Beranda blog Halaman 307

Mulai Juli 2024, Tiga Ribuan ASN Dipindahkan ke IKN

IKN.jpg

harapanrakyat.com,- Mulai Juli 2024, sebanyak 3.245 ASN dipindahkan ke IKN (Ibu Kota Negara) Nusantara, Kalimantan Timur. Pemerintah telah menyiapkan tempat tinggal bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bertugas di ibu kota baru tersebut.

Pemindahan ASN ke IKN bukan hanya relokasi fisik semata, tapi juga transformasi dalam pelayanan publik dan budaya kerja.

Hal itu sebagaimana penjelasan MenPAN RB Abdullah Azwar Anas, melalui keterangan tertulisnya, Sabtu (16/12/2023).

ASN Dipindahkan ke IKN Melalui 5 Tahapan

Ia menjelaskan, berdasarkan UU IKN, proses pemindahan Aparatur Sipil Negara melalui lima tahapan.

Untuk tahap pertama akan berlangsung Juli hingga November 2024, yang mana tahap pertama (2020-2024) ini adalah pembangunan penyelenggaraan pemerintahan.

Kemudian, tahap kedua akan berlangsung pada tahun 2025-2029 sebagai pengembangan shared office di IKN Nusantara.

Pada tahap ketiga, ASN dipindahkan ke IKN akan dilaksanakan tahun  2030-2039. Pemindahan tersebut untuk pengembangan agile government.

Selanjutnya, tahap keempat akan berlangsung pada tahun 2035-2039 dalam rangka membangun kota cerdas industry 4.0.

Sedangkan, pemindahan ASN tahap kelima akan berlangsung pada tahun 2040-2045 untuk mendukung pembangunan kota cerdas dengan AI (Artificial Intelligence).

“ASN yang pindah pada tahap pertama itu dari 37 lembaga/kementerian. Pemerintah sudah menyiapkan sebanyak 1.740 hunian buat mereka,” kata Anas.

Ia juga menjelaskan, saat ini yang menjadi fokus kebijakan pemindahan ke IKN untuk jangka pendek tahap pertama, yang mana pemerintah fokus pada pemindahan ASN dan kelembagaan. Serta efektifitas penyelenggara pemerintahan di IKN dengan pola kerja digital.

Oleh sebab itu, Anas minta setiap lembaga/kementerian mempersiapkan SDM (Sumber Daya Manusia) yang akan pindah. Tentunya harus sesuai kebutuhan jabatan dan juga layanan berdasarkan kompetensinya masing-masing.

Langkah Strategis Perkuat Administrasi Publik

Ia menilai, ASN dipindahkan ke IKN menjadi langkah strategis untuk memperkuat administrasi publik. Serta mendukung visi pembangunan secara nasional.

Selain itu, pemindahan tersebut juga menjadi momentum dalam penerapan tata kelola pelaksanaan pemerintahan yang efektif efisien.

Proses pemindahan melibatkan berbagai upaya yang meliputi simplifikasi proses bisnis atau cara kerja. Termasuk penataan manajemen ASN, pelaksanaan pemerintahan digital. Serta menguatkan koordinasi antar institusi, khususnya pelibatan ASN pemerintah daerah penyangga IKN.

Anas berharap, dengan adanya koordinasi yang baik pemindahan tersebut dapat berjalan lancar. Sekaligus juga memberi dampak positif terhadap penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.

Tunjangan Khusus ASN

Sedangkan, mengenai besaran tunjangan bagi ASN yang pindah ke IKN, MenPAN RB akan membahasnya dengan Kementerian Keuangan. Termasuk tahapan dan masa pemberlakuannya.

“Saat ini pemerintah sedang membahas mengenai pemberian tunjangan khusus bagi ASN yang dipindahkan ke IKN. Hal itu berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 7/1977,” ujarnya.

Anas menambahkan, jika ada alasan-alasan yang kuat, ASN tersebut bisa mendapatkan tunjangan lainnya berdasarkan Peraturan Presiden. (Eva/R3/HR-Online)

Gegara Istri Gugat Cerai, Suami Nekat Bakar Rumah di Jakarta Barat

Gegara-Istri-Gugat-Cerai-Suami-Nekat-Bakar-Rumah-di-Jakarta-Barat.jpg

harapanrakyat.com,- Gegara istri gugat cerai, seorang suami berinisial RH (50) nekat membakar rumah milik SH (70), yang merupakan mertuanya sendiri.

Tentunya kebakaran rumah di Jalan Rawa Melati, Kalideres, Jakarta Barat, Kamis (14/12/2023) sore yang cukup besar itu, membuat gempar warga sekitar.

Sejumlah aparat kepolisian telah melakukan penyelidikan, dan menetapkan satu orang sebagai tersangka kasus kebakaran rumah tersebut yakni RH. Tersangka saat ini sedang menjalani proses hukum lebih lanjut.

Tragisnya dari kejadian tersebut, mertua dari tersangka meninggal dunia, karena terbakar dan mendapat luka bakar serius. Sementara pelaku dan istrinya, RI (40), mengalami luka bakar.

“Ada tiga korban luka bakar, satu di antaranya meninggal dunia,” kata Komisaris Abdul Jana, Kapolsek Kalideres, Jakarta, Jumat (15/12/23).

Saat ini pelaku dan istrinya menjalani perawatan di RSUD Cengkareng, Jakarta Barat.

Motif Tersangka Suami yang Bakar Rumah Gegara Istri Gugat Cerai

Sementara itu, dari hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa aksi nekat yang memicu RH membakar rumah mertuanya adalah karena tidak terima sang istri RI menggugat cerainya.

Sehingga, ia memiliki niat untuk mengakhiri hidup bersama istrinya itu, dengan membakar rumah sampai hangus terbakar.

Sementara itu, Kombes M Syahduddi, Kapolres Metro Jakarta Barat menjelaskan, kronologi awal RH membakar rumah mertuanya gegara istri menggugat cerai.

Tersangka datang ke rumah mertuanya untuk mendatangi sang istri, yang sedang pulang ke rumah orang tuanya.

Namun suaminya itu saat datang ke rumah mertuanya membawa bensin. Setelah itu, RH menyiramkan bensin yang ia bawa ke tempat tidur.

Saat si jago merah mulai membakar tempat tidur dan kasur, tersangka pun langsung memeluk tubuh istrinya yang tengah tidur di kasur tersebut.

Mengetahui ada api, RI pun bereaksi dan berontak serta teriak sekencang-kencangnya. Tetangga korban yang mendengar teriakan tersebut bergegas datang ke lokasi kejadian.

“Niat pelaku membakar rumah mertuanya ini karena ingin mengakhiri hidup bersama sang istri,” jelasnya.

Kebakaran rumah gegara masalah istri gugat cerai tersebut, membuat RH telah mengalami luka bakar 58 persen, dan RI telah mengalami luka bakar 45 persen. Sedangkan SH, mertua sang pelaku telah meninggal dunia.

Kapolres Metro Jakarta Barat menuturkan, ibu dari RI meninggal dunia karena terjebak di dalam kamar saat kebakaran tersebut.

“Korban tidak bisa keluar kamar karena dalam kondisi sakit,” tuturnya.

Dengan demikian, suami yang nekat untuk bakar rumah itu gegara sang istri melakukan gugat cerai.

Sementara untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, hukum akan menjerat pelaku dengan Pasal 187 KUHP dan 188 KUHP. (Revi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Harga Terbaru Mie Gacoan, Warga Ciamis Harap Sabar Antri

Harga-Terbaru-Mie-Gacoan.jpeg

Setelah bikin heboh dengan pembukaan cabangnya, tidak sedikit warga yang penasaran dengan harga terbaru Mie Gacoan di Ciamis, Jawa Barat. Pasalnya, kedai Mie Gacoan Ciamis ini langsung diserbu warga dari hari pertama buka, antriannya panjang banget karena sudah tak sabar dan tak ingin ketinggalan sensasi mie viral ini. 

Cek Daftar Harga Terbaru Mie Gacoan

Mie Gacoan menawarkan berbagai pilihan noodle dan dimsum. Ada juga minuman yang bisa membuat siapa saja ketagihan. Berikut daftar menu dan harganya:

A. NOODLE

1. Mie Suit Rp 9.500

2. Mie Hompimpa

   – Level 1-4 Rp 9.500

   – Level 6-8 Rp 10.500

3. Mie Gacoan

   – Level 0-4 Rp 9.500

   – Level 6-8 Rp 10.500

Bagi penggemar dimsum, Mie Gacoan juga menyediakan pilihan seperti Siomay, Udang Rambutan, Udang Keju, Lumpia Udang, dan Pangsit Goreng juga siap memanjakan lidah Anda dengan harga mulai dari Rp 8.600.

Baca Juga: Enak dan Murah, Intip Mie Gacoan Siliwangi Tasikmalaya yang Ramai Diburu Pengunjung

B. DIMSUM

1. Siomay Rp 8.600

2. Udang Rambutan Rp 8.600

3. Udang Keju Rp 8.600

4. Lumpia Udang Rp 8.600

5. Pangsit Goreng Rp 9.500

Tak hanya itu, Mie Gacoan juga menyajikan beragam minuman segar. Es Gobak Sodor, Es Teklek, dan Es Sluku Bathok menjadi andalan. Apalagi harganya juga terjangkau mulai dari Rp 5.900.

Baca Juga: Umie Ramen Ciamis, Resepnya Ditawar Ratusan Juta

Tersedia juga berbagai pilihan teh, kopi, dan minuman lainnya untuk melengkapi pengalaman bersantap Anda. Berikut ini harga terbaru berbagai minuman di Mie Gacoan:

C. BEVERAGE

1. Es Gobak Sodor 8.600

2. Es Teklek 5.900

3. Es Sluku Bathok 5.900

4. Es Petak Umpet 8.600

5. Mineral 4.100

6. Lemon Tea 5.900

7. Milo 7.700

8. Orange 5.000

9. Es Tea 4.100

10. Tea Tarik 6.400

11. Vanilla Latte 7.700

12. Thai Tea 7.700

13. Thai Green Tea 7.700

14. Es Coklat 7.700

Harga terbaru Mie Gacoan di atas belum termasuk PPN dan bisa berubah sewaktu-waktu. Perlu diingat juga bahwa beberapa menu mungkin tidak selalu tersedia, mengingat popularitas tempat ini yang terus meningkat. Meski begitu, antrean panjang dan harga terjangkau tetap menjadi daya tarik utama Mie Gacoan di Ciamis. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Sensasi Berendam di Kolam Air Panas Tengah Hutan Pinus Tasikmalaya

Berendam-di-Kolam-Air-Panas-Tengah-Hutan-Pinus-Tasikmalaya.jpg

harapanrakyat.com,- Mau merasakan sensasi berendam di kolam air panas yang berada di tengah hutan pinus Tasikmalaya, Jawa Barat? Anda bisa mencoba berwisata ke Arga Hot Spring. Lokasinya di Sundakerta, Kecamatan Sukahening, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Nah bagi Anda yang mencari tempat wisata baru dan viral, Arga Hot Spring ini tempatnya adem karena berada di tengah hutan pinus. Tempat ini bisa menjadi rekomendasi untuk didatangi bersama keluarga, ataupun bestie.

Akses jalan hanya 1 jam saja dari pusat Kota Tasikmalaya, bisa dilewati kendaraan roda dua dan empat. Harga masuknya hanya Rp 10.000 per orang. Sedangkan kalau Anda ingin camping di lokasi, Anda cukup membayar lRp 25.000 per orang.

“Enak banget rasanya bisa berendam air panas di tengah hutan pinus, ada 3 kolam rendam air panas,” kata Ijang Nurhakim, pengunjung asal Kota Tasikmalaya, Sabtu (16/12/2023).

Baca Juga: Pineus Forest View Tasikmalaya, Ada Spot Foto dengan Latar Pemandangan Indah

Selain kolam, ada juga fasilitas lainnya, seperti warung makan, toilet, mushola, gazebo, tempat duduk dan area parkir kendaraan yang sangat luas.

Sedangkan untuk akses kendaraan roda dua dan empat langsung bisa sampai ke parkiran tempat wisata tersebut. Anda juga bisa camping di Arga Hot Spring.

“Bisa nge-camp saya juga mau nanti malam, jadi bisa menikmati kesejukan udara malam, nanti malamnya bisa menyalakan api unggun,” pungkasnya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Seorang Pemuda di Ciamis Ini Sukses Ternak Kura-kura Brazil, Raup Cuan Jutaan Rupiah

Kura.jpg

harapanrakyat.com,- Reynaldi Anggiaswara (28), seorang pemuda warga Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sukses ternak Kura-kura Brazil di rumahnya.

Daru usaha ternaknya itu ia pun bisa meraup pundi-pundi uang jutaan rupiah setiap bulannya. Reynaldi mengaku menjalankan usahanya tersebut baru berjalan sekitar 2 tahun, jadi masih terbilang baru.

Sebelumnya ia beternak tikus putih, kelinci dan iguana. Namun, karena perawatannya terbilang ribet serta pemasarannya kurang, akhirnya Reynaldi mencoba beternak Kura-kura Brazil.

“Saya awalnya lihat-lihat dari YouTube, akhirnya coba untuk beternak kura-kura. Modal awal saya 500 ribu rupiah untuk beli indukannya. Alhamdulilah bisa berjalan sampai saat ini,” ungkapnya, Jumat (15/12/2023).

Usaha Ternak Kura-kura Brazil Menguntungkan

Menurutnya, dari awal beternak kura-kura itu, dua bulan selanjutnya sudah bisa terganti modal awal. Karena pada saat itu sedang masa kawin, sehingga sudah bisa menghasilkan uang.

“Awalnya itu bertelur hanya 10 butir saja. Tapi alhamdulillah jadi kura-kura semua, tidak ada yang gagal. Jadi saya ini ada 3 jantan dan 7 betina. Satu indukan itu bisa menghasilkan 30 sampai 40 butir telur,” tuturnya.

Reynaldi menuturkan, untuk harga baby kura-kura kisaran Rp 25 ribu per ekor, dan untuk induknya bisa sampai Rp 150 ribu per ekornya.

Baca Juga: Usaha Ternak Cacing Menjanjikan, Hasilkan Omset Besar

Sedangkan, untuk umur Kura-kura Brazil itu bisa sampai 20 tahun lebih. Tetapi itu pun tergantung perawatannya.

“Kalau perawatan itu terbilang mudah. Kemudian, untuk pakan utamanya adalah pellet. Jadi tidak susah, kalau masalah jamur itu kan ada obatnya. Lalu, untuk masalah air, itu bisa kita ganti kalau sudah kotor. Tapi sangat bagus kalau ada sirkulasinya,” tuturnya.

Pemasaran Kura-kura Brazil

Reynaldi menambahkan, untuk pemasarannya melalui online di Facebook dan lain-lain. Pemasaran dari hasil usaha ternak Kura-kura Brazil sudah dikirim ke beberapa daerah di Pulau Jawa. Sedangkan, untuk penjualan di Ciamis sendiri biasanya setiap Minggu di Pasar Mingguan BMX.

“Alhamdulillah, kalau omset setiap bulannya sampai 1,5 juta hingga 2 juta rupiah. Namun untuk bersihnya itu 1 juta rupiah, karena kita kurangi untuk pakan dan lain-lain,” ucapnya.

Reynaldi yang merupakan lulusan Pertanian Unigal Ciamis ini berpesan kepada para pemuda agar jangan malu untuk berwirausaha. Karena, menjadi petani atau peternak sepertinya malah lebih mengasikan.

“Bekerja itu tidak harus kantoran, tapi dengan bertani, berternak itu juga bekerja. Terpenting sama-sama menghasilkan uang,” pungkasnya. (Feri/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Bermula dari Hobi, Warga Kota Banjar Sulap Limbah Jadi Miniatur Kapal, Tak Pede Jualan Online 

Warga-Kota-Banjar-Sulap-Limbah.jpg

harapanrakyat.com,- Puji Wiyanto (67) warga Dusun Karangmukti, Desa Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, menceritakan awal mula tertarik membuat handicraft sulap limbah bambu menjadi berbagai miniatur kapal bernilai ekonomi tinggi. 

Ia menuturkan, pembuatan miniatur kapal dan berbagai produk dengan bahan dasar limbah bambu tersebut awalnya bermula dari hobi. Ia mengembakannya secara mandiri (otodidak) sekitar 37 tahun yang lalu.

Saat pertama mencoba miniatur yang dibuat yaitu jenis kapal Dewa Ruci. Bahan dasar yang digunakan memanfaatkan limbah dari kayu. Proses pembuatannya juga dilakukan menggunakan alat-alat manual.

Namun, seiring berjalannya waktu pada tahun 2018 karena sulitnya mendapatkan bahan baku yang berasal dari limbah kayu ia kemudian beralih membuat miniatur kapal.

“Awalnya itu belajar sendiri, otodidak. Lalu saya kembangkan sampai sekarang sudah tiga puluh tahun lebih,” kata Puji kepada harapanrakyat.com, Sabtu (15/12/2023).

Baca Juga: Tangan Kreatif Pria Banjar Ini Sulap Limbah Bambu Jadi Miniatur Kapal dan Kereta Kencana

Warga Kota Banjar Sulap Limbah Jadi Miniatur, Pemasaran Tak Pede Jualan Online

Lanjutnya mengaku selama ini untuk memasarkan miniatur karyanya tersebut hanya mengandalkan pemesanan secara konvensional dengan mengikuti berbagai event pameran produk.

Belum membuka pemasaran secara online karena tidak percaya diri mengingat produk yang ia buat selama ini tidak terbuat dari mesin canggih tetapi dibuat secara manual.

Proses pembuatan miniatur kapal tersebut hanya mengandalkan alat-alat sederhana seperti pisau, gorok dan pahat. Proses finishing-nya juga tidak menggunakan mesin.

“Saya belum buka pemasaran online, nggak pede karena barang saya cuma dibuat pakai alat manual. Takut nanti hasilnya tidak memuaskan konsumen,” katanya.

“Harapan saya nanti bisa dapat bantuan alat mesin untuk finishing biar hasilnya lebih bagus,” katanya menambahkan.

Selain miniatur kapal ia juga membuat berbagai miniatur dari limbah bambu. Seperti miniatur kereta kencana, tank baja, pesawat tempur, mobil jeep dan miniatur lainnya.

Miniatur kapal yang ia buat tidak hanya terdiri dari satu jenis kapal tetapi ada kapal Pinisi dan miniatur kapal Dewa Ruci. Namun semua bahannya sama terbuat dari limbah bambu.

Dari berbagai jenis produk miniatur limbah bambu tersebut menurutnya yang paling banyak diminati oleh para konsumen yaitu miniatur kapal Dewa Ruci.

“Paling banyak diminati itu kapal Dewa Ruci. Miniatur yang lain sebetulnya juga laku cuma untuk yang paling banyak dicari oleh pembeli itu miniatur kapal,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Enak dan Murah, Intip Mie Gacoan Siliwangi Tasikmalaya yang Ramai Diburu Pengunjung

Mie-Gacoan-Siliwangi-Tasikmalaya.jpg

Opening Mie Gacoan Siliwangi Tasikmalaya mendatangkan antusiasme luar biasa dari masyarakat sekitar dengan antrian panjang pada Kamis (14/12/2023) lalu. Bertempat di Jl. Siliwangi No.29, Tugujaya, Kec. Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, Mie Gacoan yang viral ini menghadirkan sensasi kelezatan dengan cita rasa istimewa dan harga yang terjangkau.

Dengan kapasitas restoran yang luas dan suasana yang sangat instagramable, Mie Gacoan Siliwangi Tasikmalaya menjadi tempat favorit bagi kalangan anak muda untuk berkumpul. Tidak hanya itu, pengunjung dari berbagai kalangan juga datang bersama keluarga untuk menikmati porsi yang mengenyangkan.

Serunya Pembukaan Mie Gacoan Siliwangi Tasikmalaya

Kunjungan tim HarapanRakyat.com ke lokasi menunjukkan bahwa antrean memakan waktu hingga 3 jam, karena minat tinggi warga Tasikmalaya terhadap Mie Gacoan. 

Eva Nuriska (24), seorang pelajar, mengungkapkan bahwa antrean panjang disebabkan oleh kepopuleran tempat ini. “Tempatnya penuh banget, jadi saya harus antri,” ujarnya.

Pelayanan dan Suasana Tempat

Meskipun antrian panjang, staf yang sigap mencatat pesanan membantu mempercepat proses pembayaran saat pengunjung tiba di kasir. Khusus untuk pengemudi ojek online, tersedia tempat duduk khusus sehingga pesanan melalui aplikasi dapat diambil tanpa mengganggu antrian.

Baca Juga: Tjuankie Stasion Tasikmalaya, Cuanki yang Viral Berkat Sambal Daun Jeruk

Mie Gacoan Siliwangi Tasikmalaya menerapkan sistem self-service, di mana pengunjung mengambil pesanannya sendiri. Meski memerlukan waktu antrian yang cukup lama pada hari pembukaan, pengunjung setuju bahwa waktu dan uang yang dikeluarkan sebanding dengan pengalamannya.

“Gak sia-sia antri lama, karena makanannya enak banget dan beda dari tempat lain,” ujar Eva saat mencicipi pesanan. 

Ciri Khas dan Keunggulan

Mie Gacoan yang terkenal sebagai kuliner viral asal Malang ini  memang memiliki ciri khas dengan tekstur mie yang kenyal, bumbu yang meresap, dan aneka topping. Daya tarik inilah yang membedakannya dari kompetitor dengan konsep serupa.

Sebagai rekomendasi bagi pecinta mie pedas, Mie Gacoan Siliwangi Tasikmalaya menawarkan pengalaman makan yang enak, terjangkau, dan instagramable. Jangan lewatkan sensasi kelezatan menu andalan mereka yang unik. (R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Tega! Bayi Dibuang di Eks Rumah Makan Padang Ciamis, Cuma Dibalut Sarung

Bayi-Dibuang-di-Eks-Rumah-Makan-Padang-Ciamis.jpeg

harapanrakyat.com,- Tangisan bayi yang diduga dibuang orang tuanya terdengar dari bangunan eks Rumah Makan Padang di jalan Jendral Sudirman, Kelurahan Sindangrasa, Kecamatan/Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, Sabtu (16/12/2023).

Abah, salah satu saksi mata mengatakan, bayi berjenis kelamin laki-laki tersebut dievakuasi warga dan kini sudah dirawat di Klinik dr Djaka.

“Tadi ada orang lewat, terus mendengar suara tangisan bayi di bekas Rumah Makan Padang. Saat ditemukan, bayinya dibalut sarung. Kemungkinan baru berumur 3 atau 6 hari. Kondisinya juga sudah tidak ada ari-ari,” ungkap Abah di lokasi, Sabtu (16/12/2023).

Lanjut Abah, informasi dari bidan yang merawat bayi tersebut, kondisi bayi sehat dan normal.

“Kata bidan di klinik dokter Djaka kondisi bayi sehat dan normal dengan tinggi 49 centimeter untuk berat 2,7 kilogram,” ungkapnya.

Baca Juga: Sesosok Mayat Ditemukan di Bengkel Shock Absorber Ciamis Gegerkan Warga

Abah juga mengaku prihatin ada orang tua yang tega membuang darah dagingnya sendiri. Apalagi bayi yang dibuang di bangunan eks Rumah Makan Padang Ciamis tersebut tanpa busana dan hanya dibalut dengan sarung saja.

“Semoga Polres Ciamis bisa mengusut tuntas orang yang tega membuang bayi mungil tak berdosa tersebut,” katanya.

Sementara itu, saat dikonfirmasi Magdalena Humas Polres Ciamis membenarkan adanya laporan penemuan bayi laki-laki di bangunan eks Rumah Makan Padang, tepatnya di depan SMPN 6 Ciamis. Tim Inafis Polres Ciamis langsung mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Laporan sementara petugas di lapangan bayi dalam keadaan sehat dan dirawat di klinik. Kami sudah melakukan olah TKP, saat ini dalam penyelidikan untuk mengungkap pelaku pembuang bayi,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Untung Jutaan, Pemuda di Ciamis Ini Sukses Ternak Kura-Kura

Pemuda-Ciamis-Sukses-Ternak-Kura-Kura.jpg

harapanrakyat.com,- Reynaldi Anggiaswara (28), seorang pemuda di Desa Sukamaju, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat ini sukses ternak kura-kura Brazil di rumahnya. Berkat usahanya, pemuda yang biasa dipanggil Rey tersebut untung jutaan rupiah setiap bulannya.

Rey mengaku ternak kura-kura sudah berjalan sekitar 2 tahun, jadi masih terbilang baru. Sebelum ternak kura-kura, dirinya terlebih dahulu beternak tikus putih, kelinci dan iguana. Namun karena perawatannya terbilang ribet serta pemasarannya kurang, akhirnya Reynaldi mencoba berternak kura-kura Brazil.

“Saya awalnya lihat-lihat dari YouTube, akhirnya coba untuk berternak kura-kura. Modal awal saya Rp 500 ribu untuk beli indukannya, alhamdulilah bisa berjalan sampai saat ini,” ucapnya, Jumat (15/12/2023).

Menurutnya, dari awal berternak kura-kura itu, 2 bulan selanjutnya sudah bisa terganti modal awal. Karena pada saat itu, sedang masa kawin sehingga sudah bisa menghasilkan uang. 

“Awalnya itu bertelur hanya 10 butir saja, tapi alhamdulilah jadi kura-kura semua tidak gagal. Jadi ada 3 jantan 7 betina. Jadi satu indukan itu bisa menghasilkan 30-40 butir telur,” tuturnya.

Baca Juga: Bisnis Ternak Tikus Putih, Pemuda Ciamis ini Bisa Raup Cuan Jutaan Rupiah

Perawatan Ternak Kura-Kura di Ciamis

Rey menuturkan, untuk harga kura-kura kisaran Rp 25 ribu untuk baby kura-kura dan untuk indukannya bisa sampai Rp 150 ribu per ekornya. Sedangkan untuk umur kura-kura Brazil bisa sampai 20 tahun lebih, namun tergantung perawatannya.

“Kalau perawatan itu tergantung mudah, untuk pakan sendiri pakan utamanya itu adalah pelet, jadi tidak susah. Kalau masalah jamur itu kan ada obatnya, kalau air itu bisa kita ganti kalau sudah kotor, tapi kalau ada sirkulasinya itu sangat bagus,” tuturnya.

Rey biasa memasarkan kura-kura melalui online di Facebook dan lain-lain. Ia bahkan sudah sering mengirim kura-kura ke beberapa daerah di Pulau Jawa. Rey juga biasa memajang kura-kuranya di Pasar Mingguan BMX. 

“Alhamdulilah, kalau omset setiap bulannya sampai Rp 1,5 juta sampai Rp 2 juta. Namun untuk bersihnya itu Rp 1 juta, karena dikurangi pakan dan lain-lain,” ucapnya.

Rey yang merupakan lulusan Pertanian Unigal Ciamis ini berpesan kepada para pemuda agar jangan malu untuk berwirausaha, karena menjadi petani atau peternak malah lebih menghasilkan. 

“Bekerja itu tidak harus kantoran, tapi dengan bertani, berternak itu juga bekerja, yang penting sama-sama menghasilkan uang,” pungkasnya. (Feri/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Tangan Kreatif Pria Banjar Ini Sulap Limbah Bambu Jadi Miniatur Kapal dan Kereta Kencana

Miniatur-Kapal-Limbah-Bambu.jpeg

harapanrakyat.com,- Tangan kreatif Puji Wiyanto (67) warga Dusun Karangmukti, Desa Langensari Kota Banjar, Jawa Barat, menyulap limbah bambu menjadi miniatur kapal dan berbagai aksesoris handicraft bernilai ekonomi tinggi.

Aneka miniatur dari limbah bambu yang ia hasilkan mulai miniatur kapal hingga kereta kencana.

Puji menuturkan, mulai memproduksi aneka miniatur dari limbah bambu sekitar 37 tahun yang lalu. Saat itu pembuatan miniatur masih menggunakan limbah kayu.

Namun, seiring berjalannya waktu karena sulitnya mendapatkan bahan baku yang berasal dari limbah kayu ia kemudian beralih membuat miniatur kapal menggunakan limbah bambu.

“Awalnya saya pakai limbah kayu tapi karena barangnya susah sejak tahun 2018 saya mulai membuat miniatur kapal pakai limbah bambu,” kata Puji, Sabtu (15/12/2023).

“Saya sudah puluhan tahun bikin miniatur kapal. Belajar sendiri, otodidak,” katanya menambahkan.

Selain miniatur kapal, Puji juga membuat berbagai miniatur dari limbah. Seperti miniatur kereta kencana, tank baja, pesawat tempur, mobil jeep dan miniatur lainnya.

Miniatur kapal yang ia buat tidak hanya terdiri dari satu jenis kapal tetapi ada kapal Pinisi dan kapal Dewa Ruci. Semua bahannya sama terbuat dari limbah bambu.

Dari berbagai jenis produk miniatur yang ia buat dari limbah bambu tersebut yang paling banyak diminati para konsumen yaitu miniatur kapal Dewa Ruci.

“Paling banyak diminati itu kapal Dewa Ruci. Miniatur yang lain sebetulnya juga laku cuma untuk yang paling banyak dicari oleh pembeli itu miniatur kapal,” katanya.

Miniatur Kapal dari Limbah Bambu Dipasarkan Secara Konvensional

Selama ini untuk memasarkan miniatur karyanya tersebut hanya mengandalkan pemesanan secara konvensional dengan mengikuti berbagai event pameran produk.

Belum membuka pemasaran secara online karena tidak percaya diri produk yang ia buat selama ini tidak terbuat dari mesin canggih tapi dibuat secara manual.

“Saya belum buka pemasaran online, nggak pede karena barang saya cuma dibuat pakai tangan masih manual. Paling sering ikut pameran sama pesanan,” katanya.

Baca Juga: Cerita Aditya, Siswa SMAN 1 Kota Banjar Kembangkan Budidaya Madu Trigona

Harga yang ia tawarkan untuk setiap produk miniatur buatannya tersebut cukup bervariasi. Untuk kapal Rp 700 ribu, pesawat tempur Rp 500 ribu dan kereta kencana Rp 300 ribu.

Menurutnya selama ini berbagai produk miniatur buatannya tersebut cukup laku di pasaran. Adapun yang paling banyak diburu pembeli itu kebanyakan miniatur kapal.

“Harganya bervariasi menyesuaikan bentuk ukuran dan jenis miniatur. Untuk omzet paling banyak itu dari miniatur kapal cuma untuk pemasaran saya masih konvensionalnya,” katanya. (Muhlisin/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Recent Posts