Beranda blog Halaman 1650

Keren !, MEDIAJABAR.com Masuk Top 5 Media Online di Jabar Versi Survey Imogen Communication Institute

mediajabar.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bertepatan dengan Hari Pers Nasional 9 Februari 2022, Imogen Communication Institute, bagian dari Imogen Public Relations, mempersembahkan laporan kajian Indonesian Media Landscape 2022.

Dalam hasil survei tersebut, MEDIAJABAR.COM masuk dalam jajaran media online kredibel dan menempati posisi ketiga media daring lokal di wilayah Jawa Barat bersama media besar lainnya.

Dikutip dari laman resmi Imogen Communication Institute, bahwa pers adalah pilar keempat dalam demokrasi, yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan kehidupan bernegara.

“Kami memetakan kondisi terkini media massa cetak, online dan televisi di Indonesia. Seperti apa kondisi saat ini, berdasarkan keberadaan, sirkulasi, jumlah pembaca, per sektor, kepemilikan dan per wilayah,” tulis pihak Imogen Communication Institute.

Pihaknya berharap semoga laporan ini bisa menjadi referensi dalam mengetahui pemetaan media massa di Indonesia terkini, bagi kalangan praktisi PR, praktisi komunikasi, pelaku industri dan khalayak umum pemerhati media.

Laporan ini mencakup: koran nasional, majalah dan tabloid nasional, televisi berita nasional, media online nasional, grup media, media per sektor, media lokal per provinsi, media berbahasa Inggris dan Mandarin.

“Selamat Hari Pers Nasional! Jaya Pers Indonesia!” tutup Imogen Communication Institute.

CEO MEDIAJABAR.COM, Warlan mengatakan bahwa hasil survei ini merupakan bagian dari penyemangat untuk tetap eksis menjadi salah satu media online yang terus memberikan informasi bagi masyarakat secara luas.

“Apapun hasilnya, yang jelas kita akan tatap mempertahankan eksistensi kita untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Dan terakhir kita akan terus membuat ekosistem media online ini sehat, sehingga membuat para pelakunya sejahtera,” katanya.

MEDIAJABAR.COM Masuk Jajaran Top Media Online Kredibel di Jabar Hasil Survei Imogen Communication Institute

media-landscape-Indonesia-scaled.jpg

MEDIAJABAR.COM, JAKARTA – Bertepatan dengan Hari Pers Nasional 9 Februari 2022, Imogen Communication Institute, bagian dari Imogen Public Relations, mempersembahkan laporan kajian Indonesian Media Landscape 2022.

Dalam hasil survei tersebut, MEDIAJABAR.COM masuk dalam jajaran media online kredibel dan menempati posisi ketiga media daring lokal di wilayah Jawa Barat bersama media besar lainnya.

Dikutip dari laman resmi Imogen Communication Institute, bahwa pers adalah pilar keempat dalam demokrasi, yang memiliki peran penting dalam pembangunan dan kehidupan bernegara.

“Kami memetakan kondisi terkini media massa cetak, online dan televisi di Indonesia. Seperti apa kondisi saat ini, berdasarkan keberadaan, sirkulasi, jumlah pembaca, per sektor, kepemilikan dan per wilayah,” tulis pihak Imogen Communication Institute.

Pihaknya berharap semoga laporan ini bisa menjadi referensi dalam mengetahui pemetaan media massa di Indonesia terkini, bagi kalangan praktisi PR, praktisi komunikasi, pelaku industri dan khalayak umum pemerhati media.

Laporan ini mencakup: koran nasional, majalah dan tabloid nasional, televisi berita nasional, media online nasional, grup media, media per sektor, media lokal per provinsi, media berbahasa Inggris dan Mandarin.

“Selamat Hari Pers Nasional! Jaya Pers Indonesia!” tutup Imogen Communication Institute.

CEO MEDIAJABAR.COM, Warlan mengatakan bahwa hasil survei ini merupakan bagian dari penyemangat untuk tetap eksis menjadi salah satu media online yang terus memberikan informasi bagi masyarakat secara luas.

“Apapun hasilnya, yang jelas kita akan tatap mempertahankan eksistensi kita untuk memberikan informasi kepada masyarakat. Dan terakhir kita akan terus membuat ekosistem media online ini sehat, sehingga membuat para pelakunya sejahtera,” katanya.

Jaksa Ajukan Banding Vonis Seumur Hidup Herry Wirawan

a822b4663e7295d59b1318a42e78cd48.jpeg

KBRN, Bandung: Jaksa penuntut umum (JPU) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Barat resmi mengajukan banding atas vonis seumur hidup Herry Wirawan. Banding diajukan jaksa ke Pengadilan Tinggi (PT) Bandung.

Pernyataan banding dilakukan JPU ke PT Bandung. Penyerahan itu dilakukan Jaksa melalui Pengadilan Negeri (PN) Bandung, Jalan LLRE Martadinata, Kota Bandung, Senin (21/2/2022).

“Untuk perkara Herry Wirawan pada hari ini kita mengajukan banding atas putusan majelis hakim,” ucap Kasipenkum Kejati Jabar Dodi Gazali Emil. 

Dodi belum menjelaskan alasan banding yang dilakukan oleh Jaksa. Menurutnya, terkait hal itu kewenangan ada pada JPU. 

“Alasan banding nanti kita bisa jelaskan lebih lanjut, tentu jpu yang akan menjelaskan, tapi yang jelas kami sudah mengajukan banding pada hari ini,” katanya. 

Soal tuntutan yang banyak dikesampingkan oleh hakim, Dodi mengatakan ada berbagai pertimbangan yang akhirnya membuat JPU mengajukan banding. 

“Ya tentunya dari penuntut umum mengharapkan banyak hal yang dipertimbangkan, tapi nanti kami akan berkoordinasi dengan penuntut umumnya alasan banding yang dilakukan pada hari ini,” tutur dia. 

Seperti diketahui, Herry dituntut hukuman mati oleh Jaksa. Akan tetapi, dalam vonis, hakim memvonis Herry dengan hukuman penjara seumur hidup. 

“Mengadili, menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara seumur hidup,” ucap hakim.

Hakim menilai perbuatan Herry Wirawan telah terbukti bersalah sesuai dengan Pasal 81 ayat (1), ayat (3) Dan (5) jo Pasal 76.D UU RI Nomor 17 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 65 ayat (1) KUHP sebagaimana dakwaan pertama.

Covid Tinggi, KAMMI: Pejabat Garut Biang Pemicu Langgar Prokes

18eb594fe8dd9352ea66e2a84a3d8f9a.jpg

KBRN, Garut : Warga net ramai-ramai berkomentar negatif terkait euforia uji coba jalur kereta api oleh rombongan pejabat Garut dari Pasar Senen Jakarta menuju Stasiun Garut.

Menurut Aceng Farhan, warga Karangpawitan Garut mengatakan, bukan soal uji cobanya, tetapi yang dikritisi mengenai potensi kerumunannya yang dianggap telah melanggar prokes.

“Ini sangat bertolak belakang disisi lain Pemkab Garut sangat gencar mengingatkan warga untuk patuh prokes, di lain sisi segala bentuk kegiatan pemerintah yang bersifat seremonial termasuk uji coba jalur KA justru selalu memicu kerumunan dan jelas jelas melanggar prokes,” katanya, Senin (21/2/2022).

Kritikan pedas juga menggelinding dari Ketua Umum PD KAMMI Garut Hamzah, menurutnya, uji coba kereta api yang dilakukan dengan antusias ini berhasil menggeser perhatian pemerintah terhadap lonjakan Covid-19 yang menurut humas daerah sedang meningkat tajam di Kabupaten Garut. 

“Antusiasme terkait jalur baru KA Garut-Cibatu memang wajar karena memang jalur tersebut sudah lama terbengkalai dan akan aktif kembali menjadi moda transportasi baru di Garut Kota, namun abainya pemerintah terhadap prokes dengan membiarkan kerumunan adalah sebuah anomali,” katanya, Senin (21/2/2022).

Menurut Hamzah, Hal ini diperkuat dengan kasus Bupati yang sempat diisolasi singkat menjelang peringatan hari jadi Garut. 

“Sebelumnya, pendopo sempat ramai dengan berita beberapa penghuni pendopo yang terpapar covid. Namun, fakta ini tidak sejalan dengan apa yang dilakukan bupati beberapa hari yang lalu,” katanya.

Tak hanya saat percobaan rute baru KA, keramaian di acara bupati pun sempat terjadi saat Upacara HJG. 

“Ketidaksejalanan antara kebijakan prokes dengan apa yang dilakukan bupati tentu akan menimbulkan stigma bahwa pelanggar prokes itu dimulai dari orang nomor 1 di Garut,” paparnya. 

Agenda-agenda Bupati tersebut diyakini akan menjadi bumerang tersendiri bagi pihak pemda yang mensosialisasikan prokes. 

“Kebingungan tenaga kesehatan mengenai sulitnya mendidik masyarakat tentang prokes sudah terjawab sudah, kebingungan tersebut semestinya diarahkan kepada pimpinan mereka,” pungkasnya.

Jual Pupuk Bersubsidi dengan Harga Tinggi, 2 Orang Diringkus Polres Subang

polres-subang-pupuk.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Sat Reskrim Polres Subang berhasil mengungkap kasus penyalahgunaan penyaluran pupuk bersubsidi yang di jual ke masyarakat dengan harga tinggi. Dalam Press Release yang dilaksanakan di Polres Subang, Kapolres Subang AKBP Sumarni, S.I.K., S.H., M.H yang didampingi oleh Kasat Reskrim Polres Subang AKP M. Zulkarnaen, S.I.K dan Kanit III TIPIDTER Sat Reskrim Polres Subang IPDA M. Raka Dwi Darma S.Tr.K menerangkan bahwa tersangka DM (Laki-laki; 47 Tahun; Kec. Pamanukan Kab. Subang – Jawa Barat) dan tersangka TRJ (Laki-laki, 64 Tahun, Kec. Pusakanagara Kab. Subang -Jawa Barat) ditangkap pada hari Rabu tanggal 16 Februari 2022 sekitar jam 13.00 Wib di Kios Pupuk Gina Kec. Pamanukan Kab. Subang.

Terungkapnya kasus penyalahgunaan penyaluran pupuk bersubsidi berawal dari informasi masyarakat kepada pihak kepolisian, yang menyebutkan bahwa ada seseorang yang memperjualbelikan pupuk bersubsidi dengan harga tinggi.

Setelah dilakukan penyelidikan akhirnya Unit III Tipidter Sat Reskrim Polres Subang berhasil mengamankan barang bukti Pupuk bersubsidi Jenis Phonska dan SP 36.

Dari hasil penyidikan pelaku sudah menjalankan kegiatan usahanya kurang lebih 3 tahun, dalam melakukan penjualan pupuk bersubsidi tersebut pelaku Telah melakukan penjualan pupuk bersubsidi tanpa dilengkapi dengan SPJB (Surat Perjanjian Jual Beli) dengan Distributor resmi, pelaku menjual/mengedarkannya kepada petani dengan harga tinggi yaitu sebesar Rp. 380.000,- per kuintal, dan pelaku (DM) 47 Tahun mendapatkan pupuk bersubsidi tersebut dari pelaku (TRJ) 64 Tahun yang diketahui Pupuk bersubsidi tersebut di dapat dari Pelaku (R) yang berdomisili di kabupaten Garut yang saat ini masih (DPO) kemudian alasan pelaku menjual pupuk bersubsidi tersebut karena ingin mendapatkan keuntungan yang kebetulan pupuk bersubsidi di daerah tersangka langka / terbatas.

Terhadap Tersangka (DM) 47 Tahun dan (TRJ) 64 Tahun, disangkakan telah melanggar ketentuan Pasal 6 ayat 1 huruf (b) Jo. Pasal 1 Sub 3e UURI No.7 Tahun 1955 Tentang Pengusutan, Penuntutan dan Peradilan Tindak Pidana Ekonomi Jo. Pasal 21 Ayat (2) Jo. Pasal 30 ayat (2) Permendag RI No. 15/M-DAG/PER/4/2013 Tentang Pengadaan dan Penyaluran pupuk bersubsidi untuk sektor pertanian Jo. Pasal 2 ayat (1) dan (2) Peraturan Presiden RI No.15 Tahun 2011 Tentang Perubahan atas Peraturan Presiden No.77 tahun 2005 Tentang Penetapan pupuk bersubsidi sebagai barang dalam pengawasan Jo Peraturan Pemerintah Pengganti UU No.21 Tahun 1959 Tentang Memperberat ancaman hukuman terhadap tindak Pidana Ekonomi.

Dalam kesempatan yang sama, Kapolres Subang juga menyampaikan himbauan kepada masyarakat, untuk tidak ragu / tidak takut untuk memberikan informasi kepada pihak kepolisian, bilamana menemukan adanya praktek Penyalahgunaan maupun Penyaluran Pupuk bersubsidi yang diawasi oleh pemerintah khususnya di wilayah Kab. Subang, guna mencegah kerugian masyarakat yang lebih besar.

Disdagin Kota Bandung Klaim Masih Ada Pengrajin Tahu yang Tetap Berproduksi

c044cf9bd7a0b383b90a6a524832c0cb.jpg

KBRN, Bandung: Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung mengungkapkan sejumlah pengrajin tahu di beberapa sentra tahu di Kota Bandung yang melakukan mogok produksi sejak hingga Rabu. Pihaknya berharap masih terdapat pengrajin tahu yang tetap berproduksi. 

“Untuk pengrajin tahu Cibuntu, Arcamanik Ciporeat, Cibiru itu berhenti produksi, tempat berproduksi Cibogo 5 pelaku usaha,” ujar Kadisdagin Kota Bandung Elly Wasliah kepada wartawan disela-sela operasi pasar minyak curah di Pasar Sederhana kota Bandung, Senin (21/2/2022). 

Elly menuturkan para pengrajin tahu yang mogok berproduksi disebabkan baru mengetahui informasi imbauan tidak mogok pada Minggu sore. Sebagian pegawai pengrajin tahu banyak yang sudah pulang sehingga tidak berproduksi. 

Pihaknya belum memastikan apakah pada Selasa besok para pengrajin akan kembali beroperasi kembali. Namun pihaknya mendapatkan surat dari koperasi produsen tahu tempe (Kopti) Kota Bandung sudah mengimbau pedagang dan pengrajin beroperasi. 

Meski sudah ada yang mogok berproduksi, pihaknya sudah menginformasikan kepada masyarakat tentang aksi mogok tersebut. Ia sangat bersyukur apabila para pengrajin tetap berproduksi,” Saya berbahagia kalau pedagang pengrajin tetap berjualan warga masih bisa membeli,” katanya.

Elly mengutarakan, stok kacang kedelai di Kota Bandung relatif aman namun sedikit tidak normal. Penyebabnya negara penghasil kacang kedelai di Amerika, Brazil dan Kanada mengalami penurunan produksi dan di Amerika tengah terjadi inflasi. 

“Memang dalam kondisi stok di Kota Bandung tidak dalam kondisi normal, aman tapo tidak dalam kondisi normal intinya daerah produsen kacang kedelai Amerika Serikat Brazil Kanada sedang ada penurunan prodyksi dan terjadi inflasi di amerika serikat. Peemrintah pusat menjanjikan stok kedelai untuk dua bulan,” bebernya. 

Sementara itu, ratusan pengrajin tahu di Kota Bandung melaksanakan mogok berproduksi terhitung Senin hingga Rabu  mendatang imbas kenaikan harga kacang kedelai. Mereka meminta pemerintah segera dapat menurunkan harga kacang kedelai sehingga pengrajin tidak terus merugi. 

“Jadi, sekarang mulai mogok dari Senin-Rabu, kalau sekarang mah rata semuanya mogok, enggak seperti tahun kemarin masih ada yang produksi,” ujar Pengrajin tahu di Sentra Tahu Cibuntu, Haji Galih, Senin (21/02/2022). 

Galih pun mengklaim seluruh pengrajin tahu di Kota Bandung mogok berproduksi termasuk di sentra tahu di Cibuntu bahkan seluruh Indonesia. Total terdapat ratusan pengrajin tahu di Cibuntu yang melaksanakan mogok berproduksi. 

“Seluruh pengrajin tahu di Kota Bandung mogok berproduksi termasuk di sentra tahu di Cibuntu bahkan seluruh Indonesia,” tandasnya.

Pengrajin Tahu di Kota Bandung Mogok Produksi

18177e52494b352ada4da52d841fd431.jpg

KBRN, Bandung: Ratusan pengrajin tahu di Kota Bandung melaksanakan mogok berproduksi terhitung Senin hingga Rabu mendatang imbas kenaikan harga kacang kedelai. Mereka meminta pemerintah segera dapat menurunkan harga kacang kedelai sehingga pengrajin tidak terus merugi. 

“Jadi, sekarang mulai mogok dari Senin-Rabu, kalau sekarang mah rata semuanya mogok, enggak seperti tahun kemarin masih ada yang produksi,” ujar Pengrajin tahu di Sentra Tahu Cibuntu, Haji Galih kepada wartawan, Senin (21/02/2022). 

Galih mengklaim seluruh pengrajin tahu di Kota Bandung mogok berproduksi termasuk di sentra tahu di Cibuntu bahkan seluruh Indonesia. Total terdapat ratusan pengrajin tahu di Cibuntu yang melaksanakan mogok berproduksi. 

“Iya, di Bandung sepertinya rata semuanya (mogok). Di Cibuntu semuanya, sudah saya cek. Ada ratusan (perajin tahu),” ucapnya. 

Galih menegaskan pihaknya melakukan mogok berproduksi agar didengar oleh pemerintah, Koperasi Produsen Tahu dan Tempe Indonesia (Kopti) dan agen kacang kedelai bahwa pabrik tahu di Jabar banyak. Mereka minta agar tidak dengan mudah menaikkan harga kacang kedelai. 

“Jangan seenaknya naikin harga sampai tidak turun lagi, yang saya perhatikan pemerintah seperti tidak melihat ke bawah. Sebelum ada demo dari paguyuban mah diam saja tidak ramai, kan kedelai ini sebenarnya sudah naik dari dua bulan lalu, cuma paguyuban dan pabrik tahu masih bersabar, tapi ternyata pemerintah malah diam saja,” bebernya. 

Setelah mogok berproduksi dilakukan, ia mengatakan pemerintah dan Kadin sudah melakukan komunikasi. Namun pihaknya belum menerima kebijakan perubahan terkait harga kacang kedelai. 

“Kami sudah mengasih aba-aba, kalau harga kacang turun demo tidak akan jadi, cuma ternyata tidak di dengar masih saja naik, makanya demonya jadi,” bebernya. 

Galih pun menyebutkan harga kacang kedelai yang dijual ke pengrajin bervariasi mulai dari Rp 11.100 hingga Rp 11.500. Sedangkan di wilayah Subang bahkan Jawa bisa mencapai Rp 12 ribu,” Kalau Jabar terbesar (pengrajin tahu) masuk kacang kedelai jadi tidak terlalu mahal,” katanya.

Galih menambahkan, apabila harga kacang kedelai tidak turun selama masa mogok produksi pihaknya akan menaikkan harga tahu. 

“Harga per papan kemarin saat harga kacang normal di Rp 8.500 sampai Rp 9.000, harga tahu per papannya Rp 50 ribu. Rencananya kalau naik jadi Rp 55 ribu, naik Rp 5 ribu itu sebenarnya bukan mencari untung tapi mengurangi kerugian, karena tidak sebanding dengan ongkos produksi dan harga kedelai,” tandasnya.

Satres Narkoba Polresta Bandung Ciduk 14 Tersangka Pemain Baru Penyalahgunaan Narkotika

8bdaa1ec5594ae9b25ce3af886d7eda3.jpg

KBRN, Soreang : Satres Narkoba Polresta Bandung, dalam kurun waktu dua minggu terakhir, berhasil mengungkap 13 laporan polisi dan menangkap 14 tersangka penyalahgunaan narkotika di wilayahnya.

Saat pers conference di Mapolresta Senin (21/2/2022), Kapolresta Bandung Kombes Pol Kusworo Wibowo didampingi Kasatres Narkoba Kompol Dadang Garnadi menjelaskan, para pelaku semuanya merupakan pemain baru.

“Semuanya pemain baru dengan latar belakang ke 14 pelaku tersebut swasta, karyawan dan buruh. Rata-rata usia pelaku mulai dari 21 hingga 53 tahun,” terang Kusworo.

Barang bukti yang berhasil diamankan terdiri dari Narkotika jenis Sabu seberat 53,81 gram, kemudian Ganja 27 gram, Tembakau Gorilla seberat 106,26 gram dan 374 butir obat golongan psikotropika berbagai jenis.

“Modusnya adalah komunikasi melalui medsos, kemudian bertransaksi dan akan menjualkan untuk orang lain dan mengkonsumsi untuk dirinya sendiri,” tandas Kusworo.

“Konsumennya sendiri karyawan, swasta atau buruh. Jaringan baru sebatas medsos, belum sampai ke jaringan penjara,” lanjutnya.

Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, para tersangka terancam hukuman penjara antara 5 hingga 20 tahun.

Temui Bupati Subang, Deputi Kewirausahaan Kemenkop RI Dorong Kalaborasi Koperasi dan UMKM

Deputi-kewirausahaan.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Bupati Subang H. Ruhimat menerima kunjungan Deputi Kewirausahaan Kementerian Koperasi & UMKM RI Siti Azizah, di Ruang Segitiga, Rumah Dinas Bupati, Rabu (16/2/2022).

Siti Azizah Deputi Kemenkop Kewirausahaan dalam paparannya menyampaikan saat ini kebanyakan masyarakat hidup dari UMKM. Dirinya juga menyampaikan bahwa cara untuk menggali potensi adalah dengan berkolaborasi. Terkait pelaku UMKM Subang, Azizah mengajak untuk persatuan.

“Kita harus dukung mereka untuk bersatu, untuk dapat bersaing dengan produk lainnya.” Ajaknya.

Azizah juga menyampaikan bahwa Subang adalah daerah penyangga, dimana Subang dapat memasarkan produknya ke berbagai lokasi di sekitar bahkan ke Ibukota. Dirinya juga mengajak untuk mendorong Koperasi untuk menjadi offtaker yang mampu menjalin rantai pasok dari ujung ke ujung, dan dari hulu ke hilir.

Azizah juga memberikan saran terkait pemasaran secara digitalisasi, dan dimulai dengan membentuk sebuah E-commerce yang mampu menampung berbagai produk UMKM Subang. Dirinya juga mengatakan akan siap membantu para pelaku UMKM.

“Kita akan bantu, apa yang para pelaku (usaha) butuhkan” katanya.

Sementara itu, Kang Jimat mengucapkan selamat datang kepada Siti Azizah. Dirinya juga menyampaikan potensi alam yang ada di Subang dari selatan hingga utara, dimulai dari pertanian hingga perikanan. Namun, Kang Jimat merasa miris, karena potensi Subang banyak diambil alih oleh pihak lain. Untuk itu, dirinya berharap dengan hadirnya Deputi Kemenkop RI, warga Subang mampu mendepatkan kesempatan dalam membangun potensinya untuk dapat meningkatan perekonomian.

Terkait saran dari Deputi Kemenkop RI Siti Azizah, Kang Jimat mengunstruksikan Kadis DKUPP untuk membuat project pilot terkait koperasi dalam peningkatan UMKM, serta membangun e-Commerce yang mampu menampung berbagai produk UMKM di Subang, sehingga para pelaku UMKM dapat memasarkan produknya dan masyarakat dapat membeli produk UMKM dengan mudah.

Turut hadir pada kegiatan tersebut Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Asisten Daerah Bidang Perekonomian & Pembangunan serta Kepala DKUPP beserta Sekdis.

Subang Segera Ekspor Nanas ke Jepang

bupati-subang-saat-Terima-beacukai.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang H. Ruhimat menerima kunjungan Atase KBRI Jepang dan Kepala Bea Cukai Purwakarta beserta jajaran, di Kediaman Pribadi Bupati. Jumat (18/2/2022).

Pertemuan tersebut dalam rangka pembahasanan mengenai pengembangan kerjasama Jepang dengan Subang.

Eko Darmanto, Kepala Bea Cukai Purwakarta pada kunjungan tersebut menyampaikan bahwa Patimban telah mulai melaksanakan Export dan import, khususnya untuk Toyota, dirinya menyampaikan bahwa telah mengekspor mobil yang ke 2 juta kalinya.

Pada kesempatan tersebut, dirinya juga menyampaikan bahwa Provinsi Jawa barat, merupakan Provinsi no.1 yang telah mengekspor berbagai macam produksi.

Terkait Nanas, ini merupakan tindak lanjut dari kerjasama dalam program Sistercity dengan Okinawa, dimana program tersebut untuk menembuskan Nanas Subang menuju luar negeri, khususnya Jepang.

Kepala bidang keuangan/Atase keuangan pada KBRI Jepang Sonny Surachman Ramli menyampaikan bahwa KBRI Jepang tengah mendorong Toyota untuk membuka akademi di Indonesia, khususnya di daerah Subang.

“Akademi tersebut, bertujuan untuk memberdayakan masyarakat dalam rangka mendukung dunia industri otomotif khususnya Toyota,” katanya.

Untuk itu, dirinya meminta Kang Jimat dan Pemerintah Kabupaten Subang untuk turut membantu mendorong hal tersebut.

Menanggapi hal tersebut, Kang Jimat menginstruksikan kepada Kadis Pertanian dra. Nenden Setiawati untuk menyiapkan lahan yang akan dijadikan kawasan industri, akademi toyota dan test drive dengan catatan lahan tersebut menjadi aset Pemda.

Terkait pengembangan Nanas Subang yang diinisiasi oleh kedutaan RI Jepang, Kang Jimat menyampaikan bahwa lahan tersebut sudah siap untuk dipergunakan sebagai lahan pengembangan Nanas.

“Hadirnya Patimban sangat memberikan rasa optimis bagi dirinya akan datangnya efek positif bagi perekonomian Subang,” katanya.

Untuk itu, Kang Jimat mendorong BUMD untuk dapat masuk ke berbagai dunia usaha di Subang, demi meningkatkan PAD untuk pembangunan insfrastruktur juga meningkatkan kesejahteraan rakyat.

Turut hadir pada pertemuan tersebut Asisten Daerah bidang Perekonomian & Pembangunan, Kaban BP4D serta Kadis Pertanian.

Recent Posts