Beranda blog Halaman 1362

Pangdam III Siliwangi Jadi Anggota Kehormatan HCB Jabar

Pangdam-III-Siliwangi-Jadi-Anggota-Kehormatan-HCB-Jabar.jpeg

harapanrakyat.com,- Harley Club Bandoeng (HCB), mengangkat Mayjen Kunto Arief Wibowo Pangdam III Siliwangi, sebagai anggota kehormatan HCB.

Simbolis penyematan anggota kehormatan HBC ini dilaksanakan Senin (14/11/2022) oleh Ketua umum HBC Dadan Drajat, pada acara Patriot Ride Pangdam III Siliwangi, di Pusdiklatpassus Batujajar, KBB.

Ketua Umum HBC Dadan Drajat menyatakan, Mayjen Kunto merupakan sosok bikers, lantaran dalam setiap tugasnya kerap menggunakan sepeda motor.

“Kami melihat Pak Mayjen Kunto sangat menjiwai sebagai seorang bikers, kemudian kami sebagai klub wajib mengajaknya untuk bergabung di klub,” ujar Dadan Ontaz (sapaannya).

Baca juga: Harley Club Bandoeng Kukuhkan Anggota Baru dan Bakti Sosial di Pangandaran

Selain itu, Mayjen Kunto punya berbagai program kerja yang bisa disinergikan dengan HCB, salah satunya terkait program menjaga keutuhan NKRI dan bankri sosial.

“Program ini tidak hanya disinergikan dengan HCB saja, tapi dengan klub lainnya juga,” katanya.

Pangdam III Siliwangi, lanjut Dadan, akan melibatkan HCB dalam setiap kegiatannya kunjungan ke daerah di Jawa Barat.

“Kita akan ikut kegiatan Pangdam dengan menggunakan sepeda motor tentunya,” ucap Pangdam.

Dalam waktu dekat lanjut Dadan, HCB akan keliling Jawa Barat, untuk memberikan pemahaman soal keutuhan NKRI serta memberikan bantuan sosial untuk warga kurang mampu.

“Kita berharap, sinergitas dengan TNI ini terus terjalin dengan program yang berkesinambungan dan langsung menyentuh masyarakat,” pungkasnya. (R8/HR Online/Editor Jujang)

Porprov Jabar, Cabor Sepeda Pangandaran Sumbang Emas dan Perak

Porprov-Jabar-Cabor-Sepeda-Pangandaran-Sumbang-Emas-dan-Perak.jpeg

harapanrakyat.com,- Cabang olahraga (Cabor) sepeda kontingen Kabupaten Pangandaran, meraih medali emas dan perak pada ajang Porprov 2022.

Agus Mulyana Ketua KONI Pangandaran mengatakan, sebanyak 12 atlet sepeda diikutsertakan dalam ajang Porprov tahun ini, di Subang.

“Para atlet bertanding di berbagai nomor, alhamdulillah 2 atlet berhasil raih emas dan perak” ujar Agus Senin (14/11/2022).

Baca juga: Menpora Taekwondo Championship, Atlet Pangandaran Borong Medali

Atlet sepeda yang meraih emas adalah Selvi Octaviasari di kelas MTB XCO Women, kemudian Novia Dwi Safitri meraih perak di kelas yang sama.

Dengan tambahan medali tersebut, Kabupaten Pangandaran kini sudah mengumpulkan 4 emas dan 2 perak dari berbagai cabor yang dipertandingkan di Porprov Jabar.

“Terima kasih kepada ISSI (Ikatan Sepeda Sport Indonesia) yang telah mempersembahkan emas dan perak, lewat prestasi atlet binaannya,” katanya.

Sementara Joane Irwan Suwarsa Ketua Ikatan Sepeda Sport Indonesia atau ISSI Kabupaten Pangandaran mengaku bersyukur, atlet binaannya meraih medali Emas dan perak di kelas MTB XCO Women.

“Kami berharap semua atlet cabor sepeda Pangandaran yang ikut Porprov bisa kembali mempersembahkan medali,” kata anggota DPRD Kabupaten Pangandaran ini. (Ceng2/R8/HR Online/Editor Jujang)

3 Pemotor Terseret Jalan Jembatan Ambruk di Tasikmalaya

IMG_20221115_062035_K7b43Pu42F_6sLs2E819M.jpeg

harapanrakyat.com,- Tiga pemotor terseret material jalan jembatan ambruk di Desa Cibalong, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat. Peristiwa tersebut terjadi pada Senin (14/11/2022). Ketika itu, tiga pemotor hendak melintas, namun tiba-tiba jalan ambruk.

Setelah kejadian, tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, Polri dan warga langsung melakukan pencarian. Dua pemotor yang sempat terseret material jalan jembatan ambruk berhasil selamat. Namun 1 pemotor sampai saat ini masih belum ketemu atas atas nama Eli (38) warga Desa Mandalamekar, Kecamatan Jatiwaras, Kabupaten Tasikmalaya.

Koordinator Pos SAR Tasikmalaya Bagus Prayogo mengatakan saat itu 3 pemotor hendak melintas kemudian tejadi pergerakan tanah. Mengakibatkan jalan jembatan penghubung desa ambruk karena memang saat kejadian sedang hujan deras.

Baca Juga: Tebing Longsor Timpa Rumah, 2 Warga Karangjaya Tasikmalaya Terluka Parah

“Korban ada tiga orang, dua orang berhasil ketemu dalam kondisi selamat, sedangkan satu orang lagi masih dalam proses pencarian. Dugaan sementara yang masih belum ditemukan diduga ada indikasi masih tertimbun material sekitar lokasi,” ungkapnya di lokasi, Senin (14/11/2022) malam.

Proses pencarian pertama, polisi bersama warga melakukan pencarian menyisir aliran sejauh 100 meter. Kendalanya, lokasi tanah yang masih labil dan juga kondisi air yang cukup deras. Hal tersebut membuat proses pencarian sempat terkendala. Petugas akan kembali melakukan pencarian pagi ini.

“Proses pencarian untuk sementara kami hentikan dulu. Karena memang kami dari keamanan kurang efektif dan akan kami lanjutkan pada pagi hari,” pungkasnya. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Wagub Jawa Barat Lantik Pj Wali Kota Tasikmalaya, Cheka Virgowansyah

Wagub-Jabar.jpg

harapanrakyat.com,- Wagub Jawa Barat, Uu Ruzhanul Ulum, melantik Cheka Virgowansyah menjadi Pj Wali Kota Tasikmalaya, Senin (14/11/2022), bertempat di Gedung Sate Bandung.

Dalam kesempatan itu, Uu Ruzhanul Ulum mengatakan, Cheka Virgowansyah ditugaskan di Pemerintah Kota Tasikmalaya karena dinilai punya kemampuan untuk membangun Kota Tasikmalaya.

“Kewenangan Pj Wali Kota dengan walikota sama, tidak ada bedanya. Baik dalam segi pembangunan maupun kemasyarakatan,” kata Uu Ruzhanul Ulum, usai acara pelantikan.

Ia juga mengatakan, pada prinsipnya Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima sepenuhnya apa yang menjadi keputusan pemerintah pusat.

Begitu pula warga Kota Tasikmalaya diharapkan tidak membedakan antara Pj Wali Kota dengan walikota definitif.

Baca Juga: Gedung Sate Berusia 100 Tahun, Salah Satu Simbol Perjuangan

Wagub Jawa Barat juga yakin Cheka Virgowansyah yang sebelumnya menjabat sebagai Direktur Fasilitasi Kepegawaian, Kelembagaan Perangkat Daerah pada Dirjen Otda Kemendagri RI, bisa menjadi negarawan.

“Pj Wali Kota yang baru dilantik ini dari pemerintah pusat, yang juga lulusan STPDN. Sehingga kami yakin dalam membuat sebuah keputusan dan kebijakannya demi kemajuan Kota Tasikmalaya,” kata Uu.

Pihaknya berharap, Pj Wali Kota Tasikmalaya menjalin komunikasi yang baik dengan pemprov maupun pusat. Termasuk dengan semua elemen masyarakat di Kota Tasikmalaya, dari eksekutif, legislatif, dan para ulama atau kiai. Karena di Tasikmalaya banyak terdapat pesantren.

“Pesan dari Pak Gubernur bahwa Penjabat Wali Kota Tasikmalaya sekarang harus memiliki  program-program linier sebagaimana visi misi Pemprov Jawa Barat. Yaitu digitalisasi dan inovasi Jabar Juara lahir batin,”  ujar Wagub Jawa Barat.

Cheka Virgowansyah akan mengisi kekosongan jabatan tersebut karena Wali Kota Tasikmalaya Muhammad Yusuf habis masa jabatannya pada tanggal 14 November 2022.

Sebelumnya Muhammad Yusuf menjabat Wali Kota Tasikmalaya periode 2017-2022. (R3/HR-Online/Editor-Eva)

Bakal Calon Legislatif di Pangandaran Mulai Muncul

Bakal-Calon-Legislatif.jpg

harapanrakyat.com,- Menjelang Pemilu 2024 mendatang, sejumlah bakal calon legislatif di Pangandaran mulai memanaskan mesin politiknya. Bahkan, mereka sudah mulai memasang baliho pinggir jalan hingga ke perkampungan.

Seperti halnya di Dapil 3 yang meliputi wilayah Kecamatan Pangandaran dan Kalipucang, sejumlah kader PDI-P perempuan menyatakan kesiapannya untuk meramaikan kontestasi politik di tahun 2024 mendatang. 

Eti Ratnawati, salah satu bakal calon mengatakan, ia menyatakan kesiapannya untuk mewarnai Pemilu 2024 mendatang. Bahkan, secara administrasi sudah ia siapkan untuk persyaratan ke KPU mendatang. 

Baca juga: Warga Pangandaran, Catat Tanggal dan Cara Pendaftaran PPK dan PPS untuk Pemilu 2024

“Saya dulu Kades Pasawahan Kecamatan Banjarsari, Ciamis. Namun setelah selesai menjabat, saya dan suami pindah ke Putrapinggan, Kalipucang dan sudah resmi jadi warga Pangandaran. Makanya saya siap maju dalam Pileg mendatang,” ujarnya, Senin (14/11/22). 

Titi Paryanti, warga Banjarharja Kecamatan Kalipucang yang juga kader PDI-P menyatakan kesiapannya maju dalam Pileg nanti. 

Bahkan, ia juga mengaku sudah menyiapkan persyaratan apa saja yang diinginkan partai maupun penyelenggara pemilu agar bisa menjadi calon legislatif. 

“Komunikasi dengan partai dan masyarakat tentu saja saya lakukan secara intensif. Apalagi kita harus terus berjuang bersama-sama untuk meraih suara dari Dapil 3,” imbuhnya.

Sementara itu, mantan Ketua DPRD Pangandaran yang juga pengurus PDI-P Pangandaran Iwan M Ridwan mengatakan, pihaknya bakal bersaing secara sehat dalam Pemilu 2024 mendatang.

Demi mewujudkan Pangandaran lebih baik, kata Iwan, maka dari itu dari partai sepakat untuk bersama-sama menyukseskan Pemilu nanti. 

“Kita akan bersama-sama meraih yang terbaik demi mewujudkan harapan masyarakat Pangandaran,” katanya. (Entang/R6/HR-Online)

Terkait TPP Guru Sertifikasi, Banggar DPRD Kota Banjar Pesimis

TPP-Guru-Sertifikat.jpg

harapanrakyat.com,- Anggota Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Banjar, Jawa Barat, pesimis pemerintah kota akan kembali mengalokasikan anggaran tambahan penghasilan pegawai (TPP) guru sertifikasi pada tahun 2023 mendatang.

Anggota Banggar DPRD Kota Banjar, Mujamil, mengaku pesimis terkait pemberian TPP guru sertifikasi. Hal itu karena dari awal permasalahan tersebut, pihak pemerintah selalu memberikan alasan yang menurutnya tidak jelas. 

Mulai dari alasan double akunting dan alasan tentang keterbatasan kemampuan keuangan daerah. Namun kedua alasan tersebut pada kenyataan tidak ada masalah.

Untuk alasan keterbatasan anggaran tersebut, nyatanya pemerintah kota masih mengalokasikan anggaran untuk penyertaan modal pada tahun 2022.

“Saya pesimis pemerintah mau memberikan TPP Guser. Kedua alasan itu juga yang dulu dipakai untuk penghapusan TPP Guser,” kata Mujamil kepada harapanrakyat.com, Senin (14/11/2022).

Baca Juga: Kepastian TPP Guru Sertifikasi di Kota Banjar Tunggu Kebijakan Wali Kota

Lanjutnya menyebutkan, alasan berikutnya dalam perjalananannya pemerintah juga akan mengalokasikan kembali anggaran TPP guru sertifikasi dengan kriteria prestasi kerja.

Bahkan, sampai dengan rapat terakhir finalisasi Banggar dengan TAPD tentang KUA-PPAS masih menganggarkan TPP untuk guru sertifikasi.

Tetapi, lanjut Mujamil, pada saat rapat Badan Musyawarah (Bamus), TAPD menyampaikan untuk APBD tahun 2023 tidak menganggarkan TPP guru sertifikasi.

Banggar DPRD KOta Banjar Menyayangkan Perubahan Terkait TPP Guru Sertifikasi

Banggar menyayangkan kenapa ketua TAPD (Sekda) pada saat rapat Bamus tidak menyampaikan ada perubahan terkait tidak adanya alokasi anggaran untuk TPP guru sertifikasi tersebut.

“Kalau ada perubahan mestinya rapat lagi dengan Banggar untuk mengubah kesepakatan tersebut,” katanya.

“Jadi, kedepannya meski ketua TAPD menjanjikan mau menganggarkan di APBD 2023 saya nggak yakin. Karena waktu itu juga sama menjanjikan di APBD 2022,” ujarnya menambahkan.

Lebih lanjut terkait kemungkinan TPP guru sertifikasi tersebut dapat kembali dianggarkan di APBD tahun 2023 menurutnya saat ini RAPBD masih dalam pembahasan dan masih ada peluang.

“APBD masih dibahas. Program TPP masih ada meski itu untuk guru non sertifikasi. Tinggal menambahkan angka saja kalau memang mau menganggarkan lagi,” katanya.

Terpisah, Koordinator Forum Guru Sertifikasi Kota Banjar, Eko Herdiansyah, mengatakan, sampai saat ini forum guru masih berjuang untuk memperjuangkan nasib TPP guru tersebut.

Selain itu, Forum guru juga tengah melayangkan surat permohonan ke DPRD untuk membahas permasalahan tersebut. Pihaknya sejauh ini masih menunggu balasan dari pihak DPRD.

“Kami masih berjuang. Upaya yang lain nanti kita lihat perkembangannya. Surat ke DPRD juga sudah kami sampaikan cuma belum ada tembusan,” singkatnya. (Muhlisin/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Capaian PAD di Kota Banjar Masih Rendah, Sejumlah OPD Ungkap Alasannya

Capaian-PAD.jpg

harapanrakyat.com,- Sejumlah OPD yang merupakan penghasil PAD di Kota Banjar, Jawa Barat, mengungkapkan sejumlah kendala yang membuat capaian PAD hingga pertengahan bulan November ini masih jeblok.

Sejumlah OPD penghasil yang realisasi target PAD-nya masih rendah tersebut di antaranya DKUKMP, DKP3 dan Dishub.

Kepala DKUKMP Banjar Edi Herdianto menyatakan, pendapatan sektor perdagangan selama ini masih mengandalkan dari retribusi pasar.

Adapun yang menjadi kendala karena situasi pasar menurutnya sekarang ini masih dalam situasi sulit. Sehingga berdampak pada tercapainya realisasi pendapatan dari sektor retribusi pasar. 

Selain itu, target pendapatan pada tahun ini juga lebih besar dibandingkan tahun lalu. Target tahun ini sebesar Rp 2,2 miliar, sementara pada tahun 2022 hanya 1,9 miliar.

Baca juga: Awal Pekan, Sejumlah Kebutuhan Pokok di Pasar Banjar Merangkak Naik

“Kendala sekarang kondisi pasar sedang sulit. Target tahun ini juga meningkat. Tapi tetap kami upayakan untuk target PAD tahun ini minimal sama dengan capaian realisasi tahun lalu,” kata Edi, Senin (14/8/22).

Solusi OPD Kejar Capaian PAD

Dalam rangka meningkatkan pendapatan sektor retribusi pasar, kata Edi, rencananya nanti akan ada penambahan potensi baru dengan perubahan status dari pasar kelas satu menjadi kelas dua. 

Namun, untuk penambahan potensi baru tersebut saat ini masih dalam tahap persiapan dan akan sosialisasi terhadap para pedagang.

“Kita sedang membentuk tim untuk penambahan potensi retribusi dari sektor pasar. Setelah itu kami akan sosialisasikan, baru kita berlakukan tarif retribusi untuk kios yang statusnya menjadi kelas satu,”  imbuhnya.

Kabid Perdagangan DKUKMP Banjar Mamat Rahmat menambahkan, sampai saat ini jumlah kios yang terbebani pembayaran retribusi pasar sebanyak 1681 kios yang tersebar di seluruh pasar di Kota Banjar. 

Jumlah kios yang terbebani retribusi tersebut terbagi dua kategori retribusi pasar, yaitu kelas satu dan kelas dua. 

Adapun kios yang nantinya akan menjadi potensi penambahan retribusi pendapatan dan beralih status dari pasar kelas satu menjadi kelas dua, lanjut Mamat, yaitu sebanyak 184 kios. 

“Rencananya nanti ada 184 kios yang berpotensi untuk peningkatan status retribusi dari kelas satu menjadi kelas dua,” katanya. 

Plt. Kepala DKP3 Banjar Wawan Gunawan mengatakan, sejumlah kendala yang membuat belum terpenuhinya target PAD tersebut di antaranya karena belum mulainya musim tanam petani.

Hal itu mengingat salah satu pendapatan pihaknya bersumber dari sektor balai benih bibit. Sehingga, berimbas pada serapan pendapatan dari sektor balai benih bibit menjadi kurang maksimal. 

Selain itu, lanjutnya, dari sektor yang lain yaitu retribusi rumah pemotongan hewan (RPH) juga sempat terdampak adanya wabah PMK yang menyerang ternak sapi. Adapun serta pendapatan dari sektor balai benih ikan (BBI) sudah maksimal. 

“Untuk tiga sektor pendapatan itu yang masih kurang optimal memang dari balai benih padi. Sekarang masih belum memasuki musim tanam,” kata Wawan. 

Pihaknya pun akan memaksimalkan waktu satu bulan ke depan untuk mengejar sisa target pendapatan yang saat ini masih dalam proses berjalan, terutama dari sektor balai benih padi. 

“Bulan depan untuk petani sudah memasuki musim tanam. Kami akan upayakan semaksimal mungkin mengejar target yang tersisa dari sektor balai benih padi,” katanya. (Muhlisin/R6/HR-Online)

Cara Unik Bawaslu Pangandaran Sosialisasi Pemilu pada Pemilih Pemula

Ketua-Bawaslu-Pangandaran.jpg

harapanrakyat.com,- Bawaslu Pangandaran punya cara unik untuk sosialisasi Pemilu dan Demokrasi kepada para pemilih pemula. Mereka diajak bermain ular tangga demokrasi.

Komisioner Bawaslu Kabupaten Pangandaran Gaga Abdillah Sihab mengatakan, sosialisasi pengawasan partisipatif bersama pemilih pemula diikuti oleh siswa SMA yang diperkirakan pada Pemilu 2024 nanti berusia 17 tahun.

“Kita kenalkan terkait pengawasan kepemiluan dan demokrasi kepada para pemilih pemula tersebut,” kata Gaga Abdillah Sihab, Senin (14/11/2022).

Lebih lanjut Gaga mengatakan, sasaran dari sosialisasi adalah pemilih Pemula yang menurutnya jarang disentuh, padahal mereka juga mempunyai hak pilih yang sama.

“Sebanyak 55 SMA yang ada di Kabupaten Pangandaran ikut dalam sosialisasi ini. Tujuannya pemilih pemula ini menerima informasi yang utuh terkait pengawasan kepemiluan dan demokrasi. Kita kolaborasikan kegiatannya dengan permainan ular tangga demokrasi agar tidak jenuh dan monoton,” jelas Gaga.

Baca Juga: Bawaslu Pangandaran Pastikan Verifikasi Faktual Calon Peserta Pemilu Sesuai Aturan

Gaga juga menambahkan, permainan ular tangga dipilih Bawaslu Pangandaran sebagai cara unik sosialisasi Pemilu kepada para pemilih pemula. Tujuannga agar peserta sosialisasi bisa menikmati dan juga cepat mengerti.

“Tentu konsepnya dengan membuat kelompok dari orang yang berbeda-beda itu untuk saling kerja sama dengan target selesai permainan ular tangganya. Alat ukurnya berapa persen mereka mengetahui terkait pengawasan kepemiluan,” jelasnya.

Salah satu materi dalam sosialisasi tersebut adalah tempat pendidikan tidak boleh dijadikan tempat kampanye. Para pelajar yang ikut sosialisasi tersebut harus tahu sekolah merupakan tempat yang harus bersih dari kampanye.

“Selanjutnya seperti mengetahui terkait kepemiluan, mengecek DPT dan juga harus bisa menerangkan minimal pada keluarganya sendiri melalui gadget, terkait apakah sudah terdaftar apa belum di DPT-nya,” ungkap Gaga.

Menurut Gaga, peserta sosialisasi yang merupakan perwakilan dari sekolahnya tersebut diharapkan bisa meneruskan informasi terkait kepemiluan dan demokrasi kepada teman-temannya.

“Kita juga ada rencana roadshow ke sekolah-sekolah. Sasarannya pemilih pemula bisa memahami secara utuh terkait informasi pengawasan kepemiluan dan demokrasi,” pungkasnya. (Madlani/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

IOH Tingkatkan Pengalaman Pengguna 5G dengan Teknologi Hijau

GreenTech_1-1.jpg

review1st.com – Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) mengimplementasikan teknologi ramah lingkungan atau teknologi hijau (green technology) dalam jaringan 5G-nya sebagai persiapan menyambut puncak Presidensi G20 Indonesia pada 15-16 November di Nusa Dua, Bali.

Selain itu, IOH juga menyiapkan tim operasional yang akan memperkuat ketahanan jaringan dan melakukan pengawasan intensif melalui IOH Network Operation Center (INOC), meningkatkan layanan  roaming internasional 5G, mendistribusikan kartu turis khusus Travel On, dan menerapkan teknologi ramah lingkungan.

IOH juga semakin meningkatkan cakupan 5G dan pengalaman pengguna di bandara internasional I Gusti Ngurah Rai dan tempat-tempat utama G20 seperti di Apurva Kempinski Bali, Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, dan Bali Nusa Dua Convention Center (BNDCC).

President Director and CEO Indosat Ooredoo HutchisonVikram Sinha, mengatakan, “IOH mengimplementasikan teknologi hijau dengan dukungan Huawei Indonesia. Kami telah menguji teknologi mereka untuk pertama kalinya di jaringan IOH dan berhasil mengurangi konsumsi listrik hingga 25% yang akan berdampak baik pada pelestarian lingkungan.

“Hal ini merupakan salah satu upaya kami untuk memberikan pengalaman digital kelas dunia untuk mendukung puncak presidensi G20 di Bali yang memiliki dampak berkelanjutan bagi seluruh dunia.”

Sekretaris Direktorat Jenderal PPI Kementerian Kominfo RI yang sekaligus menjabat Ketua Kelompok Kerja Dukungan Infrastruktur Digital G20, Wayan Toni Supriyanto, mengatakan, “Kementerian Kominfo RI mendukung penuh penyelenggaraan rangkaian Presidensi G20 di mana salah satunya adalah dukungan penyediaan infrastruktur digital dengan kualitas terbaik.

“Kemenkominfo juga berperan aktif sebagai pengampu Digital Economy Working Group (DEWG) dengan tiga isu prioritas yaitu pemulihan pascapandemi Covid-19 dan konektivitas; literasi digital dan kecakapan digital; serta arus data lintas negara (cross-border data flow).

“Kami mengapresiasi upaya bersama dari para pelaku di industri telekomunikasi, termasuk IOH dan Huawei yang tidak sekadar menyediakan konektivitas bagi para delegasi, namun juga menyediakan pengalaman yang mengesankan dengan menggunakan teknologi hijau yang sangat dibutuhkan bagi bumi.”

Peningkatan lebih lanjut konektivitas 5G dilakukan dengan menggunakan modul All-in-One 3,5 GHz canggih dari Huawei, yang memungkinkan penyederhanaan lokasi dengan satu antena aktif dan pasif dan dikombinasikan dengan modul radio dual band 5516, yang lebih ramah lingkungan daripada modul radio single band tradisional.

Modul All-in-One 3,5 GHz  yang canggih ini dapat memberikan  kapasitas lebih dari 2 Gbps dengan MIMO 64T64R yang sangat besar.

Secara keseluruhan solusi ini tidak hanya akan membantu untuk mengurangi area yang diperlukan untuk memasang perangkat di sites, sehingga menyederhanakan implementasi di menara telekomunikasi, mengurangi biaya sewa dan mempersingkat waktu untuk siap dipasarkan sebesar 60%, tetapi juga meningkatkan cakupan sebesar 30%.

Steven Wang, President Director of Huawei Indonesia Carrier Business, mengatakan, “Kami senang dapat mendukung Presidensi G20 di Bali bersama IOH.

“Modul canggih kami telah terbukti mengoptimalkan efisiensi penggunaan daya dan memberikan kualitas jaringan yang lebih baik kepada konsumen.

“Sebagai pemimpin teknologi global, Huawei berkomitmen untuk menyediakan teknologi untuk membangun ekosistem digital yang ramah lingkungan, hemat energi, dan mendukung pengembangan berkelanjutan seluruh ekosistem industri.”

Untuk memberikan pengalaman yang luar biasa kepada delegasi G20, IOH menyiapkan kartu turis khusus Travel On yang akan memungkinkan telepon domestik dan internasional ke 39 negara hanya Rp1/detik, dilengkapi dengan pusat layanan pelanggan dan outlet distribusi.

IOH juga meningkatkan layanan roaming internasional 5G untuk mencakup 13 negara anggota G20. Selanjutnya, inisiatif lain yang dilakukan IOH untuk mendukung pelestarian lingkungan dan sejalan dengan salah satu agenda G20 adalah program konservasi laut.

“Selama periode persiapan G20, kami juga secara aktif mendukung peluncuran layanan komersial 5G kami  di Bali, meresmikan program CSR konservasi laut di Jembrana, program Sampah Jadi Pulsa yang mendukung rantai daur ulang botol plastik bekas, dan memberdayakan UMKM lokal  dan nelayan di Kuta, Mandalika.

“Kami berharap semua inisiatif yang mendukung pelestarian lingkungan ini akan memberikan dampak berkelanjutan  bagi masyarakat Indonesia,” tutup Vikram.

Pelajar di Kota Banjar Diduga Jadi Korban Rudapaksa Kakak Ipar

Pelajar-di-Kota-Banjar-Diduga-Jadi-Korban-Rudapaksa-Kakak-Iparnya.jpg

harapanrakyat.com,- Seorang perempuan berinisial YI (17), warga Kecamatan Pataruman, Kota Banjar, Jawa Barat, diduga menjadi korban rudapaksa (pemerkosaan) kakak iparnya sendiri berinisial AS.

Korban merupakan seorang pelajar yang masih duduk di bangku kelas 1 di salah satu Sekolah Menengah Atas (SMA).

Peristiwa itu terungkap setelah korban memberanikan diri untuk berbicara kepada bibinya berinisial RS.

Baca Juga: DPO 2 Tahun, Pelaku Pencabulan Anak di Kota Banjar Akhirnya Ditangkap Polisi

Dikonfirmasi harapanrakyat.com, RS mengatakan, awalnya ia mendapat telepon dari TS yang merupakan kakak korban, bahwa YI tidak mau pergi ke sekolah.

“Awalnya bisa tahu saya ditelepon sama kakak korban, dia menceritakan bahwa YI nggak mau sekolah, nggak mau makan, di dalam kamar terus, mata sama mulutnya ditutup,” kata RS kepada wartawan, Senin (14/11/2022).

Ia menjelaskan, setelah mendengar cerita itu dirinya langsung datang ke rumah tempat korban tinggal untuk melihat kondisinya.

“Saya datang ke rumah TS, kemudian saya tanya anaknya kenapa nggak mau makan, nggak mau sekolah tapi tidak dijawab,” jelasnya.

Saat itu, ia berinisiatif untuk menyuruh TS kakak perempuan korban untuk keluar rumah terlebih dahulu agar YI mau menceritakan apa yang terjadi.

“Lama-lama saya bilang ke TS supaya keluar dulu dari rumah biar saya yang nanya ke YI. Kemudian setelah itu baru dia mau bicara katanya diperkosa sama AS,” terangnya.

Pengakuan Korban Rudapaksa Kakak Ipar

Ketika ditanya lebih lanjut, korban mengaku diperkosa oleh AS sebanyak satu kali. Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 02.00 WIB, saat semua penghuni rumah tertidur pulas.

“Cuman satu kali doang jawabnya, tapi nggak dijawab lagi kapannya itu. Dia bilang kejadiannya malam, tapi malam yang mana saya nggak tahu. Istrinya juga ada waktu itu cuma udah tidur,” ungkapnya.

Lanjut RS, korban rudapaksa tersebut tidak berani teriak minta tolong lantaran takut diancam oleh kakak ipar. Belum lagi korban merupakan anak yang pendiam.

“Kedua orang tua korban udah meninggal dunia jadi dia dirawat sama kakaknya. Pas kejadian tidak teriak mungkin dia takut karena diancam, posisinya itu semua udah pada tidur,” paparnya.

Sementara itu, Kapolres Banjar AKBP Bayu Catur Prabowo, melalui Kasi Humas Aipda Nandi Darmawan mengatakan, pihaknya telah menerima laporan terkait kasus tersebut.

“Benar, kami sudah menerima laporan terkait kasus tersebut pada hari Minggu, 14 November 2022 kemarin,” ucap Nandi Darmawan.

Lanjut Nandi, pihak kepolisian saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi, dan diduga pelaku pemerkosaan.

“Masih dalam pemeriksaan, hasilnya nanti kita akan informasikan lebih lanjut,” pungkasnya. (Sandi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Recent Posts