Beranda blog Halaman 1453

TPU di Pangandaran Longsor, Belasan Makam Hilang sampai Kain Kafan Menyembul Keluar

TPU-di-Pangandaran-Longsor.jpg

Berita Pangandaran (harapanrakyat.com),- Tempat Pemakaman Umum (TPU) Eyang Jaga Resmi di Dusun/Desa Pamotan, RT 01/01, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, longsor. Akibat longsor tersebut, sejumlah makam hilang bahkan sampai jenazah yang masih terbungkus kain kafan menyembul keluar.

Area makam yang longsor pada Sabtu (8/10/2022) tersebut, berada kurang lebih 50 meter dari Kantor Desa Pamotan, atau tidak jauh dari Masjid Al-Falah.

Area TPU Eyang Jaga Resmi yang memiliki luas area makam sekitar 3 hektar tergerus longsor sekitar 100 meter. Selain itu, area makam juga berpotensi ada longsor susulan.

Kepala Desa Pamotan, Kabupaten Pangandaran, Andi Suwandi mengatakan, longsor di area TPU Eyang Jaga Resmi akibat intensitas hujan terus menerus dalam beberapa hari.

“Akibat longsor tersebut, ada beberapa makam yang hilang. Bahkan sampai ada jenazah terbungkus kain kafan pada menyembul keluar,” kata Andi kepada HR Online, Jumat (14/10/2022).

Baca Juga: Hujan Deras Sebabkan Bencana Banjir dan Tanah Longsor di Pangandaran

Sementara untuk penanganan, pihaknya baru melakukan musyawarah dengan MUI, tokoh agama dan pihak keluarga yang makamnya terkena longsor.

“Sedangkan masalah pemindahan makam TPU Eyang Jaga Resmi Pangandaran ini, rencananya hari ini akan ada musyawarah kembali dengan keluarga, yang makamnya tergerus longsor,” ujarnya.

Sampai saat ini, pihaknya baru mendata ada sebanyak 19 makam yang tergerus longsor. Kemudian, pihaknya juga akan membantu memfasilitasi proses pemindahan makam tersebut.

Baca Juga: Akses Jalan Menuju Wisata Pantai Karapyak Pangandaran Terputus

Lebih lanjut Andi menambahkan, bahwa saat ini pihaknya masih melakukan pendataan keluarga siapa saja yang makamnya terkena longsor. Sebab, ia memperkirakan jumlah makam yang tergerus longsor bisa bertambah.

“Apakah nanti makam mau dibongkar atau dibiarkan atau dipindahkan, itu kesepakatan dengan pihak keluarga,” katanya.

“Mudah-mudahan, jenazah di makam TPU Eyang Jaga Resmi Pangandaran yang terbungkus kain kafan kelihatan keluar karena longsor itu, bisa segera kita evakuasi,” harap Andi. (Madlani/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Asah Kemampuan Komunikasi, Ratusan Anggota Pramuka di Ciamis Ikuti Jota Joti

Asah-Kemampuan-Komunikasi-Ratusan-Anggota-Pramuka-di-Ciamis-Ikuti-Jota-Joti.jpeg

Berita Ciamis, (harapanrakyat.com),- Sekitar 200 anggota pramuka Ciamis tingkat penggalang (SlTA/sederajat), mengikuti kegiatan Jambore On The Air dan Jamboree On The Internet (Jota Joti), Jumat (14/10/2022) di gedung pramuka.

Ketua Kwarcab Pramuka Ciamis, H Nanang Permana mengatakan, kegiatan Jota Joti ini dalam upaya mengembangkan pengetahuan dan kemampuan anggota Pramuka, di bidang amatir radio dan pemanfaatan penggunaan internet.

“Tentunya kegiatan ini untuk melatih keterampilan komunikasi dan bahasa dari para anggota pramuka, sehingga diharapkan mereka menjadi kader-kader pembawa perubahan, maju dan bersaing,” ujar Nanang yang juga menjabat Ketua DPRD Ciamis.

Baca juga: Kwarcab Pramuka Ciamis akan Bagikan Hasil Lomba Ngelentik ke PKL Alun-alun

Kata Nanang, anggota pramuka harus mampu menggunakan media komunikasi saat ini ke arah yang bermanfaat dan positif.

“Jangan sampai terjebak dan malah menyalahgunakan internet ke hal-hal negatif,” katanya.

Sementara itu Wakil Ketua Bidang Pengabdian Masyarakat dan Lingkungan Hidup, Kwarcab Pramuka Ciamis, Kurniawan menambahkan, kegiatan Jota Joti ini serentak dilaksanakan di Indonesia dan dunia.

“Lewat kegiatan ini, anggota pramuka bisa berkomunikasi dengan kelompok kepanduan di seluruh Indonesia, juga dari sejumlah negara lain,” ungkapnya.

Menurutnya, selain mampu berkomunikasi, anggota pramuka juga dituntut dari segi kemampuan bahasa.

“Karena dalam kegiatan Jota Joti ini, anggota pramuka akan berkomunikasi dengan orang dari luar negeri yang sama-sama aktif di kepramukaan,” jelasnya. 

Dalam kegiatan tersebut, Kwarcab Pramuka Ciamis bekerja sama dengan Orari. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Masuki Puncak Musim Hujan Forkopimda Apel Tanggap Bencana di Mapolres Subang

apel.jpg

KOTASUBANG.com, Subang – Mulai masuk musim penghujan, dan mengingat Kabupaten Subang itu peringkat ke 5 di Jawa Barat sebagai Kabupaten yang rawan bencana alam, Forkofimda Subang melaksanakan kegiatan Apel Gelar Pasukan dalam rangka Tanggap Bencana Alam Tahun 2022, di Lapangan Apel Mako Polres Subang, Kamis, 13 Oktober 2022 sekitar pukul 09:00 WIB.

Giat Apel Gelar Pasukan tersebut dipimpin oleh Bupati Subang, H. Ruhimat, S.Pd., M.Si., didampingi oleh Kapolres Subang, AKBP Sumarni, S.I.K., S.H., M.H., diikuti oleh Dandim 0605/Subang, Wakapolres Subang, Kabag Ops Polres Subang, jajaran Forkopimda Subang, PJU dan Perwira Polres Subang, personil Kodim 0605/Subang, Lanud Suryadarma Kalijati, Yonif 312/KH, Sub Den Pom 3-2 Subang,Sat Pol PP, Dishub, Damkar, BPBD, Tagana, Dinkes, PMI, FKPM, Senkom Mitra Polisi, dan Pramuka Subang.

Pimpinan Apel Bupati Subang, H. Ruhimat dalam giat tersebut menyampaikan bahwa dalam menghadapi bencana alam jangan sampai lengah, karena Subang ini masuk peringkat ke 5 di Jawa Barat yang mempunyai resiko tinggi bencana alam.

Kesiapsiagaan bencana yang terintregitas, lanjut Ruhimat dapat membangun kekuatan bersama semua Instansi terkait dalam mengantisipasi sekaligus menangani kemungkinan terjadinya bencana alam karena saat ini sudah memasuki musim penghujan.

Laksanakan terus koordinasi dan kolaborasi dalam penanganan bencana.

Kita semua harus dapat mengamati tanda-tanda bencana seperti yang biasa terjadi di tahun tahun sebelumnya, banjir diwilayah Subang Utara dan longsor di wilayah Subang Selatan.

Tingkatkan sinergitas antara stakeholder dalam upaya mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi bencana alam.

Melakukan pendekatan secara preventif kepada masyarakat terkait peran serta dalam menghadapi bencana alam.

Menyiapkan mental dan fisik prima dilandasi komitmen moral serta disiplin kerja yang tinggi sekaligus menghindari ego sektoral dalam penanganan bencana.

Saya juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada Polres Subang yang telah melaksanakan apel Kesiapsiagaan tanggap Bencana Alam Tahun 2022 Tingkat Kab. Subang, ujar Ruhimat.

Semoga Kab. Subang dijauhkan dari segala Bencana dan bersama-sama dapat menjaga lingkungan, pungkas Ruhimat.

25 Warga di Jabar Disuntik Vaksin Produk dalam Negeri

25-Warga-di-Jabar-Disuntik-Vaksin-Produk-dalam-Negeri.jpg

Berita Jabar, (harapanrakyat.com),- Sebanyak 25 warga menjalani suntik vaksin produk dalam negeri Indovac, di kantor PT Bio Farma Kota Bandung, Kamis (13/10/2022).

Penyuntikan vaksin tersebut disaksikan Presiden Joko Widodo, Gubernur Jabar Ridwan Kamil, Menteri Kemaritiman, Menteri Kesehatan, Menteri BUMN dan Dirut PT Bio Farma.

Vaksin Indovac merupakan produk vaksin Covid-19 pertama yang dikembangkan di Indonesia.

Sebelumnya, Presiden bersama rombongan meninjau laboratorium PT Biofarma yang tengah memproduksi 20 juta dosis IndoVac.

Sebagai informasi, IndoVac adalah vaksin COVID-19 platform protein rekombinan yang PT Bio Farma kembangkan, setelah sebelumnya menjalin kerjasama dengan Baylor College of Medicine, AS.

Untuk uji fase pra klinik, uji klinik fase I, II, dan III vaksin Indovac seluruh prosesnya dilaksanakan di Indonesia. 

Indovac juga telah memiliki izin edar darurat (EUA) dari BPOM dan telah mendapatkan sertifikat halal per 29 Juli 2022.

Baca juga: Capaian Vaksin Booster di Ciamis Baru 32 Persen 

Presiden Joko Widodo menyebut, produksi vaksin Covid-19 Indovac tahun 2022 ini mencapai 20 juta dosis.

“Bahkan tahun 2023, produksinya akan naik menjadi 40 juta dosis, kemudian jika banyak permintaan bisa memproduksi 120 juta dosisi,” ujar Presiden.

Jokowi pun mengapresiasi kehadiran vaksin Indovac, yang diproduksi PT Bio Farma.

“Proses pengembangan vaksin ini butuh waktu 1,5 tahun, berkat kerja keras dari SDM di PT Bio Farma, vaksin produk dalam negeri berhasil tercipta,” katanya.

Jokowi pun meminta Kementerian BUMN dan Kementerian Kesehatan agar mendukung penuh PT Bio Farma, dalam produksi vaksin Indovac. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Warga Desa Gununtua Gotong Royong Buka Jalan Baru Tanpa Bantuan Dana Pemerintah

jalan-baru-desa-Gununtua.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Warga Desa Gunungtua, Kecamatan Cijambe, Kabupaten Subang selama 3 bulan bergotong royong membuka jalan baru yang berada di Dusun Cileuleuy, sepanjang 1,5 kilometer dengan lebar 3 meter yang akan menghubungkan ke Desa Tanjungwangi dan ke Kelurahan Parung.

Ketua BPD Desa Gunungtua, Rohim Wiganda mengatakan, bahwa pembutan jalan tersebut dibangun secara swadaya masayarakat dan tanah jalan yang dibangun itu juga hibah dari masyarakat dan pengadaan bahan baku pun secara gotong royong.

“Karena kebutuhan masyarakat Desa Gunungtua yang menginginkan adanya jalan yang berada di Dusun Cileuleuy, maka kami bersama masyarakat selama ini bergotong royong membuat Jalan,” kata Rohim kepada Mediajabar.com pada Kamis (13/10/2022).

Bukan disitu saja, dalam pelaksanaan pembuatan jalan, masyarakat Desa Gunungtua juga langsung membangun jembatan dengan menggunakan yang di topang pohon kelapa.

“Pembuatan jembatan juga terpaksa dibangun ala kadarnya hingga menggunakan pohon kelapa, dan pembangun jalan itu juga bukan dana dari pemerintah melainkan menggunakan dana pribadi atau swadaya masyarakat,” imbuhnya.

Sementara itu Rohim menjelaskan bahwa sumber dana pembangunan tersebut dengan ala kadarnya bukan bantuan pemerintah, baik Pemkab maupun Pemprov atau dari pusat .

“Tidak pakai dana pemerintah, ini pakai dana pribadi (swadaya). Pembangunan sudah 3 bulan, mudah mudahan dengan pembangunan ini pemerintah Daerah maupun Pemprov atau pusat bisa membantu pembanguan Jalan dan jembatan yang.sekarang ini sedang di kerjakan,” pungkasnya.

Siswa SD Tasikmalaya Belajar di Tenda, Pemkab Perbaiki Sekolah Tahun 2023

IMG_20221014_064048_QsIFRetl8Y_a5orDMIe5n.jpeg

Berita Tasikmalaya (Harapanrakyat.com),- Siswa di tiga SD Negeri di Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, belajar di tenda darurat dan saung bambu. Pemkab Tasikmalaya berencana akan memperbaiki sekolah rusak pada tahun 2023.

Tiga sekolah tersebut yaitu SDN Bojongjapol Bojonggambir, SDN Banjarwangi Salopa dan SDN Sinagar Kecamatan Cikatomas.

Sekda Tasikmalaya Mohamad Zen mengatakan telah memanggil Disdikbud untuk mengetahui kebutuhan untuk memperbaiki SD yang rusak.

“Sudah kami bahas, untuk sekolah yang membutuhkan pembangunan kami siapkan dari Dana Alokasi Khusus (DAK) dan Dana Alokasi Umum (DAU),” ujarnya, Kamis (13/10/2022).

Baca juga: Melihat dari Dekat Puluhan Siswa SD Tasikmalaya Belajar di Saung Bambu

Zen pun membenarkan pihaknya terkendala anggaran perbaikan sekolah yang rusak. Ada pun format Dapodik untuk penilaian sekolah rusak tidak sesuai dengan kondisi lapangan. Seperti sekolah rusak berat, namun karena catnya masih bagus sehingga masuk rusak sedang atau ringan.

“Itu kesalahan kita, jadi saya pun sudah bilang ke PUPR, harus betul-betul melihat tingkat kerusakan itu oleh ahlinya supaya tidak terjadi seperti ini,” ucapnya.

Ia pun mengaku prihatin saat ini siswa di 3 SD selama 4 bulan belajar di tenda dan gubuk. Untuk itu, Pemkab Tasikmalaya pun akan segera memperbaiki sekolah tersebut secepatnya. Namun harus melalui tahapan dan penganggaran.

“Tetapi tahun 2023 kami meyakini itu bisa selesai semua. Pokoknya semua bangunan sekolah yang rusak yang masuk DAK sama DAK. DAK pendidikan yah yang untuk fisik. Yang tidak masuk DAU kami menyiapkan itu,” ucapnya.

Sekda menyebut untuk memperbaiki sekolah SD yang rusak membutuhkan anggaran Rp 10-Rp 20 miliar.

“Jadi insyaalloh 2023 semua sekolah yang rusak akan kami bangun lengkap dengan ruang kelas dan perlengkapannya,” pungkasnya.

Sebelumnya, puluhan siswa SD dari tiga sekolah di Tasikmalaya harus belajar di tenda dan saung bambu. Ruang kelas tiga sekolah tersebut rusak berat dan nyaris ambruk. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Hati-hati! Ruas Jalan Perintis Kemerdekaan di Kota Banjar Rusak Parah

Jalan-Rusak.jpg

Berita Banjar (harapanrakyat.com),- Ruas Jalan Perintis Kemerdekaan di Lingkungan Cibulan, Kelurahan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, mengalami kerusakan cukup parah.

Kondisi jalan rusak membuat para pengendara roda dua maupun roda empat harus lebih fokus, dan memperlambat laju kendaraannya untuk menghindari jalan berlubang.

Salah seorang warga setempat, Syahid Burhani mengatakan, jauh sebelum adanya pembatasan kendaraan yang melintas ke Jembatan Baru (Jembar), jalan tersebut sudah mengalami kerusakan.

“Sebetulnya sebelum ada pembatasan kendaraan di Jembatan Baru, jalan ini sudah agak rusak. Banyak yang berlubang,” katanya kepada wartawan, Kamis (13/10/2022).

Namun, lanjutnya, setelah adanya pembatasan kendaraan di Jembar, kini kondisi kerusakannya semakin parah. Karena ruas Jalan Perintis Kemerdekaan menjadi salah satu jalur alternatif bagi kendaraan yang memiliki tonase besar.

Baca Juga: Jalan Provinsi Ciamis-Majalengka Rawan Kecelakaan, Ini Penyebabnya

Menurut Syahid, selain faktor kendaraan bertonase besar yang melintas, kerusakan Jalan Perintisa Kemerdekaan juga diperparah oleh guyuran hujan. Serta adanya kondisi tanah yang labil di titik tertentu.

“Mungkin karena faktor hujan juga bisa berpengaruh. Dari dulu jalan ini memang kayaknya labil. Contohnya kalau kendaraan bertonase besar sering lewat, ruas Jalan Perintis Kemerdekaan menjadi bergelombang,” ujarnya.

Jalan yang rusak terlihat mulai dari perempatan Jarum hingga ke Alun-alun Kota Banjar. Kurang lebih panjangnya ada sekitar 500 meter sampai ke Alun-alun.

Syahid menyebut, kondisi jalan rusak itu bisa mengakibatkan kecelakaan lalu lintas jika tidak secepatnya mendapat perbaikan.

“Banyak motor yang menggilas lubang. Kalau kondisi jalan seperti ini terus bisa menyebabkan kecelakaan lalu lintas,” tandasnya.

Ia pun berharap Pemerintah Kota Banjar dapat mengupayakan perbaikan ruas Jalan Perintis Kemerdekaan yang rusak tersebut.

“Mudah-mudahan secepatnya diperbaiki. Meskipun statusnya jalan provinsi, tapi minimal segera koordinasikan dengan pihak terkait,” harapnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Sambut Hari Guru Nasional dan HUT PGRI di Jatinagara Ciamis Meriah

IMG-20221013-WA0037.jpg

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Sambut Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-77, Korwil Pendidikan Kecamatan Jatinagara, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, menggelar pertandingan olahraga antar ranting. Dalam kegiatan tersebut mempertandingkan empat cabang olahraga.

Pertandingan olahraga antar ranting dalam rangka menyambut Hari Guru dan HUT PGRI itu berlangsung di lingkungan SDN 1 Jatinagara, Kamis (14/10/2022).

Ketua PGRI Kecamatan Jatinagara, Dadi Supriadi mengatakan, cabang olahraga yang dipertandingkan yaitu bulutangkis, voli, tenis meja, dan sepak bola mini.

Tujuan dari pertandingan olahraga tidak harus menjadi juara. Akan tetapi sebagai ajang silaturahmi antar guru dan tenaga kependidikan di Kecamatan Jatinagara.

Baca Juga: Olahraga Tradisional Meriahkan HUT PGRI di Kalipucang Pangandaran

“Alhamdulillah, para guru maupun tenaga kependidikan dari tiap ranting antusias mengikuti acara. Sehingga menambah semangat dalam memeriahkannya,” kata Dadi.

Ia pun berharap, dalam rangka memeriahkan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI bukan hanya acara seremonial. Namun harus menjadi makna tersendiri yang mendalam bagi pendidikan.

Dadi menambahkan, kemajuan pendidikan dipengaruhi oleh guru sebagai pendidik. Sebagaimana amanat Undang Undang bahwa salah satu syarat bagi guru adalah sehat jasmani dan rohani.

“Sehat jasmani dan rohani bagi seorang guru yaitu kondisi fisik dan mental mampu menjalankan tugasnya dengan baik,” pungkas Dadi. (Dji/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Kasus KDRT Rizky Billar, Kini Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kepolisian

Kasus-KDRT-Rizky-Billar.jpg

Kasus KDRT Rizky Billar kini memasuki babak baru. Polisi resmi menahan Rizky Billar setelah penetapan sebagai tersangka pada hari Rabu (12/10) kemarin.

Kabar penahanan tersebut tersiar setelah Polres Metro Jaya Jakarta Selatan melakukan konferensi pers pada hari Kamis (23/10/2022).

“Setelah penyidik melakukan pemeriksaan, Rizky billar kita tetapkan untuk penahanan selama 20 hari mulai hari ini,” kata Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Endra Zulpan.

Saat konferensi pers berlangsung, sang aktor ternama itu tampak cemberut mengenakan baju tahanan berwarna orange. Terlihat juga kedua tangannya dalam keadaan tidak diborgol.

Salah satu alasan polisi melakukan penahanan terhadap Billar, agar memberikan efek jera dan tidak mengulanginya lagi.

Baca juga: Wanita yang Dirumorkan Jadi Selingkuhan Rizky Billar, Siapa Saja?

Babak Baru Kasus KDRT Rizky Billar

Sehari sebelumnya, Polisi menetapkan Billar sebagai tersangka kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) terhadap istrinya setelah menjalani pemeriksaan penyidik.

Rizky datang memenuhi panggilan penyidik di Polres Metro Jaya Jakarta Selatan sekitar pukul 11.00 WIB bersama pengacaranya, Hotma Sitompul.

Pada mulanya penyidik mengagendakan pemeriksaan Rizky Billar pada hari Kamis 6 Oktober 2022. Namun ia tidak memenuhi panggilan tersebut.

Kemudian penyidik menjadwalkan ulang pada hari Kamis 13 Oktober 2022, namun Rizky Billar dalam hal ini sebagai terlapor minta pemeriksaan pada hari Rabu 12 oktober 2022.

Dalam pemeriksaan, penyidik menggali informasi dari Rizky Billar tentang sebab akibat untuk memperjelas laporan pihak korban, Lesti Kejora.

Ia pun mendapatkan pertanyaan oleh penyidik yang awalnya 38 pertanyaan kemudian berkembang menjadi 48 pertanyaan.

Menurut Kabid Humas Metro Jaya Kombes Endra Zulpan, penetapan Rizky Billar sebagai tersangka berdasarkan tiga alat bukti.

Alat bukti itu yaitu hasil visum et refertum yang menunjukan bukti kekerasan fisik, kemudian hasil rekam medis korban serta dua buah flashdisk yang berisi rekaman CCTV di lokasi kejadian.

Atas dasar itulah, polisi menaikan status Rizky Billar yang semula menjadi saksi kemudian naik menjadi tersangka.

Buntut Kasus KDRT, Terancam 5 Tahun Penjara

Pihak kepolisian mengatakan, buntut atas kasus KDRT Rizky Billar mesti dilakukan penahanan.

Pasalnya, Billar dijerat Pasal 44 ayat 1 UU Nomor 23 Tahun 2004 tentang Penghapusan KDRT. Atas ulahnya sendiri, Billar harus rela terancam pidana lima tahun penjara.

Menurut Humas Polres Jaksel, AKP Nurma Dewi, jika merujuk pada KUHAP pasal 21 ayat 4, tersangka yang terancam pidana lima tahun bisa dilakukan penahanan,

Motif Kasus KDRT Rizky Billar

Berdasarkan informasi dari pihak kepolisian, motif yang mendasari adanya Kasus KDRT Rizky Billar karena ia kedapatan selingkuh di belakang istrinya, Lesti Kejora.

Kemudian Lesti meminta penjelasan terhadap suaminya dan meminta untuk dipulangkan ke rumah orang tuanya.

Hal itu memantik emosi Rizky Billar sehingga ia melakukan kekerasan terhadap Lesti Kejora pada hari Rabu, 28 September 2022 sekitar pukul 01.51 WIB dini hari.

Kejadian berlangsung di jalan Gaharu 3 nomor 10 kelurahan cilandak kecamatan cilandak Jakarta Selatan.

Tak sampai di situ, pagi hari sekitar pukul 09.47 WIB terjadi lagi kekerasan Rizky terhadap Lesti setelah Lesti hendak pamitan akan pulang ke rumah orang tuanya.

Kekerasan tersebut mengakibatkan Lesti mengalami luka lebam di bagian pergelangan tangan sebelah kanan dan sikut sebelah kiri dan sakit tenggorokan akibat dicekik.

Billar melakukan KDRT terhadap istrinya karena emosi yang spontan. Saat itu Billar dalam keadaan sehat dan normal. Ia tidak sedang dalam keadaan mabuk akibat terpengaruh minuman beralkohol.

Hal itu setelah pihak kepolisian melakukan tes urine terhadap Billar. Hasil dari tes urine tersebut menunjukan hasil yang negatif.

Rizky Billar Berharap Damai

Setelah Rizky Billar penetapan tersangka oleh pihak kepolisian, melalui pengacaranya, Hotma Sitompul, Billar masih berharap agar kasus KDRT Rizky Billar berakhir damai.

Sang pengacara Rizky Billar berencana akan bertemu dengan Lesti Kejora dalam hal ini sebagai korban berupaya membujuknya agar kasus KDRT Rizky Billar berakhir damai.

Sekedar informasi, Lesti Kejora melaporkan sang suaminya, Rizky Billar ke Polres Jaksel setelah menjadi korban kekerasan. Laporan tersebut tercatat bernomor LP/B/ 2348/18/2022/SPKT/Polres Metro Jaksel/Polda Metro Jaya.

Setelah ini, bagaimanakah kelanjutan kasus KDRT Rizky Billar? bagaimana soal Lesti Kejora? tentu saja menunggu hasil persidangan nanti. (Aji/R6/HR-Online)

Parkir Berlangganan di Ciamis Berlaku Awal 2023, Segini Besarannya

Parkir.jpeg

Berita Ciamis (harapanrakyat.com),- Parkir berlangganan di Ciamis, Jawa Barat, akan segera diberlakukan bagi pemilik kendaraan berplat nomor Ciamis. Pasalnya, Perda Nomor 7 Tahun 2020 tentang Retribusi Pelayanan Parkir di Tepi Jalan Umum telah ditetapkan.

Plt Kepala Dinas Perhubungan Ciamis, Ahmad Yani membenarkan, bahwa Kabupaten Ciamis sendiri sudah menetapkan Perda tersebut. Sehingga sudah bisa dilaksanakan setelah dua tahun ditetapkan.

“Perda parkir berlangganan tepi jalan umum akan masuk tahapan sosialisasi pada Desember 2022, dan efektifnya awal tahun 2023. Masyarakat bisa segera ikut melaksanakan program parkir berlangganan tersebut,” terangnya kepada HR Online, Kamis (13/09/2022).

Ahmad Yani menyebutkan, berdasarkan Perda, penetapan tarif pelayanan parkir berlangganan sangat terjangkau bagi masyarakat.

Baca Juga: Tarif Setoran Parkir Naik, Karang Taruna dan Jukir di Banjarsari Ciamis Keberatan

Besaran Tarif Parkir Berlangganan di Ciamis

Untuk besarannya yaitu, sepeda motor Rp 20 ribu, mobil penumpang dan barang Rp 40 ribu. Sedangkan, untuk kendaraan bermuatan lebih dari 3,5 ton tarifnya Rp 60 ribu per tahun.

“Isi Perda yang sudah ditetapkan memang bersifat pilihan bagi masyarakat. Sehingga masyarakat bisa mengikuti parkir berlangganan maupun konvensional ,” terangnya.

Ahmad Yani juga menjelaskan, kelebihan dari program parkir berlangganan ini, masyarakat akan mendapatkan pelayanan parkir pada setiap tempat parkir tepi jalan yang pihaknya kelola.

Jadi, ketika kendaraan sudah ikut parkir berlangganan, maka petugas parkir tidak akan memungut retribusi kepada pengendara. Masyarakat Ciamis juga bisa menggunakannya tanpa batasan tempat dalam setiap harinya.

Baca Juga: BPKAD Pangandaran; Pemilik Lahan Parkir Pribadi Wajib Bayar Pajak Parkir

Kendaraan yang sudah masuk program parkir akan ditandai dengan stiker barcode dan pemiliknya mendapatkan kartu parkir berlangganan.

Dengan begitu, ketika sticker barcode hilang dari kendaraan maka pengendara bisa memperlihat kartu parkir berlangganan kepada petugas parkir.

“Sejauh ini kita terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Petugas parkir juga ikut mensosialisasikan hal tersebut kepada para pengguna jasa parkir tepi jalan,” jelas Ahmad Yani.

Tarif Parkir Berlangganan Sangat Terjangkau

Sementara itu, Yanti warga Ciamis kota menyambut baik dengan adanya program parkir berlangganan tepi jalan umum.

Menurutnya, pelayanan parkir melalui program tersebut sangat murah ketimbang harus membayar parkir konvensional.

“Kalau kita hitung sehari bayar parkir konvensional dari 2 titik saja, kita harus bayar 4.000 rupiah kepada petugas parkir. Kalikan 1 bulan berarti harus mengeluarkan uang sebesar 120 ribu. Jadi tarif parkir berlangganan di Ciamis ini sangat murah,” kata Yanti. (Fahmi/R3/HR-Online)

Recent Posts