Beranda Berita Nasional 140 PKL Tempati Wajah Baru Basement Alun-alun Bandung

140 PKL Tempati Wajah Baru Basement Alun-alun Bandung

PKL-Bandung.jpg

harapanrakyat.com – Sebanyak 140 pedagang kaki lima (PKL) dari Kawasan Jalan Dalem Kaum dan kawasan Alun-alun Bandung, Jawa Barat, kini menempati wajah baru Basement Alun-alun Bandung.

Meski sebelumnya sempat ada polemik terkait penataan, namun ratusan PKL tersebut sudah berkomitmen untuk beraktivitas ekonomi di lokasi tersebut.

Pj Wali Kota Bandung, Bambang Tirtoyuliono mengatakan, penataan PKL tersebut dalam rangka mendukung ketertiban, kenyamanan dan keindahan di sekitar Jalan Dalem Kaum dan Alun-alun Bandung.

Baca Juga : Zona Merah PKL, Satpol PP Kota Bandung Sterilkan Kawasan Jalan Dalem Kaum

“Jadi kita ingin menjadikan Kota Bandung sebagai kota indah. Sehingga para pelaku usaha informal harus taat asas karena Kota Bandung memiliki perda. Salah satunya terkait relokasi,” ungkapnya di Basement Alun-alun Bandung, Kamis (21/12/2023).

Sebagai informasi, Kawasan Dalem Kaum dan Alun-alun Bandung merupakan zona merah PKL. Hal itu berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 tahun 2011 tentang penataan dan pembinaan PKL.

Ia berharap, penataan PKL di Basement Alun-alun ini dapat menjadi salah satu destinasi wisata kuliner baru di kota kembang itu. Dengan demikian, penataan tersebut dapat meningkatkan omzet UMKM dan mengundang lebih banyak wisatawan.

Bambang mengapresiasi komitmen para PKL untuk mau relokasi ke Basement Alun-alun Bandung, serta tidak akan kembali lagi berjualan di kawasan zona merah.

“Ada komitmen dari PKL tidak akan kembali lagi. Bahkan akan mengajak PKL yang lain agar kooperatif dengan kita. Sehingga membantu mewujudkan Kota Bandung yang lebih indah,” katanya.

Perjalanan Panjang Penataan PKL Bandung

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Bandung, Ema Sumarna menjelaskan penataan PKL di Kawasan Alun-alun Bandung adalah perjalanan panjang sejak 10-12 tahun yang lalu.

“Ada sekitar 140 pelaku usaha informal yang sudah kita verifikasi dan validasi,” ujarnya.

Baca Juga : Tiga Kawasan Ini Jadi Prioritas Penataan PKL di Kota Bandung

Menurutnya, penataan PKL Basement Alun-alun ini bekerjasama salah satu perusahaan. Perusahaan itu, kata Ema, memberikan daya dukung sarana berjualan sebanyak 140 kios. Dukungan lainnya berupa kursi dan meja, exhaust, kipas, apar, lampu, wastafel, neon boks, pelaburan dinding, serta daya dukung instalasi air dan listrik.

“Walau masih ada beberapa titik yang kurang, tapi nanti kita lakukan perbaikan. Kita doakan sektor usaha informal bisa naik kelas. Kami akan terus berupaya menata PKL,” ucapnya di Kota Bandung. (Rio/R13/HR Online/Editor-Ecep)