Beranda blog Halaman 166

Kemendikdasmen Dorong Pelestarian Lagu Anak, Hadirkan Karya Baru untuk Generasi Muda

Kemendikdasmen Dorong Pelestarian Lagu Anak, Hadirkan Karya Baru untuk Generasi Muda
Foto: www.rri.co.id

Subang – Lagu anak-anak Indonesia kembali mendapat perhatian khusus dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).

Dalam upaya pelestarian dan pengayaan lagu anak, kementerian menggelar lomba Cipta Lagu Belajar Anak Usia Dini (Kicau), yang bertujuan menciptakan lagu-lagu baru yang sarat dengan nilai karakter, cinta tanah air, serta pembelajaran yang menyenangkan.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menegaskan bahwa inisiatif ini hadir untuk memberikan lebih banyak pilihan lagu berkualitas bagi anak-anak Indonesia.

“Kegiatan lomba Kicau ini bertujuan menanamkan karakter positif dan rasa cinta terhadap bangsa. Selain itu, lagu-lagu ini juga bisa menjadi media pembelajaran yang menarik bagi anak-anak,” ujarnya saat menghadiri pengumuman pemenang lomba di Jakarta, Minggu (2/1/2025).

Dari total 400 lagu yang berpartisipasi dalam kompetisi ini, terpilih 10 lagu terbaik yang akan dikompilasi dalam sebuah album. Namun, Abdul Mu’ti mengungkapkan rencana lebih besar dengan mempertimbangkan lagu-lagu yang belum terpilih untuk tetap dipublikasikan.

“Saya sudah meminta panitia untuk meninjau kembali lagu-lagu lain yang tidak menang, agar bisa dikompilasi lebih banyak, tidak hanya 10, mungkin 20 atau lebih,” tambahnya.

Sebagai bagian dari strategi distribusi yang lebih luas, lagu-lagu pemenang akan diunggah di kanal YouTube serta situs resmi Kemendikdasmen. Langkah ini bertujuan agar karya-karya tersebut dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat luas, termasuk lembaga pendidikan anak usia dini, taman kanak-kanak, dan sekolah dasar.

Direktur Jenderal Guru, Tenaga Kependidikan, dan Pendidikan Guru, Nunuk Suryani, menambahkan bahwa lomba ini tidak hanya bertujuan melestarikan lagu anak tetapi juga memperkaya koleksi yang bisa digunakan sebagai media pembelajaran.

“Lagu-lagu ini bisa menjadi alat bantu bagi para pendidik dalam mengajarkan berbagai konsep seperti matematika dan berhitung dengan cara yang lebih menyenangkan,” jelasnya.

Selain apresiasi berupa publikasi dan penyebaran lagu, para pemenang juga memperoleh Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) sebagai bentuk penghargaan terhadap kreativitas mereka.

Harapannya, langkah ini dapat memberikan dampak positif bagi dunia pendidikan anak-anak di Indonesia, sekaligus memastikan bahwa lagu-lagu anak tetap hidup dan berkembang di tengah gempuran budaya digital saat ini.

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi Setiap Hari? Ini Jawabannya!

Seberapa Banyak Gula yang Boleh Dikonsumsi Setiap Hari? Ini Jawabannya!
Foto: Free Malaysia Today

Subang – Konsumsi gula yang berlebihan telah lama dikaitkan dengan berbagai masalah kesehatan, terutama diabetes. Gula hanya memberikan kalori tanpa kandungan nutrisi yang berarti, sehingga dalam jangka panjang dapat mengganggu metabolisme tubuh.

Banyak orang mulai menyadari pentingnya mengurangi asupan gula dalam keseharian. Erlian Dwi, seorang mahasiswa tingkat akhir di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mengaku berusaha membatasi konsumsi gula setiap hari.

“Sehari mungkin hanya dua kali pakai gula, saat minum kopi pagi dan sore. Tapi kalau malam, saya minum kopi hitam tanpa gula,” ujar Erlian saat diwawancarai Kompas.tv.

Hal serupa juga dilakukan Ignatius Wibi, mahasiswa DIY lainnya. Ia hampir tidak pernah menggunakan gula pasir karena memiliki riwayat keluarga dengan diabetes.

“Kalau kopi ya tanpa gula, sehari bisa tiga kali. Tapi kadang masih konsumsi makanan manis secukupnya. Saya lakukan ini sebagai pencegahan karena ada keturunan diabetes dalam keluarga,” ungkapnya.

Berapa Batas Konsumsi Gula yang Aman?

Menurut laporan Healthline, tidak ada jumlah pasti yang berlaku untuk semua orang terkait batas aman konsumsi gula harian. Setiap individu memiliki toleransi berbeda terhadap gula. Ada yang bisa mengonsumsinya tanpa efek samping, sementara yang lain harus sangat membatasi asupan gula.

Namun, American Heart Association (AHA) memberikan panduan berikut:

  • Pria disarankan mengonsumsi maksimal 150 kalori dari gula per hari (sekitar 37,5 gram atau 9 sendok teh).
  • Wanita disarankan mengonsumsi maksimal 100 kalori dari gula per hari (sekitar 25 gram atau 6 sendok teh).

Selain itu, pedoman diet AS merekomendasikan agar konsumsi gula tidak lebih dari 10% dari total asupan kalori harian. Jika seseorang mengonsumsi 2.000 kalori per hari, maka batas aman konsumsi gula sekitar 50 gram atau 12,5 sendok teh.

Meski begitu, pilihan terbaik adalah mengurangi atau bahkan menghindari gula tambahan dalam makanan dan minuman sehari-hari.

Cara Efektif Mengurangi Konsumsi Gula

Mengurangi asupan gula bukan hal yang mustahil. Beberapa langkah berikut dapat membantu:

  • Perbanyak minum air putih dibandingkan minuman manis.
  • Hindari menambahkan gula ke dalam kopi atau teh.
  • Gunakan rempah-rempah seperti kayu manis, vanila, jahe, atau lemon sebagai pemanis alami.
  • Gunakan alternatif pemanis alami seperti stevia yang tidak mengandung kalori.
  • Batasi konsumsi makanan tinggi gula, seperti:
    • Minuman ringan: Satu kaleng soda (355 mL) mengandung hingga 8 sendok teh gula.
    • Jus buah kemasan: Kandungan gulanya bisa setara dengan soda. Pilih buah utuh atau jus tanpa pemanis tambahan.
    • Permen dan makanan panggang: Biasanya mengandung banyak gula, sehingga harus dibatasi.

Mengurangi konsumsi gula adalah investasi kesehatan jangka panjang. Dengan pola makan yang lebih sehat, risiko penyakit kronis seperti diabetes dan obesitas dapat ditekan. Jadi, mulailah dari sekarang dengan mengontrol asupan gula Anda!

Puluhan Rumah di Subang Rusak Diterjang Angin Kencang, Warga Mengungsi

Foto: mediaindonesia.com

SUBANG – Angin kencang melanda permukiman warga di Dusun Sukarasa, Desa Karanganyar, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang, pada Sabtu (1/2/2025) dini hari.

Hantaman angin yang datang secara tiba-tiba sekitar pukul 01.00 WIB itu menyebabkan puluhan rumah rusak, bahkan beberapa di antaranya roboh hingga rata dengan tanah.

Berdasarkan data dari Pemerintah Desa Karanganyar, total ada 31 rumah yang mengalami kerusakan. Sebanyak enam rumah mengalami kerusakan berat, sementara 25 lainnya rusak di bagian atap akibat genting yang beterbangan tersapu angin. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini, namun sejumlah warga terpaksa mengungsi ke rumah kerabat karena tempat tinggal mereka tak lagi layak huni.

Warga Panik, Rumah Rata dengan Tanah

Suryati, salah satu warga terdampak, mengisahkan detik-detik mencekam saat angin kencang menerjang rumahnya. Saat kejadian, ia dan anak-anaknya tengah terlelap.

“Alhamdulillah kami selamat, tapi anak-anak menangis ketakutan saat mendengar suara gemuruh angin dan atap rumah yang berjatuhan,” ujarnya.

Sementara itu, seorang saksi mata bernama Ono menyebut angin datang dari arah timur menuju utara, disertai hujan lebat. Dalam waktu kurang dari tiga menit, rumah-rumah warga porak-poranda, dengan sebagian besar atap genting beterbangan.

“Ada rumah yang ambruk, ada juga yang hanya rusak di bagian atap. Kami semua panik, tapi bersyukur tidak ada korban jiwa,” kata Ono.

Upaya Evakuasi dan Penanganan

Usai kejadian, petugas BPBD, TNI, Polri, dan perangkat desa bahu-membahu membantu warga membersihkan puing-puing rumah yang roboh serta menyingkirkan batang pohon tumbang yang memperparah kerusakan.

Camat Pusakajaya, Alex Nursalam, menegaskan bahwa pemerintah telah bergerak cepat dalam menangani dampak bencana ini.

“Kami langsung melakukan pendataan rumah yang terdampak. Bantuan segera kami salurkan, dan warga yang kehilangan tempat tinggal juga telah dievakuasi ke lokasi yang lebih aman,” jelasnya.

Kapolsek Pusakanagara, Kompol Jusdijachlan, bersama timnya juga turut melakukan monitoring dan berkoordinasi dengan pihak terkait untuk memastikan warga terdampak mendapatkan bantuan yang diperlukan.

Warga Dihimbau Tetap Waspada

Musibah ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi bencana serupa, terutama di musim penghujan. Pemerintah setempat mengimbau masyarakat untuk memastikan struktur bangunan rumah mereka kokoh dan segera melaporkan jika ada tanda-tanda cuaca ekstrem yang berpotensi membahayakan.

Diharapkan, bantuan dari berbagai pihak dapat segera membantu warga bangkit dan memperbaiki kembali rumah mereka yang terdampak bencana ini.

Dedi Mulyadi Ultimatum Sekolah Swasta: Lepaskan Ijazah atau Kehilangan Dana Rp 600 Miliar!

Dedi Mulyadi Ultimatum Sekolah Swasta: Lepaskan Ijazah atau Kehilangan Dana Rp 600 Miliar!
Gubernur Jawa Barat terpilih Dedi Mulyadi © Dok Tim Dedi Mulyadi

Subang – Pemerintah Provinsi Jawa Barat menghadapi dilema besar terkait ribuan ijazah siswa yang masih tertahan di sekolah swasta akibat tunggakan biaya. Gubernur terpilih, Dedi Mulyadi, mengambil langkah tegas dengan memberi ultimatum kepada sekolah-sekolah tersebut: tetap menerima bantuan dana Rp 600 miliar atau mengalihkan skema bantuan langsung ke siswa.

Solusi Tegas untuk Masalah Lama

Menurut Dedi, jumlah tunggakan siswa yang belum menerima ijazahnya mencapai Rp 640 miliar, dengan sekitar 320 ribu siswa terdampak. Ijazah mereka tertahan dalam rentang waktu satu hingga tujuh tahun karena alasan biaya.

“Jika rata-rata tunggakan per siswa Rp 2 juta, maka totalnya memang mencapai Rp 640 miliar,” ungkap Dedi saat dikonfirmasi oleh Kompas.com, Minggu (2/2/2025).

Selama ini, Pemprov Jabar telah menggelontorkan Rp 600 miliar per tahun untuk membantu sekolah swasta. Namun, kebijakan ini dipertanyakan efektivitasnya karena masih banyak siswa yang tidak bisa mengambil ijazah mereka.

Skema Bantuan Berubah: Sekolah atau Siswa?

Dedi menawarkan dua opsi kepada sekolah swasta. Pertama, mereka tetap menerima bantuan Rp 600 miliar dengan syarat semua ijazah segera diberikan kepada siswa. Kedua, jika sekolah menolak, bantuan tersebut akan dialihkan menjadi beasiswa bagi siswa miskin yang bersekolah di swasta.

“Jadi uangnya tetap ditransfer ke sekolah, tetapi atas nama siswa yang membutuhkan,” tegasnya.

Ia juga menyoroti ketidakadilan dalam distribusi bantuan. Sekolah-sekolah favorit yang sudah memungut biaya tinggi tetap mendapat subsidi, sementara siswa kurang mampu masih kesulitan.

Transparansi dan Audit Dana

Dedi menegaskan bahwa Pemprov Jabar akan melakukan audit terhadap penggunaan dana Rp 600 miliar ini. Tujuannya adalah memastikan bahwa anggaran benar-benar bermanfaat bagi masyarakat, terutama siswa dari keluarga kurang mampu.

“Sekolah-sekolah swasta tinggal memilih. Kita ingin kebijakan ini adil dan transparan,” kata Dedi.

Dengan pendekatan ini, diharapkan tidak ada lagi siswa yang tertahan hanya karena alasan biaya, sementara sekolah tetap mendapatkan dukungan pemerintah dengan sistem yang lebih tepat sasaran.

Roti Bakar Kembar: Lezatnya Inovasi Kuliner di Dataran Tinggi Ciater

dok.istimewa

Subang – Di tengah sejuknya udara pegunungan Ciater, Subang, terdapat sebuah kedai kuliner yang menarik perhatian para pencinta roti bakar. Berlokasi di Jalan Raya Ciater Subang, tepat di depan Bank BRI Ciater, Roti Bakar Kembar hadir sebagai destinasi kuliner yang wajib dicoba, terutama bagi wisatawan yang berkunjung ke pemandian air panas Sari Ater.

Latar Belakang dan Awal Mula Perjalanan Roti Bakar Kembar

Pemilik Roti Bakar Kembar, Rian Sopian (32 tahun), adalah lulusan SMK Bina Wisata Lembang dengan jurusan Pariwisata, khususnya Tata Boga. Ia memiliki pengalaman bekerja di industri perotian selama kurang lebih sembilan tahun.

Kala itu, ia masih bekerja di sebuah supermarket di Kota Subang, namun merasa gajinya tidak mencukupi untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Dengan tekad yang kuat, ia mulai merintis usaha Roti Bakar Kembar sembari tetap bekerja.

Setelah empat bulan menjalankan kedua pekerjaan secara bersamaan, akhirnya pada November 2022, ia memutuskan untuk fokus penuh pada usaha roti bakarnya. Kini, usaha ini berjalan sukses dan terus menarik banyak pelanggan.

Makna di Balik Nama Roti Bakar Kembar

Nama Roti Bakar Kembar bukan sekadar nama biasa. Pemiliknya memilih nama ini sebagai doa dan harapan untuk anak kembarnya, agar usahanya selalu dilancarkan dan membawa berkah bagi keluarganya. Nama yang unik ini juga menjadi daya tarik tersendiri bagi pelanggan yang penasaran dengan cerita di baliknya.

Menu Andalan yang Menggoda Selera

Di Roti Bakar Kembar, pelanggan disuguhkan dengan berbagai varian roti bakar yang menggugah selera. Beberapa menu favorit yang wajib dicoba antara lain:

  • Almond Milk Crunchy
  • Milo Choco Crunchy
  • Keju Choco Crunchy
  • Oreo Tiramisu Crunchy
  • Tiramisu Peanut Butter
  • Banana Party
  • Cappuccino El Bravo
  • Strawberry Crispy Ball
  • Greentea Lovers
  • Sosis Mozza
  • Abon Sapi
  • Choco Lava
  • Kacang Coklat Pasta
  • Red Velvet Cheese

Selain itu, usaha ini juga telah memperluas variasi produknya dengan menghadirkan donat yang tak kalah menggoda.

Keunikan dan Inovasi Roti Bakar Kembar

Keunikan Roti Bakar Kembar terletak pada topping kekiniannya yang beragam dan menggoda selera. Tidak hanya menghadirkan roti bakar manis dengan topping lezat, kedai ini juga menawarkan varian roti bakar asin seperti sosis mozza dan abon sapi.

Tidak berhenti di situ, inovasi terus dilakukan, salah satunya dengan menambah varian rasa pada donat, termasuk rencana menghadirkan Donat Pizza sebagai pilihan menu asin yang menarik.

Target Pasar dan Jam Operasional

Roti Bakar Kembar menyasar seluruh kalangan masyarakat Indonesia. Namun, pelanggan utamanya adalah warga sekitar, wisatawan yang berkunjung ke pemandian air panas Sari Ater, serta masyarakat Subang secara umum.

Bagi Anda yang ingin mencicipi kelezatan Roti Bakar Kembar, berikut jam operasionalnya:

  • Roti Bakar Kembar: 16.00 – 22.00 WIB
  • Donat Kembar: 14.00 – 22.00 WIB

Dengan cita rasa yang lezat, inovasi tanpa henti, serta lokasi strategis di kawasan wisata, Roti Bakar Kembar siap memanjakan lidah para penikmat kuliner. Jadi, jika Anda berkunjung ke Ciater, jangan lupa mampir dan rasakan sendiri keistimewaannya!

Harga BBM Pertamina Naik per 1 Februari 2025, Simak Daftar Lengkapnya!

Harga BBM Pertamina Naik per 1 Februari 2025, Simak Daftar Lengkapnya!
Pertamina resmi mengumumkan pembaruan harga bahan bakar minyak (BBM) non subsidi per 1 Februari 2025. © Dok. Pertamina

Subang – PT Pertamina resmi menyesuaikan harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi mulai 1 Februari 2025. Kenaikan ini berlaku untuk beberapa jenis BBM, termasuk Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dexlite.

Mengacu pada laman resmi Pertamina, kebijakan ini dilakukan dalam rangka implementasi Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No. 245.K/MG.01/MEM.M/2022 yang merevisi aturan sebelumnya terkait formula harga dasar BBM umum. Dengan adanya penyesuaian ini, masyarakat di Jabodetabek kini harus merogoh kocek lebih dalam untuk mendapatkan BBM jenis tertentu.

Kenaikan Harga BBM Pertamina di Jabodetabek

Harga Pertamax kini dibanderol Rp12.900 per liter dari sebelumnya Rp12.500. Sementara itu, Pertamax Turbo naik dari Rp13.700 menjadi Rp14.000 per liter. BBM ramah lingkungan, Pertamax Green 95, juga mengalami kenaikan dari Rp13.400 menjadi Rp13.700 per liter.

Selain itu, harga Dexlite melonjak dari Rp13.600 menjadi Rp14.600 per liter. Adapun Pertamina Dex kini dijual dengan harga Rp14.800 per liter, naik dari Rp13.900.

Meski demikian, harga BBM subsidi seperti Pertalite (RON 90) dan Biosolar tetap stabil. Pertalite masih dijual Rp10.000 per liter, sementara Biosolar bertahan di Rp6.800 per liter.

Daftar Harga BBM Pertamina per 1 Februari 2025 di Jabodetabek:

  • Pertamax: Rp12.900 per liter (sebelumnya Rp12.500)
  • Pertamax Turbo: Rp14.000 per liter (sebelumnya Rp13.700)
  • Pertamina Dex: Rp14.800 per liter (sebelumnya Rp13.900)
  • Pertamax Green 95: Rp13.700 per liter (sebelumnya Rp13.400)
  • Dexlite: Rp14.600 per liter (sebelumnya Rp13.600)
  • Pertamax di Pertashop: Rp12.800 per liter (sebelumnya Rp12.400)

Untuk mengetahui harga BBM di daerah lain, masyarakat dapat mengakses situs resmi Pertamina.

Samsung Galaxy Z Fold 7 & Z Flip 7: Bocoran Terbaru Soal Kamera, Chipset, dan Harga!

Samsung Galaxy Z Fold 7 & Z Flip 7: Bocoran Terbaru Soal Kamera, Chipset, dan Harga!
Samsung Galaxy Z fold 7 is tipped to be powered by the Snapdragon 8 Elite processor

Subang – Samsung baru saja meluncurkan seri Galaxy S25 dalam acara Galaxy Unpacked. Meski perangkat ini belum mulai dijual, bocoran mengenai seri foldable terbaru, Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7, mulai bermunculan. Jika mengikuti pola sebelumnya, Samsung kemungkinan akan merilis kedua ponsel ini pada Juni atau Juli mendatang.

Spesifikasi Galaxy Z Flip 7 & Z Fold 7

Menurut bocoran dari tipster PandaFlashPro di X (sebelumnya Twitter), Galaxy Z Flip 7 akan hadir dengan RAM 12GB serta pilihan penyimpanan 256GB dan 512GB. Sementara itu, Galaxy Z Fold 7 juga akan memiliki RAM 12GB, tetapi dengan tambahan varian penyimpanan hingga 1TB. Ini menunjukkan bahwa dari segi kapasitas penyimpanan, tidak ada perubahan signifikan dibandingkan dengan pendahulunya, Z Flip 6 dan Z Fold 6.

Chipset: Snapdragon atau Exynos?

Berdasarkan bocoran terbaru, Galaxy Z Fold 7 kemungkinan akan ditenagai oleh Snapdragon 8 Elite, memberikan peningkatan performa dibandingkan Snapdragon 8 Gen 3 yang digunakan pada Z Fold 6. Namun, belum ada kepastian apakah Z Flip 7 juga akan menggunakan chipset yang sama. Sebelumnya, muncul spekulasi bahwa kedua perangkat ini akan menggunakan Exynos 2500, tetapi laporan terbaru menyebutkan bahwa Exynos 2500 menghadapi kendala produksi dan mungkin hanya akan digunakan pada Galaxy Z Flip 7.

Kamera Tanpa Perubahan?

Sektor kamera tampaknya tidak mengalami banyak peningkatan. Jika bocoran akurat, Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 akan tetap membawa sensor utama 50MP, lensa ultra-wide 12MP, serta kamera selfie 10MP. Konfigurasi ini identik dengan generasi sebelumnya.

Harga Tetap Sama?

Salah satu kabar baiknya, harga Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 diprediksi tidak akan mengalami kenaikan. Jika benar, maka Z Fold 7 akan tetap dibanderol mulai dari Rp 1.64 juta, sementara Z Flip 7 akan tersedia mulai dari Rp 1.09 juta untuk varian dasar 12GB + 256GB.

Dengan bocoran yang semakin konkret, antusiasme terhadap kehadiran Galaxy Z Fold 7 dan Z Flip 7 terus meningkat. Jika prediksi ini tepat, Samsung akan kembali mendominasi pasar ponsel lipat tahun ini dengan teknologi terbarunya.

Banjir dan Rob Terjang Pantura Subang: Warga Berjuang, Pemerintah Siapkan Solusi

Banjir dan Rob Terjang Pantura Subang: Warga Berjuang, Pemerintah Siapkan Solusi
(Beritasatu.com/Elan Suherlan)

Subang – Banjir dan rob kembali melanda kawasan Pantura Subang, Jawa Barat, mengancam ratusan rumah serta lahan pertanian.

Intensitas hujan yang tinggi selama libur Imlek menyebabkan dua sungai, Kalen Sema dan Cigadung, meluap. Akibatnya, 245 unit rumah dan 21 hektar sawah di Desa Mulyasari, Kecamatan Pamanukan, terendam banjir dengan ketinggian air mencapai 30-50 cm.

Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Subang, Enda, banjir kali ini merupakan kiriman air dari wilayah selatan yang juga diguyur hujan deras.

Meskipun air mulai surut, warga masih waspada terhadap kemungkinan hujan susulan. Hingga kini, belum ada laporan pengungsian, dan BPBD bersama pemerintah kecamatan terus melakukan pendataan kebutuhan logistik bagi warga terdampak.

Di sisi lain, bencana banjir rob semakin sering terjadi di pesisir Pantura Subang. Kecamatan Legonkulon menjadi salah satu wilayah terdampak parah, merendam rumah milik 1.792 kepala keluarga di lima desa, termasuk Legon Wetan dan Mayangan.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat, melalui Pj Gubernur Bey Machmudin, telah meninjau lokasi dan berkoordinasi dengan Kementerian PUPR untuk membangun penahan ombak yang lebih kokoh dan permanen.

Sementara itu, tanggul darurat berupa geobag telah disiapkan sebagai langkah jangka pendek untuk mengalihkan aliran air dari permukiman.

Tak hanya di Legonkulon, warga pesisir lainnya di Dusun Mulyasari, Desa Anggasari, juga harus berjuang menghadapi rob dengan cara manual.

Bersama tim gabungan penanggulangan bencana, mereka bergotong royong membangun tanggul sementara sepanjang 700 meter menggunakan lumpur dalam karung. Namun, upaya ini sering kali tak bertahan lama dan kembali jebol akibat derasnya air pasang.

Warga berharap pemerintah segera turun tangan membangun tanggul permanen serta melakukan normalisasi sungai yang mengalami pendangkalan. Kasie Kesos Kecamatan Sukasari, Sony Sonjaya, menegaskan bahwa solusi jangka panjang sangat dibutuhkan agar masyarakat tidak terus-menerus mengalami dampak buruk dari banjir rob.

Kondisi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga awal 2025 membuat warga diminta untuk tetap waspada. Dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat, diharapkan solusi yang lebih efektif dapat segera terealisasi guna melindungi wilayah Pantura Subang dari ancaman banjir dan rob yang terus berulang.

Berlaku Hari Ini, Pengecer Gas Elpiji 3 Kg Wajib Daftar Jadi Pangkalan! Begini Caranya

Berlaku Hari Ini, Pengecer Gas Elpiji 3 Kg Wajib Daftar Jadi Pangkalan! Begini Caranya
dok.Istimewa

Subang – Mulai hari ini, Sabtu (1/2/2025), aturan baru terkait distribusi gas elpiji 3 kg resmi diberlakukan. Kini, pengecer tidak lagi diperbolehkan menjual elpiji subsidi secara bebas. Mereka yang ingin tetap berjualan wajib mendaftarkan diri sebagai pangkalan atau subpenyalur resmi Pertamina.

Pengecer Wajib Daftar, Ini Syaratnya

Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Yuliot Tanjung, menegaskan bahwa pengecer yang ingin menjadi pangkalan resmi harus memenuhi syarat administrasi. Salah satu persyaratan utama adalah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), yang dapat diperoleh melalui sistem Online Single Submission (OSS).

“Kami mengharapkan para pengecer mendaftarkan diri secara resmi. Pendaftaran dapat dilakukan secara perorangan atau berbadan usaha melalui OSS,” jelas Yuliot dalam konferensi pers di Jakarta, Jumat (31/1/2025).

Dengan sistem ini, hanya mereka yang memiliki izin resmi yang diperbolehkan menyalurkan elpiji 3 kg. Integrasi dengan data kependudukan Kementerian Dalam Negeri juga membuat proses pendaftaran lebih mudah dan cepat.

Distribusi Lebih Efektif dan Tepat Sasaran

Kebijakan ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi dan memastikan subsidi elpiji 3 kg tepat sasaran. Dengan peralihan pengecer menjadi pangkalan resmi, distribusi gas akan langsung dari pangkalan ke konsumen tanpa perantara.

“Kami ingin memastikan harga yang diterima masyarakat sesuai dengan ketetapan pemerintah dan mengurangi potensi penyimpangan distribusi,” tambah Yuliot.

Aturan ini tertuang dalam Keputusan Menteri ESDM Nomor 37 Tahun 2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang Liquefied Petroleum Gas (LPG) Tertentu Tepat Sasaran. Sesuai regulasi, hanya subpenyalur dengan NIB yang diizinkan menjual elpiji 3 kg.

Sebagai pihak yang bertanggung jawab atas distribusi, Pertamina wajib melaporkan daftar subpenyalur kepada Direktorat Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM. Dengan langkah ini, pengawasan distribusi elpiji subsidi akan semakin ketat.

Cara Beli Gas Elpiji 3 Kg Resmi

Masyarakat yang ingin membeli elpiji subsidi dapat mencari pangkalan resmi melalui situs resmi Pertamina di https://subsiditepatlpg.mypertamina.id/infolpg3kg atau menghubungi call center 135.

Heppy Wulansari, Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, menegaskan bahwa pihaknya siap menjalankan kebijakan pemerintah terkait distribusi elpiji 3 kg.

“Kami mengimbau masyarakat untuk membeli langsung di pangkalan resmi agar mendapatkan harga yang sesuai dengan ketetapan pemerintah,” ujar Heppy.

Berapa Harga Asli Elpiji 3 Kg Tanpa Subsidi?

Harga elpiji subsidi 3 kg di pasaran bervariasi, tergantung daerah. Di beberapa wilayah, harga sudah mencapai Rp 22.000 per tabung, sementara di agen resmi berkisar antara Rp 18.000 hingga Rp 21.000 per tabung.

Namun, Menteri Keuangan Sri Mulyani mengungkapkan bahwa harga asli gas elpiji 3 kg tanpa subsidi sebenarnya mencapai Rp 42.750 per tabung. Pemerintah memberikan subsidi sebesar Rp 30.000 per tabung agar harga tetap terjangkau bagi masyarakat.

“Subsidi ini adalah bagian dari manfaat APBN yang langsung dirasakan masyarakat, termasuk subsidi BBM, listrik, dan pupuk,” ujar Sri Mulyani dalam konferensi pers APBN 2024 di Jakarta.

Untuk tahun 2024, total anggaran yang disalurkan pemerintah untuk subsidi energi mencapai Rp 386,9 triliun, ditambah Rp 47,4 triliun untuk subsidi pupuk.

Kesimpulan

Kebijakan baru ini diharapkan dapat meningkatkan transparansi dan memastikan subsidi elpiji 3 kg hanya diterima oleh masyarakat yang berhak. Dengan sistem distribusi yang lebih tertata, masyarakat dapat menikmati harga yang lebih stabil dan akses yang lebih mudah ke elpiji subsidi.

Ketegasan Humanis, Strategi Kang Ade dalam Penertiban PKL di Alun-alun Subang

Ketegasan Humanis, Strategi Kang Ade dalam Penertiban PKL di Alun-alun Subang
subang.pikiran-rakyat.com

Subang – Penjabat (Pj.) Bupati Subang, Drs. M. Ade Afriandi, M.T., menegaskan pentingnya keseimbangan antara ketegasan dan pendekatan humanis dalam menertibkan pedagang kaki lima (PKL) di kawasan Alun-alun Subang. Hal ini ia sampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpoldamkar) Kabupaten Subang pada Jumat, 31 Januari 2025.

Dalam kunjungannya, Kang Ade—yang juga menjabat sebagai Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Provinsi Jawa Barat—menyoroti berbagai aspek penting terkait peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Salah satu fokus utamanya adalah upaya penertiban PKL di Alun-alun Subang, yang harus dilakukan dengan pendekatan yang adil dan berkeadilan.

Solusi Bersama untuk Ketertiban Alun-alun

Kang Ade menegaskan bahwa Alun-alun Subang sebagai destinasi wisata memiliki potensi besar terhadap pelanggaran ketertiban. Oleh karena itu, perlu sinergi antara Satpol PP, Dinas Perdagangan, dan pihak terkait lainnya dalam mencari solusi terbaik agar kesejahteraan PKL tetap diperhatikan tanpa mengabaikan ketertiban umum.

“Penertiban harus dilakukan dengan tegas, tetapi tetap mengedepankan sisi humanis. Kita harus mencari solusi yang baik bagi semua pihak,” ujar Kang Ade.

Patroli Rutin Demi Keamanan dan Kenyamanan

Selain penertiban PKL, Kang Ade juga mengimbau agar Satpol PP Kabupaten Subang meningkatkan patroli rutin guna memastikan keamanan dan kenyamanan masyarakat. Kehadiran petugas di ruang publik dinilai penting untuk mencegah potensi gangguan ketertiban dan tindakan kriminal.

“Pastikan masyarakat merasakan kehadiran kita. Tingkatkan patroli rutin, terutama di tempat-tempat yang rawan,” pesannya.

Apresiasi dan Harapan untuk Satpoldamkar

Di sela kunjungannya, Kang Ade turut memberikan apresiasi atas kinerja Satpoldamkar Kabupaten Subang dalam menangani berbagai kejadian kebakaran dan bencana alam. Ia berharap agar profesionalisme dan keterampilan anggota terus ditingkatkan demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Dengan adanya langkah-langkah strategis ini, Kang Ade berharap Satpoldamkar dan Satpol PP dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga ketertiban, keamanan, dan kenyamanan warga Subang, tanpa mengesampingkan pendekatan yang lebih humanis dan solutif.

Recent Posts