Beranda blog Halaman 1096

Polisi Berhasil Menangkap 2 Pelaku Pembunuhan Berencana Terhadap Kuswanto

Polisi-Berhasil-Menangkap-2-Pelaku-Pembunuhan-Berencana-Terhadap-Kuswanto.jpg

harapanrakyat.com,- Polisi berhasil menangkap 2 orang pelaku pembunuhan berencana terhadap Kuswanto, warga Dusun Sidamulya, Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, Minggu (5/2/2023).

Polisi berhasil menangkap 2 orang pelaku itu dalam waktu kurang dari 24 jam sejak kejadian penemuan mayat di area persawahan.

Kapolsek Langensari, AKP Yudi Ristiyanto mengatakan, petugas gabungan dari Polsek Langensari dan Satuan Reserse Kriminal Polres Banjar berhasil menangkap pelaku.

“Alhamdulillah sudah terungkap kasus pembunuhan di wilayah Langensari, oleh petugas Polsek Langensari dan Satreskrim Polres Banjar,” kata Yudi Ristiyanto, Minggu (5/2/2023).

Baca Juga : Innalillahi, Mayat Pria Ditemukan Terkubur Lumpur di Sawah Kota Banjar

Ia menjelaskan, 2 orang pelaku tersebut masih memiliki hubungan keluarga dengan korban.

“Dua orang pelaku yang polisi amankan merupakan kakak beradik, masih orang terdekat korban,” jelasnya.

Yudi melanjutkan, sampai saat ini polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap kedua pelaku untuk mengungkap motif pembunuhan berencana terhadap Kuswanto.

“Lebih jelasnya nanti menunggu konferensi pers dari bapak kapolres,” pungkasnya.

Pemberitaan sebelumnya, mayat Kuswanto ditemukan terkubur tanah lumpur di area persawahan pada Sabtu (4/2/2023). Penemuan mayat itu sempat membuat geger warga sekitar.

Baca Juga : Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pria Terkubur Lumpur di Kota Banjar

Keluarga menganggap kematian Kuswanto tidak wajar, karena saat melihat jenazah korban terdapat sejumlah luka di beberapa bagian tubuhnya.

Sehingga, untuk mengetahui secara pasti penyebab kematian korban, akhirnya pihak keluarga mengajukan untuk melakukan otopsi. (Sandi/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Subisidi Motor Listrik ECGO Tarik Ratusan Calon Konsumen

rockomotif-motor-listrik-ecgo.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Kehadiran motor listrik ECGO di Indonesia rupanya berhasil memikat masyarakat yang ingin melakukan peralihan ke segmen elektrifikasi.

Hal ini terlihat dari jumlah pemesanan prebook yang masuk saat keran pemesan dibuka pada 4 Februari 2023, antusias masyarakat begitu besar lantaran adanya pemberian subsidi dari perusahaan.

“Jadi kita juga melihat dari preorder kemarin, ketertarikan calon konsumen sangat baik bahkan ada yang komplain kenapa sudah ditutup (pemesanannya). Jadi kita juga istilahnya orderannya belum bisa nampung, dan juga web kita itu sempat down, jadi kita harus fixed lagi dan saat ini kedepannya untuk melakukan preorder kita akan buka di tokopedia,” jelas Gary Prawira, CEO Motor Listrik ECGO EV Moto saat dijumpai di kawasan Car Free Day Sudirman, Jakarta.

Lewat kehadiran subsidi yang diberikan tersebut, perusahaan juga melihat bahwa sejatinya masyarakat Indonesia ingin beralih dari kendaraan konvensional ke kendaraan yang lebih ramah lingkungan. Namun, hal tersebut terbentur dengan harga yang dirasa kurang ramah di kantong.

“Jadi untuk saat ini penerimaan dari calon konsumen sangat baik, dan kita berharap tetap bisa mendukung masyarakat supaya bisa lebih cepat beralih sehingga tidak usah menunggu subsidi pemerintah yang belum tahu kapan diimplementasikan. Makanya motor listrik ECGO kasih ini (subisidi) supaya masyarakat bisa langsung menikmati tanpa harus menunggu lagi,” tambah Gary.

Untuk lebih mendekatkan diri dengan para calon konsumen, beberapa langkah pun dilakukan salah satunya dengan menghadirkan dua unit untuk bisa dinikmati oleh para pengunjung Car Free Day (CFD).

“Hari ini yang preorder offline (di CFD) motor listrik ECGO sudah lebih dari 100 unit dan melebihi kuota kita yang telah kita canangkan. Jadi kita harus buka lagi besok atau lusa untuk menampung ketertarikan konsumen yang lebih banyak lagi,” imbuhnya.

Sementara itu, mengenai varian yang paling diminati oleh konsumen, Gary, menjelaskan di mana hal model ECGO 5 mendapatkan porsi lebih besar di bandingkan ECGO 3.

“Memang untuk ini tergantung pada kebutuhan pemakaian konsumen, jadi kalau jarak jauh dan yang lebih sering mobile, mereka pasti akan memilih yang lebih mumpuni,” tandasnya.

RedDoorz Catatkan Peningkatan Kinerja Bisnis, Bukti Resiliensi di Masa Pandemi

Foto-1a_800x533.jpg

review1st.com – Menurut data Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), pergerakan wisatawan domestik di tahun 2022 sudah menunjukkan angka yang positif.

Tercatat per November 2022 terdapat 800 juta pergerakan, di atas target yaitu 550 juta pergerakan. Platform multi-brand perhotelan dan akomodasi terbesar di Asia Tenggara, RedDoorz merasakan pengaruhnya pada kebangkitan sektor pariwisata.

Pada tahun 2022, RedDoorz berhasil mencatat pertumbuhan pendapatan hingga lima kali lipat dibandingkan sebelum pandemi.

Selain itu, RedDoorz Indonesia juga semakin berkembang dengan penambahan jumlah properti yang mencapai 55 persen dibandingkan tahun 2019 sebelum pandemi, dimana saat ini ada lebih dari 3.000 properti di 257 kota di seluruh penjuru Indonesia.

Pertumbuhan RedDoorz yang sangat pesat ini mendapatkan penghargaan dari The Straits Time dan Statista sebagai salah satu Singapore’s fastest growing company in 2023.

Rangkaian pencapaian ini merupakan bukti resiliensi bisnis RedDoorz yang semakin tangguh di tengah masa pandemi. 

Regional VP Marketing RedDoorz, Henry Manampiring mengatakan, “Melihat kondisi yang semakin membaik ini, kami optimis pariwisata Indonesia akan bangkit kembali.

“Sebagai perusahaan teknologi yang bergerak di industri pariwisata, RedDoorz ikut merasakan semangat pertumbuhan pariwisata Indonesia di masa pemulihan ini.

“Tentunya kita tidak boleh berpuas hati dengan pencapaian yang baik ini. Ke depan, RedDoorz akan terus berkomitmen untuk membuka semua pintu peluang bagi masyarakat untuk bepergian sesuai dengan kebutuhan dan tujuan masing-masing serta mendukung kebangkitan pariwisata Indonesia.”

Pada Oktober 2022 lalu, RedDoorz Indonesia dan Filipina akhirnya mencapai break even point (BEP). Dengan tercapainya BEP ini, setiap pemasukan yang didapatkan RedDoorz kedepannya akan langsung terhitung sebagai keuntungan.

Hal ini membuktikan bahwa RedDoorz sebagai perusahaan rintisan berhasil bertahan melewati tech winter, yaitu fase dimana bisnis sektor teknologi mengalami penurunan pertumbuhan dan pendanaan akibat krisis finansial.

“Melalui implementasi strategi dan fundamental bisnis yang berfokus kepada property owners dan customers, kami berhasil memenuhi janji kami untuk mencapai BEP di tahun 2022.

“Performa bisnis RedDoorz yang sangat baik ini pun tidak terlepas dari optimalisasi brand awareness yang dilakukan perusahaan. Menurut brand health survey yang diadakan oleh lembaga riset independen, Populix pada Q3 2022, RedDoorz berhasil menempati urutan pertama.” tambah Henry Manampiring.

Menyambut tahun 2023 ini, RedDoorz memiliki beberapa strategi dan rencana menarik untuk meningkatkan kinerja bisnis dibandingkan tahun sebelumnya.

VP of Multibrands RedDoorz, Adil Mubarak mengatakan, “Tahun yang baru ini menjadi semangat baru dalam meningkatkan layanan kami.

“Di tahun 2023, RedDoorz akan memperbarui sistem loyalty program menjadi lebih sederhana untuk meningkatkan pengalaman pemesanan dan menginap pelanggan.

“Selain itu, RedDoorz juga akan memperkuat jaringan offline reseller, dan bekerja sama dengan lebih banyak property owners untuk menghadirkan RedDoorz di beberapa daerah di Indonesia sehingga dapat membuka pintu peluang tak terbatas melalui layanan dan solusi terbaik RedDoorz bagi seluruh lapisan masyarakat.”

Adil Mubarak menambahkan, RedDoorz yang saat ini bertransformasi menjadi platform multi-brand pun berkomitmen untuk dapat memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat dan menjangkau lebih banyak property owners untuk tumbuh bersama RedDoorz.

“Hingga kini, RedDoorz memiliki SANS Hotel untuk traveler yang berjiwa muda dan chill, Urbanview Hotel yang dapat mengakomodasi kebutuhan bepergian para urban traveler, Sunerra Hotel yang cocok bagi keluarga yang menginginkan layanan berkelas, KoolKost yang cocok untuk akomodasi jangka panjang, serta The Lavana yang akan kami luncurkan tahun ini.” 

Melalui berbagai strategi dan inisiatif, RedDoorz menargetkan untuk meningkatkan jumlah properti hingga dua kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya dan mencapai BEP untuk RedDoorz Southeast Asia di Q4 2023.

“Dengan dihentikannya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) yang membuat masyarakat lebih leluasa untuk bepergian, serta melihat tingkat pemesanan ulang RedDoorz yang mencapai 70%, kami optimis dapat mencapai target tersebut.” tutup Adil Mubarak.

RedDoorz sebagai bagian dari industri pariwisata juga melakukan kerjasama dengan berbagai pihak pemerintah maupun swasta guna mendukung pemulihan dan peningkatan industri pariwisata di Indonesia.

Ke depannya, RedDoorz akan terus memberikan kontribusi positif bagi pelanggan, stakeholders, dan industri pariwisata secara keseluruhan.

Maxdecal Tawarkan Proteksi Cat Mobil dengan Teknologi Terkini

rockomotif-maxdecal.jpg

ROCKOMOTIF, Jakarta – Maxdecal turut menjadi salah satu tenant yang meramaikan gelaran The Elite Showcase 2023 di Hall 9 dan 10 ICE BSD, Tangerang.

Lewat kehadiran perdananya tersebut, pelapis cat mobil ini turut menawarkan proteksi terhadap cat eksterior dengan lapisan yang didukung lewat teknologi terkini.

Dalam penjelasannya, Nofian Hendra sebagai Research and Development Maxdecal menjelaskan mereka turut memamerkan teknologi self-healing yang menjadi salah satu keunggulan produk tersebut.

“Kehadiran kami di sini untuk memperkenalkan paint protection film (PPF) dan 9800 series. Kali ini kami turut memperlihatkan sistem kerja self-healing saat terkena baretan halus,” jelas Nofian, di sela-sela acara.

Adapun hadirnya teknologi tersebut merupakan wujud dukungan dari Maxdecal untuk semua penggemar otomotif khususnya modifikasi, di mana produk yang ditawarkan ini hadir dengan bahan pelapis berkualitas tinggi.

“Teknologi 9800 Series menjadi salah satu bahan wrapping pilihan yang tepat dan berkualitas untuk kebutuhan modifikasi warna mobil,” tambah Nofian.

Selain menawarkan ragam warna yang menarik, salah satu poin yang menjadi keunggulan Maxdecals 9800 Seriess adalah waktu proses pemasangan di mana konsumen tidak perlu menunggu lama ketimbang mereka melakukan pengecatan ulang.

“Namun hasil yang ditawarkan memiliki warna 98% seperti cat asli. Selain itu, 9800 Series dapat dicoating sehingga dapat menjaga warnanya,” tambahnya lagi.

Pada The Elite Showcase, Maxdecal juga ingin memperkenalkan teknologi self-healing yang terdapat pada Maxdecal PPF. Teknologi tersebut mampu mengembalikan permukaan kembali seperti semula meski telah tergores.

“Tentunya teknologi ini sangat mendukung keefisienan dalam perawatan mobil. Hal ini juga menjadi salah satu langkah kami dalam menghasilkan teknologi-teknologi baru demi perkembangan dunia otomotif,” bebernya.

Melalui ragam keunggulan serta teknologi yang dikembangkan oleh Maxdecal, mereka berharap bahwa hal ini dapat memacu kreatifitas anak bangsa dalam memajukan industri otomotif nasional khususnya segmen modifikasi.

“Oleh karena itu, Maxdecal berharap generasi muda dapat menyalurkan kreatifitasnya dalam dunia otomotif. Maxdecal akan terus mendukung dalam upaya melakukan inovasi secara terus menerus demi mendukung perkembangan industri otomotif.

Meninggal Tak Wajar Terkubur di Sawah Kota Banjar, Dugaan Pembunuhan Terhadap Kuswanto Mencuat

Yati.jpg

harapanrakyat.com,- Meninggal tak wajar, dugaan pembunuhan terhadap Kuswanto kini mulai mencuat. Hal itu terjadi setelah mayat pria warga Dusun Sidamulya, Desa Langensari, Kecamatan Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, itu ditemukan tewas terkubur lumpur di pesawahan.

Istri korban, Yati Sumiati mengatakan, atas peristiwa tersebut ia pun mengajukan otopsi terhadap jenazah suaminya, untuk mengetahui secara pasti penyebab kematiannya.

“Iya, penasaran saja karena meninggalnya dengan cara tidak wajar,” kata Yati Sumiati kepada harapanrakyat.com, Sabtu (04/02/2023).

Menurutnya, setelah melihat jenazah suaminya, terdapat luka robek pada kepala bagian atas, luka belakang telinga, 3 gigi patah, memar pada bagian hidung. Serta adanya luka seperti bekas cakaran kuku.

Baca Juga: Polisi Masih Selidiki Penyebab Kematian Pria Terkubur Lumpur di Kota Banjar

Yati juga mengaku kalau sebelumnya Kuswanto memang memiliki permasalahan terkait harta warisan ibunya.

“Waktu itu ada tanah warisan dari almarhumah ibunya. Memang sempat ada masalah sama kakak iparnya dan itu yang dicurigai,” terangnya.

Ia juga mengatakan, sebelum suaminya meninggal dunia, ia tidak memiliki prasangka atau pikiran yang aneh. Yati sendiri sedang berada di Jakarta.

“Saya lagi di Jakarta. Tadi dapat informasi langsung pulang. Karena sebelumnya juga tidak ada firasat apapun,” tuturnya.

Lanjut Yati, keseharian suaminya bertani dan rutin setiap malamnya sekitar pukul 19.00WIB mencari keong di sawah untuk pakan bebek peliharaan.

Ia pun berharap, jika benar terbukti suaminya ada yang membunuh karena meninggal tak wajar, maka ia meminta keadilan agar pelaku mendapatkan hukuman dengan seadil-adilnya. (Sandi/R3/HR-Online/Editor-Eva)

Berkedok Jualan Kopi, Warga Pendatang di Pangandaran Jual Pil Terlarang

Berkedok-Jualan-Kopi-Warga-Pendatang-di-Pangandaran-Jual-Pil-Terlarang.jpg

harapanrakyat.com,- Berkedok jualan kopi dan makanan ringan, seorang warga pendatang di Desa Karangsari, Kecamatan Padaherang, Kabupaten Pangandaran, Jabar, ternyata berjualan pil atau obat terlarang.

Hal itu terungkap usai sejumlah warga di Dusun Nagrak RT 07 RW 04, mendatangi Kepala Desa Karangsari, Sabtu (4/2/2023).

Mereka datang ke Kades untuk melaporkan, jika ada warga pendatang yang berjualan pil terlarang.

Kepala Desa Karangsari, Sukiman mengatakan, warga pendatang yang diduga menjual obat terlarang itu mengontrak di salah satu rumah warga setempat.

“Berdasarkan laporan Ketua RT, orang tersebut berasal dari Aceh,” ungkap Sukiman.

Kades mengakui, jika di depan kontrakannya warga pendatang itu membuka warung kopi dan makanan ringan (ciki).

“Namun saat di cek ke lokasi, ternyata benar ada barang buktinya, berupa pil atau obat terlarang,” katanya.

Mengetahui hal itu, pihaknya langsung memberikan laporan ke petugas berwajib untuk menindaklanjuti masalah tersebut.

“Sayangnya saat kami mendatangi lokasi warung tersebut bersama petugas, orang itu sudah kabur, yang bersangkutan katanya mau ke rumah makan Padang pinjem motor orang yang mencari ayam. Mungkin pas balik, di depan warungnya banyak orang, langsung kabur bawa motor orang yang mau mencari ayam,” jelas Sukiman.

Pihaknya mengaku tidak ingin ada lagi yang berjualan seperti itu di wilayahnya.

“Sebelumnya memang orang itu sudah ada laporan ke RT, katanya mau ngontrak dan ngawarung. Namun nyatanya malah jualan obat yang dilarang dijual bebas,” ungkapnya.

Lanjut Sukiman, berdasarkan keterangan dari ketua RT, orang itu sudah mengontrak selama 5 bulan.

“Kalau lebih jelas identitasnya silahkan tanya ke ketua RT ya, soalnya dia tahu pas laporan ada foto copy KTP nya,” pungkasnya.

Baca juga: Sebar Pesan Suara Hoaks tentang Penculikan, Warga Cimerak Pangandaran Minta Maaf

Identitas Penjual Pil Terlarang di Pangandaran

Sementara itu, putra dari pemilik kontrakan Andi mengatakan, dirinya sudah mengetahui yang ngontrak menjual obat-obatan sekitar 2 bulan yang lalu. Kemudian sudah pernah menanyakan juga, kenapa obat seperti itu bisa dijual bebas di warung.

“Kami sebagai warga berharap obat-obatan terlarang itu tidak bisa dijual bebas di pasaran, di apotek saja harus dengan resep dokter, kenapa ini bisa dijual bebas,” ujar Andi.

Ia menuturkan, orang yang mengontrak di rumahnya itu biasa dipanggil Pijar Santoso umurnya sekitar 23 tahun katanya dari Aceh.

“Dia berjualan itu sepertinya kerja, ngontraknya baru sekitar 5 bulanan, alasan ke ibu saya pas pertama ngontrak mah mau jualan kopi dan makanan. Eh tahunya banyak obat obatan,” katanya.

Adapun obat atau pil terlarang yang dijualnya ada 4 macam, seperti Dextro, Excimer, Tramadol, Trihexyphenidyl.

Saat ini, barang bukti obat terlarang tersebut diamankan petugas Kepolisian.

Dihubungi terpisah, Kasat Narkoba Polres Pangandaran, AKP Juntar H saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya sudah memonitor laporan dari warga, dan anggota langsung ke lokasi untuk mengamankan obat dan mencari penjualnya.

“Anggota saya sudah ke lokasi, hanya mengamankan obat-obatannya (pil terlarang) saja, sementara penjualnya sedang kita cari,” singkat AKP Juntar H. (Madlani/R8/HR Online/Editor Jujang)

Pohon Tumbang di Purwaharja Kota Banjar, Arus Lalu Lintas Sempat Tersendat

Pohon-Tumbang-di-Purwaharja-Kota-Banjar-Arus-Lalu-Lintas-Sempat-Tersendat.jpg

harapanrakyat.com,- Pohon berukuran besar yang berada di pinggir Jalan Brigjen M Isa, tepatnya di dekat bengkel Barokah, Kelurahan Karangpanimbal, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar, Jawa Barat, tumbang setelah diguyur hujan deras dan angin kencang, Sabtu (4/2/2023).

Peristiwa itu menyebabkan arus lalu lintas dari arah barat menuju timur dan sebaliknya sempat tersendat.

Salah seorang warga, Deni mengatakan, sebelumnya pohon itu sudah terlihat miring ke jalan, kemudian diguyur hujan deras dan angin kencang.

“Tadi sore memang hujan deras dan angin kencang. Terus sebelumnya juga pohon itu sudah agak miring,” kata Deni kepada harapanrakyat.com.

Baca juga: Innalillahi, Mayat Pria Ditemukan Terkubur Lumpur di Sawah Kota Banjar

Ia menjelaskan, arus lalu lintas sempat tersendat sekitar 30 menit karena pohon tumbang menutup sebagian jalan.

“Ada sekitar 30 menit lalu lintas tersendat karena belum dievakuasi terus tidak ada yang mengatur lalu lintas,” jelasnya.

Sementara itu, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjar Kusnadi, melalui Kasi Darlog Yudi Andiana mengatakan, saat ini arus lalu lintas dari kedua arah sudah berjalan normal.

“Alhamdulillah sekarang sudah dilakukan penanganan dan arus lalu lintas normal kembali,” kata Yudi.

Yudi mengimbau masyarakat untuk berhati-hati terhadap bencana alam yang bisa terjadi kapan saja. Terlebih beberapa hari terakhir intensitas hujan cukup tinggi di wilayah Kota Banjar, sehingga rawan pohon tumbang. (Sandi/R8/HR Online/Editor Jujang)

Molonog 3 Perempuan Bawakan Kisah Perempuan di Subang Creative Center

1675522309863-01-scaled.jpeg

KOTASUBANG.com, Subang – Pertunjukan teater Monolog malam ini Sabtu (4/2/2023) digelar di gedung Subang Creative Center jalan D Kartawigenda, Subang. Puluhan penonton yang di dominasi kawula muda terlihat memenuhi auditorium SCC untuk menyaksikan pertunjukan teater tersebut.

Pada pertunjukan teater ini ada 3 orang perempuan yang membawakan naskah monolog yaitu Asmi Putri Purwaningsih yang membawakan judul Air mata di Birmingtone naskah karya Edward YS, Firza Nuz Wa Azzahra yang membawakan judul Balada Samarah naskah karya Tentrem Lestari dan dan Dilla Dwi Novana yang membawakan judul Sulastri dengan naskah karya Wan Renggo.

Monolog yang dibawakan oleh 3 perempuan ini membawakan kisah tentang perempuan. Perempuan yang dalam perjalanan hidupnya harus menjalani kisah pilu. Menggambarkan perempuan yang karena keadaan, menjadi mahluk lemah dihadapan laki-laki, sekaligus menggambarkan ketangguhan menghadapi pahitnya hidup. Sekaligus juga menggambarkan pertentangan kelas yang ada di sekitar kita.

Sutradara teater monolog, Asep Kusmana mengungkapkan bahwa perempuan selalu dianggap sebagai kelas dua dimata budaya patriarki.

“Padahal ternyata perempuan memiliki daya gugah yang luar biasa, daya rawat yang luar biasa baik terhadap diri, keluarga dan lingkungannya,”ungkapnya.

Sementara itu penulis naskah Edward YS mengungkapkan, ketiga monolog ini bukan sekedar soal perempuan dan laki-laki, namun menunjukkan pertentangan kelas yang terjadi dalam konteks kekinian.

Penyebab Rumah Warga Pamarican Ciamis Ludes Terbakar di Siang Bolong

Penyebab-Rumah-Warga-Pamarican-Ciamis-Ludes-Terbakar-di-Siang-Bolong.jpg

harapanrakyat.com,- Damkar Pos WMK Banjarsari mengungkap penyebab kebakaran rumah warga di Kecamatan Pamarican, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang ludes terbakar di siang bolong, Sabtu (4/2/2023).

Kebakaran yang meluluhlantakkan rumah milik Emah, warga Dusun Karangcingkrang, RT 03/01, Desa Mekarmulya itu diduga kuat bersumber dari tungku pengolahan gula.

Petugas Damkar Pos WMK Banjarsari, Icep mengatakan, api penyebab rumah warga pamarican itu terbakar bersumber dari tungku pembuatan gula yang masih ada bara apinya.

“Dari hasil asesmen kami di lokasi kejadian, sumbernya dari tungku pembuatan gula aren. Saat pergi ke kebun, pemilik rumah mengaku lupa memadamkan bara yang ada di tungku,” kata Icep kepada harapanrakyat.com, Sabtu (04/02/2023).

Sehingga, diduga kuat percikan bara tersebut mengenai tumpukan kayu bakar dan menyebabkan adanya api.

“Api itu langsung merembet ke bagian dinding dapur pembuatan gula, hingga akhirnya merembet ke bangunan rumah,” lanjutnya.

Baca Juga : Siang Bolong Rumah Warga Ludes Terbakar di Pamarican Ciamis, Warga Panik

Menurut Icep, saat mendapatkan kabar adanya rumah yang terbakar, pihaknya langsung bergerak menuju lokasi kebakaran.

Namun akibat terkendala akses jalan, pihaknya baru sampai ke lokasi kebakaran setelah menempuh perjalanan sekitar 30 menit. Saat sampai api pun sudah mulai mengecil.

“Saat kejadian memang tidak ada warga dari Desa Mekarmulya yang memberikan laporan, namun pihak kami mendapatkan kabar dari group jika ada sebuah rumah yang terbakar,” jelasnya.

Kemudian, ketika sudah mendapat alamat, petugas langsung bergerak menuju lokasi kebakaran.

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam kejadian kebakaran ini, namun seluruh atap bangunan serta isinya ludes terbakar,” tambahnya.

Saat kejadian, penghuni rumah sedang pergi ke kebun. Selain itu rumah yang terbakar juga berjauhan dari rumah lainnya.

“Sehingga saat api membakar rumah warga mengetahuinya kondisi api sudah membesar,” Pungkasnya.

Akibat kejadian tersebut, pemilik rumah kini kehilangan tempat tinggal, korban pun mengalami kerugian mencapai 75 juta rupiah. (Suherman/R12/HR-Online/Editor-Rizki)

Bupati Subang Tekankan Pentingnya Sertifikasi Aset Tanah

IMG-20230204-WA0033.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Bupati Subang, H. Ruhimat didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Subang, H. Asep Nuroni S.Sos.,M.Si hadir dalam kegiatan Gebyar Gerakan Masyarakat Pemasangan Tanda Batas (GEMAPATAS) PTSL Subang Jawara 2023 dengan tajuk ‘Pasang Patok, Anti Cekcok, Anti Caplok’, bertempat di Desa Sindanglaya Kecamatan Tanjungsiang, Jumat (03/02/2023).

Kegiatan Gemapatas tersebut dilaksanakan secara serentak oleh seluruh Kantor Pertanahan Kabupaten/ Kota se-Indonesia di 33 Provinsi yang dipimpin oleh Menteri ATR/ BPN Republik Indonesia Hadi Tjahyanto yang melaksanakan Gemapatas di Kabupaten Cilacap dan diikuti daerah lain secara daring dengan jumlah total 1 juta patok yang memecahkan rekor MURI dengan tema ‘Satu Juta Patok Bidang Tanah untuk Indonesia’.

Sebelum menuju tempat acara, Kang Jimat didampingi Kepala Kantor BPN Kabupaten Subang, Camat Tanjungsiang, dan Kepala Desa Sindanglaya melaksanakan pemasangan patok batas bidang tanah oleh masyarakat pemilik tanah dan pemilik batas tanah. Selain itu juga dilaksanakan pemasangan patok batas tanah aset Pemerintah Daerah Kabupaten Subang oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Subang bersama ketua tim pemasangan patok dan Kepala Desa Sindanglaya disaksikan oleh Kang Jimat, Kepala BPN Subang, dan Camat Tanjungsiang.

Kepala BPN Kabupaten Subang, Andy Kandandio Alepuddin A.Ptnh.,M.Si menyampaikan kegiatan ini dilakukan secara serentak di seluruh wilayah di Indonesia dan di Subang sendiri dilaksanakan serentak di 22 desa dengan jumlah patok yang dipasang hampir menyentuh angka 20 ribu patok.

“Kegiatan ini serentak secara nasional dari Sabang-Merauke. Di Subang juga 22 desa serentak dengan 19.898 patok dipasang di Subang. Kalau bapak ibu sudah pasang patok surat ukur bisa punya kekuatan hukum jika ada 3 hal tanda batas, letak, dan luas. Insyaallah pasang patok anti cekcok, anti caplok,” katanya.

Andy menambahkan program PTSL merupakan bukti kehadiran pemerintah di tengah masyarakat dalam memberikan keamanan dan kepastian hukum terkait kepemilikan tanah sehingga Andy berpesan kepada masyarakat untuk mendukung program PTSL dengan menyiapkan berkas dan segala yang dibutuhkan dalam proses sertifikasi tanah.

“Ini bagian dari kehadiran pemerintah memberikan keamanan dan kepastian hukum bagi masyarakat. Kemarin gebyar Subang mendapat apresiasi nasional. Ini acara rakyat ya rakyat harus tahu dan bergembira menyambut PTSL. Siapkan waktu 1 hari untuk memasang patok dan menyiapkan berkas insyaallah Bulan Ramadhan besok sertifikat dapat dibagikan oleh Kang Jimat,” katanya.

Pada kesempatan tersebut, Camat Tanjungsiang Drs. Vino Subriadi menghaturkan terima kasih kepada Kang Jimat dan menyatakan Kang Jimat hadir ke Tanjungsiang membawa kebahagiaan bagi masyarakat karena aebentar lagi masyarakat Kecamatan Tanjungsiang akan memiliki sertifikat atas kepemilikan tanah.

“Pak Bupati datang membawa kebahagiaan. Yaitu kita akan segera punya kepastian terkait kepemilikan tanah. Mudah-mudahan ke depan semakin jelas kepemilikan tanah. Kalau masyarakatnya mendukung penuh, insyaallah segera memiliki sertifikat. terima kasih Kang Jimat. Tanjungsiang siap mendukung program Kang Jimat,” katanya.

Membuka sambutannya, Kang Jimat menekankan pentingnya program PTSL sehingga Ia memerintahkan secara khusus kepada jajaran Camat dan Desa untuk mempersiapkan dengan baik.

“Betapa pentingnya kepastian hukum kepemilikan tanah, saya menugaskan ke para camat dan Kepala Desa untuk kepentingan masyarakat . Mun geus aya sertifikat, generasi penerus tahu betul aset yang dimiliki. Jangan sampai masyarakat di Kabupaten Subang ada masalah kusabab batas tanah yang tidak jelas,” katanya.

Kang Jimat mengucapkan terima kasih kepada BPN dan semua pihak yang memiliki andil dalam terlaksananya gebyar PTSL di Kabupaten Subang dan berpesan kepada masyarakat untuk menyambut program PTSL dengan maksimal.

“Nganuhunkeun ka BPN, Camat, dan Kepala Desa yang sungguh-sungguh melakanakan pematokan dengan gotong royong. Pemilik batas kudu nyaksian. Ulah katangkal geus jadi sertifikat timbul masalah karena tidak disaksikan secara langsung. Mohon digaungkan di masjid atau musholla agar saat pemasangan patok dihadiri yang punya tanah dan punya batas. Saya sangat bersyukur kepada BPN dan kesiapan aparat yang ada di Kabupaten Subang dan masyarakat juga menggebu terkait kesiapan sertifikasi tanah maysarakat maupun pemerintah,” katanya.

Mengakhiri sambutannya, Kang Jimat memohon maaf karena belum bisa maksimal dalam melaksanakan pembangunan akibat adanya Pandemi Covid-19 tapi Kang Jimat menjamin anggaran yang ada tidak akan disalahgunakan.

Acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara Gemapatas PTSL Subang Jawara 2023 oleh Kang Jimat dan Kepala BPN Subang dilanjutkan dengan pemberian santunan oleh Kang Jimat kepada masyarakat Desa Sindanglaya yang membutuhkan.

Anggota DPRD Kabupaten Subang, Asisten Daerah Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Jajaran Kantor BPN Subang, Muspika Kecamatan Tanjungsiang, para Kepala Desa, dan Masyarakat Desa Sindanglaya.

Recent Posts