Beranda Tak Berkategori Wajah Baru Dapur MBG: Saat Tembok Berbicara tentang Harapan

Wajah Baru Dapur MBG: Saat Tembok Berbicara tentang Harapan

Jalan-jalan ke Kota Subang,
Jangan lupa membeli nanas.
Lihat dapur kini berkembang,
Penuh warna dan kreativitas.

suarasubang.com – Pantun di atas rasanya pas untuk menggambarkan suasana baru di SPPG Dangdeur 08, Subang. Jika dulu dinding bangunan itu hanyalah pembatas bisu yang kaku, kini ia telah “berbicara”.

Tembok yang semula polos itu telah berubah menjadi kanvas raksasa yang hidup, dipenuhi paduan warna biru dan hijau yang menyegarkan mata. Karakter-karakter siswa yang ceria, ilustrasi menu makanan sehat yang menggugah selera, hingga pesan-pesan penting tentang gizi, kini menyapa siapa saja yang memandang.

BACA JUGA:  Dari Hobi Moge Jadi Ruang Temu, Cafe 88 Society Resmi Warnai Gaya Hidup Subang

Perubahan drastis ini bukanlah sihir, melainkan buah dari kolaborasi apik dalam agenda Creative Day. SPPG Dangdeur 08 membuka pintunya lebar-lebar bagi komunitas mural lokal, One Art Subang, untuk menyulap fasilitas dapur Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menjadi ruang yang jauh lebih hangat.

Bagi Niko Rinaldo, Direktur Utama PT TNR Mitra Utama, menyajikan makanan berkualitas dalam program MBG hanyalah satu sisi mata uang. Sisi lainnya adalah bagaimana membuat program ini diterima dan dicintai oleh target utamanya: anak-anak.

Ia menyadari bahwa dapur MBG tidak boleh terasa asing atau berjarak. Ia harus menjadi ruang publik yang ramah, yang mampu memperbaiki perspektif masyarakat tentang pelayanan gizi.

BACA JUGA:  Sekretariat DPRD Subang Salurkan Bantuan Banjir Pamanukan

“Kami ingin dapur MBG bukan hanya memberi makan, tetapi juga menghadirkan harapan,” ungkap Niko.

Visinya jelas: menciptakan lingkungan di mana anak-anak merasa bahagia saat kebutuhan gizinya terpenuhi. Mural-mural itu bukan sekadar hiasan, melainkan jembatan emosional yang menghubungkan program pemerintah dengan hati anak-anak.

Gayung pun bersambut. Para seniman dari One Art Subang merasakan energi yang berbeda dalam proyek ini. Dudi, salah satu kreator grafiti, mengaku ini adalah pengalaman pertama komunitasnya dilibatkan langsung oleh SPPG.

BACA JUGA:  Libur Akhir Tahun, Jalur Wisata Ciater Subang Sempat Padat Merayap

Ada kebanggaan tersendiri saat goresan kuas dan semprotan cat mereka tidak hanya berakhir sebagai karya seni visual, tetapi juga menjadi bagian dari pembangunan sosial dan masa depan generasi muda Subang.

Kini, Dapur MBG Dangdeur 08 telah melampaui fungsinya sebagai sekadar tempat memasak. Ia telah bertransformasi menjadi simbol partisipasi publik dan ruang tumbuh yang menyenangkan. Inisiatif ini membuktikan bahwa pelayanan publik yang serius dapat disampaikan dengan cara yang luwes dan menyenangkan.

Atas inovasi yang menyegarkan ini, satu kalimat apresiasi layak disematkan: Salut, PPG Dangdeur 08 Subang Tak Hanya Produktif Tapi Juga Kreatif!