Beranda blog Halaman 322

Remaja Garut Tewas Tenggelam saat Berenang di Muara Sungai

remaja-tenggelam.jpeg

harapanrakyat.com,- Remaja bernama Zidan (22), warga Kabupaten Garut, Jawa Barat, tewas tenggelam, saat berenang bersama temannya Dafa (17) di muara Sungai Cibaluk, Kecamatan Cibalong, Minggu (24/12/2024).

Dua remaja warga Desa Barusuda, Kecamatan Cigedug, Kabupaten Garut, itu sempat diselamatkan oleh warga. Namun sayangnya nyawa Zidan tidak tertolong saat dievakuasi ke rumah sakit.

Polisi menceritakan bahwa kedua remaja itu berenang di muara sungai Cibaluk saat tengah rekreasi. Lalu seorang remaja bernama Zidan tiba-tiba tenggelam. Kemudian temannya Dafa berusaha menolong tapi malah ikut tenggelam.

“Temannya yang mau menolong juga ikut tenggelam,” ujar Kasi Humas Polres Garut Ipda Adi Susilo.

Warga sekitar dan nelayan yang melihat kejadian tersebut segera menolong kedua korban. Keduanya berhasil ditarik ke pinggir sungai. Saat itu juga korban dievakuasi untuk mendapatkan perawatan medis. Namun sesampainya di RSUD Pameungpeuk Garut, seorang remaja atas nama Zidan dinyatakan meninggal dunia.

Baca Juga: Tempat Wisata untuk Libur Tahun Baru di Garut Ini Gak Bikin Dompet Jebol

“Korban segera dievakuasi ke RSUD Pameungpeuk, untuk mendapatkan perawatan, akan tetapi Zidan meninggal dunia,” ungkapnya.

Korban selanjutnya dibawa oleh keluarganya untuk dimakamkan.

“Kami menghimbau kepada para wisatawan yang bermain di pantai agar lebih berhati-hati, jangan terlalu ke tengah dan awasi anaknya,” pungkasnya. (Pikpik/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Kampung Madu Banjaranyar Ciamis Jadi Tujuan Wisata saat Libur Panjang

Kampung-Madu-Banjaranyar.jpeg

harapanrakyat.com,- Kampung Madu dan Breeding Center Bee di Desa Banjaranyar, Kecamatan Banjaranyar, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menjadi tujuan wisatawan saat libur sekolah dan akhir tahun.

Liburan menjadi momen yang bisa dimanfaatkan untuk berekreasi bersama keluarga. Ciamis bisa menjadi salah satu tujuan wisata. Selain punya alam yang indah, Ciamis juga memiliki obyek wisata yang menarik dan beda dari yang lain. Seperti obyek wisata Breeding Center Bee Kampung Madu Banjaranyar.

Wanto, Petugas Breeding Center Bee mengatakan setiap masa libur panjang, biasanya obyek ini selalu padat pengunjung. Selain gratis masuk lokasi obyek wisata, para pengunjung pun bisa merasakan sensasi sedot madu langsung dari sarangnya.

“Kebetulan untuk Breeding Centre Bee merupakan lokasi Pusat Pengembangan Lebah Trigona Unggul Jawa Barat. Lokasinya dekat dengan kampung madu,” terangnya Minggu (24/12/2023).

Menurut Wanto, walau pun akses jalan menuju kampung madu kurang baik, namun pengunjung sementara ini cukup padat menjelang libur panjang. Terpantau dari Minggu (24/12/2023) pagi pukul 07.00 WIB hingga pukul 17.00 WIB, pengunjung terus berdatangan.

Baca Juga: Mengenal Pendopo Bupati Ciamis, Bangunan yang Megah Gaya Eropa

“Banyak wisatawan lokal maupun luar daerah datang ke lokasi Breeding Centre Bee. Rata-rata yang datang untuk mengetahui bagaimana cara mengembangkan lebah maupun berfoto bersama keluarga,” katanya.

Wanto menambahkan, bagi pengunjung ingin menikmati sensasi sedot madu langsung dari sarangnya diarahkan ke Kampung Madu Banjaranyar.

“Untuk lokasi breeding kita hanya menyediakan wisata edukasi gratis bagi masyarakat untuk wisata sedot madu bisa langsung kita arahkan ke kampung madu,” pungkasnya. (Fahmi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Mengenal Pendopo Bupati Ciamis, Bangunan yang Megah Gaya Eropa 

Pendopo-Bupati-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Pendopo Bupati Ciamis yang berada di Jalan Jenderal Sudirman itu memiliki bangunan yang megah dengan gaya arsitektur kolonial Belanda. 

Berdasarkan informasi, bangunan tersebut merupakan salah satu peninggalan sejarah pada masa Belanda.

Masyarakat di Tatar Galuh Ciamis mungkin sudah tidak asing lagi dengan Pendopo Bupati Ciamis. Pasalnya bangunan tersebut berada di pusat kota Ciamis. 

Apalagi bagi pengendara yang akan menuju wilayah Jawa Tengah maupun Cirebon pastinya melintasi pendopo tersebut.

Gaya Arsitektur Pendopo Bupati Ciamis

Adapun gaya arsitektur dari Kolonial Belanda pada bangunan tersebut sangat kental. Ciri-cirinya itu adalah arsitekturnya yang bergaya eropa. Pasalnya terdapat tiang pilar yang ukuranya besar dan juga tinggi.

Pilar tersebut juga terlihat berjajar pada bagian depan bangunan tersebut. Kemudian, bagian atasnya terdapat tembok persegi panjang yang melintang dari ujung ke ujung bangunan. Tidak hanya itu, bangunan itu juga memiliki pintu dan jendela yang tinggi dan juga besar.

Sampai saat ini, bangunan tersebut masih berdiri dengan kokoh dan juga cukup megah. Bangunan Pendopo Bupati Ciamis itu kerap juga mendapatkan sebutan Gedung Negara.

Penjelasan Akademisi

Dosen Kegaluhan Unigal Ciamis, Ilham Purwa menjelaskan, berdasarkan catatan sejarah, Bangunan pendopo itu sendiri dibangun pada masa Kabupaten Galuh. 

Saat itu yang memimpin adalah Bupati RAA Kusumadiningrat alias Kanjeng Prabu yang pada saat itu memerintah pada tahun 1839 sampai 1886.

Jadi, kata Ilham, sebelum bangunan itu jadi Pendopo Bupati Ciamis, pada saat itu bangunan tersebut untuk Asisten Residen Galuh atau pada saat itu Keresidenan Belanda. 

“Sedangkan untuk Pendopo Bupati Galuh sendiri, pada saat itu berada di sebelah selatan Alun-alun atau yang saat ini digunakan menjadi Gedung DPRD Ciamis,” jelas Ilham, Minggu (24/12/23).

Ilham menambahkan, istilah Asisten Residen merupakan pegawai negeri tertinggi pada era Kolonial Belanda pada afdeling atau suatu wilayah administratif. Jadi, Asisten Residen itu bekerjasama dengan Bupati yang saat itu sebagai kepala daerah.

Sementara itu, pusat pemerintahan Kabupaten Ciamis itu dulunya Galuh mempunyai gaya yang klasik. Pasalnya, bangunan tersebut terdapat pada satu komplek itu terdapat Alun-alun, Masjid Agung, Pendopo, Gedung DPRD, Kantor Pos hingga Lapas. 

“Jadi kalau Pendopo Bupati Galuh itu adalah yang saat ini menjadi Gedung DPRD. Kalau bangunan yang bergaya Eropa atau Belanda yang saat ini jadi Pendopo Bupati Ciamis adalah Gedung Loji pada Keresidenan Belanda,” imbuhnya.

Ilham menambahkan, bangunan itu sudah ada pada masa RAA Kusumadiningrat dan pada akhir Kusumasubrata. Selanjutnya pada masa Bupati Sastrawinata, bangunan tersebut dipergunakan untuk jadi Pendopo Bupati Ciamis.

“Jadi Bupati Galuh terakhir itu Kusumasubrata, lalu diganti menjadi Kabupaten Ciamis oleh RAA Sastrawinata yang saat itu sudah menjabat 10 tahun sebelum Indonesia merdeka,” pungkasnya. (Feri/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

4 Wisatawan Asal Bandung Terseret Ombak di Pantai Karangpapak Garut

Terseret-Ombak-Pantai-Karangpapak.jpg

harapanrakyat.com,- Empat orang wisatawan asal Bandung yang sedang berekreasi terseret ombak pantai Karangpapak, Kecamatan Cikelet, Garut, Jawa Barat, Minggu (24/12/23).

Berdasarkan informasi, keempat wisatawan tersebut bernama Riani (12), Silvia (27), Marini (27) dan Mia (27). Meski sempat terseret ombak, namun berhasil selamat setelah mendapatkan pertolongan dari nelayan setempat. 

Kasi Humas Polres Garut Ipda Adi Susilo mengatakan, peristiwa tersebut terjadi saat keempat wisatawan sedang berenang di pantai selatan Garut. Namun tiba-tiba mereka terseret ombak yang cukup besar. 

Awal mulanya, kata Adi, korban yang bernama Riani terseret ombak. Kemudian ibunya yang bernama Mia berusaha menolongnya, namun juga terbawa arus. 

Begitu juga Silvia dan Marini berusaha menolong Riani dan Mia, namun mereka juga terseret arus. 

“Beruntung tidak jauh dari para korban yang terseret ombak, ada nelayan sedang mencari ikan. Nelayan tersebut langsung menolong mereka,” terang Adi. 

Setelah berhasil mengevakuasi keempat korban yang merupakan warga Baleendah Bandung tersebut, kemudian korban dibawa ke RSUD Pameungpeuk untuk perawatan medis. 

Atas peristiwa tersebut, pihaknya pun menghimbau kepada para wisatawan yang bermain di pantai supaya lebih berhati hati. 

“Jangan bermain terlalu ke tengah, dan selalu terus awasi anak-anak. Untuk sekarang para korban tengah menjalani masa pemulihan dan kemudian nanti pulang ke Bandung,” pungkasnya. (Pikpik/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Satu Hektar Lahan Perhutani di Pangandaran Kebakaran

Lahan-Perhutani.jpg

harapanrakyat.com,- Sebuah lahan Perhutani yang berada di Jalan Patrol Desa Sidomulyo, Kecamatan Pangandaran kebakaran sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (24/12/23). 

Berdasarkan informasi, lahan yang terbakar seluas satu hektar tersebut belum diketahui penyebabnya. Namun, petugas Damkar, Tagana dan warga bersama memadamkan api.

Anggota Tagana Pangandaran Aang Sutarman mengatakan, setelah pihaknya mendapatkan informasi adanya kebakaran, langsung ke lokasi bersama Damkar untuk menjinakkan api.

“Kejadiannya sekitar pukul 15.00 WIB. Belum tahu penyebab kebakarannya,” kata Aang. 

Setelah bersama-sama memadamkan api, lanjutnya, akhirnya sekitar pukul 17.00 WIB api berhasil padam. 

Dari peristiwa ini, pihaknya pun mengimbau kepada masyarakat agar lebih berhati-hati dengan aktivitas yang bisa menjadi pemicu kebakaran. Terlebih saat ini musim kemarau masih berlangsung. 

“Intinya kita harus lebih waspada dan hati-hati, apalagi sekarang masih kemarau,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Jelang Musim Tanam, Puluhan Petani di Ciamis Ini Berburu Tikus di Sawah

Berburu-Tikus-di-Sawah.jpg

harapanrakyat.com,- Menjelang persiapan musim tanam padi, puluhan petani di Desa Sidaharja, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis berburu hama tikus di sawah, Minggu (24/12/2023).

Gerakan berburu tikus oleh puluhan petani tersebut bertujuan untuk menghindari terjadinya serangan sebelum musim tanam padi tiba.

Terpantau di lapangan, para petani terlihat menyusuri tanggul pematang sawah. Bahkan mereka rela mencari hingga ke selokan untuk mencari lubang (sarang) tikus.

Sementara itu, mereka juga tampak bersorak-sorai saat berhasil melumpuhkan seekor tikus.

Kepala Desa Sidaharja Haris Munandar yang ikut dalam kegiatan tersebut mengatakan, berburu tikus tersebut untuk mengantisipasi terjadinya serangan hama tikus saat menjelang musim tanam.

“Para petani melihat banyak sarang tikus yang ada di tanggul pematang sawah. Sehingga dari masing masing Poktan membuat kesepakatan untuk melakukan perburuan bersama-sama” katanya 

Dengan berburu tersebut, harapannya saat musim tanam tiba, tanaman atau persemaian padi petani tidak rusak oleh tikus.

“Kegiatan ini juga dijadikan ajang silaturahmi para petani. Jadi, sambil istirahat para petani ini berdiskusi tentang masa depan pertanian yang menjadi pusat pencaharian,” terangnya.

Perburuan tikus yang berlangsung dari pagi hingga siang hari tersebut, lanjut Haris, petani berhasil menangkap ratusan tikus. (Suherman/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Libur Nataru, Ribuan Pengunjung Padati Wisata Cipanas Gunung Galunggung Tasikmalaya

Wisata-Cipanas-Gunung-Galunggung.jpg

harapanrakyat.com,- Libur natal dan Tahun Baru (Nataru) tahun 2023 kawasan objek wisata Cipanas Gunung Galunggung yang berada di Kecamatan Padakembang, Kabupaten Tasikmalaya dipadati pengunjung.

Terlihat ribuan pengunjung berenang di kolam pemandian air panas. Selain berenang, mereka juga asik berswafoto di lokasi tersebut. 

Meski begitu, obyek Wisata Gunung Galunggung terdapat dua tempat yang menjadi primadona pengunjung, yakni kolam air panas untuk berenang dan kawah Gunung Galunggung. 

Ari Permana, pengelola wisata mengatakan, saat ini banyak pengunjung yang datang ke kolam air panas. Sedangkan yang ke kawah hanya beberapa pengunjung saja. 

“Iya ke kawah Galunggung mah masih sepi pengunjungnya. Kebanyakan datangnya ke kolam air panas di bawah,” kata Ari, Minggu (24/12/23). 

Meski begitu, pihaknya tetap optimis di liburan Nataru tersebut bakal ramai pengunjung, terutama sesudah akhir tahun 2023.

“Yah mudah-mudahan sesudah akhir tahun banyak yang datang. Biasanya tahun sebelumnya juga begitu,” katanya.

Sementrara itu, Ira pengunjung Asal Kota Tasikmalaya mengaku liburan datang ke Galunggung untuk berenang di kolam air panas.

“Iya berenang di kolam air hangat. Kalau ke kawah cape jalan kakinya, banyak banget tangganya. Next lagi pasti ke bawah naik tangga,” pungkasnya. (Apip/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Penjaja Terompet Mulai Menjamur di Banjar, Berharap Cuan Melimpah saat Nataru 

Penjaja-Terompet.jpg

harapanrakyat.com,- Sejumlah penjual terompet dan aksesoris menyambut perayaan tahun baru mulai menjamur di sejumlah pusat perkotaan di Kota Banjar, Jawa Barat. 

Mereka berharap dapat mendulang cuan berlimpah dari penjualan terompet saat momen perayaan Natal dan tahun baru 2024 yang tinggal satu pekan lagi.

Salah seorang Penjual Tarini mengatakan, sudah sejak satu minggu yang lalu ia mulai menjajakan terompet di kawasan Pasar Banjar. 

Ia mengaku kadang berpindah tempat ke kawasan Alun-alun Banjar.

Menurutnya, semarak menyambut perayaan tahun baru saat ini belum begitu terasa. Sehingga belum begitu berdampak pada omset penjualan terompet yang ia jajakan.

Meskipun begitu, setiap harinya terdapat warga yang membeli terompet dan aksesoris perayaan tahun baru.

“Kalau sekarang belum begitu rama,i tapi ada saja pembeli mah. Mungkin nanti kalau sudah mendekati malam tahun baru,” kata Tarsini, Minggu (24/12/2023).

Lanjutnya menyebutkan, beberapa jenis aksesoris perayaan tahun baru yang ia jajakan, seperti terompet dengan ragam variasi dan ukuran, barongsai mini untuk perayaan imlek dan topeng reog.

Adapun harga untuk setiap terompet berkisar antara Rp 10 ribu sampai Rp 20 ribu. Harga tersebut tergantung bentuk terompet. Sedangkan untuk barongsai mini ia jual dengan harga Rp 25 per satu unitnya.

“Harganya macam-macam, lihat barangnya. Kalau untuk terompet ukuran yang paling kecil saya jual Rp 10 ribu,” katanya.

Ia berharap nantinya omset penjualannya dapat meningkat sebelum perayaan Natal dan tahun baru 2024 mendatang.

“Penginnya nanti ya untuk tahun baru dagangan saya bisa habis, terjual semua jualannya,” ucapnya. (Muhlisin/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Wuling Air EV Tampil Sebagai Mobil Listrik Terbaik FORWOT Cars of The Year 2023

rockomotif-mobil-listrik-terbaik-forwot-2023-01.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Wuling Air EV berhasil menyabet gelar sebagai mobil listrik terbaik FORWOT 2023 setelah melewati proses penjurian yang ketat. Keberhasilan tersebut didapat berdasarkan poin yang didapat oleh model tersebut melalui proses penilaian dari para dewan juri.

Selain membawa pulang gelar bergengsi tersebut, produk lainnya seperti Wuling Alvez dan Wuling Almaz Hybrid juga berhasil menjadi juara favorit dari gelaran yang dilangsungkan pada Jumat (22/12/2023) di Kemang, Jakarta Selatan.

Menanggapi perolehan mobil listrik terbaik FORWOT yang diraih oleh Air EV, Brian Gomgom, Public Relation Manager Wuling Motors, menyampaikan bahwa dengan pencapaian tersebut bisa menjadi modal pengembangan model baru.

“Dengan kehadiran 3 lini produk Wuling dalam 3 kategori berbeda di FORWOT Car of The Year 2023 ini mewakili semangat inovasi Wuling yang berkelanjutan guna menghadirkan solusi mobilitas modern sesuai dengan kebutuhan masyarakat baik melalui produk ICE, hybrid, sampai dengan BEV,” ujarnya dalam keterangan resmi.

Wuling Air EV dinobatkan sebagai mobil listrik terbaik FORWOT 2023
Wuling Air EV jadi kendaraan elektrifikasi pertama dari pabrikan asal Tiongkok di Indonesia

Proses penilaian kendaraan FORWOT Car of The Year 2023 dilakukan secara bertahap mulai dari pengujian dan seleksi lini produk yang meluncur dari bulan Januari 2022 hingga Oktober 2023 oleh tim penjurian yang telah dibentuk oleh FORWOT. Kemudian, dari ratusan mobil yang telah diuji secara ketat, dewan juri menominasikan lima mobil terbaik untuk setiap kategorinya. Pada tahun ini, terdapat tiga kategori Cars of The Year yakni Internal Combustion Engine, Hybrid dan Battery Electric Vehicle. Setelah itu, dewan juri mengumumkan predikat Car of The Year dari masing masing kategori dengan total perolehan poin tertinggi.

Wuling Air ev berhasil mencatatkan poin 129 atau menjadi yang tertinggi di kategori BEV, sehingga menyandang gelar FORWOT Car of The Year 2023 untuk kelas mobil listrik.

Sejak debutnya, mobil listrik pertama Wuling di Tanah Air ini disambut hangat oleh masyarakat Indonesia dan menjelma menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia dalam waktu singkat. Mobil listrik Wuling yang diproduksi di Cikarang ini mengusung desain modern dan compact sehingga memberikan kemudahan dalam penggunaannya.

Selain itu, Wuling Air ev juga mengusung konsep easy home charging yang memudahkan pengguna mengisi daya dengan mudah hanya dengan di rumah saja. Kemudian, Air ev juga mudah dalam hal kepemilikannya dengan biaya perawatan berkala yang ringan.

Biaya perawatan berkala yang dikenakan untuk Air ev sampai dengan 100.000 kilometer atau 5 tahun hanya berkisar Rp2,7 jutaan (mana yang lebih dahulu tercapai). (*)

Panwascam Pangandaran Intens Awasi Pendistribusian Logistik Pemilu 2024

Panwascam-Pangandaran-Intens-Awasi-Pendistribusian-Logistik-Pemilu-2024.jpg

harapanrakyat.com,- Panitia Pengawas Pemilu Kecamatan (Panwascam) Pangandaran, Jawa Barat, terus kawal dan awasi pendistribusian logistik Pemilu 2024.

Pengawasan melekat tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh proses pada tahapan pemilu berjalan sesuai regulasi. Selain itu, tepat jenis, jumlah, kualitas serta tepat waktu.

Ketua Panwascam Pangandaran Sutiono mengatakan, dari hasil pengawasannya, bahwa pendistribusian logistik di Kecamatan Pangandaran baru sampai ke tahapan persiapan.

“Di antaranya menyiapkan gudang untuk penyimpanan logistik pemilu 2024,” katanya kepada harapanrakyat.com, Sabtu (23/12/2023).

Menurutnya, pada proses pengadaan dan pendistribusian logistik Pemilu 2024 yang menjadi fokus pengawasan Panwascam Pangandaran, yakni tepat jumlah.

Kemudian, tepat standar jenis, bentuk, ukuran, dan spesifikasi. Selanjutnya, kualitas, tepat waktu, dan tepat tujuan.

Selain itu, juga mengawasi beberapa jenis logistik seperti kotak suara, surat suara, tinta, bilik pemungutan suara, segel, alat untuk mencoblos pilihan, dan TPS/TPSLN.

“Juga dukungan perlengkapan lainnya, seperti mulai dari sampul kertas sampai alat bantu tunanetra,” ujarnya.

Pihaknya juga memastikan, bahwa Sekretariat PPK Kecamatan Pangandaran sudah memenuhi standar atau belum. Standar tersebut baik dari segi kondisi dan keamanan gudang.

Sementara dalam upaya pencegahan, Panwascam Pangandaran juga melakukan inventarisir data jumlah dan kelengkapan logistik yang dibutuhkan, yang tersebar di 172 TPD di 8 desa.

Selain itu, pihaknya juga melakukan pemetaan potensi dugaan pelanggaran, yang dapat saja terjadi ketika proses pendistribusian logistik Pemilu 2024.

Masih menurut Sutiono, Bawaslu Pangandaran juga telah mengeluarkan surat imbauan kepada KPU, agar proses distribusi logistik sesuai dengan jumlah, waktu, kualitas dan lainnya. Serta memastikan keamanan dalam pendistribusian dan penyimpanan logistik tersebut.

“Sehingga kita harapkan nantinya proses pendistribusian logistik tepat dan sesuai dengan SOP atau regulasi,” katanya. (Madlani/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts