Beranda blog Halaman 1131

INDELIX 2022 Lakukan Pemetaan Potensi Ekonomi Digital Demi Pemerataan Literasi Digital Indonesia

Lazada-Group_800x534.jpg

review1st.com – Laporan e-Conomy SEA 2022 mengungkap potensi ekonomi digital Indonesia yang sangat besar dan diprediksi akan terus meningkat dan mencapai nilai US$130 miliar pada tahun 2025.

Lazada Indonesia (Lazada) bersama Litbang Kompas dan didukung oleh Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia mengungkapkan hasil studi tentang Indeks Literasi dan Transformasi Ekonomi Digital di Indonesia atau Indonesia Digital Economy Literacy Index (INDELIX) 2022 yang membahas pemetaan dan potensi ekonomi digital di Indonesia di tingkat kota dan kabupaten di Indonesia. 

Ekonomi digital merupakan tulang punggung pertumbuhan ekonomi Indonesia, sementara pemerataan literasi dan transformasi digital menjadi salah satu kunci percepatan pertumbuhan ekonomi.

Ferry Kusnowo, Direktur Eksekutif Lazada Indonesia mengatakan, “Pemetaan indeks literasi digital ini kami laksanakan untuk bisa memahami tingkat literasi ekonomi digital di berbagai daerah dan bisa menjadi referensi para pemangku kepentingan dalam terus mengembangkan ekosistem ekonomi digital yang inklusif dan merata di seluruh Indonesia.

“Studi ini menjadi salah satu bentuk kontribusi kami dalam upaya percepatan pertumbuhan perekonomian digital di Indonesia.” 

“Pemerintah memandang baik kemitraan dengan sektor swasta ataupun pemangku kepentingan lainnya dapat terus mendorong perkembangan ekonomi digital Indonesia,” kata Dr. Ir. Mohammad Rudy Salahuddin, MEM, Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Digital, Ketenagakerjaan, dan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia.

“Untuk memastikan inklusivitas dalam pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, kita perlu mengimplementasi pemerataan tingkat  literasi  ekonomi digital di seluruh kota dan kabupaten di Indonesia.

“Oleh karena itu, kami mengapresiasi langkah Lazada bersama Litbang Kompas untuk memulai pemetaan tingkat literasi ekonomi digital di Indonesia, sehingga kita bisa mendorong setiap pemangku kepentingan terkait untuk membangun program dan inisiatif yang bertujuan untuk mendorong pemerataan literasi ekonomi digital, termasuk juga para pelaku UMKM,” tambahnya. 

Studi INDELIX yang dilakukan dari bulan Mei hingga Oktober 2022 ini melibatkan 514 Kota dan Kabupaten di Indonesia. Studi merujuk pada lima dimensi parameter Toolkit For Measuring the Digital Economy  yang dilansir Presidensi G20 Argentina 2018, yaitu Infrastruktur, Pemberdayaan Masyarakat, Pengadopsian Inovasi dan Teknologi, Penciptaan Lapangan Kerja & Pertumbuhan Ekonomi.

Studi ini juga mengembangkan toolkit dengan menambahkan dimensi eCommerce pada studi, mengingat eCommerce merupakan pendorong utama ekonomi digital Indonesia.

Untuk melengkapi analisis dalam studi ini, Litbang Kompas juga melakukan survei kuantitatif tatap muka yang dilakukan di 9 Kota dan 9 Kabupaten dengan jumlah responden 1.200 orang.

Pemilihan 9 Kota dan 9 Kabupaten tersebut karena menunjukkan nilai baik dari skala 1 – 7 untuk 5 dimensi parameter riset INDELIX. Sedangkan dari Lazada mempertimbangkan perkembangan penetrasi pasar dan program pengembangan bisnis serta penggunaan aplikasi Lazada di Kota dan Kabupaten tersebut.

Laporan Hasil Studi INDELIX 2022

Studi INDELIX 2022 mengemukakan empat kategori penemuan penting, yaitu: 

  1. Indeks Literasi Ekonomi Digital: Secara keseluruhan, Kota Bandung menjadi daerah dengan skor INDELIX tertinggi yaitu 5,34. Sementara itu, skor tertinggi untuk kategori Kabupaten diraih oleh Kabupaten Sleman dengan skor 5,00.

Studi ini membagi penelitian dalam tiga kategori daerah berdasarkan jumlah penduduk (sedang, besar, metropolitan/sangat besar) pada kelompok Kota dan Kabupaten dengan pengukuran skor indeks berada pada angka 1-7. 

  • Kategori kota metropolitan (jumlah penduduk lebih dari 1 juta), Kota Bandung menjadi kota dengan skor INDELIX tertinggi, diikuti oleh Kota Yogyakarta, Kota Bekasi, Kota Adm. Jakarta Selatan, dan Kota Depok dengan skor INDELIX lebih dari 5.
  • Kategori kota besar (jumlah penduduk antara 500 ribu hingga 1 juta), maka skor INDELIX tertinggi diraih oleh Kota Malang, Kota Balikpapan, Kota Cimahi, Kota Surakarta, dan Kota Denpasar.
  • Kategori kota sedang (jumlah penduduk antara 100 ribu hingga 500 ribu), skor INDELIX tertinggi diraih oleh Kota Yogyakarta, Kota Madiun, Kota Banda Aceh, Kota Salatiga, dan Kota Blitar.

Dari sudut pandang dimensi parameter, Kota Bekasi unggul pada 2 dimensi, yaitu Infrastruktur dengan skor 5,93, dan dimensi eCommerce dengan skor 5.08.

Sementara Kota Balikpapan unggul pada dimensi Pemberdayaan Masyarakat dengan skor 6,42, dan Kota Bandung unggul dalam dimensi Pengadopsian Inovasi dan Teknologi dengan skor 6,00. Pada dimensi Penciptaan Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi, Kota Yogyakarta unggul dengan skor 4,85.

Sementara itu di kategori Kabupaten, Kabupaten Sleman meraih skor INDELIX tertinggi dibanding kabupaten lainnya, serta skor tertinggi pada seluruh dimensi (Infrastruktur, Pemberdayaan Masyarakat, Pengadopsian Inovasi dan Teknologi, Penciptaan Lapangan Kerja dan Pertumbuhan Ekonomi, dan eCommerce).\

Pada kategori kabupaten sangat besar, skor Kabupaten Sleman diikuti oleh Kabupaten Sidoarjo, Kabupaten Bekasi, Kabupaten Bandung, dan Kabupaten Gresik. Kelima Kabupaten ini unggul pada dimensi infrastruktur – infrastruktur fisik dan layanan yang mendasari ekonomi digital. 

  1. Potensi Ekonomi Digital: Beberapa daerah memiliki potensi perkembangan digital yang baik, namun daerah dengan skor indeks rendah dari hasil studi ini perlu diprioritaskan pengembangan digitalnya agar tidak semakin tertinggal dengan daerah lainnya.

Kota Bandung menjadi Kota terdepan dengan potensi menjadi daerah yang maju secara digital. Kota lainnya yang memiliki tingkat potensi perkembangan digital yang juga baik diantaranya Kota Banda Aceh, Kota Malang, Kota Makassar, Kota Surakarta, dan Kota Medan.

Sementara, Kabupaten dengan tingkat potensi perkembangan digital yang masih kurang antara lain adalah Kabupaten Tabanan,  Kabupaten Gresik, dan Kabupaten Sleman.

Secara keseluruhan, semua daerah dalam studi INDELIX 2022 telah menjadi daerah dengan upaya digitalisasi yang baik atau telah menjadi daerah dengan digitalisasi yang baik.

Namun, masih ada beberapa daerah yang masuk dalam kategori butuh upaya ekstra untuk meningkatkan digitalisasi daerahnya.

Demikian halnya dengan Kota Yogyakarta dan Kota Balikpapan, meskipun termasuk dalam peringkat 5 besar INDELIX 2022, keduanya masih memiliki ruang untuk mengoptimalkan upayanya dalam berdigitalisasi. 

Analisis INDELIX juga menggunakan data primer dari responden di 9 Kota dan 9 Kabupaten di Indonesia. Penggunaan data primer ini untuk mempertimbangkan kesiapan dan peran aktif masyarakat sebagai agen ekonomi. 

Hasil studi juga menunjukkan bahwa digitalisasi dalam pekerjaan dan kualitas internet untuk pendidikan menjadi variabel yang dianggap penting dan telah memiliki kinerja baik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Program pendidikan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dan ketersediaan informasi usaha secara digital  serta ketersediaan lowongan kerja di bidang TIK merupakan variabel yang dianggap penting namun belum dapat memenuhi kebutuhan seluruh masyarakat. 

  1. Kesiapan & Literasi Ekonomi Digital: Secara umum, responden studi sudah cukup antusias dan siap untuk menyesuaikan dengan kebutuhan perubahan digital.

Masyarakat Indonesia menunjukkan kesiapan untuk berperan aktif sebagai agen perubahan dalam pengembangan ekonomi Indonesia.

Responden menunjukkan tingkat eagerness (keinginan) dan readiness (kesiapan) yang cukup tinggi untuk beralih ke ekonomi digital, mulai dari penggunaan aplikasi online untuk belajar, bekerja, sebagai sumber informasi dan hiburan, serta melakukan transaksi keuangan dan belanja kebutuhan sehari-hari.

Cara bekerja dan belajar yang dilakukan secara hybrid merupakan perubahan digital yang paling siap dan paling antusias dilakukan. 

  1. Pengguna Ekonomi Digital: Responden studi menyatakan bahwa media sosial menjadi kanal yang paling sering diakses responden untuk mendapatkan informasi dan mayoritas responden merasa puas pada upaya pemerintah dan swasta dalam mendukung digitalisasi ekonomi. 

Hasil studi INDELIX 2022 menunjukkan bahwa secara umum, responden merasa puas terhadap upaya pemerintah dan swasta dalam mendukung digitalisasi ekonomi. Baik dalam upaya meningkatkan pengetahuan dan kemampuan TIK masyarakat maupun kualitas jaringan internet. 

Sebagian besar responden sering menggunakan platform belanja online, termasuk eCommerce, untuk melakukan pembelian barang/ jasa, dengan penggunaan mobile banking sebagai bentuk transaksi pembayaran.

Rekomendasi dari teman, rekan kerja, ataupun keluarga menjadi faktor yang paling berpengaruh dalam menentukan keputusan pembelian saat berbelanja online. 

Adapun hambatan yang memengaruhi tingkat kepuasan responden untuk berbelanja online termasuk layanan pelanggan yang belum memenuhi kebutuhan pembeli serta kekhawatiran atas penipuan yang dapat terjadi ketika berbelanja atau menjual barang di platform.

Menanggapi temuan ini, Lazada sendiri terus meningkatkan layanan di platform untuk bisa memberikan pengalaman bertransaksi yang aman dan nyaman bagi pengguna.

Hal ini termasuk dengan melakukan pengawasan di platform secara ketat dengan mekanisme untuk menindak tegas dan memberikan sanksi kepada oknum penjual yang melanggar aturan di platform.

Lazada juga memiliki mekanisme pelaporan untuk pelanggan yang menemukan indikasi pelanggaran, yang dihadirkan untuk meningkatkan rasa percaya dan aman belanja online.

“Kami berharap hasil studi INDELIX 2022 dapat dijadikan rujukan untuk pemerintah pusat dan daerah agar dapat memenuhi potensi ekonomi digital daerah serta mengurangi hambatan pertumbuhan di daerah tertentu sehingga pemerataan literasi digital dapat tercapai.

“Lazada Indonesia siap andil mengambil peran sebagai pelaku ekonomi digital untuk mendorong pertumbuhan ekosistem ekonomi digital serta percepatan akselerasi digital UMKM Indonesia,” tutup Ferry.

Polisi Berhasil Menangkap 2 Pelaku Pembunuhan Berencana Terhadap Kuswanto

Polisi-Berhasil-Menangkap-2-Pelaku-Pembunuhan-Berencana-Terhadap-Kuswanto.jpg

harapanrakyat.com,- Polisi berhasil menangkap 2 orang pelaku pembunuhan berencana terhadap Kuswanto, warga Dusun Sidamulya, Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, Minggu (5/2/2023).

Polisi berhasil menangkap 2 orang pelaku itu dalam waktu kurang dari 24 jam sejak kejadian penemuan mayat di area persawahan.

Kapolsek Langensari, AKP Yudi Ristiyanto mengatakan, petugas gabungan dari Polsek Langensari dan Satuan Reserse Kriminal Polres Banjar berhasil menangkap pelaku.

“Alhamdulillah sudah terungkap kasus pembunuhan di wilayah Langensari, oleh petugas Polsek Langensari dan Satreskrim Polres Banjar,” kata Yudi Ristiyanto, Minggu (5/2/2023).

Baca Juga : Innalillahi, Mayat Pria Ditemukan Terkubur Lumpur di Sawah Kota Banjar

Ia menjelaskan, 2 orang pelaku tersebut masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

“Dua orang pelaku yang polisi amankan merupakan kakak beradik, masih orang terdekat korban,” jelasnya.

Yudi melanjutkan, sampai saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku untuk mengungkap motif pembunuhan berencana terhadap Kuswanto.

“Lebih jelasnya nanti menunggu konferensi pers dari bapak kapolres,” pungkasnya.

Pemberitaan sebelumnya, mayat Kuswanto ditemukan terkubur tanah lumpur di area persawahan pada Sabtu (4/2/2023). Penemuan mayat itu sempat membuat geger warga sekitar.

Baca Juga : Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pria Terkubur Lumpur di Kota Banjar

Keluarga menganggap kematian Kuswanto tidak wajar, karena saat melihat jenazah korban terdapat sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya.

Sehingga, untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban, akhirnya pihak keluarga mengajukan untuk melakukan otopsi. (Sandi/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Subisidi Motor Listrik ECGO Tarik Ratusan Calon Konsumen

rockomotif-motor-listrik-ecgo.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Kehadiran motor listrik ECGO di Indonesia rupanya berhasil memikat masyarakat yang ingin melakukan peralihan ke segmen elektrifikasi.

Hal ini terlihat dari jumlah pemesanan prebook yang masuk saat keran pemesan dibuka pada 4 Februari 2023, antusias masyarakat begitu besar lantaran adanya pemberian subsidi dari perusahaan.

“Jadi kita juga melihat dari preorder kemarin, ketertarikan calon konsumen sangat baik bahkan ada yang komplain kenapa sudah ditutup (pemesanannya). Jadi kita juga istilahnya orderannya belum bisa nampung, dan juga web kita itu sempat down, jadi kita harus fixed lagi dan saat ini kedepannya untuk melakukan preorder kita akan buka di tokopedia,” jelas Gary Prawira, CEO Motor Listrik ECGO EV Moto saat dijumpai di kawasan Car Free Day Sudirman, Jakarta.

Lewat kehadiran subsidi yang diberikan tersebut, perusahaan juga melihat bahwa sejatinya masyarakat Indonesia ingin beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Namun, hal tersebut terbentur dengan harga yang dirasa kurang ramah di kantong.

“Jadi untuk saat ini penerimaan dari calon konsumen sangat baik, dan kita berharap tetap bisa mendukung masyarakat supaya bisa lebih cepat beralih sehingga tidak usah menunggu subsidi pemerintah yang belum tahu kapan diimplementasikan. Makanya motor listrik ECGO kasih ini (subisidi) supaya masyarakat bisa langsung menikmati tanpa harus menunggu lagi,” tambah Gary.

Untuk lebih mendekatkan diri dengan para calon konsumen, beberapa langkah pun dilakukan salah satunya dengan menghadirkan dua unit untuk bisa dinikmati oleh para pengunjung Car Free Day (CFD).

“Hari ini yang preorder offline (di CFD) motor listrik ECGO sudah lebih dari 100 unit dan melebihi kuota kita yang telah kita canangkan. Jadi kita harus buka lagi besok atau lusa untuk menampung ketertarikan konsumen yang lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, mengenai varian yang paling diminati oleh konsumen, Gary, menjelaskan di mana hal model ECGO 5 mendapatkan porsi lebih besar di bandingkan ECGO 3.

“Memang untuk ini tergantung pada kebutuhan pemakaian konsumen, jadi kalau jarak jauh dan yang lebih sering mobile, mereka pasti akan memilih yang lebih mumpuni,” tandasnya.

RedDoorz Catatkan Peningkatan Kinerja Bisnis, Bukti Resiliensi di Masa Pandemi

Foto-1a_800x533.jpg

review1st.com – Menurut data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), pergerakan wisatawan domestik di tahun 2022 sudah menunjukkan angka yang positif.

Tercatat per November 2022 terdapat 800 juta pergerakan, di atas target yaitu 550 juta pergerakan. Platform multi-brand perhotelan dan akomodasi terbesar di Asia Tenggara, RedDoorz merasakan pengaruhnya pada kebangkitan sektor pariwisata.

Pada tahun 2022, RedDoorz berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan hingga lima kali lipat dibandingkan sebelum pandemi.

Selain itu, RedDoorz Indonesia juga semakin berkembang dengan penambahan jumlah properti yang mencapai 55 persen dibandingkan tahun 2019 sebelum pandemi, dimana saat ini ada lebih dari 3.000 properti di 257 kota di seluruh penjuru Indonesia.

Pertumbuhan RedDoorz yang sangat pesat ini mendapatkan penghargaan dari The Straits Time dan Statista sebagai salah satu Singapore’s fastest growing company in 2023.

Rangkaian pencapaian ini merupakan bukti resiliensi bisnis RedDoorz yang semakin tangguh di tengah masa pandemi. 

Regional VP Marketing RedDoorz, Henry Manampiring mengatakan, “Melihat kondisi yang semakin membaik ini, kami optimis pariwisata Indonesia akan bangkit kembali.

“Sebagai perusahaan teknologi yang bergerak di industri pariwisata, RedDoorz ikut merasakan semangat pertumbuhan pariwisata Indonesia di masa pemulihan ini.

“Tentunya kita tidak boleh berpuas hati dengan pencapaian yang baik ini. Ke depan, RedDoorz akan terus berkomitmen untuk membuka semua pintu peluang bagi masyarakat untuk bepergian sesuai dengan kebutuhan dan tujuan masing-masing serta mendukung kebangkitan pariwisata Indonesia.”

Pada Oktober 2022 lalu, RedDoorz Indonesia dan Filipina akhirnya mencapai break even point (BEP). Dengan tercapainya BEP ini, setiap pemasukan yang didapatkan RedDoorz kedepannya akan langsung terhitung sebagai keuntungan.

Hal ini membuktikan bahwa RedDoorz sebagai perusahaan rintisan berhasil bertahan melewati tech winter, yaitu fase dimana bisnis sektor teknologi mengalami penurunan pertumbuhan dan pendanaan akibat krisis finansial.

“Melalui implementasi strategi dan fundamental bisnis yang berfokus kepada property owners dan customers, kami berhasil memenuhi janji kami untuk mencapai BEP di tahun 2022.

“Performa bisnis RedDoorz yang sangat baik ini pun tidak terlepas dari optimalisasi brand awareness yang dilakukan perusahaan. Menurut brand health survey yang diadakan oleh lembaga riset independen, Populix pada Q3 2022, RedDoorz berhasil menempati urutan pertama.” tambah Henry Manampiring.

Menyambut tahun 2023 ini, RedDoorz memiliki beberapa strategi dan rencana menarik untuk meningkatkan kinerja bisnis dibandingkan tahun sebelumnya.

VP of Multibrands RedDoorz, Adil Mubarak mengatakan, “Tahun yang baru ini menjadi semangat baru dalam meningkatkan layanan kami.

“Di tahun 2023, RedDoorz akan memperbarui sistem loyalty program menjadi lebih sederhana untuk meningkatkan pengalaman pemesanan dan menginap pelanggan.

“Selain itu, RedDoorz juga akan memperkuat jaringan offline reseller, dan bekerja sama dengan lebih banyak property owners untuk menghadirkan RedDoorz di beberapa daerah di Indonesia sehingga dapat membuka pintu peluang tak terbatas melalui layanan dan solusi terbaik RedDoorz bagi seluruh lapisan masyarakat.”

Adil Mubarak menambahkan, RedDoorz yang saat ini bertransformasi menjadi platform multi-brand pun berkomitmen untuk dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dan menjangkau lebih banyak property owners untuk tumbuh bersama RedDoorz.

“Hingga kini, RedDoorz memiliki SANS Hotel untuk traveler yang berjiwa muda dan chill, Urbanview Hotel yang dapat mengakomodasi kebutuhan bepergian para urban traveler, Sunerra Hotel yang cocok bagi keluarga yang menginginkan layanan berkelas, KoolKost yang cocok untuk akomodasi jangka panjang, serta The Lavana yang akan kami luncurkan tahun ini.” 

Melalui berbagai strategi dan inisiatif, RedDoorz menargetkan untuk meningkatkan jumlah properti hingga dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya dan mencapai BEP untuk RedDoorz Southeast Asia di Q4 2023.

“Dengan dihentikannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang membuat masyarakat lebih leluasa untuk bepergian, serta melihat tingkat pemesanan ulang RedDoorz yang mencapai 70%, kami optimis dapat mencapai target tersebut.” tutup Adil Mubarak.

RedDoorz sebagai bagian dari industri pariwisata juga melakukan kerjasama dengan berbagai pihak pemerintah maupun swasta guna mendukung pemulihan dan peningkatan industri pariwisata di Indonesia.

Ke depannya, RedDoorz akan terus memberikan kontribusi positif bagi pelanggan, stakeholders, dan industri pariwisata secara keseluruhan.

Maxdecal Tawarkan Proteksi Cat Mobil dengan Teknologi Terkini

rockomotif-maxdecal.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Maxdecal turut menjadi salah satu tenant yang meramaikan gelaran The Elite Showcase 2023 di Hall 9 dan 10 ICE BSD, Tangerang.

Lewat kehadiran perdananya tersebut, pelapis cat mobil ini turut menawarkan proteksi terhadap cat eksterior dengan lapisan yang didukung lewat teknologi terkini.

Dalam penjelasannya, Nofian Hendra sebagai Research and Development Maxdecal menjelaskan mereka turut memamerkan teknologi self-healing yang menjadi salah satu keunggulan produk tersebut.

“Kehadiran kami di sini untuk memperkenalkan paint protection film (PPF) dan 9800 series. Kali ini kami turut memperlihatkan sistem kerja self-healing saat terkena baretan halus,” jelas Nofian, di sela-sela acara.

Adapun hadirnya teknologi tersebut merupakan wujud dukungan dari Maxdecal untuk semua penggemar otomotif khususnya modifikasi, di mana produk yang ditawarkan ini hadir dengan bahan pelapis berkualitas tinggi.

“Teknologi 9800 Series menjadi salah satu bahan wrapping pilihan yang tepat dan berkualitas untuk kebutuhan modifikasi warna mobil,” tambah Nofian.

Selain menawarkan ragam warna yang menarik, salah satu poin yang menjadi keunggulan Maxdecals 9800 Seriess adalah waktu proses pemasangan di mana konsumen tidak perlu menunggu lama ketimbang mereka melakukan pengecatan ulang.

“Namun hasil yang ditawarkan memiliki warna 98% seperti cat asli. Selain itu, 9800 Series dapat dicoating sehingga dapat menjaga warnanya,” tambahnya lagi.

Pada The Elite Showcase, Maxdecal juga ingin memperkenalkan teknologi self-healing yang terdapat pada Maxdecal PPF. Teknologi tersebut mampu mengembalikan permukaan kembali seperti semula meski telah tergores.

“Tentunya teknologi ini sangat mendukung keefisienan dalam perawatan mobil. Hal ini juga menjadi salah satu langkah kami dalam menghasilkan teknologi-teknologi baru demi perkembangan dunia otomotif,” bebernya.

Melalui ragam keunggulan serta teknologi yang dikembangkan oleh Maxdecal, mereka berharap bahwa hal ini dapat memacu kreatifitas anak bangsa dalam memajukan industri otomotif nasional khususnya segmen modifikasi.

“Oleh karena itu, Maxdecal berharap generasi muda dapat menyalurkan kreatifitasnya dalam dunia otomotif. Maxdecal akan terus mendukung dalam upaya melakukan inovasi secara terus menerus demi mendukung perkembangan industri otomotif.

Meninggal Tak Wajar Terkubur di Sawah Kota Banjar, Dugaan Pembunuhan Terhadap Kuswanto Mencuat

Yati.jpg

harapanrakyat.com,- Meninggal tak wajar, dugaan pembunuhan terhadap Kuswanto kini mulai mencuat. Hal itu terjadi setelah mayat pria warga Dusun Sidamulya, Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, itu ditemukan tewas terkubur lumpur di pesawahan.

Istri korban, Yati Sumiati mengatakan, atas peristiwa tersebut ia pun mengajukan otopsi terhadap jenazah suaminya, untuk mengetahui secara pasti penyebab kematiannya.

“Iya, penasaran saja karena meninggalnya dengan cara tidak wajar,” kata Yati Sumiati kepada harapanrakyat.com, Sabtu (04/02/2023).

Menurutnya, setelah melihat jenazah suaminya, terdapat luka robek pada kepala bagian atas, luka belakang telinga, 3 gigi patah, memar pada bagian hidung. Serta adanya luka seperti bekas cakaran kuku.

Baca Juga: Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pria Terkubur Lumpur di Kota Banjar

Yati juga mengaku kalau sebelumnya Kuswanto memang memiliki permasalahan terkait harta warisan ibunya.

“Waktu itu ada tanah warisan dari almarhumah ibunya. Memang sempat ada masalah sama kakak iparnya dan itu yang dicurigai,” terangnya.

Ia juga mengatakan, sebelum suaminya meninggal dunia, ia tidak memiliki prasangka atau pikiran yang aneh. Yati sendiri sedang berada di Jakarta.

“Saya lagi di Jakarta. Tadi dapat informasi langsung pulang. Karena sebelumnya juga tidak ada firasat apapun,” tuturnya.

Lanjut Yati, keseharian suaminya bertani dan rutin setiap malamnya sekitar pukul 19.00WIB mencari keong di sawah untuk pakan bebek peliharaan.

Ia pun berharap, jika benar terbukti suaminya ada yang membunuh karena meninggal tak wajar, maka ia meminta keadilan agar pelaku mendapatkan hukuman dengan seadil-adilnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Berkedok Jualan Kopi, Warga Pendatang di Pangandaran Jual Pil Terlarang

Berkedok-Jualan-Kopi-Warga-Pendatang-di-Pangandaran-Jual-Pil-Terlarang.jpg

harapanrakyat.com,- Berkedok jualan kopi dan makanan ringan, seorang warga pendatang di Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jabar, ternyata berjualan pil atau obat terlarang.

Hal itu terungkap usai sejumlah warga di Dusun Nagrak RT 07 RW 04, mendatangi Kepala Desa Karangsari, Sabtu (4/2/2023).

Mereka datang ke Kades untuk melaporkan, jika ada warga pendatang yang berjualan pil terlarang.

Kepala Desa Karangsari, Sukiman mengatakan, warga pendatang yang diduga menjual obat terlarang itu mengontrak di salah satu rumah warga setempat.

“Berdasarkan laporan Ketua RT, orang tersebut berasal dari Aceh,” ungkap Sukiman.

Kades mengakui, jika di depan kontrakannya warga pendatang itu membuka warung kopi dan makanan ringan (ciki).

“Namun saat di cek ke lokasi, ternyata benar ada barang buktinya, berupa pil atau obat terlarang,” katanya.

Mengetahui hal itu, pihaknya langsung memberikan laporan ke petugas berwajib untuk menindaklanjuti masalah tersebut.

“Sayangnya saat kami mendatangi lokasi warung tersebut bersama petugas, orang itu sudah kabur, yang bersangkutan katanya mau ke rumah makan Padang pinjem motor orang yang mencari ayam. Mungkin pas balik, di depan warungnya banyak orang, langsung kabur bawa motor orang yang mau mencari ayam,” jelas Sukiman.

Pihaknya mengaku tidak ingin ada lagi yang berjualan seperti itu di wilayahnya.

“Sebelumnya memang orang itu sudah ada laporan ke RT, katanya mau ngontrak dan ngawarung. Namun nyatanya malah jualan obat yang dilarang dijual bebas,” ungkapnya.

Lanjut Sukiman, berdasarkan keterangan dari ketua RT, orang itu sudah mengontrak selama 5 bulan.

“Kalau lebih jelas identitasnya silahkan tanya ke ketua RT ya, soalnya dia tahu pas laporan ada foto copy KTP nya,” pungkasnya.

Baca juga: Sebar Pesan Suara Hoaks tentang Penculikan, Warga Cimerak Pangandaran Minta Maaf

Identitas Penjual Pil Terlarang di Pangandaran

Sementara itu, putra dari pemilik kontrakan Andi mengatakan, dirinya sudah mengetahui yang ngontrak menjual obat-obatan sekitar 2 bulan yang lalu. Kemudian sudah pernah menanyakan juga, kenapa obat seperti itu bisa dijual bebas di warung.

“Kami sebagai warga berharap obat-obatan terlarang itu tidak bisa dijual bebas di pasaran, di apotek saja harus dengan resep dokter, kenapa ini bisa dijual bebas,” ujar Andi.

Ia menuturkan, orang yang mengontrak di rumahnya itu biasa dipanggil Pijar Santoso umurnya sekitar 23 tahun katanya dari Aceh.

“Dia berjualan itu sepertinya kerja, ngontraknya baru sekitar 5 bulanan, alasan ke ibu saya pas pertama ngontrak mah mau jualan kopi dan makanan. Eh tahunya banyak obat obatan,” katanya.

Adapun obat atau pil terlarang yang dijualnya ada 4 macam, seperti Dextro, Excimer, Tramadol, Trihexyphenidyl.

Saat ini, barang bukti obat terlarang tersebut diamankan petugas Kepolisian.

Dihubungi terpisah, Kasat Narkoba Polres Pangandaran, AKP Juntar H saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah memonitor laporan dari warga, dan anggota langsung ke lokasi untuk mengamankan obat dan mencari penjualnya.

“Anggota saya sudah ke lokasi, hanya mengamankan obat-obatannya (pil terlarang) saja, sementara penjualnya sedang kita cari,” singkat AKP Juntar H. (Madlani/R8/HR Online/Editor Jujang)

Pohon Tumbang di Purwaharja Kota Banjar, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Pohon-Tumbang-di-Purwaharja-Kota-Banjar-Arus-Lalu-Lintas-Sempat-Tersendat.jpg

harapanrakyat.com,- Pohon berukuran besar yang berada di pinggir Jalan Brigjen M Isa, tepatnya di dekat bengkel Barokah, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, tumbang setelah diguyur hujan deras dan angin kencang, Sabtu (4/2/2023).

Peristiwa itu menyebabkan arus lalu lintas dari arah barat menuju timur dan sebaliknya sempat tersendat.

Salah seorang warga, Deni mengatakan, sebelumnya pohon itu sudah terlihat miring ke jalan, kemudian diguyur hujan deras dan angin kencang.

“Tadi sore memang hujan deras dan angin kencang. Terus sebelumnya juga pohon itu sudah agak miring,” kata Deni kepada harapanrakyat.com.

Baca juga: Innalillahi, Mayat Pria Ditemukan Terkubur Lumpur di Sawah Kota Banjar

Ia menjelaskan, arus lalu lintas sempat tersendat sekitar 30 menit karena pohon tumbang menutup sebagian jalan.

“Ada sekitar 30 menit lalu lintas tersendat karena belum dievakuasi terus tidak ada yang mengatur lalu lintas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Kusnadi, melalui Kasi Darlog Yudi Andiana mengatakan, saat ini arus lalu lintas dari kedua arah sudah berjalan normal.

“Alhamdulillah sekarang sudah dilakukan penanganan dan arus lalu lintas normal kembali,” kata Yudi.

Yudi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap bencana alam yang bisa terjadi kapan saja. Terlebih beberapa hari terakhir intensitas hujan cukup tinggi di wilayah Kota Banjar, sehingga rawan pohon tumbang. (Sandi/R8/HR Online/Editor Jujang)

Molonog 3 Perempuan Bawakan Kisah Perempuan di Subang Creative Center

1675522309863-01-scaled.jpeg

KOTASUBANG.com, Subang – Pertunjukan teater Monolog malam ini Sabtu (4/2/2023) digelar di gedung Subang Creative Center jalan D Kartawigenda, Subang. Puluhan penonton yang di dominasi kawula muda terlihat memenuhi auditorium SCC untuk menyaksikan pertunjukan teater tersebut.

Pada pertunjukan teater ini ada 3 orang perempuan yang membawakan naskah monolog yaitu Asmi Putri Purwaningsih yang membawakan judul Air mata di Birmingtone naskah karya Edward YS, Firza Nuz Wa Azzahra yang membawakan judul Balada Samarah naskah karya Tentrem Lestari dan dan Dilla Dwi Novana yang membawakan judul Sulastri dengan naskah karya Wan Renggo.

Monolog yang dibawakan oleh 3 perempuan ini membawakan kisah tentang perempuan. Perempuan yang dalam perjalanan hidupnya harus menjalani kisah pilu. Menggambarkan perempuan yang karena keadaan, menjadi mahluk lemah dihadapan laki-laki, sekaligus menggambarkan ketangguhan menghadapi pahitnya hidup. Sekaligus juga menggambarkan pertentangan kelas yang ada di sekitar kita.

Sutradara teater monolog, Asep Kusmana mengungkapkan bahwa perempuan selalu dianggap sebagai kelas dua dimata budaya patriarki.

“Padahal ternyata perempuan memiliki daya gugah yang luar biasa, daya rawat yang luar biasa baik terhadap diri, keluarga dan lingkungannya,”ungkapnya.

Sementara itu penulis naskah Edward YS mengungkapkan, ketiga monolog ini bukan sekedar soal perempuan dan laki-laki, namun menunjukkan pertentangan kelas yang terjadi dalam konteks kekinian.

Penyebab Rumah Warga Pamarican Ciamis Ludes Terbakar di Siang Bolong

Penyebab-Rumah-Warga-Pamarican-Ciamis-Ludes-Terbakar-di-Siang-Bolong.jpg

harapanrakyat.com,- Damkar Pos WMK Banjarsari mengungkap penyebab kebakaran rumah warga di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang ludes terbakar di siang bolong, Sabtu (4/2/2023).

Kebakaran yang meluluhlantakkan rumah milik Emah, warga Dusun Karangcingkrang, RT 03/01, Desa Mekarmulya itu diduga kuat bersumber dari tungku pengolahan gula.

Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari, Icep mengatakan, api penyebab rumah warga pamarican itu terbakar bersumber dari tungku pembuatan gula yang masih ada bara apinya.

“Dari hasil asesmen kami di lokasi kejadian, sumbernya dari tungku pembuatan gula aren. Saat pergi ke kebun, pemilik rumah mengaku lupa memadamkan bara yang ada di tungku,” kata Icep kepada harapanrakyat.com, Sabtu (04/02/2023).

Sehingga, diduga kuat percikan bara tersebut mengenai tumpukan kayu bakar dan menyebabkan adanya api.

“Api itu langsung merembet ke bagian dinding dapur pembuatan gula, hingga akhirnya merembet ke bangunan rumah,” lanjutnya.

Baca Juga : Siang Bolong Rumah Warga Ludes Terbakar di Pamarican Ciamis, Warga Panik

Menurut Icep, saat mendapatkan kabar adanya rumah yang terbakar, pihaknya langsung bergerak menuju lokasi kebakaran.

Namun akibat terkendala akses jalan, pihaknya baru sampai ke lokasi kebakaran setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit. Saat sampai api pun sudah mulai mengecil.

“Saat kejadian memang tidak ada warga dari Desa Mekarmulya yang memberikan laporan, namun pihak kami mendapatkan kabar dari group jika ada sebuah rumah yang terbakar,” jelasnya.

Kemudian, ketika sudah mendapat alamat, petugas langsung bergerak menuju lokasi kebakaran.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini, namun seluruh atap bangunan serta isinya ludes terbakar,” tambahnya.

Saat kejadian, penghuni rumah sedang pergi ke kebun. Selain itu rumah yang terbakar juga berjauhan dari rumah lainnya.

“Sehingga saat api membakar rumah warga mengetahuinya kondisi api sudah membesar,” Pungkasnya.

Akibat kejadian tersebut, pemilik rumah kini kehilangan tempat tinggal, korban pun mengalami kerugian mencapai 75 juta rupiah. (Suherman/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Recent Posts