Beranda Berita Subang Tokoh Masyarakat Geram Jalan di Sukamelang Subang Rusak Parah Tak Kunjung Diperbaiki

Tokoh Masyarakat Geram Jalan di Sukamelang Subang Rusak Parah Tak Kunjung Diperbaiki

H.-Johan.jpg

MEDIAJABAR.COM, SUBANG – Kondisi jalan Veteran, Kelurahan Sukamelang, Kecamatan Subang, Kabupaten Subang sepanjang 250 meter rusak parah, namun tak kunjung diperbaiki pemerintah daerah.

Tokoh Masyarakat Kelurahan Sukamelang H. Johan kepada Mediajabar.com pada Jumat (23/12/2022) mengatakan, kondisi jalan tersebut saat ini belum kunjung diperbaiki dan setiap hari selalu memakan korban juga jalan yang berlubang besar dan dalam, sehingga dapat membahayakan para pengendara.

“Jalan ini belum sama sekali tersentuh oleh pemerintah, terutama Dinas PUPR Kabupaten Subang, saya sebagai tokoh masyarakat meminta kepada Pemerintah agar segera di perbaiki,” kata Johan.

BACA JUGA:  Luncurkan Layanan Adminduk 30 Kecamatan, Kang Rey Jawab Santai Julukan ‘Bupati Beton’

Dia menyebut, di lokasi tersebut pengendara roda dua tiap hari sering terpeleset dan terjatuh, sehingga mengalami luka lecet, terlebih bagi pengendara yang baru pertama kali melintasi jalan tersebut, dikarenakan mereka tidak mengetahui kondisi jalan.

“Sudah banyak pengendara yang jatuh di jalan ini dan kendaraan roda dua sering terpeleset,” terang Johan.

Ia mengatakan, jalan tersebut juga merupakan jalan alternatif yang bisa menembus jalur Kota dan Desa yang ada di kabupaten Subang.

BACA JUGA:  Respons Cepat JFK: Kawal Kasus Warga Toraja yang Diduga Menjadi Korban Pembunuhan di Subang

“Ini bisa menjadi akses jalan alternatif bagi masyarakat yang pergi bekerja dan sekolah,” jelas Johan.

Salah seorang pengendara sepeda motor asal Pagaden, Deden mengungkapkan, jalan alternatif tersebut sering digunakan, karena menghindari jalur jalan utama yang selalu padat oleh kendaraan yang keluar masuk Tol Cipali dan juga keluar masuk Res area yang ada di jalur Jalan Sukamelang, Subang – Pagaden.

“Kalau lewat jalan utama Sukamelang kesana sering macet karena banyak kendaraan besar,dan Jalan ini satu satunya memudahkan perjalanan saya pasti lewat jalur ini, soalnya apalagi setiap Sabtu sama Minggu jalur utama pasti ramai, Jadi saya mending hindarin jalur utama,” ujar Deden.

BACA JUGA:  Sidak Saja Tak Cukup, Warga Subang Tagih Nyali KDM Tumpas Mafia Tambang Ilegal

Deden menambahkan, rusaknya jalan tersebut sering membuat ban kendaraannya mengalami bocor ban akibat melintasi jalan yang rusak, karena terdapat batu-batu kerikil yang tajam.

“Saya berangkat bekerja dan pulang kerja Selama melewati jalur ini sudah dua kali ban motor saya bocor, bahkan saya juga sempat mau jatuh akibat jalan banyak batu,” katanya.