Beranda blog Halaman 263

Perda Pemajuan Budaya di Kota Banjar Digadang Jadi Daya Tarik Wisatawan

DPRD.jpeg

harapanrakyat.com,- Perda Pemajuan Budaya digadang-gadang bisa menjadi pendukung kemajuan sektor pariwisata di Kota Banjar, Jawa Barat.

DPRD Kota Banjar pun telah menetapkan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pemajuan Budaya pada Kamis (21/12/2/23).

Ketua Pansus LII DPRD Kota Banjar Annur mengatakan, substansi Raperda tersebut mengatur penyelenggaraan pemajuan kebudayaan, seperti perlindungan, pengembangan, pemanfaatan dan pembinaan.

Untuk mendukung penyelenggaraan pemajuan kebudayaan tersebut tentunya perlu dukungan APBD. Sehingga pihaknya meminta pemerintah kota agar betul-betul serius memberikan dukungan anggaran.

“Dengan adanya Perda Pemajuan Budaya ini kami harap sektor kebudayaan di Kota Banjar bisa berkembang, sehingga bermanfaat bagi masyarakat,” kata Annur kepada harapanrakyat.com, Minggu (31/12/2023).

Baca Juga: DPRD Kota Banjar Tetapkan 16 Propemperda 2024, Raperda Tata Ruang Wilayah Masih Belum Kelar

“Kami juga berharap nantinya ada kirab budaya untuk menarik wisatawan datang ke Banjar,” katanya menambahkan.

Lanjut Annur, Pansus LII dengan pemerintah kota telah sepakat akan adanya Perda Pemajuan Budaya. Nantinya Perda ini dapat meningkatkan ekonomi masyarakat dan berimbas pada pendapatan asli daerah.

Menurutnya, apabila penyelenggaraan kebudayaan di Kota Banjar dapat dilaksanakan setiap tahun. Atau bahkan menjadi kegiatan rutin setiap bulan melalui event kirab budaya, maka akan menarik para wisatawan.

“Jika dilaksanakan setiap bulan tentu ini akan meningkatkan perekonomian masyarakat. Karena akan menarik para wisatawan melalui event-event kirab budaya,” ujarnya.

Oleh karena itu, perlu adanya Perda Pemajuan Budaya. Pihaknya menyarankan kepada pemerintah kota untuk memperhatikan secara serius kesenian dan kebudayaan, yang selama ini sudah menjadi kesenian khas daerah Kota Banjar.

Apalagi kesenian daerah tersebut sudah diakui secara nasional, seperti reog dongkol, jurig sarengseng dan manuk janur. Serta kesenian lainnya, baik itu berupa benda maupun tak benda.

“Kesenian daerah Kota Banjar yang diakui secara nasional maupun karya seni lainnya harus mendapat perhatian serius dari pemerintah kota. Setiap tahun harus tampilkan dalam event-event besar,” pungkas Annur. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Guncangan Gempa Bumi di Sumedang Terasa Hingga ke Kabupaten Bandung

Gempa-Bumi-Guncang-Bandung.jpg

harapanrakyat.com – Warga di beberapa wilayah di Bandung raya, kembali merasakan guncangan gempa bumi pada Minggu (31/12/2023) sekitar pukul 20.35 WIB. Berdasarkan informasi BMKG, pusat gempa berada di Kabupaten Sumedang, Jawa Barat.

Melansir data BMKG, gempa berkekuatan (M) 4,8 itu terjadi di 5 kilometer barat laut Kabupaten Sumedang dengan kedalaman 10 kilometer.

Meski guncangan gempa bumi hanya berlangsung beberapa detik, namun warga di wilayah Kabupaten Bandung sempat panik dan keluar dari rumahnya.

Baca Juga : BNPB Dirikan Posko Kedaruratan Bencana di Objek Wisata

Seorang warga di Desa Lebakwangi Kecamatan Arjasari Kabupaten Bandung, Rihadi Anwar (43) mengaku kaget saat ia merasakan guncangan gempa bumi ini. Rihadi yang saat itu sedang berada di dalam rumahnya, segera membawa bayinya yang berada di dalam kamar untuk evakuasi dini.

“Saat merasakan ada goyangan-goyangan (guncangan gempa), saya langsung menyuruh istri keluar rumah terlebih dahulu karena ia gampang panik. Saya sambil merangkul bayi saya langsung keluar rumah. Khawatir terjadi apa-apa,” ungkapnya.

Beruntung, kata ia, guncangan gempa bumi tidak berlangsung lama sehingga ia pun dapat kembali ke dalam rumah setelah kondisi dirasakan sudah aman.

Berdasarkan informasi, guncangan gempa pada Minggu malam ini merupakan kejadian ke dua di hari yang sama. Sebelumnya, wilayah Kabupaten Sumedang terjadi gempa dengan kekuatan (M) 4,1 yang berpusat di 2 kilometer timur laut kedalaman 10 kilometer. Kejadian itu terjadi pada pukul 14.35 WIB.

Hingga saat ini, BPBD Kabupaten Sumedang terus melakukan assessment dampak guncangan gempa bumi tersebut. (Ecep/R13/HR Online)

Tabrakan Motor Vs Motor di Jalan Raya Banjar-Pangandaran, 1 Luka-Luka

Laka.jpg

harapanrakyat.com,- Tabrakan motor vs motor di Jalan Raya Banjar-Pangandaran, Jawa Barat, menyebabkan seorang pengendara alami luka-luka dan dilarikan ke klinik.

Tabrakan dua kendaraan tersebut tepatnya terjadi di Batukuya, Desa Bangunsari, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Minggu (31/12/2023).

Kecelakaan bermula saat Lukmana Hikmah (21), warga Ligung Lor, Kecamatan Ligung, Kabupaten Majalengka yang membonceng istrinya, melaju dari arah Banjar menuju Pangandaran.

Namun, tiba di lokasi kejadian motor yang ia kendarai bertabrakan dengan sepeda motor lainnya yang datang dari arah berlawanan. Akibatnya kedua pengendara terjatuh dan alami luka luka.

Sementara itu, Rahma Anjani yang dibonceng oleh Lukmana, mengalami luka-luka pada bagian kaki dan tangannya sehingga harus dilarikan ke Klinik Mal Bakti Kertahayu.

Baca Juga: Adu Banteng Motor Vs Truk di Garut, Seorang Pelajar Tewas

Pemilik Klinik Mal Bakti, Tata Sudinta, membenarkan bahwa ada pasien laka lantas yang sedang ditangani di klinik miliknya.

“Ia, tadi ada yang tabrakan di Jalan Raya Banjar-Pangandaran, tepatnya di daerah Batukuya. Kini korban bernama Rahma Anjani tengah kami tangani di ruang IGD,” katanya.

Menurut Tata, korban mengalami luka pada bagian kaki dan tangannya, serta sedikit terjadi benturan pada bagian kepala.

“Untuk saat ini alhamdulillah korban sudah sedikit pulih. Namun, sekarang masih diobservasi. Jika dalam waktu 3 jam tidak terjadi perubahan, korban akan kami izinkan untuk pulang,” jelas Tata.

Hingga berita ini dibuat, harapanrakyat.com belum bisa menggali keterangan dari pihak kepolisian, terkait kejadian tabrakan motor vs motor tersebut. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

BNPB Dirikan Posko Kedaruratan Bencana di Objek Wisata se-Indonesia

BPBD-Siaga-Bencana.jpg

harapanrakyat.com – Mengantisipasi terjadinya bencana hidrometeorologi, BNPB dan BPBD serta lembaga terkait di masing-masing daerah, mendirikan posko kedaruratan bencana.

Bahkan, BNPB pun mendirikan posko kedaruratan bencana di sejumlah objek wisata. Pasalnya, pada periode libur Natal 2023 dan Tahun Baru 2024 (Nataru), pelancong kerap menghabiskan waktu liburnya di sejumlah objek wisata.

Kapusdatinkom BNPB Abdul Muhari menjelaskan, pendirian posko kedaruratan bencana itu untuk memberikan perlindungan rasa aman dan nyaman bagi para pengunjung di objek wisata. Sebab, kata ia, periode akhir tahun dan awal tahun, berpotensi terjadi bencana hidrometeorologi. Di antaranya banjir, longsor, dan angin kencang.

Baca Juga : Kerusakan Ekologi Picu Banjir di Aceh Utara, Kejadian Serupa Pernah Terjadi

“Salah satu tempat favorit bagi para pelancong yang akan menikmati waktu libur Nataru adalah Bali. Kami menyiapkan tim BNPB dan BPBD di tempat-tempat wisata di Provinsi Bali. Di antaranya di Ulun Danu Beratan Kabupaten Tabanan, Desa Wisata Penglipuran Kabupaten Bangli. Kemudian di Taman Air Tirta Gangga Kabupaten Karangasem dan wilayah Pantai di Provinsi Bali,” tuturnya, Minggu (31/12/2023).

Demikian halnya di Pulau Jawa, kata Muhari, BNPB bersama lintas sectoral mendirikan posko kedaruratan bencana di sejumlah objek wisata. Salah satunya di pemandian air panas Sari Ater di Kabupaten Subang, Jawa Barat.

“Tim BNPB dan BPBD ikut bergabung pada posko yang terletak di area parkir Sari Ater. Ada juga tim gabungan yang terbagi dalam tim patroli di dalam wilayah pemandian tersebut,” ucapnya.

Baca Juga : Batu Pandang Ratapan Angin, Keindahan Alam yang Menyimpan Mitos di Dieng

Melihat banyaknya animo pelancong berlibur ke tempat wisata yang ada di seluruh Indonesia, BNPB mengimbau kepada para pelancong agar tetap waspada.  Hal itu karena lokasi yang dituju merupakan wilayah yang asing dan memungkinkan menjadi wilayah terdampak bencana.

“Dengan adanya posko kedaruratan bencana ini untuk memberikan kenyamanan bagi pengunjung di objek wisata,” ucapnya. (Ecep/R13/HR Online)

Wartawan Turut Jadi Korban Kebrutalan Geng Motor di Garut

Wartawan-Turut-Jadi-Korban-Kebrutalan-Geng-Motor-di-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang wartawan jadi korban kebrutalan geng motor di Garut, Jawa Barat. Wartawan media lokal di Garut yang awalnya dievakuasi ke Mapolsek, harus ikut dibawa ke puskesmas lantaran mengalami sesak nafas.

Perilaku geng motor di Garut, Jawa Barat, sudah dianggap lewat dari batas kewajaran. Mereka berbuat onar dan mengamuk di Jalan Ki Hajar Dewantoro, Desa Keresek, Kecamatan Cibatu Garut, Minggu (31/12/2023). 

Setidaknya ada 3 orang yang menjadi korban kebrutalan geng motor tersebut. Insiden terjadi bahkan sedang ramai lalu lalang masyarakat di sore hari, sehingga menyita perhatian publik.

Sementara dari 3 korban kebrutalan geng motor, salah satunya merupakan wartawan media lokal Garut.

Atu, wartawan korban berandalan bermotor, mengaku tak mengetahui akan babak belur. Sebab, saat itu ia berupaya menolong seseorang yang tengah dipukuli oleh anggota geng motor.

Namun nahas, Atu malah ikut menjadi korban dan mendapat bogem mentah dari berandal bermotor.

“Gak tahu alasannya apa. Tiba-tiba mereka mukulin Asraf. Saya coba tolong, tapi malah kena serang juga,” ungkap Atu yang turut jadi korban kebrutalan geng motor di Garut, Minggu (31/12/2023).

“Tadi saya ada yang bawa ke kantor Polsek. Sekarang dibawa ke puskesmas karena ada sesak,” ucapnya menambahkan.

Polisi memastikan akan segera menindak berandal jalanan tersebut. Polres Garut tak main-main mengerahkan dua satuan sekaligus, yaitu dari Dalmas dan Sat Reskrim untuk mengejar para anggota geng motor.

Kasat Sabhara Polres Garut Iptu Masrokan mengatakan, upaya tersebut dilakukan, agar masyarakat bisa tenang merayakan pergantian malam tahun baru, tanpa ada teror atau kebrutalan geng motor.

“Tim sedang mengarah ke sana (lokasi kejadian.red),” singkat. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Capaian Prestasi Kemenkumham Jabar Tahun 2023 dalam Indeks Reformasi Hukum

Kumham-1.jpeg

harapanrakyat.com,- Capaian prestasi Kemenkumham Jabar tahun 2023, menjadi bukti komitmen dalam mencapai kemajuan dan kesejahteraan masyarakat.

Kepala Kanwil Kemenkumham Jawa Barat R. Andika Dwi Prasetya menyebutkan, di tahun 2023, pihaknya telah mensosialisasikan hasil analisis Strategi Kebijakan tentang Hukum dan Ham di Wilayah.

Selain itu, Kemenkumham Jabar juga melakukan diskusi secara daring terkait opini kebijakan yang bertema “Nilai Kemanfaatan Naturalisasi berdasarkan Pasal 20 UU Kewarganegaraan”.

Dengan UU diharapkan Program Naturalisasi dapat meningkatkan prestasi olahraga Indonesia, khususnya sepak bola. Namun tentunya ada beberapa persyaratan yang wajib dipenuhi.

Selain itu, melalui IRH (Indeks Reformasi Hukum), Kemenkumham Jabar telah melaksanakan pengukuran produk hukum daerah yang berkualitas.

Capaian Prestasi Kemenkumham Jabar Tahun 2023 Berbasis IPK dan IKM

Capaian prestasi Kemenkumham Jawa Barat berikutnya yaitu, mendorong dan mewujudkan Provinsi Jabar mencapai prestasi terbaik pertama tingkat Nasional. Kemudian, Kabupaten Bandung meraih prestasi terbaik 1 untuk tingkat kabupaten/kota pada tahun 2023.

Andika berharap, kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat dapat mempertahankan dan meningkatkan lagi prestasi yang membanggakan ini. Karena, Kemenkumham Jawa Barat mencanangkan tahun 2024 sebagai tahun prestasi.

Baca Juga: Refleksi Akhir Tahun 2023, Kemenkumham Jabar: Tahun 2024 Tahun Prestasi

Selanjutnya, Kanwil Kemenkumham Jabar juga secara rutin melakukan monev terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik berbasis IPK (Indeks Persepsi Korupsi), dan IKM (Indeks Kepuasan Masyarakat).

Monitoring dan evaluasi yang pihaknya lakukan kepada UPT di wilayah Jawa Barat menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan.

Kemudian, untuk program pemanfaatan aplikasi Sipkumham (Sistem Informasi Penelitian Hukum dan HAM), pihaknya juga telah melakukan kegiatan.

Salah satu temanya yaitu pembahasan Undang-Undang No. 16 Tahun 2011 tentang Bantuan Hukum. Hal ini berkaitan dengan adanya isu pemberian bantuan hukum di Kabupaten Sukabumi.

Program Unggulan Tahun 2024

Hasil dari analisa kebijakan, untuk tahun 2024 akan menjadi salah satu program unggulan Kanwil Kemenkumham Jabar.

Salah satunya melaksanakan diseminasi bantuan hukum bagi para kepala desa. Tujuannya dalam rangka menangani permasalahan hukum di wilayah.

Andika menjelaskan, dengan sejumlah pencapaian positif tersebut, Kanwil Kemenkumham Jabar memastikan untuk membangun pondasi yang kuat.

Tentunya melalui kolaborasi dan sinergitas dengan pemerintah daerah, agar masyarakat merasakan perlindungan terhadap hak-haknya.

Andika berharap, kajian-kajian hukum dan HAM yang berkelanjutan akan terus memberikan kontribusi besar terhadap kemajuan penegakan hukum dan HAM di Indonesia, khususnya di Jawa Barat. (Eva/R3/HR-Online)

Berandalan Bermotor Berulah di Garut, 3 Warga Jadi Korban

Berandalan-Bermotor-Berulah-di-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Berandalan bermotor berulah di Garut, Jawa Barat, jelang malam pergantian tahun, Minggu (31/12/2023). Geng motor tersebut mengamuk dengan menganiaya tiga warga.

Dua korban harus dibawa ke puskesmas terdekat, sementara satu orang dievakuasi ke Mapolsek Cibatu.

Insiden penganiayaan warga oleh geng motor terjadi di dekat pasar lama Kecamatan Cibatu. Tiga korban itu masing-masing bernama Atu, Endang, dan Asraf.

Atu, salah seorang korban berandalan bermotor yang berulah di Garut mengatakan, saat kejadian ada banyak anggota geng motor.

Namun ia mengaku tidak mengetahui alasan berandalan bermotor tersebut menganiaya dirinya dan rekan-rekannya.

Saat kejadian, Atu mengaku hanya mencoba menolong rekannya bernama Asraf, yang tengah dipukuli oleh anggota geng motor.

“Tapi geng yang lainnya malah balik ikut mukuli saya,” katanya, Minggu (31/12/2023).

Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, yang menerima informasi langsung bergerak menuju lokasi kejadian.

Kasat Reskrim Polres Garut AKP Ari Rinaldo menegaskan, akan segera mencokok para pelaku berandal bermotor yang berulah dan bikin resah masyarakat.

“Akan segera kita tangkap. Tim sedang dikirim,” singkat.

Sampai saat ini, belum diketahui motif berandal bermotor menganiaya warga. Kini para korban masih menjalani perawatan di puskesmas terdekat. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Obyek Wisata Situ Wangi Kawali Ciamis Ditutup saat Malam Tahun Baru, Ini Alasannya

Wisata-Situ-Wangi-Kawali-tutup.jpeg

harapanrakyat.com,- Berbeda dengan tempat wisata lainnya yang buka menyambut momen malam tahun baru, obyek wisata Situ Wangi, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, malah ditutup.

Penutupan obyek wisata Situ Wangi Kawali itu dilakukan sejak Minggu (31/12/2023) pagi sampai Senin (1/1/2024). Namun penutupan itu hanya sementara saja.

Iyus Yusman, warga sekitar Situ Wangi Kawali membenarkan penutupan tersebut. Menurutnya penutupan Situ Wangi itu hanya selama malam pergantian tahun baru

“Menjelang dan selama malam pergantian tahun baru Obyek wisata Situwangi tutup,” ujar Iyus.

Iyus mengatakan penutupan wisata Situ Wangi itu merupakan instruksi dari Kepala Desa Winduraja. Hal itu dilakukan untuk mencegah adanya penumpukan orang atau pengunjung.

“Jadi bagi masyarakat yang ingin menghabiskan momen pergantian tahun baru 2024 dimungkinkan akan berkumpul di Taman Surawisesa,” ungkap Iyus.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Wisata Paling Anyar di Ciamis, Sudah Tahu?

Iyus menyebutkan Kepala Desa Winduraja mengimbau masyarakat untuk merayakan pergantian tahun baru di rumah masing-masing.

“Situ Wangi mulai dikosongkan dari kunjungan wisatawan sejak Minggu pagi tadi. Kondisinya sekarang sudah steril dari pengunjung,” kata Iyus.

Baca Juga: Rekomendasi Tempat Camping Seru di Ciamis, Saatnya Pecinta Alam Berpetualang

Iyus menegaskan penutupan itu hanya bersifat sementara hanya pada saat menjelang bergantian tahun baru. Setelah itu, obyek wisata Situ Wangi Kawali kembali buka untuk menerima pengunjung yang akan berliburan. (Dji/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Ini Kesiapan Petugas Gabungan di Banjarsari Ciamis Jelang Malam Pergantian Tahun

Malam-Pergantian-tahun.jpg

harapanrakyat.com,- Dalam menghadapi malam pergantian tahun, jajaran Muspika dan relawan di wilayah eks Kewedanaan Banjarsari, Kabupaten Ciamis melakukan apel gabungan, Minggu (31/12/23). 

Dalam apel tersebut, jajaran kepolisian dan TNI dari Banjarsari, Pamarican dan Lakbok, Dishub, RCS, Tagana, Damkar serta perwakilan ormas menyatakan kesiapannya untuk menjaga keamanan selama malam tahun baru. 

Camat Banjarsari Dedi Iwa Saputra mengatakan, wilayah Banjarsari menjadi salah satu pusat kota yang menjadi tujuan masyarakat lokal.

Karena itu, pihaknya menilai perlu adanya pengamanan secara terstruktur yang melibatkan berbagai unsur.

“Selain itu, Banjarsari juga menjadi salah satu lokasi atau jalur lalu lintas menuju wisata Pangandaran. Jadi perlu adanya upaya penguraian arus lalu lintas jika terjadi kemacetan,” katanya. 

Sementara itu, Kapolsek Banjarsari AKP Dian Rosdiana mengajak kepada seluruh anggota dari Jajaran Kepolisian dan TNI untuk bisa menjalankan tugas sesuai instruksi komando.

“Begitu juga kepada seluruh relawan serta ormas yang membantu dalam pengamanan, kami harap bisa menjaga kondusifitas dan jangan mengambil tindakan sendiri sendiri ketika ada hal yang mengganggu lingkungan,” tegasnya.

Agar tidak terjadi hal-hal di luar dugaan, pihaknya menegaskan semua harus berkoordinasi dengan baik. Apalagi aparat keamanan bertanggung jawab dalam pengamanan malam tahun baru ini. 

“Utamakan sapa dan senyum kepada setiap pengunjung atau pengguna jalan. Pusatkan semua anggota di titik rawan kemacetan agar jalur lalin menuju kawasan Pangandaran lancar dan aman,” jelasnya. (Suherman/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi Pastikan Pangandaran Aman

Pangandaran-Aman.jpg

harapanrakyat.com,- Kapolda Jabar dan Pangdam III Siliwangi melakukan pengecekan pengamanan objek wisata Pantai Pangandaran menjelang akhir tahun 2023, Minggu (31/12/23). 

Dalam pengecekan tersebut, sejumlah petinggi Polres Pangandaran, Kodim 0625 Pangandaran, Wakil Bupati serta sejumlah SKPD juga tampak mendampingi pengecekan tersebut. 

Kapolres Pangandaran AKBP Imara Utama mengatakan, kehadiran Kapolda Jabar Irjen Pol Akhmad Wiyagus dan Pangdam III Siliwangi Mayjen TNI Erwin Djatniko tidak lain untuk mengecek kesiapan personel gabungan dalam operasi lilin lodaya tahun 2023. 

Apalagi, kata Imara, Kabupaten Pangandaran di akhir tahun ini menjadi salah satu lokasi buruan wisatawan untuk liburan. 

“Kami selalu mengimbau kepada wisatawan agar selalu hati-hati saat berwisata. Selama perjalanan juga harus mematuhi aturan serta jangan sampai barang-barangnya hilang,” katanya.

Baca juga: Ini Beberapa Jalur Alternatif Menuju Pantai Pangandaran, Cocok untuk Hindari Macet

Sementara itu, Dandim 0625 Pangandaran Letkol Indra  Mardianto Subroto menegaskan komitmennya bahwa TNI selalu siap dalam menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat. Apalagi dalam momen-momen seperti saat ini. 

“Tentu saja kami bersama Polri dan personel lainnya selalu siaga demi menjamin keamanan dan kondusifitas masyarakat. Apalagi dalam menikmati liburan akhir tahun ini,” katanya. 

Di lokasi yang sama, Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Erwin Djatniko mengapresiasi kerjasama semua pihak yang selama ini berjalan baik, terutama dalam menjaga keamanan wilayah Pangandaran. 

Menurutnya, kunjungan tersebut merupakan salah satu langkah konkret untuk memastikan bahwa Pangandaran aman untuk wisatawan. 

“Kami harap masyarakat tetap selalu waspada serta berperan aktif dalam menjaga keamanan dan lingkungan,” pungkasnya. (Mad/R6/HR-Online/Editor: Muhafid)

Recent Posts