Beranda blog Halaman 1464

Cosmart, Kantongi Pendanaan Awal US$ 5 Juta dari Tiga Investor Tersohor

wp-1664837860883.jpg

review1st.com — Cosmart, platform berbasis keanggotaan (membership) e-commerce pertama di Indonesia untuk kebutuhan bulanan, hari ini mengumumkan pendanaan awal sebesar US$ 5 juta dari Lightspeed, East Ventures, dan Vertex Ventures SEA & India.

Putaran pendanaan yang oversubscribed ini juga melibatkan partisipasi investor kawakan yakni Henry Hendrawan dan Albert Lucius.

Visi Cosmart adalah menghadirkan pengalaman berbelanja yang lebih mudah dan harga murah untuk kebutuhan rutin pengguna, sehingga konsumen dapat menghemat waktu, uang, dan anti ribet.

Cosmart adalah one-stop solution bagi pengguna untuk membeli kebutuhan bulanan.

Dengan membayar biaya keanggotaan yang murah untuk menjadi anggota, pengguna bisa mendapatkan akses ke produk berkualitas dengan harga lebih murah, membeli produk yang tidak bisa ditemukan di platform e-commerce lain, dan mendapatkan produk contoh (sample) dari merek baru.

Dengan transparansi harga, kualitas tinggi, dan manfaat keanggotaan lainnya, Cosmart menghadirkan pengalaman belanja yang cerdas dan dijamin menguntungkan anggotanya.

Sejak awal berdiri pada kuartal II tahun ini, Cosmart telah menjual lebih dari 100.000 produk.

Startup e-commerce berlangganan ini juga mampu meraih pertumbuhan bisnis 6 kali lipat dalam tiga bulan terakhir, dengan volume belanja bulanan pengguna tercatat 4x lebih tinggi dibandingkan aktivitas belanja di platform lain.

Cosmart didirikan oleh profesional berpengalaman di bidang teknologi yakni Alvin Kumarga dan Robert Tan, keduanya memiliki pengalaman luas dalam mendirikan dan mengembangkan perusahaan.

Meski baru berdiri, Cosmart telah bermitra dengan 80+ produsen, 500+ merek, dan memiliki ribuan jenis produk (SKU) pada 10 kategori produk.

Alvin Kumarga, Co-Founder Cosmart menyampaikan, pendanaan dari Lightspeed, East Ventures, dan Vertex Ventures akan digunakan untuk memperkuat teknologi dan infrastruktur data, sekaligus membangun kerja sama strategis dengan produsen dan para pemain kunci dalam ekosistem rantai pasokan.

Sementara Pachara (Pinn) Lawjindakul, Partner di Lightspeed mengatakan senang dengan pendekatan inovatif Cosmart terhadap lanskap belanja online yang padat pemain karen konsumen selalu mencari penawaran terbaik dan harga terendah untuk kebutuhan rutin rumah tangga bulanan.

“Mengelola barang-barang kebutuhan bulanan bisa sangat melelahkan. Cosmart hadir sebagai solusi yang tepat untuk membantu para pengguna untuk menghemat lebih banyak waktu dan uang,” kata Willson Cuaca, Co-Founder dan Managing Partner East Ventures.

Akademisi Dukung Usulan Pembentukan Bapenda Ciamis

c1_z2_IMG_20221004_062813_-183a02e2d09_3_-183a02eb9a2_2.jpeg

Berita Ciamis (Harapanrakyat.com),- Dekan Fakultas Ekonomi Universitas Galuh Nurdiana Mulyatini mendukung usulan Ketua DPRD Ciamis mengenai pembentukan Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Ciamis.

“Saya rasa setuju saja, ketika Pemda Ciamis membentuk Bapenda. Bagaimana pun tujuan pembentukan Bapenda itu dalam rangka menggali potensi dan peningkatan Pendapatan asli Daerah (PAD) Ciamis,” ujarnya, Senin (4/10/2022).

Menurutnya, wacana Pembentukan Bapenda oleh pemerintah daerah hari ini tidak menyalahi aturan. Hal tersebut sudah sesuai dengan amanat UU nomor 9 tahun 2015 tentang Kewenangan Otonomi Daerah.

“Dalam Undang-undang itu, kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat. maka pembentukan Bapenda harus segera sebagai badan menggali potensi dan peningkatan PAD,” katanya.

Baca Juga: Ketua DPRD Sebut, Pembentukan Bapenda Ciamis untuk Tingkatkan PAD

Menurutnya, ketika Bappenda sudah terbentuk, maka Pemda harus bisa memaksimalkan potensi PAD. Mencari sumber baru agar ke depan bisa lebih melakukan pengelolaan keuangan secara efektif, efisien dan akuntabel.

“PAD adalah tolak ukur bagi daerah dalam menyelenggarakan dan mewujudkan sebuah otonomi daerah. Sehingga PAD ini dapat mencerminkan kemandirian suatu daerah. Bapenda ini wajib dan fokuskan untuk menggali PAD kabupaten Ciamis,” ungkapnya.

Nurdiana menegaskan ketika Bapenda Ciamis terbentuk, tugas dan fungsinya tidak boleh tumpang tindih dengan struktur lain. Namun fokus dalam urusan keuangan aspek pendapatan daerah.

“Jadi tidak masalah dengan Bapenda, karena beberapa daerah dan provinsi yang lain pun sudah terbentuk OPD tersebut,” pungkasnya. (fahmi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Kapolres Subang AKBP Sumarni Bagikan Ratusan Paket Sembako Kepada PKL dan Tukang Becak

POlres-Subang.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Semenjak pemerintah naikan harga BBM, Kapolres Subang masih melakukan kegiatan Bantuan Sosial (Bansos) berupa paket sembako sebanyak 200 paket kepada Ojol, Tukang Becak, Sopir, Pedagang kaki lima dan warga masyarakat terdampak kenaikan harga BBM di wilayah Kabupaten Subang, Senin 03 Oktober 2022 sekitar pukul 09:30 WIB.

Giat pembagian paket sembako tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Subang, AKBP Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., bersama Wakapolres Subang, Kabag Ops Polres Subang, PJU dan Perwira Polres Subang, beserta sejumlah Personel Polres Subang.

Dalam giatnya yang dipimpin oleh Kapolres Subang beserta jajarannya sebanyak 25 orang berpatroli dengan menggunakan kendaraan roda dua guna membawa paket sembako agar tepat sasaran.

Adapun 200 paket sembako yang dibagikan kepada warga Kabupaten Subang tersebut berupa beras dan minyak sayur.

Disampaikan Kapolres Subang, AKBP Sumarni dalam giatnya mengatakan bahwa kegiatan ini akan terus kami lakukan guna meringankan beban warga Kabupaten Subang yang terdampak kenaikan harga BBM.

Adapun sasaran pembagian paket sembako ini diantaranya, ojek online, supir, penarik becak, pedagang kaki lima petugas kebersihan beserta warga Subang lainnya yang terlihat sangat membutuhkan.

saat bagi bagi sembako, Kapolres dan rombongan juga menyampaikan pesan kamtibmas, pesan Kamseltibcarlantas dan menginformasikan bahwa saat ini sedang dilaksanakan operasi Kepolisian di bidang Lantas dengan sandi Ops zebra 2022 dalam rangka menekan angka pelanggaran lalu lintas, menekan angka kecelakaan, menekan angka fatalitas dan menumbuhkan kesadaran tertib berlaku lintas, Kapolres meminta sopir, ojol dan masyarakat agar tertib berlalu lintas.

Akhirnya, Kepsek di Kota Banjar Kembalikan Uang Tabungan Siswa

Oknum-Kepsek-di-Kota-Banjar-Embat-Tabungan-Siswa.jpg

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SD Negeri di Kelurahan Situbatu, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, akhirnya mengembalikan uang tabungan milik siswa.

Sebelumnya, oknum kepala sekolah berinisial YR itu menggunakan uang tabungan peserta didik untuk kepentingan pribadinya.

Perwakilan orang tua, Sutono mengaku bersyukur karena uang tabungan telah dikembalikan sesuai dengan musyawarah yang dilakukan pada beberapa hari lalu.

“Dulu terakhir musyawarah itu tanggal 19 September 2022. Hasilnya kepala sekolah meminta waktu hingga akhir bulan untuk mengganti uang tersebut,” kata Sutono kepada HR-Online, Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Oknum Kepsek di Kota Banjar Pakai Tabungan Siswa untuk Kepentingan Pribadi

Ia menjelaskan, pada tanggal 30 September 2022 kemarin para orang tua dipanggil ke sekolah untuk membawa uang tabungan tersebut.

“Hari Jumat pekan lalu kita dipanggil ke sekolah dan alhamdulillah uang yang sebelumnya dipakai itu sudah dikembalikan,” jelasnya.

Saat ini, anaknya sudah lulus dari sekolah tersebut dan duduk di bangku kelas 7 Tsanawiyah. Sedangkan uang nominal uang tabungan yang dikembalikan Rp 2,7 juta.

“Sekarang anak saya di Tsanawiyah, uang yang ditabung itu Rp 2,7 juta dan sudah ada di tangan. Memang dari dulu juga para orang tua inginnya uang segera dikembalikan,” terangnya.

Sementara itu, lanjut Sutono, uang yang kemarin dikembalikan itu baru untuk 53 orang siswa yang sekarang sudah ada di kelas 7 dan 8 SMP.

“Untuk kelas 7 dan 8 sudah beres semuanya ada 53 orang. Untuk jumlah uangnya kelas 7 sebesar Rp 47.040.000, dan kelas 8 sebesar Rp 11.162.500,” papar Sutono.

Oknum Kepsek di Kota Banjar Tetap Disanksi

Sementara itu, Inspektur Inspektorat Kota Banjar, Agus Muslih mengatakan, meskipun uang tabungan tersebut sudah dikembalikan namun sanksi tetap berlaku dan diberikan.

“Untuk sanksi tetap akan diberikan seusai aturan yang berlaku. Karena kan sudah ada pelanggaran disiplin,” katanya.

Kemudian, ia juga mendorong Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Banjar, melakukan monitoring dan evaluasi supaya tidak terjadi kasus serupa di kemudian hari.

“Nanti bahan Monev-nya akan kita minta untuk bahan evaluasi secara menyeluruh. Yang jelas nanti kita akan bahas bersama dengan Disdikbud dan pemangku kebijakan,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

West Java Investment Summit 2022 Dorong Nilai Realisasi Investasi di Jabar

c1_z2_IMG_20221003_220840_-1839e64cec6_3_-1839e66029d_4.jpeg

Berita Jabar (Harapanrakyat.com),- Nilai realisasi investasi Jawa Barat (Jabar) telah mencapai Rp 83,5 triliun pada semester pertama 2022. Potensi realisasi investasi di Jabar masih bisa terus didorong, salah satunya dengan West Java Investment Summit 2022.

Nilai investasi Jabar pada semester pertama 2022 ini pun masih tertinggi dari provinsi lain. Apalagi Jabar tetap menjadi minat utama investor masuk.

Analis Kebijakan Ahli Madya DPMPTSP Jabar Deni Rusyana mengatakan dukungan kemudahan berinvestasi menjadi daya tarik Jabar menarik investor. Seperti ketersediaan infrastruktur hingga kemudahan mengurus perizinan.

Pemprov Jabar pun terus memberikan informasi peluang investasi melalui sejumlah kegiatan pameran. Seperti West Java Investment Summit 2022 (WJIS). Event promosi investasi ini akan berlangsung pada Rabu (5/10/2022) dan Kamis (6/10/2022).

Baca Juga: Pemprov Jabar Gelar West Java Food and Agriculture Summit

“WJIS merupakan upaya untuk mendorong pertumbuhan investasi di Jawa Barat. Meningkatnya investasi tentunya berdampak positif bagi perekonomian Jawa barat. Salah satunya terbukanya lowongab pekerjaan,” ungkap Deni dalam kegiatan JAPRI. Kegiatan Jabar Punya Informasi ini berlangsung di Gedung Sate, Bandung, Senin (3/10/2022).

Nilai realisasi investasi di Jabar sudah tertinggi dari daerah lain. Nilai tersebut berpotensi bertambah melalui kegiatan WJIS 2022.

Bambang Pramono, Deputi Kepala Perwakilan BI Jabar, menjelaskan pada event WJIS menawarkan sejumlah proyek investasi yang nilainya mencapai Rp 59,73 triliun. Nilai tersebut dari 10 proyek food scurity, 17 proyek energi terbarukan serta 5 proyek pemerintah.

“Food security merupakan isu penting setelah pandemi Covid-19. Semua negara berlomba supaya mencapai ketahanan pangan untuk memastikan rakyatnya mendapat pangan yang cukup,” ungkapnya.

Permadi Mohamad Nurhikmah, Kepala Bidang Energi Dinas ESDM Jabar Permadi Mohamad Nurhikmah menyebut dalam WJIS nanti akan menawarkan investasi bidang energi terbarukan dengan nilai lebih dari Rp 25 triliun. (R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Tragedi Kanjuruhan, Aliansi Suporter Tasikmalaya Gelar Doa Bersama

Aliansi-Suporter-Tasikmalaya.jpg

Berita Tasikmalaya, (harapanrakyat.com),- Aliansi Suporter Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat datangi Mako Polres Tasikmalaya untuk menggelar doa bersama mengingat ratusan Aremania yang meninggal di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022) lalu. 

Doa bersama para suporter tersebut dilakukan bersama dengan Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Haryanto.

“Kami atas nama Aliansi Suporter Kabupaten Tasikmalaya mengucapkan belasungkawa terhadap ratusan Aremania yang meninggal. Ini bukan tentang tragedi sepak bola melainkan berbicara tentang tragedi kemanusiaan,” kata Pengurus Aliansi Suporter Kabupaten Tasikmalaya, Rudi Ubed, Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Tragedi Kanjuruhan Malang Cetak Sejarah, Rekor Terkelam Sepak Bola Dunia

Ubed meminta Panpel meningkatkan SOP saat turnamen. Termasuk pengamanan, agar tragedi serupa tidak terulang lagi.

“Saya tidak ingin ada persitiwa Kanjuruhan selanjutnya, jadi kedepan SOP-nya harus lebih ditingkatkan lagi. Selain itu, kita ke sini melakukan doa bersama dengan Kapolres Tasikmalaya. Tujuannya mendoakan ratusan saudara kita Aremania yang meninggal dunia,” ujarnya.

Tak hanya itu, Aliansi Suporter itu juga menyampaikan turut berduka cita dan bela sungkawa untuk Aremania.

“Mudah-mudahan seluruh korban meninggal dunia diterima Iman Islamnya,” katanya.

Sementara, itu, Kapolres Tasikmalaya AKBP Suhardi Hery Heryanto mengatakan, bobotoh Tasikmalaya dan Polisi Polres Tasikmalaya turut berbelasungkawa atas kejadian di Stadion Kanjuruhan, Malang.

“Aliansi Suporter Tasikmalaya datang ke sini untuk menggelar doa bersama buat ratusan Aremania yang meninggal dunia di Stadion Kanjuruhan,” ucapnya.

Puluhan polisi bersama suporter juga terlihat melaksanakan salat gaib di masjid Mako Polres Tasikmalaya. (Apip/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Kenny Kaparang Mundur dari Dirut Perumda Subang, Alasannya Diluar Dugaan

Kenny-Kaparang.jpeg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Direktur Utama Perumda Tirta Rangga Subang, Kenny Kaparang tiba-tiba mengundurkan diri.

Hal tersebut tentunya menimbulkan pertanyaan berbagai pihak. Namun pihak Perumda TRS menegaskan bahwa kemunduran Kenny karena kondisi kesehatan.

Dewan pengawas (Dewas) Perumda TRS, Lukman Nurhakim membenarkan, bahwa Kenny Kaparang mengundurkan diri dari jabatan sebagai Dirut.

Kenny telah mengundurkan diri sejak Bulan Juni karena masalah kesehatan, sehingga dia tidak bisa bekerja secara maksimal.

“Benar Pak Kenny mengundurkan diri, sejak Bulan Juni karena faktor kesehatan yang terus menerus sakit, dan sudah diminta untuk menghadap ke bupati atas pengundurannya,” kata Lukman melalui sambung telepon pada Senin (3/10/2022) malam.

Walaupun sudah lama mengundurkan diri, namun kabar pengunduran diri Kenny Kapalarang sebagai Dirut Perumda TRS baru hari ini didengar oleh publik.

Untuk mengisi kekosongan jabatan Dirut, telah diputuskan Plt Direktur Utama pada hari Senin yang dijabat oleh Ujang.

60 Nama Warga Ciamis Dicatut Parpol, 6 di Antaranya ASN

Ketua-Bawaslu-Ciamis-Uce-Kurniawan.jpeg

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 60 warga Kabupaten Ciamis, Jawa Barat dicatut namanya oleh Partai Politik (Parpol) di Sistem Informasi Partai Politik atau SIPOL.

Hal itu diketahui dari laporan masyarakat yang diterima oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Ciamis.

“Benar, sampai saat ini kita sudah menerima laporan sebanyak 60 warga Ciamis yang dicatut namanya oleh Parpol. Jadi saat mengecek NIK KTP pada aplikasi SIPOL, namanya itu muncul. Banyak juga laporan dari ASN,” kata Ketua Bawaslu Uce Kurniawan, Senin (3/10/2022).

Baca Juga: Mengintip Keunikan Kursi Batu Giok di Ciamis Peninggalan Panjalu

Uce menuturkan, Bawaslu Ciamis membuka layanan aduan untuk warga yang namanya dicatut di aplikasi SIPOL.

Nantinya laporan tersebut akan ditindaklanjuti, dalam hal ini Bawaslu Ciamis akan melaporkan ke Bawaslu Provinsi untuk kemudian dilaporkan ke KPU RI agar namanya dihapus dari SIPOL.

“Dari sekian banyaknya laporan, ada 6 ASN namanya dicatut dari berbagai golongan jabatan  dan yang menarik ada satu orang ASN Ciamis dengan jabatan eselon ll  dicatut namanya oleh partai politik hingga terdaftar di aplikasi SIPOL,” katanya.

Uce menjelaskan, pencatutan nama tersebut biasanya digunakan Parpol sebagai syarat untuk mendaftar sebagai peserta Pemilu.

“Tapi kita tidak menelusuri sejauh itu. Bawaslu berkewajiban untuk menjaga hak konstitusional masyarakat. Maka dari itu kami membuka layanan aduan apabila ada masyarakat yang dicatut namanya oleh Parpol di dalam aplikasi SIPOL,” ungkapnya.

Uce mengimbau warga Ciamis mengecek namanya di aplikasi SIPOL, untuk tahu apakah namanya dicatut atau tidak.

“Kalaupun dicatut maka bisa laporkan hal tersebut kepada kami, Bawaslu ataupun KPU Ciamis. Aduan ini gratis tidak dipungut biaya, karena kami berkomitmen untuk menjaga hak konstitusional masyarakat,” pungkasnya. (Fahmi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Harga Kedelai Tembus Rp 13 Ribu, Pengrajin Tahu di Kota Banjar Babak Belur

Pengrajin-Tahu-di-Kota-Banjar.jpg

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Harga kedelai impor di pasar tradisional Kota Banjar, Jawa Barat, kini terus merangkak naik. Bahkan, per hari ini harga kedelai impor pembuat bahan baku tahu tempe tersebut tembus di kisaran harga Rp 13 ribu per kilogram.

Naiknya harga kedelai impor hingga tembus Rp 13 ribu tersebut membuat produsen tahu dan tempe babak belur karena terpaksa harus menekan biaya produksi.

Salah seorang produsen Tahu di pasar Banjar, Enceng Rahmat, mengatakan, kenaikan harga kedelai impor terjadi sejak adanya kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) sekitar satu bulan yang lalu.

Baca Juga: Hasil Panen Petani Menurun, DKP3 Kota Banjar Belum Petakan Potensi Kerugian

Saat itu sebelum harga BBM naik harga kedelai impor masih di kisaran harga Rp 11 ribu per kilogram. Kemudian beranjak naik menjadi Rp 11.500, hingga Rp 12.500 dan sekarang sudah mencapai harga Rp 13 ribu per kilogram.

“Harganya naik terus. Sudah tiga hari ini saya beli harga kedelai menjadi Rp 13 ribu per kilogram. Nggak tahu mungkin dari sananya,” kata Enceng kepada HR Online, Senin (3/10/22).

Lanjutnya, naiknya harga kedelai impor sangat memberatkan produsen karena hanya menambah biaya produksi. Apalagi dalam satu bulan kuota kedelai yang ia butuhkan mencapai 3 ton.

Belum lagi, kenaikan harga bahan baku tahu dan tempe tersebut ikut terimbas naiknya harga BBM yang mana ikut menambah ongkos untuk operasional mesin produksi.

Meski Harga Kedelai Tembus Rp 13 Ribu, Pedagang Tahu Tak Akan Naikkan Harga

Selain itu, lanjutnya, para produsen sejauh ini juga belum bisa menaikkan harga jual tahu dan tempe di tingkat pasar. Harganya masih sama dan tidak ada kenaikan. Sehingga mengurangi pendapatan.

“Selisih berapa juga kenaikan itu mengurangi pendapatan dan harga sekarang ini lebih tinggi dibandingkan saat kami adakan aksi mogok pada tahun lalu. Saat itu harga kedelai impor Rp 12.500 per kilogram,” katanya.

“Paling solusi kami hanya dengan memperkecil ukuran. Kalau dengan menaikan harga tahu tempe di tingkat eceran itu sepertinya sulit,” imbuh Enceng yang juga Ketua Paguyuban Pedagang Tahu dan Tempe Kota Banjar.

Terpisah, produsen tahu lainnya, Aceng Kurnia, mengaku keberatan dengan naiknya harga kedelai yang terjadi akhir-akhir ini karena menambah biaya produksi.

Menurutnya, kenaikan harga bahan baku tahu dan tempe tersebut sudah terjadi hampir satu bulan ini. Kenaikan itu dari mulai Rp 12 ribu per kilogram. Naik lagi Rp 12.300 hingga sekarang sudah mencapai Rp 13 ribu per kilogram.

“Naiknya itu sudah dari dua minggu ke belakang. Tapi itu juga naik terus harganya. Sekarang sudah sudah sampai Rp 13 ribu,” katanya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Bupati Subang Tekankan Subang Harus Miliki Solusi Pengolahan Limbah B3

IMG-20221003-WA0029.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat menerima Presiden Direktur PT. Teknotama Lingkungan Internusa (TIL), bertempat di Ruang Rapat Segitiga, Senin (3/10/2022).

PT. TIL adalah sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pengelolaan limbah B3, yaitu Limbah Bahan Berbahaya Beracun yang merupakan residu dari hasil industri yang apabila tidak dikelola dengan baik dapat mengganggu lingkungan dan kesehatan.

Dalam kesempatan tersebut Kang Jimat mengucapkan selamat datang kepada perwakilan PT. TIL di Kabupaten Subang.

“Selamat datang. Ini adalah pertemuan setelah sekian lama ada niat untuk kita bekerja sama,” katanya.

Kang Jimat menyatakan pertemuan ini adalah gayung bersambut bagi Pemerintah Daerah Kabupaten Subang terkait pengelolaan limbah B3.

“Ini adalah perkenalan perusahaan bapak karena tentunya ini adalah gayung bersambut bagi kami terkait pengelolaan sampah B3. Di satu sisi kami memiliki regulasi sebagai Pemerintah Daerah dan bapak semua pasti memiliki skill dan keahlian sehingga akan kami dorong agar dapat selaras,” katanya.

Terkait rencana pembangunan kawasan industri di Kabupaten Subang, Kang Jimat menekankan mau dalam bentuk apapun, limbah B3 harus dikelola dengan baik.

“Terlepas industrialisasi atau tidak, namanya sampah harus ditangani dengan khusus,” katanya.

Sementara itu, Utomo Presiden Direktur PT. TIL dalam paparannya menyampaikan perusahaannya sudah berpengalaman dalam bidang environmental khususnya pengelolaan limbah B3.

“Sudah sejak 1995 dan usaha yang bergerak di bidang waste management dan menurut kami di Kabupaten Subang terdapat peluang usaha bagi kami,” katanya.

Utomo menjelaskan, perusahaannya saat ini telah memiliki fasilitas pengolahan limbah B3 di Kabupaten Majalengka.

“Kami memiliki fasilitas pengolahan limbah B3 di Majalengka, jadi tidak terlalu jauh dari Subang sekaligus kami memiliki fasilitas transporter mandiri untuk mengumpulkan limbah. Kami mengumpulkan limbah B3 sesuai ijin Kementerian KLHK dan diubah menjadi bahan baku semen,” katanya.

Utomo juga menambahkan, menurutnya pengelolaan sampah tidak bisa selesai jika hanya menggunakan strategi land fill atau timbunan dan sekaligus menyampaikan dengan adanya rencana pembangunan kawasan industri, Kabupaten Subang harus memiliki fasilitas pengolahan limbah terpadu.

“Kami tidak mau hanya memiliki land fill yang ditimbun. Pengelolaan limbah B3 adalah solusinya. Ketika besok kawasan industri sudah jadi, Subang akan memerlukan pengelolaan limbah terpadu yang akan menjadi value tambahan bagi investor,” tutup Utomo dalam paparannya.

Menanggapi paparan Presiden Direktur PT. TIL, Kang Jimat menyatakan Kabupaten Subang harus menyiapkan pengolahan limbah B3 sebelum kawasan industri ada.
“Ini adalah awal untuk kami bekerja sama untuk mengelola limbah B3 dari perusahaan yang ada di Kabupaten Subang untuk diolah di Majalengka. Saat ini di Subang belum begitu ramai industri, tapi sudah ada persiapan. Itu tepat sekali karena kalau sudah terlanjur ramai industri, akan sulit untuk membuat pengelolaan limbah terpadu jika tidak disiapkan dari sekarang.”

Selanjutnya, Kang Jimat menyampaikan jika saat ini Kabupaten Subang sedang berusaha meningkatkan PAD dengan memaksimalkan BUMD yang ada di Kabupaten Subang.
“Harapan saya tidak bermaksud memalak bapak, tapi kami memiliki BUMD yang minimal perusahaan yang ada di wilayah Subang bisa bekerja sama dengan BUMD dan dinas terkait hanya mengawasi saja.” Tutup Kang Jimat.

Hadir dalam kesempatan tersebut jajaran PT. TIL, Kabid Perencanaan BP4D Subang, dan Kabid Pengolahan Sampah Dinas Lingkungan Hidup Subang.

Recent Posts