Beranda blog Halaman 101

Idul Adha 1446 H: Bupati Subang Serukan Semangat Berkurban dan Kepedulian Sosial

Idul Adha 1446 H Subang
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Dalam hangatnya nuansa Idul Adha 1446 Hijriah, Bupati Subang, H. Reynaldy, mengucapkan selamat hari raya penuh makna kepada seluruh warga Kabupaten Subang.

“Selamat Hari Raya Idul Adha 1446 H. Mari rayakan hari suci ini dengan semangat berbagi, kepedulian, dan pengorbanan,” ujarnya penuh harap pada Kamis (6/6/2025).

Pagi itu, suasana Masjid Agung Al-Musabaqah Subang begitu khidmat. Ribuan jamaah mengikuti Salat Idul Adha bersama sang bupati. Masjid ini memang jadi titik utama pelaksanaan ibadah besar umat Islam di Kabupaten Subang.

Salat dimulai sejak pukul 06.30 pagi, diiringi suasana yang syahdu dan penuh kekhusyukan. Di momen tersebut, Bupati Reynaldy menyampaikan pesan untuk menjadikan Idul Adha sebagai tonggak memperkuat nilai kemanusiaan.

“Idul Adha adalah waktu terbaik untuk menumbuhkan rasa gotong royong dan kepedulian sosial. Mari pererat tali persaudaraan antarwarga,” katanya.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dalam penyelenggaraan kurban. Mulai dari panitia, takmir masjid, hingga masyarakat yang bekerja sama secara tulus.

Ia menyebut bahwa setiap hewan kurban adalah simbol pengorbanan dan kebaikan. “Semoga jadi amal yang membawa keberkahan, baik bagi yang memberi maupun menerima,” ucapnya.

Pemerintah Kabupaten Subang pun menegaskan komitmennya untuk terus membersamai masyarakat. Mereka ingin membangun daerah yang tak hanya sejahtera secara ekonomi, tapi juga kuat secara spiritual dan sosial.

Polres Subang Gagalkan Aksi Bobol ATM BJB, Rp 203 Juta Diselamatkan

Polres Subang gagalkan pembobolan ATM BJB
Foto: tribratanews.jabar.polri.go.id

Subang – Aksi nekat pembobolan mesin ATM milik Bank BJB di wilayah Subang berhasil digagalkan oleh Satreskrim Polres Subang. Para pelaku yang tergabung dalam sindikat kejahatan terorganisir berhasil diringkus. Tak hanya itu, uang tunai senilai Rp 203 juta yang sempat dibawa kabur pun berhasil diamankan.

Penyerahan kembali barang bukti dilakukan pada 28 Mei 2025. Uang tunai itu diserahkan oleh Wakapolres Subang, Kompol Endar Supriyatna, bersama Kasat Reskrim, AKP Bagus Panuntun. Penyerahan dilakukan kepada perwakilan pusat Bank BJB di kawasan BYD, Subang. Momen tersebut turut disaksikan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu, melalui Kasat Reskrim, menegaskan bahwa kasus ini merupakan hasil kejahatan terencana oleh kelompok yang sudah lama menjadi incaran aparat. Respons cepat dari Tim Resmob menjadi kunci keberhasilan pengungkapan kasus ini.

“Barang bukti yang dikembalikan merupakan uang tunai senilai Rp 203 juta yang berhasil diamankan dari upaya kejahatan terorganisasi,” jelasnya pada Rabu (4/6/2025).

Kerja keras tim tidak hanya diapresiasi oleh kepolisian, tetapi juga mendapat penghargaan dari Bank BJB. Pihak bank menyampaikan terima kasih secara resmi kepada Tim Resmob Satreskrim Polres Subang atas pengamanan aset penting tersebut.

Kasat Reskrim Polres Subang menegaskan bahwa pihaknya akan terus memperkuat keamanan, khususnya dalam menghadapi ancaman kriminal di sektor vital seperti perbankan.

Kepala Cabang Bank BJB Subang, Wildan Herdiawan, mengapresiasi dedikasi dan kecepatan respons tim kepolisian. Ia menyebut keberhasilan ini sangat berarti bagi kepercayaan nasabah terhadap keamanan sistem keuangan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, juga menyampaikan pujian atas kinerja Polres Subang. Ia menyebut keberhasilan ini sebagai bukti nyata pengabdian aparat terhadap masyarakat.

“Ini bukan sekadar keberhasilan teknis, tetapi bentuk nyata pengabdian. Saya berharap sinergi seperti ini terus berlanjut demi menjaga ketertiban di Jawa Barat,” ujar Dedi.

Aksi cepat, kerja cermat, dan kolaborasi yang solid membuat Polres Subang kembali mencatatkan prestasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban. Kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian dan sistem keuangan pun semakin menguat.

Subang Terapkan Jam Malam Pelajar demi Disiplin dan Keamanan

jam malam pelajar Subang
Foto: www.mediahumaspolri.com

Subang – Dalam upaya menjaga kedisiplinan dan keamanan pelajar, Pemerintah Kabupaten Subang resmi memberlakukan jam malam bagi seluruh siswa sekolah, mulai Minggu malam, 1 Juni 2025.

Patroli gabungan pun digelar melibatkan berbagai unsur keamanan. Mulai dari TNI Koramil 0501/Subang, Polsek Blanakan, hingga Satpol PP Kecamatan Subang dan UPTD Pendidikan turut ambil bagian. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolsek Blanakan, Iptu Andri Sugiarto, S.Ip., M.A.P.

Iptu Andri menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari Surat Edaran Bupati Subang. Forkopimcam Subang pun bergerak cepat melakukan patroli sebagai bentuk penegakan aturan.

Tujuan utama jam malam ini adalah memastikan para pelajar tetap berada dalam zona aman dan memiliki waktu istirahat yang cukup. Kebijakan ini berlaku menyeluruh, mulai dari jenjang SD hingga SMA.

Mengacu pada SE Bupati Subang Nomor 400.3.1/Disdikbud Tahun 2025, jam malam berlaku mulai pukul 21.00 WIB hingga 04.00 WIB. Selama rentang waktu tersebut, pelajar tidak diperkenankan berada di luar rumah, kecuali untuk kepentingan mendesak dan dengan izin orang tua.

Dengan aturan ini, pelajar diharapkan lebih fokus pada kegiatan positif, seperti belajar dan pengembangan diri. Diharapkan pula, risiko terlibat dalam aktivitas yang membahayakan dapat ditekan.

“Semoga seluruh pelajar di wilayah hukum Polsek Blanakan, dan Kabupaten Subang secara umum, bisa melaksanakan aturan ini dengan baik,” tutup Iptu Andri.

Polri Bangun Gudang Ketahanan Pangan: Langkah Strategis untuk Negeri

Pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri
Foto: www.indometro.id

Subang – Sinar semangat ketahanan pangan kini bersinar terang dari Pamanukan, Subang. Kamis, 5 Juni, menjadi saksi dimulainya pembangunan Gudang Ketahanan Pangan Polri yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia.

Berlokasi di Jalan Raya Pantura, Desa Pamanukan, kegiatan ground breaking ini diikuti langsung oleh PLH Kapolres Subang, Kompol Endar Supriyatna, S.Kom., S.I.K. melalui Zoom Meeting. Momen ini menjadi bagian dari gerakan nasional yang dipimpin langsung oleh Presiden RI Prabowo Subianto.

Turut mendampingi Presiden, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Panglima TNI beserta jajaran menteri. Kehadiran para pemimpin tersebut menandai kuatnya komitmen lintas sektor dalam memperkuat ketahanan pangan di Indonesia.

Di Subang, kegiatan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting seperti Kabid Humas Polda Jabar yang juga menjabat PLH Karolog Polda Jabar, Kombes Pol. Hendra Rochmawan, Forkopimda Kabupaten Subang, Kepala Bulog, Kabag Log Polres Subang Kompol Aziz Syarifudin, serta personel TNI-Polri.

“Ground breaking ini adalah titik awal dari upaya strategis Polri dalam memperkuat ketahanan pangan nasional,” ujar Kompol Endar Supriyatna kepada media. Ia menegaskan bahwa pembangunan ini bukan sekadar proyek infrastruktur, melainkan kontribusi konkret demi kesejahteraan rakyat.

Ia juga menjelaskan bahwa pelaksanaan secara serentak di berbagai wilayah menunjukkan kekuatan koordinasi Polri dalam mendukung agenda nasional. Dengan sinergitas yang kokoh, Polri siap menjadi bagian dari solusi atas tantangan pangan masa depan.

Harapannya, gudang ini bukan hanya tempat penyimpanan, tetapi menjadi simbol komitmen Polri dalam mendukung stabilitas pangan dan kemakmuran masyarakat.

Persikas Hilang, Bupati Subang: Saya Kecewa, Tapi Ada yang Lebih Mendesak

Persikas Subang dijual
Foto: jabar.tribunnews.com

Subang – Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, akhirnya angkat bicara soal kabar mengejutkan yang menyayat hati para pecinta bola di Subang—hilangnya Persikas. Klub kebanggaan warga itu kini resmi bermetamorfosis menjadi Sumsel United setelah pindah markas ke Sumatera.

Melalui akun Instagram pribadinya, @reynaldyputraofficial, Kang Rey—sapaan akrab Reynaldy—mengaku kecewa berat atas penjualan klub tersebut. Namun ia menegaskan, ada fakta penting yang harus dipahami masyarakat.

“Persikas itu PT, sebuah perusahaan swasta yang memiliki manajemen sendiri. Jadi, tidak berada di bawah naungan Pemda,” tulisnya.

Reynaldy mengungkap bahwa secara hukum, pemerintah daerah memang dilarang memberikan dana untuk klub yang sudah berbadan hukum dan memiliki manajemen independen. Hal inilah yang membuat ruang gerak pemerintah menjadi terbatas.

Meski tak bisa membantu lewat anggaran daerah, Reynaldy mengaku tidak tinggal diam. Ia telah berupaya menjalin relasi dan membuka peluang sponsor dari berbagai pihak demi menyelamatkan Persikas. Sayangnya, hingga saat ini belum ada hasil nyata.

Dalam kesempatan itu, ia juga menyampaikan komitmennya untuk membenahi Stadion Persikas, terutama bagian tribune. Namun, perbaikan itu akan dilakukan secara bertahap dan sesuai skala prioritas.

“Ada hal yang lebih urgen. Jalan rusak masih banyak, akses kesehatan masih kurang. Rakyat saya butuh perhatian dasar dulu,” katanya dengan nada tegas.

Kendati demikian, Kang Rey menegaskan kecintaannya pada Persikas tak pernah luntur. Ia ingin klub itu tetap menjadi kebanggaan Subang, namun kondisi riil di lapangan menuntutnya untuk lebih bijak dalam mengambil langkah.

“Saya cinta Persikas, saya peduli, saya ingin klub ini tetap di sini. Tapi rakyat yang lapar dan jalan yang rusak harus saya selesaikan lebih dulu.”

Subang Ngabret Kurangi Sampah Plastik: Aksi Nyata di Hari Lingkungan Hidup

Subang kurangi sampah plastik
Foto: www.tintahijau.com

Subang – Dalam suasana pagi yang cerah, halaman Kantor Pemkab Subang menjadi saksi komitmen serius dalam menyelamatkan bumi. Apel Bersama digelar untuk memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, dipimpin langsung oleh Bupati H. Reynaldy Putra bersama Wakil Bupati H. Agus Masykur.

Mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik”, kegiatan ini bukan sekadar seremoni. Ini adalah wujud nyata dari semangat Pemkab Subang dalam menghadapi krisis sampah plastik yang kian mengkhawatirkan.

Bupati Reynaldy menyampaikan bahwa pengelolaan sampah kini menjadi isu strategis daerah. Tak lagi cukup dianggap sebagai program tambahan, tetapi harus direspons dengan aksi konkret, terukur, dan berkelanjutan.

Sebagai bukti keseriusan, dua komitmen penting ditandatangani hari itu.

Pertama, kerja sama dengan Pusat Koperasi Pengelola Sampah Jawa Barat dan PT Comestura. Kolaborasi lintas sektor ini membawa harapan baru melalui teknologi pengolahan sampah langsung dari sumbernya.

Mulai dari rumah tangga hingga kawasan industri, teknologi ini akan menekan volume sampah yang masuk ke TPA dan mengubahnya menjadi nilai ekonomi yang nyata.

Komitmen kedua datang dari dunia pendidikan. Pemkab Subang menjalin kerja sama dengan Universitas Mandiri Subang. Tujuannya: menanamkan kesadaran lingkungan sejak dini lewat pendidikan, pelatihan, dan pendampingan di sekolah-sekolah.

“Lingkungan itu soal kesadaran. Dan kesadaran harus ditanamkan sejak anak-anak,” ujar Bupati dengan penuh keyakinan.

Tahun ini, Subang telah membangun 10 unit Tempat Pengolahan Sampah 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Ke depan, setiap kecamatan ditargetkan mampu mengelola sampah secara mandiri. Sistem desentralisasi pengelolaan ini diyakini bisa mempercepat penanganan masalah sampah di tingkat lokal.

“Kita mulai dari bawah. Tahun depan, setiap kecamatan harus siap kelola sampahnya sendiri. Ini kerja besar, tapi bukan mustahil,” tegas Bupati Reynaldy.

Apel ini ditutup dengan ajakan yang menggugah: menjadikan Hari Lingkungan Hidup sebagai titik balik kesadaran ekologis masyarakat Subang.

“Subang tidak hanya Ngabret dalam pembangunan, tapi juga harus Ngabret menjaga bumi. Ini warisan yang harus kita rawat,” tutupnya.

Setelah apel, seluruh jajaran pejabat hingga ASN langsung turun tangan. Mereka memungut sampah plastik dan mencopot spanduk usang di sekitar kantor pemerintahan. Sebuah simbol kuat: menjaga lingkungan adalah tugas semua, bukan segelintir orang.

Bupati Reynaldy pun menegaskan pesan sederhana namun bermakna, “Kita mulai dari diri sendiri. Kalau semua bergerak, Subang bisa jadi pelopor daerah bersih dan sadar lingkungan.”

Polres Subang Siap Kawal Panen Raya Jagung 2025 Lewat Gladi Bersih Virtual

Panen Raya Jagung Subang 2025
Foto: www.lampusatu.com

Subang – Untuk memastikan Panen Raya Jagung Kuartal II Tahun 2025 berjalan tanpa hambatan, jajaran Polres Subang ambil bagian dalam gladi bersih virtual. Kegiatan ini berlangsung pada Rabu, 4 Juni 2025, mulai pukul 10.00 WIB di Mako Polsek Cipeundeuy.

Gladi bersih dilakukan secara daring melalui Zoom Cloud Meetings dan dipimpin langsung oleh Plh Kapolres Subang, Kompol Endar Supriyatna, S.Kom., S.I.K. Ia didampingi oleh Kabag SDM Kompol Iwan Setiawan, S.H., M.H., para Pejabat Utama Polres Subang, Kapolsek Cipeundeuy, serta personel terkait lainnya.

Langkah ini bukan sekadar formalitas. Kegiatan ini bertujuan mengasah kesiapan teknis dan memperkuat sinergi antar instansi sebelum panen jagung digelar secara serentak di berbagai wilayah, termasuk Subang.

Melalui platform digital, para peserta membahas alur pelaksanaan, kesiapan titik-titik lokasi panen, hingga peran krusial aparat keamanan dalam mendukung agenda strategis nasional di sektor pertanian.

Usai koordinasi virtual, Plh Kapolres dan jajarannya meninjau langsung area perkebunan jagung yang telah memasuki masa panen. Ini menjadi simbol komitmen nyata kepolisian dalam menjaga stabilitas pangan nasional dari hulu ke hilir.

Kompi Produksi Pangan Lanud Sdm, Sinergi Tangguh Militer untuk Ketahanan Nasional

Kompi Produksi Pangan Lanud Sdm

Subang – Langkah inovatif diambil Lanud R. Suryadi Suryadarma (Lanud Sdm) dalam memperkuat ketahanan pangan nasional. Pada Senin, 2 Juni 2025, Komandan Lanud Sdm, Marsma TNI M.R.Y. Fahlefie, S.Sos., psc., turun langsung ke lapangan di Kalijati, Subang, untuk memantau kesiapan Kompi Produksi Pangan.

Dengan semangat penuh, Danlanud meninjau satuan-satuan pelaksana seperti peleton pertanian, perikanan, peternakan, konstruksi, hingga sektor kesehatan. Semua unsur tersebut dirancang untuk mendukung ketahanan pangan langsung dari jantung pangkalan militer.

“Ini bukan hanya tentang bertani atau beternak, tapi tentang membela negara,” tegas Marsma Fahlefie kepada para prajurit. Ia menyerukan agar seluruh tugas dijalankan dengan keikhlasan dan semangat tinggi. Setiap tetes keringat prajurit adalah kontribusi nyata bagi kedaulatan pangan bangsa.

Lebih dari sekadar peninjauan, Danlanud juga menyuarakan pentingnya komunikasi terbuka di lapangan. “Kalau ada kendala, segera sampaikan. Koordinasi yang solid adalah kunci agar hasil bisa maksimal,” ujarnya lugas.

Di balik semangat tersebut, terselip kabar membanggakan. Lanud Sdm kini diperkuat oleh tiga perwira baru berlatar belakang Sarjana Pertanian. Mereka bergabung sebagai Perwira Sukarela Dinas Pendek (PSDP) TNI Tenaga Pertanian.

Kehadiran para ahli ini membawa angin segar. Danlanud optimis, “Dengan dukungan mereka, kita bisa dorong inovasi, tingkatkan hasil, dan modernisasi cara kerja di sektor pangan.”

Dalam kunjungan ini, Marsma Fahlefie didampingi oleh Kolonel Pom Tommy Wahyu I., Kepala Dinas Potensi Dirgantara Lanud Sdm. Keduanya tampak aktif berdialog dan memberi arahan langsung di setiap lini.

Apa yang dilakukan Lanud Sdm bukan sekadar program internal militer. Ini adalah bentuk nyata sinergi antara kekuatan pertahanan dan kemandirian pangan—dua fondasi utama dalam membangun bangsa yang tahan guncangan dari akar rumput.

Aksi Bersih Sungai di Subang: Kampanye Stop Polusi Plastik Menggema di Hari Lingkungan Hidup 2025

Hari Lingkungan Hidup Subang 2025
Sumber: www.rri.co.id

Subang – Suasana Desa Anggasari, Kecamatan Sukasari, Subang, terasa berbeda pada Selasa (3/6/2025). Warga dan tamu undangan tumpah ruah dalam peringatan Hari Lingkungan Hidup se-Dunia tingkat Kabupaten Subang.

Mengusung tema “Hentikan Polusi Plastik”, acara ini tak sekadar seremoni. Kolaborasi apik antara Dinas Lingkungan Hidup Subang, BBWS, dan PJT II menjadikan kampanye ini penuh makna dan aksi nyata.

Plt. Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Iwan Rudianto, menegaskan bahwa momen ini penting untuk menyuarakan betapa gentingnya menjaga kelestarian bumi. “Ini saatnya kita hentikan kerusakan lingkungan dari tangan-tangan tak bertanggung jawab,” ujarnya dengan tegas.

Tak hanya bicara, kegiatan ini juga menyentuh langsung ke akar masalah. Fokus utama diarahkan pada aksi bersih-bersih sungai, sosialisasi tentang bank sampah, dan edukasi kesehatan lingkungan kepada masyarakat.

“Gerakan ini menumbuhkan kesadaran warga dalam mengelola sampah secara mandiri dan bertanggung jawab,” tambah Iwan. Ia berharap perubahan dimulai dari rumah dan berujung pada lingkungan yang lebih bersih.

Selain menjadi ajang kampanye, kegiatan ini juga menyelipkan pesan mendalam tentang bahaya sampah plastik. Sampah yang dibuang sembarangan tak hanya mencemari lingkungan, tetapi juga memicu bencana seperti banjir dan penyebaran penyakit.

“Jika kita lalai, tumpukan sampah bisa berubah menjadi sumber malapetaka,” pungkasnya. Ia berharap upaya ini menjadi langkah awal menuju Subang yang lebih hijau dan sehat.

Acara tersebut juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, seperti Asisten Daerah II, Kepala Dinas Kesehatan, Camat Sukasari, jajaran Forkopimcam, pengawas BBWS dan PJT II, serta para penggiat lingkungan. Kehadiran warga Desa Anggasari menunjukkan antusiasme masyarakat terhadap perubahan positif di lingkungan mereka.

Simpang Satu: Geliat Sineas Muda Subang dan Dukungan Hangat Sang Bupati

Film Simpang Satu karya sineas muda Subang
Foto: www.radarbandung.id

Simpang Satu, Langkah Awal Sineas Muda Subang Menembus Layar

Auditorium Subang Creative Center (SCC) dipenuhi antusiasme pada Senin (2/6/2025), saat film pendek “Simpang Satu” diputar untuk keempat kalinya. Disutradarai oleh Zain Fasya, sineas muda asli Subang, film ini telah memikat lebih dari 500 penonton sejak awal penayangannya.

Dukungan Penuh dari Pucuk Pimpinan Daerah

Bupati Subang Reynaldy Putra, yang hadir bersama Wakil Bupati Agus Masykur, turut menikmati pemutaran film tersebut. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas, tapi bukti nyata perhatian serius terhadap geliat perfilman lokal.

Apresiasi yang Menyala dari Sutradara Muda

Zain Fasya tak bisa menyembunyikan rasa bangganya. Baginya, dukungan dari Pemerintah Kabupaten Subang menjadi sinyal kuat bahwa generasi muda tak sendiri dalam berkarya. Ia menyebut kepemimpinan Kang Rey sebagai angin segar bagi masa depan kreatif Subang.

Film Lokal, Semangat Globa

Kang Rey menyampaikan rasa bangga atas munculnya karya otentik dari anak-anak muda Subang. Ia menyebut “Simpang Satu” sebagai gerbang menuju karya-karya besar lainnya dari tangan-tangan lokal yang penuh semangat dan imajinasi.

Janji untuk Tumbuh Bersama Generasi Muda

Sebagai bupati muda, Kang Rey menyadari pentingnya merangkul kreativitas generasi seangkatannya. Ia menegaskan komitmennya untuk mendukung sektor ekonomi kreatif, terutama yang digerakkan oleh semangat muda warga Subang.

Apresiasi Nyata, Bukan Sekadar Kata

Tak sekadar pujian, dukungan konkret diberikan Kang Rey kepada komunitas Metamorfelas berupa bantuan dana sebesar Rp20 juta. “Ending film ini cukup membagongkan,” ujar Kang Rey, sambil mengungkapkan kekagumannya pada semangat tim produksi.

Subang Menuju Masa Depan yang Kreatif

Kang Rey menutup sambutannya dengan harapan besar: makin banyak anak muda Subang yang berani berkarya dan berkontribusi untuk daerah. Pemerintah, katanya, akan terus hadir mendampingi setiap langkah inovatif anak-anak muda.

Recent Posts