Beranda blog Halaman 119

Subang Fest: Wajah Baru Pariwisata yang Menggeliatkan Ekonomi Lokal

Subang Fest
Foto: kotasubang.com

Subang – Pemerintah Kabupaten Subang resmi meluncurkan Subang Fest, festival seni dan budaya yang digagas sebagai motor penggerak baru pariwisata daerah. Digelar rutin setiap akhir pekan terakhir di tiap bulan, Subang Fest menjadi strategi segar dalam menghidupkan ruang publik dan menarik wisatawan.

Festival ini diprakarsai langsung oleh Bupati Subang, Reynaldi Putra Andita. Ia menyebut Subang Fest sebagai ruang ekspresi kreatif anak muda, sekaligus ajang promosi potensi lokal dari berbagai pelosok Subang. “Kami ingin wisata lebih dekat dengan masyarakat. Kreativitas anak muda harus mendapat panggung,” ujar Reynaldi.

Edisi perdana Subang Fest digelar meriah di amphitheater alun-alun Subang, kawasan Tugu Benteng Pancasila. Festival musik lokal menjadi menu utama, menghadirkan band-band asal Subang yang tampil memukau penonton. Atmosfer hangat dan kolaboratif langsung terasa sejak hari pertama.

Tak hanya musik, Subang Fest juga akan menghadirkan beragam sajian budaya di tiap edisinya. Mulai dari teater, seni rupa, hingga promosi wisata dari tiap kecamatan. Semua dikemas tematik agar pengunjung terus penasaran dan kembali datang.

Reynaldi punya mimpi besar. Ia ingin Subang Fest tumbuh jadi ikon wisata yang tak hanya mendatangkan pengunjung dari kota tetangga, tapi juga wisatawan mancanegara. Harapannya, festival ini menjadi alasan wisatawan menginap dan menjelajahi Subang lebih lama.

“Bayangkan jika setiap bulan ada 100 sampai 200 ribu pengunjung. Hotel penuh, UMKM bergerak, sektor jasa ikut tumbuh. Itulah tujuan kami,” kata Reynaldi optimis.

Dengan mengusung kolaborasi, kreativitas, dan semangat lokal, Subang Fest menjadi simbol kebangkitan pariwisata Subang. Lebih dari sekadar hiburan, inilah langkah nyata menjadikan budaya sebagai poros ekonomi.

Premanisme Ancam Investasi Manufaktur, Pemerintah Diminta Bertindak Tegas

premanisme ganggu investasi manufaktur
Foto: Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita. (Dok Kemenperin)

suarasubang.com – Iklim investasi di sektor manufaktur tengah terancam. Tindakan premanisme yang merajalela, mulai dari ancaman hingga pemerasan oleh organisasi masyarakat (ormas), dinilai berpotensi membuat investor angkat kaki dari Indonesia.

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita pun menyatakan keprihatinannya. Ia menegaskan bahwa praktik premanisme tidak bisa ditoleransi karena dapat merusak upaya menciptakan iklim investasi yang sehat.

“Premanisme memang nggak boleh terjadi. Pemerintah sudah punya komitmen untuk memberantas premanisme yang terjadi di lapangan,” ujar Agus dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, Rabu (3/4/2025).

Salah satu contoh nyata adalah kasus pembangunan pabrik mobil listrik BYD di Subang, Jawa Barat. Proyek strategis ini sempat terganggu oleh aksi ormas, yang menuai sorotan tajam publik.

Agus menilai kasus di Subang memiliki dampak besar terhadap persepsi investor. Menurutnya, pemberitaan mengenai aksi preman justru lebih dominan dibandingkan langkah konkret dari pemerintah.

“Berita tentang Subang itu sangat gencar, tapi dari pemerintah masih sebatas ‘akan, akan, akan’. Saya rasa, penindakan preman itu harus dipublikasikan,” tegasnya.

Ia mendorong agar pemerintah, termasuk aparat penegak hukum, benar-benar hadir dan mengambil langkah tegas. Jika tidak, publik bisa mengira pemerintah membiarkan hal ini terjadi.

Agus berjanji akan menyampaikan langsung kepada Kapolri agar pemerintah menunjukkan sinyal tegas menjaga stabilitas iklim investasi. Ia menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap aksi pungli dan premanisme.

“Pemerintah harus terlihat dan benar-benar hadir dengan intervensi nyata,” tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno juga menyinggung kasus ini. Melalui akun Instagram-nya, ia mengungkap adanya gangguan dari ormas terhadap proyek BYD di Subang.

Menurut Eddy, pemerintah perlu bertindak cepat dan tegas dalam menyelesaikan masalah tersebut. Ia mengingatkan bahwa situasi ini bisa membuat investor asing enggan menanamkan modalnya.

Padahal, kehadiran pabrik baru seperti BYD diyakini mampu menciptakan banyak lapangan kerja bagi masyarakat. Pemerintah pun diingatkan agar tidak lengah dan segera merespons keresahan yang muncul.

Polres Subang Gelar Latihan Dalmas Jelang May Day 2025

latihan Dalmas Polres Subang May Day 2025
Foto: www.radarbandung.id

Menjelang peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, Polres Subang mengambil langkah tegas dengan menggelar latihan pengendalian massa (Dalmas). Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Apel Tatag Trawang Tungga, Selasa (29/4/2025), dan dipimpin langsung oleh Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu.

Latihan ini merupakan bentuk kesiapan menghadapi potensi gangguan keamanan dan ketertiban yang mungkin muncul saat May Day. Seluruh personel Polres Subang yang terlibat dalam Surat Perintah Pengendalian Massa ikut ambil bagian dalam latihan ini.

Menurut Kapolres Ariek, latihan Dalmas menjadi bagian penting dari pembinaan kemampuan personel. Fokus utama adalah peningkatan profesionalisme dalam merespons situasi massa yang dinamis.

“Latihan ini guna meningkatkan kesiapan dan profesionalisme personel dalam menghadapi peringatan May Day. Kesiapsiagaan, kekompakan, dan respons yang terukur adalah kunci utama dalam pengendalian massa,” jelas AKBP Ariek Indra Sentanu di hadapan awak media.

Dengan latihan ini, diharapkan seluruh personel siap menjalankan tugas pengamanan dengan maksimal. Polres Subang berkomitmen menciptakan suasana aman dan kondusif saat peringatan Hari Buruh berlangsung.

Vaksin Polio Jadi Syarat Baru bagi Calon Haji Subang, Ini Penjelasan Dinkes

vaksin polio calon haji Subang
Foto: rri.co.id

Seluruh Jemaah Calon Haji (JCH) asal Kabupaten Subang kini memasuki tahap akhir pemeriksaan kesehatan. Proses ini menjadi syarat penting sebelum keberangkatan ke Tanah Suci.

Tahap akhir ini mencakup pemberian dua vaksin wajib, yaitu vaksin meningitis dan tambahan vaksin polio. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Maxi, menyampaikan hal ini saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (29/4/2025).

“Dulu cukup vaksin meningitis, tapi tahun ini ada tambahan vaksin polio atas permintaan Pemerintah Arab Saudi,” jelasnya.

Vaksin meningitis sendiri berfungsi mencegah radang selaput otak yang masih endemik di kawasan Timur Tengah. Sementara itu, vaksin polio yang diberikan kepada jemaah adalah jenis suntik atau Injeksien Polio Vaksin (IPV).

Maxi menambahkan bahwa vaksin polio yang diberikan berbeda dari vaksin tetes yang biasa dikenal masyarakat. Vaksin ini diberikan sebagai bagian dari kebijakan baru yang telah ditetapkan secara resmi.

“Tambahan vaksin polio ini merupakan permintaan resmi dari Kerajaan Arab Saudi dan dituangkan dalam SK Menteri Agama,” tegasnya.

Pemerintah Kabupaten Subang melalui Dinas Kesehatan terus memastikan seluruh calon jemaah haji mendapatkan pelayanan terbaik, termasuk kelengkapan vaksinasi sebagai bagian dari upaya perlindungan kesehatan selama ibadah haji.

Subang Genjot Perbaikan Jalan dan Siapkan Rumah Panggung untuk Warga Pesisir

perbaikan jalan Subang 2025
Foto: kutipan-news.co.id

Subang – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menargetkan perbaikan jalan rusak sepanjang 80 kilometer pada tahun 2025. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen besar dalam membenahi infrastruktur jalan kabupaten.

Dalam peringatan Hari Bumi ke-55 di Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Selasa (22/4), Kang Rey—sapaan akrabnya—menyatakan bahwa pemerintah daerah telah menaikkan anggaran perbaikan jalan secara signifikan. Dari yang semula Rp80 miliar, kini menjadi Rp250 miliar.

Anggaran tambahan tersebut berasal dari hasil efisiensi, termasuk pemangkasan pada alokasi dana hibah. “Dari total 191 kilometer jalan rusak berat, minimal 80 kilometer akan kita perbaiki tahun ini,” tegasnya. Ia juga menargetkan pada 2027 tak ada lagi jalan kabupaten yang dalam kondisi rusak.

Tak hanya berfokus pada infrastruktur jalan, Kang Rey membawa kabar baik bagi masyarakat pesisir Subang. Daerah ini akan menjadi proyek percontohan nasional untuk pembangunan rumah panggung bagi warga terdampak banjir rob. Program ini dijalankan bersama Kementerian Perumahan.

Lebih jauh, rencana pembangunan RSUD Pantura di Kecamatan Sukasari juga telah disiapkan untuk tahun 2028. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan dapat memangkas jarak tempuh warga yang selama ini harus ke Purwakarta atau Karawang untuk mendapatkan layanan kesehatan.

Kang Rey mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kalangan swasta, untuk ikut mendukung pembangunan Subang. “Saya mohon doa dan dukungan semua pihak,” tutupnya.

Jungle Rush 2025: Tantangan Ekstrem Offroader di Jalur Perawan Subang

Jungle Rush 2025
Foto: m.tribunnews.com

Ratusan offroader dari berbagai penjuru Indonesia berkumpul di Kampung Nenggeng, Desa Cimayasari, Kecamatan Cipeundeuy, Kabupaten Subang, Jawa Barat. Mereka mengikuti ajang offroad nasional bertajuk Jungle Rush 2025, yang digelar di trek alami yang baru pertama kali digunakan untuk event berskala besar.

Empat jalur ekstrem disiapkan panitia, dengan dua trek wajib dan satu trek tambahan yang harus ditaklukkan. Bagi peserta yang sukses melewati tiga lintasan penuh tantangan ini, kesempatan membawa pulang hadiah utama berupa Toyota Land Cruiser FJ-40 terbuka lebar.

Meski tidak bersifat kompetitif, Jungle Rush 2025 bukan tanpa risiko. Banyak kendaraan terbalik, rusak, atau gagal melanjutkan perjalanan karena beratnya medan. Jalur berlumpur, tanjakan curam, dan turunan ekstrem jadi sajian utama yang menguji nyali dan kemampuan para offroader.

Kegiatan ini digagas oleh komunitas Toyota Land Cruiser Indonesia (TLCI) Chapter Jaya Raya bekerja sama dengan Indonesia Offroad Federation (IOF) Pengda DKI Jakarta. Sebanyak 100 offroader dari berbagai daerah ikut ambil bagian dalam event yang berlangsung Sabtu, 26 April 2025.

“Selamat datang untuk para offroader yang datang dari berbagai wilayah. Ini adalah event pertama di jalur menantang Kampung Nenggeng. Semoga semua berjalan lancar,” ujar Ketua TLCI Jaya Raya, Sudjatmiko.

Selain menjadi ajang silaturahmi usai Lebaran, kegiatan ini juga menjadi wahana uji adrenalin bagi para penggemar kendaraan 4×4. Medan berat jadi pemanis yang memaksa peserta menunjukkan skill terbaik mereka.

Tak hanya itu, panitia juga menyiapkan berbagai hadiah menarik. Mobil hardtop ditetapkan sebagai hadiah utama, sementara sepeda motor, sepeda listrik, dan doorprize lainnya menjadi daya tarik tambahan bagi peserta.

Kegiatan ini juga membawa manfaat sosial. Panitia menggelar bakti sosial berupa pembangunan MCK, pembagian sembako, serta pemberdayaan UMKM lokal sebagai bagian dari rangkaian acara.

1163 Calon Jamaah Haji Asal Subang Siap Berangkat dari Embarkasi Kertajati

Calon Jamaah Haji Subang 2025
Foto: www.tintahijau.com

suarasubang.com – Sebanyak 1.163 calon jamaah haji dari Kabupaten Subang dipastikan siap diberangkatkan untuk menunaikan ibadah haji tahun 1446 Hijriah/2025 Masehi. Keberangkatan ini menjadi momen penting dalam pelaksanaan rukun Islam kelima yang ditunggu-tunggu umat Muslim.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor 451.15/Kep.73-Kesra/2025, Subang resmi mendapat kuota 1.163 jamaah haji. Kepala Kantor Kemenag Subang, Badruzaman, menyatakan bahwa seluruh calon jamaah akan diberangkatkan melalui embarkasi Kertajati (KJT).

Jalur keberangkatan dimulai dari Asrama Haji Indramayu, lalu dilanjutkan ke Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati. Adapun Provinsi Jawa Barat sendiri menggunakan dua embarkasi: Bekasi (JKS) dan Kertajati (KIT), namun khusus Subang seluruh kloter menggunakan KJT.

Berikut jadwal lengkap keberangkatan calon jamaah haji Subang tahun ini:

Kloter 8 KJT – Sabtu, 10 Mei 2025
Masuk Aula Haji pukul 05.30 WIB
Pelepasan pemberangkatan pukul 09.00 WIB
Tiba di Asrama Haji Indramayu pukul 11.00 WIB
Ke Bandara BIJB Kertajati Minggu, 11 Mei pukul 09.15 WIB
Take off pukul 12.25 WIB dengan penerbangan SV.5265

Kloter 14 KIT – Sabtu, 17 Mei 2025
Masuk Aula Haji pukul 09.40 WIB
Pelepasan pemberangkatan pukul 12.00 WIB
Tiba di Asrama Haji Indramayu pukul 13.40 WIB
Ke Bandara BIJB Kertajati Minggu, 18 Mei pukul 11.15 WIB
Take off pukul 14.15 WIB dengan penerbangan SV.5181

Kloter 26 KJT – Rabu, 28 Mei 2025
Masuk Aula Haji pukul 11.30 WIB
Pelepasan pemberangkatan pukul 15.00 WIB
Tiba di Asrama Haji Indramayu pukul 17.00 WIB
Ke Bandara BIJB Kertajati Kamis, 29 Mei pukul 15.45 WIB
Take off pukul 18.45 WIB dengan penerbangan SV.5177

Kemenag Subang berharap seluruh calon jamaah dapat menjalani ibadah dengan khusyuk dan tanpa kendala. Persiapan matang telah dilakukan guna memastikan proses keberangkatan berjalan lancar dan aman.

Bupati Subang Janji Perbaiki Semua Jalan Rusak, Anggaran Rp250 Miliar Disiapkan

Perbaikan Jalan Rusak Subang
Foto: www.tintahijau.com


Subang – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, menegaskan komitmennya untuk memperbaiki seluruh jalan rusak di wilayah Kabupaten Subang. Ia meminta masyarakat bersabar, karena semua ruas jalan yang berstatus milik kabupaten akan mendapatkan perhatian dan perbaikan.

“Seluruh jalan di Kabupaten Subang akan mendapat intervensi anggaran untuk diperbaiki. Jadi, warga tidak perlu khawatir meskipun banyak laporan terkait kerusakan jalan,” ujar Reynaldy optimistis.

Untuk mewujudkan janji tersebut, Reynaldy melakukan intervensi anggaran secara ketat. Setelah melakukan pengecekan, ia menemukan banyak pos anggaran yang selama ini tidak efektif dan terkesan amburadul.

Ia mengungkapkan bahwa selama bertahun-tahun, anggaran di Subang banyak tersimpan untuk kepentingan kelompok tertentu, sehingga pembangunan jalan menjadi terbengkalai. “Begitu saya cek satu per satu, banyak yang tidak beres,” katanya.

Lewat langkah efisiensi ini, anggaran perbaikan jalan yang semula Rp80 miliar melonjak menjadi Rp250 miliar di perubahan anggaran 2025. Salah satu sumber efisiensi adalah pemangkasan dana hibah dari Rp90 miliar menjadi hanya Rp4 miliar.

Reynaldy menyadari kebijakannya menuai reaksi keras. Ia mengaku tetap teguh pada komitmen memperbaiki infrastruktur meskipun harus berhadapan dengan berbagai tekanan. “Saya coret semua dana hibah yang tidak mandatori, bahkan permintaan dari tim saya sendiri,” tegasnya.

Fokus utama Reynaldy saat ini adalah perbaikan jalan, rumah sakit, dan sektor pendidikan. Ia meminta dukungan dan doa dari masyarakat agar program pembangunan berjalan lancar dan membawa manfaat nyata untuk seluruh warga Subang.

Respons Cepat Satpoldam Subang Evakuasi Orang Terlantar Berkat Laporan Warga

Evakuasi orang terlantar Subang
Foto: rri.co.id

Subang – Berkat respons cepat masyarakat melalui media sosial Bupati Subang @reynaldyputraofficial, Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran (Satpoldam) Kabupaten Subang berhasil mengevakuasi seorang orang terlantar. Peristiwa ini terjadi di Blok Jagal, Kelurahan Cigadung, Kecamatan Subang, pada Senin (28/4/2025).

Aksi evakuasi berlangsung di hari yang sama usai Kang Rey, sapaan akrab Bupati, menerima dan meneruskan laporan masyarakat kepada Satpol PP Kabupaten Subang. Orang terlantar itu langsung diserahkan kepada Dinas Sosial untuk pendataan, perawatan, dan tindak lanjut sesuai prosedur yang berlaku.

Kasatpoldam Subang, Indri Tandia, mengungkapkan bahwa laporan warga melalui media sosial sangat membantu tugas mereka. Ia menegaskan, keterlibatan masyarakat menjadi kunci penting dalam menjaga ketertiban dan keamanan wilayah.

“Kami sangat terbantu dengan laporan yang masuk melalui akun kami maupun akun Bupati Subang. Karena keterbatasan personel, kami tidak bisa mengawasi seluruh wilayah secara bersamaan. Laporan masyarakat sangat kami apresiasi,” ujar Indri.

Indri menjelaskan, setelah menerima informasi, pihaknya langsung mengevakuasi orang tersebut untuk menjaga ketertiban umum. Ia menambahkan bahwa orang itu bukan penyandang gangguan jiwa, melainkan orang terlantar yang keluarganya belum diketahui.

“Orang ini kami evakuasi untuk mencegah gangguan ketertiban umum. Selanjutnya kami serahkan kepada Dinas Sosial sebagai pihak berwenang,” jelasnya.

Lebih lanjut, Indri menegaskan Satpoldam Subang siap menerima berbagai laporan masyarakat. Mulai dari Penegakan Perda, penanganan PSK, anak jalanan, PKL liar, gangguan fasilitas umum, hingga situasi darurat seperti kebakaran, sarang tawon, dan hewan berbahaya.

Masyarakat bisa melaporkan kejadian langsung ke Satpoldam Subang, melalui akun Instagram @satpoldam.sbg, atau kanal resmi Pemerintah Daerah Kabupaten Subang.

Rakor “Gawe Rancage” Dorong Desa dan Kelurahan di Jabar Tuntaskan Isu Strategis

Gawe Rancage
Foto: www.lampusatu.com

Subang – Bupati Subang Reynaldy Putra Andita bersama Ketua TP PKK Kabupaten Subang Ega Anjani Reynaldy menghadiri Rapat Koordinasi “Gawe Rancage Pak Kades jeung Pak Lurah” di Gedung Pusdai, Bandung, Senin (28/4/2025).

Acara ini mempertemukan seluruh kepala daerah se-Jawa Barat beserta perwakilan kepala desa, camat, dan lurah. Fokus utama rakor adalah mempercepat penanganan isu-isu strategis daerah.

Dengan mengusung tema percepatan penanganan kemiskinan, stunting, kematian ibu dan bayi, masalah sampah, serta peningkatan partisipasi keluarga berencana, kegiatan ini menjadi langkah penting dalam mendukung pembangunan nasional.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan di Jawa Barat berdampak langsung pada kemajuan Indonesia secara keseluruhan. “Menyelesaikan Jawa Barat sama dengan menyelesaikan Indonesia,” tegasnya.

Dedi menyoroti pentingnya mengendalikan pengeluaran masyarakat, bukan hanya fokus meningkatkan pendapatan. Ia bahkan menginstruksikan pelarangan kegiatan wisuda dan outing sekolah yang memberatkan keuangan orang tua.

Menurutnya, penanganan kemiskinan tidak cukup hanya dengan memberi bantuan, tetapi juga dengan membangun keluarga produktif melalui keterlibatan aktif RT/RW, kepala desa, dan lurah.

Gubernur Dedi juga mengingatkan bahwa Jawa Barat kini berada dalam kondisi darurat sampah. Ia mengajak seluruh desa dan kelurahan berlomba mengelola sampah dan kebersihan lingkungan dengan janji stimulus pembangunan bagi yang terbaik.

“Saat ini sampah plastik menggunung di sawah, banjir pun menjadi ancaman. Pemerintah Provinsi akan memberi stimulus pembangunan bagi desa dengan pengelolaan sampah terbaik,” ujarnya.

Acara rakor dibuka secara resmi oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal. Pemaparan materi dilanjutkan oleh Menteri Kesehatan, Menteri Sosial, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, serta Kementerian Lingkungan Hidup.

Kegiatan ditutup dengan Deklarasi “Jawa Barat Istimewa” oleh seluruh kepala desa dan lurah, disusul penandatanganan komitmen bersama seluruh kepala daerah se-Jawa Barat.


Recent Posts