utara, Riau, Sumatera Barat, Sumatera Selatan, Lampung, Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta, dan Jawa Timur. Selain itu juga Bali, Nusa Tenggara Barat, Kalimantan Selatan, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, hingga Sulawesi Utara.

Perusahaan akan berkolaborasi dengan organisasi-organisasi lokal, instansi pemerintah, dan tokoh masyarakat untuk memastikan implementasi dan distribusi sumber daya yang efektif.? 

XL Axiata Terus Dukung Pemberdayaan Perempuan

Selain dukungan terhadap komunitas penyandang disabilitas, saat ini, XL Axiata juga mendukung pemberdayaan perempuan melalui program Sisternet dan pesantren digital di sejumlah daerah.

Perusahaan telah bekerja sama dengan sejumlah mitra seperti Huawei, PT. Tower Bersama, PT. Solusindo Kreasi Pratama, PT. Era Bangun Telecomindo, Fiberhome, Mitratel, Alita, Dentsu International Indonesia, PT. Pura Barutama serta Yayasan Benihbaik, Komunitas Bloggercrony Indonesia, Peak Performance Indonesia, Resellerun, Amangtiwi Malang, dan Mom Digipreneur melalui sejumlah pelatihan yang mampu mendorong pemanfaatan modal secara efektif bagi UMKM Perempuan hingga disabilitas.

Chief Corporate Affairs XL Axiata, Marwan O. Baasir mengatakan, “Kami berharap, program ini mampu meningkatkan kemampuan para pelaku UMKM perempuan dalam literasi keuangan, literasi digital, dan kewirausahaan di daerah-daerah.

Dengan kemampuan tersebut, kami berharap usaha mereka bisa semakin maju dan berkembang, yang pada akhirnya, selain akan dapat menopang ekonomi keluarga, juga bisa menguatkan ekonomi daerah. Sudah terbukti, UMKM yang kuat dalam kinerja, juga mampu menopang perekonomian di saat krisis.”

Marwan menambahkan, kita bisa menemukan ada banyak sektor usaha yang dirintis dan dikelola oleh para perempuan di berbagai daerah. Kemampuan manajemen bisnis mereka pun juga masih apa adanya, dengan tingkat literasi keuangan dan digital yang sekadarnya.

Oleh karena itu, XL Axiata berpandangan bahwa UMKM perempuan perlu mendapatkan pendampingan, khususnya para pelaku UMKM perempuan.

Para peserta daftar melalui aplikasi Sisternet, yang berhasil lolos kemudian akan mengikuti pelatihan offline selama 3 hari, mendapatkan softcopy modul pembelajaran, tugas harian, pre-test, post-test, pendampingan, hingga kelas lanjutan. Sesi pendampingan atau monitoring ini nantinya akan dilaksanakan selama tiga bulan.

Dalam sesi tersebut, peserta memiliki kesempatan untuk berkonsultasi secara individual dengan para mentor dan sesi lanjutan yang akan disesuaikan dengan evaluasi kebutuhan peserta.

Selain itu, mentor juga akan melakukan evaluasi bisnis para peserta dengan merujuk informasi pertumbuhan usaha dan implementasi pengelolaan usaha yang tepat serta memantau pemanfaatan modal usaha.

Para peserta terpilih yang telah mengikuti rangkaian program ini pun nantinya akan mendapatkan modal usaha senilai total Rp 150 juta. Lebih jauh, mereka diharapkan akan memiliki kemampuan untuk mengelola dan mengevaluasi keuangan usaha mereka.

Kedua, peserta dapat mengembangkan produk mereka secara efektif. Ketiga, peserta memiliki kemampuan untuk memasarkan produk mereka dan menjangkau lebih banyak pembeli. Keempat, adanya transformasi digital bagi usaha para peserta.

600 Reklame di Kota Bandung Ilegal, DPRD Ambil Sikap!

Penertiban-Reklame-Ilegal.jpeg

harapanrakyat.com – Ketua DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, Tedy Rusmawan mendukung upaya pemerintah menertibkan reklame ilegal di Kota Bandung. Saat ini, sedikitnya ada 600 reklame tidak berizin di kota kembang itu.

Menurutnya saat ini, Kota Bandung telah memiliki aturan kuat terkait hal tersebut. Aturan itu tertuang dalam Perda No 2 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Reklame di Kota Bandung.

“Jadi sebetulnya aturan sudah memadai. Tinggal bagaimana kita harus menegakkan aturan yang sudah ada tersebut. Sehingga menjadi komitmen dalam penegakan perda,” ungkapnya di Kota Bandung, Senin (4/12/2023).

Baca Juga : Satpol PP Kota Bandung Tertibkan Reklame Ilegal

Ia menerangkan, setiap pembahasan DPRD, pajak reklame selalu menjadi catatan. Oleh karena itu, pihaknya mendorong Pemkot Bandung untuk bisa memperoleh banyak pendapatan daerah dari mata pajak reklame tersebut, supaya hasilnya ke depan bisa mendorong kemajuan kota.

“Perlu upaya yang lebih kuat lagi, termasuk soal penyempurnaan penegakan regulasi dari waktu ke waktu,” ucapnya.

Tedy menerangkan dengan upaya penertiban reklame ilegal, maka Kota Bandung bisa lebih rapi dan menambah estetika.

Selain itu, kata Tedy, penertiban ini bakal memacu kreatif para pemilik reklame, sekaligus meningkatkan PAD Kota Bandung. Harapannya, target pendapatan daerah dari pajak reklame tahun ini bisa tercapai. Pasalnya, pendapatan dari reklame sebetulnya masih bisa lebih tinggi lagi.

Ketua Komisi A DPRD Kota Bandung, Rizal Khairul menjelaskan kerap menemukan reklame ilegal yang sudah dibongkar pada pagi hari, namun muncul kembali ketika sore harinya.

Baca Juga : Pemkot Bandung Segera Bongkar Reklame dan JPO Ilegal

Padahal, kata Rizal, dalam perda reklame tersebut sudah tertuang tentang estetika pemasangan reklame, bahkan zonasi reklame sesuai tematik.

Dengan demikian, Ia juga meminta perhimpunan pengusaha reklame untuk mensosialisasikan aturan tentang reklame sesuai regulasi di Kota Bandung. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Layanan Tera Ulang Timbangan di Banjar Tak Ditarik Retribusi Tahun Depan

Layanan-Tera-Ulang-Timbangan.jpeg

harapanrakyat.com,- Layanan Pengujian Kendaraan Bermotor (KIR) dan layanan tera ulang timbangan di Kota Banjar, Jawa Barat, mulai tahun depan akhirnya tidak dikenakan biaya retribusi pelayanan.

Pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor ini pun akan dihilangkan dan tidak bisa lagi menjadi salah satu sektor penyumbang pendapatan daerah.

Sekdis Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Kota Banjar Neneng Widya Hastuti mengatakan, untuk tahun depan layanan tera ulang timbangan sudah tidak dikenakan retribusi.

Hal itu menyusul terbitnya UU No 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan Pemerintah Pusat dan Daerah yang ditindaklanjuti dengan PP 35 tahun 2023 ketentuan Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.

“Berdasarkan regulasi untuk retribusi tera dan tera ulang timbangan tidak masuk dalam undang-undang tersebut. Jadi mulai tahun depan tidak boleh dikenakan retribusi,” kata Neneng, Senin (4/12/2023).

DKUKMP Banjar sudah berupaya mencari solusi agar tidak kehilangan pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor tera ulang timbangan. Yakni melalui biaya sewa ulang yang akan diatur dalam peraturan walikota (Perwal).

Namun berdasarkan hasil rapat koordinasi yang diselenggarakan oleh Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan, untuk penempatan sewa peralatan metrologi tidak diperbolehkan.

Target pendapatan asli daerah yang dari sektor tersebut pada tahun 2023 ini sebesar Rp 12 juta. Target itu sudah terealisasi 100 persen.

Baca Juga: Hendak Memangsa Ayam, Ular Sanca 3 Meter Ditangkap Damkar Banjar

“Kita sudah coba masukan tapi informasi terakhir dari hasil rapat koordinasi yang diselenggarakan Direktorat Metrologi Kementerian Perdagangan. Penempatan retribusi sewa peralatan metrologi tidak diperbolehkan,” terang Neneng.

Layanan Tera Ulang Timbangan Gratis, Uji KIR Kendaraan Belum Ditentukan

Terpisah, Kepala Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Banjar Wardoyo mengatakan, pihaknya masih menunggu Raperda tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah yang saat ini masih dievaluasi oleh Kemendagri.

Apabila nantinya sudah tidak diperbolehkan, tentu akan mengikuti peraturan tersebut. Jika masih diperbolehkan akan tetap diberlakukan menggunakan mekanisme yang lain.

“Kita masih menunggu Raperda ditetapkan masih evaluasi kemendagri karena berkaitan dengan pajak daerah dan retribusi daerah. Kalau memang ngga boleh ya kita akan mengikuti peraturan itu,” katanya. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Hendak Memangsa Ayam, Ular Sanca 3 Meter Ditangkap Damkar Banjar

Ular-sanca-damkar.jpeg

harapanrakyat.com,- Petugas Pemadam Kebakaran (Damkar) Kota Banjar, Jawa Barat, menangkap ular jenis sanca kembang sepanjang 3 meter, Senin (4/12/2023).

Ular itu berusaha masuk ke area pabrik kayu yang berada di Lingkungan Tanjungsukur, Kelurahan Hegarsari, Kecamatan Pataruman, Kota Banjar.

Kepala UPTD Pemadam Kebakaran Kota Banjar Aam Amijaya mengatakan, awalnya mendapat laporan dari petugas keamanan pabrik. Kemudian, petugas piket merespon dan datang langsung ke lokasi.

“Laporan diterima oleh petugas piket dan langsung merespon datang ke lokasi untuk melakukan evakuasi ular,” kata Aam Amijaya.

Saat di lokasi, petugas Damkar Banjar mendapati ular sanca tersebut berada di dalam kandang ayam dan hendak memangsanya.

“Posisi di dalam kandang ayam. Informasinya itu juga sempat melilit seekor ayam tapi diketahui oleh pemiliknya,” terangnya.

Ia menjelaskan, meskipun tidak memiliki bisa, namun ular sanca kembang juga berbahaya karena lilitannya yang sangat kencang.

Baca Juga: Cerita Dalem Margayuda Kota Banjar Jaga Wilayah di Tempat Para Jawara

“Jika tidak segera dilakukan evakuasi khawatir akan membahayakan. Ular sanca ini terkenal dengan lilitannya yang sangat kencang,” jelas Aam.

Selanjutnya, petugas membawa ular sanca yang berhasil ditangkap itu ke Kantor UPTD Damkar Kota Banjar, agar tidak masuk ke pemukiman warga.

“Ini bisa dirilis ke alam yang jauh dari pemukiman warga atau bisa juga diserahkan ke komunitas pecinta reptil,” pungkasnya. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Omoda E5 Jadi Mobil Listrik Pertama yang Diproduksi oleh Chery di Indonesia

rockomotif-mobil-listrik-omoda-e5.jpg

ROCKOMOTIF, Bogor – Sebagai pemegang merek Chery di Indonesia, PT Chery Sales Indonesia (CSI), mengumumkan bahwa kehadiran mobil listrik Omoda E5 akan menjadi model pertama yang mereka produksi secara lokal melalui pusat perakitan di PT Handal Indonesia Motor (HIM).

Hal ini diungkapkan secara langsung oleh Rifkie Setiawan, Head of Brand PT CSI, dalam rangkaian diskusi ulang tahun Forum Wartawan Otomotif (Forwot) yang dilakukan Minggu (2/12/2023).

Ia menyebutkan melalui kerjasama dengan PT HIM yang akan menjadi basis produksi mobil listrik Omoda E5, akan menjadi komitmen mereka untuk mendukung era elektrifikasi di Tanah Air melalui rangkaian produk yang sesuai dengan kebutuhan konsumen Tanah Air.

“Salah satu alasannya membawa EV ke Indonesia, adalah kita (Chery) sebagai jenama besar di Cina, di mana kita merupakan salah satu yang sudah selama 20 tahun berturut-turut itu merajai volume ekspor di Cina,” ungkap Rifkie.

Selain memenuhi kebutuhan pasar lokal, perakitan mobil listrik Omoda 5 yang dilakukan di Pondok Ungu Bekasi, Jawa Barat, juga akan menjadi poros produksi untuk model EV dengan spesifikasi setir kanan.

“Kami juga memiliki tujuan untuk membangun pabrik dan pusat riset sendiri di Indonesia, dan akan menjadikan Indonesia sebagai basis produksi untuk setir kanan,” tambahnya.

Setelah diperkenalkan pada ajang GAIKINDO Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2023, mobil listrik Omoda E5 telah mendapat sambutan yang sangat baik. Hal ini tercermin melalui Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) sebanyak 400 unit. Terkait harga yang ditawarkan kepada konsumen, diketahui model ini dibanderol dengan rentang Rp500 sampai Rp550 jutaan.

Terkait desain yang ditawarkan kepada konsumen, model ini memiliki tampilan yang mirip dengan versi bensin. Selain sektor jantung mekanis yang berbeda, ada beberapa perbedaan yang ditanamkan baik dari sisi interior ataupun eksterior sehingga model ini memiliki penampilan yang lebih futuristik.

Pria di Garut Ditemukan Tewas Diduga Terjatuh dari Tebing 50 Meter

Pria-di-Garut-Ditemukan-Tewas-Diduga-Terjatuh-dari-Tebing-50-Meter.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang warga ditemukan tewas di curug di Garut, Jawa Barat, Senin (4/12/2023). Korban tewas diduga karena terjatuh dari tebing setinggi 50 meter.

Pihak kepolisian langsung melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di Curug Cibuni, Desa Jangkurang, Leles.

Sementara jenazah korban langsung dievakuasi oleh aparat TNI bersama polisi dan juga warga sekitar.

Korban diketahui bernama Kamid (59), warga Desa Jangkurang, Kecamatan Leles, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

“Diduga korban jatuh dari tebing ketinggian kurang lebih 50 meter,” kata Kasi Humas Polres Garut, Ipda Adi Susilo, Senin (4/12/2023).

Lanjutnya menuturkan, bahwa korban tewas dengan luka robek pada bagian kepala belakang. Kemungkinan luka tersebut setelah kepala korban mengenai batu.

“Kami sudah melakukan olah TKP dan dibantu identifikasi oleh Unit Identifikasi Sat Reskrim Polres Garut. Kini korban kami evakuasi ke Puskesmas Leles,” pungkasnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Bank Mandiri (BMRI) Raih Penghargaan BI untuk Pengembangan Pasar Uang

Bank-Mandiri-BMRI-Raih-Penghargaan-BI-untuk-Pengembangan-Pasar-Uang.jpg

harapanrakyat.com,- Dalam mendukung Bank Indonesia (BI) dalam mewujudkan kebijakan moneter yang progresif, Bank Mandiri (BMRI) meraih prestasi gemilang pada Bank Indonesia Award 2023. Tiga penghargaan bergengsi berhasil disabet oleh bank ini, membuktikan komitmen kuatnya dalam mengembangkan pasar uang valas dan rupiah.

Sebagai raksasa perbankan, BMRI dinobatkan sebagai Pendukung Pengembangan Pasar Uang Rupiah Terbaik. Penghargaan ini menjadi bukti konkret atas dedikasi bank tersebut dalam menjaga kestabilan sektor keuangan Indonesia.

Tidak hanya di pasar uang rupiah, Bank Mandiri (BMRI) juga meraih gelar Pendukung Pengembangan Pasar Valas Terbaik. Keberhasilan ini menegaskan posisi bank sebagai pionir dalam menghadirkan inovasi-inovasi terkini untuk memenuhi tuntutan pasar valas yang dinamis.

Selain itu, BMRI mendapatkan penghargaan sebagai Bank Konvensional Pendukung Inovasi Operasi Moneter Valas Terbaik.

Dalam penyerahan penghargaan yang dilakukan oleh Gubernur BI, Perry Warjiyo, Direktur Treasury & International Banking Bank Mandiri, Eka Fitria, menerima apresiasi ini sebagai hasil dari kolaborasi dan kerja keras tim Mandirian.

Baca juga: Cara Menabung Saham di Mandiri Sekuritas Via Online Maupun Offline

Penghargaan yang Diraih Bank Mandiri (BMRI) Hasil Kerja Keras dan Kolaborasi Mandirian

Eka Fitria menyatakan kebanggaannya atas penghargaan ini, yang mencerminkan komitmen bank dalam menghadirkan layanan inovatif dan transformasi yang selaras dengan kebutuhan nasabah.

“Penghargaan ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi seluruh Mandirian. Yang terus berupaya meningkatkan kualitas layanan kepada nasabah,” ujar Eka Fitria, Kamis (30/11/2023).

Dalam mengemban peran sebagai pendukung utama kebijakan BI, Bank Mandiri menunjukkan konsistensi yang luar biasa. Komitmen ini mendasari upaya perseroan untuk menjadi pilar utama dalam industri finansial domestik, yang tidak hanya kuat, tetapi juga mampu mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

“Komitmen kami untuk mendukung pengendalian moneter tercermin dalam basis nasabah eksportir yang luas, memungkinkan kami memenuhi kebutuhan valas di pasar. Struktur pendanaan yang solid membuat Bank Mandiri dapat menyalurkan rupiah di pasar uang antar bank, menjadikan fluktuasi suku bunga relatif stabil,” ungkap Eka.

Per Oktober 2023, Bank Mandiri mencatat pertumbuhan transaksi valas sebesar 18,27% year to date. Didukung oleh basis nasabah eksportir dan importir yang solid. Pencapaian ini menandai kontribusi positif bank dalam mengisi kebutuhan pasar valas secara berkelanjutan.

Dalam mendukung pendalaman pasar uang, Bank Mandiri (BMRI) juga aktif berperan dalam mengembangkan produk-produk inovatif di pasar keuangan domestik. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Petugas Gabungan Masih Cari 11 Korban Hilang Banjir Bandang di Sumatera Utara

Banjir-Bandang-Sumatera-Utara.jpg

harapanrakyat.com – Sebanyak 11 warga terdampak banjir bandang di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, masih dalam proses pencarian petugas gabungan. Pada Senin (4/12/2023), Kepala BNPB Letjen Suharyanto meninjau lokasi terdampak bencana alam tersebut.

Selain mengunjungi lokasi terdampak bencana di Sumatera Utara itu, Suharyanto juga akan memimpin rapat koordinasi percepatan penanganan darurat bencana.

Pada rakor percepatan penanganan banjir bandang itu, Kepala BNPB akan memberikan beberapa butir arahan terkait upaya penanganan darurat. Ia menegaskan agar lebih berfokus pada penyelamatan, operasi pencarian serta pertolongan korban terdampak.

Baca Juga : Petugas Temukan 1 dari 12 Korban Hilang Banjir Bandang di Sumatera Utara

Pada kunjungan kerja tersebut, Kepala BNPB juga akan menyerahkan dukungan berupa Dana Siap Pakai (DSP) maupun logistik dan peralatan.

“Bantuan yang kami serahkan di antaranya tenda pengungsi, tenda keluarga, sembako, selimut, matras, velbed, lampu penerangan, genset listrik. Kemudian, mesin pompa air beserta selangnya. Bantuan ini untuk mendukung percepatan penanganan bencana,” ucapnya.

Sebagai informasi, banjir air bah menerjang Desa Simangulampe, Kecamatan Baktiraja, Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara, Jumat (1/12/2023) pukul 21.25 WIB. Sebanyak 12 orang hilang dan seorang warga mengalami luka berat atas peristiwa tersebut.

Sementara itu 200 orang terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman setelah rumah mereka rusak dan terdampak banjir bandang.

Dengan ditemukannya seorang warga yang sempat hilang saat banjir bandang di Sumatera Utara itu, tersisa 11 orang yang hingga saat ini masih dalam proses pencarian. (Ecep/R13/HR Online)

Recent Posts