Beranda blog Halaman 221

Caleg Gagal di Subang Viral Gara-gara Bongkar Jalan dan Ledakkan Petasan

suarasubang.com – Cerita kontroversial mencuat di Subang setelah seorang calon anggota legislatif (caleg) DPRD Kabupaten Subang, berinisial AH, menciptakan kekacauan menyusul dugaan karena kalah dalam Pemilu 2024.

Aksi provokatif yang dilakukan oleh caleg ini ditengarai karena gagal memenangkan suara pemilihnya di Subang.

AH memilih untuk mengungkapkan ketidakpuasannya dengan cara yang tidak biasa – dengan membongkar jalan yang sebelumnya ia bangun dan menyalakan petasan di menara masjid di Desa Tambakjati.

Aksi teror petasan ini dilakukan di sejumlah titik bersama pendukungnya, menciptakan ketegangan di wilayah tersebut.

Seperti dikutip dari beberapa sumber, dampak tragis dari aksi ini terjadi ketika Dayeh (60), seorang warga, meninggal dunia akibat serangan jantung. Dayeh akhirnya menghembuskan napasnya pada Sabtu sore.

Tindakan lebih lanjut dari caleg ini mencakup membongkar jalan dan gorong-gorong yang sebelumnya dibangun dengan dana aspirasi saat masih menjabat sebagai anggota dewan terpilih.

Pembongkaran ini menuai kekecewaan warga, terutama karena infrastruktur tersebut dibiayai oleh anggaran pemerintah, bukan dana pribadi caleg.

Warga setempat mengecam tindakan tidak terpuji caleg yang gagal tersebut, mengingat bahwa jalan yang dibongkar menggunakan dana publik.

Meski demikian, pihak AH belum memberikan klarifikasi atau keterangan mengenai aksinya.

Aksi ini menuai reaksi negatif dari masyarakat terhadap tindakan provokatif yang dilakukan. Banyak yang menuding aksi caleg ini diakibatkan tidak berhasil meraih suara pemilih.

Uji Coba Car Free Day di Subang, Pj. Bupati ikut Memantau

Uji Coba Car Free Day di Subang, Pj. Bupati ikut Memantau

suarasubang.com – Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.cd, secara aktif memantau langsung pemberlakuan Car Free Day yang berlangsung di Alun-alun Subang.

Langkah progresif pada 25 Februari 2024 mencerminkan komitmen Pj. Bupati dalam memantau dan mendukung inisiatif kesejahteraan masyarakat.

Ditemani oleh Ketua Pj. TP PKK Kab. Subang, Rosnelly Imran S.K.M., Pj. Bupati Subang menyaksikan pelaksanaan Car Free Day dari Jalan Wangsa Goparana (Lampu satu) hingga Jl. S. Parman (Atelir).

Acara ini mencakup beragam kegiatan, seperti Bazar UMKM, Senam Massal, dan Pentas Seni dan Budaya.

Dr. Imran menyatakan bahwa keberhasilan pelaksanaan Car Free Day sebagai uji coba menunjukkan animo tinggi dari masyarakat.

“Uji coba hari ini sukses, dengan partisipasi yang besar dan kelancaran pelaksanaannya. Kita mungkin akan melibatkan lebih banyak pihak dalam pelaksanaannya,” ungkapnya.

Dalam konteks kali ini, kehadiran Pj. Bupati Subang menjadi poin penting dalam menegaskan dukungan pemerintah terhadap kegiatan Car Free Day.

Langkah-langkah proaktif ini dapat meningkatkan visibilitas acara tersebut dan menarik perhatian masyarakat.

Pentingnya partisipasi masyarakat, terutama pelaku UMKM, ditekankan oleh Dr. Imran.

“Seluruh pelaku UMKM harus mengambil peran dalam kegiatan ini,” ujarnya, memberikan nilai tambah kepada acara tersebut sebagai ajang promosi dan kolaborasi bisnis lokal.

Dalam upayanya meningkatkan kebahagiaan masyarakat, Dr. Imran menegaskan bahwa Car Free Day tidak hanya berfungsi sebagai waktu santai, tetapi juga sebagai upaya positif untuk meningkatkan kualitas hidup.

Terkait kondusifitas lingkungan selama Car Free Day Pj. Bupati mengajak semua pihak untuk menjaga ketertiban dan menghindari masuknya kendaraan ke area tersebut, menciptakan suasana yang aman dan menyenangkan bagi partisipan.

Sebagai tambahan, pentingnya kebersihan lingkungan, termasuk sungai yang melintasi kota Subang, disoroti oleh Dr. Imran.

Ajakan untuk bersama-sama menjaga kebersihan menciptakan kesan positif terhadap kegiatan ini, dan dapat diintegrasikan dalam menekankan aspek tanggung jawab lingkungan.

Keterlibatan aktif Pj. Bupati Subang dalam mengawasi Car Free Day di Alun-alun Subang, membuka peluang peningkatan popularitas dan dukungan masyarakat terhadap inisiatif tersebut.

Pj. Bupati Subang Tinjau Lokasi Longsor di Curugagung

suarasubang.com – Pj. Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si., MA.cd, melakukan peninjauan langsung terhadap lokasi longsor di Kp. Curugagung Rt 11/03 Desa Curugagung Kecamatan Sagalaherang (24 Februari 2024).

Dalam kunjungan ini, Dr. Imran didampingi oleh Kalak BPBD Subang, Camat Sagalaherang, dan Kades Curugagung, bertujuan untuk merespon dengan cepat dan tepat terhadap dampak bencana yang terjadi.

Dr. Imran menjelaskan bahwa curah hujan tinggi dan gangguan pada kestabilan tanah menjadi penyebab terjadinya longsor di Desa Curugagung.

Pj. Bupati menegaskan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Subang akan merespons dengan cepat potensi bencana yang mungkin terjadi. Langkah-langkah mitigasi dan rehabilitasi, terutama terkait saluran air irigasi, akan segera dilaksanakan.

Ia menjelaskan bahwa rehabilitasi lingkungan, termasuk pembersihan pohon yang tumbang, sudah dimulai secepat mungkin.

Hal ini dilakukan untuk memastikan mobilitas masyarakat, terutama para petani, tidak terganggu.

Pj. Bupati mengakui bahwa longsor ini menjadi tantangan bagi para petani, dan artikel ini menyoroti pentingnya koordinasi dan kolaborasi antara semua pihak terkait. Fokus utama adalah menjaga irigasi yang vital bagi pertanian.

Menurutnya, area pertanian yang bergantung pada saluran air irigasi yang tersumbat mencakup luas yang signifikan, bahkan mencapai 300Ha. Hal ini menjadi fokus dalam upaya pemulihan.

Imran menghimbau kepada masyarakat agar tetap waspada terhadap aktivitas sehari-hari, terutama dalam kondisi cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi.

Viral Siswi SMA Subang Dituding Selingkuh dengan Guru Olahraga

suarasubang.com – Siswi kelas 12 di subang yang viral di media sosial membantah jadi selingkuhan guru olahraga.

Seperti dinarasikan @infosubang.co siswi tersebut mengatakan kalau informasi soal perselingkuhan guru olahraga hanyalah fitnah.

Bahkan unggahan/thread x nya pun sudah dihapus oleh pemilik akun yunyangxkz permintaan dari istri sahnya.

Menurut akun tersebut melansir dari tribunnewsbogor.com, pihak siswi kelas 12 itu mengancam akan melaporkan ke polisi, Hal itu lantaran dugaan perselingkuhanya dengan guru olahraga viral di media sosial.

“Maaf ya temen2 semua, aku takedown threadnya. Ada permintaan dari ibu gurunya karena diancam mau dilaporin Makasi untuk dukungannya!,” tulis akun itu.

Setelah viral di media sosial, siswi kelas 12 itu pun akhirnya buka suara.

“Fitnah,” kata dia mengutip TribunnewsBogor.com, saat dikonfirmasi, Sabtu (24/2/2024).

Ia menegaskan bahwa semua informasi itu tidak benar adanya.

Namun siswi kelas 12 itu tak menjelaskan detail yang sebenarnya seperti apa.

Komeng: Sang Caleg DPD Viral Hanya Kalah Dari 2 Nama Ini

suarasubang.com – Pada Pemilihan Umum DPD RI di Pulau Jawa, Komeng adalah sosok yang popularitasnya menanjak dan viral. Pasalnya sosok ini berhasil menerobos ke jajaran elit tiga besame caleg DPD dengan pemilih terbanyak.

Tapi di sisi lain, ada juga nama lain seperti Casytha Arriwi Kathmandu, putri Bambang Wuryanto alias Bambang Pacul yang berhasil memperoleh suara kedua terbanyak.

Sementara itu, dari data sementara Komisi Pemilihan Umum (KPU) menunjukkan bahwa Taj Yasin menjadi caleg DPD di Pulau Jawa dengan suara terbanyak. Selanjutnya ada Casytha Arriwi Kathmandu dengan perolehan suara 2.554.334.

Nah, Komeng ada di posisi ketiga setelah dua nama ini. Ketiganya memperoleh angka yang impresif dari pemilih.

Meskipun demikian, perlu dicatat bahwa suara komedian Komeng dari dapil DPD Jawa Barat berpotensi bertambah seiring dengan masih adanya 85.078 Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang belum dihitung, mencapai sekitar 60,57% dari total 140.457 TPS.

Berikut adalah kategori 10 besar caleg DPD dengan suara terbanyak di Pulau Jawa versi real count KPU,

  1. Taj Yasin (caleg DPD Jawa Tengah): 2.761.434 suara
  2. Casytha Kathmandu (caleg DPD Jawa Tengah): 2.554.334 suara
  3. Komeng (caleg DPD Jawa Barat): 2.013.135 suara
  4. La Nyalla Mattalitti (caleg DPD Jawa Timur): 2.004.179 suara
  5. Kondang Kusumaning Ayu (caleg DPD Jawa Timur): 1.810.150 suara
  6. Lia Istifhama (caleg DPD Jawa Timur): 1.736.866 suara
  7. Abdul Kholik (caleg DPD Jawa Tengah): 1.593.899 suara
  8. Agus Rahardjo (caleg DPD Jawa Timur): 1.507.835 suara
  9. Denty Eka Widi (caleg DPD Jawa Tengah): 1.403.620 suara
  10. Adilla Azis (caleg DPD Jawa Tengah): 1.329.326 suara.

Memajukan Produk Unggulan Subang Melalui Malang ITTAF 2024

suarasubang.com – Malang ITTAF 2024 menjadi ajang strategis bagi Kabupaten Subang (Jawa Barat) dalam mengangkat derajat produk unggulan secara nasional.

Pemerintah Daerah, bekerjasama dengan Dekranasda, berperan aktif dalam pameran yang berfokus pada Investasi, Perdagangan, Pariwisata, Pertanian, dan Perikanan, dilaksanakan di Mall Malang City Point pada tanggal 22-25 Februari 2024.

Enam pelaku usaha Dekranasda Kabupaten Subang turut serta dalam pameran ini, membawa beragam produk unggulan, seperti Evan Art Gallery, KJL.ID, Alfafiber, Batik Ganasan, Kain dan Baju Ecoprint, serta Alam Sari.

Keikutsertaan ini bertujuan untuk memperkenalkan, mendukung, dan memasarkan produk UMKM Subang ke level nasional dan internasional.

Pameran ini tidak hanya memberikan peluang promosi, tetapi juga menjadi ajang survei trend pasar, memperluas relasi, dan meningkatkan perekonomian UMKM Kabupaten Subang.

Dengan partisipasi 14 peserta dari berbagai daerah di Indonesia, pameran ini telah membuktikan keberhasilannya melalui kunjungan antusias pengunjung, yang juga diresmikan oleh Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan Kota Malang.

Ketua Dekranasda Kabupaten Subang, Rosnelly Imran, menegaskan bahwa kegiatan ini memberikan manfaat signifikan, termasuk promosi produk, survei pasar, perluasan relasi, dan peningkatan perekonomian UMKM Kabupaten Subang.

Dalam kunjungan stand, beliau juga mendorong pelaku UMKM untuk terus meningkatkan kreativitas dan inovasi guna menciptakan produk unggulan yang dapat bersaing di pasar nasional.

Dengan semangat cinta tanah air, diharapkan produk dalam negeri dapat terus berkembang dan mendapatkan apresiasi yang lebih luas.

PT DAHANA Sukses Menjadi Tuan Rumah DEFEND ID Cup 2024

suarasubang.com – PT DAHANA meraih prestasi sebagai tuan rumah DEFEND ID Cup 2024, menyambut HUT Ke-2 DEFEND ID.

Gelaran ini menampilkan Cabor Voli pada 22 Februari 2024 dan Cabor Basket pada 29 Februari – 1 Maret 2024 di Subang, Jawa Barat. Direktur Utama DAHANA, Wildan Widarman, membuka turnamen ini dengan tema “Strength in Unity, Empowering Indonesia Emas.”

Dalam sambutannya, Wildan menyampaikan harapannya agar DEFEND ID menjadi pemain utama di rantai pasok industri pertahanan global.

Dia juga mengundang anggota DEFEND ID untuk merasakan keakraban di PT DAHANA, Subang.

Tahun ini, Cabor Voli ditambahkan dalam ajang DEFEND ID Cup, diikuti oleh 5 perusahaan anggota.

Wildan berharap turnamen ini bukan hanya konsolidasi dan adu bakat, tetapi juga memperkuat kolaborasi dalam mendukung misi DEFEND ID.

Setelah pertandingan sengit, PT Pindad meraih juara pertama dengan skor 3-1 melawan PT Dirgantara Indonesia.

Sementara PT DAHANA berhasil meraih juara ketiga dengan kemenangan 3-0 melawan PT Len Industri (Persero).

Juara-juaranya:

  • Juara 1: PT Pindad
  • Juara 2: PT Dirgantara Indonesia
  • Juara 3: PT DAHANA

Wildan mengakhiri sambutannya dengan mengingatkan pentingnya fair play dan silaturahmi di antara peserta.

Review Avatar Netflix: The Last Airbender Versi Live Action

suarasubang.com – Sejak perdana hampir dua dekade lalu, “Avatar: The Last Airbender” menjadi salah satu franchise animasi yang disukai oleh para penggemar.

Diciptakan oleh Michael Dante DiMartino dan Bryan Konietzko, seri asli ini mendapat pujian kritis dan melahirkan semesta yang luas.

Oleh karena itu, antusiasme meningkat ketika Netflix mengumumkan seri televisi live-action “Avatar” yang “diciptakan kembali,” dipimpin oleh DiMartino dan Konietzko sebagai co-showrunners dan eksekutif produser.

Sayangnya, kegembiraan itu tidak berlangsung lama karena keduanya meninggalkan proyek ini karena “perbedaan kreatif.”

Sekarang, dengan Albert Kim, showrunner “Sleepy Hollow,” memimpin sebagai pencipta, penulis, dan showrunner, Netflix akhirnya merilis versi “Avatar: The Last Airbender” yang lama ditunda.

Meskipun jauh dari kegagalan adaptasi film M. Night Shyamalan yang tidak berhasil dan menciptakan polemik, seri ini membuat para penggemar berharap Netflix membiarkan masterpiece DiMartino dan Konietzko tidak diutak-atik.

Dengan tugas untuk mengadaptasi 20 episode musim pertama seri animasi menjadi delapan jam, “Avatar” live-action dimulai cukup menjanjikan.

Setelah hidup berdampingan selama ribuan tahun, Fire Nation yang haus kekuasaan, dipimpin oleh Fire Lord Sozin (Hiro Kanagawa), memberontak melawan tiga bangsa lainnya – Water Tribes, Earth Kingdom, dan Air Nomads – dalam upaya dominasi.

Dengan menggunakan CGI dan efek khusus yang mengagumkan, prolog seri ini diceritakan dengan warna yang megah, menjelaskan sejarah perang dan kehidupan Airbender Aang yang menjanjikan sebelum ia menghilang.

Ini adalah pintu masuk dinamis bagi penggemar “Avatar” seumur hidup dan pemula yang dapat dengan cepat mengorientasikan diri mereka sebelum Aang, yang mengetahui bahwa dia adalah Avatar (penguasa keempat elemen), membeku dalam es selama 100 tahun.

Absennya Avatar memungkinkan perang yang didukung oleh komet Fire Nation terus berkecamuk, menghancurkan Air Nomads dan menciptakan kekacauan di Water Tribes dan Earth Kingdom.

Dua puluh menit pertama, “Avatar” melompat seratus tahun ke depan. Katara (Kiawentiio), satu-satunya pengendali air di Southern Water Tribe, dan saudara laki-lakinya yang over-protective Sokka (Ian Ousley) tanpa sengaja menemukan tempat peristirahatan Aang, tanpa disengaja membangunkannya.

Meskipun awalnya ragu, keduanya merangkul Aang sebagai teman mereka dan bergabung dengannya dalam pencarian untuk menguasai elemen lainnya, mengakhiri perang Fire Nation, dan mengembalikan keseimbangan dunia.

Meskipun visual acara ini dan bintang Asia dan pribumi menambahkan keaslian pada seri ini, penampilan sebagian besar pemain, seberapa pun sungguh-sungguhnya, tidak sebanding dengan berat naratifnya.

Banyak penampilan dalam seri ini kurang memiliki emosi yang diperlukan untuk membawa acara yang berpusat pada horor genosida, perang, dan totaliter.

Secara tonal, “Avatar: The Last Airbender” seharusnya berdiri di samping kedewasaan nuansa adaptasi film “Harry Potter” atau “Percy Jackson and the Olympians” di Disney+.

Namun, akting cheesy dan beberapa dialog mirip Disney Channel mengubah apa yang bisa menjadi petualangan epik yang menggetarkan menjadi suara gemuruh yang menggeletak.

Seperti banyak film live-action dan adaptasi televisi dari sumber tertulis atau animasi, Kim dan penulisnya memadukan dan menggabungkan beberapa pukulan naratif penting.

Namun, penyatuan kisah perjuangan kebebasan Jet (Sebastian Amoruso) dengan kota berkilau Omashu Earth Kingdom dan kisah Raja Bumi (Utkarsh Ambudkar) terasa terburu-buru dan terlalu nyaman – terutama bagi mereka yang mengenal seri asli dengan baik.

Selain itu, merampas Sokka dari bantahan komik yang memperkaya versi animasinya adalah sangat mengecewakan dan membuat penampilan lebih satu dimensi.

Pembuka “Avatar” dan episode keduanya, “Warriors,” tetap menjadi dua bagian terkuat dari acara ini, sementara episode kedua belas (“The North”) menyuntikkan ketegangan yang sangat dibutuhkan dan tampilan indah pengendalian air untuk menyegarkan seri di jam terakhirnya.

Dan meskipun banyak penampilan seri yang kurang mengesankan, penampilan Elizabeth Yu sebagai Putri Azula yang licik dan mudah marah – yang putus asa untuk mengesankan ayahnya, Fire Lord Ozai (Daniel Dae Kim), dan mengalahkan kakak lelaki yang diasingkan, Pangeran Zuko (Dallas Liu) – adalah salah satu pertunjukan terkuat dari seri ini.

Juga, peran Paul Sun-Hyung Lee sebagai Paman Iroh meredakan nada banyak adegan yang cenderung melodrama di tangan aktor yang lebih pemula.

Mengingat kembali kepada “Avatar” animasi asli, jelas bahwa DiMartino dan Konietzko memiliki visi yang jelas untuk Aang dan alam semesta ini.

Tanpa panduan hati-hati mereka, seri live-action kehilangan elemen-elemen yang membuat karya animasi ini unik dan terkendali.

Pada akhirnya, “Avatar: The Last Airbender” terasa seperti sedang menampilkan pertunjukan, bukan merendahkan penonton ke dalam dunia yang luar biasa ini dengan cermat.

“Avatar: The Last Airbender” tayang perdana pada 22 Februari di Netflix.

Apa Itu Hak Angket, Hak Interpelasi & Hak Menyatakan Pendapat di DPR

suarasubang.com – Gegara capres Ganjar Pranowo menyinggung soal hak angket, sebagian kalangan masyarakat pun jadi penasaran dengan istilah ini.

Nah, untuk yang penasaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) memiliki tiga hak utama, yaitu Hak Interpelasi, Hak Angket, dan Hak Menyatakan Pendapat.

Kali ini suarasubang akan membahas secara rinci tentang masing-masing hak tersebut dan mekanisme penggunaannya.

Hak Interpelasi Adalah Upaya Menggali Kebijakan Pemerintah

Hak Interpelasi memungkinkan DPR meminta keterangan kepada pemerintah mengenai kebijakan penting dan strategis.

Usulan hak ini membutuhkan dukungan minimal 25 anggota DPR dari lebih dari satu fraksi, dengan disertai dokumen berisi materi kebijakan dan alasan permintaan keterangan.

Jika disetujui dalam rapat paripurna, pemerintah dapat memberikan penjelasan tertulis, dan keputusan menerima atau menolak harus diambil dengan persetujuan lebih dari 1/2 jumlah anggota DPR.

Hak Angket Adalah Penyelidikan Terhadap Kebijakan

Hak Angket memungkinkan DPR melakukan penyelidikan terhadap pelaksanaan undang-undang atau kebijakan pemerintah yang dianggap bertentangan dengan peraturan perundang-undangan.

Usulan hak ini membutuhkan dukungan minimal 25 anggota DPR dari lebih dari satu fraksi, dengan disertai dokumen berisi materi kebijakan dan alasan penyelidikan.

Jika disetujui dalam rapat paripurna, DPR membentuk panitia angket untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.

Hak Menyatakan Pendapat: Ungkapkan Posisi DPR

Hak Menyatakan Pendapat memberikan wewenang kepada DPR untuk menyatakan pendapat mengenai kebijakan pemerintah, kejadian luar biasa, atau dugaan pelanggaran hukum oleh presiden atau wakil presiden.

Usulan hak ini membutuhkan dukungan minimal 25 anggota DPR dan persetujuan minimal 2/3 jumlah anggota DPR dalam rapat paripurna.

Jika disetujui, DPR membentuk panitia khusus untuk menyampaikan pendapatnya kepada pemerintah atau Mahkamah Konstitusi jika diperlukan.

Tiga hak utama DPR, yaitu Hak Interpelasi, Hak Angket, dan Hak Menyatakan Pendapat, memberikan landasan bagi lembaga ini untuk menjalankan fungsinya dalam legislasi, anggaran, dan pengawasan.

Mekanisme penggunaan hak-hak tersebut diatur dengan cermat untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas dalam menjalankan tugasnya.

Rennes vs Milan: Kalah 2-3, Rossoneri Lolos 16 Besar Liga Europa

suarasubang.com – Dalam pertandingan seru di Roazhon Park, AC Milan mengalami kekalahan 2-3 dari Rennes namun tetap memastikan tempat di Babak 16 Liga Europa dengan keunggulan agregat 5-3.

Diavolo memulai pertandingan dengan keunggulan agregat 3-0 setelah kemenangan di leg pertama di San Siro.

Rennes menciptakan keunggulan di menit ke-11 melalui tendangan Benjamin Bourigeaud dari luar kotak penalti.

Milan membalas dengan gol Luka Jovic di menit ke-22, menjadikan skor 1-1 hingga turun minum.

Pada babak kedua, Rennes kembali unggul lewat penalti Bourigeaud di menit ke-52, namun Milan segera menyamakan kedudukan melalui gol Rafael Leao di menit ke-58.

Bourigeaud mencetak hat-trick dengan penalti lain di menit ke-66.

Meskipun Rennes menang 3-2, Milan tetap melangkah ke Babak 16 berkat keunggulan agregat 5-3.

Pertandingan ini menampilkan momen-momen intens dengan kedua tim berjuang untuk dominasi.

Perjalanan Milan di Liga Europa terus berlanjut, menunjukkan ketangguhan dan determinasi.

Recent Posts