Beranda blog Halaman 1167

Polres Pangandaran Operasi Disiplin Helm Seminggu 3 Kali

IMG_20230113_074438_i7460ALG7A_59MCfGIL5T.jpeg

harapanrakyat.com,- Jajaran Polres Pangandaran gelar operasi meningkatkan disiplin penggunaan helm keselamatan. Hal itu sesuai amanat Undang-undang Lalu lintas pasal 291 tentang pengendara roda 2 wajib menggunakan helm. 

Pantauan harapanrakyat.com, masih banyak pengendara yang tidak menggunakan helm keselamatan. Pemotor pun banyak yang nyelonong tidak menghiraukan adanya petugas di Bundaran Marlin.

Kabag Ops Polres Pangandaran Kompol Dodi Arahmansyah mengatakan operasi disiplin ini sesuai perintah atasan. Tujuannya agar para pemotor untuk selalu menggunakan helm saat berkendara.

“Kegiatan operasi ini fokus pada teguran terhadap yang tidak menggunakan helm keselamatan. Kita tidak ada penilangan,” kata Dodi Arahmansyah, Kamis (12/1/2023)

Dodi menjelaskan pengendara sepeda motor yang kedapatan tidak pakai helm mendapat teguran. Petugas pun memberikan lembar kuning kepada pelanggar lalu lintas. Selanjutnya pengendara wajib membawa helm supaya bisa mengambil kembali sepeda motornya.

“Operasi disiplin ini amat dari Pak Kapolres. Tujuannya mengedukasi masyarakat mengenai kewajiban memakai helm,” kata Dodi.

Baca Juga: Bahayakan Pengendara, Polres Pangandaran Tambal Jalan Berlubang

Dodi menegaskan operasi ini akan pihaknya lakukan seminggu tiga kali secara masif. Dalam operasi disiplin ini, Polres Pangandaran kerja sama dengan Satpol PP, Dishub, Polisi Militer dan Jaga Lembur.

“Yang sudah kita berhentikan karena melanggar ada sekitar 50 lebih. Pelanggar tersebut mengambil helm ke rumahnya, maka kendaraan kita kembalikan. Terlebih dulu kita berikan edukasi,” jelas Kompol Dodi Arahmansyah.

Terkait dengan pemberlakukan tilang elektronik atau ETLE, Dodi mengatakan Polres Pangandaran saat ini masih dalam tahap pengajuan ke Mabes Polri.

“Mudah-mudahan ke depan Polres Pangandaran memiliki fasilitas ETLE karena belum ada. kita mengedepankan teguran dan edukasi bahwa helm keselamatan sangat penting dan wajib bagi pengendara roda 2,” pungkasnya. (Madlani/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Menteri PPPA Beri Penghargaan ke Stakeholder G20 EMPOWER

IMG-20230112-WA0005_copy_800x533.jpg

review1st.com – G20 EMPOWER telah berhasil menempatkan isu perempuan dan kesetaraan gender di forum G20 Presidensi Indonesia di sepanjang 2022. Pada puncaknya, isu tersebut juga berhasil dimasukkan sebagai bagian dalam isi deklarasi Pemimpin G20 Presidensi Indonesia.

Atas keberhasilan mengangkat isu perempuan dan kesetaraan gender tersebut, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) Republik Indonesia memberikan penghargaan dan apresiasi kepada seluruh stakeholders G20 EMPOWER Indonesia yang telah berkontribusi.

Menteri KPPPA, Bintang Puspayoga, menyerahkan sertifikat apresiasi tersebut di Jakarta, Rabu (11/1). Bintang Puspayoga menyampaikan, “Deklarasi G20 telah membuat kemajuan yang signifikan, di mana negara-negara G20 telah menyepakati dan berkomitmen terhadap pemberdayaan perempuan dan kesetaraan gender dalam pernyataan lengkap tersendiri yang tertuang dalam butir ke-46 komitmen Deklarasi Pemimpin G20 di Bali.

Hal ini menunjukkan bahwa negara-negara anggota G20 juga serius menempatkan perempuan sebagai inti dari pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Pencapaian ini tentu tidak terlepas dari kerja keras dari rekan-rekan G20 EMPOWER, para advocates dan pihak-pihak yang telah terlibat dalam menyukseskan terselenggaranya  rangkaian kegiatan.”

“Mendengar dari rekan-rekan advocates G20 EMPOWER, banyak program dan kegiatan yang berjalan dengan baik dan berkesinambungan. Hal itu akan bermanfaat bagi para perempuan dan untuk kami di jajaran KemenPPPA, yang diberikan amanah terkait pemberdayaan perempuan.

Oleh karenanya, saya berharap bahwa para advocates G20 EMPOWER ini  dapat melanjutkan kiprahnya dengan membuat kepengurusan periodik dan mengkoordinasi kegiatan yang dilakukan sesuai dengan komitmen perusahaannya masing-masing”, tutur Bintang Puspayoga lebih jauh.

Sejak Desember 2021 hingga November 2022 yang lalu, Indonesia secara resmi memegang kepresidenan pada G20 2022, termasuk di dalamnya G20 EMPOWER.

Kementerian PPPA bersama dengan XL Axiata dan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI), menjadi focal point dalam menjalankan tugas G20 EMPOWER. Salah satu isu penting yang diangkat adalah bagaimana menanamkan pentingnya kepemimpinan perempuan dalam sektor swasta dan publik.

Ada sebanyak 101 penghargaan yang diberikan kepada 61 advocates, 15 sponsor, dan 25 komite. Selaku advocates G20 EMPOWER Indonesia, antara lain diberikan kepada Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini, General Manager PLN Pusat Enjiniring Ketenagalistrikan PT PLN (Persero), Chairani Rahmatullah, dan Direktur Keuangan PT Pertamina Internasional Shipping, Emma Sri Martini.

Selain itu, salah satu perwakilan sponsor yang juga turut hadir menerima apresiasi adalah Chairman and CEO SinarMas Agribusiness & Food Indonesia, Franky Oesman Widjaja.

Penghargaan ini, tentunya, diberikan dengan melihat berbagai kontribusi, baik offline maupun online, yang telah diberikan sepanjang pelaksanaan kegiatan G20 EMPOWER Presidensi Indonesia.

Chair G20 EMPOWER Presidensi Indonesia, Yessie D Yosetya, mengungkapkan, “Sebagai working group, G20 EMPOWER telah menunjukkan komitmennya untuk mendukung peran perempuan dari sisi bisnis, khususnya pengusaha perempuan, dalam upaya penanganan dan penyelesaian isu terkait pemberdayaan perempuan secara global.” 

Menurut Yessie, isu mengenai kebangkitan ekonomi perempuan dan perlindungan pada anak atas dampak yang timbul setelah pandemi Covid-19, menjadi salah satu poin penting yang dimasukkan ke dalam Deklarasi Pemimpin G20 di Bali yang lalu.

Poin ini tentunya untuk menjawab tantangan dan isu global terkait perempuan, yang perlu mendapatkan perhatian serius.

Sementara itu, Co-Chair G20 EMPOWER Presidensi Indonesia, Rinawati Prihatiningsih, menyampaikan, perjalanan G20 EMPOWER tidak sampai di sini saja, masih banyak tugas dan tanggung jawab yang harus diselesaikan secara cepat.

Menurutnya, gotong royong yang telah dibangun di sepanjang G20 Presidensi Indonesia kemarin, dapat terus menyala untuk mendorong proses transformasi pemberdayaan ekonomi perempuan dan anak perempuan melalui pendekatan yang inklusif, ambisius, dan berorintasi pada aksi membangun masa depan yang berkelanjutan.

“Kita ingin melihat semakin banyak perempuan yang bisa mengambil peran strategis dalam lingkup pengambil keputusan.

Termasuk dalam hal kendali dalam menentukan yang terbaik untuk dirinya sendiri. Ke depannya, peran setiap pihak sangat diharapkan mampu mendorong percepatan peningkatan angka pemberdayaan perempuan secara global,” lanjut Rinawati.

G20 EMPOWER Presidensi Indonesia, akan terus mendorong pelaksanaan rekomendasi yang telah disusun G20 EMPOWER pada tahun 2022 yang lalu. Termasuk, melacak dan memastikan ada hasil nyata yang diterapkan pemerintah dan seluruh elemen yang terlibat di dalamnya.

Heboh Ketua Nasdem Kota Tasikmalaya Dicopot, Begini Faktanya

IMG_20230113_055121_T33VacLf7y_XWuTg1YB0J.jpeg

Berita Tasikmalaya, (Harapanrakyat.com),- Heboh beredar kabar Ketua Partai Nasdem Kota Tasikmalaya Azies Rosmaya Mahfud dicopot dari jabatannya sebagai ketua DPD oleh DPW Nasdem Jabar. Azies pun menepis isu tersebut.

“Kalau ini tidak menjelaskan ini saya khawatir terutama buat jajaran DPD dan Bacaleg itu ada miskomunikasi. Nasdem dan Azies itu lambang satu, mereka percaya terhadap Azies dan Nasdem itu tidak akan terpisahkan,” Kata Azies Rismaya Mahfud di Kantor DPD Nasdem Kota Tasikmalaya, Kamis (12/1/2023).

Azies menegaskan kabar pencopotan tersebut tidak benar dan hanya miskomunikasi.

“Untuk menentramkan dan menenangkan. Berita yang sudah tersebar kalau saya dicopot oleh DPW Nasdem Jawa Barat itu tidak benar hanya ada mis komunikasi,” ungkapnya.

Agar tidak ada kabar serupa, Azies pun akan membetulkan struktur organisasi Partai Nasdem, mendahulukan Silaturahmi dan konsolidasi internal.

Baca Juga: AHY Tepis Isu Koalisi Bersama PKS dan Nasdem Jalan di Tempat

“Jangan sombong dan takabur. Dahulukan akhlak itu yang utama dan pertama. Kita sapa warga, memberikan tutur bahasa yang mudah sehingga masyarakat dapat memahami,” jelasnya.

Ketua Partai Nasdem Kota Tasikmalaya ini menargetkan raih 10 kursi DPRD pada Pemilu mendatang. Untuk meraihnya, Nasdem ke depan harus silaturahmi, berbuat baik dan biarkan dalam hati dekat dengan warga yang tulus dan ikhlas. Jangan membodohi warga namun mengajarkan pemahaman sesuai amanat UUD 45.

“Kita optimis. Nasdem harus terorganisir dengan baik. Itu salah satu kekuatan dengan niat yang baik, tidak boleh ada yang bengkok. Salam Restorasi, perubahan ker arah yang lebih baik,” ujarnya.

Sementara itu, Ahmad Taufik Sakit, Ketua Bapilu Nasdem Kota Tasikmalaya menjelaskan, terkait kabar pencopotan Ketua Nasdem Tasikmalaya hanya miskomunikasi. Ada hal teknis yang harusnya melaporkan ke DPW tapi tidak mengirimkan laporan.

“Ketika tidak ada pergerakan seperti ini akan di nol kan dan seandainya terjadi akan ada Plt. Tapi tidak terjadi dan itu hanya miskomunikasi,” tegasnya. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Segera Daftar! D’Kopian Cafe Gelar Lomba Band Akustik

IMG-20230109-WA0028-01.jpeg

KOTASUBANG.com,SubangD’Kopian Cafe akan menggelar event lomba band akustik 5 April mendatang. Manager D’Kopian Cafe Deddy Alexander mengatakan event ini terbuka untuk musisi-musisi sekabupaten Subang.

“Dengan event ini diharapkan calon musisi Subang dapat mengapresiasikan karya musiknya, ujarnya.

Deddy menambahkan untuk pendaftaran peserta dapat dilakukan di 9 studio musik yang tersebar di Subang.

“Dan kedepan D’kopian akan membuka ruang kreasi potensi anak muda selain musik, seperti, game online , stand up dan lainnya”katanya.

Pengamat Sosial dan Politik di Ciamis Sebut 2023 Menjadi Tahun Krusial Bagi Pasangan HY

Endin-Ciamis.jpg

harapanrakyat.com,- Pengamat sosial dan politik, Endin Lidinilah menyebut tahun 2023 menjadi tahun yang krusial bagi Bupati dan Wakil Bupati Ciamis, Herdiat Sunarya-Yana D Putra (HY), dalam menuntaskan visi misi Kabupaten Ciamis.

Endin mengatakan, Bupati dan Wakil Bupati Ciamis saat ini adalah hasil Pilkada tahun 2018, tepatnya 27 Juni. Sehingga, secara silogisme bisa ditarik kesimpulan bahwa masa jabatan pasangan HY akan berakhir pada tahun 2023. Sesuai dengan UU Nomor 10 Tahun 2016 tentang Pilkada.

“Walaupun begitu, konklusi ini masih tentatif. Karena mungkin saja ada interpretasi lain yang berbeda dari pihak berwenang. Atau ada perubahan regulasi terkait akhir masa jabatan HY. Sehingga membuka kemungkinan akhir masa jabatan HY di 2024, mengikuti waktu pelantikan,” kata Endin Lidinilah, pengamat sosial dan politik di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, kepada harapanrakyat.com, Kamis (12/01/2023).

Dampak Berakhirnya Jabatan Bupati Ciamis Menurut Pengamat Sosial dan Politik

Baca Juga: Saat Monitoring Pembangunan Jalan, Bupati Ciamis Bantu Rutilahu Warga Kepel Cisaga

Menurutnya, hal ini setidaknya harus menjadi atensi semua pihak, terutama masyarakat Ciamis. Karena ada dampak dari berakhirnya masa jabatan tersebut. Apalagi kalau berakhirnya tahun 2023, padahal Pilkada baru akan dilakukan November 2024.

“Pertama, visi misi HY yakni, mantapnya kemandirian ekonomi, sejahtera untuk semua. Visi misi ini didesain untuk diselesaikan dalam 5 tahun, sesuai perencanaan yang ada dalam RPJMD Ciamis tahun 2019-2024,” ungkapnya.

Ketika masa jabatan pasangan HY berakhir tahun 2023, maka penyelesaian visi itu dilaksanakan oleh Penjabat (Pj) Bupati.

Secara normatif, kata Endin, pasangan HY hanya berkewajiban menyelesaikan RKPD tahun 2023. Sedangkan, RKPD 2024 pelaksanaannya oleh Pj. Bupati.

Karena itulah, masyarakat harus memastikan Pj akan menuntaskan visi pasangan HY sebagai Bupati dan Wakil Bupati Ciamis yang ada dalam RPJMD.

Kedua, visi mandiri dan sejahtera yang diemban HY merupakan kontinuitas dari visi Bupati dan Wakil Bupati Ciamis sebelumnya. Hal ini sebagai konsekuensi dari implementasi visi yang ada pada dokumen Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) Ciamis 2005-2025.

“Dengan iman dan taqwa Ciamis maju, mandiri dan sejahtera. Setiap 5 tahun visi tersebut di breakdown dalam RPJMD pasca pemilihan bupati,” kata Endin.

Baca Juga: Dalam Jambore Penyuluh Pertanian, Wabup Ciamis Akan Perjuangkan Kesejahteraan PPL

Setiap Bupati Harus Punya Ikon

Dengan demikian, seharusnya setiap bupati sudah mempunyai ikon (ciri khas sebagai pembeda). Ia menyebut bahwa, Bupati Engkon Komara ikonnya “Kemajuan”. Bupati Iing Syam Arifin ikonnya “Kemandirian”, dan Bupati Herdiat ikonnya “Kesejahteraan”.

Namun, Endin menyayangkan bahwa ikon kemajuan dan kemandirian  belum tercapai pada masa dua bupati sebelumnya. Sehingga, Bupati Herdiat tetap dibebani visi kemandirian dan kesejahteraan. Hal itu sebenarnya membutuhkan prasyarat ikon kemajuan terlebih dahulu.

Menurut Endin, akibat ikon mandiri dan sejahtera yang terkesan dipaksakan, maka Bupati Herdiat harus menanggung beban berat. Apalagi di tengah perjalanan ada pandemi Covid-19, dan di akhir perjalanan ada pengurangan masa jabatan.

“Lalu apa yang harus dilakukan? Menurut saya, Pemda Ciamis harus realistis dengan cara mendefinisikan kembali makna kemandirian dan kesejahteraan, sesuai eksisting yang ada. Misalnya, membatasi kemandirian dan kesejahteraan pada sektor-sektor tertentu. Pertanian dan petani misalnya, sesuai potensi Ciamis,” paparnya.

Menurutnya, secara personal Herdiat sudah punya ikon “Bupati Olahraga” dengan PSGC-nya. Karena, tidak ada bupati di Priangan Timur ini yang konsen penuh terhadap olahraga.

“Makanya ini menjadi pembeda, plus ikon Bupati Herdiat. Tetapi ikon personal tersebut harus dikapitalisasi untuk mewujudkan ikon “kemandirian dan kesejahteraan” masyarakat Ciamis. Bukan sekedar ikon pribadi,” tandasnya.

Baca Juga: Bupati Herdiat Sebut Hadirnya Bapenda Ciamis untuk Tingkatkan Kinerja

Ini yang Harus Pemda Ciamis Lakukan

Hal lain yang bisa pemda lakuan adalah membangun pondasi untuk memandirikan keuangan daerah dengan cara menaikan IKF (Indeks Kemandirian Fiskal).

Tentunya diukur dengan prosentase PAD terhadap pendapatan daerah yang saat ini baru mencapai 9 persenan. Jadi masih jauh dari angka kemandirian 50 persen.

Endin juga menilai, langkah-langkah yang dilakukan saat ini dengan pembentukan BUMD Galuh Perdana, penguatan BUMD Perumda BPR Galuh. Kemudian, pembentukan SKPD baru Bapenda dalam konteks kelembagaan sudah tepat.

Tinggal penguatan pada aspek data, SDM, ketatalaksanaan, sarana prasarana, dan menguatkan keterlibatan pentahelix. Terutama komunitas masyarakat supaya lebih partisipatif.

Endin menambahkan, sarana prasarana olahraga yang sudah tersedia harus benar-benar dioptimalkan. Selain itu, event-event juga dimaintain dan dirutinkan secara berkala.

“Dengan begitu, maka akan memberikan efek pertumbuhan ekonomi menuju kesejahteraan dan kebahagiaan komunal. Bukan parsial atau bahkan personal,” pungkas pengamat sosial dan politik di Kabupaten Ciamis, Endin Lidinilah. (Fahmi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Lewat Keunggulan DFSK Super Cab, Bikin Konsumen Lebih Untung

rockomotif-spesifikasi-dfsk-super-cab.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Lewat spesifikasi DFSK Super Cab yang ditawarkan untuk konsumen, hal ini dikatakan dapat memberikan untung yang lebih banyak bagi para pelaku usaha lewat kendaraan niaga ini.

Segmen kendaraan niaga ini menjadi salah satu andalan para pabrikan otomotif di Tanah Air, ini pula yang membuat PT Sokonindo Automobile terus berbenah diri untuk memberikan layanan kepuasan kepada konsumen mereka.

Berbekal spesifikasi DFSK Super Cab yang telah diperhitungkan dengan matang, mulai dari segi ukuran kendaraan, daya angkut, daya tahan, hingga servis purna jual yang sangat terjangkau, hal ini yang nantinya akan dapat dirasakan oleh para pelaku usaha.

“Kami percaya desain yang ditawarkan, daya angkut yang maksimal, berdaya tahan tinggi, dan biaya kepemilikan yang rendah membuat kendaraan niaga ringan ini bisa memberikan untung yang maksimal bagi usaha pemiliknya,” ungkap Marketing Head PT Sokonindo Automobile, Achmad Rofiqi, melalui keterangan resminya.

Mengenai spesifikasi DFSK Super Cab, pabrikan telah mendesain mobil ini dengan dimensi panjang 4.280 mm, lebar 1.810 mm dan tinggi 1.890 mm dengan wheelbase 2.750 mm. Lewat dukungan tersebut, dipercaya dapat mengangkut barang lebih banyak untuk mendukung pelaku usaha dalam menjalankan bisnisnya.

Performa kuat yang ditawarkan oleh kendaraan ini disediakan oleh mesin DK15 1.500 cc bertenaga 102 daya kuda dan torsi 140 Nm yang andal. Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) sudah melakukan uji konsumsi bahan bakar untuk DFSK Super Cab 1.5 Gasoline dan hasilnya adalah 13.59 kilometer/liter.

Selain itu demi meningkatkan ketenangan konsumen dalam mengendarai dan menjaga kualitas tertinggi, selain dibekali dengan keunggulan yang mumpuni, konsumen juga akan mendapatkan garansi selama 3 tahun / 120.000 kilometer (tergantung yang lebih dahulu dicapai) dan ini adalah garasi terpanjang di kendaraan komersial ringan.

Merasakan Torsi yang Melimpah Lewat Suzuki Gixxer SF250

rockomotif-suzuki-gixxer-sf250-01.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Saat melakukan review Suzuki Gixxer SF250 selama dua pekan, tim ROCKOMOTIF merasakan sensasi baru dalam menggeber motor yang dibanderol dengan harga Rp51 jutaan.

Ini menjadi masterpiece baru dari pabrikan tersebut dalam memanjakan konsumen yang kepingin motor dengan kapasitas mesin 250cc. Meski hanya dibekali satu silinder, namun tenaga dan torsi yang dihasilkan dari motor tersebut sangat memanjakan pengendara untuk berakselerasi setiap saat.

Sebelum membahas perihal sektor jantung pacu yang menjadi fokus pada review Suzuki Gixxer SF250, kami akan menjelaskan sedikit mengenai desainnya. Lantaran dibekali livery Ecstar, banyak orang mengira bahwa ini merupakan GSX-R 150.

Namun, jika diperhatikan secara seksama mulai dari fairing, hingga bagian buritan, model ini memiliki tampilan yang lebih menggoda. Terlebih pada desain fairing, motor yang dirilis pada tahun 2022 lalu hadir dengan tampilan lebih sporty. Bahkan untuk stoplamp, telah dibekali teknologi LED serta desainnya sangat atraktif lantaran dibekali dengan handle belakang yang memiliki gaya agresif.

Review Suzuki Gixxer SF250
Bagian belakang memiliki desain yang sporty

Saat review Suzuki Gixxer SF250 ini, saya juga merasakan betapa rigidnya motor ini lantaran ditopang melalui suspensi depan dan belakang yang mumpuni. Di bagian depannya, model ini datang dengan sistem teleskopik dan di bagian belakangnya hadir melalui monoshock.

Mengenai posisi berkendaranya, bagi saya ada perbedaan antara motor ini dengan GSX-R 150. Saat mengendarai GSX-R 150, posisi badan saya begitu menunduk, tetapi untuk model ini lebih ergonomis.

Setelah dibuat terkagum dengan tampilannya, salah satu keunggulan yang dirasakan saat review Suzuki Gixxer SF250 ini adalah torsi yang begitu memanjakan. Putaran mesin yang dihasilkan terasa begitu cepat untuk mencapai 7.000 rpm. Pada saat itulah, kenikmatan untuk merasakan tenaga dari motor ini bisa dirasakan.

Namun memang ada sebuah hal yang cukup mengganggu di mana suara raungan mesin saat posisi idle cukup berisik. Tentunya, ini merupakan penilaian dari perspektif saya sebagai reviewers. Akan tetapi, hal tersebut bukan sebuah hal buruk, mengingat karakter mesin ini memang dikenal seperti itu.

Review Suzuki Gixxer SF250
Posisi berkendara pada motor ini cukup ergonomis

Hal lain yang saya rasakan saat review Suzuki Gixxer SF250 adalah aspek keselamatan Anti-lock Braking System (ABS) yang ditanamkan pada motor ini. Hal ini tentunya memberikan rasa aman kepada pengendara saat bermanuver sehingga akan lebih percaya diri lagi.

Adapun impresi lain yang membuat saya begitu terkesima adalah bobotnya yang cukup ringan saat diajak bermanuver. Untuk meliuk-liuk di belokan, motor ini bisa memberikan pengendalian yang mantap.

Begitupun dengan akselerasi penuhnya, saat review Suzuki Gixxer SF250 ini saya mencoba untuk memaksimalkan tenaga yang dihasilkan. Hasilnya? Motor ini mampu melesat hingga 120 kpj saat kondisi jalan memungkinkan untuk digeber.

Review Suzuki Gixxer SF250
Mesin satu silinder 250 cc begitu mumpuni untuk berakselerasi

Meski ada beberapa poin positif, namun saya juga turut mencatat kekurangan dari motor ini. Salah satunya adalah fitur keyless yang sempat ada di GSX-R 150, namun di model ini tidak ditanamkan. Begitupun dengan perpindahan persneling dari tiga keempat, kadang kala sempat terkendala dan sulit untuk dimasukkan.

Kesimpulan dari pengetesan motor ini menurut saya adalah model ini layak untuk dipinang dan sangat mumpuni jadi tunggangan pribadi saat mobilitas harian ataupun weekend ride semata.

Dinkes Ciamis Pantau dan Cek Makanan, Termasuk Jajanan Chiki Ngebul

Chiki-Ngebul.jpeg

harapanrakyat.com,- Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, sering memantau dan mengecek pangan serta jajan anak di sekolah. Termasuk jajanan Chiki Ngebul yang sedang viral saat ini.

“Jadi sebetulnya tidak hanya Chiki Ngebul saja, karena kami sudah biasa memantau. Baik ke pasar maupun ke sekolah-sekolah untuk mengecek makanan. Seperti Chiki Ngebul, Arumanis dan jenis jajanan lainnya yang mengandung bahan pengawet. Itu sering bersama BPOM,” kata Kabid. Kesmas Dinkes Ciamis, Eni Rochaeni, Kamis (12/01/2023).

Ia menjelaskan, pemantauan dan pengecekan tersebut sudah menjadi program Dinas Kesehatan Ciamis. Dalam hal ini Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas). Programnya adalah pangan dan jajanan sekolah.

“Selain ke pasar, kita juga bersama BPOM ke sekolah-sekolah untuk mengecek makanan yang ada di kantin-kantin sekolah. Kita edukasi dan sosialisasi tentang makanan sehat dan bergizi, itu sudah rutin,” tuturnya.

Dinkes Ciamis akan Melacak Jajanan Chiki Ngebul

Baca Juga: Pengumuman! Dinkes Ciamis Warning Apotek Tidak Jual Obat Sirup

Eni yang akrab disapa ‘dokter cinta’ itu menjelaskan, dalam pengecekan dan pemantauan makanan, jika menemukan ada makanan yang mengandung bahan pengawet, borak dan lainnya yang beresiko terhadap kesehatan, maka pihaknya akan melakukan pembinaan dan edukasi kepada pelaku usahanya secara rutin.

“Jadi nanti kalau misalkan di kantin sekolah ada makanannya yang mengandung bahan-bahan tersebut, nanti tidak akan mendapatkan stiker kalau makanannya tidak sehat,” ujarnya.

Menurut Eni, untuk jenis jajanan seperti Chiki Ngebul, sepertinya di sekolah jarang ada. Kalau ada, itu kemungkinan di pasar, hajatan atau tempat-tempat wisata.

“Di Ciamis ini ada 37 Puskesmas dan ada sanitariannya. Nanti bisa bekerja sama dengan anak usia remaja. Nanti mereka akan melacak dan mendata jajanan Chiki Ngebul pada setiap wilayah di 37 Puskesmas,” kata Eni.

Ia menambahkan, mengenai ancaman bahaya sebenarnya bukan hanya dari jajanan Chiki Ngebul saja. Tapi ada juga dari jenis makanan lainnya yang mengandung bahan pengawet, pewarna buatan, dan bahan lainnya yang beresiko terhadap kesehatan.

“Maka dari itu, kita edukasi masyarakat dan juga anak-anak sekolah untuk lebih bijak dalam memilih makanan atau jajanan. Baik itu di lingkungan sekolah maupun luar sekolah,” pungkasnya. (Feri/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Jaringan PDAM Dinanti Warga Langensari, DPUPR Kota Banjar: Masih Tahap Pemeliharaan

PDAM-1.jpg

harapanrakyat.com,- Instalasi jaringan PDAM Tirta Anom di wilayah Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, yang telah terpasang hingga kini belum beroperasi. Warga yang sudah lama menanti layanan air bersih pun mengeluhkan hal itu.

Menanggapi perihal tersebut, Kepala Dinas PUPR Kota Banjar Tomy Subagja, melalui Kabid. Ciptakarya Irman Nurachman mengatakan, perluasan instalasi jaringan pipa air bersih di wilayah Kecamatan Langensari masih dalam tahap pemeliharaan.

Masa pemeliharaan tersebut masih berlangsung hingga enam bulan kedepan. Pihak DPUPR belum lama ini juga melakukan inspeksi hasil pengerjaan ke lapangan. Untuk inspeksi ini akan dilakukan tiga kali selama proses pemeliharaan.

“Masih dalam masa pemeliharaan. Kita sampai hari ini juga masih melakukan inspeksi hasil pengerjaan,” kata Irman kepada wartawan, Kamis (13/01/2023).

Lanjutnya menjelaskan, inspeksi tersebut untuk mengetahui kekurangan hasil pengerjaan. Seperti adanya kebocoran instalasi, tekanan air, dan lainnya yang memang perlu penyempurnaan setelah proses pengerjaan selesai.

Baca Juga: Warga Langensari Banjar Minta Instalasi Air Bersih Tirta Anom Segera Beroperasi

Sehingga, nanti ketika proses serah terima aset atau sarana instalasi tersebut sudah betul-betul dalam keadaan layak beroperasi. Tidak ada perbaikan lagi.

“Inspeksi itu untuk memastikan instalasi jaringan PDAM berfungsi dengan optimal, sebelum nantinya ada serah terima aset sebagai jaminan dari kami. Itu ada penilaian bersama dengan pihak PDAM,” terangnya.

Pemanfaatan Instalasi Jaringan PDAM Setelah Ada Hasil Inspeksi

Meski begitu, kata Irman, untuk pengelolaan atau pemanfaatan sarana instalasi bisa saja dilakukan oleh pihak PDAM Tirta Anom, setelah ada hasil inspeksi.

Jadi, tidak harus menunggu masa pemeliharaan selesai. Karena untuk masa pemeliharaan itu berkaitan dengan penyerahan aset. Bukan dengan pemanfaatan pengelolaannya.

Baca Juga: Pelanggan Banyak Nunggak, Perumdam Tirta Anom Kota Banjar Tekor 400 Juta Per Bulan

“Proses uji alir sudah dilakukan. Hanya memang untuk sampai ke sambungan rumah warga, itu kewenangannya PDAM Tirta Anom. Sebelum pengelolaan itu juga ada SOP antara PUPR dengan PDAM,” jelas Irman.

Sebelumnya, warga meminta agar perluasan pemasaran instalasi jaringan PDAM yang ada di wilayah Langensari dan Kelurahan Bojongkantong bisa segera beroperasi.

Pihak Perumdam Tirta Anom mengaku, untuk pemanfaatan instalasi tersebut masih menunggu penyerahan hasil pengerjaan dari DPUPR, dan akan berkoordinasi terkait hal tersebut. (Muhlisin/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Disdik Kabupaten Bandung Larang Murid Bawa Lato-lato ke Sekolah

lato-lato.jpg

harapanrakyat.com,- Larangan membawa mainan lato-lato ke lingkungan sekolah, mulai diberlakukan di beberapa daerah.

Setelah di Kota Bandung, kini Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Jawa Barat, pun menerapkan hal serupa, yaitu melarang murid membawa lato-lato ke lingkungan sekolah. Memainkan lato-lato di lingkungan sekolah akan mengganggu kegiatan belajar mengajar.

Kepala Seksi Pembinaan SD pada Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung, Amim MS menegaskan, pihaknya terus mengingatkan para kepala sekolah mengenai larangan membawa lato-lato ke sekolah.

“Tak hanya anak-anak, anak remaja bahkan dewasa juga ada yang gemar memainkan lato-lato. Tetap saja, sekolah melarang memainkan lato-lato di lingkungan sekolah, apalagi saat jam pelajaran,” ungkap Amim di Soreang, Kabupaten Bandung, Kamis (12/1/2023).

Baca Juga : Ini Alasan Disdik Kota Bandung Larang Bawa Lato-lato ke Sekolah

Amim mengungkapkan, namun jika anak-anak memainkan lato-lato ini, khawatirnya mengganggu yang sedang belajar. Sebab, saat memainkan lato-lato ini mengeluarkan suara bising.

Amim mengatakan, mungkin kalau yang sudah mahir memainkan lato-lato ini tampak aman. Akan tetapi, berbeda halnya jika anak yang kurang mahir memainkan lato-lato, khawatir menimbulkan kecelakaan.

Dengan semangat ingin menguasai permainan lato-lato ini, kata Amim, anak cenderung bermain lato-lato terus menerus. Sehingga, lanjut Amim, anak-anak cenderung mengabaikan rasa sakit akibat terbentur bandul lato-lato.

“Banyak anak yang bermain lato-lato, bagian tangannya memar. Bahkan di media, ada yang terkena mata,” kata Amim.

Memainkan Lato-lato Harus dalam Pengawasan Orangtua

Memang, kata Amim, bermain lato-lato itu ada sisi positifnya, di antaranya mengalihkan anak dari bermain gadget. Meskipun demikian, dalam memainkan lato-lato ini alangkah baiknya ada pengawasan dari orang tua.

Baca Juga : Ini Langkah Disdik Garut Antisipasi Bahaya Mainan Lato-lato ke Siswa

Dalam waktu dekat, kata Amim, pihaknya akan membuat surat imbauan larangan membawa lato-lato ke lingkungan sekolah. Pihaknya pun akan mengimbau para kepala sekolah dan guru mengingatkan orang tua murid tidak membawa lato-lato ke sekolah.

“Sekolah juga harus peduli, mengingatkan orang tua untuk mengawasi anak-anaknya bermain lato-lato. Jangan karena ada larangan di sekolah, malah di rumah membebaskannya,” tuturnya.

“Memang untuk anak tingkat sekolah dasar, bermain lato-lato masih rentan menimbulkan kecelakaan,” ucap Amim menambahkan. (Ecep/R13/HR-Online)

Recent Posts