Beranda blog Halaman 250

Hujan dan Angin Kencang Terjang Ciamis, 2 Rumah Rusak Tertimpa Pohon

pohon.jpg

harapanrakyat.com,- Hujan dan angin kencang terjang Ciamis, Jawa Barat, pada Sabtu (6/1/2024), menyebabkan sejumlah pohon tumbang menimpa rumah warga hingga rusak.

Seperti yang terjadi di Dusun Tugusari, RT.010, RW.005, Desa Sukamukti, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis. Sebuah pohon nangka tumbang menimpa rumah milik Jemino Mahmud Zaeni (62).

Selain menimpa rumah warga, pohon nangka yang tumbang itu juga memutus kabel listrik milik PLN.

Adanya kejadian tersebut, Relawan Ciamis Selatan bersama Tagana dan petugas PLN langsung bertindak untuk melakukan evakuasi pohon tumbang.

Hujan dan Angin Kencang Terjang Ciamis, 1 Rumah Rusak di Pamarican

Koordinator Relawan Ciamis Selatan layah Kecamatan Pamarican, Agung Gumelar, mengatakan, pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian setelah mendapatkan laporan dari warga terkait adanya rumah yang tertimpa pohon.

Baca Juga: Hujan dan Angin Kencang di Kota Banjar, 1 Rumah Tertimpa Pohon Tumbang

“Tadi kami mendapatkan laporan dari warga adanya rumah yang tertimpa oleh pohon. Saat itu juga meski cuaca masih hujan, kami bersama rekan-rekan langsung mendatangi lokasi dan melakukan evakuasi pohon nangka yang menimpa rumah warga,” kata Agung.

Ia menyebutkan, selain menimpa atap rumah warga, pohon nangka yang tumbang juga memutuskan kabel listrik. Sehingga pihaknya langsung meminta bantuan petugas PLN.

“Alhamdulillah, tadi kami bersama Tagana dan petugas PLN langsung bersama-sama mengevakuasi pohon yang tumbang ini,” terang Agung.

Tidak ada korban jiwa saat kejadian pohon tumbang menimpa rumah korban, hanya saja pemilik rumah alami kerugian sekitar Rp 2 juta.

Menurut Agung, jenis kerusakan atap rumah korban tidak begitu parah, sehingga keluarga korban masih aman untuk tinggal dalam rumahnya.

1 Rumah Rusak Parah di Banjarsari

Satu rumah warga di Kecamatan Banjarsari, rusak tertimpa pohon jati yang tumbang. Foto: Suherman/HR

Sementara itu, hujan dan angin kencang yang menerjang wilayah Ciamis juga menumbangkan sebuah pohon jati di Desa Ratawangi, Kecamatan Banjarsari. Akibatnya satu rumah warga rusak tertimpa pohon jati yang tumbang.

Baca Juga: Akibat Hujan Deras, Tanah Longsor dan Pohon Tumbang Landa Cigugur Pangandaran

Pohon jati yang tumbang itu menimpa rumah milik Marweni, warga Dusun Tuban, RT. 05, RW. 06, Desa Ratawangi, Kecamatan Banjarsari. Atap bangunan rumahnya mengalami kerusakan cukup parah.

Anggota FK Tagana Kabupaten Ciamis Ahman Riana mengatakan, kejadian pohon jati yang tumbang menimpa rumah milik Marweni itu terjadi pada, Sabtu (6/1/2024), pukul 17.00 WIB.

“Akibat dari kejadian ini, Marweni alami kerugian sekitar 10 juta rupiah, yang mana atap bangunan rumahnya ini mengalami kerusakan yang lumayan berat,” terang Ahman.

Dengan adanya kejadian tersebut, petugas Tagana Ciamis bersama Babinsa, Babinmas dan para relawan langsung melakukan evakuasi pemotongan pohon jati tumbang. Serta membersihkan puing-puing rumah yang berserakan.

Pemilik rumah, Marweni mengucapkan terima kasihnya kepada semua jajaran petugas Tagana dan relawan, serta Babinsa dan Babinmas yang telah membantunya dalam evakuasi pohon tumbang.

“Atas nama keluarga kami ucapkan terima kasih kepada para relawan yang telah membantu saya untuk mengevakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah saya ini,” ucap Maweni. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Pasca Insiden Tabrakan KA Turangga, Perjalanan Kereta dari Stasiun Banjar Kembali Normal

KA-1.jpg

harapanrakyat.com,- Pasca insiden tabrakan KA Turangga dengan KA Lokal Bandung Raya di Cicalengka, perjalanan kereta api dari Stasiun Banjar, Jawa Barat, kembali normal.

Seperti diketahui, pada Jumat (5/1/2023) pagi kemarin telah terjadi tabrakan dua kereta api di Cicalengka, Bandung.

Kepala Stasiun Banjar Herry Susanto mengatakan, saat ini keberangkatan dari Stasiun Banjar, sudah kembali normal.

“Betul, keberangkatan dari Stasiun Kota Banjar hari ini sudah kembali normal,” kata Herry Susanto, Sabtu (6/1/2024).

Baca Juga: Batalkan Perjalanan di Stasiun Banjar, KAI Kembalikan Penuh Uang Tiket

Meskipun sudah kembali normal, lanjut Herry, namun terdapat beberapa perjalanan yang masih mengalami keterlambatan.

“Kereta sudah jalan semua, tetapi beberapa perjalanan masih terlambat. Seperti Kereta Lodaya tujuan Solo Balapan. Kemudian, Kereta Argo Wilis jurusan Surabaya Gubeng, dan Kereta Api Baturaden tujuan Purwokerto,” terangnya.

Ia menjelaskan, keterlambatan itu terjadi karena yang biasanya melalui jalur Selatan, namun saat insiden tabrakan KA Turangga itu dialihkan sementara ke jalur Utara.

“Jadi, kereta api yang biasanya lewat ke Banjar, muter dulu melalui Cikampek-Cirebon-Purwokerto-Kroya,” jelasnya.

Sementara itu, keberangkatan Kereta Api Serayu tujuan Jakarta dari Stasiun Banjar, berangkat pada pukul 08.55 WIB dengan penumpang naik sebanyak 108 orang. (Sandi/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Tebing Longsor di Pamarican Ciamis Tutup Jalan Penghubung Sidamulih-Margajaya

Longsor.jpg

harapanrakyat.com,- Tebing longsor di Pamarican, tepatnya di Jalan Nagarahayu, kelok delapan, Dusun Malabar, Desa Sidamulih, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menutup akses penghubung Sidamulih-Margajaya.

Peristiwa tebing longsor itu terjadi akibat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Pamarican dan sekitarnya pada Sabtu (6/1/2024).

Perangkat Desa Sidamulih, Kardiman, membenarkan adanya tebing yang longsor menutup jalan terusan Sidamulih-Margajaya.

Baca Juga: Dapur Rumah Nenek 71 Tahun di Ciamis Ambruk Diterjang Hujan

“Kejadian longsornya tadi sekitar pukul 17.00 WIB saat hujan deras. Untuk panjang longsoran sekitar lima meteran,” katanya.

Menurut Kardiman, akibat longsoran tersebut, jalan penghubung Sidamulih-Margajaya tidak bisa dilalui kendaraan roda empat. “Untuk roda dua masih bisa, tapi untuk roda 4 saat ini tidak bisa,” terangnya.

Kardiman juga mengimbau agar masyarakat selalu waspada ketika musim penghujan tiba seperti saat ini,

“Kemudian, kalau bisa pohon-pohon besar dekat rumah mending ditebang saja sebelum terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan. Karena sekarang banyak sekali kejadian pohon tumbang menimpa rumah,” imbaunya. (Suherman/R3/HR-Online/Editor: Eva)

Pj. Bupati Menghadiri Rakor Kebencanaan Tingkat Kabupaten Subang

Pj. Bupati Menghadiri Rakor Kebencanaan Tingkat Kabupaten Subang

Penjabat Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd Menghadiri Rakor Kebencanaan Tingkat Kab. Subang Di Kantor BPBD Kab. Subang. Jum'at, (05/01/2024).

Laporan Kepala Pelaksana BPBD Kab. Subang Udin Jazudin, S.pd., M.M menyampaikan bahwa berdasarkan indeks resiko bencana (IRBI) bahwa wilayah kab. Subang termasuk dengan indeks resiko bencana tinggi dengan potensi bencana yang cukup komplit. Hal ini didasarkan pada kondisi wilayah yang terbagi 3 yaitu pegunungan, pedataran, dan pesisir pantai.

"Untuk mengatasi itu, dibutuhkan kolaborasi agar bisa cepat tanggap darurat." Ujarnya.

Sekretaris Daerah Kab. Subang H. Asep Nuroni, S.Sos., M.Si menambahkan penanganan bencana itu harus komprehensif dan bekerjasama kepada seluruh pihak, agar cepat tanggap darurat supaya menekan potensi pasca bencana, khususnya di Kab. Subang.

Penjabat Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd menyampaikan arahannya bahwa penanganan bencana ini harus multipihak, serta saling kolaborasi.

"Dengan diterapkannya konsep pentahelix, yang melibatkan multipihak yang terdiri dari unsur pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, serta media" Tegasnya.

Lebih lanjut, Dr. Imran memaparkan konsep sinergitas pentahelix ditujukan untuk menghindari adanya overlap kebijakan dan program-program antar pihak-pihak yang berkepentingan dalam penyelenggaraan pemulihan kondisi pasca bencana.

"Model kolaborasi kerjasama ini dinilai dapat menciptakan kemandirian masyarakat lebih cepat, sehingga tidak selalu tergangtung pada bantuan, terutama pemerintah khususnya pada pemulihan ekonomi pasca bencana." Tutupnya.

Turut mendampingi pada agenda tersebut yakni Asda II, Perwakilan Kapolres Subang, Perwakilan Dandim 0605, Perwakilan Danlanud Suryadharma, Kasatpoldam, Kadis PUPR, Kadis BP4D, Perwakilan Baznas Kab. Subang, Perwakilan Bumd, Beserta seluruh jajaran BPBD Kab. Subang

Pj. Bupati Subang Kunjungi Kecamatan Subang

Pj. Bupati Subang Kunjungi Kecamatan Subang

Penjabat Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd melakukan kunjungan kerja ke Kantor Kecamatan Subang. Jum'at, (05/01/2024.)

Camat Subang Drs. H. Moch Solih Moefraeni, M.Si menyambut baik kunjungan Pj. Bupati subang untuk berkenan memberikan arahan, saran untuk pembangunan di kecamatan subang
 
Penjabat Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd mengawali sambutannya dengan sebuah motivasi yakni Kabupaten Subang harus mampu juara sesuai tagline Subang Jawara "Saya harap nantinya Kabupaten Subang ini menjadi pemenang di Jawa Barat" ungkapnya 

Pj. Bupati Subang, menjelaskan bahwa dirinya hadir di kabupaten subang tidak lain untuk bekerja "saya ditugaskan sebagai penjabat kepala daerah, sekali lagi ditugaskan untuk bekerja" 

Pj. Bupati Subang menghimbau untuk tetap menjaga kondusifitas ditengah dinamika politik saat ini, dan mengajak semua pihak untuk turut menyukseskan pemilu 2024 agar berjalan kondusif, lancar dan sukses.

Turut mendampingi pada agenda tersebut yakni Sekda Subang, Pj. Ketua TP PKK Kab. Subang, Ketua DWP Kab. Subang, Muspika Kec. Subang, Jajaran Aparatur Kecamatan Subang, & Para Lurah Se-Kec. Subang

Cerita Seni Penumpang Asal Tasikmalaya Selamat dari Kecelakaan Kereta Api: Trauma dan Tak Mau Naik Lagi

penumpang-kereta-api.jpeg

harapanrakyat.com,- Seni Nuryani, warga Kota Tasikmalaya, penumpang kereta api yang selamat menceritakan detik-detik tabrakan antara KA Turangga dengan KA Commuter Bandung Raya. Peristiwa tersebut terjadi pada Jumat (5/1/2024) lagi.

Seni, warga Kelurahan Buninagara, Kecamatan Cipedes, mengaku saat ini trauma untuk naik kereta api. Bahkan hingga saat ini ia suara klakson kereta api masih terngiang-ngiang di telinganya.

Ia mengaku akan ke Bandung dengan naik KA Turangga untuk menghadiri kegiatan kantor. Namun 15 menit sebelum sampai Stasiun Bandung, kereta api yang ditumpanginya mengalami tabrakan.

“Saya akan menghadiri acara kantor dari Tasikmalaya ke Bandung. Awalnya nyaman-nyaman aja. Pas saya bangun ada pramugara yang ngambil selimut, aku lihat jam paling menit lagi sampe stasiun Bandung,” Kata Seni, Sabtu (6/1/2024).

Seni melanjutkan, ketika sampai wilayah Cicalengka, kereta api yang ia tumpanginya tiba-tiba pelan dan membunyikan klakson panjang tanpa henti. Ia pun sempat curiga bakal terjadi sesuatu. Sampai akhirnya ia merasakan getaran benturan yang cukup keras. Ternyata kereta api yang ia tumpangi bertabrakan dengan kereta lain.

Baca Juga: Ratusan Penumpang di Stasiun Tasikmalaya Antre Refund Tiket Kereta Api

“Yang di dalam kreta ada yang terlempar dan luka-luka juga. Kalau yang duduk di paling depan hidungnya sampe berdarah karena kejedot. Saya duduk di gerbong 2. Saya mah hanya luka memar di tangan,” katanya.

Seni bersama penumpang lain yang selamat kemudian melompat keluar, karena memang dari gerbong ke bawah itu cukup tinggi. Bahkan Seni mengetahui bahwa salah seorang pramugara yang meninggal dunia sebelumnya sempat ngambil selimut penumpang 5 menit sebelum kejadian tabrakan.

“Setelah kejadian kemarin saya tidak mau naik lagi kereta api, masih trauma. Apalagi dengar klaksonnya, saat ini masing terngiang-ngiang,” pungkasnya. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Menggelar Tasyakur dan Istighosah, Pj. Bupati Subang Menyerahkan Santunan untuk Anak Yatim

Menggelar Tasyakur dan Istighosah, Pj. Bupati Subang Menyerahkan Santunan untuk Anak Yatim

 

Dalam rangka menyambut bulan Rajab 1445 H/2024 M, PJ. Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.Cd didampingi Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Subang Rosnelly Imran, SKM., menggelar Tasyakur sekaligus Istighosah, bertempat di Pendopo Abdul Wahyan, Rumah Dinas Bupati Subang. Kamis, (04/01/2024).

Kegiatan Tasyakur sekaligus istighosah tersebut, dihadiri oleh Sekretaris Daerah, para Asisten Daerah, Para Kepala Perangkat Daerah, Camat, Ketua MUI, Baznas, para kepala bagian Setda Kabupaten Subang.

Mengawali kegiatan, dilaksanakan pembacaan Tawasul yang dipimpin oleh Sekretaris MUI Kabupaten Subang KH. Dadan Hamdani dan diikuti oleh seluruh jamaah yang hadir.

Pada kegiatan tersebut, diserahkan santunan kepada 30 anak yatim yang bersumber dari Pemerintah Daerah Kabupaten Subang, Bank BJB, dan Baznas Kabupaten Subang, yang diserahkan langsung oleh Pj. Bupati Subang dan didampingi oleh Pj. Ketua TP PKK Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah, Ketua DWP, Pimpinan BJB Cabang Subang serta Ketua Baznas Kabupaten Subang.

Pada kesempatan tersebut, Dr. Imran mengungkapkan harapannya kepada para anak penerima santunan agar mereka tetap bersemangat, tidak merasa rendah diri, dan terus berusaha mewujudkan impian mereka. Beliau menekankan pentingnya memadukan mimpi dengan tekad dan usaha, sembari senantiasa menjalankan ibadah kepada Allah SWT.

Dalam pesannya, Dr. Imran menyampaikan motivasi kepada para anak-anak, teruslah bermimpi, tapi jangan hanya sebatas bermimpi. Ingatlah untuk senantiasa melibatkan sholat dalam kehidupan kalian.

Dr. Imran dengan sungguh-sungguh menyatakan tekadnya dalam menjalani tugasnya di Subang dengan membawa keluarganya sebagai wujud komitmen penuh. Dia menjelaskan bahwa penugasannya di Subang tidak memiliki alasan lain selain untuk bekerja dengan maksimal. 

Dr. Imran juga menguraikan lima tugas utama yang diberikan kepadanya. Pertama, tugasnya adalah mengawal proses pemilihan umum dan transisi pilkada hingga terpilihnya bupati definitif. Kedua, dia bertanggung jawab untuk menjaga stabilitas inflasi. Tugas ketiga adalah mengatasi permasalahan stunting, sementara yang keempat adalah menurunkan tingkat kemiskinan ekstrim. Terakhir, Dr. Imran ditugaskan untuk mengawal proses perencanaan pembangunan di Subang secara menyeluruh, baik dalam jangka pendek, menengah, maupun panjang.

Dr. Imran pun berharap saat dirinya telah selesai menunaikan tugasnya sebagai penjabat Bupati, silaturahmi yang telah terjalin dengan masyarakat Subang tidak terputus dan tetap terjalin.

“Tidak hanya berhenti sebagai atasan-bawahan, nanti misalkan saya kembali ke kantor Kemendagri Jakarta, jangan sungkan untuk bersilaturahmi,” Tuturnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah oleh Asisten Daerah Bidang Perekonomian dan Pembangunan H. Hidayat, S.Ag., M.Si. yang membahas tentang keutamaan berbagi kebaikan dan kepedulian terhadap sesama.

Realisasi Pajak Hotel di Pangandaran Tidak Capai Target, Ini Penyebabnya

Pajak-Hotel-di-Pangandaran.jpeg

harapanrakyat.com,- Pendapatan pajak dari hunian hotel di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, tahun 2023 lalu tidak mencapai target dan mengalami penurunan dari tahun sebelumnya.

Menurut data Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Pangandaran, pajak dari hunian hotel tahun 2023 hanya mencapai Rp 20,1 Miliar. Sedangkan target pajak hotel pada APBD perubahan sebesar Rp 21 Miliar.

Artinya ada selisih kurang dari Rp 1 Miliar dari target pajak hunian hotel tahun 2023 yang ditetapkan Pemkab Pangandaran.

Bahkan pada tahun 2022 lalu, capaian target pajak hunian hotel Kabupaten Pangandaran lebih besar dari tahun 2023 kemarin yakni sebesar Rp 20,9 miliar. Atau ada selisih hingga Rp 800 juta.

Sementara itu, realisasi pajak dari restoran justru mencapai target, yakni Rp 8,2 miliar. Dari target pada perubahan sebesar Rp 7,3 Miliar atau 103 persen.

Selain itu, realisasi pajak restoran tahun 2023, lebih besar dari tahun 2022 lalu. Yakni sebesar Rp 7 Miliar atau selisih Rp 1 Miliar.

Sedangkan realisasi pajak hiburan juga mengalami lonjakan cukup signifikan dari tahun 2022. Semula yang hanya Rp 236 juta naik menjadi Rp 1,2 Miliar pada tahun 2023.

Penjelasan Bapenda Pangandaran Soal Realisasi Pajak Hotel Tidak Capai Target

Kepala Bapenda Kabupaten Pangandaran Dadang Solihat mengatakan, turunnya pajak hunian hotel Pangandaran merupakan imbas turunnya angka kunjungan wisatawan.

“Karena sektor pajak hotel ini, tergantung dari banyaknya kunjungan wisatawan,” katanya, Sabtu (6/1/2024).

Menurutnya, penurunan kunjungan wisatawan ini tentunya dipengaruhi banyak faktor.

“Bisa karena memang termakan berita hoax, jadi enggan datang ke Pangandaran,” ucapnya.

Walaupun begitu, capaian pendapatan dari sektor pajak tumbuh dari tahun 2022 lalu. Secara keseluruhan tumbuh 1,30 persen.

Baca Juga: Harga Tiket Masuk Objek Wisata di Pangandaran Berubah 5 Januari, Ini Rinciannya!

Sementara Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan bahwa pendapatan daerah dari sektor pajak dan retribusi tahun 2023 mencapai Rp 113 Miliar.

“Kita sudah lakukan evaluasi dan ke depannya ada perbaikan-perbaikan,” ujarnya.

Tingkat kunjungan wisata ke Pangandaran sendiri mengalami sedikit penurunan pada tahun 2023. Pada tahun 2022 ads 3,7 juta wisatawan, sedangkan pada tahun 2023 hanya 3,5 juta. (Jujang/R9/HR-Online/Editor: Dadang)

Kolam Renang Tirta Digjayana Kota Banjar, Alternatif Wisata untuk Mengisi Libur Akhir Pekan

Kolam-Renang-Tirta-Digjayana-Kota-Banjar.jpg

harapanrakyat.com,- Kolam renang Tirta Digjayana di Kota Banjar, Jawa Barat, bisa menjadi alternatif wisata untuk mengisi libur akhir pekan.

Selain itu kolam renang yang ada di Komplek Batalyon Infanteri Raider 323/Buaya Putih, Kelurahan Purwaharja, Kecamatan Purwaharja, ini sudah berstandar nasional.

Meskipun terletak di komplek militer, namun masyarakat umum juga bisa datang dan berkunjung untuk menikmati libur akhir pekan dengan berenang.

Pengelola Tirta Digjayana, Kopda Acep Sunandar mengatakan, kolam renang tersebut sudah dibuka sejak bulan Juli 2023 lalu.

Untuk bisa masuk, pengunjung hanya perlu membayar biaya tiket sebesar Rp 10.000 per orang. 

“Jadi dengan biaya yang terjangkau, pengunjung bisa menikmati kolam renang dengan standar nasional,” kata Acep Sunandar, Sabtu (6/1/2024).

Menurutnya, selain menjadi wahana rekreasi akhir pekan, kolam renang Tirta Digjayana juga bisa dijadikan untuk tempat latihan bagi para atlet untuk mengasah kemampuannya.

“Jadi tidak hanya untuk masyarakat umum saja. Karena sudah standar nasional, di sini juga bisa dijadikan tempat untuk berlatih atlet renang. Untuk fasilitasnya ada mushola, kamar mandi, dan akan kita lengkapi lagi,” ucapnya.

Ia menjelaskan, kolam renang terbaru memiliki panjang 50 meter dan lebar 8 meter. Selain itu, kedalamannya pun bervariasi mulai dari 80 sentimeter, sampai 6 meter.

“Selain itu, dilengkapi juga dengan empat line di kolamnya,” jelas Acep.

Lebih lanjut Acep menyarankan, bagi masyarakat yang penasaran dan ingin menghabiskan waktu libur akhir pekan, bisa langsung datang ke kolam renang Tirta Digjayana.

“Untuk jam operasionalnya kita buka setiap hari, mulai dari pukul 08.00 sampai 17.00 WIB,” pungkasnya. (Sandi/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Pejabat BUMD Garut Diduga Jadi Panitia Deklarasi Paslon Cawapres, Ini Penjelasan Bawaslu

Pejabat-BUMD-Garut-Diduga-Jadi-Panitia-Deklarasi-Paslon-Cawapres-Ini-Penjelasan-Bawaslu.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang pejabat BUMD di Garut, Jawa Barat, kedapatan menjadi panitia deklarasi dukungan terhadap pasangan calon wakil Presiden (Cawapres) nomor urut 02 Gibran Rakabuming Raka.

Temuan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Garut Nomor Registrasi 007/Reg/TM/PP/Kab 13.17/XII/2023, tentang pejabat Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Intan Garut, telah menemui titik putusan.

Bawaslu Garut pun langsung melakukan penelusuran temuan tersebut. Selain itu, Bawaslu melakukan klarifikasi terhadap yang bersangkutan.

Ketua Bawaslu Garut Ahmad Nurul Syahid mengungkapkan, bahwa hasil dari penelusuran dan klarifikasi, memutuskan bahwa perkara tersebut bukan pelanggaran pemilu.

Bawaslu menganggap, bahwa Dewas PDAM, yang bernama Hendro Sugiarto tak memenuhi unsur pelanggaran pemilu.

Penjelasan Bawaslu Terkait Pejabat BUMD Garut Diduga Jadi Panitia Deklarasi Paslon Cawapres

Ahmad Nurul mengatakan, bahwa temuan itu terjadi pada Desember 2023 lalu, saat kegiatan deklarasi For Gibran di Vape Hotel Garut.

“Saudara Hendro Sugiarto, sebagai Dewas PDAM Tirta Intan menjadi panitia deklarasi paslon wakil presiden,” kata Ketua Bawaslu Garut, Sabtu (6/1/2024).

Ia sebelumnya mengindikasikan yang bersangkutan melanggar Pasal 280 ayat 2 UU Pemilu, junto Pasal 493 dan Pasal 280 ayat 3.

“Aturan tersebut tentang pelaksana tim kampanye tidak boleh melibatkan pekerjaan salah satunya dewan pengawas BUMD atau BUMN,” tambahnya.

Namun setelah mengklarifikasi dan penelusuran, pejabat BUMD di Garut tersebut tidak melanggar UU Pemilu.

Ahmad Nurul menjelaskan, bahwa Hendro Sugiarto datang ke acara tersebut karena ajakan dan inisiatif temannya.

Selain itu, yang bersangkutan tidak termasuk kepada tim pelaksana atau panitia deklarasi dukungan terhadap paslon cawapres yang tercatat di KPU.

“Nah si pengajaknya itu juga tidak masuk ke tim pelaksana. Jadi tidak memenuhi unsur melanggar. Karena pasal dalam UU Pemilu, yang disangkakan hanya untuk peserta untuk tim kampanye dan yang didaftarkan di KPU,” jelasnya.

Pihaknya pun sudah melakukan upaya komprehensif, dengan melakukan pencocokan data antara KPU dan tim kampanye paslon Prabowo-Gibran. Tujuannya, agar tak ada pihak yang merasa dirugikan.

Tak hanya itu, Bawaslu Garut juga menganggap bahwa tim maupun relawan paslon memang ada yang didaftarkan di KPU, tapi ada juga yang tidak didaftarkan.

“Setelah kita cek ke tim kampanye Prabowo-Gibran, Hendro yang merupakan salah seorang pejabat BUMD di Garut tidak terdaftar,” pungkasnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts