Beranda Berita Subang DPRD Subang: Pemkab Alokasikan Rp181,4 Miliar Untuk Program Jalan Subang Leucir

DPRD Subang: Pemkab Alokasikan Rp181,4 Miliar Untuk Program Jalan Subang Leucir

program jalan Subang Leucir

Pemerintah kabupaten bersama DPRD memprioritaskan alokasi dana program jalan Subang Leucir dalam pembahasan RAPBD dua ribu dua puluh tujuh. Selain itu, Wakil Bupati Agus Masykur Rosyadi menyampaikan tanggapan resmi pemerintah daerah dalam sidang paripurna dewan kemarin.

Pihak eksekutif menyiapkan anggaran fantastis sebesar seratus delapan puluh satu koma empat miliar rupiah untuk membenahi infrastruktur. Pemerintah daerah memfokuskan perbaikan jalan sepanjang enam puluh koma enam kilometer di berbagai kawasan pedesaan secara merata.

Oleh karena itu, pengalokasian dana pembangunan ini akan memberikan dampak positif secara langsung bagi mobilitas warga.

Prioritas Pembangunan Infrastruktur Dan Strategi Optimalisasi Pendapatan Daerah

Pihak pimpinan daerah menegaskan pentingnya strategi penggalian potensi pendapatan daerah secara bijak tanpa membebani warga masyarakat.

BACA JUGA:  Tridjaya Tani Dorong Kemajuan Sektor Pertanian di Subang

Selanjutnya, pemerintah kabupaten memfokuskan alokasi belanja modal pada pembangunan jaringan irigasi pertanian serta sarana penanggulangan bencana banjir.

Pihak eksekutif juga memperkuat pengalokasian dana pada sektor pendidikan, pelayanan kesehatan, serta penyediaan air bersih warga. Pemerintah daerah menjamin prinsip transparansi serta kehati-hatian dalam mengelola Sisa Lebih Perhitungan Anggaran untuk membiayai program kerja. Dengan demikian, tata kelola keuangan daerah akan berjalan secara akuntabel serta memberikan manfaat nyata.

BACA JUGA:  Kebakaran Lahan di Subang Terjadi di Sembilan Titik

Efisiensi Alokasi Belanja Modal Dan Pengelolaan Pembiayaan Daerah

Pihak dewan membentuk dua Panitia Khusus guna mengawal pembahasan rancangan peraturan daerah secara tepat waktu. Selanjutnya, Pansus Enam membahas perubahan aturan Perumda Air Minum Tirta Rangga demi meningkatkan kualitas pelayanan air bersih.

Pansus Tujuh berfokus mengawal rancangan aturan pemajuan kebudayaan daerah secara mendalam bersama jajaran dinas terkait. Sekretaris Daerah Asep Nuroni menekankan bahwa indikator keberhasilan BUMD tidak sekadar berorientasi pada raihan laba usaha semata.

Oleh sebab itu, peningkatan kualitas layanan pasokan air minum harus mampu menjangkau seluruh lapisan masyarakat.

BACA JUGA:  Penanganan Kasus Kekerasan Anak di Subang Tembus 74 Peristiwa

Pembentukan Pansus Dan Peningkatan Kinerja Pelayanan Air Bersih PDAM

Pemerintah kabupaten mendorong manajemen PDAM untuk meningkatkan kapasitas produksi air bersih serta memperbaiki seluruh jaringan distribusi.

Bahkan, jajaran teknis berupaya keras menekan tingkat kebocoran air melalui pencatatan serta pengawasan lapangan secara sangat ketat. Kehadiran infrastruktur jalan yang mulus serta pasokan air bersih yang lancar menjadi prioritas utama pembangunan daerah.

Pihak legislatif berkomitmen penuh untuk mengawal seluruh pelaksanaan program anggaran agar berjalan tepat sasaran di lapangan. Akhirnya, keberhasilan pelaksanaan program jalan Subang Leucir ini akan mempercepat pemerataan kesejahteraan warga.