Beranda blog Halaman 118

Subang Aman dari Geng Motor: Patroli Rutin dan Sinergi Warga Berbuah Hasil

Keamanan Subang
Foto: keamanan Subang, geng motor, patroli polisi, kejahatan jalanan, Polres Subang

Subang – Polres Subang menunjukkan keseriusannya dalam memberantas aksi premanisme dan geng motor yang selama ini meresahkan warga.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, melalui Kasat Reskrim AKP Bagus Panuntun, menyatakan bahwa aktivitas geng motor kini sudah sangat berkurang.

Dalam satu bulan terakhir, tidak ditemukan lagi aksi geng motor di Subang. Tak ada laporan tentang perang sarung, perang tanding, atau kejadian serupa.

“Alhamdulillah, selama satu bulan terakhir ini, tak ada lagi TKP geng motor, perang sarung dan juga perang tanding,” ujar AKP Bagus Panuntun kepada RRI Subang pada Jumat (2/5/2025).

Keberhasilan ini merupakan hasil dari sinergi antara masyarakat dan jajaran Polsek di wilayah Subang. Dukungan warga menjadi kunci utama dalam menciptakan lingkungan yang aman.

Kapolres Subang juga telah menginstruksikan patroli rutin di titik-titik rawan, sambang warga, serta patroli dialogis agar situasi tetap kondusif.

Menurut AKP Bagus Panuntun, langkah ini efektif mencegah potensi kemunculan geng motor dan bentuk kejahatan jalanan lainnya.

“Hingga hari ini, kami nyatakan Subang zero kejadian terkait geng motor dan kejahatan jalanan. Tidak ada laporan TKP maupun kejadian serupa,” tegasnya.

Gebyar Sunatan Massal Meriahkan Kunjungan Bupati Subang ke Cipunagara

sunatan massal Subang
Foto: fokuspriangan.id

Subang – Sebanyak 54 anak mengikuti sunatan massal yang digelar meriah di Kantor Desa Padamulya, Kecamatan Cipunagara, Jumat (02/05/25). Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian program ‘Saba Desa’ yang dilaksanakan oleh Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, dan Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi.

Program ‘Saba Desa’ bukan hanya menjadi ajang silaturahmi Kang Rey dan Kang Akur dengan masyarakat, tetapi juga sarana untuk meninjau langsung kondisi pelayanan publik serta infrastruktur di wilayah Kecamatan Cipunagara.

Dalam momen penuh kehangatan ini, Kang Rey dan Kang Akur secara langsung menyerahkan panyeuceup kepada anak-anak yang telah dikhitan. Keceriaan tampak jelas di wajah para peserta dan keluarga mereka yang turut hadir menyemarakkan acara.

Di hadapan warga, Kang Rey menyampaikan komitmennya untuk memperbaiki infrastruktur jalan di Cipunagara. Ia menargetkan pada tahun 2026 seluruh jalan rusak, mulai dari Wanasari hingga Jati, akan selesai dibeton dan dapat dilalui dengan nyaman.

“Alhamdulillah hari ini kita bisa menggelar sunatan massal. Saya datang untuk bersilaturahmi dan melihat langsung kondisi jalan. Insyaallah tahun 2026, semua jalan sudah rapi dan mulus,” ujar Kang Rey dalam sambutannya.

Usai acara, Kang Rey berpamitan kepada warga Padamulya untuk melanjutkan perjalanan ‘Saba Desa’ ke wilayah lain di Kecamatan Cipunagara. Ia berkomitmen terus hadir dan menyerap aspirasi masyarakat demi kemajuan daerah.

Kegiatan ini juga dihadiri oleh jajaran pejabat Kabupaten Subang, termasuk anggota DPRD, Sekretaris Daerah, Kepala OPD, serta Forkopimcam Cipunagara, yang turut mendukung jalannya program ‘Saba Desa’.

Subang Peringati Hardiknas: Launching Karantina Pelajar Nakal dan Seruan Pendidikan Bermutu

Hari Pendidikan Nasional Subang
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Pemerintah Kabupaten Subang menggelar Apel Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Lapangan Alun-alun Subang pada Jumat, 2 Mei 2025. Apel ini menjadi momen istimewa yang dihadiri oleh jajaran pejabat Pemkab, Forkopimda, pelajar, dan mahasiswa dari wilayah Subang Kota.

Bupati Subang, Reynaldy Putra, memimpin langsung apel dengan mengenakan pakaian tradisional khas Sunda. Dalam pidatonya, ia menyampaikan amanat Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Muti, yang menekankan pentingnya Partisipasi Semesta Wujudkan Pendidikan Bermutu Untuk Semua.

Reynaldy menambahkan bahwa momentum Hari Pendidikan Nasional tahun ini harus menjadi refleksi bersama untuk meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Subang. Ia menyatakan komitmennya agar pendidikan di Subang terus berkembang.

“Pendidikan di Kabupaten Subang harus lebih baik kedepannya,” tegasnya.

Salah satu indikatornya, menurut Reynaldy, adalah meningkatnya kesejahteraan guru serta kemampuan akademis dan moral para siswa. Ia menilai guru yang sejahtera akan lebih optimal dalam mendidik generasi muda.

“Guru-gurunya harus semakin sejahtera lagi, dan anak-anaknya harus semakin pintar lagi,” ujarnya.

Tak hanya seremonial, Hardiknas tahun ini juga menjadi momen peluncuran program baru untuk menangani pelajar bermasalah. Reynaldy menyatakan bahwa Pemkab Subang resmi mengadopsi model karantina pelajar nakal, serupa dengan program yang telah berjalan di Jawa Barat.

“Hari ini juga sekaligus melaunching program seperti yang di Jabar. Anak-anak yang nakal akan kita lakukan karantina, dan pendidikan di Lanud Suryadi Surya Darma Kalijati,” jelasnya.

Program ini merupakan hasil kolaborasi dengan Kodim, Polres, Lanud, dan Kejaksaan. Sebagai bentuk legalitas, Pemkab akan mengeluarkan Surat Edaran khusus terkait pelaksanaan program tersebut.

Reynaldy juga membuka kanal komunikasi berupa hotline bagi orang tua yang kesulitan mengendalikan anaknya. “Silakan laporkan ke kami, nanti akan kami jemput, atau bisa juga langsung diantar,” pungkasnya.

Koperasi Merah Putih Hadir di Cidahu: Langkah Nyata Bangkitkan Ekonomi Desa

Pembentukan Koperasi Merah Putih di Desa Cidahu
Foto: www.indometro.id

Subang – Desa Cidahu, Kecamatan Pagaden Barat, Kabupaten Subang, resmi menggelar musyawarah desa untuk pembentukan Koperasi Merah Putih, Jumat (2/5). Kegiatan ini menjadi titik awal penguatan ekonomi masyarakat melalui wadah koperasi.

Musyawarah tersebut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, mulai dari Badan Permusyawaratan Desa (BPD), tokoh masyarakat, RT/RW, staf desa, Babinsa, Bhabinkamtibmas, hingga tokoh pendidikan, tokoh agama, dan kader Yandu.

Kepala Desa Cidahu, Toto ST, menekankan pentingnya pembentukan Koperasi Merah Putih sebagai bagian dari program nasional yang digagas Presiden Prabowo. Menurutnya, koperasi ini akan menjadi pilar penggerak ekonomi desa dan mendorong kemandirian masyarakat.

Pembentukan koperasi ini memiliki dasar hukum yang kuat. Di antaranya, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 1992 tentang Perkoperasian, Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2023, serta Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 tentang percepatan peningkatan ekonomi rakyat.

Toto juga mengingatkan pentingnya memilih pengurus koperasi yang benar-benar berasal dari warga desa. “Pengurus harus paham koperasi dan tidak membawa kepentingan pribadi,” ujarnya kepada Indometro.id.

Ia menambahkan bahwa Koperasi Merah Putih sejalan dengan Asta Cita Presiden. Program ini mendorong pembangunan dari pinggiran dengan menggali dan mengembangkan potensi lokal desa.

Melalui koperasi ini, diharapkan masyarakat Desa Cidahu dapat meningkatkan taraf hidupnya secara berkelanjutan. Potensi desa yang selama ini belum tergarap maksimal, bisa menjadi kekuatan ekonomi baru bagi masyarakat.

Aksi Damai Buruh Subang: Suara Kuat di Hari Buruh Internasional

Aksi damai buruh Subang May Day 2025
Foto: tirto.id

Subang – Ratusan buruh dari berbagai serikat pekerja di Kabupaten Subang, Jawa Barat, menggelar aksi damai memperingati Hari Buruh Internasional, Kamis (1/5/2025). Aksi ini berlangsung di sepanjang Jalan Otto Iskandardinata hingga Perempatan Wisma Karya, pusat pemerintahan Kabupaten Subang.

Diprakarsai oleh Aliansi Buruh Subang (ABS), aksi ini melibatkan dua federasi besar: Federasi Serikat Buruh Perjuangan KASBI (FSBP-KASBI) dan Federasi Serikat Buruh Makanan dan Minuman (FSBMM).

“Kami turun atas nama Aliansi Buruh Subang. Yang sudah memastikan ikut adalah FSBP-KASBI dan FSBMM,” ujar Rahmat Saputra, Sekretaris Umum FSBP-KASBI Subang.

Sejak pagi, massa buruh mulai berkumpul di depan Kantor Dinas Tenaga Kerja Subang. Mereka membawa spanduk dan poster yang berisi tuntutan, seperti peningkatan kesejahteraan serta penolakan terhadap sistem kerja kontrak dan outsourcing.

Mereka melakukan long march menuju Wisma Karya. Di titik akhir, orasi digelar dengan penuh semangat, disusul dengan pertunjukan teatrikal yang menyentuh hati.

Aksi seni ini menjadi simbol perlawanan kreatif sekaligus bentuk edukasi publik. “Kawan-kawan buruh menampilkan aksi teatrikal sebagai ekspresi seni perlawanan dan edukasi bagi masyarakat,” kata Rahmat.

Tuntutan utama buruh dalam aksi ini adalah desakan kepada pemerintah daerah agar segera menyelesaikan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Ketenagakerjaan. Aturan ini dianggap penting demi perlindungan hak pekerja lokal.

Dalam orasinya, para buruh menegaskan bahwa perjuangan mereka merupakan bagian dari hak konstitusional dan proses demokrasi. “Kami ingin menyampaikan aspirasi secara damai dan bermartabat,” tegas Rahmat.

Lebih dari sekadar unjuk rasa, aksi ini menjadi simbol solidaritas antarserikat pekerja dan momentum penguatan gerakan buruh lokal.

“May Day bukan sekadar hari libur, tapi hari perjuangan dan refleksi atas kondisi buruh hari ini,” pungkas Rahmat.

Karyawan PT Shinwon Peringati May Day dengan Aksi Bersih-Bersih Lingkungan

Karyawan PT Shinwon bersih-bersih May Day
Foto: www.radarbandung.id

Subang – Ribuan karyawan PT Shinwon Internasional Indonesia memperingati Hari Buruh Internasional dengan cara yang unik dan bermanfaat. Mereka turun langsung ke lingkungan sekitar perusahaan untuk melakukan aksi bersih-bersih sampah.

Kegiatan yang dipusatkan di Desa Marengmang, Kecamatan Kalijati, Subang ini menjadi wujud nyata kepedulian terhadap lingkungan sekaligus bentuk apresiasi terhadap para pekerja. Sejumlah ruas jalan desa menjadi sasaran utama aksi ini.

Direktur PT Shinwon Internasional Indonesia, Mr. Sebachtian Choy, didampingi oleh Manager HRD, Ida Kartika, menyatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas kebersihan di sekitar perusahaan. “Ini bentuk dukungan kami terhadap karyawan dalam momentum May Day,” ujarnya.

Aksi bersih-bersih ini pun mendapatkan sambutan hangat dari pemerintah desa. Kepala Desa Marengmang, Usu Sugiono, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif para pekerja. “Kami sangat menghargai semangat para karyawan PT Shinwon. Mereka adalah bagian penting dalam membangun bangsa,” ungkapnya.

Usu juga mengajak perusahaan lain di wilayah tersebut untuk turut menggelar kegiatan serupa saat memperingati Hari Buruh. Menurutnya, menyampaikan aspirasi tidak harus lewat unjuk rasa, tetapi bisa melalui aksi nyata yang mendidik dan berdampak positif bagi masyarakat.

Stunting Masih Ditemukan di Subang, Target “Zero Stunting” Gagal Tercapai

kasus stunting di Subang
Foto: www.rri.co.id

Subang – Target ambisius Kabupaten Subang untuk mencapai zero stunting pada 2024 belum tercapai. Pada tahun 2025 ini, kasus stunting masih ditemukan di 30 desa yang tersebar di 13 kecamatan. Kondisi ini menjadi perhatian serius bagi Tim Percepatan Penanganan Stunting (TP2S).

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Subang, Maxi, menegaskan bahwa temuan ini adalah peringatan keras agar seluruh pihak terkait bekerja lebih keras dan terkoordinasi. “Ini warning bagi kita semua. Kita harus lebih serius menuntaskan stunting,” ujarnya.

Menurut Maxi, penyebab stunting tidak selalu berkaitan dengan kekurangan gizi semata. Faktor kesehatan ibu dan anak juga sangat berpengaruh. “Bukan hanya soal gizi, tetapi juga kondisi kesehatan. Misalnya ibu yang memiliki penyakit atau anak yang sedang sakit,” jelasnya.

Kegagalan mencapai nol kasus stunting menunjukkan bahwa penanganan harus lebih menyeluruh dan tidak hanya berfokus pada pemberian makanan bergizi. Upaya preventif melalui peningkatan layanan kesehatan juga menjadi kunci penting.

Dengan masih ditemukannya kasus stunting hingga 2025, Kabupaten Subang dihadapkan pada tantangan besar dalam mewujudkan generasi sehat dan berkualitas. Dukungan lintas sektor dibutuhkan agar penanganan stunting berjalan efektif dan merata di seluruh desa.

Bupati Subang Janji Prioritaskan Perda Ketenagakerjaan dan Tolak Outsourcing

Bupati Subang tolak outsourcing
Foto: www.koranperdjoeangan.com

Subang – Bertempat di ruang pertemuan lantai dua Kantor Bupati Subang, suasana audiensi pra Mayday 2025 berlangsung hangat dan serius. Bupati Subang Reynaldi Putra Andita menerima langsung perwakilan dari Aliansi Buruh Subang (ABS) pada Rabu, 30 April 2025, tepat pukul 10.00 WIB.

Sejumlah pimpinan serikat hadir dalam pertemuan ini. Di antaranya adalah Suwira, S.T., S.H. selaku Pimpinan ABS sekaligus Ketua KC FSPMI Kabupaten Subang. Hadir pula Nanang S dari KASBI Subang, Hendra dari DPC SPN, dan Abah Hery dari FSBBM.

Warlan dari FSP SPSI Subang serta Dedi Supianto dan Kekey Nugraha dari FSPMI juga turut serta. Dari unsur pemerintah, Kepala Dinas Tenaga Kerja Subang Rona Mairansyah beserta jajaran hadir mendampingi Bupati Reynaldi.

Dalam sesi penyampaian aspirasi, Suwira menekankan bahwa isu mengenai upah tinggi sebagai penyebab PHK adalah narasi menyesatkan. Ia membandingkan dengan kondisi di Jawa Tengah yang meski upahnya rendah, tetap terjadi PHK massal.

ABS juga mendorong percepatan pembentukan Perda Ketenagakerjaan Subang. Selain itu, mereka menyoroti pentingnya pembentukan Satgas PHK yang terdiri dari unsur pemerintah, pengusaha, dan serikat buruh. Satgas ini diharapkan mengawasi proses PHK agar sesuai aturan, serta memastikan perlindungan jaminan sosial buruh tetap terpenuhi.

Masalah mendasar lainnya adalah banyaknya buruh PHK yang kehilangan akses jaminan kesehatan. Padahal, menurut aturan BPJS dan Permenkes, mereka masih berhak mendapatkan layanan kesehatan gratis selama enam bulan dan bisa masuk dalam program JKN-KIS PBI yang dibiayai pemerintah daerah.

Bupati Subang merespons dengan tegas. Ia berjanji menjadikan Perda Ketenagakerjaan sebagai prioritas, bahkan menyatakan telah menyepakati hal ini dengan Pimpinan DPRD Subang. Ia menegaskan bahwa janji tersebut adalah bagian dari komitmennya sejak masa kampanye.

Pernyataan paling menarik datang ketika Bupati Reynaldi menyatakan Subang tidak akan menerapkan sistem outsourcing dalam penerimaan kerja. Ia berkomitmen memasukkan larangan ini dalam Perda Ketenagakerjaan yang tengah disusun.

“Outsourcing adalah bentuk pungli kepada pencari kerja yang dibiarkan,” tegasnya dalam forum tersebut.

Audiensi yang berlangsung sekitar satu jam itu ditutup dengan pernyataan harapan dari Suwira. Ia menyatakan bahwa FSPMI sangat mengapresiasi keputusan Bupati Subang. “Semoga apa yang diucapkan benar-benar direalisasikan,” ujarnya.

Subang Siap Sambut May Day 2025 dengan Aksi Damai dan Pengamanan Ketat

Subang — Menyambut peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2025, ribuan buruh di Kabupaten Subang dijadwalkan menggelar aksi damai. Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kabupaten Subang, Rona Mairansyah, berharap peringatan ini berlangsung lancar dan kondusif.

Rona menyatakan dukungannya terhadap rencana aksi dari sejumlah serikat buruh Subang. Ia mengungkapkan bahwa salah satu titik tujuan massa aksi adalah Kantor Disnaker Subang.

“May Day merupakan simbol perjuangan buruh. Kami siap menyambut mereka dengan tangan terbuka,” ujar Rona pada Rabu (30/4/2025).

Demi menjaga keamanan, Disnaker Subang akan berkoordinasi dengan pihak kepolisian dan TNI. Rona memastikan keterlibatan Polres Subang dan Kodim 0605 Subang untuk menjamin kelancaran jalannya aksi.

Ia juga menyampaikan harapannya agar peringatan May Day bisa membawa manfaat bagi semua pihak, terutama para pekerja dan pelaku usaha di Subang. “Semoga buruh semakin sejahtera dan pelaku usaha terus berkembang,” tutupnya.

Sementara itu, Polres Subang telah menggelar latihan pengendalian massa (Dalmas) pada Selasa (29/4/2025). Latihan ini berlangsung di Lapangan Apel Tatag Trawang Tungga Polres Subang.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk meningkatkan kesiapsiagaan personel. Hal ini penting guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan saat peringatan May Day berlangsung.

Sosialisasi Hukum di Cibogo: Warga Dibekali Pengetahuan untuk Lindungi Hak dan Masa Depan

Subang – Pemerintah Desa Cibogo, Kecamatan Cibogo, Kabupaten Subang menggelar kegiatan penting bersama Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Universitas Subang. Mereka menyelenggarakan sosialisasi Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2011 tentang bantuan hukum untuk masyarakat kurang mampu.

Kegiatan yang berlangsung di aula kantor desa pada Rabu (30/4/2025) ini bertujuan meningkatkan pemahaman warga tentang hak konstitusional mereka terhadap keadilan. Tema yang diangkat meliputi perlindungan anak, narkotika, dan pelecehan seksual.

Dua narasumber hadir dalam sosialisasi ini. Irvan, SH membahas mengenai undang-undang narkotika, sementara Saeful, SH menyampaikan materi terkait perlindungan anak.

Sekretaris Desa Rahmat, mewakili Kepala Desa Ahmad Mahbubi, menjelaskan pentingnya kegiatan ini sebagai bentuk pemberdayaan hukum masyarakat. Menurutnya, tema yang diangkat sangat relevan dengan berbagai kejadian di lingkungan desa.

Ia menambahkan bahwa masyarakat Desa Cibogo yang mayoritas berprofesi sebagai petani kini tengah menghadapi masa transisi akibat industrialisasi. Hal ini membawa tantangan hukum baru yang perlu dipahami warga.

Pemdes Cibogo pun menggandeng LBH Unsub untuk memberikan pengetahuan dasar tentang hukum. Dengan memahami aturan, warga diharapkan bisa lebih siap menghadapi dinamika kehidupan sehari-hari.

Rahmat juga menyampaikan apresiasi kepada LBH Unsub atas dedikasi mereka. Ia berharap kegiatan ini tidak berhenti sebagai seremonial, tapi dilanjutkan dengan pendampingan nyata bagi warga yang membutuhkan bantuan hukum.

Perwakilan LBH Unsub, Ramadita, SH menjelaskan bahwa mereka telah menjalin kerja sama dengan Pengadilan Negeri Subang selama delapan tahun. Mereka membuka layanan hukum gratis di Posbakum, baik untuk perkara pidana maupun perdata.

Ramadita menegaskan bahwa semua layanan diberikan secara cuma-cuma. Warga bisa datang langsung ke pengadilan atau berkonsultasi secara online. LBH Unsub siap melayani berbagai urusan hukum, termasuk perubahan identitas dan pembuatan akta.

Ia juga menyoroti pentingnya bantuan hukum sebagai bagian dari hak asasi warga, khususnya bagi mereka yang tergolong tidak mampu. Penerima bantuan hukum harus menyertakan surat keterangan tidak mampu dari kelurahan atau desa.

Dengan adanya sosialisasi ini, warga Desa Cibogo kini memiliki bekal lebih baik untuk memahami hukum dan memperjuangkan hak mereka dengan cara yang benar.

Recent Posts