Beranda blog Halaman 322

Curhat Pedagang Taman Surawisesa Ciamis Jualannya Sepi Pembeli

Pedagang-Taman-Surawisesa.jpeg

harapanrakyat.com,- Pengunjung Taman Surawisesa, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, meningkat pada akhir pekan Sabtu-Minggu (9-10/12/2023). Namun ramainya pengunjung tak berdampak pada para pedagang sekitar Taman Surawisesa. Mereka mengaku jualannya sepi pembeli.

Dadi, warga Kawali membenarkan, sejak dua hari terakhir Taman Surawisesa ramai pengunjung. Peningkatan itu terjadi karena sedang ada event kejuaraan tinju di halaman Kantor Kecamatan Kawali tak jauh dari Taman Surawisesa Ciamis.

“Sedang ada kejuaraan tinju jadi ramai, juga kan sekarang hari libur sekolah dan cuacanya sangat mendukung, tidak hujan,” ujar Dadi, Minggu (10/12/2023).

Dadi menyebut, pengunjung yang datang tidak hanya dari wilayah Kawali saja namun juga dari luar daerah Ciamis lainnya. Namun menurut Dadi, para pedagang sekitar taman terlihat lesu karena sepinya pembeli.

“Pengunjung banyak tapi pedagang sekitar taman mengaku penjualannya sepi,” ungkapnya.

Baca Juga: Disbudpora Ciamis Gelar Kejuaraan Tinju Amatir Antar Sasana di Kawali

Sementara itu, Yani, seorang pedagang makanan membenarkan sejak dua hari terakhir terjadi peningkatan jumlah pengunjung ke Taman Surawisesa Ciamis. Hanya saja menurutnya kondisi itu tidak membuat dagangannya laris. Menurut Yana para pengunjung lebih memilih jajan di tempat lain.

“Ya, meski pengunjung meningkat pedagang tetap lesu karena sepi pembeli. Banyaknya pengunjung yang datang belum mampu mendongkrak penjualan,” ucapnya.

Yani berharap seiring dengan meningkatnya jumlah pengunjung yang datang dapat mendorong perekonomian masyarakat para pedagang yang berjualan di sekitar Taman Surawisesa Ciamis. (Dji/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Joget Gemoy Prabowo Subianto Jadi Inspirasi Lomba Bayi Sehat

Lomba.jpg

harapanrakyat.com,- Joget gemoy Prabowo Subianto terus menjadi inspirasi warga. Joget khas salah satu calon presiden  2024 dalam merespon segala bentuk serangan lawan politik terhadapnya itu, kini menjadi inspirasi warga Kampung Pakuan Subang, Jawa Barat, menggelar Lomba Bayi Sehat dan Gemoy.

Lomba yang berlangsung pada Minggu (10/12/2023) pagi itu diikuti tak kurang dari 800 peserta. Suasana acara terasa begitu meriah dengan membludaknya pengunjung.

Karena setiap peserta lomba rata-rata diantar minimal tiga orang. Panitia pun tampak mengalami kerepotan menyediakan konsumsi.

“Sebetulnya untuk konsumsi sudah kita antisipasi. Misalnya, karena peserta terdaftar ada 800 orang, maka kita siapkan konsumsi makan itu untuk 1000 orang. Eh ternyata yang datang membludak. Karena tiap peserta diantar minimalnya oleh 3 orang,” kata Pap Godo dari pihak panitia penyelenggara.

Kehadiran pengunjung yang diluar dugaan itu juga mendapat respon oleh salah satu tokoh Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang hadir dalam kegiatan tersebut.

“Alhamdulillah, berkat kesigapan panitia semua bisa teratasi. Tidak ada pengunjung yang tak kebagian konsumsi,” katanya.

Dedi yang kini menjadi caleg DPR RI dari Partai Gerindra itu mengungkapkan rasa senangnya ketika melihat respon masyarakat dari berbagai wilayah di Jawa Barat, antusias datang. Baik sebagai peserta lomba maupun sekedar hadir.

Baca Juga: Capres 2024 Prabowo Subianto Goyang Gemoy Saat Kampanye Perdana di Tasikmalaya

Mereka yang datang diantaranya dari Tasikmalaya, Bandung,  Cirebon, Cikarang, Bekasi dan daerah lainnya.

Dedi Mulyadi Soal Joget Gemoy Prabowo Subianto

Menurut Dedi Mulyadi, banyaknya warga yang hadir dan daftar sebagai peserta salah satunya mungkin karena faktor untuk dapat hadiah besar yang totalnya mencapai Rp 100 juta. Atau mungkin juga sebagian warga ingin liburan sekalian hiburan.

Saat ditanya awak media apakah mungkin tingginya antusiasme warga itu sebagai bentuk dukungan kepada Prabowo karena ada kata gemoynya? Mantan bupati Purwakarta dua periode ini mengaku tak mau berspekulasi terlalu jauh.

“Yang pasti kegiatan ini bukan kampanye capres. Sebagian warga mendaftar karena tertarik ada kata gemoynya yang nota bene identik dengan Prabowo, itu soal lain. Masa orang suka ke Pak Prabowo karena ada gemoynya harus kita larang,” tegasnya.

Baca Juga: Gelar Joget Gemoy, Dedi Mulyadi Sosialisasi Politik Riang Gembira

Lanjut Dedi, jika pun ada unsur kampanyenya, maka yang dimaksud adalah kampanye untuk meningkatkan kesadaran warga terhadap ancaman gizi buruk buat anak-anaknya. Makanya, yang dilombakan itu adalah Bayi Sehat dan Gemoy.

Menurut Dedi, bisa saja, anak itu gemoy tapi tidak sehat. Atau tak apa-apa gemoy yang penting sehat. “Nah, bagaimana caranya agar anak kita itu sehat, itulah misi utamanya.

Salah satunya dengan mengampanyekan ancaman gizi buruk. Dalam pandangan Dedi, gizi buruk itu bisa macam-macam penyebabnya,

Bisa karena faktor ekonomi, sehingga tak mampu membeli makanan sebagai bahan asupan gizi yang baik. Atau, secara ekonomi mampu, tapi tak mengerti cara mengelola pemberian asupan gizi tersebut. (Eva/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Pengendara Mohon Sabar, Ada Perbaikan Gorong-gorong Jembatan Cikunir Tasikmalaya

Jembatan-Cikunir.jpeg

harapanrakyat.com,- Bagi pengendara yang melintas dari arah Kabupaten Tasikmalaya menuju Kota Tasikmalaya, dan sebaliknya, harap bersabar. Hal itu karena sedang ada perbaikan gorong-gorong di area Jembatan Cikunir, Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, Minggu (10/12/2023).

Meski tidak d tutup total, pengendara roda dua dan empat bisa melintasi jalan raya tersebut secara bergantian. Namun untuk bus dan truk tidak bisa lantaran akan terjebak. Perbaikan direncanakan dilaksanakan dalam 10 hari.

Kepala Satuan Pelayanan Pemeliharaan Jalan dan Jembatan (KSPPJ) 1 Wilayah Kota dan Kabupaten Tasikmalaya Wawan Hermawan mengatakan, gorong-gorong itu kondisinya sudah lama. Sehingga perlu ada perbaikan.

“Memang sekarang di bawahnya sudah ada longsor. Takutnya menjelang menghadapi liburan natal dan tahun baru (Nataru) banyak dilalui kendaran tiba-tiba ambrol,” katanya.

Menurut Wawan, pelaksanaan perbaikan hanya pada satu titik gorong-gorong Jembatan Cikunir. Mengingat saat melakukan pemantauan, terlihat pada bagian tengah jalan ada bagian yang longsor akibat tergerus air.

“Untuk kondisi Jembatan Cikunir masih dalam keadaan baik. Hanya saja bagian oprit jembatan sudah ada yang mengalami longsor. Perbaikan selesai sampai diaspal kembali, membutuhkan 10 hari,” jelasnya.

Baca Juga: Heboh Aksi Sejoli Mesum di Taman Dadaha Tasikmalaya

Wawan mengatakan dalam proses berbaikan, pihaknya tidak menutup jalan total. Kendaraan roda dua dan mobil kecil masih bisa melintas secara bergantian. Sedangkan truk dan bus sementara tidak bisa, karena kalau memaksakan akan terjebak.

“Untuk pengalihan arus kendaraan berat seperti bus dan truk bisa melewati jalur Cisinga atau jalan alternatif lainnya,” pungkasnya. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Doa dan Dukungan Fery Farhati Ganis untuk Rina Saadah

Fery-Farhati-Ganis-1.jpeg

harapanrakyat.com,- Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPR RI dari PKB Dapil Jawa Barat X, Rina Saadah mendapatkan dukungan dan doa dari Isteri Calon Presiden Anies Baswedan yakni Fery Farhati Ganis, supaya bisa melenggang mulus ke Senayan.

Hal tersebut diungkapkan saat kunjungan Calon Presiden, Anies Rasyid Baswedan pada kegiatan Napak Tilas Eyang Hasan Maolani di Desa Lengkong, Kecamatan Garawangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Sabtu (09/12/2023).

Pada kesempatan tersebut, Rina Saadah turut mendampingi, Anies Baswedan beserta Istrinya pada kegiatan kunjungan di beberapa tempat di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat.

Terlihat saat kunjungan di Rumah Patilasan Eyang Hasan Maolani, Rina Saadah selalu menemani Istri Anies Baswedan yakni Fery Farhati Ganis. Seperti saat bertemu relawan dan pertemuan tokoh serta partai koalisi.

“Alhamdulilah tadi berkesempatan menemani Istri dari Calon Presiden Indonesia, Anies Baswedan yaitu Ibu Fery Farhati Ganis. Beliau orangnya sangat ramah sekali,” ujar Rina Saadah.

Selain itu, kata dia, tadi Ibu Fery Farhati Ganis juga mendukung dan mendoakan Rina Saadah agar menang dalam kontestasi Pemilihan Legislatif (Pileg) dan duduk di kursi DPR RI di Senayan.

“Alhamdulilah, dapat doa dan dukungan juga dari Ibu Fery Farhati Ganis, terimakasih banyak, memang beliau sosok yang baik sekali,” ucapnya.

Baca Juga: Rina Saadah AMIN-kan Kuningan!

Sebelumnya, dalam kunjungan di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, Rina Saadah selalu mendampingi Calon Presiden Indonesia dari Koalisi Perubahan, Anies Baswedan di beberapa tempat.

Seperti di Pasar Kepuh, kemudian silaturahmi dengan para tokoh, relawan, serta koalisi partai di Eyang Hasan Maolani lalu dalam kegiatan orasi pada acara pemuda Kuningan di salah satu GOR di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Duh! KPU Cimahi tak Matang Lakukan Sosialisasi Tahapan Kampanye Pemilu

Bawaslu-Kota-Cimahi.jpg

harapanrakyat.com – Bawaslu Kota Cimahi, Jawa Barat, menilai alur sosialisasi kampanye Pemilu dari KPU Kota Cimahi tidak matang. Akibatnya, banyak peserta Pemilu tidak memahami mekanisme pelaksanaan kampanye.

Hal tersebut diungkapkan Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran dan Data Informasi Bawaslu Kota Cimahi Zaenal Ginan kepada awak media, Minggu (10/12/2023).

“Hal ini mengakibatkan banyak dari peserta Pemilu tidak memahami mekanisme pelaksanaan kampanye,” kata Zaenal.

Baca Juga : Peserta Pemilu 2024 di Cimahi Mayoritas Langgar Aturan Kampanye

Zaenal pun menegaskan, jika pendapatnya tidak bermaksud menghakimi KPU. Akan tetapi, sebagai kritik saja agar ke depan KPU bisa lebih baik dalam melaksanakan melaksanakan penyelenggaraan teknis.

“Kami bukan menghakimi KPU, tapi lebih kepada kritik. Agar ke depan, khususnya sosialisasi terkait regulasi dan mekanisme kampanye bagi para peserta Pemilu, bisa lebih baik,” ucap Zaenal.

Bawaslu, kata Zaenal, memiliki kewajiban melakukan pencegahan dan pengawasan pada setiap tahapan kampanye atau tahapan apapun dalam Pemilu.

Oleh karenanya, untuk sosialisasi aturan kampanye Pemilu ini, seharusnya KPU Cimahi memiliki tanggung jawab memberikan pemahaman kelengkapan administrasi peserta Pemilu. Hal itu lantaran KPU sebagai penyelenggara teknis Pemilu.

“Kalau saya ditanya ada persepsi kampanye itu brutal, bahwa ada tumpang tindih aturan, kami mensinyalir karena memang sosialisasi dari KPU belum maksimal,” ucap Zaenal.

Baca Juga : Angkot di Bandung Jadi Sarana APK, Bawaslu tak Bisa Bertindak

Zaenal juga menambahkan, jika Bawaslu Kota Cimahi mendapat getahnya. Tidak sedikit peserta Pemilu yang berkonsultasi ke Bawaslu Cimahi menanyakan aturan kampanye Pemilu agar tidak melanggar regulasi PKPU.

“Ini membuat kami kewalahan dan kelelahan, bahkan, seolah-olah kami mengambil alih peran KPU untuk melakukan sosialisasi. Harusnya tugas kami mengawasi saja, ataupun mengimbau, bukan lagi ikut campur dalam mensosialisasikan aturan teknis, termasuk soal kampanye Pemilu,” ujar salah satu Kordiv Bawaslu Cimahi itu. (Eri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Ada 87 Kasus Baru Covid-19 di Jawa Barat, Dinkes Siagakan Faskes dan RS

Pasien-Covid-19-Meningkat-RS-Asih-Husada-Banjar-Tambah-Tempat-Tidur.jpg

harapanrakyat.com – Dengan munculnya kasus baru Covid-19 di Indonesia, maka menjadi perhatian bagi sejumlah pihak, termasuk Pemerintah Provinsi Jawa Barat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Jawa Barat tercatat ada 87 kasus aktif baru Covid-19 di Jawa Barat selama periode November 2023 kemarin.

Kepala Dinas Kesehatan Jawa Barat, Vini Adiani Dewi mengatakan, pihaknya akan mengumpulkan seluruh dinas kesehatan di 27 kota/kabupaten untuk bersiap melakukan antisipasi penyebaran Covid-19.

Baca Juga : Sub Varian Baru Covid-19 Terdeteksi di Indonesia, Dinkes Kota Bandung Jaga-jaga

“Oleh karena itu, kami akan bersiap kembali. Daripada nanti keterlanjuran, lebih baik mencegah. Jadi kita akan kembali ke adaptasi kebiasaan baru,” ungkapnya di Kota Bandung, Minggu (10/12/2023).

Menurutnya, langkah antisipasi munculnya kasus baru Covid-19 ini lainnya yakni menginstruksikan fasilitas kesehatan maupun rumah sakit di wilayah Jawa Barat mempersiapkan ruang isolasi.

“Untuk Covid-19, maka harus 10 persen ruang isolasi harus ada. Termasuk tenaga kesehatan di lapangan juga sudah siap, karena sisa saat pandemi kemarin,” katanya.

Vini menjelaskan dengan adanya langkah tersebut, dinas kesehatan akan kembali bersiap siaga dan melakukan antisipasi dari penyebaran kasus baru Covid-19.

“Dalam kondisi apapun, kita harus siap siaga selama 24 jam, baik itu Covid-19 atau apapun itu. Kami di fasilitas pelayanan kesehatan serta IGD, harus selalu siap melayani,” ucapnya.

Sementara itu, Dinas Kesehatan Kota Bandung, Jawa Barat, mulai mewaspadai kemunculan kasus Covid-19 sub varian baru. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Harga Kebutuhan Pokok Masyarakat di Bandung Masih Stabil

Harga-Cabai.jpg

harapanrakyat.com – Harga kebutuhan pokok masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru 2024 di Kota Bandung, Jawa Barat, masih stabil.

Hal tersebut diungkapkan Kepala Bidang Distribusi Perdagangan dan Pengawasan Kemetrologian Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kota Bandung, Meiwan Kartiwa, Minggu (10/12/2023).

“Sejauh ini, tidak ada yang bergejolak atau terjadinya lonjakan harga (kebutuhan pokok),” ungkapnya.

Baca Juga : Jelang Natal dan Tahun Baru 2024, Harga Bahan Pokok di Cimahi Mulai Naik

Menurutnya, meski mendekati libur akhir tahun, namun belum ada lonjakan harga kebutuhan pokok yang berarti. Seperti untuk komoditas harga daging ayam, berdasarkan pantauan pihaknya masih berada di harga Rp 34 ribu hingga Rp 36 ribu per kilogram.

Demikian juga untuk harga kebutuhan pokok masyarakat komoditas telur yang masih relatif stabil. Saat ini, harga telur berkisar Rp 27 ribu hingga Rp 28 ribu per kilogram. Harga itu mengalami penurunan ketimbang beberapa bulan lalu.

“Pada bulan-bulan lalu menembus sampai Rp 30 ribu (harga telur) per kilogramnya,” ujarnya.

Demikian pula untuk harga bawang merah dan bawang putih juga relatif stabil. Saat ini, kata Meiwan, berada di kisaran Rp 30 ribu per kilogram.

“Kalau cabai merah, sudah mulai turun. Saat ini (harganya) berkisar Rp 90 ribu hingga Rp 100 ribu per kilogramnya. Jadi sudah ada sedikit penurunan,” katanya.

Baca Juga : Tekan Inflasi, Pemkab Bandung Barat Gelar Operasi Pasar Beras Murah

Lebih jauh, pihaknya akan terus melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok masyarakat, terutama mendekati hari libur Natal dan Tahun Baru 2024.

“Oleh karena itu, monitoring harga-harga kebutuhan pokok masyarakat akan terus kami masifkan,” ucapnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Agung Podomoro Land Bangun 3 Mega Proyek di Karawang

Year-End-Gala-Agung-Podomoro-Land.jpg

harapanrakyat.com – Pengembang properti Agung Podomoro Land membangun tiga mega proyek di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Tiga proyek tersebut meliputi Grand Taruma Commercial, Kota Kertabumi, dan Parkland Podomoro Karawang.

Corporate marketing Director Agung Podomoro Land, Agung Wirajaya mengatakan, pembangunan 3 mega proyeknya di Karawang ini selaras dengan rencana strategis pemerintah. Yakni menjadikan Kabupaten Karawang menjadi pusat ekonomi di Jawa Barat.

“Proyek-proyek kami memang kerap menyasar daerah yang memiliki peran strategis, contohnya Karawang. Untuk itu, kami melihat Karawang ke depan akan semakin baik dan potensial,” kata Agung dalam keterangan resminya, Minggu (10/12/2023).

Baca Juga : Podomoro Park Bandung Luncurkan Tipe Rumah Baru Usung Dua Konsep Modern

Sebagai informasi, pada Sabtu (9/12/2023) malam Agung Podomoro Land menggelar acara Year End Gala bersama para konsumen setianya di Resinda Hotel Karawang. Dalam acara tersebut sekaligus peluncuran rumah baru proyek Kota Kertabumi.

Agung menambahkan, pihaknya terus berupaya mengembangkan grand design dan landscaping yang selaras dengan alam di tiga mega proyeknya itu. Hal tersebut, lanjut Agung, tentunya Menjadi kekhasan Agung Podomoro Land dalam setiap mega proyek pembangunannya.

“Dalam setiap pembangunan kami, konsep hijau akan selalu menjadi kekhasan kami dalam membangun sebuah proyek (Agung Podomoro Land). Salah satunya Parkland Podomoro yang sengaja kami buat lahan hijau seluas satu hektare. Ini sebagai area penghijauan sekaligus tempat refreshing bagi para penghuni,” ucapnya. (Ecep/R13/HR Online)

Presiden Jokowi Dapat Gelar Alumnus Paling Memalukan dari BEM UGM

Presiden-Jokowi-Dapat-Gelar-Alumnus-Paling-Memalukan-dari-BEM-UGM.jpg

harapanrakyat.com,- Presiden Joko Widodo atau Jokowi mendapat gelar alumnus paling memalukan dari Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa Universitas Gadjah Mada (BEM KM UGM).

Pemberian gelar tersebut saat acara diskusi publik dan mimbar bebas di utara Bundaran UGM berlangsung.

Di lokasi diskusi tersebut juga ada satu banner besar bergambar Jokowi. Dalam banner tersebut bertuliskan ‘BEM KM UGM Presents Penyerahan Nominasi Alumnus UGM Paling Memalukan”.

Selain itu terdapat pula foto Presiden Jokowi dan tertulis Mr. Joko Widodo. Kemudian di pojok kiri dan kanan bawah, terdapat tulisan tahun “2014-2024?” dan “1980-1985”.

Lalu foto Jokowi pun diedit dengan latar gedung istana serta gedung UGM. Pada banner tersebut, setengah badan Jokowi memakai jas dan mahkota pada latar gedung istana.

Sementara setengah badan lainnya, Jokowi tengah mengenakan jas almamater UGM dan caping yang berlatar gedung UGM. 

Alasan BEM UGM Berikan Gelar Alumnus Paling Memalukan kepada Presiden Jokowi

Gielbran Mohammad selaku Ketua BEM KM UGM menjelaskan tentang pemberian gelar nominasi ini pada Jokowi. Menurutnya, ini merupakan wujud kekecewaan pada kepemimpinan Joko Widodo selama dua periode. 

Selama dua periode itu pula, masih banyak permasalahan fundamental yang belum terselesaikan dengan baik hingga sekarang ini.

Padahal, Gielbran menganggap bahwa Jokowi bisa menyelesaikan semua permasalahan tersebut, lantaran punya banyak waktu untuk menuntaskannya.

“Semua permasalahan, dimulai dari kasus korupsi yang ternyata pimpinan KPK. Ironisnya, pimpinan KPK ialah garis garda terdepan dalam memberantas korupsi. Namun ternyata dia dalang kriminalnya,” kata Gielbran, Sabtu (9/12/2023).

Pemberian gelar Alumnus Paling Memalukan dari BEM UGM ke Presiden Jokowi, juga karena tentang revisi UU ITE. Menurutnya, UU ITE ternyata mempermudah untuk mengkriminalisasikan para aktivis.

Belum lagi masalah konstitusi lainnya. Gielbran tak segan-segan menyebut pemerintahan sekarang seperti pada zaman orde baru.

Pasalnya, banyak masyarakat yang menjadi korban intimidasi, diskriminasi, hingga represifitas. 

Indikator Pemberian Nominasi Gelar pada Jokowi

Ketua BEM KM UGM menjelaskan, bahwa ada beberapa indikator yang membuat Presiden Jokowi mendapatkan nominasi gelar alumnus paling memalukan.

Hal pertama ialah permasalahan konstitusi. Dengan bukti bersalahkan hakim konstitusi sidang MKMK, menjadi gerbang awalnya bahwa MK tidak independent.

Apalagi adanya kedekatan personal kekeluargaan antara Anwar Usman dan Jokowi. 

Selanjutnya mengenai demokrasi. Gielbran menilai indeks demokrasi Indonesia semakin merosot, lantaran kasus kriminalisasi semakin melonjak naik.

“Selama hampir 10 tahun Jokowi memimpin, demokrasi pun anjlok. Padahal itu bisa meningkat, lantaran ada banyak waktu dan momentumnya,” jelasnya.

Terakhir, BEM memberikan gelar alumnus paling memalukan, karena Presiden Jokowi merupakan representasi orde baru dengan gaya yang juga baru.

“Bisa dikatakan bahwa pemerintahan ini juga layaknya orde paling baru, namun dalam kemasan lain,” katanya.

“Akan tetapi cara kejamnya juga sama seperti sebelumnya. Itu semua terlihat banyaknya korban diskriminasi, intimidasi, dan represifitas,” pungkasnya. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Hati-hati! Kawasan Lembang Langganan Banjir Saat Hujan

Banjir-Kawasan-Lembang.jpg

harapanrakyat.com – Kawasan wisata Lembang, Bandung Barat, Jawa Barat, menjadi daerah langganan banjir saat hujan.

Berdasarkan pantauan di lokasi banjir parah berada di sekitar Pasar Panorama Lembang. Di lokasi ini, terjadi genangan air di badan jalan yang berkisar antara 40 hingga 60 sentimeter. Akibatnya, kemacetan parah pada lalu lintas jalan raya pun tidak bisa terelakan.

Terkait hal ini, Penjabat Bupati Kabupaten Bandung Barat  Arsan Latif mengaku telah memiliki cara untuk mengatasi banjir di kawasan Lembang.

Baca Juga : Perkuat Mitigasi Bencana Alam di Jawa Barat, Badan Geologi Petakan Daerah Rawan

Arsan juga mengatakan sudah memerintahkan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) agar segera melakukan eksekusi sesuai dengan sarannya. Hal itu agar saat turun hujan tidak lagi terjadi banjir yang bisa mengganggu lalu lintas. Terlebih, saat ini banyak wisatawan yang mendatangi kawasan Lembang menjelang libur Natal dan Tahun Baru.

“Sudah ada solusi. Pokoknya sebelum Nataru (Natal dan tahun baru), sudah selesai karena kita harus punya kebanggan ketika libur Natal tidak ada banjir walaupun terjadi hujan,” katanya.

Bahkan lanjut Arsan, dalam waktu dekat ini ia akan gelar rapat khusus untuk menangani banjir kawasan Lembang ini. Ia mengharapkan, semua pihak dapat duduk bersama agar segera menemukan solusi penanganan paling efektif.

“Saya akan rapatkan, kita fokuskan memperbaiki drainase. Jangan sampai tahun baru ramai orang berwisata, tapi di sini terjadi banjir,” ujar Arsan.

BPBD Lakukan Pemetaan Rawan Bencana Kawasan Lembang

Sementara itu, Kabid Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Bandung Barat, Dedi Supriadi mengingatkan wisatawan agar waspada kondisi cuaca ekstrim saat libur Nataru nanti.

“Nanti ada imbauan supaya masyarakat khususnya wisatawan yang berkunjung ke KBB agar meningkatkan kewaspadaan,” tutur Dedi.

Baca Juga : BPBD Bandung Barat Kekurangan Logistik Kedaruratan Bencana

Ia juga menegaskan, pihaknya saat ini bersama unsur-unsur kewilayahan sedang melakukan pemetaan potensi rawan bencana di kawasan Lembang.

“Kita minta ke wilayah untuk memetakan potensi titik-titik bencana karena kan yang lebih tahu kewilayahan di mana saja. Kami juga minta kewilayahan untuk meningkatkan kewaspadaan,” ucap Dedi. (Eri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Recent Posts