Beranda Berita Subang Warga Jalancagak Dibuat Pusing, Aliran Air PDAM Subang “Mogok” Hingga Tengah Malam

Warga Jalancagak Dibuat Pusing, Aliran Air PDAM Subang “Mogok” Hingga Tengah Malam

suarasubang.com – Kenyamanan warga di wilayah Jalancagak, Perumahan Gardenview, hingga Tambakan kembali terusik pada Selasa (17/2/2026) petang ini.

Di jam-jam krusial saat aktivitas rumah tangga sedang tinggi-tingginya—waktunya mandi sore, mencuci, dan memasak untuk makan malam—aliran air bersih dari Perumda Air Minum Tirta Rangga Kabupaten Subang justru dikabarkan bermasalah.

Kabar kurang menyenangkan ini datang dari pemberitahuan resmi mengenai “Lanjutan Perbaikan Pompa” di Reservoir Cileuleuy.

Frasa “lanjutan” ini seolah menjadi sinyal bahwa masalah teknis pada pompa berkapasitas 30 KW tersebut belum tuntas sepenuhnya, memaksa warga untuk bersabar dengan layanan yang tidak prima.

BACA JUGA:  Lebih Dekat dan Cepat, Warga Subang Apresiasi Pelayanan Adminduk di Kantor Kecamatan

Estimasi Larut Malam yang Menguji Kesabaran

Yang paling disayangkan oleh pelanggan adalah durasi perbaikannya. Pihak PDAM mengestimasi pengerjaan baru akan rampung pada pukul 23.00 WIB. Artinya, warga harus melewati sepanjang malam ini dengan kondisi keran yang kering ata debit air yang sekarat.

Bagi warga Perumahan Gardenview dan sekitarnya, menunggu hingga tengah malam hanya untuk mendapatkan kepastian air mengalir tentu bukan hal yang ideal.

BACA JUGA:  PT Dahana Subang Uji Kesiagaan Melalui Simulasi Tanggap Darurat

Aktivitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) menjadi terhambat total. Warga dipaksa untuk berhemat air atau berebut menampung sisa-sisa tetesan air sebelum benar-benar mati total, menambah beban pikiran di tengah waktu istirahat mereka.

Janji Normalisasi Bertahap

Meski pihak Perumda Tirta Rangga telah menyampaikan permohonan maaf dan memastikan petugas sedang “berusaha semaksimal mungkin”, kalimat standar tersebut seringkali tidak cukup menenangkan kekecewaan pelanggan yang terdampak langsung.

Terlebih lagi, ada catatan tambahan bahwa setelah perbaikan selesai nanti malam, aliran air tidak akan langsung lancar, melainkan melalui proses “normalisasi secara bertahap”.

BACA JUGA:  Raffi Ahmad dan Nagita Slavina Bantu Korban Banjir Subang Rp 500 Juta

Dengan kata lain, meski pukul 23.00 WIB perbaikan dinyatakan selesai, warga di beberapa titik—terutama dataran tinggi atau ujung pipa—mungkin baru bisa menikmati air dengan tekanan normal jauh lewat tengah malam atau bahkan esok paginya.

Malam ini, ember-ember penampungan menjadi pemandangan wajib di kamar mandi warga Jalancagak, menjadi saksi bisu keandalan layanan air bersih daerah yang sedang dipertanyakan.