Beranda blog Halaman 1703

Pilkades Serentak 2021 Subang Diharapkan Berjalan Sukses

b8fed008f047910e1858f2cd6c349105.jpg

KBRN, Subang : Bupati Subang Ruhimat berharap, Pilkades Serentak 19 Desember 2021 berjalan aman, lancar dan kondusif, serta damai.

Bupati juga yakin, bahwa seluruh Calon Kepala Desa (Cakades), yang bersaing di 58 Desa, sama-sama memiliki kepentingan untuk mensukseskan Pilkades Serentak tersebut.

“Kita sungguh-sungguh mengharapkan Kabupaten Subang ini, dalam rangka Pilkades Serentak. Mudah-mudahan bisa terwujud keamanan, kenyamanan dan kedamaian  tentunya. Biasanya sesama lawan calon ya, dan saya yakin mudah-mudahan ini betul-betul mereka sudah menjiwai, betapa pentingnya menjaga keamanan khususnya di wilayah desanya masing-masing,” ujar Ruhimat kepada RRI di Subang, Jumat (3/11/2021).

Ruhimat juga mengapresiasi, seluruh jajaran Forkopimda, khisusnya Kapolres dan Dandim yang sudah menginisiasi deklarasi damai bagi seluruh Cakades, yang bersaing di Pilkades Serentak.

“Saya sangat mengapresiasi, langkah yang sudah diambil Kapolres dan Dandim, untuk menggelar deklarasi damai, yang kemarin baru saja di gelar di Mapolres, dan sebagian mengikutinya secara virtual,” tegasnya.

Begitupun bagi Panitia pelaksana, dan pengawas Pilkades Serentak lanjut Ruhimat, harus menjalankan semua ketentuan tahapan pilkades serentak, sesuai SOP-nya. 

“Saya juga titip kepada panitia dan pengawas pilkades, untuk netral, dan menjalankan tahapan sesuai aturan dan ketentuan yang berlaku,” pungkas Bupati.

Harta Kekayaannya Naik, Komisioner KPK Merespons

31b4ac8cbca6d296bf3f0d4dc3499bfc.jpg

KBRN, Jakarta: Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyampaikan respons dan memberi penjelasan seputar kenaikan kekayaannya setelah menjabat sebagai Komisioner KPK. 

Berdasarkan catatan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) yang dilaporkan pada Desember 2020, kekayaan Ghufron tercatat mencapai Rp13,48 miliar. Pada laporan tahun sebelumnya yakni saat baru menjabat sebagai wakil ketua KPK, kekayaan Ghufron hanya Rp9,23 miliar.

Sebelum menjabat sebagai komisioner KPK, Ghufron merupakan Dekan di Universitas Jember. Total kekayaan Ghufron saat akhir menjabat sebagai Dekan di Universitas Jember hanya Rp6,74 miliar berdasarkan catatan LHKPN yang dilaporkannya pada Desember 2018.

Ghufron menjelaskan bahwa dirinya memberi beberapa tanah dan bangunan dalam beberapa tahun terakhir ini. Pembelian itu yang membuat kekayaannya meningkat.

“Perlu saya jelaskan aset saya kebanyakan properti tanah dan bangunan yang saya beli dari lelang negara,” kata Ghufron melalui keterangan tertulis, Jumat, (3/12/2021).

Ghufron mengatakan dirinya membeli tanah dan bangunan yang biasanya sudah dilelang sebanyak tiga kali. Biasanya, tanah dan bangunan yang sudah dilelang tiga kali itu lebih murah.

“Selanjutnya saya renovasi dan saya jadikan rumah atau kostan, kadang saya jual kembali setelah renovasi atau kadang saya renovasi untuk usaha kostan,” jelas Ghufron.

Ghufron membenarkan kebiasaan membeli tanah dan bangunan itu membuat kekayaannya meningkat tiap tahun. Namun, semua aset yang dimilikinya sudah dilaporkan ke LHKPN.

“Saya di Jember memiliki tiga lokasi kostan yang kamarnya total sekitar 70 kamar, masa covid-19 ini income-nya relatif turun, tetapi dalam pelaporan LHKPN saya laporkan bukan saja sebagai harga pasar rumah namun saya laporkan sebagai rumah kostan yang nilainya bisa menjadi dua kali lipat dari harga belinya,” jelas Ghufron.

Hal itulah yang membuat kekayaan Ghufron meroket dalam beberapa tahun terakhir. Meski telah dikritik, Ghufron mengaku tidak marah. Dia justru senang dengan kritik kekayaannya itu.

“Saya sampaikan terimakasih atas perhatiannya dan saya berbangga atas pengawasan dan kontrol publik terdahap aparat negara semoga bermanfaat untuk menjaga integritas penyelenggara negara,” ucap Ghufron. (imr)

Bupati Ruhimat Khawatirkan Alih Fungsi Lahan PTPN Menjadi Wisata dan Galian C Tak Berizin

7831a255-cd09-43f3-8632-7e0d432b5514.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang H. Ruhimat menerima kunjungan Kepala DPMPTSP Jawa Barat sekaligus meminta arahan dan saran terkait perizinan di Kabupaten Subang, di Ruang Rapat Segitiga, Kamis (2/12/2021).

Pada pertemuan tersebut Kang Jimat memaparkan mengenai Kabupaten Subang dan potensinya. Kang Jimat menyampaikan dengan besarnya potensi yang dimiliki Subang, mulai dari gunung hingga pantai, tentu banyak peluang usaha yang tercipta dan memerlukan perizinan. Kang Jimat berharap dengan potensi yang ada, Subang memiliki ikon di mana di daerah utara dapat terfokus pada usaha tambak dan pelabuhan, di Subang bagian tengah fokus pada industri dan manufaktur, sedangkan Subang bagian selatan fokus pada pariwisata.

Namun dalam hal itu, terjadi beberapa permasalahan, salah satunya adalah terkait pariwasata yang kepemilikannya diakui sebagai aset BUMN. Kang Jimat menyampaikan bahwa area pariwisata di Subang Selatan, merupakan lahan eks HGU yang telah habis masa gunanya sejak tahun 2002, namun diizinkan secara sepihak oleh PTPN yang bekerjasama dengan pihak swasta. Kang Jimat merasa khawatir akibat adanya pariwisata di selatan yang tidak sesuai regulasi dan merusak alam, padahal tempat tersebut adalah area serapan air.

Kang Jimat juga menyampaikan terkait galian C yang kebanyakan tidak memiliki izin. Kang Jimat mengatakan bahwa dengan banyaknya galian C yang tidak berizin tersebut, membuat pemerintah tidak bisa menarik dana retribusi, namun dampaknya sangat besar, salah satunya mengakibatkan jalanan rusak. Kang Jimat mengatakan efek domino dari permasalahan tersebut, akan terus berlanjut apabila permasalahan ini tidak diselesaikan.

Untuk itu, Kang Jimat meminta saran atas keinginannya tentang sharing saham dengan perusahaan untuk dapat memperbaiki berbagai insfrastruktur salah satunya jalan. Kang Jimat juga meminta saran kepada kepala Kepala DPMPTSP Jawa Barat dalam rencana mengeluarkan Perbup terkait perusahaan yang membangun di lahan eks HGU.

Kepala DPMPTSP Subang Drs. Rahmat Fatharrahman, M.Si mengatakan bahwa dirinya akan mendukung dan konsisten terkait arahan bupati untuk tidak mengeluarkan izin kepada pihak manapun yang ingin menggunakan lahan eks HGU sebelum regulasinya jelas. terkait Galian C, dirinya menyampaikan bahwa saat ini galian ilegal tersebut tengah diawasi oleh divisi khusus dari pusat. Divisi khusus tersebut akan menutup galian tersebut jika berpotensi merusak lingkungan.

Kepala DPMPTSP Jawa Barat Noneng Komara Nengsih, S.E., M.AP menyampaikan bahwa permasalahan tersebut akan menjadi sebuah pekerjaan rumah bagi dirinya dan tim. Selain itu, dirinya juga akan mengundang PTPN untuk dapat berdiskusi terkait permasalahan yang terjadi di Subang.

Polsek Cisalak Ikuti Deklarasi Damai Pilkades via Zoom Meeting

IMG-20211202-WA0028.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Polsek Cisalak dan Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang mengikuti zoom meeting deklarasi damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak tahun 2021 gelombang ke satu yang dilaksanakan di Kantor Kecamatan Cisalak Kabupaten Subang, Kamis (2/12/2021).

Menurut Kapolsek Cisalak Ipda Ikin Sodikin mengatakan, bahwa giat zoom meeting deklarasi damai Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak gelombang ke satu Kabupaten Subang tahun 2021 yang dilaksanakan di ruangan zoom meeting Kec Cisalak atas arahan dan petunjuk Kapolres Subang AKBP SUMARNI, SIK,SH ,MH.

“Untuk pencalonan agar tidak melakukan black champaign, politik uang, menaati prokes 5M dan menciptakan kondusifitas kepada seluruh masyarakat dalam pelaksanaan Pilkades. Pada Panitia dan Panwas Laksanakan kegiatan dengan memahami dan mempedomani SOP sesuai aturan dan per Undang-undang yang berlaku secara Profesional dan Porposional, Seluruh Panitia wajib menjunjung tinggi transparansi dan Netralitas di dalam menjalankan tugas,” katanya.

Kemudian seluruh Panwas agar melaksanakan tugas dengan sebaik-baiknya agar tidak terjadi kesalahan dan penyalahgunaan wewenang di dalam Pelaksanaan Pilkades.

Seluruh masyarakat agar dapat menjaga kondusifitas dan keamanan sehingga tercipta nya Pilkades yang LUBER (Langsung Umum Bebas Rahasia) dalam menentukan Pemimpin desa sesuai dengan harapan untuk kemajuan serta Kesejahteraan desanya di masa yang akan datang.” Kata Iptu Ikin Sodikin.

Sementara itu Camat Cisalak Eza Zhaeton Thowi menambahkan,bahwa Untuk Para Calon kepala desa untuk bersaing secara sehat dan sportif jangan sampai menimbulkan perpecahan di masyarakat.

“Dalam pelaksanaan tahapan Pilkades agar terbentuk situasi kondusif , saya mohon kepada Penyelenggara dan para Calon untuk bersama- sama menciptakan suasana Kamtibmas yang kondusif sehingga Pilkades Serentak di kecamatan Cisalak berjalan tertib, aman dan lancar sampai ketahapan akhir,” tutupnya.

Dalam kegiatanntersebut Pejabat yang hadir,Camat Cisalak Eza Zhaiton Thowi Anshori,Ap,. M.Si,Kapolsek Cisalak Iptu Ikin Sodikin, S.H, Danramil 05/05 Tjs Ketua Panitia Pilkades Desa Sukakerti, Desa Cupunagara dan Desa Pakuhaji, Ketua BPD Desa Sukakerti, Desa Cupunagara dan Desa Pakuhaji, Ketua Panitia Pilkades Desa Sukakerti, Desa Cupunagara dan Desa Pakuhaji. Kemudian 5 orang Calon Kepala Desa Sukakerti, 2 orang calon kepala Desa Cupunagara, dan 3 Orang Calon Kepala Desa Pakuhaji.

Tak Kasat Mata tapi Bahaya yang Mengancam Nyata

31b8dd1de866d1f00fb51c4277ff20c5.jpeg

Plastik merupakan polimer yang akrab ditemui dalam kehidupan sehari-hari. Pada akhirnya, sebagian besar akan menjadi sampah dan berakhir di laut. “Rasio jumlah plastik terhadap ikan di laut pada 2025 adalah 1:3. Akan tetapi, pada 2050 diperkirakan jumlah sampah lebih banyak dibandingkan jumlah ikan di laut. Hal ini dapat diperparah dengan tindakan overfishing,” ungkap peneliti dari Pusat Riset Geoteknologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional, Dr.rer.nat. Dwi Amanda Utami.

keberadaan sampah plastik di laut ini dapat membunuh berbagai biota, merusak ekosistem, bahkan membahayakan kegiatan navigasi perkapalan apabila sampah-sampah tersebut tersangkut di baling-baling .Selain itu, ada juga serat mikroplastik yang merupakan serat sintetis seperti polyester atau nylon dan umum digunakan sebagai pakaian, furnitur, senar pancing, dan jaring ikan. “Faktanya, ketika kita mencuci 6 kg baju dari serat sintetis, secara tidak langsung kita telah membuang sekitar 700.000 serat mikroplastik ke saluran air dan akan berakhir di laut,” paparnya seperti dilansir dari laman itb.co.id, Kamis (2/12/21).

Keberadaan mikroplastik di dalam perut ikan dan sumber air tawar dapat menjadi jalan masuk ke tubuh manusia. Mikroplastik mengandung berbagai zat aditif yang berbahaya bagi kesehatan. “Plastik dapat menyerap bahan kimia berbahaya yang terlarut dalam air dan semakin kecil ukuran partikel plastik, ia akan semakin efisien dalam mengakumulasi toksin,” kata Amanda.

Potensi bahaya mikroplastik lainnya pada kesehatan manusia adalah memicu pertumbuhan tumor, penghambat sistem imun, dan mengganggu sistem reproduksi. Saat ini, keberadaan mikroplastik belum berada di tingkat yang mengancam. Namun, seiring berjalannya waktu jumlahnya akan meningkat dan bahanya akan semakin nyata.

Jika tertelan oleh mamalia laut karena menyerupai mangsa alaminya, mikroplastik dapat mengakibatkan rusaknya organ pencernaan karena sulit atau tidak bisa dicerna, mengurangi cadangan energi pada tubuh, dapat mengganggu sistem reproduksi, dan yang paling fatal dapat menyebabkan kematian.

Amanda juga menerangkan tentang nanoplastik. Plastik yang memiliki ukuran sangat kecil, 1 nm – 1 ?m, seukuran dengan DNA dan virus. Karena ukurannya yang lebih kecil dari mikroplastik, ia sangat sulit diamati dan dapat dengan mudah masuk ke jaringan tubuh.

Sampah plastik tidak hanya mengancam kesehatan manusia, tetapi juga memengaruhi perubahan iklim dunia. United Nations kini menyatakan deklarasi perang terhadap sampah plastik. Berbagai negara, termasuk Indonesia juga mulai melakukan komitmen yang sama. “Langkah sederhana yang dapat kita lakukan adalah mengurangi penggunaan sampah plastik sekali pakai dan melakukan prinsip 3R (Reduce, Reuse, Recycle),” pesan Amanda.

Subang Akan Menjadi Tuan Rumah Invitasi Olahraga Tradisional Tingkat Nasional

wabup-subang-2.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Wakil Bupati Subang Agus Masykur Rosyadi menghadiri sekaligus membuka kegiatan invitasi olahraga tradisional tingkat Sekolah Dasar antar Kecamatan se-Kabupaten Subang tahun 2021 di Lapang Bintang Subang, Kamis (2/12/21). Kegiatan ini sekaligus persiapan dimana tahun 2022 direncanakan Subang akan menjadi tuan rumah invitasi olahraga tradisional tingkat Nasional.

Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Subang Tatang Supriyatna dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan invitasi olahraga tradisional dilaksanakan selama 2 hari dilapang Bintang Subang dengan peserta dari anak-anak SD perwakilan tiap kecamatan sebanyak 30 orang.

Tujuan dari kegiatan invitasi olahraga tradisional tingkat Sekolah Dasar antar Kecamatan se-Kabupaten Subang tahun 2021 untuk mewujudkan kesehatan dan kebugaran anak didik tingkat Sekolah Dasar di masa pandemi.

Sasaran kedepannya untuk menyiapkan para juara untuk dikirim ke tingkat provinsi bahkan tingkat nasional.

Cabang lomba pada invitasi olahraga tradisional tersebut yaitu lomba egrang, sumpitan, tarumpah panjang, hadang dan dagoangan.

Kang Akur mengapresiasi kepada seluruh pihak yang telah berupaya agar kegiatan yang terlaksana dengan baik dengan harapan dengan adanya kegiatan tersebut dapat menumbuhkan bibit-bibit atlet olahraga tradisional yang berprestasi dan juga melestarikan olahraga tradisional sebagai peninggalan budaya bangsa Indonesia.

Event lomba invitasi olahraga tradisional sebagai upaya melestarikan budaya olahraga tradisional yang merupakan permainan asli rakyat adalah aset budaya bangsa yang memiliki semangat kebersamaan dan unsur olah fisik tradisional sehingga keberadaannya perlu dilestarikan agar keberlangsungannya tetap terjaga.

Mengingat perkembangan teknologi yang begitu cepat membuat para generasi bangsa khususnya para pelajar kurang mengenal bahkan tidak tahu adanya olahraga tradisional. Padahal tidak kalah menariknya dengan permainan yang ada di handphone ataupun perangkat digital lainnya.

Kegiatan olahraga tradisional banyak sekali mengandung nilai-nilai pendidikan, memberikan rasa senang gembira dan ceria pada anak serta meningkatkan kesehatan dan kebugaran.

Kang Akur bersama Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) yang salah satu membidangi olahraga tradisional akan terus menggelorakan olahraga tradisional ke seluruh masyarakat Subang supaya tetap lestari dan kegiatan even ini akan terus dilaksanakan setiap tahun bahkan bukan hanya untuk tingkat SD saja akan tetapi akan di tingkat SMP, SMA bahkan masyarakat umum.

Kang Akur membuka kegiatan tersebut ditandai dengan mencoba salah satu cabang yang dilombakan yaitu olahraga tradisional sumpitan didampingi oleh Kadisparpora Subang Tatang Supriyatna dan Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Subang Tatang Komara.

Deklarasi Damai Jelang Pilkades Serentak di Subang

IMG-20211202-WA0008.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Polres Kabupaten Subang melaksanakan deklarasi damai Pilkades Serentak untuk 58 desa yang tersebar di 25 kecamatan yang ada di Kabupaten Subang di Aula Pratama Polres Subang, Kamis (2/12/2021).

Deklarasi damai tersebut dihadiri langsung Bupati dan Wakil Bupati Subang juga oleh Wakil Ketua DPRD Subang dari fraksi Golkar, Dandim 0605 Subang, Kepala Kejaksaan negeri Subang, Para Camat, dan juga para calon kepal desa yang diundang yang ada di Kabupaten Subang, juga disaksikan secara virtual dibeberapa kecamatan yang mengikuti pilkades serentak di kabupaten Subang.

Menurut Bupati Subang, H. Ruhimat mengatakan, bahwa pelaksanaaan deklarasi damai yang dilaksanakan Polres Subang, dia memberikan apresiasi kepada Kapolres Subang yang telah memfasilitasi mengadakan Deklarasi Damai dalam Pilkades serentak di 58 desa di 25 Kecamatan di kabupaten Subang secara langsung dan virtual.

“Saya atas nama pribadi dan mewakili Pemerintah Daerah Kabupaten Subang mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi wabil khusus terima kasih Ibu Kapolres dan seluruh jajaran Dandim dan seluruh jajaran yang mana telah berupaya agar kegiatan ini dapat berjalan dengan lancar dalam rangka terciptanya pelaksanaan Pilkades serentak yang demokratis aman nyaman damai maka diselenggarakan deklarasi damai Pilkades serentak tahun 2021,” katanya.

Hal itu desa yang menyelenggarakan Pilkades serentak sebanyak 58 desa yang tersebar di 25 Kecamatan jumlah calon kepala desa sebanyak 200 orang calon, yang terdiri dari 183 orang calon Laki laki dan perempuan sebanyak 17 orang dalam rangka mewujudkan kondusifitas pelaksanaan Pilkades serentak tahun 2021.

“Kita bangun komitmen diantara seluruh peserta calon kepala desa yang mengikuti Pilkades serentak komitmen tersebut diharapkan dapat menciptakan suasana yang tertib aman dan nyaman pada saat sebelum saat pelaksanaan maupun setelah pelaksanaan pilkades serentak pernyataan tekad yang kuat serta kesepakatan bersama dan menjadi kekuatan untuk membangun kebersamaan dan jiwa sportivitas, keberhasilan penyelenggaraan Pilkades sangat ditentukan kerjasama dan koordinasi seluruh pihak baik calon kepala desa panitia maupun pengamanan baik TNI maupun Polri,” imbuhnya.

Sementara itu Kapolres Subang, AKBP Sumarni menambahkan, untuk pesta demokrasi di Kabupaten Subang di dalam pelaksanaan pemilihan kepala desa serentak di 58 Desa dan di 25 kecamatan di Kabupaten Subang tahun 2021.Polres subang mengadakan Deklarasi Damai.

“Untuk menjaga keamanan dan ketertiban di kabupaten subang,dalam rangka pilkades serentak dan peran semua unsur harus mengikuti mengamankan saya tentunya berterima kasih karena sampai dengan tahap ini kondisi Kabupaten Subang dalam pelaksanaan pilkades nya berjalan dengan tertib,” terangnya.

Lebih lanjut Kapolres menambahkan bahwa Walaupun kecil di lapangan dan sudah diselesaikan dengan cukup baik perlu kami sampaikan bahwa jumlah TPS yang ada di dalam pelaksanaan pilkades nanti sebanyak 666 lokasi.dan itu harus di pantau oleh pihak keamanan.dari TNI maupun Polri juga sarpol PP dan yang lainnya.

“Diperlukan komitmen kita bersama untuk mengawal untuk ikut serta di dalam menjaga nama baik Kabupaten Subang agar Kabupaten Subang ini tetap diingat baik oleh masyarakat di tingkat nasional maupun internasional makanya peran serta semua baik yang bertindak sebagai panitia forkopimcam termasuk didalamnya calon kepala desa yang akan bertarung sangat menentukan,” katanya.

Kapolres juga menghimbau dalam pelaksanakan Pilkades serentak agar mematuhi protokol kesehatan agar kabupaten Subang ini tetap landai sotuasi penyebaran yang sementara kabupaten Subang berada di level 2 .

“Pemerintah daerah Polri TNI bisa berjuang sendiri tanpa keterlibatan masyarakat untuk itu kami mohon di dalam pelaksanaan Pilkades protokol kesehatan harus di terapkan seperti menggunakan Master menjaga jarak sarana cuci tangan untuk warga mencuci tangan sebaik mungkin hindari kerumunan kurangi imobilitas tetap dilaksanakan dengan ketat tidak ada yang melakukan mobilisasi massa di dalam pelaksanaan kampanye maupun tahapan yang lainnya apalagi melakukan tindakan tindakan pelanggaran hukum pengrusakan dan lain sebagainya,” pungkasnya.

Terlibat Investasi Bodong, Ibu Muda Ini Diamankan Polisi

c460c53d2dc4f1c2774b904362bd1b8b.jpg

KBRN, Tasikmalaya : A. M (28) ibu muda warga Kecamatan Singaparna, Kabuparen Tasikmalaya diamankan Polisi.A.M diamankan, setelah 13 orang yang berinvestasi tertipu, karena uang yang diivestasikan, tidak dapat dikembalikan pelaku.

Kapolres Tasikmalaya AKBP. Rimsyahtono menjelaskan, para korban diming – imingi akan mendapat keuntungan 30 persen dari modal yang diinvestasikan kepada pelaku. Namun, keuntungan yang dijanjikan tidak kunjung datang, dan uang diinvestasikan juga raib.

“Modusnya, korban ditawari keuntungan 30 persen. Namun kenyataannya tidak ada. Total kerugian yang dialami korban Rp. 2,2 Miliar,” kata Kapolres kepada RRI, Kamis (2/12/2021).

Atas perbuatannya, pelaku diancam dengan pasal 372 dan 378, dengan ancaman kurungan 4 tahun penjara.

“Kurungan 4 tahun penjara,” imbuhnya.

Kapolres mengimbau masyarakat, tidak percaya dengan tawaran investasi yang menawarkan keuntungan yang menggiurkan.

“Yang paling penting saat ini adalah logis dan legal. Jadi masuk akan dan sesuai aturan,” pungkasnya.

Menpora Dorong Pengurus Besar PON Lunasi Kewajiban

54feb5b5d5f10834964f5f31f1a3fed4.jpg

KBRN, Jakarta: Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Zainudin Amali menegaskan, pihaknya mendorong Pengurus Besar Pekan Olahraga Nasional (PON) XX dan Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI agar segera melunasi beberapa kewajiban yang belum dibayarkan saat gelaran dua even olahraga tersebut.

Menurut Menpora Amali, meski sisa anggaran untuk kedua even itu belum dicairkan semua oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Namun dipastikan anggaran yang telah dicarikan sebelumnya masih ada sisannya dan memungkinkan digunakan untuk pembayaran sejumlah tunggakan saat kegiatan PON dan Peparnas berlangsung. Hanya saja, kata Menpora Amali, PB PON dan PB Peparnas sangat berhati-hati dalam melakukan pembayaran.

“Sebelum akhir tahun anggaran ini supaya kewajiban-kewajiban, seandainya masih ada kewajiban itu harus segera dibayarkan. Tetapi informasi sementara yang kami dapatkan sebenarnya di sana itu masih ada dana untuk membayar itu cuma karena kehati-hatian disana takut membayarkan, tahu-tahu salah membayar,” ujar Amali, Jumat (3/12/2021).

Dijelaskan Amali, sudah ada beberapa kali kasus salah bayar, diantaranya salah bayar tanah ganti rugi. 

“Jadi itu akan jadi masalah buat mereka (PB PON-Peparnas). Karena setelah dibayarkan ada lagi yang datang katanya belum bayar,” ujarnya.

Hal tersebut juga dikhawatirkan terjadi kepada para photografer, tenaga kesehatan, pengemudi dan relawan. Namun Menpora Amali memastikan bahwa tunggakan atau tagihan yang belum dibayarkan itu akan segera dilunasi.

“Jadi kami hati-hati betul, jangan sampai salah bayar, masalahnya kan ada di mereka (PB PON-Peparnas). Dan bahkan komitmen Gubernur (Ketua PB PON-Peparnas) itu menalangi dulu atau sistem reimburse,” tuturnya.

Itulah sebabnya, Menpora meminta agar BPKP, perwakilan Kementerian Keuangan dan Inpektorat Kemenpora membantu PB PON-Peparnas untuk memverifikasi agar apa yang sudah dikeluarkan dengan dokumen-dokumen Kemenkeu bisa langsung mencatatkannya bahwa hal tersebut sudah bisa dipertanggungjawabkan dan sebagainya.

“Jadi ini masih jalan, semoga. Prinsipnya bahwa ini kita selesaikan,” tegasnya

Bupati Subang Ikut Kopdar Bareng Gubernur dan Bupati/Walikota se-Jabar

kopdar-gubernur.jpg

KOTASUBANG.com, Bogor – Bupati Subang H. Ruhimat Menghadiri KOPDAR (Komunikasi Pembangunan Daerah) Kepala Daerah Se-Jawa Barat, di Bale Gede Sentul Highland, Kabupaten Bogor, Selasa, (30/11/2021).

Pertemuan yang dihadiri oleh Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil atau Kang Emil, dan para Bupati dan Walikota se-Jawa Barat ini mengusung tema Jabar Melompat di tahun 2022.

Pada pertemuan tersebut, Kang Emil meminta komitmen Bupati dan Wlaikota untuk sama-sama bekerja dan memberi kontribusi positif bagi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan bangsa. Kang Emil menuturkan, akan ada banyak lompatan inovasi yang akan dilakukan pada tahun 2022, di antaranya melakukan upaya ketok pintu investor untuk mendatangkan investasi, proyek pembangunan, dan pekerjaan bagi masyarakat.

Menurut Kang Emil, pembiayaan melalui APBD hanya mencukupi 20 persen pembangunan. Kekurangannya harus didorong oleh investasi baik penanaman modal dalam negeri maupun asing.
Kang Emil juga berharap, di tengah pandemi ini sektor pariwisata tetap dapat melompat dengan inovasi dan pendekatan baru, minimal dapat bertahan bahkan jika bisa dapat mendatangkan pendapatan bagi daerah.

Kang Emil mengingatkan para bupati serta walikota, jangan sampai tren ekonomi positif dirusak oleh COVID-19 akibat masyarakat mengabaikan prokes dan pengawasan yang kurang.
Selain itu, Kang Emil juga menginginkan adanya lompatan vaksinasi di kabupaten/kota. Jabar sendiri memiliki target 37 juta warga tervaksin hingga akhir Desember 2021.

Kang Emil juga mengingatkan para bupati dan walikota harus siap dengan lompatan reformasi birokrasi, sesuai dengan instruksi Presiden Joko Widodo, mulai 2022 jabatan eselon 3 dan 4 akan dihapus di level kementerian.

Sebelumnya, Bupati Subang H. Ruhimat bersama Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil serta para kepala daerah se-Jawa Barat, mengikuti penanaman 10 juta pohon untuk lahan kritis, di Sentul City, Kabupaten Bogor.

Kegiatan tersebut merupakan kerjasama antara pemerintah Provinsi Jawa Barat dengan Astra Zeneca yang bertujuan untuk penghijauan di sepanjang bantaran sungai Citarum, Bogor.

Recent Posts