Beranda blog Halaman 1249

Kunjungan Wisatawan ke Kabupaten Bandung Diprediksi Naik Saat Libur Natal dan Tahun Baru

Taman-Langit.jpg

harapanrakyat.com,- Kunjungan wisatawan yang datang ke Kabupaten Bandung saat libur Natal 2022 dan Tahun Baru 2023 diprediksi naik.

Diperkirakan sebanyak 2,8 juta wisatawan bakal mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Bandung pada momen liburan tersebut.

Jumlah tersebut menjadi estimasi angka kumulatif kunjungan wisatawan yang mengunjungi destinasi wisata di Kabupaten Bandung.

Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Pemkab Bandung Wawan A Ridwan mengatakan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan menjelang libur Natal dan tahun baru ini.

Hal itu untuk menjamin keamanan dan kenyamanan wisatawan saat menghabiskan waktu liburannya di Kabupaten Bandung.

“Aspek keamanan dan kenyamanan, tentunya kami telah berkoordinasi dengan lintas sektoral, baik dengan Polresta Bandung maupun Satpol PP Pemkab Bandung serta komponen masyarakat lainnya,” tutur Wawan di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (15/12/2022).

Wawan menambahkan, pihaknya telah melakukan pemantauan objek wisata berkenaan dengan keamanan dan kenyamanan saat menerima wisatawan.

Baca Juga : Majelis Hakim Vonis Doni Salmanan 4 Tahun Penjara

“Objek wisata di Kabupaten Bandung ini menjadi primadona. Kami harus mempersiapkan segala sesuatunya secara efektif dan efisien. Termasuk menjamin kenyamanan dan keamanan bagi wisatawan di lokasi wisata,” ucapnya.

Memberikan rasa keamanan dan kenyamanan bagi pengujung, kata Wawan, menjadi prioritas. Terlebih saat ini sedang berada di musim hujan.

Tidak hanya kepada pengelola tempat wisata, pihaknya telah menyampaikan imbauan serupa untuk pengunjung.

“Agar semua pihak tetap waspada terhadap gejala dan kondisi alam yang saat ini. Misalnya wisata alam yang sifatnya alam terbuka, kita sudah berikan surat edaran berkaitan dengan upaya menjaga keselamatan pengunjung. Apalagi saat ini musim hujan,” ucapnya.

Wisatawan Wajib Patuhi Protokol Kesehatan Selama Liburan di Kabupaten Bandung

Selain meningkatkan kewaspadaan saat libur Natal dan tahun baru, pihaknya pun mengimbau pengelola objek wisata tetap mewaspadai maraknya wabah Covid-19 saat liburan.

“Mematuhi protokol kesehatan tetap harus menjadi perhatian kita semua, baik pengunjung maupun pengelola objek wisata pada saat datang ke lokasi wisata. Pengelola wisata harus memberikan batasan maksimal jumlah pengunjung,” tutur Wawan.

Baca Juga : Parkir di Badan Jalan, Jadi Penyebab Kemacetan di Kota Bandung

Sementara itu, Risnandar (38), pengelola wisata alam Taman Langit di Pangalengan, Kabupaten Bandung mengatakan, menghadapi libur natal dan tahun baru ini pihaknya sudah berbenah.

Hal itu agar pengunjung yang datang ke lokasi wisatanya itu merasa aman dan nyaman selama berlibur mengunjungi Taman Langit.

“Berbagai aspek keselamatan dan kenyamanan, tentu sudah kami persiapkan. Agar para pengunjung juga merasa betah selama berlibur di tempat kami,” ucap Risnandar. (Ecep/R13/HR-Online)

Rohimah, ART Korban Penyiksaan Majikan Dapat Bantuan dari Pemkab Garut

Rohimah-ART-Korban-Penyiksaan-Majikan-Dapat-Bantuan-dari-Pemkab-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Rohimah, asisten rumah tangga (ART) asal Kecamatan Limbangan, Kabupaten Garut, Jawa Barat, yang jadi korban penyiksaan majikan akhirnya bisa bernapas lega.

Hal tersebut setelah Pemkab Garut melalui Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan & Perlindungan Anak (DPPKBPPPA), memberikan bantuan jaminan hidup (Jadup).

ART asal Kecamatan Limbangan yang jadi korban kesadisan majikan itu, mendapat Jadup sebesar Rp 2 juta per bulan. Adapun bantuan tersebut selama 5 bulan kedepan.

Baca Juga: Geng Motor di Tasikmalaya Kembali Berulah, 1 Warga Dihajar Pakai Botol Miras

Penyerahan bantuan tersebut langsung oleh Kepala DPPKBPPPA Garut, Yayan Waryana, di kediaman Rohimah, yang berlokasi di Desa Pangeureunan, Kecamatan Limbangan, Kamis (15/12/2022). 

Yayan mengatakan, bahwa bantuan Jadup untuk ART yang jadi korban penyiksaan majikan merupakan arahan dari Bupati Garut, Rudy Gunawan.

Saat itu, katanya, Bupati Garut menyampaikan janji untuk memberikan santunan selama 5 bulan penuh kedepan. Santunan tersebut sebagai pengganti dari gaji yang Rohimah terima sebagai ART.

“Sekarang sudah ada warung-warung untuk menunjang biaya hidupnya. Jadi tiap bulan nanti akan kita berikan setiap tanggal 15,” katanya kepada harapanrakyat.com, Kamis (15/12/2022).

Baca Juga: Kawanan Geng Motor di Tasikmalaya Serang Warga dan Rusak Kios Bubur

Sementara itu, Rohimah mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada Pemerintah Daerah Garut, yang sudah memberikan perhatian untuknya.

“Hatur nuhun Pak Bupati, atos katampi bantosanna. Alhamdulillah atos dugi. Ti keluarga kanggo Pak Bupati sing sehat, sing kagentosan deui rezekinya, sing panjang umur,” ucap Rohimah sambil terharu.

Sebelumnya, kasus ART yang jadi korban penyiksaan oleh majikan ini sempat menjadi perhatian publik.

Beruntung, Rohimah yang mengalami penyekapan serta penganiayaan berhasil warga sekitar selamatkan. Saat warga menyelamatkannya, wajah ART asal Kecamatan Limbangan Garut ini sampai babak belur.

Menurut informasi yang harapanrakyat.com terima, kasus ART jadi korban penyiksaan majikan ini pun segera disidangkan. Adapun pelaku penyiksaan tersebut adalah pasangan suami istri asal Bandung. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Polisi Ringkus 15 Bandar dan Pengedar Narkoba di Garut, Ada Atlet Aktif dan Oknum Wartawan

Polisi-Ringkus-15-Bandar-dan-Pengedar-Narkoba-di-Garut.jpg

harapanrakyat.com,- Satuan Reserse Narkoba (Sat Res Narkoba) Polres Garut, Polda Jawa Barat, meringkus 15 bandar dan pengedar Narkoba. Sementara dari para tersangka bandar dan pengedar Narkoba di Garut tersebut, polisi berhasil mengamankan puluhan gram sabu, belasan gram ganja kering, dan ribuan butir pil haram.

Adapun 15 tersangka pengedar barang haram tersebut, polisi mengamankan seorang atlet sepeda. Selain itu juga 2 oknum wartawan gadungan. Mereka diketahui menjual  sabu dan ganja.

Kapolres Garut, AKBP Wirdhanto Hadicaksono mengaku, bahwa atlet sepeda yang pihaknya tangkap berinisial MAA (25).

“MAA ini adalah atlet sepeda BMX yang masih aktif di Kabupaten Garut,” ungkapnya, Kamis (15/12/2022).

Baca Juga: Bandar Sabu Kalangan Mahasiswa di Garut Dicokok Polisi

Lanjutnya menambahkan, bahwa atlet sepeda BMX tersebut bukan hanya aktif mengkonsumsi. Namun juga menjadi pengedar Narkoba jenis ganja kering di Garut.

Adapun untuk oknum wartawan, katanya, adalah berinisial ARR (21) dan F (38). Keduanya tertangkap oleh Sat Res Narkoba Polres Garut di wilayah Kecamatan Karangpawitan.

Sementara dari tangan keduanya, polisi mengamankan barang bukti 17 paket sabu seberat 26.06 gram.

“Selain sebagai penjual Narkoba di Garut, keduanya juga diketahui merupakan pemakai narkotika jenis sabu aktif,” kata Kapolres.

Baca Juga: Mantan Guru Honorer di Garut Bakar Sekolah, Kesal Tak Digaji 2 Tahun

Sedangkan dari 15 orang tersangka bandar dan pengedar, pihaknya mengamankan barang bukti berupa puluhan gram sabu. Kemudian, belasan gram ganja kering, dan 3.820 butir obat terlarang.

Menurut Kapolres Garut, seluruh tersangka bandar dan pengedar Narkoba akan terkena pasal berbeda.

“Jadi untuk ancaman maksimal kurungan 20 tahun penjara. Dan yang terendahnya 3 bulan penjara beserta denda,” pungkasnya. (Pikpik/R5/HR-Online/Editor-Adi)

Majelis Hakim Vonis Doni Salmanan 4 Tahun Penjara

sidang-doni-salmanan.jpeg

harapanrakyat.com,- Majelis hakim Pengadilan Negeri (PN) Bale Bandung memvonis Doni Taufik alias Doni Salmanan, terdakwa kasus trading ilegal aplikasi Quotex dengan hukuman 4 tahun penjara.

Vonis tersebut lebih ringan dengan tuntutan jaksa yang menuntut terdakwa 13 tahun penjara.

Ketua Majelis Hakim Achmad Satibi membacakan vonis tersebut di ruang sidang PN Bale Bandung, Jalan Jaksa Naranata, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/12/2022).

Sedangkan terdakwa Doni, mengikuti jalannya persidangan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Jelekong, Bandung secara online.

“Menjatuhkan pidana penjara selama 4 tahun. Memerintahkan terdakwa tetap berada dalam tahanan,” ungkap majelis hakim saat membacakan vonis terdakwa Doni Salmanan.

Dalam sidang pembacaan vonis tersebut, majelis hakim menilai ada beberapa hal yang meringankan dan memberatkan putusan.

Hal yang meringankan terdakwa yaitu terdakwa belum pernah terjerat kasus pidana sebelumnya.

Baca Juga : Kesaksian Ajudan Mantan Ketua DPRD Jabar Soal Titipan Uang Rp 5 Miliar

“Hal yang memberatkan terdakwa yakni terdakwa tidak bersikap jujur ketika mempromosikan diri sebagai afiliator Quotex,” ungkap majelis hakim.

Jaksa menuntut Doni Salmanan dengan dakwaan pertama yakni Pasal 45A ayat (1) juncto Pasal 28 Ayat 1 UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE sebagaimana diubah dalam UU RI Nomor 19 Tahun 2016 tentang perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Sedangkan untuk dakwaan kedua, majelis hakim menilai tidak terpenuhi.

Selain Vonis, Majelis Hakim Denda Doni Rp 1 Miliar

Selain menjatuhkan vonis 4 tahun kepada terdakwa Doni Salmanan, majelis hakim juga menjatuhkan denda sebesar Rp 1 miliar.

Jika denda tersebut tidak dipenuhi terdakwa, maka diganti dengan pidana selama 6 bulan.

Mendengar putusan majelis hakim tersebut, para korban yang hadir di ruang persidangan langsung meluapkan kekesalannya atas vonis kepada Doni.

Bahkan, para korban sempat mengumpat kepada majelis hakim sebab menganggap vonis dari majelis hakim tidak adil.

“Keadilan sudah hilang. Keadilan harus ditegakkan. Kami korban, harta kami sudah habis. Mau kerja apa kami sekarang?” ungkap seorang korban A. Nobel yang saat itu juga menghadiri persidangan.

Baca Juga : Lambang Burung Garuda Rusak Tak Segera Diperbaiki, Warga: Pemkab Bandung Kurang Inisiatif

Dia pun meminta Komisi Yudisial agar mengusut tuntas jika terdapat mafia hukum yang turut terlibat dalam putusan vonis ini.

Melihat situasi yang sudah tidak kondusif di ruang persidangan, majelis hakim pun langsung meninggalkan ruang persidangan dengan pengawalan ketat petugas keamanan.

Bahkan, hakim pun belum bertanya kepada terdakwa terkait putusan hukuman tersebut.

Untuk diketahui, Doni Salmanan mendapatkan keuntungan hingga mencapai angka Rp 40 miliar atau sekitar Rp 3 miliar setiap bulannya dari Quotex.

Doni memperoleh keuntungan tersebut karena telah mengajak sejumlah pengikut untuk bergabung dan mendepositokan sejumlah uangnya di platform Quotex.

Kasus ini terungkap saat para korban melaporkan Doni Salmanan ke Direktorat Tindak Pidana Siber Bareskrim Mabes Polri pada Februari 2022 terkait pelanggaran Undang-undang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau tindak pidana pencucian uang (TPPU). (Ecep/R13/HR-Online)

Anies Baswedan Ubah Lirik Lagu Maju Tak Gentar, Videonya Viral

Anies-Baswedan-Ubah-Lirik-Lagu-Maju-Tak-Gentar.jpeg

Anies Baswedan ubah lirik lagu kebangsaan, Maju Tak Gentar. Sebuah video viral memperlihatkan momen bakal calon presiden dari Partai NasDem tersebut tidak hafal lirik lagu wajib kebangsaan, Kamis (15/12/2022).

Dalam tayangan tersebut Anies menyanyikan lagu Maju Tak Gentar bersama para pendukungnya. Puluhan orang yang menghadiri acara tersebut tampaknya mengikuti lantunan irama yang Anies nyanyikan.

Akun TikTok  @mbah diqin mengunggah video tersebut dalam postingan miliknya. Rupanya akun mbah diqin merupakan sering mengunggah kritikan untuk para politisi.

Baca Juga: Pertemuan Ahmad Dhani dan Ahok di Belakang Panggung Konser Dewa 19 Tuai Sorotan

Hal itu terbukti dari unggahan yang pernah ia bagikan sebelumnya. Terdapat puluhan video dalam postingan tersebut dengan berbagai konten tentang politik.

Tak ingin ketinggalan kesempatan, akun tersebut juga mengunggah video yang baru-baru ini viral. Momen saat Anies menyanyikan lagu kebangsaan dengan lirik yang salah pun ia bagikan pada Kamis (15/12/2022).

Anies Baswedan Ubah Lirik Lagu Maju Tak Gentar, Dapat Kritikan Pedas dari Pengamat Politik

Anies baswedan juga mendapatkan kritikan pedas dari salah satu pengamat politik, Jhon Sitorus. Pemilik akun Twitter bernama Miduk17 itu turut mengunggah video tersebut dalam postingannya.

Jhon sendiri adalah seorang kritikus yang kerap hadir dalam program Televisi. Ia selalu hadir sebagai tamu undangan dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC).

Dalam unggahan akun Miduk 17, Jhon yang merupakan pemilik akun tersebut menyampaikan cuitan pedas berisi sindiran untuk Anies Baswedan.

“Dulu ada Menteri tak hafal lagu kebangsaan Indonesia. Lalu sekarang ada pula pecatan Menteri yang tidak hafal lirik lagu wajib Nasional. Sebenarnya mereka itu cinta NKRI gak sih? Mana suaranya sama-sama sumbang,” tulisnya.

Baca Juga: Banjir Dikaitkan dengan Anies, Didi Irawadi: Tuduhan karena Takut Kalah di Pilpres  

Video Anies Baswedan Nyanyi Tuai Pro Kontra Netizen

Dugaan terkait Anies tak hafal lagu kebangsaan mengundang berbagai tanggapan dari netizen. Banyak juga netizen yang memberikan respon berbeda-beda dalam kolom komentar.

“Mungkinkah DPR RI perlu bikin aturan agar pejabat Negara harus hafal lagu kebangsaan? Malu kita sebagai anak bangsa,” tulis salah seorang akun.

“Dulu itu ya, Indonesia gak ada tuh modelan orang seperti kamu. Padahal dulu kita bersatu, tidak terpecah belah seperti ini. Jadi, Indonesia begini itu karena ada kamu dan gerombolan provokator,” tulis netizen menanggapi unggahan Miduk 17

Hingga berita ini diterbitkan, video yang memperlihatkan Anies Baswedan saat menyanyikan lagu Maju Tak Gentar itu masih ramai dikunjungi oleh netizen, videonya pun viral dan beredar luas di berbagai platform media sosial. (Revi/R7/HR-Online/Editor-Ndu)

Sah! Pengurus KADIN Subang Periode 2022-2027 Resmi Dilantik

IMG-20221215-WA0018.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Pengurus Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) Kabupaten Subang masa bakti 2022-2027 resmi dilantik di Aula Oman Sahroni, Pemda Subang, Kamis (15/12/2022).

Acara pelantikan dan pengukuhan dimulai dengan pembacaan surat keputusan SK, pembacaan teks naskah pelantikan, kemudian penyerahan Panji KADIN oleh Ketua KADIN Provinsi Jawa Barat kepada Ketua Kadin Kabupaten Subang, dan penandatanganan berita acara oleh Ketua KADIN Kabupaten Subang yang baru, H. Agus Prabanto.

Tema dari pelantikan dan pengukuhan tersebut adalah “KADIN Subang Menjadi Rumah Bersama bagi Pengusaha Perusahaan Subang”. Selain ketua, pengurus yang dikukuhkan adalah Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus.

Dalam laporannya, ketua pelaksana pelantikan Dewan Pengurus KADIN Kabupaten Subang, Kelvie Pratama menyampaikan, bahwa dirinya dan pengurus akan siap menjadi mitra strategis bagi Pemerintah Kabupaten Subang.

“Kami siap menjadi saudara Pak Bupati, siap menjadi kawan bahkan Mitra strategis Kabupaten Subang untuk menjalankan suksesi RPJMD yang sudah ditetapkan oleh Pak Bupati,” katanya.

Menutup laporannya, dirinya memohon doa dan dukungan untuk Kadin dapat menjadi rumah bagi seluruh pengusaha industri di Kabupaten Subang.

“Saya mohon doa dan dukungannya dari seluruh pihak agar Kadin Kabupaten Subang menjadi rumah bersama bagi seluruh pengusaha dan industri di Kabupaten Subang,” katanya.

Bupati Subang, H. Ruhimat yang hadir dalam acara tersebut mengucapkan selamat atas dilantiknya kepengurusan yang baru dan mengajak Kadin untuk dapat bersinergi dengan Pemerintah Daerah dan menjadi partner dalam kemajuan Subang.

“Atas mama pemerintah daerah tentunya mengucapkan selamat kepada seluruh pengurus yang baru saja dilantik, mari ke depan dengan adanya pengurus yang bagus saya atas nama pemerintah daerah yuk harapan saya bisa sinergi dengan baik, karena biar bagaimanapun, Kadin tentunya akan menjadi partner akan kemajuan daripada Kabupaten Subang insya Allah, Aamiin,” katanya.

Selain itu, Kang Jimat sapaan akrab Bupati mengajak KADIN untuk bergotong-royong dalam pembangunan, sehingga manfaat dari hadirnya Kadin dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat.

“Saya atas nama pemerintah daerah tentunya Atas nama Rakyat, saya inginkan demikian pemerintah daerah menggebuk-gebu untuk Mari kita untuk bergotong-royong supaya bisa maju dan tentunya Pemerintah Kabupaten Subang pun umumnya warga berharap pembangunan betul-betul bisa dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Subang,” katanya.

Kang Jimat pun mengajak Kadin untuk dapat berkolaborasi dengan BUMD Kabupaten Subang, dan berharap dengan adanya kolaborasi tersebut, masyarakat Subang mampu menjadi tuan rumah di Daerah sendiri dan tak hanya menjadi penonton.

Menutup Sambutannya, Kang Jimat berharap dan percaya para pengurus Kadin yang baru, bukan hanya mengedepankan bisnis, tapi juga mampu bersama Pemerintah dan Rakyat, menuju hari esok yang lebih baik.

“Mudah-mudahan Kadin Subang betul-betul bisa sinergi dengan pemerintah daerah, dengan tujuan Mari kita sama-sama, rakyat saja diharapkan untuk bergotong-royong bagaimana baiknya untuk membangun Subang ini, apalagi teman-teman yang ada dalam kepengurusan Kadin. Wilujeng, Selamat dan saya percaya Bapak-bapak tidak hanya sebatas untuk mengedepankan bisnis belaka, kepedulian terhadap daerah pun dan rakyat pun pasti akan mendapatkan perhatian, itu yang saya mohonkan. semoga hari esok Kadin supaya bisa lebih baik,” katanya.

Turut hadir pada kegiatan tersebut ketua DPRD Kabupaten Subang, Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, Danyonif 312 kala hitam, perwakilan Kodim 0605, perwakilan Polres Subang, Asisten Daerah Bidang pembangunan dan perekonomian, para pimpinan asosiasi, para pimpinan BUMN/BUMD Kabupaten Subang, ketua dewan penasehat, ketua dewan pertimbangan dan Para pengurus yang dilantik.

Sempat Menuai Protes dari Peserta Seleksi, Dua Perangkat Desa di Ciamis Ini Dilantik

Perangkat-desa-di-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Sempat menuai protes dari rekan sesama peserta seleksi, dua orang perangkat Desa Kertahayu, Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis terpilih akhirnya dilantik oleh Kades, Kamis (15/12/12).

Kedua orang tersebut adalah Defry Adam Dwi Kurniawan (21) yang menjadi Kepala Dusun Tamansari. Selain itu Aan Mugnia Nur (35) sebagai Kasi Pelayanan.

Kepala Desa Kertahayu Yari Budiana mengatakan, setelah menempuh semua prosedur, mulai dari pembentukan panitia hingga seleksi, akhirnya semua berjalan lancar sampai proses pelantikan. 

“Kami harap perangkat desa yang baru ini bisa amanah dan selalu setia mengabdi untuk masyarakat,” ucapnya, Kamis (15/12/22).

Baca juga: Isi Kekosongan Jabatan, Belasan Warga di Pamarican Ciamis Daftar Calon Perangkat Desa

Ketua Panitia Seleksi Perangkat Desa Yulda Efendi mengatakan, dalam proses seleksi tersebut meski terbilang lancar, namun di tengah perjalan sempat ada protes dari peserta yang kalah. 

Namun, kata Yulda, kedua perangkat yang terpilih tersebut memiliki nilai paling tinggi.

“Alhamdulillah setelah kita jelaskan semua, akhirnya mereka mengerti,” ujarnya. 

Sementara itu, Defry Adam Kadus Tamansari terpilih mengatakan, setelah resmi menjadi perangkat desa, ia bertekad mengemban amanah tersebut sebaik mungkin. 

“Saya akan berusaha menjunjung tinggi nilai kerukunan serta keberagaman masyarakat,” terangnya.

Aan Mugnia Nur (35) Kasi Pelayanan terpilih mengatakan, ia bukan baru pertama kali ikut berkecimpung dalam pengabdian di Desa. 

Perempuan lulusan D3 Kebidanan ini juga mengaku pernah bekerja di sebuah  klinik, hingga pindah pekerjaan Menjadi pengurus Bumdes Desa Kertahayu. 

“Niat saya ikut seleksi awalnya ingin lebih memberikan pengabdian kepada masyarakat Desa Kertahayu serta membantu kepala Desa dalam menjalankan tugasnya. Alhamdulillah dari hasil seleksi saya mendapatkan nilai tertinggi, insya Allah saya akan bekerja sesuai aturan serta memberikan pengabdian kepada masyarakat Desa Kertahayu” ungkapnya. (Suherman/R6/HR-Online)

Rusak Palawija, Monyet di Astana Gede Kawali Ciamis Bikin Resah

Monyet-di-Astana-Gede-Kawali.jpg

harapanrakyat.com,- Kawanan monyet di Astana Gede, Kecamatan Kawali, Kabupaten Ciamis Jawa Barat,membuat resah. Pasalnya, selain suka menyerang juga merusak tanaman palawija.

Kada, warga Dusun Indrayasa mengatakan, monyet yang berada di Astana Gede sebetulnya hanya berjumlah 15 ekor. 

Meski populasinya sedikit, kawanan monyet membuat resah. Sebab, selain merusak tanaman palawija juga terkadang tiba tiba menyerang.

Baca juga: Ziarah ke Astana Gede Kawali Ciamis, Rombongan Pemuka Agama Hindu Bali Gelar Ritual

Kada menyebutkan, tidak adanya ketersediaan untuk makanannya kawanan monyet menggasak tanaman palawija dan terkadang merebut makanan pengunjung.

“Ya, kawanan monyet seperti itu dan terkadang suka menyerang,” katanya, Kamis (15/12/22).

Yaya warga setempat menambahkan, meski kawanan monyet di Astana Gede populasinya sedikit,akan tetapi keberadaanya berdampak pada ekosistem yang ada.

Menurut Yaya, setelah di Kawasan  Astana Gede ada binatang monyet, kelelawar yang biasanya betah di pepohonan yang berada di Astana Gede dan Cikawali, menjadi kabur lantaran diganggu oleh monyet.

Jauh sebelum adanya binatang monyet, lanjutnya, pengunjung yang datang ke Astana Gede selain ingin melihat sejumlah prasasti, juga mereka ingin melihat kelelawar secara lebih dekat.

“Sepanjang di Astana Gede  masih  ada monyet , kelelawar tidak akan betah seperti dahulu.

Monyet di sini memang betul betul berdampak pada ekosistem yang ada,” ujarnya. (Eji/R6/HR-Online)

7 Partai Non Parlemen di Banjar Lolos Verifikasi Faktual, Jadi Peserta Pemilu 2024

Partai-Non-Parlemen.jpg

harapanrakyat.com,- Sebanyak 7 partai non parlemen yang telah mengikuti tahap verifikasi faktual di Kota Banjar, Jawa Barat, lolos verifikasi faktual. Sehingga partai tersebut menjadi peserta pemilu 2024 mendatang.

Tujuh partai politik non parlemen tersebut telah memenuhi syarat setelah verifikasi faktual sejak bulan Oktober-November 2022 oleh KPU.

Ketua KPU Kota Banjar Dani Danial Mukhlis mengatakan, tujuh partai politik non parlemen yang memenuhi syarat menjadi peserta pemilu tahun 2024 tersebut, yaitu Partai Bulan Bintang, Partai Garda Perubahan Indonesia.

Baca juga: KPU Kota Banjar Uji Publik Rancangan Penataan Dapil untuk Pemilu 2024

Kemudian, Partai Gelombang Rakyat Indonesia, Partai Hanura, Partai Kebangkitan Nusantara, Perindo dan Partai Ummat. 

Pengumuman Peserta Pemilu Partai Non Parlemen

Penetapan partai politik yang lolos verifikasi faktual sesuai tahapan akan diumumkan oleh KPU RI pada hari ini.

Adapun jumlah partai politik peserta pemilu tahun 2024 untuk kota Banjar, lanjut Danial, semuanya 16 parpol. 

Dari 16 tersebut terdiri dari 9 parpol yang telah memenuhi ambang batas parlemen atau parliamentary threshold dan 7 parpol baru.

“Untuk di Banjar partai baru semuanya lolos verifikasi faktual. Jumlahnya ada 7 parpol baru yang memenuhi syarat setelah kami sebelumnya lakukan verifikasi faktual,” kata Danial Mukhlis kepada wartawan, Rabu (14/12/22).

Lanjutnya menjelaskan, dalam proses verifikasi faktual tersebut pihaknya terjun langsung ke lapangan secara door to door. Melakukan verifikasi kelengkapan dokumen-dokumen anggota dan kepengurusan partai politik.

Dari hasil verifikasi faktual tersebut pihaknya tidak menemukan adanya kekurangan. Tujuh partai politik non parlemen tersebut memenuhi persyaratan sebagai parpol peserta pemilu tahun 2024.

“Sudah terpenuhi. Tidak ada kekurangan persyaratan karena kita kan ada rujukan yuridis secara aturan bagaimana kita melakukan verifikasi. Baik administrasi maupun verifikasi faktual,” ujar Danial.

Lebih lanjut ia mengatakan, adapun tahapan yang lain untuk persiapan pemilu sekarang ini KPU tengah menyelesaikan tahapan paparan partai politik dan uji publik penataan daerah pemilihan atau Dapil serta tahapan lainnya.

Selain itu, saat ini juga sedang ada penyampaian daftar Penduduk Potensial Pemilih pemilihan atau DP4 dari Kemendagri ke KPU RI untuk selanjutnya menjadi titik awal KPUD melaksanakan serangkaian pemutakhiran data di daerah.

“Hari ini juga sedang ada penyampaian data DP4 dari Kemendagri ke KPU RI dan ini menjadi titik tolak awal bagi kami untuk melakukan serangkaian pemutakhiran data pemilih,” katanya. (Muhlisin/R6/HR-Online)

Gagal ke Final Piala Dunia 2022, Timnas Maroko Tetap di Hati Warga Desa Maroko Garut

Gagal-ke-Piala-Dunia.jpg

harapanrakyat.com,- Maroko kandas 2-0 oleh Prancis di perempat final Piala Dunia Qatar 2022 waktu setempat. Meski gegal ke final piala dunia, nama Maroko tetap di hati warga Desa Maroko, Kecamatan Cibalong, Garut, Jawa Barat.

Keterkaitan Timnas Maroko dengan Desa Maroko Di Garut memang bukan secara kebetulan.

Nama kedua Maroko itu sohor usai Timnas Maroko membantai para raksasa Eropa seperti Spanyol, dan Portugal di Piala Dunia Qatar 2022.

Malam waktu setempat, Timnas Maroko memang kalah 2-0 dari Prancis. Meski kandas, Timnas Maroko tetap di hati warga Desa Maroko.

Baca juga: Pulangkan Portugal 1-0, Warga Desa Maroko Garut Kian Percaya Diri

“Ya kalah, tapi sebelumnya timnas Maroko tak begitu diperhitungkan oleh lawan – lawannya sebelum mampu bantai Spanyol dan Portugal. Tapi meski kalah, timnas Maroko tetap di hati,” kata Dea, warga Desa Maroko Garut, Kamis (15/12/2022).

Bukan hanya Dea, warga lainya Arif juga mengungkapkan hal senada.

“Kalah dengan Prancis tak jadi masalah, tapi Maroko yang sampai perempat final, mempertontonkan sepak bola luar biasa dari Negara yang menjunjung tinggi adab. Ya kami pendukung total timnas Maroko,” kata Arif.

Nama Desa Maroko yang berada di Kecamatan Cibalong Garut, viral setelah timnas Maroko melaju dari babak 8 besar hingga perempat final. Desa Maroko ikut sohor sama halnya dengan timnas Maroko. (Pikpik/R6/HR-Online)

Recent Posts