KOTASUBANG.com, Subang– Satgas TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-115 di desa Jalupang, Hari ini (Jumat, 28/10/2022) melaksanakan program Babinsa Masuk Dapur. Program ini digagas oleh Kepala Staf Angkatan Darat Jenderal TNI Dudung Abdurrachman. Program tersebut dilaksanakan untuk mengetahui secara langsung kondisi perekonomian masyarakat yang berada di wilayah sehingga para Babinsa dapat membantu meringankannya.
Menindaklanjuti gagasan Kepala Staf Angkatan Darat tersebut, Komandan Kodim 0605/Subang Letkol Inf. Bambang Raditya, M.Han., memerintahkan seluruh Babinsa di jajarannya untuk melaksanakan program Babinsa Masuk Dapur dengan melihat kondisi masyarakat yang benar-benar perekonomiannya kurang untuk segera membantunya.
“Hari ini (Jumat, 28/10/2022) seluruh babinsa jajaran Kodim Subang melaksanakan Program Babinsa Masuk Dapur dengan menyerahkan paket Sembako kepada masyarakat yang membutuhkan dan kurang mampu. Untuk di lokasi TMMD sendiri, kami Bersama Anggota Satgas melaksanakan belusukan ke dapur dapur Warga Desa Jalupang†Ungkap Dandim Subang
Lebih lanjut, Letkol Bambang mengatakan, program masuk dapur ini dilaksanakan sebagai wujud kepedulian TNI kepada masyarakat yang membutuhkan dan yang kurang mampu di wilayah Kodim 0605/Subang.
“Hal ini sebagai wujud kepedulian TNI kepada masyarakat dengan tema Babinsa masuk dapur yang artinya Babinsa langsung menyerahkan paket sembako ke rumah rumah warga secara door to door, supaya masyarakat bisa memasak waktu itu dan menikmati bersama keluarganya.
“Semoga dengan program Babinsa masuk dapur ini akan membantu dan bermanfaat bagi masyarakat yang membutuhkan dan dapat mengurangi beban kehidupan yang ditanggungnya.” Pungkasnya.
Serka Anton Babinsa Desa Jalupang yang sekaligus Lokasi dilaksanakannya program TMMD 115 Kodim Subang, langsung menindak lanjuti perintah dari pimpinannya tersebut untuk melaksanakan program Babinsa Masuk Dapur
“Tadi kami mendapatkan arahan dari Pak Dandim dan Pak Danramil untuk melaksanakan program Babinsa Masuk Dapur, sasaran hari ini adalah rumah mak Enah yang tinggal sendiri dirumahnya†Ungkap Serka Anton.
Make Enah mengatakan Sembako yang diterimanya dari personel Satgas TMMD ini sangat bermanfaat untuk dirinya. Maklum saja nenek yang sudah hidup sendirian itu sudah tidak lagi bisa bekerja.
“Emak kan tidak bekerja, Alhamdulillah Sembako ini sangat bermanfaat buat emak†ungkap mak Enah.
Aksi berbagi ini sebenarnya bukan kali ini. Selama pelaksanaan TMMD, mereka tidak jarang menggelar aksi yang sama. Dari mulai Sembako, nasi bungkus, layanan Kesehatan gratis dan lainnya.
Pada pelaksanaan Satgas TMMD masuk dapur, Dandim sebagai Dansatgas TMMD 115 Kodim Subang bersama anggotanya memberikan bantuan sebanyak 50 paket sembako kepada warga Desa jalupang. Jumat, 28/10/2022.
KOTASUBANG.com, Subang– Satgas TMMD Kodim 0605 Subang berkolaborasi dengan Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Subang untuk mensosialisasikan peran serta masyarakat dalam pencegahan stunting. Kegiatan tersebut diikuti oleh puluhan masyarakat di Aula Desa Jalupang, Kecamatan Kalijati, Subang, Jumat (28/10/2022).
Menurut pejabat fungsional DP2KBP3A Subang, Asep Edi S masalah stunting bukan
kejadian sesaat tetapi terjadi dalam waktu yang cukup panjang sejak mulai hamil sampai usia 2 tahun (1000 HPK).
“Penyebab stunting bukan hanya karena aspek medis (gizi dsb), tetapi menyangkut berbagai aspek kehidupan, diantaranya aspek psikologis, aspek ekonomis, aspek lingkungan, dan aspek pengetahuan. Karena itu stunting tidak bisa ditangani oleh
keluarga dan petugas saja tetapi memerlukan keterlibatan dan peran serta
dari seluruh masyarakat termasuk tokoh,” ujarnya.
Asep menambahkan peran suami juga dinilai sangat penting dalam pencegahan anak stunting. Bukan hanya mengantarkan istri ke Fasilitas Kesehatan saat melahirkan
tapi juga mengawal kestabilan lahir batin selama Hamil, terutama pengendalian
aspek perilaku.
“Lingkungan juga dapat berperan aktif dalam pencegahan stunting dengan mengembangkan inovasi seperti menjadikan posyandu sebagai pesta rakyat, mengadakan lomba balita setiap 6 bulan, ronda malam sebagai pemantau keluarga hamil, pengumpulan iuran sobogana untuk tangani stunting, dan membuat LAHAGU SEDAYA (Layanan Hamil dan Anak Tanggung Jawab Sadayana), dan TANGTING CEKAT (Tangani Stunting Cepat dan Akurat),” imbuhnya.
Sementara menurut Komandan Satgas TMMD ke 115, Letkol Inf. Bambang Raditya, melalui Komandan SSK TMMD ke 115, Kapt. Inf. Alexgro Watulaga, pencegahan stunting menjadi perhatian khusus Satgas TMMD Subang.
“Setelah sebelumnya kita membagikan makanan bergizi bagi anak-anak, kita juga memberikan buku saku stunting kepada personil untuk dapat berbagai ilmu dengan masyarakat, hari ini kita gandeng DP2KBP3A untuk mensosialisasikan langsung kepada masyarakat,” pungkasnya.
MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Aktivitas galian C yang berada di Desa Banggalamulya, Kecamatan Kalijati, Kabupaten Subang disorot.
Galian yang dikelola CV Bumi Usaha Maju tersebut diduga menjadi penyebab utama aliran sungai di wilayah tersebut menjadi keruh.
“Warga sekitar mengeluh air sungai menjadi keruh,” kata aktivis Subang, Andi Lukman Hakim ditemui saat mendatangi lokasi galian bersama unsur Pemerintah Kabupaten Subang, Jumat (28/10/2022).
Berkat adanya laporan dari masyarakat, dan dorongan dari para aktivis lingkungan, pada hari ini unsur pemerintah, dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang, didampingi unsur TNI/Polri mendatangi lokasi galian.
Kondisi sungai keruh
“Iya, tadi kami teman-teman aktivis bersama unsur pemerintah terkait langsung mengecek ke lokasi. Memang disana ada aktivitas galian,” katanya.
Pihaknya mendukung langkah pemerintah untuk segera menelusuri terkait izin galian yang sudah beroperasi sejak tahun 2013 tersebut.
“Kita akan kawal terus. Selanjutnya nanti akan diperiksa oleh pihak terkait masalah izinnya. Masyarakat harus ikut mengawal,” katanya.
Aktivitas galian C yang menyebabkan kerusakan lingkungan, menurut Andi yang akrab disapa Andi Gondrong tersebut harus ditutup.
“Jangan sampai merusak lingkungan. Apalagi ini, tadinya sungai jernih, sekarang jadi keruh, dan menyebabkan dampak lainnya. Jangan sampai masyarakat menjadi korban,” tegasnya.
review1st.com – Forum Huawei Global Mobile Broadband Forum (MBBF) ke-13 resmi dibuka hari ini di Bangkok dengan kata sambutan dari Rotating Chairman Huawei, Ken Hu.
“5G telah tumbuh lebih cepat daripada teknologi seluler generasi sebelumnya,” cetus Hu membuka sambutannya. “Dalam waktu hanya tiga tahun, kita telah melihat kemajuan yang sangat solid dalam hal penyebaran jaringan, layanan konsumen, dan aplikasi dalam industri.”
“5G saat ini melaju di jalur cepat,” lanjutnya, “dan kita semua perlu merasa bangga dengan kemajuan yang telah kita capai.
“Akan tetapi, banyak hal lain yang dapat kita lakukan untuk memaksimalkan nilainya.
“Kita perlu bekerja sama untuk sepenuhnya melepaskan potensi jaringan 5G dan memperluas dampaknya dalam bentuk layanan seperti cloud dan integrasi sistem.
“Bersama-sama, kita dapat mendorong lompatan perkembangan dalam jaringan 5G, aplikasinya, dan industri secara keseluruhan.â€
Ken Hu berbicara dalam MBBF 2022
Sampai dengan Oktober 2022, lebih dari 230 operator telekomunikasi di seluruh dunia telah meluncurkan layanan 5G komersial. Totalnya, lebih dari tiga juta base station 5G telah terpasang untuk melayani lebih dari 700 juta pelanggan.
Di sektor telekomunikasi, layanan pelanggan masih merupakan penyumbang pendapatan terbesar bagi bisnis operator telekomunikasi atau pengelola jaringan (carrier).
Seiring dengan peningkatan penetrasi 5G, kian banyak orang yang merasakan sendiri pengalaman yang jauh lebih mengesankan, sehingga mendorong pergeseran dalam perilaku konsumen, salah satunya adalah lonjakan trafik video high definition (HD).
Muncul berbagai aplikasi seluler baru dengan memanfaatkan kecepatan 5G yang jauh lebih tinggi serta latensi yang lebih rendah, yang kemudian mendongkrak rata-rata konsumsi data pengguna (DOU) menjadi dua kali lipat serta meningkatkan rata-rata pendapatan per pengguna (ARPU) sebesar 20% – 40%, berkontribusi pada pertumbuhan pendapatan bisnis operator telekomunikasi secara stabil dari lini bisnis konektivitas.
Pada saat yang sama, aplikasi B2B 5G berkembang menjadi mesin pencetak dan pendorong pendapatan baru bagi operator telekomunikasi, yang menciptakan pendapatan dalam jumlah cukup besar dari sejumlah sektor industri seperti migas, manufaktur, dan transportasi.
Tak sekadar inovatif, aplikasi-aplikasi ini juga menghasilkan nilai komersial secara nyata bagi bisnis operator telekomunikasi.
Sebagai gambaran, pada tahun 2021, sebuah operator telekomunikasi di Tiongkok berhasil meraup lebih dari CNY3,4 miliar (sekitar USD500 juta) pendapatan baru yang dihasilkan dari lebih dari 3.000 proyek 5G industrial.
Yang tak kalah mengagumkannya, proyek-proyek ini juga menghasilkan pendapatan hingga 10 kali lipat dari yang dihasilkan oleh berbagai layanan data dan TIK terintegrasi.
Aplikasi B2B 5G digadang-gadang akan menjadi alur pendapatan dengan pertumbuhan tercepat bagi operator telekomunikasi.
Teknologi 5G memampukan terciptanya berbagai inovasi dalam skenario layanan, aplikasi, dan model bisnis, yang semuanya akan membuka jalan bagi peluang pertumbuhan industri yang tak terbayangkan sebelumnya.
“Untuk dapat menangkap semua peluang ini,” tegas Hu, “ada sejumlah hal yang perlu kita lakukan.”
Membangun jaringan untuk menciptakan pengalaman pengguna yang lebih baik
Cakupan yang lebih luas bukanlah satu-satunya tujuan membangun jaringan, sebab idealnya jaringan dibangun guna mengoptimalkan berbagai bentuk pengalaman pengguna.
Sebagai contoh, operator telekomunikasidi Tiongkok telah mengoptimalkan jaringan mereka untuk TikTok dan layanan video populer lainnya, pertama-tama dengan memangkas gangguan penundaan input hingga 50% dan frame freeze (gambar berhenti) hingga 90%.
Dengan pengalaman video yang lebih mulus, konsumsi data meningkat dua kali lipat dan menarik lebih banyak konsumen untuk menggunakan layanan 5G.
Mendorong pengembangan 5,5G
Untuk mendorong 5G ke tingkat yang lebih tinggi, Huawei bekerja sama dengan para operator telekomunikasidan mitra industri dan mengajukan empat fitur untuk 5,5G, yang merupakan evolusi selanjutnya dari teknologi 5G: kecepatan downlink 10 Gbps, kecepatan uplink 1 Gbps, dukungan untuk 100 miliar koneksi, dan native intelligence atau kecerdasan asli.Â
“Seluruh pelaku industri perlu bekerja sama untuk menentukan serangkaian standar, mempersiapkan spektrum, dan membangun ekosistem 5,5G ini,†tegas Hu.
Mendorong inovasi layanan guna memaksimalkan nilai 5G
Dengan bandwidth lebar dan latensi rendah, 5G dapat diintegrasikan dengan cloud dan AI (Artificial Intelligence atau kecerdasan buatan) untuk menyediakan layanan yang benar-benar baru bagi konsumen maupun dunia usaha.
Operator telekomunikasiakan dapat menyajikan berbagai pengalaman baru seperti realitas terkembang (extender reality atau XR), cloud gaming, dan layanan panggilan yang diperkaya bagi konsumen individual, serta menghadirkan solusi transformasi digital yang lebih komprehensif bagi bisnis.
Semua ini akan membuka aliran pendapatan baru, memberikan kesempatan bagi operator telekomunikasi untuk mengembangkan lebih dari sekadar konektivitas menuju layanan cloud dan integrasi sistem.
Digitalisasi industri adalah gelombang berikutnya dalam pembangunan ekonomi global. Sebagai pemampu utama transformasi digital, 5G membuka pintu ke dunia penuh peluang baru.
Akan tetapi untuk mewujudkan ini, ekosistem TIK perlu bekerja sama dan melakukan yang terbaik yang mereka mampu. “Jika kita bekerja bersama-sama, kita akan dapat mendorong lompatan perkembangan dalam jaringan 5G, aplikasinya, dan industri secara keseluruhan,†pungkas Hu.
Global Mobile Broadband Forum 2022 diselenggarakan oleh Huawei, bersama dengan mitra industrinya GSMA dan GTI.
Dalam forum tahunan ini berkumpul para pelaku industri dari kalangan operator telekomunikasijaringan seluler, pemimpin industri vertikal, dan mitra ekosistem lainnya dari seluruh dunia, di mana mereka membahas cara-cara untuk mendorong keberhasilan komersial 5G, serta berbagai topik penting dalam industri seperti pembangunan hijau, kecerdasan, dan evolusi 5G.
review1st.com – Broom, sebuah perusahaan rintisan (startup) otomotif, hari ini memperkenalkan produk Buyback sebagai layanan penjualan mobil sementara dengan opsi pembelian kembali bagi showroom mobil bekas di Indonesia sebagai solusi perputaran stok inventori.Â
Produk Buyback memungkinkan showroom mobil bekas mendapatkan sumber dana dan pendapatan yang lebih baik melalui pemanfaatan stok inventori yang biasanya menumpuk.
Dengan menjual sementara kendaraan yang ada di inventori mereka, showroom dapat membeli stok mobil lainnya yang sesuai dengan minat atau kebutuhan terkini pasar.
Skema ini memungkinkan showroom melakukan usaha yang lebih fleksibel, cepat, dan efisien. Selanjutnya, Buyback memperbolehkan showroom membeli kembali kendaraan bekas yang telah dijual sebelumnya sesuai waktu yang diinginkan – memaksimalkan nilai ekonomis dari aset yang dimiliki.
Dengan berbasis hubungan jual-beli, layanan Buyback dapat diakses semua kalangan showroom mobil bekas.
Bukan hanya itu, produk Buyback dari Broom ini juga menawarkan fleksibilitas di sisi durasi pembelian kembali serta jenis dan umur kendaraan yang dapat mengikuti layanan ini.
Saat ini, showroom dapat memilih durasi pembelian kembali dengan opsi mingguan (7 hari dan 14 hari) maupun bulanan (30 hari dan 60 hari) yang disepakati bersama saat pengajuan sesuai kebutuhan showroom.
CEO & Co-Founder Broom, Pandu Adi Laras mengatakan “Keterbatasan akses finansial dan manajemen inventori adalah beberapa masalah utama yang dihadapi oleh bisnis konvensional seperti seperti showroom mobil bekas untuk mengembangkan bisnisnya secara optimalnya.
“Dengan hadirnya produk Buyback ini, Broom berharap dapat memberikan solusi fleksibel bagi para pemilik showroom untuk memaksimalkan potensi sumber daya serta dan cash flow untuk mengembangkan bisnis mereka.â€
Berdasarkan data BPS, pertumbuhan kendaraan penumpang dari 2018 – 2020 mencapai 6.5%. Melihat tren ini, Broom optimis pasar mobil bekas akan terus tumbuh, sejalan dengan peningkatan jumlah showroom yang kini mencapai 40,000 di seluruh Indonesia.
Broom didirikan pada Juni 2021 dengan 5 showroom sebagai konsumen pertamanya. Sejak itu, Broom telah berkembang pesat dan telah membantu lebih dari 3.000 showroom yang tersebar di area Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, dan Surabaya.
Produk Buyback dari Broom juga tercatat telah terbukti membantu showroom meningkatkan rata-rata jumlah inventaris showroom hingga 65% dan mendorong pertumbuhan omset hingga 2,5x lipat perbulannya.
Dalam acara hari ini, Broom juga meluncurkan aplikasi broom.id yang ditujukan bagi pemilik showroom mobil bekas untuk mempermudah pengajuan Buyback yang selama ini dilakukan melalui situs broom.id.
Aplikasi ini juga dapat digunakan sebagai platform manajemen showroom dan inventori kendaraan secara digital, langsung dari smartphone masing-masing.
“Melalui aplikasi ini, Broom menghadirkan teknologi yang memudahkan operasional bisnis showroom dan mengakses fitur serta layanan Broom.
“Pengguna dapat melakukan registrasi serta verifikasi showroom, dan kendaraan secara otomatis, mengajukan Buyback, serta memonitor bisnis mereka dari mana saja dan kapan saja.
“Dengan hadirnya layanan berbasis aplikasi ini, kami berharap dapat meningkatkan kepuasan dan kenyamanan showroom pengguna sekaligus meningkatkan produktivitas showroom,” jelas COO Broom, Claussen Sindhuwinata.
Dimulai dengan produk Buyback dan aplikasi broom.id, Broom akan terus berupaya memberikan kemudahan dan membantu operasional serta bisnis showroom secara digital dan komprehensif, dari suplai kendaraan, penjualan kendaraan, hingga value added services lainnya.
harapanrakyat.com,- Rencana mogok produksi pengrajin tahu tempe di Kota dan Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, mulai hari Jumat-Minggu (28-30/10/2022) dibatalkan.
Pantauan harapanrakyat.com Jumat (28/10/2022), pengrajin tahu di Mangkubumi masih produksi. Pedagang tahu pun masih berjualan seperti yang terlihat di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya.
Imin Muslimin, Sekretaris Paguyuban Pengrajin Tahu Tempe Kota/Kabupaten Tasikmalaya mengatakan, rencana aksi mogok produksi tidak jadi karena ada selisih antara pengrajin.
Pengrajin tempe tidak mau mogok produksi, sedangkan yang memproduksi tahu optimis mau mogok produksi dan jualan.
“Kan kalau mogok jualan dan produksi supaya masyarakat tahu bahwa bahan baku lagi naik. Tetapi daripada nantinya ada gesekan antara pedang, mending rencana mogok produksi pengrajin tahu tempe kita tunda dulu untuk Kota dan Kabupaten Tasikmalaya,†kata Imin kepada harapanrakyat.com.
“Sekarang nunggu teman-teman yang mogok produksi dari Tingkat Jawa Barat (Bandung) gimana-gimananya. Kalau harga kedelai bisa stabil, otomatis tidak ada aksi di Tasikmalaya juga. Seandainya harga kedelai terus merangkak naik, di Tasikmalaya juga bakal bergerak,†imbuhnya.
Imin juga mengimbau kepada penjual tahu untuk menaikan harga sekitar 30 persen. Sebab, harga kedelai naik hingga menembus angka Rp 14.200.
“Harga awal perpapan 40 ribu rupiah jadi 45 ribu rupiah. Kalau harga perbungkus yang awalnya 5.000 rupiah jadi 5.500 rupiah. Kenaikan itu untuk menutupi kerugian dan kekurangan para pengrajin maupun penjual tahu,†pungkas Imin. (Apip/R3/HR-Online/Editor-Eva)
review1st.com – Meningkatnya penggunaan smartphone yang semakin erat dengan kehidupan kita sehari-hari, secara tidak langsung menuntut produsen untuk menyediakan fitur dan teknologi terkini.
Bahkan konsumen pun merasa kemampuan smartphone seharusnya bisa dieksplorasi lebih lanjut untuk bisa mendukung aktivitas penggunanya. Dengan teknologi terkini yang disematkan di dalamnya, smartphone modern mampu mendukung setiap aspek kehidupan kita mulai dari hiburan, bekerja, hingga bersosialisasi.
Tentunya ini menjadi salah satu tantangan dari perusahaan smartphone dan telekomunikasi untuk terus menciptakan inovasi teknologi yang dibutuhkan oleh konsumen. Kehadiran OPPO A77s contohnya, memiliki berbagai teknologi pertama di lini OPPO A7 Series untuk mendukung setiap kebutuhan digital pengguna.
Lantas teknologi baru apa saja di OPPO A77s?
Tampil Premium dengan Desain Kulit Fiberglass
Kini smartphone menjadi fashion statement seseorang. Untuk itulah desain ponsel yang terlihat fresh dan elegan menjadi dambaan semua orang. Warna Sunset Orange di OPPO A77s menggambarkan cahaya oranye yang terpancar ketika matahari terbenam, dipadukan dengan desain kulit fiberglass atau seratkaca untuk memberikan tampilan yang premium.
Desain kulit OPPO A77s memberikan tampilan mulus yang mengesankan, halus untuk disentuh, sekaligus tampil lebih ramping serta lebih tahan lama jika dibandingkan dengan lapisan kulit imitasi lainnya.
Dukungan RAM Expansion 8GB
Maraknya trend WFH (work from home) pasca pandemi Covid-19 menjadikan kita untuk terbiasa bekerja secara mobile dimana pun, membawa kita untuk lebih banyak berinteraksi dengan smartphone.
Hadir dengan konfigurasi RAM 8GB + ROM 128GB, teknologi RAM Expansion pada OPPO A77s mampu mendukung hingga 8GB Virtual RAM untuk performa smartphone yang lebih lancar.
Pengguna mendapatkan fitur RAM Expansion 5GB ketika membeli perangkat OPPO A77s. RAM Expansion 8GB akan tersedia melalui peningkatan perangkat lunak.
Jumlah dukungan ekspansi RAM ini bahkan melebihi yang disediakan untuk perangkat flagship seperti OPPO Find X5 Pro 5G atau OPPO Reno8 Pro 5G. Selain itu, penyimpanan A77s juga dapat diperluas dengan kartu Micro SD hingga 1TB.
Multi-Cooling System untuk Manjakan Gamers
Para pecinta game akan dimanjakan dengan fitur Multi-Cooling System pada OPPO A77s. Teknologi pendinginan baru ini dapat membuat suhu tetap stabil ketika melakukan pekerjaan yang berat seperti menjalankan game atau aplikasi dalam waktu yang lama.
Multi-Cooling System menggunakan tiga lapisan grafit, gel konduktif, lembaran baja, hingga foam (busa) khusus untuk menghadirkan pembuangan panas yang optimal.
Bokeh Flare Portrait Hasilkan Foto Bokeh Kelas Pro
OPPO A77s hadir dengan kamera utama 50MP dan kamera selfie 8MP yang dilengkapi dengan AI (Artificial Intelligence) canggih, sehingga dapat menyajikan berbagai fitur pencitraan baru seperti Bokeh Flare Portrait.
Fitur favorit Bokeh Flare Portrait dapat meningkatkan kecerahan dalam foto sekaligus secara otomatis memburamkan latar belakang dan menghasilkan efek bokeh seperti layaknya hasil jepretan kamera profesional.
ROCKOMOTIF, Jakarta – PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) akhirnya buka suara terkait alasan belum merilis Suzuki Saluto di pasar otomotif Indonesia. Sebagai langkah barunya, mereka justru merilis skutik Avenis 125.
Padahal, kehadiran skutik dengan desain retro tersebut bisa dikatakan lebih diidam-idamkan oleh konsumen. Namun ada alasan yang mendasari bagi PT SIS untuk merilis Avenis 125 di penghujung tahun 2022.
Adapun salah satu alasan Suzuki Saluto belum kesampaian mendarat di Tanah Air karena menurut PT SIS, Avenis 125 merupakan produk global yang juga dipasarkan di beberapa negara.
“Selain memasarkan produk buatan Indonesia, saat ini SIS juga memilih untuk memasarkan model Suzuki yang dipasarkan secara global (global product),” buka Teuku Agha, 2W Sales and Marketing Departement Head PT SIS, saat dikonfirmasi ROCKOMOTIF.
Berbekal alasan tersebut, kehadiran Avenis 125 ini dirasa mampu mengakomodir kebutuhan konsumen. Sedangkan untuk kehadiran Suzuki Saluto, memang masih menjadi dambaan bagi konsumen loyal mereka.
“Avenis 125 adalah salah satu global product yang dipasarkan di beberapa negara. Jadi apa yang digunakan oleh konsumen Avenis 125, merupakan produk berkualitas global yang sama dengan di negara-negara lainnya,” tambah Agha.
Seperti diketahui bersama, Suzuki Saluto, merupakan salah satu skutik berdesain retro yang digadang-gadang bisa menjadi lawan serius dari Vespa maupun pabrikan lain yang mengusung citra tersebut.
Meski popularitasnya kini terus bertambah, namun di Indonesia sendiri hal tersebut belum menjadi prioritas dari PT Suzuki Indomobil Sales selaku Agen Pemegang Merk di Tanah Air.
Suzuki Saluto merupakan skutik yang dibekali dengan mesin silinder tunggal berkubikasi 125cc dengan besaran tenaga 8,1 hp dan torsi puncak sebesar 10,1 Nm. Motor ini telah dibekali dengan teknologi terkini yakni Suzuki Eco Performance (SEP) yang diklaim mampu menghasilkan tenaga maksimal dengan konsumsi bahan bakar efisien.
review1st.com – Erajaya Digital secara serentak meresmikan 28 gerai ritel Erafone dan 2 gerai iBox di 26 kabupaten dan kota di Pulau Jawa, Sumatera, Sulawesi dan Kalimantan.
Peresmian ini dilakukan pada tanggal 28 Oktober yang bertepatan dengan peringatan Hari Sumpah Pemuda sekaligus menandai komitmen tanpa henti dalam membangun footprint ritel ke lebih banyak tempat di Indonesia.
Joy Wahjudi, CEO Erajaya Digital, mengatakan, “Sebagai bagian dari strategi omni-channel yang kami terapkan, kami terus melakukan ekspansi footprint dan secara kontinyu meluncurkan inisiatif baru untuk mendukung belanja dengan konsep O2O, seperti Click ‘n Pickup dan Mobile Shopping, yang didukung layanan logistic EraExpress.
Kepemilikan smartphone yang sudah menjadi kebutuhan hidup masa kini juga kami mudahkan dengan layanan Upgrade Terusss! yang tersedia di seluruh jaringan ritel kami, termasuk 30 gerai baru yang kami resmikan hari ini.
Semoga lokasi baru ini dapat memberikan customer journey tak terlupakan saat pelanggan kami membeli gadget idaman-nya.â€
Sejumlah catatan menarik lainnya dari peluncuran kali ini adalah gerai iBox Grand Batam Mall yang menjadi gerai iBox pertama di pulau Batam.
Pembukaan serentak ini juga menandai ekspansi ke sejumlah lokasi baru di Indonesia seperti Belitung, Gowa, Lahat, Luwu, Tenggarong dan Tulungagung.
Turut hadir juga satu gerai Erafone yang didirikan melalui skema kemitraan dengan investor lokal melalui program Erafone Cloud Retail Partner.
Pembukaan 30 gerai baru ini melanjutkan ekspansi di tahun ini. Pada bulan September, Erajaya telah mengumumkan pembukaan serentak 40 gerai ritel di 30 kota, setelah pada bulan Agustus telah membuka 26 gerai di 19 kota berbeda.
Sejumlah promo menarik bisa dimanfaatkan oleh pelanggan selama periode Grand Opening tanggal 28 hingga 30 Oktober 2022 pada outlet tertentu meliputi potongan harga hingga Rp 7.000.000, hemat hingga Rp 2.300.000 untuk pembelian iPhone, flash sale aksesoris mulai dari harga Rp 6.000, voucer MyEraspace, hadiah langsung dan purchase with purchase.
Pemegang kartu debit BRI dan kartu kredit dari BCA, BRI, Citibank dan Mandiri bisa menikmati tambahan diskon sampai Rp 1.000.000 dan cicilan 0% hingga 24 bulan*. Pelanggan juga bisa memilih cicilan tanpa kartu kredit melalui penawaran dari mitra pembiayaan.
review1st.com – Pekerjaan bukan lagi soal tempat. Pekerjaan adalah apa yang karyawan Anda kerjakan dan bagaimana mereka melakukannya. Mengikuti perubahan itu, dunia kerja juga telah berubah; model kerja hybrid akan terus diterapkan sebagai pola kerja yang semakin permanen.
Meskipun banyak perusahaan yang tengah mencari cara untuk bisa sukses dengan model kerja baru ini, di tengah tantangan yang sedang berlangsung yaitu Kembali ke Kantor (Return to the Office).
Kami sering sekali mendengar mengenai apa yang harus dilakukan para perusahaan ketika membangun strategi untuk dunia kerja baru. Apakah mengubah sifat pekerjaan untuk para karyawan, jenis teknologi yang harus digunakan, atau perlu tidaknya mengubah ruang kantor.
Di Poly, kami percaya bahwa resep kesuksesan dalam jangka panjang di dunia kerja yang baru ini dimulai dengan tiga bahan utama:
Manusia, yang merupakan aset terpenting dari suatu perusahaan.
Menetapkan kebutuhan dan gaya kerja karyawan dengan benar sehingga bisa memahami solusi teknologi yang tepat dan dapat membuat pekerjaan menjadi efektif dan efisien di berbagai ruang yang berbeda, di mana pun ruang itu berada.
Dengan memahami gaya kerja yang paling umum di kalangan karyawan, perusahaan-perusahaan selanjutnya dapat merancang pengalaman yang lebih baik di seluruh ruang sehingga meningkatkan keterlibatan dan inovasi dengan menghilangkan friksi untuk menciptakan transisi yang mulus dari kantor di rumah (home office) seluruh ruangan di kantor, atau ruang di antara rumah dan kantor.
Pendekatan yang berfokus pada manusia ini adalah sebuah pergeseran radikal dari menentukan kebutuhan berdasarkan ruang. Dengan demikian, cara terbaik untuk menyusun strategi untuk masa depan dunia kerja adalah memahami orang-orang yang melakukannya.
Poly telah mempelajari evolusi gaya kerja selama hampir satu dekade, dan telah mengidentifikasi enam gaya kerja berbeda atau sering disebut sebagai persona – yang saat ini berjalan di 97% perusahaan, dengan masing-masing persona memiliki sifat karakter yang berbeda.
Dengan mengidentifikasi atribut, kesulitan, dan preferensi komunikasi yang terkait dengan setiap persona, perusahaan-perusahaan memiliki perlengkapan yang lebih baik untuk menyesuaikan gaya kerja dan perilaku karyawan dengan perangkat dan teknologi mereka, sehingga produktivitas perusahaan akan meningkat.
Samir Sayed, Managing Director Poly untuk ASEAN dan Korea, mengatakan, “Agar perusahaan bisa sukses di dunia kerja baru ini, pertama-tama mereka harus memahami bagaimana para karyawan melakukan pekerjaan terbaiknya.
Bagaimana mengatur ruang kerja agar para karyawan dapat memaksimalkan jam kerja mereka, dan selanjutnya, tempat terbaik untuk menginvestasikan uang adalah dalam teknologi yang memberikan pengalaman kerja yang mulus, fleksibel, dan merata.â€
Beberapa poin penting:
Di tengah perubahan dramatis menuju gaya kerja remote: Dari sebelum pandemi sampai 2022, telah terjadi peningkatan sebesar 25% dalam jumlah karyawan yang mengadopsi gaya dan preferensi kerja secara remote.
Kemampuan untuk terkoneksi mendorong untuk kembali ke kantor: Meskipun ada banyak hambatan yang menghalangi untuk kembali ke kantor, kemampuan untuk terkoneksi satu sama lain tetap menjadi elemen kunci yang orang untuk kembali ke kantor.
Menghubungkan para karyawan mendorong pergeseran dalam realokasi ruang kantor: Sebelum pandemi, hingga 70% ruang kantor dialokasikan untuk meja individu dan ruang pendukung. Pasca-pandemi, pergeseran menuju peran yang lebih berfokus pada kerja secara remote mendorong pergeseran dari ruang individu menjadi ruangan aktivitas yang menghubungkan para karyawan untuk berkolaborasi.
Low Hee Bun, Senior Solution Architect Poly, berkomentar, “Perusahaan-perusahaan semakin serius menerapkan strategi hybrid jangka panjang mereka, yang juga mencakup rencana untuk merombak ruang kantor agar lebih sesuai dengan tujuan baru, menjadikan kantor sebagai pusat budaya perusahaan.
Perencanaan untuk kembali ke kantor lebih terkait dengan merancang pengalaman untuk dunia kerja hibrida baru yang akan mendorong orang-orang ke kantor untuk membangun koneksi, sekaligus memaksimalkan pengalaman bagi mereka yang berada di kantor dan yang bekerja secara remote.â€