Beranda blog Halaman 327

Jangan Khawatir, Petani di Banjar yang Tidak Punya Kartu Tani Masih Bisa Tebus Pupuk Subsidi

Petani-di-Banjar-yang-Tidak-Punya-Kartu-Tani-Masih-Bisa-Tebus-Pupuk-Subsidi.jpg

harapanrakyat.com,- Petani di Kota Banjar, Jawa Barat, yang tidak punya kartu tani kini tak perlu khawatir. Pasalnya merujuk Permentan Nomor 10/2022, mereka bisa menebus pupuk subsidi hanya dengan menggunakan kartu tanda penduduk (KTP).

Kepala Bidang Pertanian Dinas Ketahanan Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Banjar, Yeti Sukmayati mengatakan, petani yang terdaftar di e-alokasi tapi belum memiliki kartu tani boleh menebus pupuk subsidi menggunakan KTP.

Namu jika sudah terdaftar di e-alokasi, tetapi memiliki kartu tani dan sudah pernah menebus pupuk subsidi, maka sisa pupuknya tetap harus ditebus menggunakan kartu tani. Tidak bisa menggunakan KTP.

“Petani yang terdaftar di e-alokasi tapi tidak atau belum punya kartu tani, boleh menebus menggunakan KTP,” kata Yeti kepada harapanrakyat.com, Jumat (8/12/2023).

Lanjutnya menyebutkan, rencananya untuk kebijakan menebus pupuk subsidi menggunakan KTP tersebut, akan dilakukan pada musim tanam bulan Desember ini.

Saat ini, pihaknya tengah melakukan validasi dan koordinasi terkait penerapan kebijakan tersebut. Yaitu, dengan kios pengecer, distributor, dan produsen pupuk terkait mekanisme dan persyaratan yang harus disiapkan.

“Rencananya musim tanam bulan Desember ini akan menggunakan KTP. Minggu ini sedang dikoordinasikan terkait dengan mekanisme dan persyaratan yang harus disiapkan,” katanya.

Lebih lanjut ia menambahkan, untuk jumlah petani yang sudah terdaftar pada e-alokasi di Kota Banjar berdasarkan data alokasi, sebanyak 8 ribu.

Adapun alokasi pupuk bersubsidi yang Kota Banjar terima pada tahun 2023 ini, yaitu sebanyak 1,981 ton untuk jenis pupuk urea. Sementara untuk jenis pupuk NPK sebanyak 1,223 ton.

“Untuk jumlah petani kurang lebih 8 ribuan yang sudah terdaftar di e-alokasi pupuk bersubsidi,” katanya. (Muhlisin/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Di Ciamis, Ammarsjah Purba Sebut Ganjar-Mahfud Capres yang Tak Punya Kekurangan

TPN-Ganjar-Mahfud-Ciamis.jpeg

harapanrakyat.com,- Wakil Ketua Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar Pranowo-Mahfud MD, Ammarsjah Purba menyebut capres yang didukungnya tidak punya kekurangan. Hal itu disampaikan Ammarsjah saat sarasehan organ relawan Ganjar-Mahfud se-Kabupaten Ciamis, Kamis (7/12/2023).

Ammarsjah optimis Ganjar-Mahfud memenangkan pemilihan presiden pada  2024 mendatang. Bahkan, pihaknya, menargetkan Ganjar-Mahfud meraih suara 51 persen  di Jawa Barat.

“Kita hari ini memberikan strategi dan motivasi bagaimana kita sebagai relawan turun ke masyarakat untuk meyakinkan bahwa pasangan Ganjar dan Mahfud merupakan pasangan yang terbaik bagi kemajuan Indonesia,” ujar Ammarsjah Purba.

Baca Juga: Ke Tasikmalaya, Ganjar Pranowo Diskusikan Pelaksanaan Undang-undang Pesantren

Ammarsjah juga menyebut Ciamis merupakan penopang suara untuk wilayah Jawa Barat, khususnya Priangan Timur.

“Karena kita melihat masyarakat begitu antusias untuk memenangkan Ganjar-Mahfud sebagai presiden tahun 2024,” ujarnya.

Ammarsjah meyakini masyarakat saat ini sudah cerdas dan bisa melihat pasangan Ganjar-Mahfud tidak memiliki kekurangan.

“Masyarakat sudah cerdas, bisa melihat bahwa pasangan Ganjar-Mahfud tidak mempunyai kekurangan. Masyarakat Ciamis juga menganggap pasangan tersebut bisa membawa Indonesia lebih maju,” jelasnya.

Ammarsjah Purba mengajak relawan Ciamis untuk terus menyosialisasikan program-program Ganjar-Mahfud. Ia pun yakin Ganjar-Mahfud menang tebal di Ciamis.

“Kita memang begitu kewalahan untuk wilayah Tasikmalaya, maka dari itu Ciamis akan menjadi penopang suara kita untuk wilayah Priangan Timur,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kemeriahan Peringatan HUT ke-24 DWP dan Hari Ibu, DWP Subang Gelar Lomba Rangkai Buah & Sayur dan Lomba Line Dance Jawara

Kemeriahan Peringatan HUT ke-24 DWP dan Hari Ibu, DWP Subang Gelar Lomba Rangkai Buah & Sayur dan Lomba Line Dance Jawara

Lanjutan dari rangkaian HUT DWP yang ke-24 dan Peringatan Hari Ibu yang ke-95, terdapat Lomba Line Dance Jawara antar Perwosi Ranting Kecamatan dan DWP OPD se-Kabupaten Subang pada Rabu (6/12) di Aula Pemda Subang.

Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat Pembina DWP sekaligus Ketua TP PKK Kabupaten Subang didampingi Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Subang Hj. Siti Nuraeni Nuroni turut hadir dan membuka acara Lomba Line Dance.

Dalam sambutannya Hj. Yoyoh Sopiah Ruhimat berharap agar rangkaian kegiatan selama dua hari berturut-turut itu dapat menjadi jembatan pengikat tali silaturahmi di antara anggota Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Subang.

Ia pun memberikan apresiasi dan mencucapkan terima kasih kepada semua pihak yang terlibat.

"Saya sampaikan ucapan terima kasih atas segala partisipasinya, apalah kami tanpa peran serta Ibu Bapak sekalian. Di ujung acara ini, kami pun mengucapkan permohonan maaf yang sebesar-besarnya apabila dalam penyelenggaraan acara masih banyak kesalahan dan kekurangan," ucapnya.

Hj. Siti Nuraeni Nuroni melaporkan ada 59 grup yang mengikuti perlombaan, setiap grup terdiri dari lima orang.

"Saya berharap semoga kegiatan ini memberikan dampak positif kepada kita semua," tutupnya.

Turut hadir dalam acara tersebut Pengurus Dharma Wanita Persatuan Kab Subang, Ketua PHRI Kab Subang, Ketua Gow Kabupaten Subang, seluruh panitia Lomba Line Dance Subang Jawara, para peserta lomba dan para tamu undangan lainnya.***(VAN/Radio Benpas Subang)

XL Axiata dan Link Net Perkuat Posisi Manfaatkan Peluang Pasar FBB dan FMC di Indonesia

images_copy_800x449-1.jpg

review1st.com – Axiata Group Berhad (“Axiata” atau “Grup”) hari ini mengumumkan transformasi struktural anak perusahaannya di Indonesia, PT XL Axiata Tbk (“XL Axiata”) dan PT Link Net Tbk (“Link Net”), untuk mempercepat perubahan strategis menjadi ServeCo dan FibreCo.

Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat posisi dalam mengoptimalkan peluang di pasar Fixed Broadband (“FBB”) dan Fixed Mobile Convergence (“FMC”) Indonesia yang masih rendah penetrasinya. 

XL Axiata dan Link Net telah mencapai kesepakatan yang tidak mengikat, meliputi pengalihan bisnis FBB Link Net termasuk 750.000 pelanggannya ke XL Axiata dan pembangunan jaringan baru 2 juta home passed oleh Link Net yang akan dimanfaatkan oleh XL Axiata untuk menyediakan layanan FBB dan FMC bagi pelanggan dan masyarakat yang lebih luas.

Setelah menyelesaikan tambahan  2 juta home passed tersebut, Link Net akan memiliki ketersediaan hingga 6,5 juta home passed sehingga menjadikannya sebagai FibreCo terdepan.

XL Axiata dan Link Net akan melanjutkan dengan melakukan perjanjian mengikat yang nantinya akan dilakukan dengan tetap mematuhi peraturan-peraturan yang berlaku termasuk di antaranya aturan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terkait dengan transaksi afiliasi dan transaksi material.

Kesepakatan bersama ini menjadi tonggak penting bagi Axiata mendorong transformasi struktural XL Axiata dan Link Net di Indonesia menjadi semakin dekat untuk terwujud.

Pembangunan home passed baru dalam jumlah besar yang dilakukan oleh Link Net untuk mendukung XL Axiata akan memperkokoh posisinya sebagai FibreCo. Selain itu, pengalihan pelanggan Link Net ke XL Axiata akan memperkuat posisi XL Axiata sebagai ServCo, serta mendorong pertumbuhan  layanan FBB dan FMC di seluruh Indonesia.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini menyatakan, “Layanan konvergensi kami terus mendapat respon positif dari masyarakat. Peningkatan permintaan yang besar untuk layanan FBB dan FMC sangat menegaskan arah strategis kami.

Kami percaya kolaborasi antara XL Axiata dan Link Net akan memungkinkan kami untuk memenuhi kebutuhan yang terus meningkat dan mendorong percepatan pertumbuhan layanan FBB dan FMC di Indonesia.

Dengan memperluas infrastruktur jaringan dan layanan, kami akan lebih efektif menjangkau masyarakat Indonesia yang lebih luas, memenuhi kebutuhan dan preferensi konvergensi mereka yang terus berkembang untuk berbagai layanan fixed, mobile, dan konten.”

Dian menambahkan, pengalihan basis pelanggan Link Net, yang terdiri dari sekitar 750 ribu pelanggan ke XL Axiata menjadi tonggak penting bagi kami, karena akan memperluas basis pelanggan kami untuk FBB dan layanan home entertainment.

Alhasil, ini menjadikan XL Axiata menjadi penyedia FBB terbesar kedua di Indonesia dengan 1 juta pelanggan. Sejalan dengan strategi konvergensi kami, transisi ini memungkinkan XL Axiata untuk menawarkan kepada pelanggan baru berbagai produk dan layanan yang didukung oleh infrastruktur jaringan berkualitas tinggi yang terus berkembang semakin luas, sehingga bisa memberikan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Selain itu, kami juga terus mengeksplorasi upaya membangun sendiri last-mile fiber home passed sehingga bisa meningkatkan utilisasi asset yang lebih baik selaras dengan strategi Light Asset”.

Direktur & Plt CEO Link Net, Kanishka Wickrama mengatakan, “Kami memiliki komitmen yang sama dengan XL Axiata untuk menawarkan layanan FBB dan FMC terbaik kepada jutaan pelanggan sambil berupaya mentransformasi Link Net menjadi FiberCo terkemuka.

Kesepakatan tidak mengikat untuk mengalihkan bisnis ritel Link Net ke XL Axiata akan memungkinkan Link Net untuk fokus pada kompetensi inti pengembangan jaringan, sehingga akan menjadikannya sebagai FiberCo yang diakui secara global.

Selain itu, komitmen XL Axiata untuk memanfaatkan penambahan 2 juta home passed akan mendorong pertumbuhan Link Net yang tinggi di masa mendatang”.

Group CEO & Managing Director Axiata Group, Vivek Sood menyatakan, “Selaras dengan komitmen kami dalam melakukan investasi jangka panjang, Axiata terdorong untuk terus terlibat dalam mendukung kesiapan digitalisasi di Indonesia, termasuk meletakkan pondasi yang kuat untuk turut memajukan ekonomi digital yang siap menghadapi masa depan, dengan memanfaatkan transformasi teknologi di Indonesia.

Strategi delayering yang kami lakukan memungkinkan kedua perusahaan untuk bisa mempercepat terwujudnya organizational agility, allow scalability, dan maximise value. Hal ini juga diharapkan akan mampu menarik para mitra bisnis yang relevan”.

“Dengan pendekatan strategis ini, baik XL Axiata maupun Link Net akan semakin mudah mengembangkan potensi pertumbuhan bisnisnya. XL Axiata akan bisa mendapatkan manfaat dari semakin luasnya akses terhadap ketersediaan infrastruktur fiber optik dengan investasi yang minimum.

Sementara itu, Link Net akan fokus dalam upayanya melakukan perluasan infrastruktur untuk memenuhi permintaan pasar yang berkembang dan memposisikan diri untuk terus meningkatkan pasar secara signifikan. Sehingga pada saatnya, kami akan mengajak para investor untuk berkolaborasi bersama kami memanfaatkan peluang pertumbuhan tersebut.

Selama dua tahun kedepan, Link Net akan menyediakan 6,5 juta home passed untuk dimanfaatkan XL Axiata termasuk untuk melayani 1 juta pelanggan yang sudah ada, dimana mayoritas akan mendapatkan penawaran layanan konvergensi.” tambahnya.

“Dengan prioritas strategi yang telah disampaikan, Axiata akan mendorong peningkatan kinerja dan mempercepat pertumbuhan yang menguntungkan di seluruh Indonesia dan wilayah lainnya, dan juga menyediakan seluruh potensi layanan digital telco, bisnis digital serta infrastruktur yang ada, yang didukung dengan alokasi modal yang terfokus.” pungkas Vivek.

Kolaborasi ini akan memberikan kemudahan bagi ketersediaan layanan FBB berkualitas premium dan layanan konvergensi kelas satu, di mana masyarakat Indonesia ke depannya akan mendapatkan pengalaman pelanggan yang lebih baik.

Selain itu, juga sejalan dengan tujuan pemerintah untuk mendorong terwujudnya digitalisasi di masyarakat, dan memberikan kontribusi bagi kemajuan teknologi dan transformasi digital di Indonesia.

Saat Sertijab, Pj Walikota Banjar Kenalkan Anaknya sebagai Caleg, Aktivis Sebut Tak Etis

Pj-Walikota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Aktivis Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Kota Banjar, Jawa Barat, menilai Pj Walikota Banjar tak etis saat mengenalkan anaknya sebagai caleg ketika serah terima jabatan (sertijab) beberapa waktu lalu.

Ketua PMII Kota Banjar Solihin menyayangkan momen perkenalan keluarga Pj Walikota sampai menyebutkan anaknya sebagai Caleg yang akan berkontestasi pada pemilu tahun 2024.

Menurutnya, apa yang disampaikan oleh Pj Walikota Banjar dalam momen perkenalan saat sertijab sebagai sesuatu yang kurang tepat. Bahkan kurang elok.

Baca Juga: Pj Walikota Banjar Kenalkan Anaknya Jadi Caleg, Begini Tanggapan Bawaslu

Apalagi sampai menyebutkan anaknya tersebut berstatus Caleg DPRD Provinsi dari salah satu partai politik peserta pemilu.

“Bagi kami apa yang disampaikan pada momentum acara kemarin sebetulnya kurang tepat, tidak elok. Apalagi sampai menyebutkan anaknya itu nyaleg dari salah!satu peserta pemilu,” kata Solihin kepada harapanrakyat.com, Kamis (7/12/2023).

“Walaupun memang beliau itu tidak menyebutkan perihal meminta doa dan dukungan secara langsung dan gamblang. Akan tetapi hal itu bisa menuai pro-kontra,” ujarnya menambahkan.

Menurut Solihin, seharusnya Pj Walikota bisa memberikan contoh yang baik, memahami kode etik dan bisa menjaga netralitas dirinya sebagai aparatur sipil negara atau ASN.

Oleh karena itu, sebagai Mahasiswa yang ikut berperan aktif mengawal jalannya proses demokrasi, pihaknya mengingatkan Pj Walikota Banjar bersikap netral. Tujuannya agar pemilu 2024 mendatang berjalan kondusif.

“Kami mengingatkan kepada Pj Walikota Banjar Ibu Ida Wahida Hidayati menjaga ucapannya dan netralitasnya sebagai ASN. Apalagi sekarang ini sudah memasuki tahapan pemilu 2024,” ujarnya.

Diketahui, saat sambutan momen serah terima jabatan (sertijab) pada Selasa (6/12/2023) Pj Wali Kota Banjar Ida Wahida Hidayati sempat mengenalkan salah satu anaknya yaitu Ratu Ilma Rahma.

Saat mengenalkan anaknya itu ia pun sempat menyebutkan bahwa anaknya tengah maju menjadi caleg DPRD Provinsi Jawa Barat dari PDIP.

Saat ini Bawaslu Kota Banjar tengah melakukan kajian untuk memastikan ada tidaknya pelanggaran netralitas ASN dalam hal tersebut. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kalahkan Depok City, PSGC Ciamis di Puncak Klasemen Grup A Liga 3 Jabar

PSGC-Ciamis-lawan-Depok-City.jpg

harapanrakyat.com,- PSGC Ciamis kembali raih kemenangan kedua setelah mengalahkan Depok City dengan skor 2-0 dalam pertandingan di Grup A Liga 3 Seri 1 Jawa Barat, yang berlangsung di Stadion Mashud, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Kamis (07/12/2023).

Sebelumnya, PSGC Ciamis juga berhasil mengalahkan tuan rumah Pesik Kuningan dengan skor tipis yakni 1-0. Dengan hasil tersebut, PSGC Ciamis saat ini memuncaki klasemen sementara di grup A dengan raih 6 poin.

Jalannya pertandingan, pada babak pertama Depok City menguasai pertandingan. Namun, karena lini pertahanan PSGC Ciamis kuat sehingga serangan demi serangan bisa dihalau pemain belakang PSGC Ciamis.

Baca Juga: Liga 3 Seri 1 Jabar, PSGC Ciamis Menang atas Pesik Kuningan 1-0

Pada menit 20, PSGC Ciamis mencoba melakukan tekanan, Alhasil Joko Sasongko bisa mencetak gol melalui kepalanya dengan memanfaatkan kemelut di depan gawang Depok City, skor pun berubah menjadi 1-0.

Setelah unggul 1-0, PSGC Ciamis Kemabli melakukan serangan. Alhasil pada menit 29 babak pertama Ganjar Kurniawan berhasil mencetak gol, setelah lolos dari jebakan offside, skor berubah menjadi 2-0.

Sampai peluit tanda berakhirnya pertandingan, skor pun tidak berubah, masih tetap dengan skor 2-0 untuk kemenangan PSGC Ciamis.

Pelatih PSGC, Heri Rafni Kotari melalui Asisten Pelatih, Dicky Aditya mengaku sangat bersyukur karena telah berhasil meraih kemenangan pada laga kedua ini.

Tentunya, Kemenangan kali ini sebagai upaya targetnya dalam memuluskan melaju kembali ke Liga 2 Indonesia.

“Semoga saja, hasil kemenangan ini menjadikan motivasi kami untuk lebih semangat lagi pada pertandingan berikutnya,” katanya.

Dicky Jong menyebut meski dua kali meraih kemenangan, namun masih ada yang harus diperbaiki, salah satunya dalam penyelesaian akhir. Karena, tadi melihat banyak peluang yang PSGC dapatkan akan tetapi tidak membuahkan gol.

“Kekurangannya itu dalam penyelesaian akhir, kalau pertahanan kayaknya sudah mulai menunjukan progres yang baik,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Curi Jaket dan Bawa Motor Bodong, Pria Tanpa Identitas Digelandang ke Polsek Pataruman Kota Banjar

Pria-tanpa-identitas-digelandang-ke-Polsek-Pataruman.jpg

harapanrakyat.com,- Kepergok mencuri sebuah jaket milik karyawan rumah sakit di Kota Banjar, Jawa Barat seorang pria tanpa identitas digelandang ke kantor Polsek Pataruman, Kamis (7/12/2023).

Kejadian itu berawal saat pria tanpa identitas mencuri jaket yang disimpan di sepeda motor milik karyawan rumah sakit. Kemudian, tak berselang lama pemilik jaket itu mengetahui barang miliknya dipakai oleh orang lain.

Lurah Hegarsari, Sukmana mengatakan, pemilik jaket itu menanyakan dan diduga pelaku memberikan jawaban dengan berbelit-belit.

Karena mencurigakan, akhirnya pria tersebut dibawa ke pos Satpam untuk diinterogasi. Namun, jawaban yang diberikan masih berbelit-belit.

“Akhirnya petugas keamanan menginformasikan ke Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Nggak lama sekitar pukul 13.00 WIB ngasih tahu ke saya juga,” kata Sukmana, Kamis (7/12/2023).

Setelah diperiksa, pria itu kedapatan membawa satu unit sepeda motor matic. Namun tanpa dilengkapi surat-surat yang lengkap dan tidak membawa kartu identitas apapun.

Menurutnya, setelah diinterogasi lebih dalam pria tanpa identitas itu mengaku sebagai warga Cisaga, Kabupaten Ciamis.

“Akhirnya kami berinisiatif untuk datang ke Polsek dan Kecamatan Cisaga, untuk memastikan identitasnya. Tapi setelah dicek di sistem ternyata tidak tercatat, artinya dia bisa saja berbohong,” terangnya.

Baca Juga: Tertidur Pulas, Sepeda Motor Matic Warga Banjar Dibawa Kabur Pencuri

Pria Tanpa Identitas di Kota Banjar Beri Jawaban Berbelit-belit

Selanjutnya, dengan jawaban yang berbelit-belit dan pengakuan yang tidak sesuai akhirnya pria tanpa identitas tersebut dibawa ke Polsek Pataruman, Kota Banjar.

“Udah capek ngecek ke sana sini ternyata datanya tidak ditemukan, karena jawaban yang diberikan juga berbelit-belit. Motor yang dibawa itu pertama ngakunya milik orang tua, tapi beberapa saat kemudian bilang milik temannya akhirnya dibawa ke Polsek Pataruman,” imbuhnya.

Sementara itu, berdasarkan hasil pengecekan sepeda motor yang dibawa dan koordinasi dengan pihak kepolisian di Tasikmalaya, motor tersebut merupakan milik salah seorang sopir ambulans di salah satu rumah sakit.

Kuat dugaan, sepeda motor yang dibawa pria tanpa identitas tersebut merupakan hasil tindak pidana pencurian. 

“Informasi terakhir yang saya terima motor tersebut diduga hasil pencurian, karena sudah ada laporan dari korbannya di wilayah Tasikmalaya,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Cafe dengan Suasana Romantis di Sumedang, Nyaman dan Keren

Cafe-dengan-Suasana-Romantis-di-Sumedang-Nyaman-dan-Keren.jpg

Cafe dengan suasana romantis di Sumedang selalu ramai pengunjung. Dengan suasana romantis, Anda bisa kunjungi cafe di Sumedang tersebut bersama pasangan. Anda bisa berkunjung di cafe ini setiap akhir pekan, musim liburan, maupun kapanpun itu sesuai dengan keinginan.

Cafe dengan Suasana Romantis di Sumedang Jawa Barat

Sumedang menawarkan berbagai tempat kuliner berupa cafe yang menerapkan konsep berbeda-beda. Adapun salah satunya yaitu mengusung konsep romantis sehingga cocok untuk pasangan.

Baca Juga: Cafe dengan Suasana Romantis di Majalengka untuk Quality Time

Perihal pilihan cafenya, Anda bisa cermati uraian di bawah ini. Anda bisa temukan banyak cafe romantis yang pastinya nyaman dan tampilannya estetik.

Plumeria Cafe

Cafe dengan Suasana Romantis di Sumedang, Nyaman dan Keren
Foto: Instagram @plumeria.cafe

Salah satu cafe yang bisa Anda kunjungi bersama pasangan yaitu Plumeria Cafe. Tempat kuliner yang satu ini menawarkan tampilan estetik sekaligus instagrammable.

Karena hal itu, tempat ini juga banyak orang kunjungi untuk hunting foto. Dengan background yang keren, Anda bisa abadikan foto di sini dan membagikannya ke media sosial.

Tak hanya menawarkan tampilan cafe yang menarik, tempat kuliner ini juga menyajikan berbagai menu makanan lengkap. Menu makanannya juga terbukti lezat.

Adapun menunya mulai dari spaghetti carbonara, chicken katsu teriyaki sauce, chicken steak with spaghetti, chicken salted egg, beef teriyaki, chicken sambal matah, dan lainnya.

Sembari menikmati hidangan yang tersedia, Anda juga bisa melihat hamparan sawah asri. Pemandangan alam tersebut tak hanya bisa membuat Anda merasa betah berlama-lama di Plumeria Cafe, namun juga menawarkan hawa udara menyegarkan.

Untuk menemukan cafe dengan suasana romantis di Sumedang ini sendiri, Anda bisa arahkan kendaraan ke Kecamatan Jatinangor. Lebih tepatnya di Jalan Cikuda Nomor 37, Cileles.

Banyubiru Cafe

Foto: Instagram @banyubiru_coffee

Ketika ingin menghabiskan waktu bersama pasangan, Anda tidak perlu ragu mengunjungi Banyubiru Cafe. Tempat kuliner ini bisa Anda jumpai di Jalan Cikeruh, Jatinangor, Sumedang Selatan.

Sama halnya cafe tadi, tempat ini juga menawarkan panorama yang cantik. Di tempat ini Anda bisa temukan sejumlah air terjun buatan yang bisa memberi kesan natural dan menyejukkan. Karena itu cafe ini juga cocok dijadikan destinasi restoran keluarga di Sumedang.

Baca Juga: Cafe dengan Suasana Romantis di Kuningan Jawa Barat

Anda juga bisa merasa tenang dan damai ketika berada di tempat ini. Hal tersebut berkaitan dengan namanya yang memang berarti air biru jernih sehingga menenangkan.

Selain bisa Anda kunjungi di siang hari, sebenarnya juga dapat datang saat malam hari. Di malam hari, Anda bisa temukan kerlip bintang yang terlihat jelas dari tempat kuliner ini.

Cafe dengan Suasana Romantis di Sumedang, Selaz Cafe

Foto: Instagram @selaz_cafe

Ketika berada di Sumedang, pastikan Anda tidak melewatkan Selaz Cafe. Dengan suasana yang romantis, Anda bisa kunjungi Selaz Cafe bersama pasangan.

Tempat kuliner ini sendiri buka setiap hari dari pukul 10 pagi hingga 10 malam. Untuk menemukan lokasinya pun terbilang mudah karena alamatnya strategis.

Anda bisa arahkan kendaraan ke Kotakaler, Kecamatan Sumedang Utara. Lebih tepatnya di Jalan Mayor Abdurrahman Nomor 201.

Mengenai menunya, Anda bisa menemukan berbagai hidangan di tempat ini. Mulai dari chicken cordon blue, chicken steak, mix omelette with french fries, dan masih banyak lagi.

Selain makan bareng pasangan, Anda juga bisa menikmati tempat wisata yang berada di Sumedang, salah satunya Delta Island Sumedang.

Tips Berkunjung ke Cafe Bersama Pasangan

Setelah mengetahui beragam pilihan cafe dengan suasana romantis di Sumedang, pastikan Anda juga memahami tips mengunjunginya bersama pasangan. Berikut beberapa tipsnya.

Perhatikan Lokasi

Salah satu tipsnya yaitu memperhatikan lokasi. Alangkah baiknya juga mengunjungi cafe yang lokasinya strategis sehingga Anda dan pasangan bisa menemukannya secara mudah.

Selain itu, pilihlah cafe yang lokasinya dekat dengan tempat Anda. Hal ini bisa meminimalisir buang-buang waktu dan tenaga selama menempuh perjalanannya.

Cermati Fasilitas

Tips berikutnya tidak lain adalah mencermati fasilitas yang ada di cafe. Semakin lengkap fasilitasnya, tentu kian nyaman dan menyenangkan untuk Anda kunjungi bersama pasangan.

Baca Juga: Rumah Makan Sunda di Subang Inspirasi Kuliner Legendaris

Fasilitas yang lengkap dan memadai ini membantu anda ketika ingin memberikan kejutan atau merayakan momen penting bersama pasangan. Misalnya saja merayakan hari jadi pernikahan, ulang tahun, maupun momen spesial lainnya dengan pasangan.

Cafe dengan suasana romantis di Sumedang memang menjadi solusi terbaik untuk Anda manfaatkan dalam mempererat hubungan bersama pasangan. Semakin menarik karena menu makanan dan minuman yang ada di cafe-cafe di atas bisa Anda nikmati dengan harga terjangkau. Menguntungkan bukan? (R10/HR-Online)

RSCM Pastikan Kasus Mycoplasma Pneumonia Tidak Separah COVID-19

Dokter.jpg

harapanrakyat.com,- Dokter spesialis anak di RSCM Jakarta, Nastiti Kaswandani, memastikan bahwa kasus mycoplasma pneumonia tidak seburuk Covid-19.

“Tingkat keparahan mycoplasma pneumonia ini lebih rendah jika membandingkannya dengan Covid-19, atau penyebab pneumonia lainnya. Seperti pneumokokus yang kemarin vaksinnya baru kita adopsi di program nasional,” terang Nastiti, saat konferensi pers secara virtual terkait adanya kasus mycoplasma pneumonia, Rabu (06/12/2023).

Lanjutnya menjelaskan, mycoplasma pneumonia bukanlah bakteri baru di dunia. Berbeda dengan Covid-19 yang memang dikenal sebagai virus baru pada tahun 2019.

Nasititi menyatakan bahwa, dari berbagai literatur mengidentifikasi mycoplasma pneumonia menjadi penyebab pneumonia pada anak sejak lama.

Baca Juga: Sub Varian Baru Covid-19 Terdeteksi di Indonesia, Dinkes Kota Bandung Jaga-jaga

Proporsi Kasus Mycoplasma Pneumonia Terjadi pada Anak

Ia menyebutkan, sebelum pandemi, penelitian di China menunjukkan proporsi mycoplasma pneumonia yang tinggi terjadi pada anak pra sekolah dan usia sekolah mencapai 30 persen. Sedangkan pada bayi mencapai 5 persen.

Gejala yang muncul sangat mirip dengan Infeksi Saluran Napas Akut (ISPA). Dimulai dengan demam dan diikuti oleh batuk.

“Kalau seperti batuk ini kan lumayan mengganggu ya, bisa sampai dua hingga tiga pekan menetapnya, memang cukup lama,” terang Nastiti.

Gejala lain yang juga ada pada pasien dalam kasus mycoplasma pneumonia adalah nyeri tenggorok. Hanya saja pada anak dewasa kadang ada terasa nyeri dada sampai lemas.

Nastiti juga menjelaskan, risiko kematian atau tingkat mortalitas dari penyakit tersebut relatif rendah, hanya 0,5 hingga 2 persen. Itu pun hanya akan terjadi pada mereka yang memiliki komorbiditas.

Baca Juga: Penyakit pada Sistem Ekskresi yang Berbahaya, Apa Saja?

Pihaknya pun mengimbau masyarakat agar tidak khawatir berlebihan terhadap enam kasus mycoplasma pneumonia yang telah terdeteksi di Jakarta hingga November 2023.

Gejala Umum Pasien Mycoplasma Pneumonia

Adapun gejala ringan yang umum terjadi pada pasien mycoplasma pneumonia dapat sembuh secara alami.

“Literatur luar negeri telah menyebut nama lain penyakit ini walking pneumonia. Itu karena anak tersebut masih bisa jalan-jalan, beraktivitas seperti biasa. Tidak seperti pneumonia tipikal, yang mana pasien harus rawat inap dan infus oksigen di rumah sakit,” katanya.

Ia menjelaskan, istilah walking pneumonia itu untuk menunjukkan bahwa kondisi klinis pasien cukup baik, sehingga pasien masih mampu beraktivitas.

“Sebagian besar dari kasus mycoplasma pneumonia masih bisa rawat jalan. Pasien juga diberikan obat, jadi nanti bisa sembuh sendiri,” kata Nastiti. (Revi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Zona Merah PKL, Satpol PP Kota Bandung Sterilkan Kawasan Jalan Dalem Kaum

Relokasi-PKL-Kawasan-Dalem-Kaum.jpg

harapanrakyat.com – Menjadi zona merah pedagang kaki lima (PKL), kawasan Jalan Dalem Kaum, Kota Bandung, Jawa Barat, harus steril PKL. Pemkot Bandung melakukan upaya penertiban dan penataan PKL ke basement Alun-alun Bandung.

Kepala Satpol PP Kota Bandung, Rasdian Setiadi memastikan sudah menata dan memindahkan para PKL di Jalan Dalem Kaum ke area basement alun-alun. Tidak hanya PKL di kawasan itu, kata Rasdian, pihaknya juga menertibkan dan menata PKL di sekitar Alun-alun Bandung.

Menurutnya, lokasi baru para PKL di area basement juga hampir selesai. Dengan demikian, mulai saat ini seluruh PKL di kawasan tersebut sudah pindah ke basement Alun-alun Bandung.

Baca Juga : Tiga Kawasan Ini Jadi Prioritas Penataan PKL di Kota Bandung

“Kami memindahkan PKL di kawasan alun-alun dan Jalan Dalem Kaum ke kawasan basement Alun-alun Bandung,” ungkapnya di Kota Bandung, Kamis (7/12/2023).

Selain itu, Pemkot Bandung juga telah melakukan aspek administrasi dalam rangkaian penataan ini.

“Dalam hal ini, pemkot sudah memberi solusi, memindahkan para PKL di kawasan Jalan Dalem Kaum ke kawasan basement. Kemudian juga sudah melakukan penataan, mana area kuliner dan area non kuliner,” ujarnya.

Kendati demikian, Satpol PP Kota Bandung tetap akan menertibkan PKL yang masih berjualan di zona merah kawasan Jalan Dalem Kaum setelah relokasi ini.

“Silahkan saja para PKL berjualan, tetapi berjualannya di lokasi yang telah kami tentukan. Kami bukan melarang berjualan,” ucapnya.

Selain itu, kata Rasdian, pihaknya juga melakukan sosialisasi kepada warga agar tidak berbelanja di lokasi di zona merah PKL.

Baca Juga : Pemkot Bandung Segera Menata PKL Tegalega

Sebagai informasi, kawasan Alun-alun Bandung dan Jalan Dalem Kaum, menjadi salah satu target penataan PKL akhir 2023 ini. Selain Alun-alun Bandung, kawasan lainnya yang menjadi prioritas yakni PKL di Kawasan Tegalega. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Recent Posts