Beranda blog Halaman 207

PJ Bupati Subang Hadiri Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah Tahun 2024

suarasubang.com – PJ. Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M. Si, MA. Cd. telah menghadiri upacara peringatan Hari Otonomi Daerah ke-28 tahun 2024 yang diadakan di Balai Kota Surabaya pada Kamis, 25 April 2024.

Upacara tersebut, yang dihadiri oleh kepala daerah dari seluruh Indonesia dan tamu undangan lainnya, dipimpin oleh Menteri Dalam Negeri, Muhammad Tito Karnavian.

Dalam acara tersebut, Pj. Bupati Subang turut mengikuti penganugerahan Penghargaan Karya Bhakti Satyalancana kepada sejumlah kepala daerah atas prestasi mereka, yang diberikan oleh Mendagri Tito Karnavian yang mewakili Presiden Joko Widodo.

Mendagri Tito Karnavian mengucapkan selamat kepada semua pemerintah daerah atas peringatan Hari Otonomi Daerah ke-28, serta menyampaikan terima kasih atas upaya mereka dalam berbagai bidang.

Tema utama acara, ‘Otonomi Daerah Berkelanjutan Menuju Ekonomi Hijau dan Lingkungan yang Sehat’, menekankan pentingnya kolaborasi dan konektivitas dalam mewujudkan visi tersebut.

Tito Karnavian juga menekankan pentingnya kompetisi positif antara kepala daerah sebagai salah satu cara untuk meningkatkan kinerja dan motivasi dalam memajukan daerah masing-masing.

Pj. Bupati Subang, dalam kesempatan tersebut, menegaskan pentingnya peran otonomi daerah dalam pembangunan daerah, sesuai dengan Keputusan Presiden RI Nomor 11 Tahun 1996 yang menetapkan tanggal 25 April sebagai Hari Otonomi Daerah.

Ia juga menyoroti pentingnya evaluasi terhadap kebijakan otonomi daerah untuk meningkatkan kualitas kehidupan masyarakat setempat.

Acara tersebut juga menjadi ajang silaturahmi antara pemerintah pusat dan daerah, memungkinkan evaluasi pencapaian dan pembahasan kebijakan yang lebih baik untuk masa depan Indonesia yang lebih baik.

Dalam kesempatan itu, Pj. Bupati Subang juga bertemu dengan Mendagri Tito Karnavian dan beberapa kepala daerah dari wilayah lainnya.

PT DAHANA Lakukan Fogging untuk Mencegah Penyebaran DBD di Subang

suarasubang.com – Eman Suherman, Ketua unit Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT DAHANA, menyatakan bahwa perusahaan juga melibatkan tenaga kesehatan lingkungan dari Puskesmas Cibogo, Pemerintah Desa Sadawarna, serta Kepala Dusun Cikareo dalam proses fogging.

Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk membatasi penyebaran nyamuk yang menjadi vektor DBD, sebagai upaya untuk melindungi masyarakat.

Menurut Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementerian Kesehatan, Maxi Rein Rondonuwu, kasus DBD cenderung meningkat terutama seiring dengan pergantian musim.

nHingga April 2024, Indonesia telah mencatat 53.131 kasus DBD, dengan jumlah kematian mencapai 404 jiwa. Kabupaten Subang sendiri menjadi salah satu wilayah dengan jumlah kasus terbanyak, bahkan telah dinyatakan sebagai Kasus Luar Biasa Demam Berdarah Dengue (KLB DBD).

Eman Suherman menegaskan bahwa PT DAHANA siap untuk terus membantu masyarakat, khususnya yang berada di sekitar wilayah perusahaan, dengan melakukan fogging. Setelah Dusun Cikareo, rencananya fogging akan dilakukan di berbagai dusun lain di Desa Sadawarna.

Dalam upaya menjaga kesehatan masyarakat, Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kebersihan lingkungan dan kesehatan pribadi.

Ekspor Planterbag ke Saudi Arabia – Kolaborasi Visio Eco Planting dan Inaexport

Ekspor Planterbag ke Saudi Arabia. Direktur Arief Wibisono Melepas Ekspor Planterbag Senilai USD 71.290 ke Saudi Arabia, Kolaborasi Sukses Platform Inaexport

suarasubang.com – Ekspor Planterbag ke Saudi Arabia. Direktur Arief Wibisono Melepas Ekspor Planterbag Senilai USD 71.290 ke Saudi Arabia, Kolaborasi Sukses Platform Inaexport
.


Pada Jumat, 26 April 2024, PT Visio Eco Planting, dibawah pimpinan Direktur Pengembangan Pasar dan Informasi Ekspor, Arief Wibisono, merayakan keberhasilan ekspor produk planterbag senilai USD 71.290 ke pasar Saudi Arabia. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara Direktorat Pengembangan Ekspor Nasional melalui platform Inaexport dengan Dinas Perindag Kabupaten Tangerang.
.
Dalam kesempatan tersebut, Direktur Arief Wibisono menyampaikan kebanggaannya atas kerjasama yang terjalin, mencatat bahwa Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional senantiasa membuka pintu bagi pelaku usaha Indonesia untuk berinteraksi dengan calon pembeli di seluruh dunia. Dengan adanya platform Inaexport, pelaku usaha dapat lebih mudah mengakses informasi yang diperlukan untuk melangkah ke pasar global.
.
Acara yang dihadiri oleh berbagai pihak penting seperti Direktur PT Visio Eco Planting, Evi Ainurn Nikmah, Komisaris PT Visio Eco Planting, Eko Setiawan, dan Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Tangerang, Rusmiyati, menunjukkan keseriusan dan dukungan yang diberikan untuk mengembangkan ekspor produk Indonesia ke pasar internasional.
.
Kolaborasi ini menjadi salah satu contoh suksesnya strategi pengembangan pasar dan informasi ekspor yang dilakukan oleh pihak-pihak terkait. Diharapkan, dengan terus meningkatnya kerjasama semacam ini, pelaku usaha Indonesia akan semakin mampu bersaing di pasar global dan memperluas pangsa ekspornya ke berbagai negara di seluruh dunia.

Gercep, Polres Subang Tangkap Pelaku Tawuran yang Berujung Kematian

suarasubang.com – Peristiwa tawuran antar pelajar terjadi pada Sabtu malam di Dusun Krajan RT 01/01 Desa Sukahaji, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang.

Korban, yang diketahui bernama AC (18 tahun), beralamat di KP. Gempol Bojong Desa Gempol Kolot, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang, meninggal dunia akibat luka pendarahan di dada sebelah kiri setelah dilarikan ke Rumah Sakit Central Medika Cikalong Karawang.

Keluarga korban melaporkan kejadian tersebut ke Mapolres Subang dengan nomor laporan LP/B/09/IV/2024/SPKT/SEK CIASEM/RES SUBANG/POLDA JABAR.

Kasus ini masuk dalam kategori kekerasan terhadap anak yang mengakibatkan kematian, sebagaimana diatur dalam Pasal 80 ayat (3) UU RI No.35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak.

Berdasarkan laporan tersebut, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Subang di bawah pimpinan IPDA Tatang Suryaman melakukan penyelidikan.

Pada Minggu, 21 April 2024 sekitar pukul 21.30 WIB, tim berhasil mengungkap dan menangkap pelaku dengan inisial AS (15 tahun), warga Desa Pinangsari, Kecamatan Ciasem, Subang.

Selain itu, tim juga mengamankan 17 orang saksi dan beberapa barang bukti, antara lain 3 buah sajam jenis celurit dan 1 buah sajam jenis golok sisir.

Pelaku beserta 17 orang saksi saat ini telah ditahan di rumah tahanan Mapolres Subang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Proses hukum lebih lanjut akan dilakukan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Sosialiasi Kurang Optimal, 8 Warga Subang Meninggal karena DBD

suarasubang.com – Kabupaten Subang, Jawa Barat, sedang dihadapkan pada masalah serius terkait Demam Berdarah Dengue (DBD). Dalam empat bulan terakhir tahun 2024, RSUD Subang mencatat 8 kematian akibat DBD.

“Ada 8 pasien yang meninggal dunia karena Demam Berdarah Dengue,” tegas Wakil Direktur Pelayanan RSUD Subang, dr. Syamsu Riza.

Seperti dikutip dari viva.co.id, jumlah ini menjadi perhatian serius bagi anggota DPRD dari Fraksi PKS Subang, Asep Hadian.

Ia menggarisbawahi perlunya sosialisasi yang lebih intensif mengenai pencegahan DBD kepada masyarakat. Menurutnya, sosialisasi harus dilakukan secara luas, tidak hanya oleh petugas kesehatan.

“Sosialisasi harus gencar dilakukan,” tegas Asep.

Asep juga menyoroti perlunya pemerintah daerah Subang melakukan langkah nyata dalam pencegahan penyakit DBD.

Implementasi nyata seperti upaya pencegahan dan edukasi kepada masyarakat harus diutamakan, bukan hanya kajian.

Jaka Arizona, seorang aktivis pemerintah Subang, menyebut bahwa minimnya sosialisasi yang dilakukan oleh pemerintah daerah Subang terkait pencegahan penyakit DBD menjadi masalah serius.

Ia menekankan agar Pemerintah Daerah Subang, khususnya Dinas Kesehatan, gencar melakukan sosialisasi.

“Jangan minim sosialisasi, ketika banyak korban berjatuhan, mau menyalahkan siapa?” tegas Jaka.

Gramedia Subang Resmi Dibuka, Ada Promo Menarik

suarasubang.com – Peresmian Gramedia Subang di Jalan Otto Iskandardinata No. 92, Karanganyar, Kecamatan Subang, dengan luas area 400 meter persegi, Rabu (24/4/2024), menjadi titik awal bagi literasi di Kabupaten Subang. Gerai Gramedia pertama dan satu-satunya di sini adalah hasil kolaborasi dari Kemitraan Gramedia.

Gramedia Subang hadir dengan konsep toko modern yang menyajikan buku-buku terbaik dan berkualitas, serta perlengkapan sekolah dan kantor.

Gerai ini resmi dibuka oleh Leonardus Yaris Sebastian, Wholesale General Manager, dengan harapan melebarkan sayap dalam mengkampanyekan gerakan literasi di tanah air.

Konsep Toko Modern untuk Mendorong Literasi

Komitmen Gramedia untuk memperluas jangkauan dalam meningkatkan literasi terwujud melalui Gramedia Subang. Melalui program Kemitraan Gramedia, setiap individu atau badan usaha dapat berkolaborasi dengan Gramedia.

Gramedia Subang, yang berlokasi di Jalan Otto Iskandardinata No. 92, Karanganyar, Kecamatan Subang, menawarkan lebih dari 1.000 judul buku dari berbagai kategori seperti buku anak, komik, novel, pengembangan diri, agama, dan ekonomi.

Selain buku, Gramedia Subang juga menyediakan aneka produk lainnya seperti mainan, alat tulis, fancy product, dan perlengkapan sekolah.

Promo Menarik Selama Masa Opening

Dalam rangka peresmian, pelanggan dapat menikmati berbagai promo diskon menarik dari tanggal 24 hingga 30 April 2024. Promo ini mencakup diskon hingga 50 persen untuk produk Emco, diskon hingga 70 persen untuk produk Kukiko, diskon hingga 30 persen untuk produk London Taxi, dan harga khusus untuk Produk Totebag Homebrand Gramedia serta promo menarik lainnya.

Jam Operasional dan Sistem Pembayaran

Gramedia Subang beroperasi dari pukul 10.00 hingga 21.00 WIB, dengan sistem pembayaran yang dapat dilakukan secara tunai maupun non-tunai. Hal ini diharapkan membuat pengalaman berbelanja lebih mudah dan nyaman bagi para pelanggan.

Dengan peresmian Gramedia Subang, masyarakat Kabupaten Subang kini memiliki akses lebih dekat dengan literasi dan produk-produk berkualitas dari Gramedia.

Promo menarik selama masa opening menjadi kesempatan bagi para pelanggan untuk mendapatkan buku dan produk dengan harga terbaik. Semoga kehadiran Gramedia Subang turut berkontribusi dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

Daftar Tunggu Haji di Subang 19 Tahun, Berangkat 2043, Kuota 23.000 Orang

suarasubang.com – Minat warga Subang untuk melaksanakan rukun Islam ke-5, yaitu ibadah haji, terus meningkat. Hingga hari ini, jumlah kuota calon jemaah haji yang akan berangkat ke Tanah Suci untuk menunaikan ibadah haji mencapai lebih dari 23.000 orang. Diketahui, daftar tunggu keberangkatan haji di Subang telah mencapai 19 tahun.

Seperti dikutip dari tribunjabar, Kasi Haji Kementerian Agama Subang, H Rojak, pada Rabu (24/4/2024) mengungkapkan, “Saat ini sudah tercatat 23.000 orang menunggu keberangkatan ke Tanah Suci.”

Rojak mengajak warga yang berniat untuk berangkat ke Tanah Suci agar segera mendaftar ke Kantor Kementerian Agama Subang. “Alur SOP pendaftaran jika masyarakat mau daftar haji, itu ke Kementerian Agama. Dan sekarang pendaftaran haji sepanjang tahun,” katanya.

Proses Pendaftaran dan Biaya Haji

Rojak menjelaskan bahwa biaya awal memesan kuota keberangkatan adalah sebesar Rp 25 juta. Sementara itu, biaya pelunasan ditentukan dalam Peraturan Presiden (Perpres).

“Booking seat kuota haji itu 25 juta, ini besaran biaya di seluruh Indonesia. Kalau biaya pelunasan itu menunggu perpres, setiap tahun sudah ada perpres,” ungkapnya.

Tahapan Pendaftaran Haji

Ia menjelaskan alur pendaftaran haji, di mana Kantor Kementerian Agama akan menyarankan booking seat atau pemesanan kursi sebesar Rp 25 juta, yang kemudian disalurkan pada bank pemerintah yang ditunjuk untuk menerima setoran haji.

“Jadi ke BPS (Bank Penerima Setoran) itu memboking SID 25 juta, kemudian kwitansi yang Rp 25 juta dibawa ke Kementerian Agama. Nanti akan dibuatkan Surat Pendaftaran Pergi Haji atau SPPH, dan tinggal menunggu pemberangkatan. Hari ini daftar, tunggunya 19 tahun ke depan baru diberangkatkannya,” ucapnya.

Jumlah Calon Jemaah Haji Subang

Sementara itu, jumlah calon jamaah haji asal Subang yang akan berangkat ke Tanah Suci tahun 2024 lebih dari seribu orang. “Tahun 2024 ini ada 1.180 calon jemaah haji asal Subang yang akan berangkat ke Tanah Suci,” ucapnya.

Para calon jemaah haji Subang akan mulai diberangkatkan pada awal Mei 2024 menuju Sanah Suci Mekah dibagi menjadi 3 kelompok terbang (Kloter). “Alhamdulillah, calon jemaah haji Subang masuk kloter pertama dan akan berangkat mulai 11 Mei 2024 mendatang, selanjutnya Kloter 10 akan berangkat tanggal 20 Mei dan kloter 24 akan diberangkatkan 3 Juni 2024,” ungkapnya.

Rincian Ongkos Naik Haji (ONH)

Terkait Ongkos Naik Haji (ONH), Rojak menyebut ONH tahun 2024 sebesar Rp 93.410.286 per jamaah, dengan rincian biaya 60 persen dibayar oleh jamaah dan 40 persennya ditanggung oleh pemerintah.

“Biaya tersebut sudah termasuk biaya penerbangan, akomodasi di Makkah, biaya hidup, dan biaya visa,” tuturnya.

Dengan jumlah calon jemaah haji yang terus meningkat, Kementerian Agama Subang mengajak warga yang berniat untuk melaksanakan ibadah haji agar segera mendaftar.

Proses pendaftaran telah disederhanakan dengan adanya pendaftaran sepanjang tahun. Biaya pendaftaran dan detail pembayaran telah diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres), dengan total biaya sebesar Rp 93.410.286 per jamaah untuk tahun 2024.

Jumlah calon jemaah haji Subang tahun 2024 mencapai 1.180 orang, yang akan diberangkatkan dalam 3 kelompok terbang. Semoga informasi ini bermanfaat bagi yang berniat melaksanakan ibadah haji.

Jawab Tanggapan Fraksi DPRD, Pj. Bupati Subang Jelaskan Raperda RTRW

suarasubang.com – Membuka agenda penyampaian tanggapan terhadap fraksi-fraksi DPRD atas Raperda tentang RTRW, Pj. Bupati Subang mengucapkan terima kasih kepada pimpinan dan seluruh anggota DPRD.

“Terima kasih atas tanggapan, usulan, saran, kritik, dukungan dan perhatian secara seksama terhadap Raperda tentang Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Subang tahun 2023-2043.”

Selanjutnya, Pj. Bupati Subang menanggapi satu persatu pandangan umum dari fraksi-fraksi DPRD, seperti dari partai PDI Perjuangan, Golkar, Gerindra, PKB, Nasdem, PAN, dan PKS.

Pj. Bupati Subang pada rapat Paripurna tersebut berharap Raperda yang kini tengah diajukan dapat disetujui dan melahirkan Perda yang dapat mengoptimalkan rencana pembangunan Subang.

“Kami berharap di semester pertama tahun 2024 ini, dapat melahirkan PERDA yang dapat mengoptimalkan rencana struktur pembangunan ruang wilayah di Kabupaten Subang.”

Selain itu, Pj. Bupati juga berharap, lahirnya Perda terkait Rencana Tata Ruang Wilayah tersebut dapat memberikan dampak yang positif demi terwujudnya Subang yang Jawara, jaya, istimewa dan sejahtera.

“Tentunya kedepannya dengan adanya Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Subang tahun 2023-2043 ini dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan di wilayah kabupaten subang.

“Tentunya demi terwujudnya cita-cita kita bersama yakni Subang Jawara (Jaya, Istimewa, Sejahtera).”

Hadir pada kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Perwakilan Forkopimda, Perwakilan Para Kepala OPD, serta tamu undangan lainnya.

Pj. Bupati Subang Hadiri SPM Award 2024: Tingkatkan Kinerja Pelayanan Dasar

suarasubang.com – Penjabat (Pj) Bupati Subang, Dr. Drs. Imran, M.Si. MA.Cd, menghadiri acara SPM Award 2024 yang diselenggarakan oleh Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) di Hotel Bidakara, Jakarta pada Rabu, 24 April 2024.

SPM (Standar Pelayanan Minimal) Awards merupakan bentuk penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat kepada Pemerintah Daerah yang berhasil memperlihatkan kinerja terbaik dalam pelayanan publik.

Acara ini dihadiri secara langsung maupun virtual oleh sejumlah Pemerintah Daerah di seluruh Indonesia.

Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Ir. Restuardy Daud, M.Sc, dalam laporannya menyampaikan bahwa tujuan dari SPM Award adalah untuk meningkatkan komitmen kepala daerah dalam menyediakan pelayanan dasar yang berkualitas serta mendorong penerapan SPM secara optimal di seluruh daerah.

Hal ini juga bertujuan untuk memberikan pembinaan dan koordinasi antara tim sekretariat pusat dengan tim penerapan SPM di tingkat provinsi dan kabupaten/kota.

Wakil Menteri Dalam Negeri, John Wempi Wetipo, SH, MH, dalam sambutannya mengungkapkan bahwa berdasarkan indeks pencapaian SPM (IP SPM) pada tahun anggaran 2024, rata-rata nasional berada di angka 83,29%, masuk dalam kategori Tuntas Madya.

Sedangkan untuk nilai rata-rata provinsi berada di angka 84,68% dan kabupaten/kota sebesar 81,91%, keduanya juga masuk dalam kategori Tuntas Madya.

Lebih lanjut, Wamendagri menjelaskan bahwa indeks SPM menunjukkan peningkatan selama lima tahun terakhir, dengan capaian pada tahun 2019 sebesar 52,53%, 2020 sebesar 62,45%, 2021 sebesar 69,71%, 2022 sebesar 76,94%, dan pada tahun 2023 sebesar 83,29%.

Target yang ditetapkan untuk mencapai Tuntas Paripurna, yaitu 100%, sesuai dengan RPJMN tahun 2019-2024.

Langkah-langkah pencapaian SPM yang dijelaskan oleh Wamendagri antara lain:

  • Peningkatan komitmen dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat terutama terkait urusan wajib pelayanan dasar.
  • Meningkatkan strategi dan inovasi dalam penyelenggaraan SPM serta memastikan integrasi dalam dokumen perencanaan pembangunan daerah.
  • Memperkuat tim penerapan SPM serta mengawasi pelaksanaan rencana aksi yang telah ditetapkan.
  • Memastikan penerapan SPM dilaporkan dengan baik melalui aplikasi E-SPM setiap triwulannya.

Acara tersebut dihadiri oleh Pj. Bupati Subang, Kaban BP4D Kabupaten Subang, serta Kabag Tata Pemerintah Setda Kabupaten Subang, yang turut mendukung upaya peningkatan kualitas pelayanan dasar bagi masyarakat Kabupaten Subang.

Rapat Paripurna DPRD Subang Dihadiri Sekda

suarasubang.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Subang H. Asep Nuroni, S.Sos.,M.Si mewakili Penjabat Bupati Subang Dr. Drs. Imran, M.Si.,MA.Cd hadir dalam Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang, bertempat di Ruang Rapat Paripurna, Senin (22/04/2024).

Rapat Paripurna yang dipimpin oleh Wakil Ketua DPRD Kabupaten Subang, Aceng Kudus, SP., didampingi wakil ketua III Lina Marlina juga diikuti oleh sebanyak 27 anggota dewan tersebut dilaksanakan dengan agenda Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi atas Nota Pengantar Bupati Subang terhadap Raperda Rencana Tata Ruang Wilayah Kabupaten Subang.

Penyampaian pandangan umum dilaksanakan oleh fraksi PDI, Golkar, Gerindra, PKB, Nasdem, PAN, dan PKS di mana semua fraksi mendukung Raperda RTRW Kabupaten Subang dengan beberapa catatan diantaranya:

  1. Perubahan Perda RTRW harus didasari pada potensi Kabupaten Subang, bukan hanya kepentingan investasi semata;
  2. Lindungi potensi pertanian, perkebunan, perikanan, dan pariwisata di Kabupaten Subang;
  3. Pemahaman dan ketaatan birokrat serta investor dalam pelaksanaan Raperda mutlak diperlukan;
    4.Integrasi dari pembelajaran peraturan yang sebelumnya;
  4. Hasil raperda harus dipastikan dapat dinikmati oleh seluruh kalangan masyarakat Subang.

Hadir pula para Kepala Perangkat Daerah, unsur Forkopimda, Kepala OPD, Camat se-Kabupaten Subang, Kepala Desa dan tamu undangan lainnya.

Recent Posts