Beranda blog Halaman 135

Polres Subang Bongkar Peredaran Sabu, Tersangka Gunakan Modus Unik

Pengedar sabu Subang
Foto: jabar.tribunnews.com

Subang – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang kembali berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu. Seorang pria berinisial MH (20) diamankan di Kampung Cibarola, Kelurahan Soklat, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, pada Rabu (26/3/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolres Subang AKBP Ariek Indra Sentanu melalui Kasatresnarkoba AKP Udiyanto mengungkapkan bahwa tersangka tidak memiliki pekerjaan tetap dan diduga kuat terlibat dalam peredaran narkoba di wilayah tersebut. “MH diamankan dengan sejumlah barang bukti yang menguatkan keterlibatannya dalam kasus ini,” ujar AKP Udiyanto pada Sabtu (29/3/2025) malam.

Puluhan Paket Sabu Disita

Dalam penggerebekan ini, polisi menemukan 25 paket sabu siap edar dengan total berat 7,04 gram. Barang haram tersebut disembunyikan dalam berbagai bungkus, termasuk plastik kopi dan bekas makanan ringan. Selain itu, petugas juga mengamankan sebuah handphone VIVO V17, timbangan digital, serta sepeda motor Honda Beat yang diduga digunakan dalam transaksi narkoba.

Hasil pemeriksaan mengungkap bahwa MH mendapatkan barang tersebut dari seseorang berinisial TP, yang diyakini berada di wilayah Subang Utara. “Tersangka menyembunyikan sabu di bawah pohon, menutupnya dengan batu kerikil, lalu mengirimkan petunjuk lokasi kepada TP melalui aplikasi berbagi lokasi,” jelas AKP Udiyanto.

Ancaman Hukuman Berat

Saat ini, MH mendekam di sel tahanan Mapolres Subang. Ia dijerat Pasal 114 Ayat (2) Jo. Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukuman bagi tersangka cukup berat, yakni penjara seumur hidup atau 6 hingga 20 tahun, serta denda minimal Rp 1 miliar hingga maksimal Rp 13 miliar.

Polisi terus mengembangkan kasus ini untuk membongkar jaringan peredaran narkoba yang lebih luas. Masyarakat diimbau untuk lebih waspada dan segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkotika. “Kami siap menindak tegas setiap pelaku peredaran narkoba demi melindungi generasi bangsa,” tegas AKP Udiyanto.

Idul Fitri di Subang: Momen Kebersamaan dan Kebangkitan Spiritualitas

Idul Fitri Subang
Foto: www.tintahijau.com

SUBANG – Hari Raya Idul Fitri selalu menjadi momen yang penuh makna bagi umat Muslim. Tahun ini, perayaan di Kabupaten Subang semakin istimewa dengan ajakan Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, S.IP., untuk menjadikan Idul Fitri sebagai ajang saling memaafkan dan mempererat silaturahmi.

Kebersamaan dalam Ibadah dan Kepedulian Sosial

Bupati Subang bersama Wakil Bupati H. Agus Masykur Rosyadi, S.Si., M.M., serta jajaran pemerintah daerah melaksanakan shalat Idul Fitri di Alun-alun Kabupaten Subang. Dalam suasana khusyuk, ribuan jamaah mengikuti shalat yang dipimpin oleh Ust. Dedi Kuswandi, S.Q., M.Ag., dengan khutbah yang disampaikan oleh Ust. Dr. H. Lalu Agus Pujiarta, Lc., M.Ag.

Pada kesempatan tersebut, diumumkan juga capaian zakat, infaq, dan shodaqoh yang dikumpulkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Subang. Dari Januari hingga akhir Maret 2025, total perolehan mencapai Rp65,6 miliar. Dana ini didistribusikan langsung ke masyarakat melalui masing-masing RT/RW, desa, serta unit-unit pengelola zakat di berbagai tingkatan.

Membangun Subang dengan Iman dan Taqwa

Dalam sambutannya, Bupati Reynaldy mengajak masyarakat untuk menjadikan Idul Fitri sebagai refleksi diri setelah menjalani ibadah Ramadan. Menurutnya, momentum ini bukan sekadar perayaan, tetapi juga kesempatan untuk memperkuat ukhuwah Islamiyah, ukhuwah wathaniyah, dan ukhuwah insaniyah.

Tahun ini, perayaan Idul Fitri mengusung tema Ngawangun Bareng Rakyat dengan Iman dan Taqwa Menuju Kabupaten Subang yang Religius. Tema ini menegaskan pentingnya keseimbangan antara pembangunan fisik dan spiritual dalam membangun daerah yang maju dan berakhlak mulia.

“Dengan iman yang kuat dan ketakwaan yang kokoh, kita akan menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab dan kejujuran,” ujar Kang Rey dalam sambutannya.

Merajut Kebersamaan Pasca Demokrasi

Bupati juga menyinggung dinamika politik yang terjadi sebelumnya, mengingat masyarakat baru saja melewati pemilihan legislatif dan kepala daerah. Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk kembali bersatu dan meninggalkan perbedaan demi kebersamaan dan kemajuan Subang.

“Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk menguatkan kembali ikatan persaudaraan. Mari kita jaga harmoni dan persatuan dalam membangun daerah ini,” tambahnya.

Mengembalikan Subang ke Fitrah

Di akhir sambutannya, Kang Rey mengingatkan pentingnya bersyukur atas segala nikmat yang telah diberikan. Ia berharap perayaan Idul Fitri ini tidak hanya menjadi momen suka cita, tetapi juga titik awal bagi masyarakat Subang untuk semakin meningkatkan kualitas ibadah dan kepedulian sosial.

“Selamat Idul Fitri 1446 H, mohon maaf lahir dan batin. Semoga kita kembali suci dan senantiasa berada dalam lindungan Allah SWT,” tutupnya.

Turut hadir dalam perayaan ini Sekretaris Daerah Subang H. Asep Nuroni, jajaran pemerintah daerah, pimpinan BUMN/D, tokoh agama, serta ribuan masyarakat yang merayakan Idul Fitri dengan penuh suka cita.

Subang Bersih Usai Takbir Keliling, Ratusan Petugas Kebersihan Bergerak Cepat

petugas kebersihan Subang
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Semarak Pawai Bedug dan Takbir Keliling menyambut Idul Fitri di Kabupaten Subang berlangsung meriah. Namun, di balik kemeriahan itu, ada pasukan kebersihan yang sigap memastikan kota tetap bersih. Begitu acara usai, puluhan petugas langsung bergerak menyapu dan mengangkut sampah yang berserakan di sepanjang jalan.

Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Subang, Drs. Iwan Rudianto, M.Si., menyampaikan apresiasinya kepada petugas kebersihan yang tetap bertugas di tengah libur Lebaran. “Kami berterima kasih kepada para pejuang kebersihan yang terus bersemangat menjaga kebersihan kota. Semoga ini menjadi amal kebaikan bagi kita semua,” ujarnya didampingi Kabid PSLB3 DLH Subang, Irwan Wibawa.

DLH Kabupaten Subang telah mengerahkan 269 petugas kebersihan yang disiagakan di berbagai titik strategis. Mereka bertugas di pusat perbelanjaan, pasar, tempat ibadah, hingga area publik lainnya demi memastikan lingkungan tetap bersih selama perayaan Idul Fitri.

“Kami sudah menempatkan personel di lokasi-lokasi krusial, termasuk tempat salat Id, pusat keramaian, dan TPS-TPS di perkotaan,” tambah Iwan. Petugas kebersihan mulai beroperasi sejak H-5 Lebaran hingga malam takbiran dan hari raya.

Diperkirakan, volume sampah meningkat 25-30% selama Idul Fitri. Untuk itu, DLH menyiagakan 118 petugas kebersihan di lokasi salat Id tingkat Kabupaten, terutama di sekitar Masjid Agung dan Alun-Alun Subang.

Selain membersihkan kota, DLH juga mengajak masyarakat untuk ikut menjaga kebersihan. Kabupaten Subang kerap menjadi destinasi wisata pasca-Lebaran, baik di wilayah pantai utara maupun selatan seperti Ciater. Kenyamanan wisatawan juga bergantung pada kesadaran bersama dalam menjaga kebersihan.

“Kami mengimbau warga dan pemudik untuk membuang sampah pada tempatnya serta memilah sampah organik dan anorganik. Kebersihan kota adalah tanggung jawab kita bersama,” tutup Irwan.

Tragedi Perang Sarung di Subang: Satu Remaja Tewas Akibat Bacokan Celurit

perang sarung
Foto: subang.inews.id

Subang – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Subang mengungkap kasus penganiayaan yang berujung maut di Desa Bojong Tengah, Kecamatan Pusakajaya, Kabupaten Subang. Peristiwa ini terungkap dalam konferensi pers yang digelar di Aula Patriatama Polres Subang pada Minggu (30/3/2025). Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, memimpin langsung sesi tersebut.

Kapolres menjelaskan bahwa insiden bermula dari perang sarung yang disepakati melalui media sosial antara dua kelompok remaja, yakni Blok M dan Karangsari Official. Bentrokan terjadi pada Jumat (28/3/2025) sekitar pukul 02.00 WIB dan berujung pada aksi kekerasan yang mengerikan.

“Awalnya ini hanya perang sarung biasa, namun berubah menjadi tragedi saat salah satu pelaku, berinisial A.Z., menggunakan celurit untuk menyerang korban I.S.,” ungkap AKBP Ariek.

Korban mengalami luka bacok serius di bagian punggung. Meski sempat mendapat pertolongan, nyawanya tidak dapat diselamatkan. Polisi segera melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan sejumlah barang bukti, termasuk celurit sepanjang 150 cm, tiga unit handphone, satu unit sepeda motor, serta pakaian korban.

Kasus ini menambah daftar panjang bentrokan remaja yang berawal dari hal sepele namun berakhir tragis. Pihak kepolisian mengimbau para orang tua untuk lebih mengawasi aktivitas anak-anak mereka, terutama dalam penggunaan media sosial yang sering menjadi pemicu aksi-aksi berbahaya.

Polisi Ungkap Kasus Pengeroyokan di Subang, Satu Pelaku Diamankan

kasus pengeroyokan Subang
Foto: www.lampusatu.com

Subang – Satuan Reserse Kriminal (Reskrim) Polres Subang berhasil mengungkap kasus pengeroyokan yang terjadi di area parkiran Pujasera, Kelurahan Karanganyar, Kecamatan Subang, Jawa Barat.

Peristiwa ini terungkap dalam konferensi pers di Aula Patriatama Polres Subang pada Minggu (30/3/2025), yang dipimpin langsung oleh Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu.

Menurut Kapolres, insiden tersebut terjadi pada Sabtu, 29 Maret 2025, sekitar pukul 16.30 WIB. Berdasarkan hasil penyelidikan, pengeroyokan bermula ketika korban, Dian Krisdianti (30), menegur seorang pelaku yang tengah mengonsumsi minuman keras di lokasi kejadian.

Tidak terima ditegur, pelaku kemudian pergi dan kembali bersama beberapa rekannya untuk melakukan aksi kekerasan terhadap korban.

“Korban mengalami luka di bagian punggung akibat serangan senjata tajam yang digunakan oleh salah satu pelaku,” ungkap Kapolres.

Dalam kasus ini, polisi telah mengamankan seorang tersangka berinisial F.A. (20), warga Kelurahan Cigadung, Kecamatan Subang. Barang bukti yang disita meliputi pakaian korban dan hasil visum medis.

“Tersangka dijerat dengan Pasal 170 ayat 2 ke-1 KUHP tentang pengeroyokan yang mengakibatkan luka, dengan ancaman hukuman maksimal 7 tahun penjara,” jelas Kapolres.

Ia juga menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen untuk menindak tegas segala bentuk tindak kekerasan yang meresahkan masyarakat.

“Kami akan terus melakukan pengawasan dan penegakan hukum guna menciptakan situasi yang aman dan kondusif bagi masyarakat Subang,” pungkasnya.

Subang Gelar Salat Idulfitri di Alun-alun, Bupati Ajak Warga Berjamaah

Salat Idul Fitri Subang
Foto: www.kotasubang.com

Subang – Pemerintah Kabupaten Subang akan menggelar Salat Idulfitri 1446 H di Alun-alun Subang pada Senin, 31 Maret 2025. Acara ini akan dihadiri langsung oleh Bupati Subang Reynaldy Putra Andita dan Wakil Bupati H. Agus Masykur Rosyadi.

Bupati Subang mengajak seluruh warga, khususnya yang berada di Subang Kota dan sekitarnya, untuk bersama-sama menunaikan salat id di Alun-alun kebanggaan daerah tersebut. “Kami mengajak warga Subang Kota dan sekitarnya untuk bersama-sama melaksanakan Salat Id di Alun-alun Subang,” ujarnya.

Salat Idulfitri kali ini akan dipimpin oleh Imam Dr. Dedi Kuswandi, Lc, M.Ag. Sementara itu, Ketua Yayasan Assyifa Al-Khoeriyyah, Dr. KH. Lalu Agus Pujiarta, Lc, M.A, akan bertindak sebagai khatib. Ketua DKM Harian Masjid Agung Al-Musabaqoh, Dadang Kurnianudin, memastikan kesiapan panitia dalam menyelenggarakan salat secara tertib dan nyaman bagi jamaah.

Setelah salat id, Bupati Subang juga akan menggelar open house di kediamannya. Kang Rey mengundang seluruh warga Subang untuk hadir dalam acara silaturahmi ini.

Malam takbiran pada Minggu, 30 Maret 2025, juga akan berlangsung meriah dengan Pawai Bedug dan Takbir Keliling. Acara ini akan diikuti oleh perwakilan dari berbagai kecamatan di Kabupaten Subang, menambah semarak perayaan Idulfitri.

Pengedar Sabu di Subang Diringkus, Modusnya Sembunyikan Barang di Bawah Pohon

pengedar sabu di Subang
Foto: jabar.tribunnews.com

Subang – Satuan Reserse Narkoba Polres Subang berhasil mengungkap kasus peredaran narkotika jenis sabu. Seorang pria berinisial MH (20) ditangkap di lokasi yang mencurigakan, tepatnya di pinggir jalan Lapang Moreli Land, Kampung Cibarola, Kelurahan Soklat, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang, pada Rabu (26/3/2025) sekitar pukul 14.30 WIB.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, melalui Kasatresnarkoba AKP Udiyanto mengungkapkan bahwa MH merupakan seorang pengedar yang tidak memiliki pekerjaan tetap. “Tersangka diduga kuat terlibat dalam peredaran narkotika jenis sabu,” ujarnya, Sabtu (29/3/2025) malam.

Dalam operasi penangkapan ini, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Di tangan MH, ditemukan 25 paket sabu dengan total berat 7,04 gram. Barang tersebut disembunyikan dalam berbagai kemasan, seperti plastik kopi dan bungkus makanan ringan. Selain itu, polisi juga menyita satu unit handphone VIVO V17, satu unit timbangan digital, dan satu unit sepeda motor Honda Beat yang diduga digunakan dalam transaksi narkoba.

MH mengaku mendapatkan sabu tersebut dari seseorang berinisial TP yang diduga beroperasi di wilayah Subang Utara. Modus operandi yang digunakannya cukup unik. Tersangka menyembunyikan sabu di bawah pohon, menutupnya dengan batu kerikil, lalu mengirimkan petunjuk lokasi kepada TP melalui aplikasi berbagi lokasi.

Saat ini, MH telah diamankan di sel tahanan Mapolres Subang. Ia dijerat dengan Pasal 114 Ayat (2) Jo. Pasal 112 Ayat (2) UU RI No. 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Ancaman hukumannya cukup berat, yakni penjara seumur hidup atau hukuman antara 6 hingga 20 tahun serta denda minimal Rp 1 miliar hingga maksimal Rp 13 miliar.

Polisi masih terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan peredaran narkotika yang lebih luas. Masyarakat diimbau untuk selalu waspada terhadap peredaran narkoba yang merusak generasi muda. “Jika menemukan aktivitas mencurigakan terkait narkoba, segera laporkan kepada pihak kepolisian,” tutupnya.

Takbir Keliling di Subang: Kapolres Imbau Masyarakat Jaga Keamanan dan Ketertiban

takbir keliling Subang
Foto: subang.pikiran-rakyat.com

Subang – Menjelang malam takbir Idulfitri 1446 Hijriah, suasana di Kabupaten Subang diprediksi semakin semarak dengan adanya takbir keliling. Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, SH, SIK, MH, mengingatkan masyarakat untuk tetap menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) selama perayaan berlangsung.

Personel Dikerahkan untuk Kelancaran Takbir Keliling

Tahun ini, perayaan takbir keliling di Kota Subang akan berbeda dari sebelumnya. Untuk memastikan keamanan, sekitar 250 personel kepolisian telah disiapkan guna mengawal jalannya kegiatan tersebut. “Kami telah mempersiapkan pengamanan agar masyarakat dapat merayakan malam takbir dengan aman dan nyaman,” ujar Kapolres Ariek.

Selain pengamanan, kepolisian juga telah menerapkan rekayasa lalu lintas guna menghindari kemacetan yang dapat mengganggu arus mudik. “Kami menyesuaikan pola lalu lintas agar takbir keliling tetap berjalan lancar tanpa menghambat para pemudik yang masih dalam perjalanan,” tambahnya.

Imbauan Penting untuk Keselamatan dan Kenyamanan Bersama

Kapolres Ariek juga menegaskan pentingnya menjaga keselamatan selama takbir keliling. Ia mengimbau masyarakat untuk tidak mengonsumsi minuman keras, yang berpotensi memicu tindakan kriminal dan kecelakaan.

Tak hanya itu, ia juga melarang penggunaan knalpot brong yang dapat mengganggu ketenangan warga. “Mari kita rayakan malam takbir dengan penuh khidmat, tanpa mengganggu kenyamanan orang lain,” katanya.

Polres Subang Siap Berikan Pelayanan Terbaik

Sebagai bagian dari Operasi Ketupat, Polres Subang berkomitmen memberikan pelayanan maksimal bagi masyarakat selama perayaan Idulfitri. Dengan kepatuhan terhadap aturan yang telah ditetapkan, diharapkan malam takbir dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh kebersamaan.

Polsek Patokbeusi Sita Puluhan Botol Miras Jelang Malam Takbiran

razia miras Patokbeusi
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Menjelang malam takbiran, Polsek Patokbeusi menggelar operasi cipta kondisi guna menciptakan lingkungan yang aman dan nyaman bagi warga. Dalam razia yang berlangsung pada Minggu (30/3/2025) siang sekitar pukul 14.30 WIB, petugas berhasil menyita 30 botol minuman keras jenis arak dari sejumlah warung di Kecamatan Patokbeusi, Subang, Jawa Barat.

Kapolsek Patokbeusi, Kompol Anton Indra Gunawan, menegaskan bahwa operasi ini akan terus ditingkatkan demi menjaga ketertiban dan keamanan masyarakat. “Kami ingin memastikan lingkungan tetap kondusif, terutama di malam takbiran, agar warga dapat merayakannya dengan aman,” ujarnya kepada TINTAHIJAU.COM.

Selain membahayakan kesehatan, konsumsi minuman keras juga berpotensi memicu aksi kriminalitas. Dari total 30 botol yang disita, 18 di antaranya berukuran kecil. Kompol Anton juga mengimbau masyarakat untuk turut serta dalam mencegah peredaran miras, terutama di pelosok perkampungan.

Meskipun telah ada imbauan agar tempat hiburan tutup selama Ramadan, masih ada pedagang yang nekat menjual miras secara sembunyi-sembunyi. “Kami akan terus menertibkan warung-warung yang masih berani menjual minuman keras,” tegasnya.

Dengan adanya razia ini, diharapkan suasana malam takbiran di Kecamatan Patokbeusi tetap aman, nyaman, dan bebas dari gangguan akibat peredaran minuman keras.

Subang Creative Hub Gelar Ruang Temu Vol. 1, Bupati Reynaldy Siap Dukung Ekonomi Kreatif

Subang Creative Hub
Foto: www.jabarpress.com

Subang – Subang Creative Hub (SCH) sukses menggelar event Ruang Temu Vol. 1 di Gedung Creative Centre, Sabtu (29/03/2025). Acara ini menjadi ajang bagi komunitas kreatif dan pelaku ekonomi kreatif (Ekraf) di Kabupaten Subang untuk bersilaturahmi, berbagi ide, serta menampilkan keterampilan dan kreativitas mereka.

Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, yang hadir dalam acara ini, mengapresiasi inisiatif SCH. Dalam sambutannya, ia berharap Ruang Temu bisa menjadi agenda rutin guna menggali potensi kaum muda di Subang. “Acara seperti ini sangat penting untuk menumbuhkan ekosistem kreatif yang lebih berkembang di daerah kita,” ungkapnya.

Sebagai bentuk dukungan nyata bagi dunia seni dan ekonomi kreatif, Kang Rey—sapaan akrab Bupati termuda di Jawa Barat—mengumumkan rencana penyelenggaraan Subang Creative Week (SCW) mulai bulan depan. “SCW akan menjadi wadah bagi para seniman dan pelaku ekonomi kreatif untuk berkarya dan berkolaborasi,” ujarnya.

Selain itu, Kang Rey menyoroti pentingnya optimalisasi Tugu Benteng Pancasila sebagai ikon Subang. Ia berencana menjadikannya ruang terbuka bagi para pelaku seni untuk beraktualisasi setiap pekan dan akhir bulan. “Saya ingin seluruh pelaku seni, musisi, dan komunitas kreatif punya tempat untuk menampilkan karya mereka,” tambahnya.

Lebih lanjut, Kang Rey berharap ruang-ruang publik di pusat kota Subang bisa semakin hidup dengan berbagai kegiatan positif. Mulai dari pertunjukan musikalisasi puisi, pementasan sastra, hingga festival band, diharapkan dapat rutin diselenggarakan untuk menghibur masyarakat. “Saya ingin ada acara malam minggu setiap bulan yang bisa dinikmati warga Subang,” pungkasnya.

Dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah, dunia kreatif Subang tampaknya akan semakin berkembang. Semangat kolaborasi ini diharapkan dapat membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk terus berkarya dan menginspirasi.

Recent Posts