Beranda blog Halaman 17

Kebakaran di RS Pamanukan Medical Center, Pasien Dievakuasi dalam Kepanikan

Kebakaran RS PMC Pamanukan

Kepanikan melanda Rumah Sakit Pamanukan Medical Center (PMC) setelah api muncul dari salah satu ruangan di lantai dua gedung bagian belakang pada Kamis (20/11/2025) sore. Kepulan asap hitam terlihat membubung dan membuat pasien serta tenaga medis berhamburan ke luar gedung.

Petugas rumah sakit bergerak cepat mengevakuasi seluruh pasien ke area aman di luar bangunan. Beberapa pasien dipindahkan dalam kondisi masih terpasang infus, dibantu perawat dan keluarga untuk memastikan keselamatan mereka.

Video amatir warga yang merekam momen kepanikan ini tersebar luas di media sosial dan menarik perhatian publik.

Salah satu pendamping pasien, Ema Rohaniati, mengaku panik setelah mencium bau kabel terbakar. “Awalnya saya mencium bau kabel kebakar, kemudian saya keluar dan melihat banyak orang panik ada kebakaran. Saya langsung bawa pasien keluar lewat jalur evakuasi,” ujarnya.

Manajer RS PMC, Lia Tresna Kartini, menyampaikan bahwa prosedur evakuasi langsung dijalankan saat asap mulai terlihat. “Kami langsung melakukan prosedur evakuasi begitu melihat asap. Keamanan pasien adalah prioritas kami,” katanya. Hingga kini, penyebab kebakaran masih belum diketahui. “Kami belum bisa memastikan penyebabnya. Saat ini fokus kami adalah memastikan situasi aman dan menunggu hasil penyelidikan,” tambahnya.

Tiga unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Proses pemadaman masih berlangsung, sementara pasien dan seluruh staf yang dievakuasi berada di halaman dan titik aman di luar gedung.

Petugas MBG Subang Kenakan Kostum Power Ranger, Murid SD Sambut dengan Sorak Histeris

MBG Subang kostum power ranger

Subang – Murid-murid sekolah dasar di Kabupaten Subang bersorak histeris saat kendaraan pembawa Menu Makanan Bergizi Gratis (MBG) tiba di sekolah mereka. Antusiasme itu muncul karena petugas satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) hadir dengan kostum power ranger, sebuah inovasi dari SPPG Pasirkareumbi 03.

Kepala SPPG Pasirkareumbi 03, Teti Asriyanti, berharap inovasi tersebut memberi pengalaman berkesan bagi anak-anak penerima MBG. ”Selain pemenuhan gizi, kami ingin anak-anak menerima MBG dengan riang dan gembira. Ini cara kami menghadirkan suasana menyenangkan, supaya program ini tidak hanya bermanfaat untuk kesehatan tetapi juga menyenangkan bagi siswa,” katanya, Rabu 19 November 2025.

Sejak kendaraan tiba, ratusan murid langsung keluar dari kelas dan berlari mendekat. Dari dalam kendaraan, tiga petugas muncul mengenakan kostum power ranger warna merah, biru, dan hijau. Mereka juga sempat memeragakan jurus silat jenaka yang membuat murid semakin histeris.

Para petugas beberapa kali diajak bermain oleh murid, namun tetap menjalankan tugas membagikan makanan bergizi dalam kemasan ompreng ke tiap kelas. Menurut Teti, suasana ceria ini membuat murid lebih bersemangat belajar dan menyantap makanan yang disediakan. ”Ketika anak-anak senang, mereka makin bersemangat belajar, dan itu menjadi nilai tambah,” tuturnya.

Ia menilai program MBG, yang merupakan program utama Presiden Prabowo Subianto, perlu dikemas secara kreatif agar lebih mudah diterima anak-anak. Inovasi kostum superhero akan terus dilakukan di kegiatan pembagian MBG berikutnya.

Sejumlah murid mengaku senang melihat tokoh televisi favorit mereka datang ke sekolah. Mereka bahkan memberikan masukan agar ke depan petugas menggunakan kostum lain seperti superman, batman, atau spiderman.

Sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Subang menggelar rapat koordinasi dan silaturahmi bersama para mitra SPPG. Pada kesempatan itu, Ketua Paguyuban Mitra SPPG Kabupaten Subang, Aceng Kudus, menyampaikan dukungan penuh untuk menyukseskan program MBG di Subang.

DPRD Subang Gelar Review Stunting 2025, Kang Akur Tekankan Kolaborasi dan Data Akurat

Review Stunting Subang 2025

Subang – Wakil Bupati Subang H. Agus Masykur Rosyadi, yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Subang, membuka pertemuan Review Stunting Kabupaten Subang Tahun 2025. Kegiatan berlangsung di Aula Islamic Center Subang pada Kamis (20/11/2025).

Sekretaris DP2KBP3A Subang, dr. H. Syamsu Ryza, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan mengevaluasi capaian percepatan penurunan stunting dari sisi fisik dan keuangan sepanjang tahun. Evaluasi mencakup seluruh program yang dijalankan perangkat daerah dan para pemangku kepentingan.

Ia menambahkan bahwa kegiatan ini memastikan pentingnya integrasi lintas sektor serta penyediaan data yang akurat untuk memperlihatkan perkembangan penanganan stunting. Tahun ini, kegiatan mengusung tema “Ngabret Wujudkan Anak Tumbuh Kuat”.

Kang Akur menyampaikan bahwa review stunting menjadi sangat penting karena membantu mengevaluasi capaian intervensi gizi spesifik dan sensitif sepanjang tahun. Forum ini juga mengidentifikasi permasalahan lapangan secara objektif, mulai dari hambatan pendataan keluarga berisiko stunting hingga integrasi layanan gizi ibu dan anak serta ketersediaan sanitasi dan air bersih. Hasil evaluasi akan menjadi dasar penyusunan rekomendasi kebijakan program 2026.

Ia menegaskan bahwa percepatan penurunan stunting membutuhkan kolaborasi seluruh sektor, mengingat persoalan ini tidak dapat ditangani satu lembaga saja.

Dalam arahannya, Kang Akur meminta seluruh tim TPPS Kabupaten dan Kecamatan untuk memperkuat koordinasi lintas sektor, meningkatkan akurasi data keluarga berisiko stunting, serta mengoptimalkan intervensi pada 1000 HPK. Ia juga menekankan pentingnya peran desa dan kader dalam edukasi dan pemantauan tumbuh kembang anak, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih. Selain itu, alokasi anggaran harus tepat guna dan tepat sasaran.

Menurut Kang Akur, keberhasilan menurunkan stunting merupakan investasi masa depan Kabupaten Subang. “Anak-anak kita hari ini adalah generasi yang akan memimpin Subang menjadi daerah yang unggul maju dan berdaya,” tegasnya.

Ia berharap Review Stunting 2025 menghasilkan rekomendasi yang terukur dan aplikatif. “Mari kita jadikan forum ini momentum untuk memperbaiki strategi, memperkuat sinergi, dan mempercepat capaian target stunting Kabupaten Subang,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, Kang Akur menekankan pentingnya komitmen bersama. “Dengan penanganan percepatan penurunan stunting, saya mengajak untuk semangat Subang Ngabret, yaitu mengajak seluruh pihak untuk terus bekerja keras, bekerja cerdas dan bekerja secara kolaboratif,” pungkasnya.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Forkopimda dan perwakilannya, kepala perangkat daerah, para Camat, Kepala Puskesmas, Kepala UPT Dalduk, PKK, ketua berbagai organisasi, perwakilan Bank BJB Cabang Subang, serta perwakilan TP PKK Kabupaten Subang.

DPRD Subang Setujui Propemperda 2026, Kang Akur Harap Aturan Baru Beri Manfaat Luas

Propemperda Subang 2026

SUBANG – Wakil Bupati Subang, H. Agus Masykur Rosyadi menghadiri Rapat Paripurna DPRD Kabupaten Subang yang digelar di ruang rapat DPRD Subang pada Selasa (18/11/2025). Rapat dipimpin Ketua DPRD dan didampingi para Wakil Ketua I, II, dan III.

Sebanyak 38 anggota DPRD hadir dan mengikuti jalannya paripurna dengan agenda utama persetujuan Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) Kabupaten Subang Tahun 2026. Dalam rapat tersebut dilakukan pula penandatanganan persetujuan Propemperda 2026.

Wakil Bupati Subang menyampaikan bahwa Propemperda 2026 merupakan wujud tanggung jawab bersama antara Pemerintah Daerah dan DPRD dalam memastikan pembangunan daerah berjalan berkesinambungan.

Kang Akur—sapaan akrab Wakil Bupati—menjelaskan bahwa Propemperda adalah daftar usulan rancangan peraturan daerah, baik dari inisiatif eksekutif maupun legislatif. Untuk tahun 2026, Pemerintah Daerah dan DPRD Subang menyepakati 10 rancangan Peraturan Daerah yang akan dibahas dan diprioritaskan.

“Dengan komposisi 7 rancangan peraturan daerah inisiasi dari eksekutif dan 3 rancangan peraturan daerah inisiasi dari legislatif,” jelas Kang Akur.

Ia berharap penetapan Propemperda 2026 dapat menghasilkan regulasi yang berdampak positif serta memberikan manfaat luas bagi masyarakat Kabupaten Subang.

Agenda paripurna juga dihadiri unsur Forkopimda, Sekretaris Daerah, staf ahli, para Asda, para Kabag di lingkup Setda Subang, kepala OPD dan camat, pimpinan BUMD, insan pers, pimpinan ormas, organisasi kepemudaan, serta tamu undangan lainnya. (Deni/DOKPIM)

PT Dahana Raih Penghargaan K3 di HKN ke-61 Jawa Barat

Penghargaan K3 PT Dahana

PT Dahana kembali menegaskan komitmennya pada keselamatan kerja dengan meraih penghargaan sebagai “Perusahaan yang Berkomitmen pada K3 Perkantoran di Provinsi Jawa Barat Tahun 2025.” Penghargaan ini diberikan pada Puncak Peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-61 di Gedung Sasana Budaya Ganesha ITB, Bandung, Selasa, 18 November 2025.

GM K3LH PT Dahana, Dewi Kurniaty, hadir menerima penghargaan dan menekankan bahwa K3 merupakan prioritas utama di seluruh aktivitas perusahaan. Ia menyebut penerapan K3 bukan sekadar kewajiban regulasi, tetapi kebutuhan mendasar untuk menjaga keberlanjutan bisnis dan keselamatan seluruh karyawan.

“Penghargaan ini adalah hasil kolaborasi yang solid dari seluruh elemen perusahaan. Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Jajaran Direksi dan Manajemen yang tak henti memberikan dukungan sumber daya, serta kepada seluruh karyawan Dahana yang konsisten menerapkan budaya K3. Ini adalah bukti bahwa kepedulian kita terhadap keselamatan kerja dihargai oleh pemerintah,” ujar Dewi Kurniaty.

Dahana menjalankan K3 melalui sistem manajemen terintegrasi yang mengacu pada berbagai standar nasional dan internasional, termasuk ISO 45001:2018 dan SMK3 sesuai PP No. 50 Tahun 2012. Semua regulasi tersebut diaudit secara berkala guna memastikan kepatuhan dan efektivitas.

Penerapan K3 di kantor pusat atau Kampus Dahana Subang dilakukan dengan disiplin tinggi. Area perkantoran ini memiliki status sebagai Objek Vital Nasional (Obvitnas), sehingga K3 menyatu dengan sistem pengamanan yang ketat dan berlapis.

Dahana juga konsisten meningkatkan kesehatan karyawan melalui Medical Check Up tahunan, webinar kesehatan, sosialisasi pencegahan penyakit menular dan tidak menular, serta program kebugaran mingguan yang dirancang untuk mendukung produktivitas.

Dewi menegaskan bahwa penghargaan ini menjadi pengingat untuk terus memperkuat standar keselamatan. Menurutnya, tantangan keselamatan kerja akan selalu berkembang dan perusahaan wajib terus beradaptasi.

“Terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan panitia penyelenggara HKN ke-61 atas apresiasi ini. Penghargaan ini tentu sangat berharga bagi kami sebagai bukti bahwa Dahana sangat menjaga K3 dalam setiap proses operasinya. Harapan kami ke depan, Dahana dapat terus menjadi role model bagi penerapan K3 Perkantoran,” tutup Dewi.

Jalan Cipancar Kini Mulus: Kang Rey Resmikan Perbaikan 1,1 Km dan TPT 1 Km

perbaikan jalan Cipancar Subang 2025

Ruas jalan Kabupaten Subang di Desa Cipancar yang sebelumnya rusak kini mulus kembali setelah perbaikan sepanjang 1,1 km dan pembangunan TPT sepanjang 1 km diresmikan Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., dalam agenda Saba Desa, Jumat (14/11/2025).

Kang Rey hadir bersama Wakil Bupati H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., dan kedatangannya disambut antusias oleh masyarakat Serangpanjang.

Dalam kunjungannya, ia menegaskan bahwa peningkatan infrastruktur tetap menjadi prioritas utama Pemkab Subang untuk mempercepat perkembangan wilayah.

“Infrastruktur yang baik memberi dampak langsung pada perkembangan wilayah, kelancaran distribusi, dan kualitas hidup masyarakat,” ujarnya.

“Akses jalan yang lancar mempermudah mobilitas masyarakat dan meningkatkan keselamatan berkendara,” lanjutnya.

Selain manfaat langsung, ia menyebut perbaikan infrastruktur juga menjadi magnet bagi investor untuk masuk dan menggerakkan ekonomi daerah.

“Saya yakin dengan infrastruktur yang baik, investor akan datang, ekonomi bergerak, dan lapangan pekerjaan terbuka,” katanya.

Kang Rey menegaskan komitmennya untuk terus menggenjot pembangunan jalan sebagai bagian dari spirit “ngabret” Subang.

“Ini wujud nyata ngabret. Insha Allah, tahun 2027 seluruh jalan di Kabupaten Subang leucir,” tegasnya.

Ia juga mengajak warga Cipancar menjaga dan merawat jalan yang sudah dibangun agar manfaatnya awet dan terasa panjang.

Perumda Tirta Rangga Subang Siap Luncurkan Layanan QRIS

layanan pembayaran QRIS Perumda Tirta Rangga

Dirut Perumda Tirta Rangga Subang, Lukman Nurhakim, terus memutar otak menghadirkan inovasi demi meningkatkan pelayanan kepada pelanggan.

Menjelang akhir 2025, tepatnya Desember, ia memastikan akan meluncurkan layanan pembayaran QRIS agar transaksi tagihan bulanan makin mudah dan ringkas.

“Tentunya kami sangat berterimakasih atas dedikasi, loyalitasnya pelanggan kami Perumda Tirta Rangga. Kami tentu terus berusaha melakukan yang terbaik untuk pelayanan. Setiap keluhan dari masyarakat dari pelanggan tentu kami semaksimal mungkin direspon secepatnya. Dan untuk pembayaran kami permudah secara online, bahkan di bulan depan kami launching pelayanan sistem QRIS,” terang Lukman saat hadir di podcast Lamsat Gaspol, Jumat 3 November 2025.

Ia menegaskan pentingnya budaya pembayaran yang aman, praktis, dan tidak lagi “dititipkan” ke siapa pun.

“Kami berharap tidak boleh ada pembayaran yang dititip-titip. Tidak boleh. Jangan menitipkan kepada siapapun, langsung bayar di handphone bisa, dari M-Banking bisa, Alfamart, Indomart, Kantor Pos semua bisa. Diwajibkan dianjurkan pembayaran secara online,” tegasnya.

Langkah digitalisasi ini menjadi bentuk komitmen TRS untuk memberi kemudahan, transparansi, dan kenyamanan bagi seluruh pelanggan.

Verfak Pimpinan BAZNAS Subang 2025–2030: Mencari Pemimpin Berintegritas di Tengah Semangat Ngabret

verifikasi faktual calon pimpinan BAZNAS Subang

Subang – Pemkab Subang menggelar verifikasi faktual calon pimpinan BAZNAS periode 2025–2030 sebagai tahapan krusial dalam proses seleksi yang tak hanya administratif, tetapi juga menyaring figur berkarakter kuat.

Sekda Subang Asep Nuroni mengapresiasi semua pihak yang menyiapkan proses seleksi ini dengan penuh keseriusan dan ketelitian.

“Verifikasi faktual ini, menjadi instrumen penting untuk memastikan BAZNAS Subang, dipimpin oleh figur berintegritas, kompeten, memahami fiqih dan kebijakan zakat, serta memiliki komitmen kebangsaan dan moderasi beragama,” ujar Asep Nuroni.

Ia menegaskan bahwa hasil verfak menjadi landasan bagi BAZNAS RI untuk menetapkan lima calon pimpinan BAZNAS Subang yang nantinya akan dilantik oleh Bupati.

“Saya harap, kepemimpinan mendatang mampu memperkuat peran BAZNAS, sebagai pilar kesejahteraan umat, mitra strategis pemerintah daerah, dan motor pemberdayaan ekonomi masyarakat,” tegasnya.

Asep juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh peserta yang berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian seleksi dengan dedikasi yang tidak setengah hati.

“Saya berharap seluruh rangkaian ini menjadi sarana menunjukkan komitmen, dan kesiapan untuk mengemban amanah pelayanan umat, serta pembangunan daerah,” pungkas dia.

Pimpinan BAZNAS RI Pembina Wilayah Jawa Barat, H. Rizaludin Kurniawan, turut memberi arahan mengenai pentingnya sinergi BAZNAS dengan pemerintah daerah.

“Kekuatan dan efektivitas BAZNAS, dalam menjalankan tugasnya sangat bergantung pada dukungan Pemerintah Kabupaten Subang, serta Kementerian Agama,” tegas Rizaludin.

Menurutnya, pondasi BAZNAS Subang sudah cukup kuat dan perlu terus dikembangkan agar pengelolaan zakat mampu menjawab persoalan sosial yang tak mungkin ditangani pemerintah daerah seorang diri.

“Semangat gotong-royong dan ngabret, yang menjadi prinsip pembangunan Kabupaten Subang, memiliki keselarasan nilai dengan zakat, sebagai instrumen ibadah dan solidaritas sosial umat Islam,” imbuhnya.

Rizaludin menambahkan bahwa BAZNAS kini tak hanya berperan di tingkat nasional, tetapi juga menyalurkan bantuan internasional melalui koordinasi dengan Kementerian Luar Negeri agar tepat sasaran.

Ia berharap zakat benar-benar memberi dampak nyata bagi masyarakat Subang di tengah perkembangan teknologi dan kebutuhan efisiensi yang semakin cepat.

“Dengan dukungan pemerintah daerah, BAZNAS memiliki pondasi yang kuat, sejalan dengan perkembangan teknologi dan peningkatan efisiensi. Upaya ini bukan hanya tugas pemerintah, tetapi juga kewajiban umat Islam untuk bersama-sama menangani persoalan sosial, seperti kefakiran dan kemiskinan,” tandasnya.

Kang Rey Ajak Warga Awasi Pembangunan saat Saba Desa Serangpanjang

Bupati Subang Reynaldy Putra Andita Budi Raemi bersama Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi kembali menggelar Saba Desa di Kecamatan Serangpanjang pada Jumat (14/11/2025).

Dalam kunjungan itu, Kang Rey mengajak masyarakat ikut membangun Subang sekaligus mengawasi setiap proyek agar akuntabel dan transparan.

“Semangat gotong-royong, kebersamaan dan partisipasi warga harus terus dijaga, guna mewujudkan kemajuan dan kemakmuran bersama bagi kabupaten Subang tercinta,” ujarnya.

Ia menegaskan Saba Desa menjadi cara pemerintah hadir langsung untuk menampung aspirasi dan aduan warga.

“Saba Desa merupakan bukti nyata sinergi antara Pemerintah dan Masyarakat dalam mewujudkan pelayanan publik yang dekat dan bermakna,” ungkapnya.

Kang Rey juga menegaskan komitmen meningkatkan standar pelayanan baik di tingkat desa maupun kecamatan.

“Pemimpin harus memberikan kebahagiaan dan rasa nyaman bagi masyarakatnya, baik dalam hal pembangunan infrastruktur maupun kualitas pelayanan publik,” tandasnya.

Operasi Zebra Lodaya 2025 Dimulai: Subang Siap Tertib, Jalanan Siap Aman

Operasi Zebra Lodaya 2025 Polres Subang

Operasi Zebra Lodaya 2025 resmi bergulir di Subang mulai 17 hingga 30 November, membawa misi besar untuk meningkatkan disiplin dan kepatuhan berlalu lintas.

Kapolres Subang dan jajaran Satlantas menegaskan bahwa operasi ini menjadi langkah strategis menuju kamseltibcarlantas yang lebih aman, nyaman, dan kondusif menjelang Operasi Lilin akhir tahun.

Pengendara diimbau memastikan kelengkapan surat, kondisi kendaraan, dan tentu saja—etika berkendara yang tidak bikin deg-degan pengguna jalan lain.

Satlantas Polres Subang menetapkan 12 pelanggaran sebagai prioritas penindakan, mulai dari pengendara yang sibuk bermain HP hingga yang nekat melawan arus.

Daftar pelanggaran juga mencakup pengendara di bawah umur, berboncengan lebih dari satu orang, tidak memakai helm SNI, hingga sopir mobil yang lupa memakai sabuk keselamatan.

Pelanggaran berbahaya seperti berkendara dalam pengaruh alkohol, ngebut berlebihan, dan menerobos rambu atau lampu merah turut menjadi target utama.

Pelajar, mahasiswa, komunitas otomotif, hingga pemilik jasa angkutan barang juga masuk dalam sasaran untuk memastikan keselamatan kolektif tetap terjaga.

Melalui Operasi Zebra Lodaya 2025, Polres Subang berharap kesadaran berkendara masyarakat meningkat dan angka kecelakaan dapat ditekan secara signifikan di wilayah Subang.

Recent Posts