Beranda blog Halaman 320

Cafe dengan Suasana Romantis di Subang, Menu Menggiurkan

Cafe-dengan-Suasana-Romantis-di-Subang-Menu-Menggiurkan.jpg

Cafe dengan suasana romantis di Subang menawarkan menu lengkap. Menu yang ada di cafe Subang dengan suasana romantis tersebut juga lezat. Oleh karena itu, Anda tidak perlu ragu mengunjungi cafe tersebut bersama pasangan.

Cafe dengan Suasana Romantis di Subang Jawa Barat

Tak hanya populer dengan makanan khas Subang, di daerah yang dijuluki kota nanas ini juga terdapat sejumlah cafe yang menawarkan makanan lezat dan tempatnya pun nyaman. Supaya Anda tidak salah pilih, cermati beberapa rekomendasi tempat kuliner romantis berikut ini.

Naura Coffee & Eatery

Cafe dengan Suasana Romantis di Subang, Menu Menggiurkan
Foto: Instagram @naura_coffee

Salah satu rekomendasi cafe romantis yaitu Naura Coffee & Eatery. Tempat kuliner ini bisa Anda temukan di Jalan Mayjen Sutoyo Nomor 7, Karanganyar.

Baca Juga: Cafe dengan Suasana Romantis di Majalengka untuk Quality Time

Naura Coffee & Eatery buka dari jam 10 pagi sampai dengan 12 malam. Ketika mengunjunginya, Anda bisa menemukan berbagai pilihan menu nikmat.

Mulai dari onion rings, pancake ice cream, pisang keju, nasi goreng seafood, nasi ayam lalapan, rawon surabaya, magelangan, chicken thai salad, dan masih banyak lagi.

Anda juga bisa menemukan berbagai jenis minuman kopi. Sebut saja americano, espresso, cappuccino, dan lain-lain.

Terkait dengan kesan romantis, sebenarnya bisa Anda ketahui dari banyak hal. Salah satunya dari dekorasi ruangan.

Tempat kuliner yang memiliki area luas ini menghadirkan dekorasi ruangan berupa outdoor dan indoor. Dekorasi ruangan tersebut berbekal lampu-lampu yang memperkuat sisi romantis.

No.70’s Coffee

Foto: Instagram @70_scoffee

Cafe lainnya yang juga bisa Anda kunjungi bersama pasangan ialah No.70’s Coffee. Cafe ini berlokasi di Kalijati Barat, Kecamatan Kalijati.

Jam bukanya mulai dari 9 pagi hingga 12 malam setiap harinya. Dengan suasana yang romantis, cafe di Subang ini selalu ramai pengunjung. Terlebih lagi saat malam Minggu tiba.

Selain romantis, banyaknya pengunjung yang mengunjunginya karena menu lengkap dan lezat. Menu tersebut antara lain nasi goreng, bakso, soto malang, rawon, sop iga, mie goreng, dan lainnya.

Baca Juga: Rumah Makan Sunda di Majalengka Tempat Nyaman dan Bersih

Bahkan juga sudah tersedia berbagai jenis minuman. Sebut saja black coffee, ice macchiato, ice coffeemilk, cappuccino, tubruk, thai tea, cafe latte, green tea, dan lain-lain.

Semakin menjadi favorit karena tempat kuliner ini sudah menyediakan fasilitas Wi-Fi gratis. Menikmati kuliner yang ada bersama pasangan sembari memanfaatkan Wi-Fi, pasti membuat Anda betah berlama-lama di cafe ini.

Summer Cafe & Resto

Foto: Instagram @summercafe.id

Ketika ingin menghabiskan waktu bersama pasangan, Anda tidak perlu ragu mengunjungi cafe yang satu ini. Hal ini karena Summer Cafe & Resto menawarkan suasana yang romantis. Terlebih lagi karena menerapkan konsep beach vibe.

Bukan hanya karena konsep itu saja, namun juga dekorasinya. Cafe ini memiliki dekorasi yang memperlihatkan berbagai spot foto keren. Tak hanya bersama pasangan, cafe ini juga bisa dipilih sebagai restoran keluarga di Subang.

Bahkan juga ada Japanese side yang menampilkan ornamen khas Jepang. Tak hanya itu, melainkan juga lengkap dengan kuliner favorit suki & grill.

Oleh karena itu, segera kunjungi cafe ini bersama pasangan. Lokasinya ada di jalan Kapten Hanafiah, Rawabadak. Anda bisa dengan mudah menemukan lokasinya karena terbilang strategis.

Testimoni Pengunjung Cafe

Anda tidak perlu ragu mengunjungi berbagai rekomendasi cafe Subang dengan suasana romantis di atas karena terbukti berkualitas. Kualitasnya bisa Anda ketahui dari testimoni pengunjung cafe yang terlihat di akun media sosial Instagram resminya.

Pengunjung cafe merasa puas dengan layanan maupun menu yang mereka dapatkan. Hal ini terlihat dari kolom komentar postingan yang memperlihatkan tanda love.

Selain itu, banyak pengunjung yang juga memposting aktivitasnya ketika mengunjungi cafe sembari menandai akun resmi. Dari postingan pengunjung, terlihat jelas bahwa bukan hanya pasangan saja yang menyambangi cafe namun juga kawula muda-mudi.

Tak heran karena cafe memang menjadi tempat asyik untuk nongkrong bersama sahabat maupun rekan kerja. Anda pun juga bisa berkunjung bersama keluarga.

Baca Juga: Restoran Seafood di Cimahi Tawarkan Aneka Seafood Segar

Menariknya lagi, cafe-cafe di atas sering menawarkan promo dan harganya juga miring. Hal ini bisa membantu Anda untuk menghemat anggaran.

Untuk spot foto juga mengesankan. Anda bisa memanfaatkan spot foto tersebut untuk berbagi feed di media sosial. Dengan background foto yang keren, pasti siapa saja juga tertarik untuk mengunjunginya.

Kini Anda sudah tahu apa saja rekomendasi cafe dengan suasana romantis di Subang, Jawa Barat. Manfaatkan cafe tersebut untuk berkunjung bersama pasangan. Nantinya Anda juga bisa cicipi menu kuliner yang pasti menggugah selera tanpa harus menggelontorkan anggaran besar. (R10/HR-Online)

DPRD Dorong Pemkot Bandung Buka Keran Investasi Bagi Warga

Sekretaris-Komisi-A-DPRD-Kota-Bandung-Erick-Darmadjaya.jpg

harapanrakyat.com – DPRD Kota Bandung, Jawa Barat, menilai saat ini banyak warga yang ingin berinvestasi melalui Pemkot Bandung namun tidak memahami regulasinya. Untuk itu, DPRD mendesak agar Pemkot membuka keran peluang peran serta warganya turut berinvestasi.

Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Komisi A DPRD Kota Bandung Erick Darmadjaya di Kota Bandung, Senin (11/12/2023).

Erick menegaskan, pihaknya mendorong agar melibatkan warganya dalam berinvestasi untuk pembangunan di Kota Bandung ketimbang dari luar. Dengan demikian, warga Kota Bandung juga ikut berpartisipasi dalam pembangunan kotanya.

Baca Juga : BI Siap Gali Potensi Investasi Jawa Barat

“Kami berharap Pemkot Bandung membuka lebar partisipasi masyarakat untuk berinvestasi di Kota Bandung. Banyak masyarakat yang ingin ikut  berinvestasi melalui Pemkot Bandung, namun tidak memahami cara dan aturannya,” kata Erick.

Dengan adanya peran serta investasi warga berinvestasi ini, kata Erick, tentunya akan mendorong nilai realisasi investasi di Kota Bandung.

Sebagai informasi, berdasarkan data DPMPTSP Kota Bandung, realisasi investasi nilai penanaman modal tahun 2022 mencapai Rp 7,79 triliun. Padahal targetnya sebesar Rp 6,65 triliun. Sedangkan di triwulan III tahun 2023, realisasinya mencapai Rp 6,3 triliun dari target Rp 7,25 triliun.

Menurutnya tidak sedikit warga Kota Bandung yang memiliki tabungan hingga miliaran rupiah, namun tidak bisa ikut berinvestasi. Hal tersebut, bisa karena tidak tahu caranya atau tidak memahami regulasinya.

“Kita ingin warga Kota Bandung yang berperan aktif dalam investasi. Jika diberikan pengetahuan terkait investasi, tentu mereka akan tertarik. Karena ada profit bagi mereka serta ikut berpartisipasi dalam pembangunan Kota Bandung,” tuturnya.

Baca Juga : Realisasi Nilai Investasi Jawa Barat Terbaik di Nasional

Meski saat ini ada batasan minimal berinvestasi di Kota Bandung, namun hal tersebut bisa terselesaikan jika terbentuk konsorsium.

“Misalnya dengan membuat konsorsium jadi warga Kota Bandung yang ingin berinvestasi bisa ikut di dalamnya. Tentunya sayang tabungan mereka tidak jadi produktif, padahal ada peluang berinvestasi di Kota Bandung,” ucapnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Pemkot Bandung Jamin Perlindungan Hak Penyandang Disabilitas

Kadinsos-Kota-Bandung-Sony-Bakhtiyar.jpg

harapanrakyat.com – Pada periode 2023, jumlah penyandang disabilitas di Kota Bandung, Jawa Barat, sesuai Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) mencapai 6.062 orang.

Pemkot Bandung mengaku, hingga saat ini telah menerbitkan berbagai regulasi agar para penyandang disabilitas ini tetap bisa memperoleh haknya. Baik dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan lainnya.

Seperti informasi, untuk lebih mengukuhkan perlindungan dan pemenuhan hak penyandang disabilitas, Pemkot Bandung telah menerbitkan Perda Nomor 15 tahun 2019.

Baca Juga : Mensos Beberkan Komitmen Indonesia Hapus Diskriminasi Terhadap Penyandang Disabilitas

Kepala Dinas Sosial Kota Bandung, Sony Bakhtiyar mengatakan, pihaknya ingin melibatkan para penyandang disabilitas ini secara aktif dan kolaboratif. Tentunya, kata Sony, dalam mencapai tujuan pembangunan berkelanjutan di Kota Bandung.

“Kami (pemkot) telah menerbitkan berbagai regulasi yang menyangkut perlindungan para penyandang disabilitas ini. Hal itu agar hak perlindungan bagi para penyandang disabilitas tetap terpenuhi,” ungkap Sony, Senin (11/12/2023).

Menurutnya, pemenuhan hak tersebut seperti untuk pendidikan karena penyandang disabilitas berhak mengenyam wajib belajar selama sembilan tahun. Dengan demikian, menjadi prioritas dalam penerimaan peserta didik baru lewat jalur afirmasi.

Hal tersebut, telah tertuang dalam Perda Nomor 2 Tahun 2018 tentang pengelolaan dan penyelenggaraan pendidikan.

Sedangkan di bidang kesehatan, lanjut Kepala Dinas Sosial Pemkot Bandung ini, para penyandang disabilitas berhak menerima layanan medis ramah disabilitas. Hal itu pun merupakan bagian dari program Universal Health Coverage (UHC).

Terkait infrastruktur ramah disabilitas, lanjutnya, ia telah mengimbau pengelola gedung-gedung komersil hingga tempat peribadatan, harus ramah terhadap para penyandang disabilitas.

Baca Juga : Pasutri Penyandang Disabilitas di Pangandaran Dapat Bantuan Rutilahu

Dalam bidang ketenagakerjaan, kata Sony, Pemkot Bandung telah mengeluarkan regulasi agar para pengusaha untuk wajib mempekerjakan 1 persen kaum disabilitas. Aturan tersebut sebagaimana yang tercantum di Perda Nomor 14 tahun 2018.

“Kota Bandung juga menyelenggarakan kesejahteraan sosial bagi penyandang disabilitas yang meliputi rehabilitasi sosial, jaminan sosial, perlindungan sosial, dan pemberdayaan sosial,” ucapnya. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Peringatan Hari HAM ke-75, Menteri Yasonna: Harmoni dalam Keberagaman

Yasonna.jpeg

harapanrakyat.com,- Peringatan Hari HAM (Hak Asasi Manusia) menjadi momentum untuk merefleksikan prinsip-prinsip HAM, serta merenungkan kembali perjalanan dari Universal Declaration og Human Right.

Hal itu dikatakan MenkumHAM RI Yasonna H Laoly saat memperingati Hari HAM Sedunia ke-75 yang berlangsung di Lapangan Banteng, Jakarta, Minggu (10/12/2023).

Menurut Yasonna, peringatan Hari Hak Asasi Manusia Sedunia yang bertema “Harmoni dalam Keberagaman” ini relevan dan penting.

Harmoni dalam keberagaman jadi pengingat akan pentingnya menghormati, mengakui, dan merayakan keberagaman Indonesia yang berlimpah.

“Mempromosikan keharmonisan dalam keberagaman itu berarti memerangi diskriminasi, intoleransi, prasangka, dan ketidaksetaraan,” terangnya.

Sejalan dengan hal tersebut, lanjut Yasonna, KemenkumHAM sudah melaksanakan sejumlah program dalam bidang HAM.

Baca Juga: Jokowi Kembali Tegaskan ASN Jaga Netralitas di Pemilu 2024

Program ini menyasar instansi pemerintah dan pelaku bisnis, seperti RANHAM (Rencana Aksi Nasional Hak Asasi Manusia). Serta Stranas BHAM (Strategi Nasional Bisnis dan Hak Asasi Manusia).

Terbaru, kata Yasonna, KemenkumHAM sudah menyusun IHAMI (Indeks HAM Indonesia) yang nantinya akan menjadi alat ukur implementasi HAM di Indonesia.

Dalam momen peringatan Hari HAM Sedunia kali ini, Yasonna pun mengimbau kepada semua pihak agar bisa menjaga keharmonisan. Khususnya keberagaman dalam pandangan politik menjelang Pemilu 2024.

“Menyukseskan Pemilu serentak yang damai dan selalu mengedepankan nilai-nilai HAM adalah komitmen pemerintah,” tandas Yasonna.

Peringatan Hari HAM Sedunia Berlangsung Spesial

Baca Juga: Polri Harus Netral di Pemilu 2024, Ini Alasannya

Sementara itu, Dirjen HAM Dhahana Putra menambahkan, pelaksanaan puncak peringatan Hari HAM Sedunia tahun ini berlangsung spesial. Karena untuk pertama kalinya KemenkumHAM berkolaborasi dengan Komnas HAM menggelar puncak acara Hari HAM.

Sebelumnya, panitia gabungan dan Kemenkum HAM beserta Komnas HAM sudah menggelar beberapa kegiatan yang melibatkan masyarakat umum.

“Kami harapkan dengan penyelenggaraan kegiatan ini dapat mendekatkan nilai-nilai hak asasi manusia kepada masyarakat. Gaungkan pesan-pesan sebagaimana tema peringatan Hari HAM kali ini mampu dicerna oleh public dengan baik,” ujarnya.

Dalam momen peringatan hari HAM ke-75 ini, lima kabupaten/kota menerima penghargaan dari MenkumHAM RI atas capaian terbaiknya pada program KKPHAM (Kabupaten/Kota Peduli HAM).

Kelima kabupaten/kota yang mendapat perhargaan yaitu Kabupaten Tapin, Kabupaten Purworejo, Kota Mojokerto, Kota Tasikmalaya, serta Kota Jakarta Timur. (Eva/R3/HR-Online)

Cafe Unik di Depok yang Menarik dan Juga Nyaman

Cafe-Unik-di-Depok-yang-Menarik-dan-Juga-Nyaman.jpg

Cafe unik di Depok berikut ini pastinya sangat menarik. Jika Anda ingin refreshing di daerah Depok, cafe yang unik ini bisa jadi pilihan. Sebab selain menyajikan makanan khas, cafe berikut ini juga memang terlihat unik dan menarik sehingga mampu menenangkan pikiran kita.

Apalagi dengan variasi makanan maupun minumannya yang beragam dan cita rasanya pun lezat. Sehingga Anda bisa memanjakan lidah dengan cita rasa kuliner yang sangat enak. Karena itu, cafe ini juga akan sangat cocok menjadi tempat nongkrong bersama teman-teman sembari mencicipi hidangannya.

Baca Juga: Chinese Food Enak di Depok, Berikut Beberapa Restorannya

Bahkan, Anda bisa memanfaatkan cafe ini sebagai tempat nugas ketika bosan di rumah. Selain itu, Anda pun dapat mengajak keluarga untuk makan di cafe yang menawarkan suasana cozy ini. Baik itu makan-makan biasa maupun bersantap untuk merayakan momen tertentu, seperti ulang tahun atau anniversary.

Cafe Unik di Depok yang Patut Anda Kunjungi

Ada banyak cafe menarik yang bisa Anda kunjungi bersama teman maupun keluarga. Berikut adalah beberapa cafe yang menarik dan nyaman di daerah Depok yang dapat Anda kunjungi:

Louis Cafe

Cafe Unik di Depok
Foto: Instagram @louiscafedepok

Pertama terdapat Louis Cafe yang menawarkan suasana nyaman seperti di rumah sendiri. Tempat ini juga recommended untuk dipilih sebagai restoran keluarga di Depok. Sebab, bangunan cafe ini memang seperti bangunan rumah biasa yang bergaya zaman dulu. Uniknya, meja kursinya berbentuk menyerupai kayu dengan warna coklat yang terlihat alami.

Tersedia pula area indoor maupun outdoor yang pastinya sangat nyaman dan tampak estetik. Di sini, Anda bisa memesan aneka kopi, cheese cake, cheese bread dan beragam menu lainnya. Untuk alamatnya sendiri berada di Jalan Mawar  No, 22, Depok, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat.

Cafe Unik di Depok, The Manor Cafe

Foto: Instagram @themanor.cafe

Berikutnya terdapat The Manor Cafe yang mengusung konsep cafe tradisional ala Paris. Bangunannya terlihat menawan dan luas sehingga mampu menampung banyak pengunjung. Menariknya, tersedia lahan terbuka hijau untuk menghadirkan suasana piknik yang menyenangkan.

Baca Juga: Cafe Korelasi Garut, Sensasi Makan Ramen di Hutan Tropis

Anda juga bisa menggunakan tempat ini untuk menyelenggarakan berbagai acara seperti ulang tahun. Menu yang tersedia juga sangat beragam baik menu dalam negeri maupun luar negeri. Cafe yang indah ini terletak di Jalan Ibnu Armah No 8, Pangkalan Jati, Cinere, Kota Depok.

Kopi Nako

Foto: Instagram @kopinakodepok

Berikutnya ada Kopi Nako yang terlihat sangat istimewa karena menggunakan bangunan berdominasi kaca. Lingkungan sekitarnya juga sangat asri dan nyaman karena banyak pepohonan hijau. Cafe unik di Depok ini juga luas baik indoor maupun outdoor dengan tempat duduk yang nyaman.

Jika memilih duduk di dalam, Anda bisa melihat pemandangan luar berkat dinding kacanya. Area outdoor-nya juga tidak kalah nyaman untuk bersantai dan mengobrol bersama teman-teman. Ketika malam hari, cafe ini juga terlihat semakin cantik berkat lampu-lampu yang tergantung.

Baca Juga: Chill Out di Cafe Tepi Pangandaran, Nikmati Kopi dan Es Krim Pinggir Laut

Anda pun bisa menikmati suasana yang romantis dan nyaman bersama orang tersayang. Menunya yang tersedia juga beragam seperti aneka kopi, teh, nasi ulam, nasi rawon, tahu walik, pisang nugget dan lainnya. Untuk alamat cafe ini berada di Jalan Margonda Raya nomor 38, Depok.

Itulah beberapa cafe unik di Depok yang bisa Anda kunjungi. Cafe tersebut sangat menarik bukan? (R10/HR-Online)

Penuh Rasa Haru, Bupati Subang Tegaskan Kegiatan “Doa dan Aksi” Bela Palestina Merupakan Wujud Kepedulian Masyarakat Subang

Penuh Rasa Haru, Bupati Subang Tegaskan Kegiatan “Doa dan Aksi” Bela Palestina Merupakan Wujud Kepedulian Masyarakat Subang

Bupati Subang, H. Ruhimat pimpin aksi Donasi "Doa dan Aksi" from subang to palestina yang bertempat di lapang Bintang. Minggu, (10/12/2023).

Dalam sambutannya Bupati Subang, H. Ruhimat mengungkapkan bahwa tragedi yang terjadi di Palestina, mengguncang sorotan publik seluruh dunia sehingga panggilan kemanusiaan begitu deras. Ia pun menegaskan bahwa konfil yang terjadi merupakan konflik kemanusiaan bukan konflik agama.

Ia mengapresiasi bahwa aksi donasi tersebut merupkan wujud nyat kepedulian masyarakat Subang untuk tragedi yang ada di Palestina.

Selain itu H. Ruhimat juga mengungkapkan bahwa tragedi di Palestina jangan sampai terjadi di Indonesia, sehingga diperlukan upaya bersama dalam merawat keutuhan dan persatuan masyarakat Indonesia.  

"Amit amit ya Allah, dari pada terjadi di negara kita, lebih baik kita membantu dan menyumbang" tuturnya sembari isak tangis

Atas kejadian yang terus berlarut tersebut, Bupati Subang dengan tegas dan haru menyatakan Pemerintah Kabupaten Subang menolak tragedi kekerasan yang terjadi di Palestina

"Pemerintah Daerah Kab. Subang menolak apa yang dilakukan oleh zionis." Tegasnya.

Sebagai penutup ia menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah hadir mengikuti aksi donasi, dan dengan penuh rasa ikhlas Bupati Subang mengajak masyarakat Subang untuk terus mendukung kemerdekaan palestina melalui sikap arif dalam mengedukasi masyarakat serta terus menggalakan kegiatan donasi kemanusiaan untuk meringankan beban saudara kita di Palestina.

Juga ia pun berharap konflik yang terjadi di Palestina tersebut bisa segera selesai dan Palestina berhak mendapatkan kemerdekaan.

Acara ditutup dengan doa bersama dan orasi oleh para tokoh agama.

Turut hadir dalam agenda tersebut unsur Forkopimda Kab. Subang, Sekretaris Daerah Kab. Subang, Ketua TP. PKK Kab  Subang, Para Asda Lingkup Setda Kab. Subang, Para Kepala OPD Kab. Subang, Kepala Kemenag Kab. Subang, Ketua MUI Kab. Subang, Ketua Baznas Kab. Subang, Ketua FKUB Kab. Subang, Ketua MT MUI Kab. Subang, Ketua Ormas Islam, Ketua OKP Se kab. Subang , Ormas Profesi, Tokoh Agama Budha, Kristen dan Hindu serta Seluruh Peserta Aksi Donasi yang hadir secara langsung

Makanan Khas Sumedang, Emplod hingga Asinan Sukasari

Makanan-Khas-Sumedang-Emplod-hingga-Asinan-Sukasari.jpg

Makanan khas Sumedang memiliki cita rasa yang unik. Selain disantap sebagai cemilan atau teman minum kopi dan teh, makanan khas dari Sumedang seringkali dijadikan oleh-oleh. Rasanya yang enak dan lezat, tidak jauh berbeda dengan makanan khas Sunda lainnya.

Makanan Khas Sumedang yang Wajib Anda Coba

Kabupaten Sumedang memiliki berbagai macam makanan khas yang memanjakan lidah. Berikut ini beberapa diantaranya.

1. Emplod

Makanan Khas Sumedang
Foto: Instagram @ngemil_raos

Mungkin sebagian orang masih kurang familiar dengan emplod. Padahal, emplod adalah salah satu kuliner yang wajib Anda cicipi saat berkunjung ke Sumedang.

Baca Juga: Kuliner Nasi Liwet, Asal Usul dan Cara Membuatnya yang Enak

Makanan khas ini memiliki cita rasa yang gurih dan lembut. Emplod terbuat dari bahan dasar singkong dan parutan kelapa.

Selain Anda santap sebagai cemilan pendamping secangkir teh atau kopi, emplod juga cocok untuk sarapan. Singkong sebagai bahan utamanya, bisa menjadi asupan karbohidrat untuk memenuhi kebutuhan energi.

2. Peuyeum Gantung

Foto: Youtube @Dapur Leony

Peuyeum gantung merupakan makanan khas Sumedang yang menggunakan bahan dasar singkong. Singkong yang telah berubah menjadi peuyeum melalui proses fermentasi.

Karena sedikit mengandung air, peuyeum gantung memiliki daya simpan yang cukup lama. Meskipun Anda simpan selama beberapa hari, tidak akan mudah basi alias awet.

Hal inilah yang membedakan peuyeum dengan tape. Tape cenderung lebih basah, sehingga tidak memiliki daya simpan yang lama.

Sesuai dengan namanya, makanan khas ini diperjual belikan dengan cara menggantungnya menggunakan tali rafia di balik sebuah etalase warung pinggir jalan.

Tidak sulit untuk mendapatkan peuyeum gantung, karena sudah banyak warung-warung pinggir jalan yang menjajakannya. Selain itu, harganya pun sangat terjangkau, yakni sekitar Rp 15.000.  

3. Opak Ketan

Foto: Youtube @TRANS7 OFFICIAL

Opak Ketan merupakan cemilan khas Sumedang yang memiliki banyak penggemar. Baik anak-anak, remaja, dewasa, hingga lansia, menyukai makanan khas yang satu ini.

Karena terbuat dari beras ketan, menghasilkan rasa gurih yang nikmat. Untuk mendapatkannya Anda bisa mengunjungi pusatnya langsung, yakni di Desa Conggeang.

Opak ketan sudah menjadi simbol kekayaan kuliner di desa tersebut. Bahkan, Anda bisa melihat tugu opak di Desa Conggeang.

4. Ubi Cilembu

Makanan Khas Sumedang
Foto: Youtube @EKPUT Channel

Salah satu makanan khas yang terkenal di Sumedang, yakni ubi Cilembu. Terkait bentuk dan ukurannya, ubi Cilembu tidak jauh berbeda dengan jenis ubi lainnya.

Namun soal rasa, ubi Cilembu memiliki rasa yang khas. Ubi ini bisa Anda olah menjadi berbagai macam makanan.

Cara masak yang paling populer adalah dengan memegangnya. Ketika ubi Cilembu dipanggang, akan mengeluarkan cairan berwarna kecoklatan seperti madu dan rasanya manis.

Selain dipanggang, Anda juga bisa merebus atau mengukusnya. Akan tetapi, cairan mirip madu yang terkandung dalam ubi Cilembu dapat berkurang.

Karena kandungan gulanya yang cukup tinggi, saat mengolah ubi Cilembu perlu kehati-hatian. Hal ini bertujuan untuk mencegahnya cepat gosong.

Baca Juga: Nasi Timbel Komplit Khas Sunda dengan Citarasa yang Menggoda

Anda bisa membeli ubi Cilembu yang sudah diolah atau masih mentah. Ubi Cilembu yang sudah matang, biasanya dijual per paket. Sedangkan ubi Cilembu yang masih mentah dijual dalam bentuk kiloan.

Ubi Cilembu cocok Anda sajikan bersama teh panas pahit. Kenikmatannya semakin sempurna, jika Anda mengonsumsinya selagi panas atau hangat.

5. Asinan Sukasari

Foto: Instagram @go_war

Makanan khas Sumedang lainnya yang tak boleh Anda lewatkan, yakni asinan Sukasari. Biasanya, asinan Sukasari berisikan campuran sayuran dan buah-buahan yang segar. Mulai dari kedondong, mentimun, dan aneka buah maupun sayur lainnya.

Makanan khas ini cocok Anda santap saat cuaca sedang terik-teriknya. Selain disantap untuk menunda rasa lapar, asinan Sukasari menjadi sumber vitamin dan mineral yang cukup baik.

6. Tahu Sumedang

Foto: Instagram @tahusmdrenyah

Tahu Sumedang menjadi cemilan yang sangat populer karena rasanya yang gurih dan harganya pun juga terjangkau. Pada bagian luarnya, memiliki tekstur yang garing dan renyah.

Setelah digigit, dalamnya terasa empuk dan lembut. Hal ini merupakan perpaduan rasa yang sangat sempurna.

Baca Juga: Makanan Tradisional Sunda yang Pasti Bikin Ngiler, Cek Daftarnya Di Sini!

Bahan dasar pembuatannya adalah kedelai yang dibungkus dengan anyaman bambu berlapis daun pisang. Selain Anda makan secara langsung, tahu Sumedang bisa Anda santap dengan cabe rawit, sambal, saus, hingga kecap. Anda hanya perlu menyesuaikannya dengan selera.

Itulah tadi beberapa makanan khas Sumedang yang wajib Anda cicipi saat berkunjung. Karena harganya yang terjangkau, tidak membuat kantong kering meskipun membelinya dalam porsi banyak. (R10/HR-Online)

Taman Hutan Raya Djuanda Wisata Populer di Kota Bandung

Taman-Hutan-Raya-Djuanda-Wisata-Populer-di-Kota-Bandung.jpg

Taman Hutan Raya Djuanda bisa menjadi destinasi liburan Anda. Tahura Djuanda atau Taman Hutan Raya Djuanda ini merupakan wisata alam yang berada di kota Bandung. Tempat wisata Bandung ini menjadi salah satu tujuan berlibur yang populer di daerah Jawa Barat.

Baca Juga: Kampung Adat Cireundeu, Mutiara Tersembunyi di Kota Cimahi

Selain merupakan kawasan konservasi, wisata ini juga cocok dijadikan sebagai tempat rekreasi. Bukan hanya itu, Anda juga berkesempatan untuk menambah ilmu pengetahuan tentang alam dan lingkungan.

Taman Hutan Raya Djuanda, Destinasi Rekreasi Seru

Sesuai dengan namanya, wisata Bandung ini merupakan tempat wisata dengan konsep taman kota. Ukuran luasnya mencapai 590 hektar dan berada di ketinggian 770 sampai 1.330 meter di atas permukaan laut.

Tahura Djuanda berdiri pada tahun 1965 dengan luas 10 hektar saja. Kemudian, memperoleh perluasan dari kawasan Dago Pakar hingga Maribaya Lembang.

Taman hutan dengan luas 526.98 hektar berada di Desa Ciburial, Kec. Cimenyan, Kab. Bandung. Sedangkan, sebagian lainnya sudah termasuk kawasan Desa Mekarwangi, Desa Cibodas, Desa Langensari dan Desa Wangunharja, Kec. Lembang, Kab. Bandung Barat.

Destinasi Wisata Taman Djuanda

Selain menawarkan suasana alam yang sejuk dan asri, taman ini turut menyediakan sejumlah destinasi wisata. Mulai dari museum, gua hingga curug.

Untuk bisa sampai ke destinasi-destinasi tersebut, Anda perlu melintasi jalan setapak beralas paving block. Jalanan ini membentang dari gerbang Selatan di Dago Pakar sampai ke gerbang Utara di Maribaya.

Berikut penjelasan lebih lengkap tentang destinasi-destinasi menarik Taman Djuanda:

Gua Belanda

Destinasi Taman Hutan Raya Djuanda yang pertama adalah Gua Belanda. Gua yang merupakan buatan manusia ini berjarak 500 m dari pintu masuk taman.

Baca Juga: Forest Walk Sumedang Jadi Wisata Ramah Lingkungan Baru

Berdiri sejak tahun 1901, gua ini merupakan peninggalan Belanda yang dulunya digunakan sebagai pembangkit listrik tenaga air.

Hingga kemudian gua ini terpakai sebagai markas militer, pusat informasi, bahkan penjara oleh militer Belanda.

Curug Omas

Curug Omas menyajikan pemandangan air terjun yang jernih dengan suasana alam yang asri. Area sekitar curug yang sejuk, membuatnya sebuah tempat bersantai yang paling tepat.

Anda bahkan bisa berkunjung ke curug lain yang lokasinya tidak jauh dari Curug Omas.

Tebing Keraton

Tebing Keraton menjadi destinasi Taman Hutan Raya Djuanda yang populer di kalangan anak-anak muda. Destinasi yang berada di ketinggian 1.200 mdpl ini menyuguhkan pemandangan hijaunya Tahura Djuanda dengan hamparan yang luas.

Konon katanya, waktu terbaik untuk menikmati keindahan taman dari tebing ini adalah pada saat matahari terbit dan tenggelam. Pada dua waktu tersebut Anda bisa menyaksikan suasana alam dengan lanskap cahaya matahari.

Tebing Keraton juga sering disebut dengan “Bukit Instagram”. Karena banyaknya pengguna aplikasi medsos tersebut yang mengunggah foto dengan latar belakang panorama Tebing Keraton.

Baca Juga: Kawah Wayang Pangalengan, Pesona Tersembunyi di Bandung Selatan

Itulah pembahasan seputar Taman Hutan Raya Djuanda lengkap dengan destinasi wisata yang ditawarkannya.  Taman ini menawarkan pemandangan alam yang asri sehingga sesuai untuk tempat berlibur di akhir pekan. Selain itu, Tahura Djuanda dapat Anda jadikan sebagai tempat rekreasi sekaligus edukasi ketika berlibur bersama anak-anak. (R10/HR-Online)

Siswa SMKN Karangjaya Tasikmalaya Tanam Buah Melon Golden, Sekali Panen Dapat 3 Ton

Melon.jpg

harapanrakyat.com,- Siswa SMKN Karangjaya, Tasikmalaya, Jawa Barat, berhasil budidaya tanaman buah melon golden. Dalam sekali panen dapat 3 ton melon golden.

Budidaya buah melon yang ditanam pada lahan bekas persawahan di Kampung Cisarana, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya itu, para siswa bekerja sama dengan Pemuda Tani Mekarsari.

Meski begitu, dari awal penanaman, yaitu mulai pencarian bibit, cara perawatan, hingga mencari pelanggan atau konsumen, mereka lakukan secara mandiri.

Saat ini buah melon golden belum bisa dipanen, meskipun sudah terlihat besar dan menguning. Untuk bisa panennya beberapa pekan kedepan dengan cara menjualnya kepada konsumen secara petik langsung.

Baca Juga: Beli Melon Golden di Tasikmalaya Bisa Petik Langsung dari Pohonnya

“Jadi nantinya para siswa bisa memanfaatkan ketika mereka lulus sekolah. Pengembangan budidaya buah melon golden ini dikelola oleh para murid, bekerja sama dengan para pemuda setempat,” terang Asep Sahril, guru SMKN Karangjaya, Minggu (10/12/2023).

Lanjutnya mengatakan, penanaman melon tersebut sudah berlangsung 1 tahun dan sudah 3 kali panen. Dari estimasi 2 ribu pohon bisa menghasilkan 3 ton dalam sekali panen.

“Kami memilih bertanam golden melon ini karena mempunyai nilai ekonomi yang tinggi. Sehingga nantinya para siswa bisa termotivasi untuk mengembangkan ketika sudah lulus sekolah,” harap Asep Sahril.

Sementara itu salah seorang siswa, Heru Setiawan, mengaku mendapatkan pengalaman baru cara menanam buah melon golden. Bahkan ia sendiri sudah bisa menanam melon sendiri.

“Melon golden ini bisa panen setelah 60 hari. Kalau sekarang baru menguning, dan nanti ketika panen masyarakat yang mau beli bisa memetik langsung di kebunnya,” katanya. (Apip/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Ulama di Tasikmalaya Geram, Kontrakan Dekat Masjid Jadi Pemasok Miras

Ulama-di-Tasikmalaya-Geram-Kontrakan-Dekat-Masjid-Jadi-Pemasok-Miras.jpg

harapanrakyat.com,- Ulama di Kota Tasikmalaya, Jawa Barat geram, setelah mengetahui kontrakan di dekat Masjid Jami Al Barokah menjadi pemasok minuman keras (miras).

Penemuan miras di sebuah kontrakan dekat masjid yang ada di Kelurahan Tugujaya, Kecamatan Cihideung tersebut, saat razia pada Kamis (7/12/2023) malam.

Diduga 638 botol yang isinya miras berbagai merek tersebut, akan diedarkan. Namun keburu terkena razia petugas dari polisi, TNI, Satpol PP dan ormas Islam.

Sebagian miras hasil razia tersebut ditumpahkan di halaman kontrakan oleh ormas Islam yang geram. Sedangkan sebagiannya lagi petugas angkut ke markas Satpol PP Kota Tasikmalaya.

Ulama Kota Tasikmalaya, Ustaz Yanyan Albayani, mengaku geram. Lantaran rumah kontaran yang jaraknya beberapa meter dari masjid Jami Al Barokah, disulap menjadi gudang atau tempat pemasok miras.

Selain itu, pihaknya juga mengecam keras penghuni kontrakan yang sudah membuat lingkungan sekitar masjid menjadi kotor.

“Temuan itu jelas-jelas merusak kesucian dari masjid,” tegasnya kepada harapanrakyat.com, Minggu (10/12/2023).

Ustadz Yanyan pun mengimbau kepada seluruh masyarakat, jika ada tempat yang dicurigai menjadi gudang miras, untuk segera melaporkan kepada aparat.

“Kemudian kami juga meminta kepada aparat untuk menindaklanjuti laporan dari masyarakat,” katanya.

Bukan hanya ulama di Kota Tasikmalaya saja yang geram dengan penemuan kontrakan di dekat masjid menjadi pemasok miras. Camat Cihideung, Soni, juga sangat geram.

Ia mengaku prihatin, kontrakan yang dekat denganMasjid Jami Al Barokah menjadi gudang penyimpanan ratusan botol berisi miras.

“Kedepan, mudah-mudahan masyarakat khususnya di wilayah Kecamatan Cihideung untuk lebih waspada dengan peredaran miras. Terlebih saat ini menjelang natal serta tahun baru,” katanya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts