Beranda Berita Subang Tragedi Perampokan di Subang: Lansia Tewas Terikat

Tragedi Perampokan di Subang: Lansia Tewas Terikat

Perampokan di Subang

suarasubang.com – Kasus perampokan di Subang yang berujung maut kini menggegerkan warga Dusun Rancaudik, Desa Rancaudik, Kecamatan Tambakdahan. Penemuan sesosok mayat perempuan di dalam kamar rumahnya pada Rabu (15/4) malam segera mengubah suasana tenang menjadi kepanikan luar biasa. Warga merasa geger karena kondisi korban yang mengenaskan dengan tangan dan kaki dalam keadaan terikat.

Kronologi Penemuan Korban

Peristiwa berdarah ini terungkap saat suami korban pulang dari acara syukuran haji sekitar pukul 23.00 WIB. Sesampainya di rumah, ia tidak menemukan sambutan hangat dari sang istri yang bernama Tarsiah (72). Namun, ia justru mendapati pemandangan yang sangat mengerikan di atas tempat tidur kamar mereka.

BACA JUGA:  Hari Jadi ke-78 Kabupaten Subang: Semangat "Ngabret" Menuju Kesejahteraan Nyata

Korban tergeletak tak bernyawa dengan kondisi tangan serta kaki terikat menggunakan kain kerudung. Selain itu, tubuh Tarsiah sempat tertutup kasur yang memperkuat dugaan adanya tindak kekerasan. Situasi mencekam tersebut segera dilaporkan kepada pihak berwajib untuk penanganan hukum lebih lanjut.

Dugaan Perampokan dan Kerugian

Pihak keluarga menduga kuat bahwa kejadian memilukan ini merupakan aksi perampokan di Subang yang terencana. Indikasi tersebut muncul setelah saksi melihat kondisi rumah yang berantakan, terutama di area lemari penyimpanan. Pelaku tampaknya memanfaatkan suasana rumah yang sepi untuk melancarkan aksi kejamnya terhadap korban.

BACA JUGA:  7 Poin Penting Pidato Dedi Mulyadi di HUT ke-78 Subang

Berdasarkan keterangan dari ketua RT setempat, uang tunai sekitar Rp30 juta raib dari lokasi kejadian. Selain uang, perhiasan emas seberat 50 gram juga hilang dibawa kabur oleh pelaku misterius tersebut. Kerugian materi yang sangat besar ini menambah duka mendalam bagi seluruh keluarga yang ditinggalkan.

Penyelidikan Intensif Kepolisian

Petugas Inafis Polres Subang segera melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) lanjutan pada Kamis (16/4/2026). Tim ahli bekerja keras mengumpulkan berbagai bukti fisik serta meminta keterangan dari sejumlah saksi mata. Saat ini, pihak kepolisian masih berupaya keras untuk mengungkap identitas pelaku di balik kematian tidak wajar ini.

BACA JUGA:  Pembunuhan Pemilik Warung Subang: Motif Sakit Hati Berujung Maut

Kasi Humas Polres Subang, AKP Edi Juhedi, menyatakan bahwa kasus ini masih dalam tahap penyelidikan intensif. Ia meminta dukungan doa dari seluruh lapisan masyarakat agar misteri penemuan mayat tersebut segera terungkap jelas. Sementara itu, garis polisi tetap terpasang dengan ketat untuk menjaga keaslian bukti di rumah korban.