Beranda blog Halaman 262

Pj Bupati Sumedang Tetapkan Tanggap Darurat Bencana Gempa Bumi

Korban-Terdampak-Gempa-Sumedang.jpg

harapanrakyat.com – Penjabat Bupati Sumedang Herman Suryatman hari ini, Senin (1/1/2024) sudah menetapkan Sumedang dalam keadaan tanggap darurat bencana gempa bumi.

“Hari ini, pasca terjadinya gempa di Sumedang, kami sudah menetapkan dalam keadaan tanggap darurat bencana. Ini untuk memudahkan penanganan dan dukungan anggaran dalam membantu warga yang terkena bencana,” ujar Herman dalam keterangan resminya.

Pemkab Sumedang, kata Herman, sejauh ini sudah menerjunkan tim teknis untuk melakukan pendataan di tiga kecamatan terdampak. Yaitu di Kecamatan Cimalaka, Sumedang Utara, dan Sumedang Selatan.

Baca Juga : 14 Desa Terdampak Gempa Bumi di Kabupaten Sumedang

Terkait kebutuhan logistik seperti tenda darurat dan dapur umum, ia menegaskan sudah menyiapkan di beberapa lokasi. Herman memastikan akan melakukan penanganan dampak gempa bumi di Sumedang secara maksimal yang memprioritaskan keselamatan warga.

“Semua kami tangani secara maksimal dan prioritas kami adalah keselamatan warga. Saat ini Sumedang dalam keadaan aman dan terkendali tetap tenang namun waspada. Karena dalam waktu bersamaan, kita pun menghadapi potensi bencana banjir dan longsor,” ucapnya.

Herman mengimbau warganya tetap tenang karena secara keseluruhan Sumedang dalam keadaan aman dan terkendali. Namun demikian, ia juga meminta warga tetap waspada. Hal itu lantaran dalam waktu bersamaan, bencana banjir dan longsor berpotensi terjadi saat musim hujan ini.

Pj Gubernur Tinjau Lokasi Terdampak Gempa Bumi Sumedang

Pasca gempa bumi di Kabupaten Sumedang kemarin, Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin langsung meninjau ke lokasi terdampak, Senin (1/1/2024).

Salah satu yang terdampak gempa cukup parah dan menjadi fokus penanganan adalah RSUD Sumedang. Ia langsung meninjau beberapa titik bangunan RSUD yang mengalami kerusakan akibat gempa berkekuatan magnitudo 4,8 diiringi sejumlah gempa susulan.

Sebanyak 108 pasien telah dievakuasi dan mendapat perawatan intensif di halaman depan RSUD Sumedang dan 45 pasien di halaman belakang. Bey mengatakan, keselamatan dan ketenangan pasien menjadi prioritas.

Baca Juga : Sesar Aktif di Sumedang Picu Gempa Bumi, Begini Penjelasan BMKG!

“Kami tadi meninjau ke RSUD Sumedang saya lihat penanganannya sudah baik yang utama adalah keselamatan dan ketenangan pasien. Jadi kita pindahkan dulu ke tempat yang aman, memang masih ada pasien di dalam tapi itu berada di bangunan yang aman,” ujar Bey.

Pihaknya berkomitmen akan menangani secara maksimal dan terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan daerah terkait penanganan gempa bumi di Sumedang ini.

Akibat gempa bumi di Sumedang itu, sebanyak 138 rumah rusak ringan, 110 rusak berat, dan 456 warga mengungsi. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut namun 11 orang mengalami luka ringan. (Ecep/R13/HR Online)

14 Desa Terdampak Gempa Bumi di Kabupaten Sumedang

Korban-Terdampak-Gempa.jpg

harapanrakyat.com – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat melaporkan, data sementara wilayah terdampak gempa bumi di Kabupaten Sumedang tersebar di 14 desa.

Dari daerah terdampak gempa itu, sedikitnya terdapat 84 rumah warga mengalami kerusakan mulai dari kerusakan ringan hingga berat. Tidak ada korban jiwa dalam bencana tersebut. Meski demikian, beberapa warga mengalami luka-luka yang sebagian besar akibat tertimpa material bangunan.

Pj Bupati Sumedang Herman Suryatman dalam konferensi pers menyatakan, ada tiga wilayah yang terdampak lumayan parah, yakni Tegalsari, Cipameungpeuk, dan Babakan Bukit.

Baca Juga : Sesar Aktif di Sumedang Picu Gempa Bumi, Begini Penjelasan BMKG!

“Kami sudah menerjunkan tim ke lapangan. Tim gabungan ini untuk melakukan pendataan, mulai dari kerusakan bangunan hingga korban terdampak gempa di Sumedang ini. Sementara ini sudah terkendali, hanya beberapa warga terluka,” ungkap Pj Bupati Sumedang dalam keterangan resminya, Senin (1/1/2024).

Herman menjelaskan, sejauh ini terdapat dua rumah sakit di Sumedang ikut terdampak gempa bumi itu. Yaitu RSUD Sumedang dan RS Pakuwon. Saat ini, petugas media merawat para pasiennya itu di tenda darurat.

“Saat kejadian di RSUD Sumedang terdapat 248 pasien rawat inap dan 83 pasien UGD. Bagian yang terdata rusak adalah Paviliun dan ruangan VIP. Pasien saat ini aman dan disiapkan tenda darurat,” ujar Herman.

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin mengimbau masyarakat terdampak gempa bumi di Sumedang untuk tetap tenang, tapi waspada. (Ecep/R13/HR Online)

Sesar Aktif di Sumedang Picu Gempa Bumi, Begini Penjelasan BMKG!

Gempa-Magnitudo-58-di-Sukabumi-Terasa-ke-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com – Kepala Stasiun Geofisika BMKG Bandung Teguh Rahayu mengatakan, gempa Sumedang berasal dari sesar-sesar aktif di wilayah tersebut. Meski demikian, ia belum bisa menyampaikan secara detail dari sesar apa gempa tersebut berasal.

“Kami memprediksi bahwa ini adalah aktivitas dari sesar-sesar lokal yang ada di wilayah Sumedang. Kami belum bisa menyampaikan sumber dari sesar apa. Namun yang jelas, dari sesar-sesar aktif yang berada di sekitar Sumedang,” ujar Teguh, Senin (1/1/2024).

Mengenai potensi gempa susulan di Sumedang, pihaknya akan terus memantau dan segera menginformasikannya. Namun demikian, Teguh mengatakan, karakteristik bencana gempa bumi tidak bisa diketahui secara pasti kapan terjadinya, kekuatannya, maupun lokasinya.

Baca Juga : Guncangan Gempa Bumi di Sumedang Terasa Hingga ke Kabupaten Bandung

BMKG, kata Teguh, saat ini terus mengkaji beberapa potensi sesar aktif yang ada di Sumedang yang memicu terjadinya gempa tersebut. Ia mengimbau masyarakat tetap tenang, waspada, meningkatkan mitigasi, dan jangan termakan hoaks namun selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG.

“Ada beberapa potensi sesar lokal di Sumedang, tapi nanti kita coba kaji lagi. Karena kita harus hati-hati dalam hal ini. Nanti kalau sudah terdeteksi ataupun ada indikasi dari sesar mana akan kita sampaikan kepada media dan masyarakat,” ucap Teguh.

Pj Gubernur Jabar Pantau Penanganan Korban Terdampak Gempa Sumedang

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin terus memantau penanganan korban terdampak gempa di Kabupaten Sumedang, salah satunya di RSUD Sumedang.

Hari terakhir di 2023, gempa bumi mengguncang Jawa Barat sebanyak empat kali. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat, gempa pertama terjadi di Kabupaten Pangandaran pukul 11.52 dengan magnitudo (M) 5.

Kemudian tiga kali gempa terjadi di Kabupaten Sumedang pada pukul 14.35 magnitudo 4.1, disusul pukul 15.38 dengan magnitudo 3.4, dan pukul 20.34 magnitudo 4.8.

Baca Juga : Diguncang Gempa Bumi Sumedang, Bangunan RSUD Alami Retak-retak

Khusus untuk gempa Sumedang yang menimbulkan banyak kerusakan, petugas dari BPBD sudah turun dan intens berkoordinasi dengan Pemda Kabupaten Sumedang.

Bey mengatakan, titik yang menjadi fokus penanganan adalah RSUD Sumedang. Petugas terpaksa mengevakuasi pasien di rumah sakit daerah itu keluar gedung.

“Penjabat Bupati Sumedang melaporkan bahwa beliau konsentrasi di RSUD dulu karena sedang menunggu hasil asesmen. Yang di rumah-rumah warga juga masih menunggu hasil laporan,” katanya. (Ecep/R13/HR Online)

Relawan Ganjar Priangan Gelar Wayang Golek di Ciamis, Sebut Situasi Politik Semrawut, Ganjar-Mahfud Solusinya!

Relawan-Ganjar-Priangan-Gelar-Wayang-Golek-di-Ciamis-Sebut-Situasi-Politik-Semrawut-Ganjar-Mahfud-Solusinya.jpeg

harapanrakyat.com,- Relawan Ganjar Priangan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menggelar pagelaran Wayang Golek yang dilaksanakan di Desa Handapherang, Kecamatan Cijeungjing Minggu (31/12/2023) malam.

Kegiatan bertema “Seren Taun” ini menampilkan 2 dalang kondang lintas generasi ini, yakni Ki Dalang Rd Koko Koswara dan Ki Dalang Rian Nugraha Tresna.

Relawan Ganjar Priangan Timur Ilham Faturohman mengatakan, kegiatan ini sengaja digelar di penghujung tahun yaitu tanggal 31 Desember 2023 untuk mengambil momentum seren taun dan momentum  memasuki tahun 2024.

Kata dia, maksud dan tujuan pagelaran wayang golek  ini adalah dalam rangka menghadirkan sekaligus mengenalkan  kesenian tradisional  kepada para milenial.

“Dimana kita tahu bahwa wayang golek merupakan seni tradisional dan warisan budaya yang perlu dilestarikan. Kalau bukan oleh kita maka oleh siapa lagi kesenian wayang golek  ini dilestarikan,” ungkap Ilham Faturohman yang merupakan Caleg DPR RI dapil Jabar X dari PDI Perjuangan ini.

Menurutnya, wayang golek merupakan kesenian tradisional yang efektif untuk dijadikan media yang efektif untuk menyampaikan pesan situasional kekinian agar mudah dipahami oleh rakyat. “Pesan-pesan tersebut akan mudah dicerna oleh rakyat dengan melalui bahasa-bahasa rakyat,” katanya.

Selain itu lanjutnya, melalui pagelaran wayang golek ini bisa dijadikan media komunikasi atau dialog nasional antara rakyat dengan para calon pemimpin dalam rangka menghadapi pemilu tahun 2024.

“Dialog ini penting untuk memastikan dan menyampaikan ide dan gagasan kepada masyarakat,” jelas Ilham.

Relawan Ganjar Priangan Sampaikan Situasi Politik Nasional

Baca juga: Relawan Ganjar Pranowo di Ciamis Bagikan Hewan Qurban untuk Masyarakat

Selanjutnya tambah Ilham, Relawan Ganjar Priangan ingin menyampaikan bahwa situasi politik nasional sedang semrawut. Akhir akhir ini nilai perjuangan reformasi semakin kentara biasnya. Maraknya korupsi, kolusi dan nepotisme nampak semakin nyata.

Salah satu contoh perubahan peraturan batas usia cawapres yang sudah mencoreng wibawa Mahkamah Konstitusi. Selain itu represifitas aparat di beberapa daerah serta netralitas penyelenggaraan pemilu dipertanyakan.

“Banyak hal lain yang dapat kita temukan dalam sehari hari yang menjadi persoalan rakyat. Persoalan-persoalan tersebut kami meyakini dapat diselesaikan oleh pasangan Presiden Ganjar Mahfud. Duet pejuang rakyat dan pendekar hukum akan melanjutkan cita-cita pendiri bangsa. Amanah reformasi , penegakan hukum  dan demokrasi serta mandat rakyat akan bisa dituntaskan,” papar Ilham.

Menurutnya, Ganjar Mahfud adalah pasangan yang berasal dari rakyat. Pasangan ini memiliki kematangan, pengalaman, gagasan dan keberpihakan kepada rakyat.

“Selamat Tahun baru 2024 dari kami semoga kita bisa menjaga silaturahmi dan silaturasa antar rakyat. Menyikapi proses pemilu di dasari rasa silih asah, silih asih, silih asuh dan silih wawangi sesama rakyat,” pungkas Ilham Faturohman. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Geger, Mayat Perempuan Membusuk di Saung Sawah di Mangunjaya Pangandaran

Mayat-Perempuan-Membusuk-di-Saung-Sawah-di-Mangunjaya-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Warga Dusun Cirapuan, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, digemparkan dengan penemuan mayat perempuan membusuk, Senin (1/1/2024).

Mayat perempuan tanpa identitas tersebut tergeletak di saung sawah milik warga, di Dusun Cirapuan, RT 042/010, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya.

Dugaan sementara, jasad perempuan tersebut sudah meninggal 3 hari. Lantaran saat warga menemukan sudah dalam kondisi membusuk.

Kepala Dusun Cirapuan Sukir mengatakan, penemuan mayat tanpa identitas tersebut, berawal ketika seorang warga yang bernama Nunu akan membersihkan sawahnya.

Saat itu, Nunu kaget melihat adanya sosok mayat perempuan yang sudah membusuk tergeletak di samping saung sawah miliknya.

Kemudian, Nunu pun memberitahukan kepada warga sekitar, bahwa ia menemukan mayat yang tergeletak di pinggir saung sawahnya.

Warga awalnya mengira, bahwa mayat tersebut merupakan ODGJ, yang beralamatkan di Dusun Mangunjaya. 

“Namun setelah ditelusuri ternyata bukan. Sehingga kami langsung melaporkan kejadian ini ke pihak kepolisian,” katanya kepada harapanrakyat.com, Senin (1/1/2024).

Lanjutnya menambahkan, Polsek Padaherang bersama tim medis dari Puskesmas Mangunjaya langsung turun ke lokasi penemuan mayat perempuan yang membusuk.

Mereka langsung melakukan olah tempat kejadian perkara, untuk memastikan identitas mayat perempuan tersebut.

“Namun karena mayatnya sudah dalam kondisi membusuk, serta tidak ada identitas sedikitpun, maka langsung dibawa ke Puskesmas Mangunjaya,” terang Sukir.

Sementara itu, dari informasi yang harapanrakyat.com himpun, ciri-ciri mayat perempuan yang membusuk tersebut memakai kerudung warna hijau. Kemudian, mengenakan baju berwarna coklat.

Sedangkan untuk jasad kini masih disemayamkan di PKM Mangunjaya. (Suherman/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Kisah Tragis Kakak Adik dan Paman Dianiaya Berandalan Motor di Garut

Berandalan-Bermotor-Berulah-di-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Tiga korban yang dianiaya berandalan motor di Garut, Jawa Barat, pada Minggu (31/12/2023) malam, ternyata masih satu keluarga. Ketiga korban itu merupakan kakak beradik dan paman.

Akibat kebrutalan berandalan motor, ketiga korban tersebut harus menjalani perawatan di Rumah Sakit lantaran mengalami luka cukup banyak.

Insiden mengamuknya berandalan motor itu terjadi di Jalan Ki Hajar Dewantoro, Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, Kabupaten Garut, pukul 18.00 WIB.

Awal mula kejadian saat korban bernama Asraf, warga Kampung Loji, Desa Keresek, Kecamatan Cibatu, mengadu kepada ibunya bahwa ia telah dipukuli oleh sekelompok berandalan motor.

Kemudian, Asraf diantar kakaknya bernama Atu, dan pamannya bernama Endang, ke Polsek Cibatu Polres Garut, untuk melaporkan kejadian tersebut.

Baca Juga: Wartawan Turut Jadi Korban Kebrutalan Geng Motor di Garut

Kronologi Satu Keluarga Dianiaya Berandalan Motor di Garut

“Awalnya adik saya Asraf mengadu ke ibu saya, dipukuli oleh geng motor dan berniat melapor ke Polsek. Itu sekitar jam 17.30 WIB. Terus saya antar ke polsek bersama paman (Endang). Tapi kata pihak Polsek Cibatu harus visum dulu,” terang Atu, Senin (1/1/2024) dini hari.

“Kemudian saya bawa adik saya ke Puskesmas Cibatu. Tapi sampai di depan Puskesmas, gerombolan bermotor itu kembali menyerang, memukul lagi adik saya, termasuk paman saya,” katanya menambahkan.

Lebih lanjut Atu mengatakan, banyaknya pelaku membuat dirinya bingung antara menyelamatkan adiknya atau pamannya. Namun, ia pun memilih menyelamatkan dulu adiknya.

“Waktu itu sangat bingung, saya coba selamatkan dulu adik saya, saya tarik supaya lari. Kemudian saya berupaya melerai yang mukulin paman saya. Tapi si pelaku malah tambah ngamuk dan ikut mukulin saya,” jelasnya.

Baca Juga: Geng Motor di Garut Kerap Makan Korban, Apa Langkah Polisi?

Atribut Berandalan Motor

Sementara itu, korban bernama Endang terlihat kritis hingga harus mendapat perawatan medis di RSUD dr. Slamet Garut. Bagian wajahnya rusak parah akibat dianiaya berandalan motor di Garut.

Atu juga menyebutkan, berandalan motor yang melakukan penganiayaan itu terlihat menggunakan atribut XTC.

“Jelas terlihat, ada bawa atribut XTC, bawa bendera, ada yang pakai jaket juga. Kalau kondisi paman saya harus dirujuk ke RSU, lukanya parah,” ungkap Atu.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP. Ari Rinaldo, menegaskan, pihaknya baru menangkap dua pelaku dan sisanya masih dalam pemburuan.

“Sudah dua orang pelaku yang kita amankan, sisanya masih kita buru,” kata AKP. Ari Rinaldo.

Pihaknya masih akan terus memburu para pelaku lainnya yang masih berkeliaran. Ia pun berjanji akan menangkap seluruh perusuh jalanan tersebut. (Pikpik/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Puncak Pergantian Tahun, Arus Lalin di Alun-alun Banjarsari Ciamis Macet Total

malam.jpg

harapanrakyat.com,- Puncak pergantian tahun 2023 ke 2024, arus lalu lintas di Alun-alun Banjarsari, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, macet total. Hal itu karena terjadinya kerumunan massa yang memadati ruas jalan sambil menyalakan kembang api dan petasan.

Selain itu, ribuan motor pun berjubel di ruas jalan sambil membunyikan knalpot bising dan klakson.

Pantauan harapanrakyat.com di lokasi, jajaran anggota kepolisian dan TNI terpaksa harus terjun ke lapangan untuk mengurai kemacetan yang terjadi pada saat malam puncak pergantian tahun.

Meski arus lalin sempat macet total, namun aparat kepolisian dan TNI dibantu relawan berhasil mengurai kemacetan, hingga akhirnya jalur menuju Pangandaran dan sebaliknya itu kembali normal.

Baca Juga: Malam Tahun Baru, 7 Titik Lokasi di Pusat Kota Banjar akan Ditutup

Kapolsek Banjarsari AKP Dian Rosdiana mengatakan, kemacetan terjadi pada waktu malam puncak pergantian tahun 2023 ke 2024, yaitu pukul 00:00 WIB.

“Meski tadi terjadi kemacetan akibat para pemotor masuk ke jalan dan memadati ruas jalan. Tapi begitu kami berusaha untuk mengurai, akhirnya kemacetan bisa kami atasi dengan segera,” katanya. Senin (01/01/2024).

Ia menyebutkan, kemacetan terjadi sekitar kurang lebih 1 jam. Hal ini membuat arus lalin menuju arah Pangandaran dan sebaliknya macet total.

“Alhamdulillah, arus lalin normal kembali. Kami juga bersyukur, situasi saat malam pergantian tahun ini, di wilayah Banjarsari terjaga dengan kondusif dan aman,” pungkasnya. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Polres Cimahi Tingkatkan Pengamanan Malam Tahun Baru

Kapolres-Cimahi-AKBP-Aldi-Subartono.jpg

harapanrakyat.com – Kapolres Cimahi AKBP Aldi Subartono menegaskan pihaknya akan meningkatkan pengamanan malam tahun baru 2024 di Kota Cimahi dan Bandung Barat, Jawa Barat. Jumlah personil pengamanan diperkuat dengan melakukan penebalan dengan melibatkan semua anggota di tiap satuan Polres Cimahi.

“Untuk menjaga kondusifitas di Kota Cimahi dan Bandung Barat, kami akan melakukan penebalan pengamanan dengan backup dari Brimob Polda Jabar. Salah satu titik pengamanan yaitu di lokasi rawan keramaian massa,” ungkapnya, Minggu (31/12/2023).

Dalam peningkatan pengamanan malam tahun baru itu, kata Aldi, pihaknya akan membagi personel di wilayah Kota Cimahi dan Bandung Barat. Di wilayah Bandung Barat, kata Aldi, pihaknya menempatkan 1 peleton Polres Cimahi di wilayah wisata Lembang. Kemudian di Kota Baru Parahyangan dan Padalarang.

Baca Juga : Sejumlah Flyover di Kota Bandung Akan Ditutup pada Malam Pergantian Tahun

“Untuk wilayah Kota Cimahi nanti kita persiapkan personil Resmob dan Raimas Sabhara Polres Cimahi. Penebalan personel, akan kita laksanakan untuk mengantisipasi gangguan kamtibmas pada malam tahun baru,” ucapnya.

Ia juga menambahkan, akan melakukan rekayasa arus lalu untuk mengantisipasi penumpukan kendaraan akibat meningkatnya mobilitas masyarakat.

Dalam kesempatan itu, Aldi juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kondusifitas wilayah pada malam tahun baru. Ia pun mengimbau masyarakat agar merayakan malam pergantian tahun ini dengan cara yang lebih bermanfaat.

“Misalnya berkumpul bersama keluarga dan melakukan kegiatan positif bersama keluarga. Daripada ramai-ramai ke jalanan (merayakan malam pergantian tahun), kan jauh lebih berisiko. Namun pada intinya, kami juga akan meningkatkan pengamanan di malam tahun baru mengantisipasi terjadinya gangguan kamtibmas,” ucapnya. (Juhaeri/R13/HR Online/Editor-Ecep)

Diguncang Gempa Bumi Sumedang, Bangunan RSUD Alami Retak-retak

Pasien.jpeg

harapanrakyat.com,- Bangunan RSUD Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, alami retak-retak pasca diguncang gempa bumi Sumedang dengan magnitudo 4.8. Gempa terjadi pada Minggu (31/12/2023), pukul 20.35 WIB.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang mencatat, dua ruang rawat inap di RSUD Sumedang mengalami retak-retak pada bagian dinding dan atap plafon.

Kedua ruangan yang mengalami kerusakan yaitu Ruang Tanjung di lantai 5. Dan Ruang Tulip di lantai 7 yang mengalami retak pada bagian dinding pintu ruangan.

Tim petugas BPBD melakukan asesmen ke RSUD Sumedang yang berlokasi di Jalan Palasari, Kelurahan Kotakulon, Kecamatan Sumedang Selatan.

Baca Juga: Guncangan Gempa Bumi di Sumedang Terasa Hingga ke Kabupaten Bandung

Semua pasien terpaksa harus dievakuasi ke luar RSUD. Petugas pun mengimbau kepada semua pegawai di RSUD Sumedang supaya tetap waspada dan keluar melalui tangga darurat.

Berdasarkan informasi dari BMKG (Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika), pusat gempa bumi Sumedang dengan magnitudo 4,8 itu berada di 5 Km Barat Laut Sumedang dengan kedalaman 10 Km.

Kemudian, gempa susulan terjadi satu kali dengan magnitudo 3.4. Pusat gempa berada di kedalaman 6 Km Barat Daya Kabupaten Sumedang.

BPBD Kabupaten Sumedang mengimbau kepada semua masyarakat agar tetap tenang dan waspada. (Eva/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Kasus Curanmor Mendominasi Tindak Kriminal di Kota Bandung

Ilustrasi-Curanmor.jpg

harapanrakyat.com – Selama 2023, kasus tindak kriminal pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kota Bandung, Jawa Barat, tercatat sebanyak 661 kasus. Jumlah tersebut tercatat naik 219 persen ketimbang tahun sebelumnya sebanyak 221 kasus.

Kapolrestabes Bandung Kombes Budi Sartono mengungkapkan, jumlah kasus curanmor tahun ini menjadi tindak kriminal terbanyak di sepanjang 2023.

Sedangkan untuk tindak pidana terbanyak lainnya, lanjut Budi, yakni kasus penipuan sebanyak 578 kasus, penggelapan (324 kasus) dan penganiayaan berat (280 kasus).

Baca Juga : Wartawan Turut Jadi Korban Kebrutalan Geng Motor di Garut

“Sepanjang tahun 2023, telah terjadi tindak kriminal curanmor sebanyak 661 kasus. Di antaranya 638 pencurian sepeda motor dan 23 kasus pencurian mobil,” ungkap Budi dalam keterangannya, Minggu (31/12/2023).

Kapolrestabes Bandung ini menjelaskan, jika melihat 25 jenis tindak kriminal, sepanjang 2023 ini terjadi peningkatan tindak kejahatan sebanyak 39 persen di Kota Bandung. Sebagai perbandingan, kata ia, pada 2022 terjadi 2432 kasus, sedangkan pada 2023 ini terjadi 3382 kasus.

“Lokasi paling banyak terjadi tindak kriminal ini di permukiman penduduk. Kami mencatat ada 1628 kasus pidana yang terjadi di permukiman penduduk,” tuturnya.

Baca Juga : Wajah Baru Monumen Perjuangan Rakyat Jawa Barat di Bandung, Tengok Ini Beragam Fasilitasnya

Selain itu, lanjut ia, Polrestabes Bandung juga terus memberantas peredaran narkotika di tengah masyarakat. Sepanjang tahun 2023 ini, lanjut Budi, pihaknya berhasil mengungkap 137 kasus narkotika jenis sabu, 2 kasus psikotropika, dan 8 kasus obat terlarang.

“Kami berhasil mengamankan 223 tersangka dalam tindak kriminal peredaran narkotika ini. Mereka (para tersangka) berperan sebagai pengedar sebanyak 221 orang dan 2 orang sebagai produsennya,” ucap Budi. (Ecep/R13/HR Online)

Recent Posts