Beranda blog Halaman 1145

Stabilisasi Harga Beras, Pemkot Bandung Salurkan 500 Ton Beras

beras-bulog-kota-bandung.jpeg

harapanrakyat.com,- Upaya stabilisasi harga, Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung bersama Bulog, dalam waktu dekat ini segera menyalurkan 500 ton beras ke pasar tradisional di Kota Bandung, Jawa Barat.

Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Kota Bandung, Elly Wasliah mengatakan, berdasarkan pemantauan lapangan di 7 pasar tradisional di Kota Bandung, beras medium rata-rata dijual di atas harga eceran tertinggi (HET), yakni Rp 10.300 per kilogram.

Sementara untuk beras premium dijual di bawah HET yakni Rp 12.300 per kilogram.

Oleh karena itu, kata Elly, pihaknya bersama Bulog akan secepatnya mendistribusikan beras medium Bulog ke pasar tradisional di Kota Bandung untuk menekan harga.

Baca Juga : Sempat Adu Jotos, Dua Pelaku Begal di Bandung Tidak Berkutik

“Sesuai arahan walikota, pekan ini harus sudah terdistribusikan ke pasar di Kota Bandung untuk menekan harga beras medium,” ungkapnya di Kota Bandung, Kamis (26/1/2023).

Menurutnya, harga beras medium di gudang Bulog untuk pedagang yang membeli dan mengambil langsung di gudang Bulog, yakni Rp 8.300 per kilogram.

Kemudian harga beras tersebut sampai di konsumen terkontrol maksimal Rp 9.450 per kilogram (HET).

“Kita bekerja sama dengan Bulog akan menyalurkan 500 ton beras medium ke pasar tradisional di Kota Bandung. Harga beli dari Bulog Rp 8.300 per kilogram, pedagang wajib menjual Rp 9.450 per kilogram sesuai HET. Dengan catatan tidak boleh dicampur,” ucapnya.

“Syaratnya hanya KTP. Nanti di kiosnya akan diberikan spanduknya dari Bulog,” kata Elly menambahkan.

Stok Beras Stabil dan Terpenuhi

Ia memastikan, ketersediaan beras di Kota Bandung stabil dan terpenuhi, terutama menjelang Ramadan dan Hari Raya Idulfitri.

Elly menuturkan, berdasarkan keterangan Kepala Bulog Cabang Kota Bandung, terdapat 3.000 ton beras medium. Sedangkan untuk beras premium, tersedia 102 ton. Untuk stok yang ada di toko retail dan swalayan di Kota Bandung, sebanyak 84,59 ton beras premium.

Baca Juga : Sumbang Inflasi Daerah, Pemkot Bandung Tinjau Ulang Penyesuaian Tarif Layanan Air Minum

“Saat ini tidak ada kelangkaan beras. Bulan Maret juga sudah mulai panen raya (padi). Belum musim panen, ada kekurangan pasokan. Upayanya tadi, 500 ton kita gelontorkan. Mudah-mudahan bisa mengendalikan harga beras medium,” tuturnya.

Lebih jauh lagi, kata Elly, menjaga ketersediaan beras medium ini pihaknya akan mendorong perusahaan retail menjual beras medium.

“Kita akan coba mendorong perusahaan retail menjual beras medium. Bulog akan memasoknya untuk menurunkan harga beras,” ucapnya.

Menjelang Ramadan, Elly menegaskan, Pemkot Bandung akan menggelar pasar murah di 30 kecamatan dan 151 kelurahan. Pelaksanaan operasi pasar murah itu pada Maret 2023 mendatang.

“Pasar murah akan kita gelar sebelum Ramadan sekitar Maret. Paling telat pertengahan Maret kita akan menggelar pasar murah di 30 kecamatan,” ucapnya. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Dinkes Banjar Ungkap Penyebab Hipertensi pada Anak Usia Dini

IMG_20230126_213907_dbR1RKNL0G_RjnVVs2M0C.jpeg

harapanrakyat.com,- Pola makan yang tidak sehat bisa menjadi salah satu penyebab hipertensi atau tekanan darah tinggi pada anak.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, Jawa Barat, Andi Bastian melalui Kabid Pelayanan Kesehatan Rusyono mengatakan anak usia remaja saat ini rentan terkena hipertensi. Penyebabnya karena kurang memperhatikan pola makan sehat.

“Jika berkunjung ke Puskesmas itu ada yang namanya 10 besar penyakit, dan salah satunya hipertensi. Bahkan anak usia 15 tahun bisa terkena hipertensi jika pola makan tidak sehat,” kata Rusyono, Kamis (26/1/2023).

Menurutnya, mengkonsumsi makanan yang mengandung kadar gula dan garam tinggi bisa menjadi salah satu faktor penyebab remaja terkena hipertensi.

“Salah satunya penyebab itu atau mungkin ada yang lain. Kemungkinan besar makanan yang mengandung lemak jenuh, kolesterol, dan tinggi kadar gula dan garam,” terangnya.

Baca Juga: Cegah Hipertensi Sejak Dini, Mahasiswa Unsil Luncurkan Program Granat di Kota Banjar

Ia menjelaskan, mencegah hipertensi pada anak adalah dengan mengatur pola makan yang sehat dan tidak jajan sembarangan.

“Pola hidup dan makanan yang sehat bisa mencegah hipertensi sejak dini. Jangan biarkan anak-anak kita membeli jajanan yang kurang mengandung gizi atau vitamin,” jelasnya.

Lanjut Rusyono, sebelumnya mahasiswa Universitas Siliwangi Tasikmalaya, dalam kegiatan praktek belajar lapangan telah meluncurkan program Gerakan Jajan Sehat (Granat).

Pihaknya mengapresiasi program tersebut sebagai bentuk upaya dalam mencegah hipertensi pada anak.

“Kita apresiasi dengan program Granat dari mahasiswa Unsil, hal itu menjadi sebuah kontribusi untuk Kota Banjar. Ini salah satu terobosan membantu kami program kesehatan terutama di bidang makanan sehat,” pungkasnya.

Rusyono berharap program Granat SDN 3 Mekarsari, dapat menjadi percontohan bagi sekolah yang lain. (Sandi/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Kepala Sekolah Tingkat SD dan SLTP se-Eks Kawedanan Kawali Ciamis Ikuti Sosialisasi Sekolah Sehat

Kepala-Sekolah-Tingkat-SD-dan-SLTP-se-Eks-Kawedanan-Kawali-Ciamis-Ikuti-Sosialisasi-Sekolah-Sehat-1.jpg

harapanrakyat.com,- Kepala sekolah tingkat SD dan SLTP se wilayah eks Kewedanaan Kawali, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mengikuti Sosialisasi sekolah sehat pada Kamis (26/1/2023).

Kegiatan tersebut bertempat di KGK Kawali, Kabupaten Ciamis. Komisi D Bidang Kesra DPRD Kabupaten Ciamis turut menghadiri kegiatan tersebut.

Selain itu, hadir juga Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis.

Petugas Dinas Kesehatan Kabupaten Ciamis, Ii mengatakan, seiring dengan banyaknya berita keracunan makanan, maka sosialisasi perlu dilakukan.

Baca Juga : Waspada Zat Berbahaya, Dinkes Ciamis Minta Masyarakat Cerdas Memilih Jajanan

Tujuannya untuk mencegah peristiwa tersebut terjadi di sekolah. Menurut Ii, pihak sekolah bisa mengupayakan hal itu dengan mewujudkan sekolah sehat.

“Guna menunjang keberhasilan sekolah sehat, maka perlu adanya pembinaan UKS di setiap sekolah melalui tiga program pokok UKS,” katanya, Kamis (26/1/2023).

Program Sekolah Tingkat SD dan SLTP untuk Mewujudkan Lingkungan Belajar Sehat

Ii melanjutkan, tiga program pokok tersebut yakni pendidikan kesehatan, pelayanan kesehatan dan pembinaan lingkungan sekolah sehat. 

“Apabila tiga pokok program UKS dapat berjalan dengan baik, maka dengan sendirinya dapat meningkatkan kesehatan,” lanjutnya.

Menurut Ii, mutu pendidikan dan prestasi belajar peserta didik tercermin dalam PHBS dan lingkungan sekolah yang sehat.

“Sehingga, dengan itu memungkinkan peserta didik menjalani pertumbuhan dan perkembangan yang optimal,” ujarnya.

Kabid Ketenagaan Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis, Uned mengatakan, karena hampir 95 persen sekolah tidak memiliki kantin, maka lembaga pendidikan harus waspada terhadap makanan dan minuman yang anak-anak beli.

Baca Juga : Disdik Ciamis Larang Siswa Bawa Lato-lato ke Sekolah

Uned mencontohkan, seperti peristiwa keracunan Chiki bul yang berbahaya karena nitrogennya dan sampai menimbulkan korban.

“Meski peristiwanya di luar Kabupaten Ciamis, namun keracunan dari nitrogen cair merupakan kejadian luar biasa (KLB),” katanya.

Pengembangan Kantin Sehat

Panitia kegiatan, Endang menuturkan, karena hampir semua sekolah tidak memiliki kantin, maka perlu adanya pengembangan makanan sehat.

“Perlu adanya upaya sekolah untuk melakukan tindakan persuasif terhadap para pedagang, langkah lebih jauh nya pembuatan kantin sehat di sekolah,” ujarnya.

Sementara itu, Endang menambahkan, peserta sosialisasi merupakan kepala sekolah tingkat dasar dan SLTP se wilayah eks Kewedanaan Kawali.

“Wilayah ini meliputi Kecamatan Cipaku, Kawali, Lumbung, Panawangan dan Jatinagara.” Pungkasnya. (Edji/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Tumpukan Sampah di Pasar Lama Kota Tasikmalaya Ganggu Kenyamanan Warga

IMG_20230126_205803_kJL6tLK782_9NhiBkLI1i.jpeg

harapanrakyat.com,- Tumpukan sampah di TPS Pasar Lama tepatnya belakang Mayasari, Keluarahan Argasari, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, dikeluhkan warga dan pedagang. Kondisi tersebut mengganggu kenyamanan warga.

Pantauan, Kamis (26/1/2023), selain baunya menyengat, tumpukan sampah juga terlihat menggunung dan nyaris menutup separuh jalan. Sampah tersebut kebanyakan sudah terbungkus plastik.

Mamat, salah seorang pedagang sekaligus warga setempat mengatakan, dulu sampah tidak menumpuk seperti ini. Namun ketika sudah menumpuk seperti itu baunya menyengat dan mengganggu kenyamanan.

“Baunya tidak kuat pak, kesehatan terganggu dan juga keindahan kota juga terlihat kumuh. Kemudian kan tidak elok ketika pedestrian KHZ tertata, tapi sampah ini menumpuk kan percuma,” katanya.

Adanya tumpukan sampah sekitar TPS Pasar Lama tersebut akibat telat angkut, lantaran kekuarangan armada.

“Ini sampah gak tau telat mengangkut atau kekurangan armada saya tidak tahu, karena itu urusan pemerintah,” jelasnya.

Mamat berharap, pemerintah memindahkan tempat pembuangan sementara. Mengingat lokasi tersebut masih wilayah perkotaan.

Baca Juga: Video Pemuda Tasikmalaya Bersihkan Sampah di Sungai Viral di TikTok, Netizen: Bangganya Punya Kalian

Sementara itu, Fery, Kabid DLH Kota Tasikmalaya mengatakan akan secepatnya menangani sampah yang menumpuk pada TPS Pasar Lama tersebut.

“Hari ini kita akan tangani, karena memang bukan hanya tempat itu saja yang menumpuk. Pasar Cikurubuk juga numpuk sampahnya dan mobilnya sedang mengangkut sampah yang dari Pasar Cikurubuk,” ucapnya.

Fery pun mengakui Pemkot Tasikmalaya saat ini kekurangan armada untuk mengangkut sampah.

“Pokoknya hari ini kita tangani, kalau gak selesai hari ini di lanjut besok,” pungkasnya. (Apip/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Kiriman Sampah Bandung Raya Capai 2 Ribu Ton

sampah-baleendah.jpeg

harapanrakyat.com,- Dalam satu hari, kiriman sampah dari wilayah Bandung raya ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, mencapai 2.000 ton.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jawa Barat, Prima Mayaningtyas meminta kepada kota dan kabupaten untuk melakukan pengelolaan sampah. Selain itu, pihaknya mengimbau agar masyarakat mulai melakukan pengelolaan sampah.

Sehingga, sampah yang dikirim ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) berkurang 30 persen.

“Itu menunjukan komitmen bahwa 30 persen sampah itu harus dikurangi di hulu, dan itu kebijakan strategi daerah yang sudah ditandatangani oleh para kepala daerah. Jadi terkait masalah sampah, sebetulnya terikat satu sama lain,” ungkapnya di Kota Bandung, Kamis (26/1/2023).

Baca Juga : Satu Bulan Tidak Terangkut, Sampah di Pasar Baleendah Kab Bandung Menggunung

Sebagai informasi, sejumlah Tempat Pembuangan Sementara (TPS) di Kota Bandung dan Bandung raya, dipenuhi sampah. Hingga saat ini, pengiriman ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sarimukti, Cipatat, Kabupaten Bandung Barat, masih terkendala.

Menurutnya persoalan sampah khususnya di wilayah Bandung raya, merupakan tanggung jawab semua pihak. Demikian halnya juga dengan pengelolaan sampah.

“Untuk pengelolaan sampah, itu kan dari kabupaten dan kota. Tapi, upaya pemerintah kabupaten dan kota itu sudah sejauh mana dalam mengurangi sampah. Sekarang trennya naik terus,” ungkapnya.

Prima menjelaskan, persoalan sampah di Jawa Barat, khususnya Bandung raya, masih menjadi perhatian penting bagi pihaknya.

“Paling besar pengiriman sampah itu dari Kota Bandung, bisa 1.200 ton per hari. Jadi Sarimukti itu dalam seharinya dapat menerima sampah dari wilayah Bandung raya sekitar 2.000 ton. Jadi coba bayangkan pengiriman sampah ini sudah besar banget,” kata Prima.

Baca Juga : DLH Kota Bandung Siapkan Strategi Atasi Tumpukan Sampah

Dengan demikian, persoalan sampah tersebut menjadi pekerjaan rumah bersama.

“Ini adalah pekerjaan rumah bersama. Pemerintah provinsi ini sifatnya hanya membantu dan memfasilitasi pemerintah daerah di kabupaten dan kota di Jawa Barat,” tutur Prima. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

Bangunan SDN 5 Sandingtaman Diterjang Longsor, Disdik Ciamis Usulkan Perbaikan

IMG_20230126_202555_Q8naBpYP8G_amh5gdfU1d.jpeg

harapanrakyat.com, – Bangunan SDN 5 Sandingtaman, Desa Sandingtaman, Kecamatan Panjalu, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, rusak akibat diterjang tebing longsor, Rabu (25/1/2023). Dinas Pendidikan pun mengusulkan perbaikan setelah ada asesmen (penilaian) dari BPBD Ciamis.

Kadisdik Ciamis Asep Saeful Rahmat mengatakan setelah kejadian pihaknya langsung ke lokasi setelah mendapatkan laporan bahwa beberapa ruang SDN 5 Sandingtaman rusak akibat tertimpa material longsor.

“Iya benar, kami langsung ke lokasi melihat kondisi bangunan tersebut secara langsung,” katanya.

Menurutnya, bangunan yang rusak akibat terjangan longsor ada dua ruangan, yakni ruang kelas 4 dan juga ruangan kantor. Beruntung dalam kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa.

Baca Juga: Akibat Hujan Deras, Ruangan Kelas dan Kantor SDN 5 Sandingtaman Ciamis Tertimpa Longsor

Sementara untuk proses kegiatan belajar mengajar (KBM) SDN 5 Sandingtaman masih berlanjut. Namun, untuk kelas 1 dan 2 itu berlaku sif, sedangkan untuk kelas 3,4,5 dan 6 seperti biasa.

“Untuk kelas 1 dan 2 aja gantian, sedangkan untuk kantor sendiri pindah sementara ke ruangan perpustakaan,” tuturnya.

Kadisdik telah melaporkan bencana longsor tersebut ke BPBD Ciamis. Saat ini pihaknya masih menunggu hasil asesmen dari BPBD Ciamis.

“Kalau sudah ada hasil asesmen dari BPBD Ciamis, akan kami usulkan untuk mendapatkan anggaran rehabilitasi bangunan SDN 5 Sandingtaman yang diterjang longsor,” pungkasnya.

Sebelumnya, ruangan kelas dan kantor SDN 5 Sandingtaman rusak karena tertimpa longsor pada Rabu (25/1/2023) pada pukul 18:30 WIB.

Bencana longsor tersebut terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah Kecamatan Panjalu dan sekitarnya hujan deras. Sehingga menyebabkan bangunan SDN 5 Sandingtaman rusak. (Ferry/R9/HR-Online/Editor-Dadang)

Cerita Kearifan Lokal Berbalut Misi Menyukseskan UMKM

Screenshot_2023-01-26-19-51-22-91.jpg

review1st.com – Smartfren mewujudkan komitmen untuk menjadi pendorong bagi tumbuhnya usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) lokal untuk tumbuh menjadi juara di Indonesia.

Melalui acara Smartfren WOW 100% untuk Indonesia yang diselenggarakan dalam rangkaian festival UMKM di berbagai kota kabupaten di tanah air.

Lewat ajang ini diharapkan usaha-usaha lokal ini memiliki wadah yang berkualitas untuk membuka peluang baru, memperluas jangkauan usaha mereka, dan berkembang hingga memberikan kontribusi positif pada perekonomian nasional.

Sejalan dengan program pemerintah yang menempatkan UMKM sebagai elemen terpenting dalam ketahanan ekonomi nasional, para pelaku usaha ini tumbuh dan berkembang dari konsistensi mereka menghadirkan inovasi yang hadir “dari” dan “untuk” masyarakat.

Mengawali tahun 2023, rangkaian Smartfren WOW “100% untuk Indonesia” akan menghadirkan sebuah festival UMKM yang dimulai dari Smartfren WOW 100% Depok.

Acara yang akan diselenggarakan pada Sabtu, 28 Januari 2023 di Lapangan Rangkapan Jaya, Depok, ini hadir membawa semangat berkarya, kekayaan budaya, cita rasa dan tradisi kearifan lokal.

Roberto Saputra, Chief Brand Officer Smartfren mengatakan, “Smartfren WOW 100% untuk Indonesia ingin membawa semangat berkarya dan berinovasi ke berbagai kota-kota kabupaten di seluruh Indonesia.

Kami melihat di ada banyak UMKM yang inovatif di sana, dan berpotensi menjadi lebih besar bahkan dibandingkan dengan mereka yang ada di kota-kota besar sekalipun.

“Karena itu di awal tahun ini, Smartfren menyelenggarakan WOW 100% Depok untuk membuka peluang dan mengajak usaha-usaha lokalnya untuk tumbuh bersama menjadi UMKM juara. Juara untuk Indonesia.”

Akan ada banyak sekali keseruan di acara Smartfren WOW 100% Depok.

Pengunjung bisa berkenalan dengan berbagai kreasi menarik dari para pelaku UMKM lokal, antara lain berupa hidangan berbagai kuliner favorit masyarakat setempat termasuk dari UMKM binaan Jabar Juara, komunitas Ikatan Wanita Pengusaha Depok, komunitas Depok Creative Woman, Komunitas Partner GoFood, serta Karang Taruna Mampang, Rangkapan Jaya, dan Rangkapan Jaya Baru.

Pengunjung juga bisa menikmati keindahan kesenian tradisional Betawi seperti adat Palang Pintu, Pencak Silat, dan tarian tradisional Betawi.

Ada juga kesempatan untuk mengikuti kompetisi permainan Mobile Legends sambil menikmati internet Smartfren yang andal untuk berbagai kegiatan digital.

Untuk pelajar dan anak-anak juga akan ada wahanan permainan dan pameran hewan peliharaan dan reptil.

Hadiah menarik pun sudah disiapkan untuk pengunjung yang melakukan pembelian Kartu Perdana minimal Rp15.000 atau isi ulang pulsa Smartfren minimal Rp10.000. Mulai dari motor listrik, smartphone, atau TV.

Di acara Smartfren WOW 100% Depok, pengunjung yang juga bisa membeli bundling khusus berupa kombinasi Kartu Perdana 3 GB + Voucher Pulsa Rp10.000 dengan harga spesial Rp20.000 dengan keuntungan berupa kupon doorprize berhadiah motor listrik, games berhadiah langsung, serta kupon UMKM/wahana.

Selain itu Smartfren bekerja sama dengan Infinity Air Media (IAM) sebagai penyedia service games portal; UPoint.id penyedia produk game; dan Pasarnow yang merupakan aplikasi belanja harian kebutuhan dapur dan rumah tangga memberikan hadiah menarik lainnya untuk pelanggan setia smartfren.

Gaikindo Jakarta Auto Week 2023 Usung Pameran Otomotif dan Lifestyle

rockomotif-diskon-beli-mobil-jaw.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Ajang pameran Gaikindo Jakarta Auto Week (GJAW) 2023 akan kembali digelar pada 10-19 Maret 2023 mendatang dengan mengusung pameran otomotif yang menggabungkan unsur lifestyle. Berbeda dengan ajang pameran GIIAS yang menjadi tolak ukur bagi APM kendaraan untuk menunjukkan teknologi dan juga kendaraan masa depan, di GJAW ini lebih ke arah mendorong penjualan kendaraan bermotor.

Apalagi GJAW selalu diadakan di semester satu di mana berdekatan dengan momen Lebaran yang biasanya orang ingin mencari mobil baru untuk mudik ke kampung halaman.

Menurut Ketua Umum Gaikindo, Yohannes Nangoi, GJAW sejak awal ditujukan untuk memamerkan perkembangan industri Indonesia membangun permintaan konsumen, dan menciptakan pasar yang kuat.

“GAIKINDO ingin terus menyambung momentum positif yang dicapai industri otomotif Indonesia pada tahun 2022 lalu, oleh karena itu GJAW diselenggarakan diawal tahun, sebagai dorongan agar industri otomotif Indonesia dapat mempertahankan angka penjualannya ditahun ini,” ujarnya.

Baca juga: Saatnya Beli Mobil di Jakarta Auto Week, Simak Apa Saja Pilihannya

gjaw 2023

Pameran GJAW tahun ini akan hadir lebih lama, selama sepuluh hari para pengunjung akan diberikan lebih banyak kesempatan untuk mengeksplorasi identitas baru pameran GJAW x Lifestyle, sebuah konsep yang diusung untuk menghadirkan perpaduan dan keselarasan industri otomotif dan dunia lifestyle.

Inovasi otomotif yang ramah lingkungan, mempermudah, memberi kenyamanan, keamanan mobilitas masyarakat, merupakan gaya hidup kaum urban saat ini. Selain itu, GJAW juga akan menjadi ajang paling tepat bagi para pengunjung untuk bertransaksi, karena para peserta akan mempersiapkan berbagai penawaran dan promo bagi seluruh pengunjung GJAW 2023.

suzuki jakarta auto week

Kolaborasi Otomotif dan Lifestyle

GJAW x Lifestyle akan jadi payung besar yang menaungi kolaborasi industri otomotif dan lifestyle yang akan berlangsung sepanjang pameran. Otomotif yang merupakan hobi telah berkembang menjadi gaya hidup, dan pada GJAW akan dilengkapi dengan kehadiran segmen lifestyle lainnya, fashion, entertainment, food & beverage.

GJAW x Lifestyle 2023 akan fokus pada kendaraan terbaru dan juga promo yang dihadirkan oleh puluhan merek otomotif ternama anggota GAIKINDO dari industri otomotif Indonesia, Chery, Citroen, Daihatsu, Honda, Hyundai, Isuzu, KIA, Lexus, Mazda, MG, Mitsubishi Motors, Nissan, Subaru, Suzuki, Toyota, dan Wuling. Harley Davidson serta merek-merek dari industri pendukung otomotif lainnya juga akan membawa produk unggulan dengan penawaran terbaik.

Mewakili segmen dari dunia lifestyle, GJAW akan berkolaborasi dengan Jakarta Concert Week, yang akan melangsungkan konser dari puluhan artis nasional selama sepuluh hari, bersamaan dengan berlangsungnya pameran. Selain itu segmen fashion, entertainment, food & beverage juga akan menghadirkan berbagai brand-brand ternama dengan program dan aktivitas menarik untuk para pengunjung.

Baca juga: JAW 2022 Jadi Momen Terbaik untuk Beli Mobil PPnBM DTP

Penyelenggaraan pameran GJAW x Lifestyle akan menggunakan seluruh area Jakarta Convention Center (JCC), dimana pameran GJAW 2023 akan meliputi area Hall A, B, Cendrawasih, Main Lobby, dan juga Assembly Hall. Kemudian, area Jakarta Concert Week akan berada di area Plenary Hall, sedang fashion dan food & beverage akan berada di area pre-function hall A dan pre-function hall B.

Karena seluruh segmen area dilaksanakan secara bersamaan dibawah payung GJAW x Lifestyle, maka para pengunjung dapat menikmati area pameran, dan fashion, entertainment, food & beverage dengan satu tiket masuk, dan para penonton Jakarta Concert Week secara otomatis juga dapat menikmati seluruh area GJAW x Lifestyle 2023.

Berlangsung pada tanggal 10 – 19 Maret 2023 di Jakarta Convention Center, Senayan, Jakarta Pusat. JAW 2023 akan dibuka mulai pukul 11.00-22.00 WIB untuk weekdays dan pukul 10.00-22.00 untuk weekend.

“Kami harap, semua inovasi dalam identitas baru GJAW x Lifestyle 2023 akan membuka potensi mendorong aktivitas penjualan pada sepanjang pameran, hingga dapat melebihi capaian pameran perdana GJAW di tahun lalu,” tutur Rizwan Alamsjah, Ketua III GAIKINDO.

DPRD Kota Bandung Soroti Rekayasa Lalu Lintas Masjid Al Jabbar

sekda-kota-bandung-ema-sumarna.jpeg

harapanrakyat.com,- Anggota DPRD Kota Bandung, Khairullah menilai, perlu adanya grand planning dalam persoalan akses dan lalu lintas di kawasan Masjid Al Jabbar Gedebage, Kota Bandung, Jawa Barat.

Pasalnya keluhan warga sekitar kawasan Masjid Al Jabbar merasa terdampak dengan arus lalu lintas yang direkayasa oleh pihak terkait.

Dengan rekayasa tersebut, lanjut Khairullah, waktu dan jarak tempuh warga Cimincrang dan Rancanumpang semakin jauh, baik ketika pergi maupun pulang.

Selain itu, kedatangan bus wisata dari berbagai daerah baik dalam dan luar Jawa Barat menambah crowded dan padat lalu lintas di kawasan ikon baru Jawa Barat tersebut.

Baca Juga : Pemkot Bandung Optimalisasi Area Parkir dan PKL Masjid Al Jabbar

“Jadi, grand planning sangat perlu. Ini agar akses maupun lalu lintas masyarakat sekitar tidak terganggu,” ungkapnya di Kota Bandung, Jawa Barat, Kamis (26/1/2023).

Menurutnya, dengan adanya perencanaan yang matang maka dapat mengurai kondisi kawasan Masjid Al Jabbar.

Khairullah mengatakan, pemerintah daerah juga harus menyiapkan infrastruktur pendukung. Hal itu bertujuan agar lalu lintas dan akses menuju Al Jabbar, dapat lebih baik kedepannya.

“Perlu juga adanya infrastruktur pendukung. Ini agar kawasan Masjid Al Jabbar semakin baik,” ujarnya Wakil Komisi A DPRD Kota Bandung tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya meminta agar kunjungan ke Masjid Al Jabbar dapat dihentikan sementara waktu hingga akses dan infrastruktur pendukung sudah siap.

Selain Rekayasa, Legislatif Kota Bandung Juga Soroti Drainase Masjid Al Jabbar

Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Bandung, Agus Gunawan mengungkapkan hal serupa. Ia mengharapkan, agar kunjungan ke Masjid Al Jabbar dapat dihentikan sementara. Mengingat, lanjut Agus, saat ini masih belum siapnya infrastruktur yang memadai.

Baca Juga : Catat! Dishub Jabar Terapkan Rekayasa Lalu lintas Menuju Masjid Al Jabbar

Ia juga menyoroti terkait infrastruktur pendukung Masjid Al Jabbar lainnya. Selain terkait akses, pihaknya juga menyoroti mengenai drainase di sekitar kawasan Masjid Al Jabbar.

“Tentu ini menjadi masukan yang baik bagi komisi kami. Kami akan memperdalam lagi terkait bagaimana infrastruktur di sekitar Masjid Al Jabbar. Ini karena berdampak kepada warga sekitarnya, termasuk drainasenya,” ungkap Agus. (Rio/R13/HR-Online/Editor-Ecep)

PKL Dadaha Tasikmalaya Berjualan di Tengah Bau Tak Sedap TPS

PKL-Dadaha-Tasikmalaya-Berjualan-di-Tengah-Bau-Tak-Sedap-TPS.jpg

harapanrakyat.com,- Keberadaan lokasi tempat pembuangan sementara (TPS) sampah yang berdekatan dengan pedagang kaki lima (PKL) di Dadaha, Kecamatan Cihideung, Kota Tasikmalaya, Jawa Barat, menjadi pemandangan yang ironis.

Tentunya, dengan saling berdekatan tersebut membuat sejumlah pengunjung PKL mengeluhkan bau menyengat yang berasal dari tumpukan sampah. Sehingga, pengunjung yang datang ke Shelter PKL tersebut lebih memilih pulang lagi.  

Bukan hanya para pedagang dan pengunjung, warga juga mengeluhkan sampah yang menumpuk dari TPS yang berada di samping PKL Shelter Dadaha.

Bery Ferdiansyah, salah seorang warga Dadaha, mengaku mendapat banyak sekali keluhan dari warga lain.

“Keluhan terkait adanya TPS sampah di komplek Dadaha bukan cuma saya saja, tetapi juga dari masyarakat dan PKL,” ucap Bery, Kamis (26/1/2023).

Menurutnya, bau busuk sampah dari TPS sangat mengganggu aktivitas, terutama pada PKL Dadaha Tasikmalaya.

Baca Juga: Video Pemuda Tasikmalaya Bersihkan Sampah di Sungai Viral di TikTok, Netizen: Bangganya Punya Kalian

Terlebih, sambungnya, penempatan TPS tersebut berdampingan dengan shelter Dadaha, yang diperuntukan untuk pedagang dengan mayoritas sebagai pedagang di bidang kuliner. 

“Bahkan  bau busuk tercium bisa sampai radius 100 meter,” ujarnya.

Belum lagi, katanya, saat turun hujan besar sering terjadi penyumbatan, yang mengakibatkan genangan air lumayan tinggi.

Lanjut Bery menambahkan, Kota Tasikmalaya terutama komplek Dadaha memang identik dengan kulinernya. Akan tetapi, menurutnya, dari segi kebersihan dan penataannya masih carut marut.

“Padahal apabila dikelola dengan baik, potensi Dadaha ini akan sangat bermanfaat bagi Pemkot Tasikmalaya,” ujar Bery.

Pedagang di PKL Dadaha Tasikmalaya Pasrah

Sementara itu, Edi, pedagang di PKL Shelter Dadaha mengatakan, bahwa TPS tersebut sudah ada di dekat tempatnya berdagang.

Sehingga, ia mengaku pasrah dengan keberadaan tempat pembuangan sementara sampah, yang mengeluarkan bau tak sedap tersebut.

“Mau bagaimana lagi, karena memang tempatnya jualannya di tempat tersebut. Dan sebelum dagang, TPS ini sudah ada di sini,” katanya kepada harapanrakyat.com, Kamis (26/1/2023).

Baca Juga: Komisi III DPRD Kota Tasikmalaya Terima Audiensi LPLHI, Bahas Pengelolaan Sampah

Lanjutnya menambahkan, bahwa pemerintah rencananya akan memindahkan TPS tersebut. “Tetapi gak tahu kenapa belum juga dipindahkan,” tukasnya.

Edi tidak menampik bahwa ada dampak dari bau busuk yang berasal dari TPS. Salah satu dampaknya adalah pengunjung PKL Dadaha Tasikmalaya yang datang pulang lagi.

“Jadi harapan para pedagang, seimbangkan dengan pengangkutan sampah jangan sampai ada penumpukan. Kalau boleh TPS-nya juga dipindahin aja secepatnya,” ujarnya.

Tanggapan DLH Kota Tasikmalaya

Sementara itu, Ketua RT setempat, Parid, mengusulkan kepada Pemkot Tasikmalaya melalui instansi terkait untuk segera menangani permasalahan tersebut secepatnya.

Hal tersebut menurutnya supaya tidak menimbulkan polusi udara, terutama di musim hujan.

“Dan warga di sini juga ingin TPS ini dipindahkan,” ucapnya.

Baca Juga: Tumpukan Sampah di Jalan Pelita Kota Banjar Viral di Medsos

Lantas bagaimana dengan tanggapan dari Bidang Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya terkait keluhan warga dan pedagang di Shelter PKL Dadaha?

Kabid Pengelolaan Sampah DLH Kota Tasikmalaya, Fery Arif Maulana mengatakan, bahwa TPS tersebut tidak bisa dipindahkan.

“Jika mau dipindahkan, mau pindah kemana? Sebab, saat ini belum ada tempat atau lokasi yang lain yang cocok untuk TPS,” katanya.

Sehingga, ia pun memberikan solusi untuk mengatasi bau busuk yang berasal dari TPS tersebut. Yaitu, dengan mengakut sampah secepatnya, sehingga tidak menumpuk.

“Selama ini pengangkutan sampah di tempat tersebut terbilang lancar. Namun memang saya akui agak sedikit keterlambatan saat mengangkut,” pungkasnya. (Apip/R5/HR-Online/Editor: Adi Karyanto)

Recent Posts