Tidak sekadar meninjau sejenak lalu pulang, Bupati Subang Reynaldy Putra Andita (Kang Rey) menunjukkan totalitasnya dalam merespons bencana banjir di Pantura. Orang nomor satu di Subang ini memutuskan untuk bermalam langsung di Posko Darurat Bencana Pamanukan, membaur bersama warga yang mengungsi.
Langkah ini diambil Kang Rey untuk memantau dinamika penanganan banjir selama 24 jam penuh. Ia ingin memastikan mata rantai distribusi logistik, khususnya makanan, selimut, dan kebutuhan bayi, tidak terputus atau terhambat pada malam hari.
“Saya ingin memastikan langsung warga saya aman dan kebutuhan dasarnya terpenuhi. Saya tidak ingin mendengar ada warga yang kelaparan atau sakit tidak terurus. Dengan bermalam di sini, saya bisa mengambil keputusan cepat jika ada situasi darurat,” tegas Kang Rey.
Sepanjang malam, Bupati terlihat mengecek kesiapan dapur umum dan berdialog dengan para pengungsi untuk mendengar keluhan mereka secara langsung. Ia juga menyiagakan tim kesehatan agar tetap beroperasi melayani warga yang mulai terserang penyakit pascabanjir.
Kehadiran fisik pimpinan daerah yang rela tidur di lokasi bencana memberikan suntikan moral tersendiri bagi para korban dan relawan. Hal ini menjadi bukti nyata komitmen Pemerintah Kabupaten Subang untuk hadir menemani warganya melewati masa-masa sulit.








