Beranda blog Halaman 1463

Menjamin performa Dynamic Computing Engine yang inovatif dalam ColorOS 13

IMG-20220915-WA0001_copy_800x450.jpg

review1st.com – Dewasa ini, masyarakat semakin mengandalkan perangkat cerdas dalam kehidupan sehari-hari. Perangkat cerdas harus mampu menghadirkan user experience yang cepat dan berguna.

Meskipun smartphone sudah menjadi aspek penting dalam kehidupan masyarakat di tahun 2022 ini, memastikan performa perangkat yang optimal masih menjadi salah satu tantangan terbesar dalam industri smartphone.

Selama sepuluh tahun terakhir, smartphone memiliki jumlah RAM dan ROM yang semakin besar dan mampu membuka berbagai app dengan lebih cepat. Sayangnya, masih banyak smartphone yang cenderung mengalami overheating dan mengonsumsi daya baterai yang tinggi.

Apabila hardware smartphone sudah mumpuni, mengapa masih ada permasalahan mendasar seperti ini? Hardware mumpuni akan menghasilkan performa maksimal apabila digunakan dengan benar
Persaingan industri smartphone semakin ketat dalam beberapa tahun terakhir.

Produsen smartphone kini berlomba-lomba untuk menghadirkan hardware dengan performa yang paling kuat. Hal ini membuat para analis industri dan pengguna smartphone bertanya-tanya: apakah produsen smartphone perlu mengembangkan hardware dengan performa yang terlalu berlebihan?

OPPO meyakini bahwa solusinya adalah memastikan performa hardware dapat dimaksimalkan secara efisien dan sesuai dengan kebutuhan.
Saat menerapkan hardware berkekuatan tinggi dalam smartphone, biasanya para pengembang melakukan dua kesalahan yang umum.

Kesalahan pertama adalah terjadinya overallocation, di mana hardware menerapkan computing resources untuk hal-hal yang tidak perlu sehingga dapat meningkatkan konsumsi daya secara berlebihan dan menjadikan perangkat lebih panas.

Dua smartphone dengan chipset yang sama dapat memiliki tingkat konsumsi daya yang berbeda karena satu perangkat lebih efisien dalam hal resource allocation and resource scheduling dibandingkan dengan yang lainnya.

Kesalahan kedua adalah terjadinya memory scheduling conflicts yang dapat menyebabkan ponsel menjadi lambat atau macet. Hal ini dapat terjadi saat pengguna melakukan multitasking dan beralih dari satu app ke app lainnya, di mana computing resources yang semula diterapkan pada app pertama membutuhkan waktu untuk berpindah ke app kedua.

Untuk mengatasi masalah ini dan memastikan bahwa hardware dalam perangkat cerdas dapat berfungsi dengan maksimal, OPPO telah mengembangkan Dynamic Computing Engine, sebuah system-level computing hub yang diterapkan dalam sistem operasi ColorOS 13 terbarunya.

The Dynamic Computing Engine: system-level computing hub untuk ColorOS, inovasi dari OPPO
Dynamic Computing Engine dalam ColorOS menggunakan Computing Power Model untuk melakukan hardware resource scheduling yang lebih efektif dan akurat.

Dengan mengoptimalkan empat teknologi komputasi (Parallel Computing, High-Performance Computing, Device-Cloud Collaborative Computing, dan Intelligent Computing), Dynamic Computing Engine membantu memberikan pengalaman pengguna yang lebih mulus, stabil, dan lebih tahan lama saat menggunakan perangkat OPPO.

Dynamic Computing Engine adalah platform teknologi yang dikembangkan menggabungkan hardware dan software untuk menghadirkan performa dan efisiensi yang maksimal. Untuk engine edisi pertama pada ColorOS 13 ini, Computing Power Model dan Parallel Computing Engine telah diterapkan sehingga dapat membantu mengatasi masalah terkait dengan resource allocation dan memory scheduling conflict.

Computing Power Model: menyeimbangkan performa berkekuatan tinggi dan konsumsi daya rendah
Saat menerapkan strategi untuk memastikan computing resource scheduling yang lebih efisien, pengembang seringkali tidak memiliki pemahaman yang mendalam tentang chip microarchitecture sehingga tidak mampu menyeimbangkan performa berkekuatan tinggi dengan efisiensi daya.

Untuk mengatasi masalah ini, para pengembang ColorOS melakukan pengujian selama tiga tahun untuk menemukan metode terbaik dalam computing resources sehingga dapat mencapai keseimbangan optimal antara performa berkekuatan tinggi dan konsumsi daya rendah.

Setelah analisis dan pengujian berbagai data, tim pengembang berhasil mengembangkan Computing Power Model yang mampu melakukan instruction-level resource scheduling dalam CPU, GPU, dan DDR dengan lebih efisien

Dengan dukungan Computing Power Model, saat perangkat menjalankan program game atau membuka kamera, CPU hanya perlu berperan sebagai “asisten” dan tidak perlu melakukan resource allocation untuk menjalankan fungsi tersebut.

Hal ini dapat menghindari resource allocation berlebihan sehingga tidak perlu lagi berulang kali menguji efisiensi resource allocation. Hal ini juga dapat mengurangi konsumsi daya dan memperpanjang masa pakai baterai.

Data dari OPPO Find X5 Pro menunjukkan bahwa Computing Power Model dapat meningkatkan efisiensi daya secara signifikan.

Menurut data dari OPPO Lab, setelah di-upgrade ke ColorOS 13, perangkat Find X5 Pro dapat digunakan untuk berkomunikasi melalui WhatsApp selama 19 jam, bermain PUBG selama 9 jam, menonton video YouTube selama 22 jam, atau melakukan panggilan video melalui WhatsApp selama 8 jam.

Hasil simulasi ini juga menunjukkan bahwa masa pakai baterai Find X5 Pro dapat mencapai rata-rata 34 jam dalam frekuensi penggunaan normal.

Parallel Computing: menghadirkan performa yang mulus saat menjalankan program yang berat dan melakukan multitasking
Sama seperti instruction-level resource scheduling yang dapat menyeimbangkan performa perangkat dan konsumsi daya, parallel computing juga sebuah teknologi yang penting dalam mengatasi memory allocation conflict.

Android menggunakan sistem serial memory allocation yang diterapkan pada app pertama yang dibuka oleh pengguna. Namun, mengingat kompleksitas berbagai app smartphone, sistem ini memiliki kelemahan yang signifikan.

Misalnya, saat pengguna beralih dari satu app ke app lainnya yang memerlukan memory yang besar, perangkat akan melambat (lag) atau bahkan macet (freeze) karena sudah terlalu banyak memory yang dialokasikan untuk mengoperasikan app yang pertama kali dibuka.

Sementara itu, sistem tidak mampu mengalokasikan memory untuk membuka app lainnya dalam waktu singkat. Fenomena ini merupakan masalah umum yang sering dialami oleh para pengguna smartphone dan belum ada solusinya.

Terjadinya lag atau freeze diakibatkan oleh lock contention. Saat mengembangkan ColorOS, OPPO menemukan bahwa sebanyak 30% kasus lag atau freeze pada smartphone disebabkan oleh lock contention.

Untuk menyiasati masalah ini, ColorOS menerapkan desain mikrokernel canggih yang mampu melakukan memory allocation dan memory reclaim secara paralel sehingga app yang berat tidak perlu “mengantri” untuk mendapatkan memory.

Dengan membagi locked memory menjadi berapa blok yang berukuran kecil, CPU thread akan mampu melakukan memory allocation lebih cepat sehingga dapat mengurangi lag saat beralih dari satu app ke app lainnya.

Solusi ini sangatlah penting untuk menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih seamless saat mengopeasikan ColorOS, terutama bagi pengguna yang sering melakukan multitasking dan membuka serta menjalankan beberapa app yang bebeda pada saat yang sama.

Performa mumpuni dalam ColorOS 13

Berkat teknologi Dynamic Computing Engine, ColorOS 13 mampu menghadirkan pengalaman pengguna yang lebih cepat dan cerdas.

Dalam hal produktivitas, ColorOS 13 memiliki fitur Multi-Screen Connect yang sudah di-upgrade sehingga mampu menghubungkan smartphone dengan tablet OPPO Pad Air ataupun komputer.

Dilengkapi dengan OPPO Share, Multi-Screen Connect juga memungkinkan pengguna untuk memindahkan file dari satu perangkat ke yang lainnya dengan lebih cepat dan mudah, baik memindahkan file dari smartphone ke tablet ataupun ke komputer tanpa menggunakan internet.

Pengguna dapat memindahkan berbagai jenis file dan dokumen sehingga pengguna dapat leluasa menggunakan berbagai perangkat yang terhubung sesuai dengan kebutuhan mereka.

Dalam hal pengalaman interaktif, Quantum Animation Engine dalam ColorOS meningkatkan realisme tampilan animasi dengan menghadirkan detil tambahan dan gerakan fisik canggih sehingga mengoperasikan interface ColorOS seolah mencerminkan hukum fisika.

Setelah melakukan penelitian mendalam dan menerima masukan pengguna, tim pengembang ColorOS telah mengoptimalkan 61 efek animasi dalam interface ColorOS dan menghadirkan Behavioral Prediction dalam Quantum Animation Engine.

Behavioral Prediction ini dapat mengenali dan memprediksi input dari pengguna saat mengoperasikan perangkat. Misalnya, saat pengguna membuka suatu app dan ingin segera membuka halaman kedua pada homescreen, biasanya pengguna harus menggeser layar ke atas dari bagian bawah layar dan menunggu hingga layar homescreen muncul untuk menggeser ke halaman kedua.

Tetapi jika pengguna menggeser ke kanan setelah menggeser ke atas, sistem ColorOS 13 akan mengetahui tujuan akhirnya adalah untuk sampai ke halaman kedua homescreen dan akan membawa pengguna langsung ke sana.

Hal ini mencegah konflik antara dua gerakan animasi dan memberi pengguna interaksi yang lebih halus dan intuitif.

ColorOS 13 menghadirkan fitur baru yaitu LTPO 2.0 yang dapat mengurangi konsumsi daya dengan mengintegrasikan hardware dan software. LTPO 2.0 dapat mengurangi refresh rate pada Always-On Display menjadi 1Hz untuk mengurangi konsumsi daya hingga 30% saat menggunakan app tertentu.

Teknologi ini memungkinkan pengguna untuk menyesuaikan pengaturan Always-On Display tanpa perlu mengkhawatirkan masa pakai baterai. ColorOS 13 juga menghadirkan Insight Always-On Display yang dapat membantu pengguna untuk memantau penggunaan smartphone harian atau menampilkan avatar Bitmoji digital untuk mengekspersikan diri sendiri.

Selain itu, Always-On Display juga dapat digunakan untuk memainkan musik dalam app Spotify atau menampilkan informasi saat melakukan pemesanan makanan secara online saat menggunakan app seperti Swiggy dan Zomato tanpa membuka kunci layar.

Dalam hal privasi dan keamanan, ColorOS 13 memiliki fitur Auto Pixelate yang menerapkan device-side algorithm untuk mengaburkan foto profil dan nama pengguna dan lawan bicara secara otomatis saat menangkap screenshot dalam app berkirim pesan.

Fitur ini memungkinkan pengguna untuk menangkap screenshot tanpa perlu mengkhawatirkan keamanan privasi diri sendiri maupun lawan bicara. ColorOS 13 juga meghadirkan fitur Private Safe yang sudah diperbarui dan menggunakan enkripsi file AES sehingga pengguna dapat menyimpan berbagai file dan dokumen dalam perangkat dengan aman dan privasi yang terjaga.

OPPO akan terus mengembangkan Dynamic Computing Engine dalam rilis ColorOS selanjutnya untuk menghadirkan fitur dan konten baru lainnya, seperti High-Performance Computing, Device-Cloud Collaborative Computing, dan Intelligent Computing yang memungkinkan pengalaman pengguna yang lebih cepat dan cerdas.

Pria di Ciamis Menangkap Ular Sanca 3 Meter dengan Tangan Kosong

Pria-di-Ciamis-Menangkap-Ular-Sanca-3-Meter-dengan-Tangan-Kosong.jpg

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Aman, warga Dusun Sukamaju, Desa Talagasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, berhasil menangkap ular sanca panjang 3 meter dengan tangan kosong, Selasa (4/10/2022).

Ia menangkapnya saat ular tersebut menyelinap masuk ke dalam kandang ayam milik warga Dusun Sukamaju, Desa Talagasari, Kecamatan Kawali.

Aman mengatakan, penemuan ular sanca tersebut sempat membuat heboh warga. Selain itu, tidak ada seorang pun yang berani menangkapnya.

“Saya sendiri sempat terkejut melihat ular berukuran besar dan panjang menyelinap masuk ke dalam kandang,” katanya kepada HR Online, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga: Damkar Banjar Evakuasi Ular Sanca Kembang 2,5 Meter di Depan Pendopo

Karena khawatir membahayakan dan tidak ada seorang pun yang berani menangkapnya, maka ia memberanikan diri menangkap ular sanca 3 meter tersebut dengan tangan kosong. 

“Ya, berkat modal nekat dan keberanian, ular sanca tersebut akhirnya dapat saya taklukkan. Ularnya saya tarik-tarik dari tempat persembunyiannya dengan tangan kosong,” ujarnya.

Ular sanca tersebut pun jadi tontonan warga setelah Aman menangkapnya. Bahkan tidak sedikit yang mengabadikan ular sanca itu.

Baca Juga: Ngeri, Ular Sanca Sepanjang 2,5 Meter Berhasil Ditangkap Damkar Ciamis

Sementara untuk mengantisipasi terhadap kemungkinan yang tidak diharapkan, pihaknya berencana akan melepas ular itu ke habitatnya.

“Itu juga jika tidak ada warga yang ingin memeliharanya,” katanya.

Menurut Aman, ular sanca tersebut kemungkinan berasal dari hutan sekitar kandang ayam.

“Menyelinap masuk ke dalam kandang, dapat dipastikan sedang dalam kondisi lapar dan mencari mangsanya,” pungkas Aman. (Dji/R5/HR-Online/Editor-Adi)

5 Titik Longsor dalam Sehari di Ciamis, Warga Terdampak Diimbau Mengungsi

5-Titik-Longsor-dalam-Sehari-di-Ciamis.jpg

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Bencana longsor terjadi di sejumlah titik di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Taruna Siaga Bencana (Tagana) Ciamis mencatat, ada lima titik dalam sehari yang terjadi di Kabupaten Ciamis.

Anggota FK Tagana Ciamis, Anwar mengatakan, bahwa longsor yang terjadi tersebut akibat hujan deras sejak kemarin malam.

“Musim hujan yang terus menerus mengguyur Ciamis, menjadi faktor utama penyebab adanya longsor,” katanya kepada HR Online, Selasa (4/10/2022).

Baca Juga: Longsor Terjadi di Desa Nasol Ciamis, 10 Rumah Terancam 

“Sehingga tercatat pada Senin malam (3/10/2022), ada 5 titik longsor di beberapa wilayah kabupaten Ciamis. Dan juga laporan hari ini terus masuk ke kami,” imbuhnya.

Dari beberapa titik tersebut, selain menutup badan jalan, ada juga yang mengakibatkan terancamnya rumah warga. Bahkan, ada yang mengakibatkan jebolnya belakang rumah warga.

Anwar menuturkan, dari beberapa laporan, longsor terjadi di 4 kecamatan. Antara lain Kecamatan Cikoneng, Panawangan, Cihaurbeuti dan Kecamatan Lumbung.

Baca Juga: Akses Jalan Menuju Wisata Pantai Karapyak Pangandaran Terputus

“Kejadian longsor memang tidak ada korban jiwa. Akan tetapi ada beberapa rumah warga yang tertimpa tanah longsoran, yang mengkibatkan beberapa dinding rumah jebol,” tuturnya.

Anwar mengimbau kepada masyarakat yang rumahnya berada di lokasi titik rawan longsor untuk mengungsi terlebih dahulu.

Sebab menurutnya, pada musim penghujan dan intensitas hujan di Ciamis yang terus menerus, takut terjadi longsor.

Sementara sebagai langkah antisipasi, ia berharap agar masyarakat untuk mengetahui lingkungan sekitar, terutama daerah yang rawan longsor.

“Lebih baik mengungsi terlebih dahulu. Karena kita takutkan bencana longsor terutama di titik rawan bisa saja terjadi pada malam hari, yang pada saat warga sedang melakukan istirahat,” pungkasnya. (Fahmi/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Mobil Terbakar di Jalan Cigugur Pangandaran, Diduga Ini Penyebabnya

Mobil-Terbakar-di-Jalan-Cigugur-Pangandaran.jpg

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Satu unit mobil minibus terbakar. Peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Jalan Raya Cigugur-Jurago, tepatnya di Dusun Palumbungan, Blok Cidukuh, Desa Cigugur, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (4/10/2022).

“Kejadiannya sekitar pukul 9.30 WIB,” kata Kepala Desa Cigugur, Tata Suharta kepada HR Online, Selasa (4/10/2022).

Lanjutnya menambahkan, kondisi mobil terlihat rusak parah. Beruntung mobil tersebut tidak membawa penumpang. Sedangkan untuk sopirnya bisa menyelamatkan diri.

“Sopir hanya mengalami sedikit luka bakar dan sudah dilarikan ke puskesmas terdekat,” ucapnya.

Baca Juga: Diduga Korsleting Listrik, Sepeda Motor Milik Warga Banjar Terbakar

Sementara untuk membantu memadamkan api mobil yang terbakar itu, sebuah mobil pemadam didatangkan ke lokasi kejadian. Dugaan sementara, api berasal dari hubungan pendek arus listrik pada mobil tersebut.

Akibat kejadian itu, kendaraan dari arah Cigugur menuju Langkaplancar dan sebaliknya mengalami kemacetan. Karena kendaraan yang hangus terbakar itu persis berada di tengah jalan.

Baca Juga: Mobil Ford Escape Terbakar di Ciamis, Pemiliknya PNS Kemendikbud

“Setelah api benar-benar padam, baru kendaraan dari kedua arah tersebut bisa kembali normal,” paparnya.

Sampai berita ini diturunkan, bangkai kendaraan masih berada di TKP. Petugas masih menunggu alat untuk mengevakuasi mobil yang terbakar tersebut. (Cenk/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Belasungkawa Tragedi Kanjuruhan, Suporter di Ciamis Doa Bersama dan Nyalakan Lilin

supporter-di-ciamis.jpg

Berita Ciamis (harapanrakyat.com) – Puluhan suporter di Ciamis yang tergabung dalam Balad Galuh dan Viking Galuh Ciamis menggelar doa bersama dan menyalakan lilin di Stadion Galuh Ciamis, Senin (3/10/2022) malam. 

Kegiatan tersebut merupakan bentuk belasungkawa atas adanya tragedi di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur. Apalagi menyebabkan banyaknya korban jiwa dan korban luka-luka. 

Ketua Balad Galuh Ciamis Ghozin mengatakan, kegiatan tersebut merupakan bentuk rasa duka dari suporter di Ciamis untuk korban tragedi Kanjuruhan.

“Ini bentuk belasungkawa kita atas kejadian yang menimpa Aremania dan Aremanita pada tragedi Kanjuruhan, Malang,” katanya.

Baca juga: Berharap PSGC Naik Kasta, Balad Galuh Sampaikan ini ke Bupati Ciamis dan Manajemen

Dalam kegiatan tersebut, kata dia, selain doa bersama dan mengheningkan cipta, ada juga penyalaan lilin sebagai bentuk rasa dukanya. 

“Karena, bagiamana pun, Aremania dan Aremanita ini adalah bagian dari persepakbolaan Indonesia. Jadi ini murni atas dasar kemanusiaan dan bentuk solidaritas kita terhadap suporter Indonesia,” ucapnya.

Menurutnya, ini adalah sepak bola, maka dari itu jadikan sepak bola ini sebagai ajang olahraga prestasi. Selain itu juga ajang hiburan bagi masyarakat. 

“Atas adanya kejadian ini, mudah-mudahan saja suporter di Tatar Galuh Ciamis ini bisa menjadi suporter yang dewasa dan juga dapat dicintai oleh masyarakat,” tuturnya.

Ghozin menambahkan, jangan sampai ada lagi tragedi kemanusiaan untuk ke depannya. Mudah-mudahan ke depannya bisa lebih baik lagi. 

“Sportivitas dan rasa kemanusiaan serta persaudaraan antara sesama Indonesia harus kita jaga bersama-sama,” pungkasnya. (Fery/R6/HR-Online)

Longsor Terjadi di Desa Nasol Ciamis, 10 Rumah Terancam 

Longsor-Terjadi-di-Desa-Nasol-Ciamis-10-Rumah-Terancam.jpg

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Sepuluh rumah terdampak dan terancam pasca terjadinya longsor di Desa Nasol, Kecamatan Cikoneng, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Longsor tersebut karena hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Ciamis dan sekitarnya pada Senin (3/10/2022) malam.

Kepala Desa Nasol, Darisyanto, mengatakan, longsor terjadi di 20 titik yang tersebar di beberapa dusun. Antara lain Dusun Cikuda, Dusun Batumalang, Dusun Palasari, dan Dusun Desa. 

Baca Juga: Akses Jalan Menuju Wisata Pantai Karapyak Pangandaran Terputus

Sementara untuk tingkat keparahannya sendiri, katanya, ada yang kondisinya parah dan juga biasa. Ada beberapa titik menghantam rumah dan menutup jalan sebagian juga mengancam rumah.

“Ada 10 rumah yang terancam dan 1 rumah jebol serta yang lainnya terancam. Kondisi rumah sendiri di atas tebing, dan jika ada longsor susulan dikhawatirkan ambruk,” katanya, Selasa (4/10/2022). 

Selain itu, material longsoran juga menutup akses jalan Kabupaten Ciamis dan Desa Nasol serta Desa Darmacaang.

Kemudian Pemdes Nasol dan masyarakat setempat pun langsung melakukan penanganan dengan alat seadanya. 

“Kami saat ini masih melakukan pendataan kepada rumah yang terdampak dan terancam bencana longsor,” tuturnya.

Baca Juga: Tebing Saluran Air Longsor Timbun Kolam dan Sawah di Ciamis

Darisyanto menjelaskan, untuk penghuni 10 rumah yang terdampak saat ini mengungsi sementara waktu ke kerabat dekatnya. Pasalnya, meskipun rumahnya tidak ambruk, namun rumah-rumah tersebut terancam karena berada di atas tebing.

Desa Nasol sendiri itu berada di daerah ketinggian, sehingga jika terjadi hujan akan berpotensi terjadinya longsor. Maka dari itu, pihaknya mengimbau kepada warga Desa Nasol agar bersiaga jika terjadi hujan. 

“Longsor terjadi itu sejak Magrib sejak awal hujan. Kemudian ada laporan lagi pada malam harinya,” pungkasnya.

Selain di Desa Nasol, longsor juga terjadi di beberapa kecamatan di Kabupaten Ciamis. Seperti Kecamatan Sadananya yaitu di Desa Gunungsari, yang mana TPT SDN 1 Gunungsari Ambruk. (Ferry/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Harga Kedelai Tembus Rp 13 Ribu, Pedagang di Pasar Banjar Sebut karena Dollar Naik

harga-kedelai.jpg

Berita Banjar, (harapanrakyat.com),- Penjual grosir kedelai di Pasar Banjar, Jawa Barat, mengungkap penyebabnya naiknya harga kedelai impor. Bahkan kini tembus di harga Rp 13 ribu yang terjadi akhir-akhir ini.

Salah seorang agen penjualan kedelai Usep Herliana mengatakan, melonjaknya harga kedelai yang mencapai hingga Rp 13 ribu per kilogram. Ini terjadi sudah sejak tiga hari yang lalu.

Sebelumnya, sekitar satu bulan yang lalu harga bahan baku untuk produksi tahu dan tempe tersebut masih berada di kisaran harga Rp 12 ribu per kilogram. 

Kemudian mengalami kenaikan lagi menjadi Rp 12.300 per kilogram hingga mencapai harga Rp 12.800 per kilogram. Saat ini terus merangkak naik hingga Rp 13 ribu per kilogram.

“Sudah dari tiga hari yang lalu harga kedelai impor alami kenaikan. Sekarang ini saya jual Rp 13 ribu per kilogram,” kata Usep kepada HR Online, Senin (3/10/22).

Baca juga: Harga Kedelai Tembus Rp 13 Ribu, Pengrajin Tahu di Kota Banjar Babak Belur

Lanjutnya berujar, naiknya harga kedelai impor tersebut menurutnya terjadi karena di negara pengekspor tengah mengalami kelangkaan. Apalagi dengan kurs dollar terhadap rupiah yang terus naik.

Sehingga, turut mempengaruhi harga kedelai mengingat komoditas bahan baku produksi tahu dan tempe tersebut berasal dari produk impor.

Harga Kedelai Naik, Pedagang belum Komplain

Meski begitu, lanjutnya, sejauh ini belum ada keluahan atau komplain dari pedagang tahu dan tempe. Terutama atas terjadinya lonjakan harga kedelai impor tersebut.

“Dari informasi memang sekarang barang sedang langka ditambah harga dollar naik. Selain itu kenaikan ini diprediksi akan berlanjut sampai bulan Desember mendatang,” katanya.

Lebih lanjut ia berharap harga kedelai impor bisa kembali stabil. Selain itu, sebagai pedagang ia juga meminta jika nantinya ada subsidi kedelai dari pemerintah agar subsidi tersebut bisa diberikan melalui distributor supaya lebih merata.

Hal itu karena menurutnya pemberian subsidi melalui KOPTI tidak merata karena tidak semua pedagang kedelai ikut menjadi anggota KOPTI. 

“Untuk sekarang sudah tidak ada subsidi. Terakhir kemarin itu sampai bulan Juli tapi saya nggak dapat karena nggak semua pedagang kedelai menjadi anggota KOPTI,” katanya. (Muhlisin/R6/HR-Online)

Tebing Jalan Nasional di Ciamis Longsor, Satu Rumah Terancam

Tebing-jalan-nasional.jpg

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Tebing jalan nasional yang berada di lintas Desa Purwasari, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis, longsor. Akibatnya, salah satu rumah warga pun terancam.

Kades Purwasari Haris mengatakan, hujan deras yang terjadi kemarin hingga malam hari menyebabkan terjadinya bencana longsor.  

Bahkan, lokasi kejadiannya ada 3 titik, yakni dua lokasi di Dusun Madura dan satu lagi di Mancagar.

Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa longsor tersebut.

“Namun satu unit rumah warga yang berada di pinggir jalan nasional terancam karena jaraknya hanya 2 meter saja,” ungkapnya, Selasa (4/10/22).
Baca juga: Banyak Diminati, Ini Kelebihan Obwis Situwangi Kawali Ciamis

Pihaknya pun bersama warga langsung melakukan evakuasi material tanah. Sementara dua titik lainnya baru sekadar pengecekan untuk pendataan dan pelaporan ke kecamatan.

Haris berharap, sebelum terjadi longsor susulan agar di tiga lokasi itu bisa dibangunkan TPT maupun sejenisnya, agar lebih aman.

“Kita harap tidak ingin peristiwa ini terjadi lagi. Makanya sebagai antisipasi perlu adanya TPT,” pungkasnya. (Eji/R6/HR-Online)

Demonstrasikan Konsep Jaringan Green 5G XL Axiata dan Huawei Raih Penghargaan

IMG-20221004-WA0000_copy_800x450.jpg

review1st.com – Konsep proyek jaringan Green 5G hasil kolaborasi PT XL Axiata Tbk (XL Axiata) dan Huawei Indonesia menjuarai ajang bergengsi bagi kalangan pelaku industri telekomunikasi global.

Pada ajang TM Forum 2022 Catalyst Awards yang berlangsung pada 20-22 September 2022 di Kopenhagen, Denmark, XL Axiata dan Huawei Indonesia memenangi kategori “Outstanding use of TM Forum assets” dan “People’s Choice”. 

XL Axiata bersama Huawei Indonesia juga menjadi wakil pertama dan satu-satunya dari Indonesia yang terlibat dalam perhelatan yang diikuti lebih dari 130 perusahaan telekomunikasi dari berbagai negara tersebut.

Direktur and Chief Digital Transformation & Enterprise Business Officer XL Axiata, Yessie D Yosetya mengatakan, “Konsep jaringan katalis Green 5G yang berhasil memenangi perhargaan di dua kategori ini menunjukkan keseriusan kami dalam menyiapkan ekosistem 5G sekaligus menerapkan prinsip-prinsip perlindungan terhadap lingkungan di bidang telekomunikasi.

Penghargaan ini tentu akan semakin memotivasi kami dalam menyiapkan jaringan dan inovasi yang ramah bagi lingkungan, sebagai bagian dari upaya XL Axiata untuk menyediakan layanan berkualitas terbaik bagi masyarakat Indonesia.”

Yessie menambahkan, pada ajang ini XL Axiata dan Huawei Indonesia mendemonstrasikan proyek katalis proof-of-concept “Green 5G”.

Proyek ini mengeksplorasi jaringan otonom dan teknologi hemat energi untuk menyebarkan jaringan 5G yang ramah bagi lingkungan dan sekaligus mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan. Proyek ini juga menjadi satu-satunya proyek katalis yang mendapatkan dua penghargaan sekaligus.

Wei Wei, XL Account Director of Huawei Indonesia mengatakan, “Bersama seluruh ekosistem sebagai penyedia solusi TIK terkemuka global, Huawei senantiasa berkomitmen untuk dapat mendukung pengembangan jaringan yang cerdas, ramah lingkungan dan dapat diimplementasikan dengan tingkat efisiensi yang tinggi di seluruh Indonesia.

Kami akan terus memberikan solusi inovatif untuk mendukung mitra kami, terutama XL Axiata, dalam bertransformasi menjadi operator konvergensi termasuk mendukung pembangunan broadband nasional di Indonesia”.

TM Forum 2022 Catalyst Awards diselenggarakan untuk menghasilkan konsep inovasi yang dapat diimplementasikan guna memecahkan tantangan industri bersama.

Award yang diberikan pada ajang tahun 2022 ini, antara lain People’s choice, Outstanding use of TM Forum assets, Outstanding Catalyst – Business impact, Outstanding Catalyst – Impact on society and sustainability, Outstanding Catalyst – Best innovation, Best ecosystem design, Best New Catalyst in show, dan Future Techco.

TM Forum sendiri merupakan aliansi yang terdiri dari lebih dari 850 perusahaan global yang bekerja sama untuk mendobrak hambatan teknologi dan budaya antara penyedia layanan digital, pemasok teknologi, konsultan, dan integrator sistem.

Cara Membedakan Oli untuk Motor Matic Lawas dengan Matic Terbaru

oli-motor-pertamina-scaled.jpeg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Pelumas atau oli motor matic dikembangkan sesuai dengan spesifikasi mesin. Biasanya pelumas yang digunakan perlu memperhatikan tingkat kekentalannya sesuai dengan rekomendasi pabrikan motor tersebut.

Dalam perkembangannya, teknologi oli telah disesuikan dengan spesifikasi mesin yang ikut berubah. Lalu apa perbedaan penggunaan oli untuk motor matic lawas dan motor matic baru?

Area Sales Supervisor Retail Region 3 PT Pertamina Lubricants, Dian mengungkapkan ada perbedaan mesin pada motor lawas dan motor baru. Biasanya motor matic lawas memiliki kapasitas mesin yang lebih besar dengan desain yang ringkas.

Faktor ini praktis berpengaruh pada mekanisme kerja mesin motor lawas maupun motor baru, sehingga membutuhkan pelumas atau oli yang berbeda. Untuk motor dengan mesin besar membutuhkan oli dengan tingkat viskositas atau kekentalan yang tinggi.

Baca juga: Oli Baru Pertamina Enduro Matic V untuk Motor Skutik Bongsor

“Untuk motor-motor tahun lama yang sudah lawas, spesifikasi mesinnya belum kompak atau mesinnya masih besar. Selain itu karena termakan usia, jadi ia membutuhkan oli dengan kekentalan yang cukup kental,” kata Dian Hardiana saat diskusi bareng komunitas motor di Black Stone Garage, Jakarta beberapa waktu lalu.

Ia mencontohkan oli untuk motor matic lawas yang masih disediakan Pertamina Lubricants, yaitu oli Enduro Matic-G SAE 20W-40, yang dibuat untuk motor matic lawas seperti Yamaha Nouvo, Suzuki Skywave, Piaggio, Vespa atau Yamaha Mio.

Berbeda dengan motor matic baru yang membutuhkan karakter oli lebih encer karena mesinnya lebih ringkas dan rapat sehingga mekanisme kerjanya lebih sederhana, dan telah didukung teknologi yang lebih canggih.

Baca juga: Bikers Wajib Tahu! Oli Gardan Motor Matik Juga Harus Diganti

“Kalau motor baru, desain dari segi mesinnya memang sudah kompak. Jadi semakin ke sini teknologi olinya semakin encer, baik untuk mobil maupun motor. Jadi motor baru harus pakai oli yang lebih encer, karena teknologi mesin yang diciptakan oleh pabrikasi seperti itu,” terangnya.

Untuk motor matic baru, Pertamina Lubricants menyediakan pelumas seperti Enduro Matic SAE 10W-30 dengan tingkat kekentalan lebih rendah untuk motor matic Honda Beat, Honda Scoopy, Honda Genio atau Vario 125.

“Jadi mesin motor baru itu lebih rapat lagi. Lebih kompak sehingga membutuhkan oli yang sangat encer. Jadi biasanya kekentalannya sudah lebih kecil. Naiknya ke SAE 5W-30 atau SAE 10W-30 dan seterusnya. Jadi semakin kecil viskositas semakin encer,” tutup Dian.

Recent Posts