Beranda Berita Subang Pemkab Subang dan Kementan Matangkan Strategi UPLAND

Pemkab Subang dan Kementan Matangkan Strategi UPLAND

Program UPLAND Subang

suarasubang.com – Memasuki tahun terakhir pelaksanaan, Pemkab Subang bersama Kementan RI mulai mematangkan strategi akhir atau exit strategy untuk Program UPLAND Subang. Langkah strategis ini bertujuan untuk menjamin seluruh program pertanian dataran tinggi tetap memberikan dampak jangka panjang bagi petani.

Pembahasan ini berlangsung saat Sekretaris Daerah Subang, H. Asep Nuroni, menerima kunjungan Direktur Irigasi Pertanian Kementan RI. Pertemuan tersebut fokus pada percepatan realisasi pembangunan infrastruktur lahan dan air untuk meningkatkan produktivitas. Selain itu, penguatan kelembagaan petani menjadi prioritas utama guna mendukung kesejahteraan di wilayah dataran tinggi.

BACA JUGA:  Inovasi WTP Subang: Solusi Air Jernih dengan Anggaran Efisien.

Fokus pada Hilirisasi dan Infrastruktur Berkelanjutan

Direktur Irigasi Pertanian, Rahmanto, menjelaskan bahwa pemilihan Subang sebagai lokasi program dilakukan secara sangat selektif. Ia menilai Subang memiliki potensi besar sebagai daerah “petarung” dalam sektor pertanian nasional. Oleh karena itu, infrastruktur seperti jalan usaha tani dan irigasi harus dikelola secara profesional oleh para pemangku kepentingan.

BACA JUGA:  Identitas Mayat di Selokan Garut Ternyata Warga Subang

Selanjutnya, strategi penutupan program tahun 2026 mencakup berbagai langkah nyata. Pemerintah akan memberikan pendampingan berkelanjutan melalui dukungan dana APBD serta penguatan korporasi petani. Program ini juga mendorong pengembangan hilirisasi komoditas unggulan daerah seperti manggis dan nanas agar memiliki nilai tambah.

Kepatuhan Lingkungan dan Pembiayaan Mikro

Pemkab Subang juga berkomitmen mempercepat penyelesaian izin lingkungan terkait aktivitas pertanian ini. Hal ini dilakukan untuk memastikan kepatuhan terhadap regulasi sekaligus menjaga kelestarian alam. Di sisi lain, pencarian alternatif pembiayaan mikro disiapkan untuk membantu permodalan petani secara mandiri di masa depan.

BACA JUGA:  Kejari Subang Sidak Program Makan Bergizi Gratis.

Sekda Asep Nuroni berharap seluruh perangkat teknis dapat bergerak lebih cepat dalam mengeksekusi arahan pusat. Sinergi yang kuat antara daerah dan pusat diharapkan mampu mencetak SDM pertanian yang tangguh dan kompetitif.